My Secret Idol | KyuMin | Chap 3/? | Genderswitch | T+ | Romannce |

My Secret Idol

 

Genre : Romance , Drama

 

Rate : T+

 

Pairing : KyuMin , KaiSoo

 

Part : 3/?

 

Warning : GENDERSWITCH , Miss Typo

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. Ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

Summary : Tidak ada yang tahu di mana dan dengan siapa kita akan bertemu dengan ‘cinta’. Semua pasti terjadi di luar nalar seorang manusia, entah itu terjadi secara ‘biasa-biasa saja’, atau malah luar biasa. Setelah mengenal cinta, maka status tidak akan menjadi nomor satu. Karena untuk orang yang mencinta, perasaan kasih adalah segalanya.

Music : Promise You by KRY

 

Sungmin tampak seperti orang yang baru disihir oleh seseorang saat itu, dan itu membuatnya semakin terlihat ling-lung di dalam kelas. Untung saja kelas sedang kosong, jadi gadis itu bisa puas melamun sekarang ini.

 

Kata-kata Kyuhyun yang baru ia dengar tadi pagi benar-benar sukses terukir dengan sempurna di pikiran Sungmin, lalu memaksanya untuk memikirkan segalanya yang berhubungan dengan Kyuhyun. Apa yang akan dilakukannya sepulang sekolah nanti tentu sangat membuatnya bimbang. Ada dua tindakan utama yang menjadi tujuannya, dan itu sama-sama memberatkan dirinya.

 

Apa dia harus kabur sepulang sekolah nanti?

 

Atau ..

 

Kembali ke apartemen Kyuhyun?

 

Sebenarnya ia ingin kabur. Tetapi, ketika ucapan Kyuhyun yang terucap tadi pagi kembali terlintas di benaknya, maka Sungmin merasa urung untuk kabur. Ucapan dan pandangan Kyuhyun yang ia terima tadi pagi amat sangat berbeda, menyalurkan kesan tulus yang begitu dominan.

 

Dan itulah yang menjadi batu penghalang baginya untuk kabur dari apartemen mewah Kyuhyun!

 

Apalagi, benda yang tergantung indah di salah satu pergelangan tangannya ini. Gelang manis ini juga menjelma sebagai rantai yang menghubungkan dirinya dengan apartemen Kyuhyun. Dan sekali pun ia memandangnya, maka dengan cepat pikirannya akan melesat mendatangkan sosok Kyuhyun di otaknya.

 

Memang apa yang Kyuhyun katakan benar adanya. Gelang ini adalah penghubung di antara mereka.

“Omong kosong apa ini,” Sungmin berdesis ketika pemikiran konyol itu melintas di pikirannya, membuatnya merasa aneh dan ganjil. Gadis itu menggeleng-gelengkan kepala lalu merengut lucu—sambil memandangi bandul Rilakkuma di gelangnya.

 

Akhirnya Sungmin menghela nafas dan menyandarkan kepalanya di atas mejanya, ia memejamkan mata sejenak. Namun setelah itu ia tampak memperhatikan Hyukjae yang tengah sibuk berkirim pesan dengan seseorang.

 

Apa ia harus bertanya kepada Hyukjae?

 

Sebelum Sungmin sempat mendapatkan jawaban dari pertanyaannya sendiri, gadis itu dikejutkan dengan pandangan Hyukjae yang tiba-tiba terarah kepadanya. Gadis itu tak dapat mengelak katika sepasang mata Hyukjae berusaha menginterogasinya lewat tatapan intens ini.

 

Gawat!

 

“Ada apa, Min?” Hyukjae bertanya lalu menggeser kursi yang ia duduki mendekati bangku Sungmin. Ia menyangga dagu sambil memainkan ponselnya dengan tangannya yang lain. “Kau terlihat kebingungan semenjak tadi.”

 

Sungmin menarik nafas lalu membalas tatapan Hyukjae. Tak ada gunanya berkilah, toh pasti Hyukjae akan memaksanya untuk bercerita. “Begini,” Sungmin sengaja menggantung ucapannya. “Ada seorang lelaki yang baru saja menyatakan cinta kepadaku.”

 

“APA?!” Hyukjae begitu terkejut dengan apa yang baru diucapkan oleh sahabat karibnya ini. Bahkan ia sampai tak dapat menahan teriakannya yang menggelegar seperti tadi. Gadis bergusi sexy itu mengeryit heran, lalu menyipitkan mata. “Pantas .. Lalu?”

 

“Lalu dia memberiku ini,” Sungmin menunjukkan sebuah gelang yang melingkar di tangannya. “Dia bilang benda ini akan mengikatku dengannya.”

 

“Wah, cantik sekali! Pasti ini benda mahal,” Hyukjae mengagumi benda lucu yang tampak berkelas itu. Ia memperhatikannya dengan seksama lalu melotot tajam, “Ini pasti benar-benar mahal. Apa dia orang kaya?”

 

Dia itu penyanyi terkenal!

 

Sungmin hanya mengatakan hal itu dalam hati—tanpa mengucapkannya secara langsung kepada Hyukjae. Sebagai gantinya, gadis itu hanya mengangguk mengiyakan tebakan Hyukjae. “Kurasa. Yang kutahu dia sudah bekerja dan memiliki apartemen di daerah Hongdong.”

 

MWO?!” Hyukjae berhasil dibuat terkejut untuk yang kedua kali oleh Sungmin hari ini. Dan gadis itu sontak menjadi perhatian teman-teman di kelas. “Dia sudah bekerja? Bahkan sudah memiliki apartemen? Memang berapa usianya?” Hyukjae memberondong Sungmin dengan pertanyaan-pertanyaan singkat.

