My Secret Idol | KyuMin | Chap 8/? | Genderswitch | T+ | Romannce |

My Secret Idol

 

Genre : Romance , Drama

 

Rate : T+

 

Pairing : KyuMin , KaiSoo

 

Part : 8/?

 

Warning : GENDERSWITCH , Miss Typo

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. Ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

Summary : Tidak ada yang tahu di mana dan dengan siapa kita akan bertemu dengan ‘cinta’. Semua pasti terjadi di luar nalar seorang manusia, entah itu terjadi secara ‘biasa-biasa saja’, atau malah luar biasa. Setelah mengenal cinta, maka status tidak akan menjadi nomor satu. Karena untuk orang yang mencinta, perasaan kasih adalah segalanya.

Music : Blue Tomorrow by Super Junior-M

 

“Apa yang akan terjadi jika paman dan bibi Kim tahu, anak mereka satu-satunya berpacaran dengan eonni?” Kyungsoo melontarkan pertanyaan seraya menelusuri setiap jengkal tubuh Sungmin. “Eonnineun mwoya?”

 

Kyungsoo melangkah ke arah depan, masih memasang tatapan tajam yang berniat membunuh sosok di hadapannya. “Aku akan tutup mulut dan melupakan semua yang kudengar hari ini. Tetapi kau juga harus melakukan sesuatu untukku, eonni ..”

 

Sungmin mundur ke belakang, berusaha menghindari Kyungsoo.

 

“Sungmin-ah? Kau sudah selesai?”

Teriakan Jongin terdengar, membuat dua orang yang sedang berseteru itu mengalihkan pandangan ke sumber suara. Sungmin berniat untuk segera melangkah keluar, tetapi Kyungsoo bergerak lebih cepat. Gadis bermata bulat itu meraih pergelangan tangan Sungmin, menahannya sejenak.

 

“Jauhi Jongin,” katanya dengan nada penuh ancaman. “Kau harus menjauhi Jongin.”

 

Bibir tebal Kyungsoo melukis seulas senyuman manis ketika ia selesai mengatakan maksud hatinya. Aura menyeramkan yang menguar dari dalam diri Kyungsoo mendadak lenyap ketika Sungmin membuka pintu.

 

OoOoO

 

Langit sudah berganti menjadi hitam pekat, tanda bahwa  malam telah tiba. Dan jam sudah menunjukkan pukul 8, itu berarti jam kerja paruh waktu Sungmin sudah usai.

 

Sungmin tampak memasang wajah bingung ketika ia melihat tampilan dirinya di cermin. Otaknya masih memikirkan ucapan dan ancaman yang ia terima dari Kyungsoo, sekaligus mencari jalan keluar yang pas. Ia sama sekali tak berniat meninggalkan Jongin untuk Kyungsoo, kemungkinan besar ia akan terus mempertahankan hubungannya.

 

Untuk urusan mengenai Kyuhyun, Sungmin akan meminta Jongin untuk membantunya dalam hal ini.

 

Suara ketukan yang terdengar dua kali cukup mengagetkan Sungmin yang tengah sibuk melamun. Gadis itu segera membenahi kunciran rambutnya lalu membuka pintu ruang ganti tersebut. Ia tersenyum kikuk ketika mendapati wajah masam Jongin ada di sana. “Maaf sudah membuatmu menunggu,” kata Sungmin sambil menggantung apron kerjanya di suatu gantungan dan berjalan keluar—tentu dengan tubuh Jongin yang mengikutinya.

 

“Kau melamun? Kenapa bisa selama itu?” Jongin menyuarakan protes yang sedari tadi sempat membuatnya kesal setengah mati.

 

Sungmin hanya terkekeh dan berusaha meminta maaf dengan cara yang manis, ia ingin merayu kekasihnya dan mengusir gurat tidak senang di wajah tampan Jongin. “Jangan cemberut begitu. Aku hanya berada beberapa menit di sana, dan kau terlalu terburu-buru,” Sungmin mengamit lengan Jongin dengan gerakan mesra dan menyandarkan kepala di lengan Jongin.

 

Jongin berusaha untuk tidak termakan rayuan manis yang diluncurkan oleh Sungmin, ia masih bersikap dingin walau sebenarnya ia ingin mematuk bibir Sungmin.

 

Sebenarnya Sungmin tidak tahu apa yang akan ia lakukan ketika mendapat sikap keras kepala dari Jongin. Tetapi, saat itu instingnya berkata lain. Jiwa remajanya membisikkan sesuatu ke dalam pikirannya, membuat Sungmin reflek menjinjitkan kaki kemudian mengecup pipi Jongin selama satu detik—menimbulkan bunyi cup pelan yang sangat manis.

 

Gadis itu langsung berlari kecil meninggalkan Jongin yang terpana. Sungmin terkekeh geli, sekaligus bersemu ketika mengingat apa yang baru ia lakukan kepada Jongin. Wajahnya memang merah merona, ia merasa sangat tersipu.

