Wedding Plan | KyuMin | Chap 13/13 | Genderswitch | T+ | Drama , Hurt |

Wedding Plan

 

Genre : Romance , Drama

 

Rate : T++

 

Pairing : KyuMin

 

Part : 13/13

 

Warning : Genderswitch , Miss Typo(s)

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. Ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

Summary : Perjodohan memang selalu ada dan mengikat keluarga-keluarga bangsawan. Perjodohan adalah langkah untuk mempertinggi nama dan martabat keluarga. Semua telah direncanakan, tidak ada yang boleh menolak, semua harus menerima. Tak masalah jika perjodohan itu harus mengorbankan perasaan salah seorang terkasih. Perjodohan akan tetap berjalan.

“Kau habis menangis, ‘kan?” Kyuhyun mencoba menebak dan menelusur lewat pandangan matanya yang tajam. “Ayo katakan sajaa ..”

“Aku tidak habis ..”

“Kau menangis karena Donghae kembali ke Jepang?”

Pertanyaan gamblang dari Kyuhyun sukses membuat Sungmin tak mampu mengelak dengan sepatah kata. Mata berair wanita itu kini terarah tepat ke arah wajah Kyuhyun, seolah melontarkan pertanyaan semacam ‘dari mana kau tahu?’ atau sejenisnya. Ada perasaan tidak enak merasup ke dada saat Sungmin menemukan sedikit gurat kekecewaan terukir di wajah Kyuhyun. Jika ia masih terus bungkam dan menyembunyikan semuanya, mungkin Kyuhyun akan semakin kecewa. Oh, Sungmin tak akan membiarkan itu terjadi.

“Dia temanku satu-satunya, temanku yang mau mendengarkanku,” jawab Sungmin pada akhirnya. Ia menghela nafas pelan dan mencoba melukis seulas senyuman. “Gwaenchanha ..,” kata Sungmin sambil meremas telapak tangan Kyuhyun di perutnya. “Moodku akan berubah baik jika suamiku ada di sini.”

OoOoO

Sifat Kyuhyun mendadak berubah menjadi lebih perhatian kepada Sungmin semenjak Donghae meninggalkan Korea. Dia meluangkan lebih banyak waktu untuk menemani istrinya yang sedang hamil, dan menuruti segala perkataan Sungmin.

Kyuhyun masih keras kepala seperti dulu. Namun untuk sekarang ini, ia lebih sering memilih untuk mengalah dengan keputusan istrinya. Dia tidak setemperamental seperti dulu, Kyuhyun yang sekarang ini tidak suka bertengkar—terkadang ia mampu bersikap romantis untuk menggoda Sungmin.

Sedikit banyak ada perubahan positif di diri Kyuhyun, dan itu membuat Sungmin bisa bernafas lega. Hari-harinya sebagai calon seorang ibu terlewati dengan begitu ringan. Bahkan masa kehamilannya yang pertama ini adalah masa terbaik selama hidupnya.

Kyuhyun adalah suami terbaik sepanjang masa, Sungmin yakin lelaki itu telah mampu membuka hati untuknya.

OoOoO Skip Time OoOoO

Sungmin berjalan tertatih-tatih dengan perut besarnya menuju dapur, mencari air mineral dingin untuk menyegarkan tenggorokannya yang serasa kering. Ini pukul dua malam, dan dia tiba-tiba haus saat terbangun dari tidur beberapa menit lalu. Rasanya tidak mungkin membangunkan Kyuhyun karena Kyuhyun baru saja lembur kemarin—sedikit banyak Sungmin merasa iba.

Lagi pula hanya perlu berjalan ke dapur dan mendapatkan air mineral itu. Hal itu bisa Sungmin lakukan sendiri.

“Segarnyaa ..,” Sungmin bergumam setelah usai meneguk setengah dari isi botol air minenal dari dalam kulkas. Ia mengelap bibirnya lalu mengalihkan pandangan ke dalam kulkas, “Sepertinya makan buah kiwi akan jauh lebih menyegarkan. Hm, sepertinya Kyuhyun baru membelinya beberapa hari lalu.” Sungmin masih berusaha mengubek isi kulkas dan berusaha menemukan potongan buah kiwi yang sekiranya ia simpan di sana.

“Sungmin?”

Sebelum Sungmin sempat menemukan apa yang ia cari, suara serak khas milik Kyuhyun terdengar—cukup mengangetkan memang. Sungmin pun menegakkan tubuhnya lalu berbalik menatap Kyuhyun, “Apa kau melihat potongan buah kiwi di kulkas?”