 

Sungmin tampak menerawang, “Kalau tidak salah 21 tahun,” jawabnya.

 

“Dia seorang pengusaha muda yang sukses, yah?”

 

Sungmin mengendikkan bahu lalu melipat dua lengannya di depan dada, “Sudahlah, itu tidak penting. Aku butuh pendapatmu tentang apa yang harus kulakukan untuk menghadapi dia ..”

 

“Sejak kapan kau mengenalnya?”

 

“Sekitar beberapa minggu yang lalu ..”

 

“Apa dia cukup dekat denganmu?”

 

“Tidak juga. Kami jarang bertemu karena dia selalu sibuk dengan pekerjaannya.”

 

“Lalu, apa kau sudah pernah berkencan dengannya?”

 

Aku belum pernah berkencan namun sudah pernah berciuman dan tidur dengannya.

 

Lagi-lagi Sungmin harus menyembunyikan jawaban yang sesuai dengan keadaan yang menimpa dirinya. Itu ia lakukan untuk kebaikannya .., dan juga Kyuhyun!

 

“Kami tidak pernah berkencan ..”

 

“Lalu sejauh apa hubunganmu dengannya? Kenapa dia memberikan gelang mahal ini untukmu?” Pertanyaan masih terus mengalir dari bibir Hyukjae untuk Sungmin—gadis itu masih saja berusaha mengorek informasi perihal masalah cinta yang menyangkut sahabatnya.

 

“Aku sempat menolaknya, tapi dia terus mencoba meyakinkanku. Aku bingung,” keluh Sungmin dengan nada pelan di akhir kalimat. “Aku sempat mencoba untuk mengakhiri segalanya. Tapi ternyata aku sudah tidak bisa melakukan itu lagi.”

 

“Kenapa?”

 

“Entahlah, aku merasa dia telah berhasil mengikatku,” Sungmin mengucapkan salah satu argumentasinya kemudian menghembuskan nafas berat. “Bagaimana menurutmu?”

 

Hyukjae tampak berpikir selama beberapa saat setelah itu menjentikkan jari. “Jika sudah seperti itu, mungkin ada baiknya untuk belajar menerimanya,” kepalanya mengangguk-angguk—membenarkan gagasannya sendiri. “Bukankah dia bukan orang asing bagimu?”

 

“Iya, sih ..”

 

Bohong ..

 

Kenyataannya, dia masih terlalu asing untuk menjadi namjachinguku.

 

OoOoO

 

Sungmin tampak bingung dengan arah yang akan ia ambil setelah ini, ke kanan—pulang ke apartemennya yang dulu, atau ke kiri—ke halte bus. Sebenarnya ia ingin langsung berjalan ke arah kanan, seperti biasanya. Tapi entah mengapa, ada suatu rasa yang menahannya untuk melangkah ke arah itu, membuatnya merasa tidak enak setiap kali ia berpikir untuk melangkah ke arah kanan.

 

Sungmin menghela nafas, dengan langkah yang terkesan begitu terpaksa akhirnya gadis itu mengambil arah ke arah kiri. Lagi pula, Sungmin baru menyadari bahwa semua barang-barang miliknya tertinggal di apartemen Kyuhyun. Jadi tidak mungkin jika ia pergi begitu saja dari apartemen mewah itu.

 

Gadis itu masuk ke dalam bus yang berhenti senjenak di halte, lalu duduk di salah satu kursi yang kosong. Biasanya sepulang sekolah ia akan mengganti bajunya di rumah lalu langsung pergi menuju tempat part timenya.

 

Namun sekarang, ia malah naik ke sebuah bus dengan jurusan Hongdong.

 

Apa?

 

Hongdong?

 

Sebelum Sungmin sempat bangkit dari duduknya untuk keluar, bis ini terlanjur berjalan dan membawa tubuhnya ke daerah Shincon untuk dua puluh menit ke depan. Sudah jelas ia akan meningkalkan waktu kerjanya untuk hari ini. Tidak mungkin ia datang terlambat untuk satu jam ke depan. Lebih baik absen dengan alasan sakit, itu lebih baik.

 

OoOoO

 

Drrt .. Drrt …

 

Gadis yang sedang melahap ramennya itu kini melirik ke arah layar ponsel yang mengedip-ngedip. Dengan gerakan cepat gadis itu menekan tombol hijau dan mengaktifkan loudspeaker—berbicara sambil terus memakan makanannya. “Yeoboseyo?”

 

Noona?”

 

“Oh? Jongin-ah?” Sungmin hampir terkejut setengah mati ketika mendengar suara Jongin dari seberang. Gadis itu pun segera mengalihkan pandangan ke arah layar ponsel dan membaca ID caller yang tertera. “Ada apa kau menelponku?”

 

“Hari ini kau bolos kerja,” Jongin berucap dengan nada dingin yang sarat akan rasa sebal. “Kata manager hyung kau sakit.”

 

“Ahh,” Sungmin menggaruk tengkuknya yang tiba-tiba meremang. Hoobae-nya yang satu ini memang selalu berhasil memaksanya untuk berucap jujur ketika sedang berbohong. Lagi-lagi ia ketahuan berbohong. “Maafkan aku.”

 

“Aku mengunjungi apartemenmu. Tapi ada seorang bibi yang mengatakan bahwa kau sudah pindah.”

 

“Aku memang sudah pindah.”

 

“Kemana? Kenapa tidak memberitahuku?”