 

Sedangkan Jongin sendiri, dia sedang menyelami apa yang baru menimpa dirinya. Tangannya yang dingin kini meraba pipinya yang memanas, membelainya singkat lalu ikut tersenyum. Ada perasaan senang yang merasup ke celah hati ketika ia mengingat moment kecupan singkat itu.

 

Tidak disangka, tetapi benar-benar nyata.

 

Waeyo?”

 

Tiba-tiba Sungmin merangkul perut Jongin dan memeluknya dari belakang. Gadis itu menyandarkan pipinya di punggung Jongin yang hangat, menyembunyikan rona merah yang masih bertahan di permukaan pipinya.

 

Jongin tidak mampu mengatakan sesuatu ketika suara manja Sungmin kembali terdengar. Mengikuti nalurinya sebagai lelaki, Jongin menarik tangan Sungmin, membuat mereka berhadapan selama beberapa detik kemudian mengecup bibir Sungmin.

 

Mereka kembali berciuman.

 

Dan seseorang yang berdiri tak jauh dari mereka, kini sedang sibuk mengabadikan moment romantis tersebut dengan kamera canggih miliknya.

 

OoOoO

 

Lelaki itu terdiam ketika memperhatikan foto-foto di ponselnya—foto yang baru dikirim oleh salah satu orang kepercayaannya. Ia tersenyum miris, berusaha menekan segenap rasa sakit yang membuat dadanya kian terasa nyeri. Ia bergeming, kemudian binar tatapannya yang semakin memudar kini memancarkan kehampaan.

 

Pandangannya kosong, hanya menyiratkan beribu luka yang menyakitkan. Dengan sekuat tenaga ia menelan air ludahnya, lalu meletakkan ponselnya di atas meja. Ia menelangkup wajahnya, memejamkan kelopak matanya yang lelah, kemudian menghirup nafas panjang-panjang.

 

Dia sudah menunggu Sungmin di restoran ini, di dalam ruangan mewah yang sudah ia sewa dengan uangnya sendiri. Dua jam ia duduk di kursi itu seorang diri, sambil menatap kursi kosong di hadapannya. Dan kabar terakhir yang ia dapat membuatnya yakin bahwa orang yang ditunggunya tidak akan datang.

 

Bahkan tidak akan pernah datang.

 

Kyuhyun menyadari suatu hal, yaitu tentang sebuah perasaan. Perasaan Sungmin tidak mudah goyah, dan gadis itu telah melabuhkan cintanya kepada Jongin—bukan dirinya. Untuk yang pertama kali, akhirnya Kyuhyun mengetahui apa arti dirinya bagi Sungmin.

 

Pengganggu.

 

Dia pengganggu segala kesenangan dan kebahagian kecil Sungmin. Dia tidak pantas mencintai dan menginginkan gadis itu lebih dalam lagi. Dia tidak berhak menerima bahkan mengikat Sungmin dengan suatu hubungan apa pun.

 

Kyuhyun tidak pantas untuk itu.

 

OoOoO

 

Sebenarnya Sungmin sempat merasakan suatu rasa bersalah ketika ia baru mengingat sesuatu yang penting setelah makan malam pukul 9 tadi. Gadis itu langsung berlari keluar rumah, tetapi segera urung pergi setelah ia menyadari bahwa malam sudah terlalu larut.

 

Karena moment romantis yang ia lalui dengan Jongin sepulang bekerja tadi, akhirnya ia melupakan tawaran makan malam dari Kyuhyun. Sebenarnya Sungmin tidak sengaja, salahkan saja otaknya yang memiliki daya ingat yang lemah.

 

Kenapa Kyuhyun belum pulang?

 

Batinnya terus bertanya ketika ia selesai melirik jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya. Sungmin masih berdiri di depan pintu apartemen, menunggu Kyuhyun yang tak kunjung datang.

 

Sebenarnya Sungmin tidak pernah tahu mengapa ia rela menunggu di luar—bertarung dengan udara dingin yang khas di Korea. Entah mengapa gadis remaja itu ingin melakukan sedikit perjuangan untuk menebus segenap rasa bersalahnya kepada Kyuhyun. Ia ingin meminta maaf langsung ketika lelaki itu baru pulang dari tempat kerjanya. Ia ingin mengucapkan seulas permintaan maaf yang tulus.

 

Sungmin sudah melamun terlalu lama, dan itu membuatnya tidak menyadari kehadiran seorang lelaki tampan yang sedari tadi memperhatikannya dari ujung lorong. Lelaki berwajah lelah itu berhenti sejenak untuk mengatur segenap perasaannya, lalu kembali berjalan ketika ia sudah merasa yakin dengan mentalnya.

 

Suara langkah kaki yang diseret-seret itu menarik jiwa Sungmin ke dalam raga, membuatnya tersadar dan menolehkan kepala ke arah kiri. Sebenarnya ia cukup terkejut dengan apa yang baru dilihatnya—wajah kusut Kyuhyun dan bibir pucat lelaki itu.

 

“Kyuhyun-ah, aku ..”