“Buah kiwi?” lengan Kyuhyun bergerak menutup pintu kulkas lalu menggaruk tengkuknya yang meremang. “Kemarin malam sudah kumakan sampai habis.”

“Apa?!” Sungmin berujar sambil mengerucutkan bibir, melukis raut kecewa sekaligus ngambek. “Kenapa kau memakannya? Aku sedang ingin makan buah kiwi.”

“Besok aku akan pergi ke supermarket dan membelinya untukmu. Sekarang, ayo kembali tidur,” Kyuhyun berusaha menuntun Sungmin untuk kembali ke kamar—melanjutkan tidur mereka. Hei, Kyuhyun masih sangat lelah saat ini. Baru saja ia bisa tertidur nyenyak setelah melewati masa lemburnya. Dan sekarang Sungmin merengek karena kemarin ia memakan buah kiwi di kulkas.

“Tapi aku ingin makan buah itu sekarang, Kyu,” Sungmin memukul lengan Kyuhyun dengan kepalan tangannya dan merajuk. “Aku ingin sekarang, bukan besok.”

“Sungmin, ini masih pukul dua pagi. Tidak ada pasar buah yang masih buka,” Kyuhyun masih melontarkan kalimat untuk membujuk istrinya. “Besok pasti aku akan membelinya. Aku berjanji.”

“Tapi aku tidak akan bisa tidur kalau aku belum makan buah kiwi,” Sungmin akhirnya menyerah dan menuruti Kyuhyun untuk kembali ke kamar mereka. Walau sebenarnya ia merasa dongkol, tapi tetap saja Kyuhyun terlalu lelah untuk pergi ke luar saat ini.

“Sekarang tidur, hm?” Kyuhyun merebahkan tubuh Sungmin dan ikut berbaring di sampingnya.

Sungmin hanya diam bergeming ketika Kyuhyun memeluknya dengan begitu erat sekarang ini. Yang ada dipikirannya sekarang ini adalah buah kiwi yang segar, yang berwarna hijau dan berair—sangat juicy. Sungmin membayangkan buah itu berulang-ulang, membuatnya berulang kali meneguk air liurnya sendiri.

Buah kiwi itu sangat menyegarkan ..

“Kyuu ..,” Sungmin memanggil nama suaminya yang sedang tertidur pulas. Tidak mendapat respon yang ia inginkan, Sungmin pun mengulang panggilannya dan menggoyang lengan Kyuhyun. “Kyuu ..”

Laki-laki itu terganggu dengan tindakan Sungmin, dengan amat sangat terpaksa ia membuka kelopak mata. “Ada apa lagi, Ming?”

“Aku ingin makan buah kiwi,” kata Sungmin pelan. “Bukankah swalayan di ujung jalan bukan 24 jam?”

“Besok saja ..”

“Aku ingin sekarang, Kyu ..”

“Sungmin!” Kyuhyun tiba-tiba bangkit dari tidurnya dan memandang Sungmin dengan mata merahnya yang dihiasi kantung mata berwarna hitam. “Ini pukul dua dini hari dan kau menyuruhku untuk pergi keluar membeli buah kiwi? Yang benar saja!”

“Tapi aku ingin makan ..”

“Tidak! Aku lelah!” Kyuhyun memutuskan untuk berbaring membelakangi Sungmin dan menulikan telinganya untuk malam ini.

“Kyu .., hyun ..”

Tiba-tiba sesuatu yang berada di dalam perut Sungmin bergerak-gerak cepat dan menciptakan suatu getaran aneh yang menjalar ke seluruh tubuh. Tubuh wanita itu menegang selama beberapa saat untuk menahan rasa sakit.

“Kyuu ..,” Sungmin mencoba memanggil Kyuhyun, tetapi lelaki itu masih kukuh dengan posisi tidurnya yang membelakangi Sungmin. Oh, jangan menyuruh Sungmin berteriak. Tenggorokan Sungmin pun terasa tersumbat oleh keterkejutannya ini.

“Aku tidak akan keluar untuk membeli kiwi, Min ..”

“Kyu ..” Sungmin masih memandang pahanya yang perlahan mulai basah. “Sepertinya air ketubanku pecah ..”

“Huh?” Kyuhyun langsung terhenyak dari tidur ketika gendang telinganya ditembus oleh pernyataan Sungmin. Lelaki itu itu pun segera bangkit dari tidurnya untuk memastikan kebenaran dari ucapan istrinya.