 

“Kita bertemu setelah kau pulang dari kerja part timemu, hm?”

 

OoOoO

 

Berhentilah mengikuti Sungmin, Jongin!

 

Ucapan pedas Hyukjae kembali melintas di benak Jongin, membuat lelaki itu mendengus kesal lalu menendang udara di hadapannya. Beberapa menit lalu Jongin mencoba menghubungi Hyukjae—yang sekiranya lebih tahu tentang Sungmin karena Hyukjae adalah sahabatnya, dan dengan seenaknya Hyukjae berkata demikian. Sebenarnya Jongin tidak mengerti alasan yang mendasari Hyukjae berucap seperti itu.

 

Tetapi, setelah Hyukjae mengatakan sesuatu setelahnya, akhirnya Jongin mulai mengerti.

 

Sepertinya dia memiliki .., namjachingu. Jika kau bertemu dengannya, kau bisa melihat gelang pemberian kekasih barunya di pergelangan tangan kirinya.

 

Jongin hanya mampu mendesah dengan nada berat. Setidaknya ia berharap bahwa apa yang dikatakan Hyukjae tidaklah benar. Bagaimana pun juga, Hyukjae selalu keberatan dengan kedekatannya dan Sungmin. Gadis itu selalu saja berusaha memisahkan Jongin dan Sungmin—walau pada awalnya Jongin tidak peduli dengan sifat Hyukjae.

 

Apa benar Sungmin memiliki namjachingu?

 

Setahu Jongin, gadis itu jarang berinteraksi dengan seorang namja—menurutnya lelaki yang dekat dengan Sungmin adalah dirinya seorang. Walau Sungmin cukup populer di kalangan para namja, tetapi gadis itu jarang terlihat tengah berbincang akrab dengan mereka. Dan Jongin berpikir bahwa teman akrab Sungmin di sekolah hanya Hyukjae dan dia.

 

“Jongin-ah?”

 

Seseorang mencoba memanggil nama Jongin satu kali, dan dalam satu-satuan waktu lelaki itu menoleh ke sumbar suara. Manik matanya menangkap sosok Sungmin yang tengah berlari ke arahnya sambil melambaikan tangan dengan tangan kanan.

 

Lalu tangan kirinya?

 

“Sudah lama menungguku? Maaf, aku kesulitan menemukan bus,” Sungmin melontarkan alasan yang membuatnya terlambat menemui Jongin malam ini. Masih dengan nafas yang terengah-engah, gadis itu mencoba melempar senyum tipis. “Tadi kau mencoba mengunjungi rumahku, yah?”

 

Jongin membalas senyuman Sungmin lalu bangkit dari duduknya, “Kau pindah ke daerah mana?”

 

“Hongdong,” Sungmin menjawab dengan balasan singkat.

 

“Kenapa tidak mengundangku ke rumah barumu?” Jongin kembali bertanya, dan kali ini sudut matanya mencoba melirik pergelangan tangan Sungmin yang bersembunyi di balik saku mantelnya. “Wae?”

 

“Aku tidak tinggal dengan saudara kandungku. Kau tahu, mereka itu ..,” Sungmin merasa sedikit kesulitan untuk menemukan suatu alasan yang cocok. Gadis itu mendengung dan masih mencoba untuk memutar otak demi mendapat kebohongan yang pas.

 

Sedangkan Jongin sendiri—yang sebenarnya memergoki Sungmin tengah mencoba berbohong kepadanya, hanya mencoba sabar dengan memendam segenap rasa kecewanya di lubuk hati paling dalam.

 

“Mereka itu .., teman keluargaku yang tinggal di Seoul! Y—ya! Seperti itu!”

 

Jinjjayo?”

 

Sebenarnya apa hubungan mereka?

 

Bukan sepasang kekasih, atau pun saudara jauh.

 

Mereka hanya sepasang sunbae dan hoobae di sekolah, dan mereka bisa menjalin hubungan sedekat itu karena keunikan masing-masing. Sungmin yang menyukai karakter Jongin yang tidak mudah friendly dan Jongin yang menyukai karakter Sungmin yang lembut. Mereka juga memiliki hobi yang sama, yaitu sama-sama suka menari dan juga menyanyi.

 

Kemampuan menari Jongin berada di level atas, dan itu membuat Sungmin semakin tertarik untuk terus belajar dari Jongin. Karena hal itu akhirnya hubungan mereka semakin dekat.

 

“Sungmin-ah,” Jongin memanggil Sungmin di tengah keheningan yang melanda atmosfir kebersamaan mereka. Walau Jongin lebih muda dari Sungmin, sebenarnya lelaki itu lebih nyaman menggunakan banmal ketika tengah berbicara dengan siapa pun.

 

“Panggil aku noona!” Sungmin mengingatkan.

 

Jongin menghela nafas, “Noona,” sekali lagi ia memanggil Sungmin. “Kata Hyukjae, kau sudah memiliki namjachingu.”

 

“Huh?!” Sungmin reflek mengucapkan sangkalanny dengan nada tinggi—sekaligus menepuk lengan Jongin yang ada di sampingnya. “Bagaimana bisa Hyukjae mengatakan hal yang tidak bertanggung jawab seperti itu? Ah, mwoya?! Jinjja!”

 

Jongin dapat menangkap gurat ketidakpercayaan yang terlukis di wajah Sungmin, dan ia juga bisa menangkap dengan baik respon yang Sungmin berikan atas pertanyaannya tadi. Sedikit banyak, ada suatu rasa lega yang menyusup ke dada. “Jadi, kau belum memiliki namjachingu?”