 

Sebelum Sungmin sempat mengatakan permintaan maaf, Kyuhyun sudah terlebih dahulu melangkah masuk ke dalam apartemen—mengindahkan apa yang akan dilakukan Sungmin. Tanpa mencoba peduli lelaki itu melewati Sungmin begitu saja.

 

“Kyuhyun-ah,” Sungmin memanggil Kyuhyun dan mengekor langkah kaki pemuda tersebut. “Kau marah karena aku melupakan tawaran makan malammu? Aku minta maaf.”

 

Kyuhyun bergeming selama beberapa saat, tetapi setelah itu ia membalik badan dan mencoba melempar senyum. “Tidak apa-apa.”

 

“Aku benar-benar minta maaf,” Sungmin mengulangi ucapannya—berharap bahwa Kyuhyun akan memberikan respon lebih.

 

“Aku bisa mengerti.”

 

Kalimat singkat itu menjadi akhir dari perbincangan mereka di ruang tamu, setelah itu Kyuhyun menghilang di balik pintu kamar mandi. Sungmin merasa aneh, dan ia benar-benar ditindas dengan pemikirannya. Ia tidak menyangka jika Kyuhyun akan semarah itu karena insiden makan malam.

 

Apa ia harus meminta maaf lagi?

 

Sungmin memutuskan untuk duduk di bibir ranjang dan menunggu Kyuhyun sejenak. Ia akan mencoba berbicara baik-baik dengan lelaki itu, lalu ia yakin bahwa semuanya akan kembali membaik.

 

Sekitar sepuluh menit Sungmin hanya duduk bersila di atas ranjang, akhirnya sosok Kyuhyun yang dinantinya keluar. Lelaki itu memandang Sungmin sekilas lalu berjalan ke arah almari untuk mengambil piyama baru dari dalam sana.

 

Wajah dingin Kyuhyun yang seperti itu benar-benar membuat Sungmin kalah telak, gadis itu tidak dapat berkutik ketika ia menyadari aura berbahaya dari Kyuhyun.

 

“Kau bisa mengemasi barang-barangmu,” kata Kyuhyun tiba-tiba.

 

“Huh?” kepala Sungmin mendongak dan ia menatap punggung Kyuhyun lekat-lekat. “Apa maksudmu?”

 

“Besok hari libur, bukan?”

 

“Lalu?”

 

“Kau bisa kembali ke apartemenmu yang dulu, dan hidup seperti semula.”

 

Kata-kata yang meluncur dengan nada datar itu sukses menghujam perasaan Sungmin. Gadis itu terkejut setengah mati dengan pernyataan dari Kyuhyun—pengusiran terhadap dirinya. Apa telinganya tidak salah dengar?

 

“Kau .., mengusirku?” Sungmin bertanya dengan sehati-hati mungkin.

 

“Mengusirmu? Yang benar saja,” Kyuhyun melepas bathrobe putih itu dan memamerkan tubuh atasnya yang tak tertutupi sehelai benang pun—namun dia sudah memakai celana pendek. “Bukankah selama ini kau memang ingin pulang? Aku berpikir untuk mengembalikan semua kehidupanmu dulu. Kau selalu merengek untuk itu, bukan?”

 

“Tt—tapi .. Kenapa?”

 

Jemari Kyuhyun bergerak mengancing piyamanya lalu tersenyum tipis, “Aku bosan dengan gadis remaja sepertimu.”

 

Dahi Sungmin mengeryit.

 

“Kukira tidak ada yang bisa kubanggakan dari gadis sepertimu,” Kyuhyun berucap dengan ekspresi sedingin es. “Kau mengerti maksudku, ‘kan?”

 

“Brengsek,” Sungmin berdesis pelan ketika kalimat itu terlontar dengan nada yang begitu tegas dari Kyuhyun. Ia serasa dilecehkan oleh Kyuhyun, dan Sungmin sangat tidak terima atas hal semacam itu. “Atas dasar apa kau mengusirku dengan cara seperti ini, huh?”

 

“Aku tidak mengusirmu, tetapi menuruti apa maumu.”

 

“Pria brengsek! Sudah seharusnya aku tidak mempercayaimu!” Sungmin maju kemudian memukul dada bidang Kyuhyun. Gadis berumur delapan belas tahun itu melampiaskan kekesalannya yang memuncak dengan menghantam lengan dan dada Kyuhyun. “Kau jahat! Kau menemuiku, menciumku, memintaku untuk tinggal bersamamu! Tetapi sekarang kau ..”

 

“Sungmin ..”

 

Emosi Sungmin semakin tak terkendali, naik ke atas kepala dan menggerogoti segenap kesabarannya. “Kau jahat! Brengsek!” Sungmin masih terus melayangkan kepalan tangannya.

 

“Sungmin!” Kyuhyun mencengkeram pergelangan tangan Sungmin dan berusaha menghentikan gerakan brutal yang mulai menyakitinya. Mata elangnya mencoba mengunci dan menahan manik mata Sungmin, sama sekali tidak membiarkan gadis itu bergerak. “Kenapa kau menahanku, huh? Seharusnya kau senang karena kau telah ..”