“Air ketubanku pecah, Kyuu ..,” Sungmin merengek lalu mengelus perutnya yang terasa mulas. “Eoddeokhae ..”

Aigoo! Aigoo! Apa yang harus aku lakukan?!” Kyuhyun hampir terjungkal dari tempat tidur ketika melihat paha serta kaki istrinya telah basah karena sesuatu yang lengket. “Apa kau bisa berjalan? Kita harus ke rumah sakit. Aigoo!” Kyuhyun berusaha merangkul tubuh Sungmin.

Kepala Sungmin menggeleng, “Tidak bisa. Tidak bisa, hiks. Kyuhyuuun .. Air ketubanku pecah ..”

“Tenang, Ming .. Aku akan panggil ambulans!”

“Kyuhyuuun …”

OoOoO Skip Time OoOoO

“Hiks .. Euuung!”

Suara tangisan bayi mungil yang berbaring di tempat tidurnya kini samar-samar terdengar oleh dua orang dewasa yang tertidur di ranjang lain. Salah seorang diantaranya sedikit terusik, namun sepertinya ia masih bersikap acuh dengan bersikap seolah-olah tidak mendengar apa pun.

“Aaa .. hiks ..”

Tangisan itu masih terus berlanjut, menunjukkan bahwa sang malaikat mungil tengah meminta perhatian dari dua orang dewasa itu. Dan karena Kyuhyun masih memiliki perasaan sebagai seorang ayah yang bertanggung jawab, akhirnya ia memilih untuk membuka kelopak mata lalu membangunkan istrinya.

“Sungmin, Hyunnie bangun,” katanya sambil menepuk-nepuk pipi Sungmin dengan gerakan lembut.

Sungmin yang tidur tepat di samping kiri Kyuhyun kini menggeliat saat merasa bahwa tidurnya tengah diganggu seseorang. Samar-samar ia mendengar tangisan bayi yang bernada rendah. “Hm?”

“Hyunnie bangun,” kata Kyuhyun—satu-satunya orang yang berani membangunkan Sungmin malam ini.

Tanpa mencoba menjawab dengan kata-kata, Sungmin bangkit dari tidurnya kemudian menghampiri bayi mereka yang memang sedang menangis. Wanita itu menggendong dan menimang anak pertama mereka sembari menyanyikan lagu lullaby.

“Sepertinya dia lapar,” kata Sungmin sambil memainkan jemarinya di sekitar mulut Hyunmin—bayi mereka. Ia pun membawa Hyunnie ke atas ranjang dan membaringkannya di samping Kyuhyun. “Jaa .. Tidur di sini dengan appa, hm?” katanya seraya membuka kancing piyama.

Kyuhyun kembali membuka kelopak matanya kemudian menatap bayinya yang sedang menyusu kepada ibunya. “Enak sekali dia. Tengah malam membangunkan orang lalu menyusu kepadamu.”

“Eiih, dia ‘kan masih bayi ..,” Sungmin menanggapi ucapan suaminya walau merasa enggan. “Lagi pula dia hanya lapar.”

“Aku juga lapar,” kata Kyuhyun—tanpa melepaskan pandangannya pada mulut Hyunmin yang sibuk menyesap ASI dari ibunya.

“Kau ingin makan juga? Nanti aku masakkan ramen ..”

“Aku tidak ingin makan ramen,” Kyuhyun menolak. “Aku juga ingin menyusu ..”

Plak!

“Dasar tidak tahu malu ..”

Sungmin menyindir setelah ia melayangkan geplakan tangannya di atas kepala Kyuhyun. Walau semburat merah sempat terlukis di kedua belah pipinya, tetap saja Sungmin merasa marah dengan ucapan Kyuhyun yang kelewat frontal. Bayangkan saja, ia mengatakan hal itu tepat di hadapan anak pertama mereka.

“Tapi kau tahu sendiri ‘kan, Min .. Aku tidak pernah menyusu kepada .., akh!”

Untuk yang kedua kali, Sungmin memukul kepala Kyuhyun sebelum lelaki itu menyeleseikan ucapan kotornya. “Berhentilah mengucapkan hal seperti itu di hadapan Hyunnie, Kyu!”

“Ck .. Ck .. uri eomma marah karena membelamu, Hyunnie,” Kyuhyun menoel-noel pipi Hyunmin lalu mengerucutkan bibir.