 

“Tidak!” kepala Sungmin menggeleng dengan gerakan cepat, “Tentu saja tidak! Aku tidak punya yang seperti itu!”

 

“Ah, dahaengida,” tanpa sadar Jongin melukis seulas senyuman.

 

OoOoO

 

Sungmin tampak sedikit terkejut ketika mendapati semua lampu apartemen ini telah menyala ketika ia baru pulang dari jalan-jalan singkatnya bersama Jongin. Dan yang lebih membuatnya terkejut adalah, sosok Kyuhyun yang tiba-tiba keluar dari kamar mandi dengan baju handuknya.

 

“Dari mana?” pertanyaan Kyuhyun terlontar dengan nada dingin yang mencekam.

 

“Jalan-jalan,” jawab Sungmin singkat.

 

Kyuhyun hanya diam setelah ia mendengar penuturan singkat dari Sungmin, setidaknya ia sudah mendapat apa yang ia mau. Kyuhyun tidak akan melarang Sungmin untuk pergi keluar, tetapi setidaknya sebelum gadis itu keluar, ia sudah meminta izin terlebih dahulu. Kyuhyun hanya takut gadis itu diam-diam melarikan diri darinya. Itu akan menjadi sesuatu yang fatal, bukan?

 

“Setelah ini aku harus pergi,” Kyuhyun kembali berucap setelah beberapa saat ia terdiam.

 

“Oh, yeah. Aku mengerti,” lagi-lagi Sungmin hanya memberikan tanggapan yang kurang memuaskan.

 

Sungmin memang sengaja melakukan hal itu, toh Kyuhyun bukan siapa-siapa baginya. Jadi ia berpikir untuk tidak bersikap berlebihan, benar seperti itu bukan? Sungmin tidak akan mencoba peduli dengan apa yang Kyuhyun lakukan.

 

Menurut Sungmin, lelaki itu telah mengambil keuntungan karena Sungmin akhirnya memilih untuk menuruti ucapan Kyuhyun agar tinggal di apartemen ini. Dan sebagai imbalan balik untuk Sungmin, gadis itu memilih untuk melakukan apa yang ia mau—termasuk mengacuhkan Kyuhyun.

 

OoOoO

 

Sungmin menggerak-gerakkan kepalanya yang terasa pegal, sepertinya sepanjang malam posisi tidurnya salah. Dan yang membuatnya paginya menjadi lebih buruk adalah, ia tak menemukan sosok Kyuhyun di samping tubuhnya. Sungmin tidak tahu, apakah lelaki itu ‘belum’ pulang atau malah ‘tidak’ pulang. Dia seperti orang lain saja, pulang-pergi seenaknya.

 

Untuk apa aku peduli?

 

Gadis itu tetap melanjutkan langkah menuju sekolah, menyingkirkan segala sesuatu tentang Kyuhyun yang masih menyangkut di otaknya. Dia tidak mau memikirkan lelaki asing itu, dan ia juga tak mau merasa terganggu karena hal bodoh seperti itu.

 

Tetapi, apa yang akan ia lakukan dengan dua ticket musikal ini?

 

Kyuhyun meletakkan dua ticket pertunjukan musikal di meja makan, dan menurut Sungmin lelaki itu menyuruhnya untuk datang, bukan? Sebenarnya Sungmin tidak mau tahu dengan pertunjukan musikal Kyuhyun. Tetapi, sekiranya ia merasa tertarik karena ia belum pernah menonton pertunjukan musikal. Hyukjae bilang pertunjukan musikal itu menakjubkan, dan karena hal itu akhirnya Sungmin ingin pergi.

 

Tapi dengan siapa?

 

“Selamat pagi,” Sungmin mengucapkan salam ketika ia masuk ke dalam kelasnya. Gadis itu langsung mendudukkan diri di bangku lalu mengeluarkan beberapa alat tulisnya. Ia menoleh ke arah Hyukjae lalu mencondongkan tubuhnya. Ia berbisik, “Hyukjae-yaah ..”

 

“Hm? Ada apa?” Hyukjae menolehkan kepala.

 

“Aku punya dua ticket musikal,” Sungmin merogoh kantong seragamnya lalu mengeluarkan dua lembar ticket. “Kau mau pergi denganku?”

 

“Benarkah? Kapan?” Hyukjae meraih ticket yang ada di genggaman Sungmin lalu memperhatikan ticket itu selama beberapa saat. “Kau membeli dua ticket ini? Jinjjayo?”

 

“Apa maksudmu?”

 

“Ini ticket pertunjukan musikal yang dibintangi oleh Cho Kyuhyun, penyanyi terkenal itu!” Hyukjae menjelaskan dengan penuh semangat, jiwa fansgirl-nya berkobar. “Ini pasti tiket mahal!”

 

“Jinjjayo?”

 

“Hm, yang kutahu pertunjukan ini adalah proyek terbesar yang diadakan oleh pihak penyelenggara. Karena itu mereka mendatangkan Kyuhyun,” Hyukjae menjelaskan dengan nada pelan.

 

Aku tidak menyangka ini adalah tiket mahal.

 

Sungmin hanya membatin di dalam hati ketika ia menanggapi ucapan frontal Hyukjae tentang perkiraan harga dari tiket yang ia dapat dari Kyuhyun tadi pagi. Sebenarnya ia tak pernah menebak—atau bahkan tak pernah menaruh peduli dengan harga dari tiket ini. Tetapi setelah Hyukjae mengatakannya, Sungmin jadi merasa sedikit merasa bersalah jika ia tidak datang nanti malam.