 

“Aku tahu jika kau tidak pernah menyukai hubunganku dengan Jongin,” mata Sungmin mulai berkaca-kaca, pandangannya kini terhalangi oleh kabut air mata. “Tetapi bagaimana pun juga kau tidak berhak berkata seperti itu kepadaku.”

 

Kyuhyun dapat merasakan aura kesedihan yang begitu kentara dari pandangan mata Sungmin, dan itu begitu membuatnya sengsara. Kyuhyun tahu jika ia sudah berbohong, dan itu sangat keterlauan. Kata-kata Kyuhyun begitu tidak pantas diucapkan, dan parahnya ucapan kejam itu akhirnya terlontar untuk Sungmin—dari dirinya.

 

“Maafkan aku,” Kyuhyun segera mengulurkan dua lengannya lalu merengkuh tubuh mungil Sungmin.

 

“Lepaskan aku!” Sungmin kembali mendorong dada bidang Kyuhyun lalu melangkah mundur. “Jangan pernah merayuku lagi,” suaranya mencicit, tetapi penuh dengan penekanan kata yang begitu mendominasi.

 

Gadis itu menghirup nafas panjang lalu menghembuskannya perlahan, “Aku tidak akan mau lagi mengenalmu. Cukup!”

 

Matanya yang berkaca-kaca menatap lurus ke arah depan, “Aku tidak mau lagi.”

 

Ucapan final itu terucap bersamaan dengan bulir bening yang meluncur dari sudut mata Sungmin. Gadis remaja itu segera berbalik lalu berlari menuju pintu keluar—meninggalkan Kyuhyun dengan beribu penyesalan yang bercokol di ulu hati.

 

OoOoO

 

Di detik kedua, Kyuhyun menghela nafas ketika pandangannya menemukan sosok Sungmin yang tengah manangis tersedu-sedu di ayunan taman kota—yang ada di sekitar lingkup apartemennya. Segenap rasa khawatir yang sedari tadi membuatnya merasa kacau balau akhirnya tergantikan oleh setitik rasa lega.

 

Berjam-jam Kyuhyun mencari Sungmin, mengunjungi tempat-tempat yang mungkin menjadi tempat singgah gadis remaja itu. Dan akhirnya setelah melewati perjalanan panjang, Kyuhyun dapat menemukan sosok tersebut.

 

Perlahan langkah kaki Kyuhyun kembali menelusuri jalanan aspal yang dingin, mengikis jarak yang memisahkan dirinya dan Sungmin. Sambil berusaha menahan alur nafasnya yang ngos-ngosan, ia mencoba untuk melangkah dengan gerakan tenang.

 

Sreet ..

 

Sreet ..

 

Kyuhyun tidak sanggup mengucapkan suatu suku kata pun ketika ia telah sampai tepat di hadapan Sungmin. Tenggorokannya terasa tercekat dengan apa yang kini tengah tertangkap oleh lensa matanya. Jiwa lelaki itu serasa ditampar dengan begitu keras, hingga mampu menyisakan luka mendalam di dada.

 

Kenapa?

 

Kenapa Sungmin bisa menangis seperti itu?

 

Mendengar isakan Sungmin yang menderu-deru membuat gendang telinganya terasa sakit setengah mati. Air mata yang mengalir deras dari kedua sudut mata Sungmin seakan berubah menjadi sebilah pedang yang merajam perasaannya. Ekspresi penuh kesedihan akibat rasa sakit yang berlebihan itu benar-benar berhasil membuat Kyuhyun merasa ingin membunuh dirinya sendiri.

 

Dia amat-sangat bersalah.

 

Perlahan kepala gadis itu terangkat sedikit demi sedikit, matanya yang merah pun terarah tepat ke arah sosok Kyuhyun yang berada di hadapannya. Kelopak matanya mengedip-ngedip, berusaha menyingkirkan bulir kesedihan yang menghalangi pandangannya.

 

Sedetik setelah ia menyadari kehadiran Kyuhyun, Sungmin membuang muka ke arah lain—mulutnya pun terkatup rapat berusaha menyembunyikan isakannya.

 

“Aku minta maaf,” suara bass itu akhirnya terdengar membelah keheningan malam. Kyuhyun tidak mau diam lebih lama lagi, ia tidak sanggup menyimpan rasa bersalah ini lebih lama lagi. Dan menurutnya, meminta maaf adalah suatu hal tepat yang mungkin dapat membuat perasaannya lebih ringan.

 

“…”

 

Gadis itu masih setia dalam kebisuan, tidak membiarkan suaranya keluar barang satu detik pun. Perasaannya yang terlanjur tercabik-cabik dengan pernyataan Kyuhyun, benar-benar melarang dirinya untuk mengucapkan suatu hal.

 

“Aku tahu jika perkataanku keterlaluan,” Kyuhyun mengambil langkah lalu berjalan semakin mendekat ke tubuh Sungmin. Kedua lengan lelaki itu terangkat, telapak tangannya mencengkeram erat pegangan rantai ayunan. “Dan aku benar-benar minta maaf.”