Mata bulat milik Hyunmin hanya menari-nari ke segala arah, menatap Kyuhyun dan Sungmin bergantian. Namun, tak lama setelah ia menyusu kepada Sungmin, lambat-laut bayi mungil itu terlelap jua.

“Sepertinya dia sudah tertidur, Min ..,” Kyuhyun melongok menatap kelopak mata Hyunmin dan memastikan bahwa anak mereka telah benar-benar tidur. Pandangannya pun beralih menatap wajah lelah Sungmin kemudian tersenyum tipis, “Dia sudah tidur.”

“Biarkan Hyunnie tidur dengan kita, Kyu,” Sungmin yang memang sudah sangat lelah menanggapi dengan lirih.

“Bagaimana Hyunnie bisa tumbuh menjadi anak mandiri jika dia terus kau dekap seperti itu, Min? Dia ‘kan punya ranjang sendiri!” Kyuhyun melontarkan alasan yang terkesan dibuat-buat. “Sudah, biar aku saja yang menggendong Hyunnie,” akhirnya Kyuhyun mengangkat bayi mungil itu dan membawanya ke tempat tidur bayi. Setelah itu ia segera kembali menghampiri ranjang dan merebahkan diri di sana. “Sungmin ..”

Sebenarnya saat ini Sungmin sedang tidak ingin mendengar suara Kyuhyun yang memanggilnya. Tidurnya sudah cukup terganggu karena Hyunmin dan sekarang Kyuhyun? Ayolah, Sungmin hanya ingin tidur nyenyak kemudian terbangun dengan badan segar di keesokan hari.

“Sungmin ..”

Namun rupanya, Kyuhyun tak menginginkan hal itu. Kini lelaki itu kembali memanggil nama Sungmin sambil menghembuskan nafas hangatnya di ceruk leher Sungmin. Dan jemari-jemari lentik itu kini bergerak membelai lemput pipi Sungmin, terus bergerak menyusuri wajah rupawan itu kemudian berhenti tepat di atas bibir Sungmin.

Kyuhyun memandang bibir itu selama beberapa detik, kemudian memutuskan untuk mengecupnya sekilas. Hanya mengecupnya sekilas, Kyuhyun hanya ingin merasakan permukaan bibirnya—untuk mengatasi nafsunya yang tiba-tiba memuncak.

Tiga detik ..

Empat detik ..

Lima detik ..

Ciuman itu tak kunjung berhenti, yang ada Kyuhyun malah semakin memperdalam ciumannya dengan kuluman lembut yang intens. Lelaki itu menekan tengkuk Sungmin ke depan, lalu ia memutar posisi kepalanya untuk menyamankan posisi.

Sungmin merasa dadanya ditekan oleh sesuatu yang berat, dan ia merasa tidak nyaman dengan sesuatu yang membekap mulutnya. Sungmin memutuskan untuk bangun dan memastikan apa yang terjadi kepadanya.

Dan ketika ia menyadari bahwa suaminya kini sedang mencumbu bibirnya, Sungmin hanya bisa membelakkan mata sambil mengerang untuk melontarkan protes.

Kyuhyun hanya diam sambil terus mencium bibir tipis Sungmin, melumatnya semakin dalam dan memainkan lidahnya di dalam sana. Ia tidak peduli dengan rintihan dan protes Sungmin, toh pasti Sungmin akan suka dengan tindakannya.

Hal itu akhirnya terbukti kala Sungmin telah sepenuhnya terbangun dari tidurnya. Wanita itu hanya diam dan menikmati tindakan Kyuhyun sambil terus meremas surai hitam milik suaminya.

Mereka mengakhiri ciuman itu saat nafas mulai memburu—menandakan bahwa pasokan udara bersih sangat diperlukan oleh paru-paru mereka. Mereka saling memandang satu sama lain, menyelami manik mata pasangan masing-masing kemudian tersenyum lembut.

“Min, kali ini boleh, yah?” Kyuhyun meminta izin sebelum ia melanjutkan tindakannya menjamah tubuh istrinya.

Sungmin hanya mengulum senyum kemudian mengangguk untuk menjawab pertanyaan dari Kyuhyun—ia terlalu malu untuk mengucapkan sepatah kata saat ini.

Sebenarnya Kyuhyun ingin sekali berteriak ketika Sungmin bersikap begitu malu-malu untuk menjawab permintaan izinnya tadi. Tetapi sepertinya ia lebih memilih untuk menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Sungmin dan menyesap aroma vanilla yang menguar dari tubuh istrinya. Ia menyukai aroma tubuh Sungmin, dan sepertinya itu akan menjadi candu baru bagi Kyuhyun.