 

Lalu, apa ia harus datang sendiri?

 

Tidak lucu!

 

“Sungmin noona,” seorang lelaki menepuk pundak Sungmin lalu muncul dari arah belakang, menyingkirkan tubuh Hyukjae yang berada di samping Sungmin dengan kehadirannya. “Nanti malam kau tidak akan bolos kerja lagi, ‘kan?”

 

“Ck, apa-apaan anak ini?” Hyukjae berdecak sebal kepada seseorang yang telah mengganggu perbincangannya dengan Sungmin. Ia melirik Jongin dari sudut matanya dan melempar tatapan sinis yang begitu kentara.

 

“Sudahlah, Hyukkie,” Sungmin hanya mampu tertawa singkat sambil menyenggol tubuh sahabatnya dengan ujung siku. Kemudian setelah itu ia menoleh ke arah Jongin dan tersenyum lebar, “Tentu saja aku akan mulai bekerja lagi,” jawab Sungmin.

 

“Syukurlah,” Jongin menimpali—tanpa mencoba peduli dengan tatapan sinis yang dilayangkan Hyukjae untuknya. “Apa nanti setelah selesai bekerja, kau ada waktu lain?”

 

“Sepertinya aku harus pergi, aku tidak mau menjadi obat nyamuk,” akhirnya Hyukjae berucap sambil melirik wajah Jongin kemudian kembali menjatuhkan pandangan ke wajah Sungmin. “Oh ya, lebih baik kau pergi dengan kekasih barumu itu. Bukankah dia sudah memberikan gelang cantik itu kepadamu? Aku pergi dulu, Sungmin!”

 

Hyukjae langsung melesat pergi dengan langkah santai setelah ia mengatakan suatu hal kepada Sungmin. Tentu hal itu ia lakukan untuk menjatuhkan mental hoobae-nya di kelas menari, siapa lagi kalau bukan Jongin? Tentu Hyukjae mengatakan hal seperti itu dengan tujuan pribadi.

 

Dan Jongin yang mendapat sindiran lembut itu hanya mampu mengangguk—lalu diam-diam melirik ke arah pergelangan tangan Sungmin. Dia sempat dikejutkan dengan gelang cantik yang melingkar di sana, dan itu membuatnya merasa sedikit curiga. Bagaimana pun juga, Hyukjae adalah teman yang paling dekat dengan Sungmin—dan setahu Jongin, Hyukjae tak akan mampu berbohong untuk hal semacam itu.

 

Jadi, kemungkinan Sungmin memang sedang menyembunyikan sesuatu.

 

“Jadi gelang itu pemberian kekasih barumu?” Jongin berusaha berucap kata dengan menambah sedikit candaan di setiap nada yang terdengar. “Kemarin malam, kau bilang masih single.”

 

Mwoya?” Sungmin segera menarik tangan kirinya dan menyembunyikannya di balik punggung. Walau ia terlihat gugup, namun gadis itu tetap berusaha menutupinya dengan baik. “Aku tidak berbohong. Aku benar-benar tidak punya pacar!”

 

“Jadi Hyukjae berbohong?”

 

Sungmin mengangguk, “Seperti itulah ..”

 

Jongin mencoba mengerti walau sebenarnya itu sulit untuk dilakukan. Tetapi, memang seharusnya ia lebih mempercayai Sungmin—bukan orang lain yang tidak terlalu dikenalnya. Jongin yakin jika Sungmin berkata jujur, dan ia senang ketika Sungmin mengatakan fakta bahwa ia masih belum memiliki kekasih.

 

“Jongin-ah,” Sungmin memanggil Jongin yang tampak melamun. Ia memandang lelaki tampan itu dengan mata bulatnya yang bersinar, “Kebetulan sekali aku punya dua tiket untuk menonton pertunjukan musikal nanti malam. Apa kau mau pergi denganku?”

 

OoOoO

 

Kyuhyun terlihat memandangi layar ponselnya sepanjang waktu berjalan—sebelum pertunjukan musikalnya dimulai. Telapak tangan lelaki itu tak pernah lepas dari ponsel pintarnya barang sedetik pun. Bagaimana pun juga, dia sedang menunggu telpon dari seseorang—yah walau pun kemungkinannya sangat sedikit untuk menerima telpon dari ‘dia’.

 

Tetapi setidaknya Kyuhyun mencoba untuk bersabar dan terus menunggu, mungkin saja gadis itu akan menelponnya untuk memberi tahu bahwa ia akan datang ke acara musikalnya. Setidaknya Kyuhyun mencoba untuk berpikir positif.

 

Namun sepertinya penantian Kyuhyun untuk menerima telpon dari Sungmin berujung sia-sia. Sampai saat ini ia tak kunjung mendapat panggilan telpon dari Sungmin. Lalu waktu yang terus berjalan membuatnya harus meninggalkan ponselnya di tangan sang manajer kemudian berakting dengan baik di atas panggung.

 

Mungkinkah Sungmin akan datang?

 

Kyuhyun sudah memberikan dua tiket VIP dengan nomor bangku urutan ke-lima dan enam, itu berarti posisinya berada tepat di hadapan panggung. Alasan mengapa Kyuhyun memberi dua tiket untuk Sungmin, karena ia ingin melihat seperti apa teman dekat Sungmin. Kyuhyun tidak akan membiarkan Sungmin pergi seorang diri.

 

Sebelum Kyuhyun benar-benar berada di atas panggung untuk berakting dan bernyanyi, sebaiknya ia mengintip suasana panggung dari balik tirai.