 

“…”

 

“Oke, aku cemburu.”

 

Ucapan frontal Kyuhyun yang terkesan mengada-ada itu sukses membuat Sungmin melirikkan mata ke arahnya. Sedikit-banyak Kyuhyun merasa yakin jika kejujuran yang berasal dari hati akan membuat Sungmin mau menanggapi ucapannya.

 

“Aku cemburu melihatmu bersama Jongin,” Kyuhyun melanjutkan ucapannya dengan nada yang lebih pelan dari sebelumnya. Kepala Kyuhyun merunduk dan memperhatikan gerak-gerik kelopak mata Sungmin. “Jangan kira aku tidak tahu apa yang kau lakukan sebelum pulang ke rumah hari ini.”

 

“Kau menyewa mata-mata untuk mengawasiku, ‘kan?”

 

Berhasil!

 

Akhirnya Kyuhyun berhasil membuat Sungmin rela mengeluarkan suara lembutnya untuk menanggapi ucapan Kyuhyun. Sontak saja itu membuat Kyuhyun bersorak dalam hati.

 

Well, aku akan jujur kepadamu. Yeah, aku menyewa mata-mata untuk mengawasimu,” Kyuhyun menarik pegangan rantai itu dan menyayunkan tubuh Sungmin dengan gerakan pelan. “Aku hanya ingin memastikan bahwa kau baik-baik saja.”

 

Bibir tebal Kyuhyun mengulas senyuman menenangkan, “Tetapi, sayang sekali aku tidak bisa mengawasimu ketika kau berada di sekolah. Peraturan sekolah memang menyusahkan.”

 

Ingatan Sungmin tiba-tiba meluncur ke kejadian buruk yang menimpanya beberapa hari lalu. Kejadian di mana ia dihakimi habis-habisan oleh siswi di sekolah karena beberapa foto amatir. Kejadian di mana ia sedang berada di ruang kesehatan dan diobati oleh Jongin, lalu percakapan ringan yang terjadi di antara mereka mengarah kepada suatu status hubungan.

 

“Aku sudah punya kekasih, Kyu,” cicit Sungmin dengan suara rendah.

 

“Aku tahu,” sahut Kyuhyun dengan nada yang tak kalah rendah dari suara Sungmin. “Tetapi aku tidak akan membiarkanmu hidup seorang diri di luar sana.”

 

“Aku memiliki Jongin,” Sungmin menoleh dan menatap wajah Kyuhyun dengan matanya yang bengkak.

 

“Untuk sekarang ini kau memang memiliki Jongin ..,” ucapan Kyuhyun terdengar mengalun lembut. “Tetapi untuk kedepannya, kita tidak pernah tahu.”

 

“Jadi kau menyumpahiku agar putus dengan Jongin?” emosi Sungmin kembali terpancing dengan kalimat Kyuhyun.

 

“Aku tidak sekejam itu,” Kyuhyun kembali mendorong ayunan Sungmin dan lagi-lagi ia tersenyum dengan bibir melengkung indah. “Aku akan membiarkan kalian menjalin hubungan, lalu membiarkan kalian berpisah.”

 

“…”

 

“Bagaimana jika kita pulang ke rumah?” gerakan tangan Kyuhyun terhenti, kini tergantikan oleh uluran tangan Kyuhyun—seolah ia menawarkan kehangatan yang penuh dengan kenyamanan di tengah malam ini. “Aku tidak ingin kau masuk angin.”

 

OoOoO

 

Jongin memandang beberapa lembar foto yang ia temukan di lemari lokernya tadi pagi—menelusuri setiap inci permukaan kertas licin tersebut. Dua orang objek yang menjadi bidikan kamera benar-benar membuatnya merasa marah dan kecewa di saat yang sama.

 

Apa ini gambar asli?

 

“Jongin! Jongin!”

 

Suara seorang perempuan berhasil ditangkap oleh gendang telingan Jongin, membuat lelaki itu segera menolehkan kepala ke sumber suara. Seorang gadis bermata bulat yang amat sangat ia kenali tengah berlari ke arahnya sambil memegang ponsel pintarnya. Gadis itu langsung mengatur nafas ketika ia telah sampai di mejanya, lalu bola matanya memandang Jongin lekat-lekat.
“Kau sudah tahu berita pagi ini?” Kyungsoo bertanya dengan nada menggebu-gebu.

 

“Huh?”

 

“Tentang kekasihmu,” Kyungsoo segera menunjukkan sesuatu di layar ponselnya ke arah Jongin. “Lagi-lagi dia terkena skandal.”

 

Jongin memperhatikan foto-foto yang ada di layar ponsel Kyungsoo, lalu ia mendengus dengan nada berat. Jongin melempar beberapa lembar foto yang sedari tadi menjadi pusat perhatiannya tepat ke atas permukaan meja Kyungsoo, lalu ia kembali mendengus. “Sepertinya aku adalah orang yang kesekian kali mendapat foto seperti ini.”

 

Mata Kyungsoo melebar ketika ia mendapatkan foto-foto tercetak ini dari Jongin. “Kau mendapatkan ini?”