 

Ternyata banyak sekali penonton yang datang di studio besar ini, dan hampir semua tempat duduk sudah terisi. Bola mata itu masih terus berputar, menyisir setiap jengkal ruangan yang dipenuhi oleh kursi penonton.

 

Lalu pada akhirnya, pandangan Kyuhyun jatuh pada sesosok seorang gadis, gadis cantik dengan mantel berwarna merah marun. Dia berjalan dengan seorang pria tinggi, dengan tangan yang tampak saling terpaut. Mereka saling melempar senyuman manis, dan Kyuhyun dapat menangkap dengan begitu jelas raut malu-malu yang Sungmin tunjukkan.

 

Siapa lelaki itu?

 

Teman dekat Sungmin?

 

Atau kekasihnya?

TBC

 

Ternyata banyak yang complain tentang perasaan Kyuhyun yang aku buat terlalu gampangan, yah? Aku akan membahasnya di suatu chap, jadi kalian tidak perlu khawatir atau terus menagihku seperti itu.

 

Itu adalah sebuah misteri, dan seharusnya kalian menunggu setiap kejutan yang akan tersaji di setiap chapnya.

 

Sama sekali nggak lucu kalau aku mengatakan ada sesuatu di balik perasaan Kyuhyun saat ini. Hehehee

 

Dan untuk KaiSoo ..

 

Kenapa saya menggunakan KaiSoo? Bukan pairing di SJ?

 

Well, alasan sebenarnya adalah aku tertarik dengan pair baru dari member EXO. Bukan hanya Kaisoo, melainkan HunHan, KrisTao, ChanBaek, dan yang lain.

 

Aku ingin memberikan sedikit warna baru dalam karya ffku dengan mendatangkan pair yang juga baru. Dan karena aku suka mendatangkan orang ketiga (Yang di ffku dulu sering sekali menggunakan Donghae, Siwon. Bahkan Jungmo, Victoria, dan Seohyun yang bukan member Super Junior), lambat laun aku merasa harus memanggil orang lain.

 

Readers ..

 

Aku menghargai setiap kritik dan saran dari kalian. Tetapi, alangkah baiknya jika kalian bisa menerima setiap pair dengan suka cita. Aku tidak peduli apakah kalian membenci EXO dalam dunia nyata—itu adalah hak kalian dalam memilih—, tetapi kuharap kalian bisa mencintai pair di ffku seperti kalian mencintai KyuMin.

 

Maaf jika noote di chap kali ini sangat panjang dan membosankan—bahkan menyebalkan—untuk dibaca. Dan aku rela meminta maaf jika di ffku yang akan mendatangkan ada kesan kurang memuaskan—tidak seperti ff-ff sebelumnya. Tetapi aku akan senang sekali jika kalian mau mengerti dan mendukungku. Dan akan terus berusaha untuk menghibur kalian yang masih mau menerima karya tulisnya secara apa adanya.

 

Semua pilihan ada di tangan kalian, guys.

 

Terimakasih telah membaca keluh-kesahku … Senang sekali bisa mengungkapnya kepada kalian. Kuharap kalian tidak tersinggung atau yang lain.

 

Nagih KyuMin part? Ada di lain chap kok. Tenang sajaaa~

 

See  you in next chap!

94 thoughts on “My Secret Idol | KyuMin | Chap 3/? | Genderswitch | T+ | Romannce |

  1. makin menarik and bikin penasaran. Min juga masih ragu2. Liat min jalan dgn cowok lain wah si kyu bakal marah besar nih. Ditunggu chap selanjutnya.

  2. Kyu pasti bakal jealous banget nanti abis kelar musikal dan ketemu di apartment mereka… Hahahah terus mingnya diomelin-___-

    Kyungsoo nya belum muncul ya? Haha
    Bytheway ternyata kai temen sekolah sama temen kerjaannya ming toh..

  3. Seru dech cerita’y.. ditunggu chap tentang perasaan kyu..
    Lebih suka kyu yg naksir min dluan dripd min yg naksir kyu dluan.. hehehe
    Chapter depan kilat lg yaaa.. hihihi
    Fighting

  4. Memang jongin itu siapa sih actor atau OC…aku sih ok ok saja tapi disini kyuhyun beneran deh kek setan bukannya gampangan ..ming bener-bener galau ya kesiaaaannnn

    Semangat buat author jangan sedih ne🙂

  5. Aigoo. Ming kenapa ga ajak Hyuk aja?? Kali ini aku setuju sama Hyuk. Warna baru. Kyu yg tersiksa skrg. Ming punya lelaki idaman lain😀

    Sip sip. ditunggu next ch. ^^ penasaran

    hhhmm.. aku akan coba. sebenarnya bukan karna apa2. tpi seblum mmutuskan mnyukai KyuMin. aku emg cuma baca Ff yg castnya SJ. rasanya udh feeling sma sj. klo pun bca dg cast mmber lain. aku coba mnghargainya krna udh di tag tmen. hehe jdi curcol. aku cma ga pngen ada ksalahphaman. ^^

    Yg pasti lnjut aja yah !! aku akan coba ^^

  6. akhrnya updte juga….
    hem it apa sungmin pnya rasa ma kai?? knpa ga ngajak hyukie aj hemm…
    lanjut … lanjut… hehehehe

  7. huaaaaa kenapa pendek syekale di part ini? T.T gapapa kok pake cast dari exo atau apa.. itukan hak kamu kak.. semangat aja tetep nulis, tetep nunjukin dan ngembangin bakat^^

  8. Pendatang baru.maaf baru komem di part ini,

    Aku kira jongin adiknya yesung ternyata kai.
    Kayaknya karakter jongin di sini cukup menyebalkan,gak rela,😦
    Dan kyu mesti nyiapin hati buat menghadapi sungmin.

    Di tunggu next part ny

  9. aku tau past ada cerita kenapa kyu bisa segitu dalamnya suka sama ming. kyu sabar ne? ming masih SMA, jadi kemungkinan labilnya masih ada hehe
    kyu hwaiting
    authornya juga hwaiting^^

  10. yahhh…. ada yang cemburu deh ni
    min montonnya bareng jongin si
    bukan hyukkie

    akuilah min kalau kau memiliki namjachingu😄
    agar jongin tau
    cintanya bertepuk sebelah tangan

    nextttt…..

  11. penasaran, sama apa yang bakal kyu lakuin setelah ming bawa jongin ke musical dramanya dia?????

    jangan lama-lama yahh next caphnya.. ~~

  12. ko chap ini lebh cndong k sungmin,kyu dpt partnya dkit,but i believe,ntar bkaln ada part kyumin yg lebh huwaw..hhe,
    chingu,ratenya T+,tp ko rasa”nya kya T aj dah,apa suatu sat nti bkal naek rate?
    Aku tnggu next chap chingu,

  13. Ya ampun kayanya baca part ini cepet banget /kkkkkk~

    Nunggu2 banget kelanjutan ffnya ternyata udah lanjut aja😀

    Lanjut, banyak misteri nih kayanya nih ff ini yang belum terbongkar🙂

    Apalagi tentang perasaan kyuhyun terhadap sungmin, dan tentang semuanya (`▽´)-σ

    Ditunggu next chapnya🙂
    Aku suka ko kalo ada orang ke3nya di ganti walaupun belum terbiasa, tapi aku mencoba menghargai ffmu chingu🙂

    Keep writing ff for all readers ^_^

  14. Yeaay sungmin balik lg ke apartmen kyu. Gelang yg di kasih kyu bener2 berhasil bikin ming ngeh klo sdh terikat sm kyu. tp biarpun udh ngeh ming -nya tetep g mw ngakuin dan terus hts -an sm kai.chapter ini bwt aku,kyknya agak kurang greget. Tp tetep bikin aku gemes sm part pertamanya ming. Bwt alasannya kyu, biarlah jd misteri smp saatnya terungkap.bwt pair exo -nya aku suka, dan lumayan suka jg sm exo (coba pake hunhan :p).bwt kmnya semangat bwt bikin lanjutannya ♥

  15. jongin itu siapa? #aku gatau beneran ^^
    aigoo kyu cemburu gak yaaah
    atau malah makin ngotot ngejar min..
    atau malah ngejauh tp ky nya ga mungkin kl itu ya🙂
    kyu nya numpang lewat doang dichap ini yaa T.T

  16. Weeh,itu yg aku maksud thor,ada yg ketiga nya hahahah

    Keren thor,tpi blum ngerti apa mksud perasaan kyuhyun ke sungmin?
    Tpi mnurut ku udah keren thor tinggal next chapt aja hahah,
    Update kilat thor

    Fighting

  17. kyuhyun cemburu yeay hehehehe
    kai ternyata suka ya sama min hehehe
    kenapa hyukjae engga suka banget kalo min sama jongin ya
    apa karena jongin lebih muda
    tapi min sebenernya suka ga ya sama jongin
    atau dy udah suka sama kyuhyun
    buktinya min engga berani kabur dari rumah kyu
    setelah tau min dtg sama co
    kyu bakal ngapain ya
    makin penasaraaaannn
    apdet kilat yaaaa
    semangat

  18. bagus ceritanya walaupun harus agak mikir tentang perasaankyu ma sungmin,klo aku mo nambah cast siapa aja gak masalah yg penting pemain utamanya kyumin,fighting eonni

  19. hhohohoho…senyum gaje waktu hyukja mengintrogasi sungmin,jongin apa lg

    hayooi ngaku,ngakuuuu…..xDD

    sungmin mengidolakan kyupil,n kyupil mengidolakan sungmin

    hayoooi ngakuuuu…
    (`▽´)-σ /nunjukkyumin

  20. Huuuueeee itu kyu ga jelasin knpa dia bisa suka ama ming ??
    Aku msih cukup bingung sih ama itu
    Jangan bilang kalo ming suka ama kai ya ??
    Waduhh , kyu bisa ngamuk nihh
    Kurang panjang eon chap ini
    Tp ditunggu yaa nextnyaa ^^
    Hwaitingg!

  21. Oh tdk,, pzti kyu cemburu nich…

    Oea, kog chingu ngmong gtu sii?
    Malah aq suka bget klo tiap chap ny pnjang2. Lbh puas bca ny. Hehe
    Dan yg paling pnting, ff ny chingu ga bkalan bkin bosen. Malah smakin menarik n bner2 bkin pnsaran.
    Pkog ny d lnjut yach?! Fighting!!
    Hehe🙂

  22. Hahahaha akhirnya minnie memutuskan untuk kembali ke rumah kyu…. n kyu cemburu sama jongin ya???
    apalagi minnie n jongin nonton bareng… wkwkwk kyu ga konsen pas konser itu…

  23. aku semakin penasaran lanjutannya bakal gimana, ceritanya ringan khas dunia remaja. aku setuju kalo di masukin cast baru di ff kyumin, biar ga muluk-muluk itu aja orangnya. biar ada warna baru gitu, udah eonnie jangan denger kata yang ga suka, toh ini juga karya mu kan?🙂 semangat !!