 

“Ada seseorang yang meletakkan sampah itu di lokerku,” keluh Jongin seraya terus menyembunyikan rasa sebalnya. “Lagi pula aku tidak percaya sama sekali. Tidak mungkin Sungmin tinggal seatap dengan artis besar seperti Cho Kyuhyun itu.”

 

Sekali lagi Kyungsoo memandangi foto-foto itu, jiwanya pun berusaha mati-matian menyangkal argumen Jongin. Kyungsoo sangat tahu arti kebenaran dari foto-foto ini, dan ia berani bertaruh bahwa foto-foto ini memang foto asli yang tidak mengalami proses editing photoshop atau yang lain.

 

“Ini pasti gadis lain,” Jongin kembali bersuara dan menyangga kepala.

 

Di foto itu, ada dua subjek yang menjadi titik utama dari lensa kamera, seorang bernama Cho Kyuhyun dan seorang gadis pendek yang didefinisikan sebagai Sungmin. Mereka terlihat berbincang di depan pintu sebuah apartemen, dan di foto lain menunjukkan bahwa mereka pada akhirnya masuk ke dalam sebuah apartemen yang sama.

 

“Huh? Gelang ini?” Kyungsoo melukis ekspresi terkejut ketika ia menemukan sesuatu di foto tersebut—sesuatu yang membuatnya semakin yakin bahwa gadis di dalam foto ini adalah Sungmin. “Bukankah Sungmin eonni juga memiliki gelang seperti ini?”

 

Jongin menoleh dan segera menjatuhkan pandangannya ke jari telunjuk Kyungsoo yang mengarah ke suatu titik. Dan apa yang telah Kyungsoo tunjukkan benar-benar sukses menjelma menjadi sebuah palu yang menghantam kepalanya dengan begitu keras, hingga membuatnya ling-lung seketika.

 

Kyungsoo benar-benar menyadarkan sesuatu yang sedari tadi luput dari pandangannya, sesuatu yang membuatnya yakin bahwa gadis itu benar-benar Sungmin.

 

Oh, bagaimana mungkin?

 

“Sepertinya dia benar-benar Sungmin eonni.”

 

Itu adalah kalimat terakhir yang Jongin dengar ketika ia masih berada di kelas. Dan setelah Kyungsoo selesai mengatakan hal itu, Jongin segera melesat pergi ke kelas Sungmin.

 

Pagi ini Sungmin menelponnya, gadis itu bilang bahwa hari ini Sungmin akan pergi ke sekolah dengan anak dari teman keluarganya—yang menampungnya selama tinggal di Seoul. Jongin hanya bilang ‘ya’ dan mengijinkan gadis itu melakukan apa yang ia mau, toh ia percaya kepada Sungmin.

 

Setidaknya Jongin percaya kepada Sungmin sebelum foto-foto misterius itu sampai ke tangannya.

 

TBC

 

Ohh Silent riders mulai menjamur lagi di blog ini -_- aku bertahan mempublish ff ini hanya untuk readers tercintaku yang mau menunggu dan memberi respon. Ayo readers, kalian penyemangatku!!

 

Kyumin moment sedang menunggu lhoo .. wkwkwk

92 thoughts on “My Secret Idol | KyuMin | Chap 8/? | Genderswitch | T+ | Romannce |

  1. Haii,, mungkin aku juga trmasuk silent reader yg kmu maksudkan.. hehehe

    Alasan, gk mau nulis komen karena gk ad kyumin momentny aku bahkan gk dpt feel saat baca, datar gtu.. bzzzztt

    Tp klo kmu janjiin bakal ad kyumin moment ke depanny, mungkin aku jg bakal rajin komen trgantung ‘berasa’ ato gk momentny, kkk

    Anyway, keep writing and love you 😘

  2. haahhh
    kyumin kyumin mana -.-
    aku gatau sama sx member exo (bukan krn ga suka tp emang gatau beneran) jd kl ada moment min ama jongin rasanya hambar bgt #maaf tp ini jujur.
    tp aku ngerti ini bagian dr cerita jd aku tunggu cerita selanjutnya
    kyumiiiinya yaaa🙂

  3. Udahlah putus aja knpa sih ming haha lagian ga enak dipandang klo km sm siapa itu pacarmu yg skg hehe
    Kyuhyun terbakar cemburuu, untung ming msh mau kmbali ke apartemen kyuhyun hihi

  4. Wuhuuu… Tengah malam gak bisa tidor. Eh… Ada updatean baru :))

    Setlah berkutat dgn tugas sbulan ini, akhirnya bisa bca ff dgn tnang lagi.