  24. waaaa sungmin malu2 heebum(?) pas gandengan sm kai??? kkkk
    hueheeheee aku bisa banyangin nih KaiMin gandengan kkkk😄
    eaaa cho kyu jelesssss, oke cuss next chapt!

  25. Punya perasaan khusus kah Min ke Jongin??eeee coz sdkt mencurigakan…
    Waduh smga apa yg dilihat Kyu ga mempengaruhi penampilanny d musikal^^’

  26. Wahh kyupa cemburu atau appa tuh ?

    Di kasih tiket vip konser kyu ? Mau mau mau …
    Hehehe

    Kyumin moment nya mana jiyoo , ko gak adda kyumin moment yg sweet nya ? Hehe , dikit nagih

    Next chap ajja:)

  27. sbnrny msh blm ngrti knp kyu trobsesi bgt sama ming.trs yg mslh pair kaisoo yg mncul dluan kai kan? nth knp aq bca ny. g dpt feel sma sekali.jd ngeblank

  28. ohookks kasian kuyun poteeekk ~ ming pergi ama cwok lain di drama musikalnya .. pukpuk buat my baby kyu /? xDD
    oke mau lanjut ke next chap❤

  29. disini sungmin jahat bgt dikasih tiket sama kyu malah ngajak jongin sampe mesraa gitu lagi seharusnya minnie ngehargain perasaanya kyunnie:(

  30. Kyu nya tergila”, eh malah sungmin nggak mau ngakui😦 emang sih belum resmi, tapi gimana gitu.. Kasian kyuhyun😥

  31. ming ngajak jongin nnton dramus kyu..
    ming gk sensitif nih,kyukan cinta sma min
    min mlhn ngajak cwo lain😦

    kyu sma aku aja sini…xD

  32. sosok jongin itu klo di dunia nyata nuguya??? g ad byangan. q mlah byangi jong jin dongsaeng yesung. oke q trima pair dri exo mski di dunia nyata g trlalu respect ma mreka tpi ini cuma ff jdi okelah

  33. Bagus banget critanya..aq reader baru…halo…aq suka banget sma ff mu..makasih ya udah ngeluangin waktu buat bikin ff..aq tunggu crita selanjutnya..makasih

  34. apakah kyu akan cemburuuu??
    knp ming gk peka bgt sih. bikin gigit jari.
    gk suka sama kai yg sok deket dan suka ming.
    pergilah kau kai. ada D.O yang menunggumu kedatanganmu d sana.
    jangan ganggu kebahagiaan eomma appakuuu
    ToT.
    nice ff. izin lanjut baca ya yeoppo eonniii.
    Fightinggg!!!
    love youuu<3<3<3

  35. iyaa pasti ada sesuatu yang ngebuat kyuhyun mudah banget jatuh cinta ama ming -,-
    knapa perginya gag sama hyuk aja kasian kyu cemburu😦
    yah walopun aku gag suka exo tapi yahh gag tak ambil pusing membernya ikut andil di ff😀

  36. ternyata sungmin perginya sama jongin yaa,,di kira sama hyukie,,
    kalo begini sih kyuhyun pasti cemburu dan pasti waktu sungmin pulang kyuhyunnya banyak bertanya deehh..

  37. Oke deh thor… ditunggu penjelasannya… wah kyu cemburu tdk ya…. dan sungmin kyknya ngak menjaga perasaan kyu sih… mungkin nanti kali ya… oke lanjut ya thor

  38. Author.. jeongmal mianhae.. d chap sebelumnya aku dobel masukkin comment, karena salah aku, aku pikir chap satu blm kasih comment, ternyata commentnya di chap 2 n baru sadar salah comment pas udh comment untuk chap 2.. jeongmal mianhae TT~TT

    huwaaaa kenapa min jadi pegi ama jongin??? kenapa bukan hyukkie… kan kasian kyu TT~TT. moga-moga min lebih ngerti lagi akan perasaan kyu..

    oke thor.. aku mah suka smua pairingnya n aku suka smua anak2 SME hehehehe
    karena aku salut sama semua artis, mereka ga secara gampang jadi terkenal seperti sekarang, kita aja belum tentu bisa kaya mereka.. salute for all of them n for their hardwork

    sorry kalo commentnyaa kepanjangan ^^v

  39. kirain ming jadi ngajakin hyuk, ehhh..gk taunya malah ngajakin Jongin..BT deh -,,- huweee~ uri daddy nglyat ming dgandeng ma namja laen ya? pasti dya sedih ><

  40. Jongin itu TTM nya min kyu hahaha….
    Abis liat min dan jongin kencan, kyu pasti langsung beraksi!
    Lanjut ya…
    Makin seru

  41. Sebenarnya saya tidak terlalu kenal sama member exo, jd sedikit sulit ngebayanginnya,, saya cuma tau chanyeol dan itu juga karna roommate *malahcurhat
    Tapi suka liat kyu cemburu ☺️ Pasti bakalan dapat hukuman tu si ming bahaha

  42. Kenapa Sungmin bilang ke Jongin kalau dia belum punya kekasih? Kasihan kan Jongin dikasih harapan begitu. Atau Sungmin juga suka sama Jongin?
    Bagaimana reaksi Kyuhyun waktu lihat Sungmin dan Jongin?

  43. Yah masak ming gak mau ngakuin udah punya pacar-_-
    Kan kasian kyu nya
    yah jangan salah paham ya kyu, ming pake pergi sama jongin lagi
    awalnya aku kira jongjin setelah aku baca lagi ternyata jongin wkwk😀

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s