    Ikh… Sungminnya galau dih. Diusir kyu kagak mau, sama jongin jga mau. Maunya apa cba #ditendangMing
    Masih nunggu ming akhirnya respect sama kyu, smga gak lama” ><

  5. Asiik,, kyuhyun udh mulai jujur tentang perasaannya..sebenernya sih yg paling kasihan Kyu, krn dia dibutakan oleh cinta(efek salah” strategi” waktu jaman muda) Mungkin di awal waktu ketemu sungmin di jaman muda, kyuhyun lebih ke “ga tau harus ngapain” until mendekati sungmin, krn itu dia pake taktik licik yg ternyata efeknya besar bwt dia. Dan si sungminya krn msh sma, jd msh labil. Klo jongin dia korban krn g tau apa – apa. Sementara kyungsoo, hhmm.. semoga g pake cara licik kyk kyuhyun.

  6. Kyu cb blg k smua kl ming it milik ny.
    Jongin jgn mrh ato sakitin ming y.
    Ming brbhagia lah
    Ni ff mkin bgs ajj
    Ji semangat utuk trz buat ffny
    Like.like.likee

  7. Uuuuuuuh~ ini jadi si kai uda tau? Emang harusnya tau biar dia gak deket deket ming lagi-_-
    Ketara banget kalo kyu emang dewasa di ff ini, hoho tp rada aneh sih kalo kyu ngalah ngebiarin ming jadian sama kai-____-

  8. ya ampun minie,,,
    kyunie jga sbenernya sakit ngliaat dirimu sma jogin
    aq suka cpat putusin minie jogin biar dy buat kyunie ajah
    hidup kyumin
    yeiii

    update kilat ya eon
    peluk eonni
    :-*

  9. aku masih menunggu kyumin momentnya
    ini masih sedikit banget belum ada yg romantis2nya hehehe
    kyuhyun tumben bisa sabar ya hihihi
    sungmin mulai lunak sepertinya dengan kyuhyun
    tapi apa dy engga nyariin kemana ortunya ya
    yg ngirim foto2 ke jongin siapa ya?
    bukan kyungsoo atau kyuhyun kan
    jadi sungmin masih tinggal sama kyu kan
    makin penasaran
    apdet kilat lagi yaaaaaa
    semangat

  10. thor dikau hebat bgt bikin kyuhyun patah hati haaahhahaha biasanya kan umin terus yg jd korban .. uuu evil kasian yah😄
    sabar ajh bang pasti nanti umin jatuh kepelukanmu
    aduh kyungsoo… emg bnr klo cinta itu membutakan segalanya kkk
    next chap ditunggu^^ fighting

  11. Ish suka ada ajah yang foto mereka, udah cepet putus ajah ming sama kai nya. Hehehe

    Tetep semangat ya author, semangat (҂’̀⌣’́)9

  12. Wah jongin uda mulai goyah n percaya yah kalo di foto itu minnie… kalo ketahuan bagaimana ya… nasib minnie bagaimana..
    trus jongin dpt foto itu kayanya dr kyungsoo yg taruh yah..

  13. Cho kyuhyun kalah start😀
    kasian😦 patah hati ya kyu ? Semangat aja ya, ntar ming jg sma kmu kok hehe
    ditunggu kyumin momentnya😉

  14. mian eonni aku bcnya telat sibuk bgt soale,kenapa sungmin kena masalah terus ya…..??????
    chingu jgn bikin ming sedih trs ya aku ga tega bgt
    lanjuutt ya

  15. mian eonni aku bcnya telat sibuk bgt soale,kenapa sungmin kena masalah terus ya…..??????
    chingu jgn bikin ming sedih trs ya aku ga tega bgt
    lanjuutt ya…….

  16. Kyumin moment nya lama beneeeerrrrr kluarnya yak,pkoknya hrs bin wajib ekstra hot ya scra dtunda tunda trs…. apa perlu dkrm pict2 kyumin lg br nmbahin mood nya,hahahaha…..
    kisah kyu jg blm smuanya kluar ya? Brrti hrs dpanjangin lg epep ny=D
    eheheh… unnie dpt ide nh tr bbm jah deh,sp tau bs jd referensi epep slnjutnya,xixixixi….
    keep hwaiting ne>.<

  17. kenapa ya, feel’a gak ada? aku biasa’a ngerasa sedih/kesel kalo kyu/min lg sedih/kesel, tapi ini gak ngerasa apa2.. kenapa ya😦 makasih ya udah update, mari menunggu kyumin momen hehehe

  18. Baru nemu ff ini,,,,tapi langsung jatuh cinta.
    suka banget crita.a apalagi ada kai ama D.O di ff ini,bikin tambah seru crta.a.

  19. Aduhh chinguu kyumin momentnya ditunggu banget loh ><
    Kata" kyu pedes bener dahh ,
    Kasiann kan sungmin ampe nangis gitu
    Tp ming juga galauan sihh , dia mau ama jongin tp diusir kyu malah mewek *gemes*
    Ditunggu nextnyaa chinguu

  20. ah Sungmin berhasil membuat ku galau~ aku menebak-nebak apa yang dia rasain ke Kyuhyun. Peletakan TBC nya kurang tepat eonnie😄 di tunggu lanjutannya yaa paiting !!!!

  21. Sumpah demi apapun ini kurang panjang,, ahhh baik hati sekali tuh si om mesum ahhhhhhhhhhhh kyumin moment nya msih blm keliatan. Tp yah yg di ayunan itu sweet deh sikap kyu nya, ciyus wlwpn tanpa pelukan atau ciuman tp hanya dgn kata” kyu yg mmbebaskan ming pacaran dgn kai dn mmbiarkan ming putus itu sdh trmsuk sweet buat aq

  22. kyuminnya sudah ditunggu sedari lama tuh jiyoo-ah.. tp semakin lama, pas keluar moment kyumin yang ditunggu semakin sweet.. pasti banyak yg blang “AKHIRRNYAAAA”… semangat jiyoo-ah.. ^^

  23. Makin seru banget nih chingu ffnya, aku udah nunggu2 banget buat kelanjutannya ternyata udah lanjut😀

    Lanjut, siapa ya kira2 yang mengirim foto2 itu ke jongin???

    Apakah orang suruhan kyuhyun???

    Kalo iya, ternyata kyuhyun memiliki cara yang ampuh banget membuat jongin sama sungmin putus /kkkkk~

    Keep writing ff chingu (•̀_•́)ง

  24. aku kasihan sama kyu dan jongin disini –”

    jongin udah jadi pacar yg baik buat sungmin tp sugmin belum bisa jujur sama jongin,

    kyu cuman bisa nahan rasa sakit hatinya kalo liat sungmin jongin pacaran,

    semua gara” sungmin, tp tetep kan sungmin bakal tetep pilih kyu nantinya….

    pokoknya aku tunggu kyumin moment ~~

  25. Iyah kyu emg gk skejam itu nyumpahin ming putus ma jongin,cma mmbiarkan ming mnjalin hub ma jongin saat ini trs berpisah nantinya (itu mah lbh sadis scra mental x kyu~.~!!)
    ming msh ngambang nh perasaannya,tp wajar sh msh abg labil,hahahaha….
    ayo cpat kyumin momentnya min,sesuai rate nya tuh T+ yah (mksa yadong) hahahahaha…

  26. kyumin momentnya dikit bgt. kyu pasti sakit hati bgt nih sekarang grgr minnie nyakitin hatinya terus usaha terus kyuuuu buat ngerebut hati sungminnn

  27. Kyuhyun siiih.. Lebay banget kata katanya, bikin jlebkan!aku aja ygbaca ‘teriris’ apalagi sungmin? Astagaaa kyuhyun -_-

    Ciieeeee cieeee KyuMin baikan cieeee. Jonginnn patah hati cieeeXD

  28. yg ambil pict kyumin pasti si kyungsoo
    min labil ya..
    waktu itu minta keluar dri rumah kyu
    giliran d ijinin pindah dia mlhan nangis sesegukan..

    kyumin momentnnya kurangg

  29. ihhhh kapan kyumin bersatunya trus kpn si sungmin sadarr cinta kyuhyun…
    gregetannnnn….. bayangan saya jongin itu jb yg d dream high .hahaha #mollaaaa

  30. semangat jiyoo
    walawpun bnyak sider tp kan banyak juga yg coment dan dukung kamu semangatttt

    maafin ak juga ya kalo comentnya lompat2
    heheehehehe :p
    keep writing jiyoo hwaiting🙂

  31. annyeonghaseyo unnie, aku reader baru dan baru bisa ngasih review di chap ini. disebelumnya aku udah baca note unnie tentang para reader yang gak suka sama cast kaisoo. aq juga sependapat sama reader yang lain aku juga salah satu yang gak begitu suka EXO. jadi aku gak pernah tau para membernya. jadi waktu unnie masang cast itu aku gak bisa dapat feelnya soalnya aku gak tau wajahnya jongin karakternya dll. tapi gak papa orang chapnya aja udah selasai. minta ijin buat baca semua ff unnie ya? figthing!

  32. eonnie kalo boleh jujur aku gak suka karakter jongin disini bukan berarti aku benci dengan EXO tapi aku tetap suka ff ini kok cuman perjuangan kyu ribet banget ya >.< kasian kyu

  33. gk suka JongMin momentnya eonni..mian😐 huwee~ knpa kyu harus nglyat mereka b’2 bgtu sihhh!! aishhhh~ >< ming kya'nx kok labil bangett yak? parah nii uri mommy -,- #plak! next ja dh

  34. haduh.. aku jadi galau…hehehehe abis minnya kejam banget sih ama kyu..
    kyu udah segitu cinta matinya ama dia tapi disakitin terus..
    tapi kyu juga kenapa ga bilang dari awal kalo min itu cinta pertamanya sih..
    minnie bener2 palyer.. masa mau ama jongin tapi kyu juga mau

  35. Jadi Kyuhyun benar-benar akan melepaskan Sungmin?
    Kira-kira siapa yang mengambil foto Sungmin dan Kyuhyun di depan pintu apartemen Kyuhyun?

  36. Sebenernya ming itu punya perasaankan sama kyu?
    Kan kasian kyu nya diginiin terus, udah baik banget sama ming
    biar aja tuh si jongin marah sm ming
    aku kesel kalo ming sm jongin #emosi

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s