Kyuhyun berniat membuat beberapa ruam di leher Sungmin, melukisnya dengan begitu hati-hati dan penuh cinta di setiap ruam yang tercetak. Kemudian tubuh Sungmin yang perlahan mulai menggeliat pelan di bawahnya menghantarkan aliran listrik berkekuatan rendah yang mampu menggetarkan hasratnya.

Tak cukup dengan leher dan telinga Sungmin, Kyuhyun berniat menjamah bagian tubuh Sungmin yang lebih intim. Ia mulai menyingkap baju tidur Sungmin, menggerakkan jari-jarinya untuk membuka kancing piyama Sungmin satu per satu.

Kenapa tiba-tiba jantungku berdetak seperti ini?

Kyuhyun membatin ketika ia akan menyingkap piyama Sungmin, mendadak detak jantungnya berdegup lebih cepat. Nafasnya tercekat dengan apa yang akan dilakukannya di detik selanjutnya, dan tangannya pun ikut bergetar ketika ia akan membuka kancing terakhir piyama Sungmin.

GOT IT!

 

Mata Kyuhyun melotot ketika ia hanya mendapat pandangan pasrah dari istrinya. Ia tersenyum senang dan puas, seakan-akan ia akan menyantap suatu masakan terlezat di dunia. Dan dalam beberapa detik kedepan, mungkin ia akan disuguhkan dengan kemolekan tubuh bagian atas Sungmin yang terbalut oleh kulit seputih dan semulus susu.

Kyuhyun, kau hanya perlu menyingkap dan melihat segalanya!

 

Batin Kyuhyun berucap ditengah debaran jantungnya yang semakin menjadi. Ia menghela nafas kemudian ..

“Aaaang! Hiiks ..”

“Kyuhyun, Hyunnie terbangun!” Sungmin tersentak setengah mati ketika mendengar teriakan Hyunnie.

“Sebentar, Sungmin,” Kyuhyun tidak bisa membiarkan semua berhenti begitu saja karena tangisan bayi. Lelaki itu bahkan masih bersikeras untuk melanjutkan kegiatan mereka dengan menyingkap baju tidur Sungmin.

“Kyuhyun, Hyunnie menangis dan aku harus menidurkannya lagi!” Sungmin mendorong dada jantan suaminya kemudian bangkit—menghampiri ranjang bayi mereka dan mengangkat Hyunmin dari sana. Tanpa mencoba mengancingkan baju tidurnya, Sungmin menimang bayi kesayangannya dengan begitu sabar. “Kau bisa tunggu sebentar, ‘kan?”

Walau sebenarnya Kyuhyun merasa begitu sebal dan kesal kepada anak pertamanya, ia hanya bisa diam saja ketika melihat Sungmin menimang Hyunmin. Pasti bayi berumur dua bulan itu sengaja menangis untuk menganggu kegiatannya dengan Sungmin. Konyol sekali pemikiran Kyuhyun—terkesan kekanakan.

Tangisan itu menghancurkan rencana Kyuhyun malam ini. Jika saja Hyunmin tidak menangis, mungkin saat ini Kyuhyun sedang merasakan dada istrinya yang sudah lama tak ia kecap. Sungguh mengecewakan.

“Kyuhyun, sepertinya Hyunnie rewel malam ini,” kata Sungmin sambil kembali menimang Hyunmin. “Sepertinya dia tidak mau tidur sendiri. Dia akan terus menangis jika aku menidurkannya di ranjang bayi. Bagaimana ini?”

“Huh? Benarkah?”

Sungmin mengangguk dan melangkah mendekati Kyuhyun, ia pun meletakkan Hyunmin tepat di tengah ranjang mereka. “Kita tunda dulu yah, Kyu? Aku tidak mungkin membiarkan Hyunnie terus menangis di sana,” Sungmin berucap seraya mengancingkan semua kancing piyamanya kemudian berbaring.

“Apa? Ditunda? Sungmin, Hyunnie hanya rewel jika belum tertidur. Beberapa menit setelah ini, kembalikan ke ranjang bayi dan kita lanjutkan kegiatan kita, hm?” Kyuhyun masih berusaha untuk membujuk Sungmin.

“Tidak bisa, Kyu. Hyunnie sedang rewel dan sepertinya ia sedang ingin tidur dengan orang tuanya,” katanya dengan suara lembut. “Ditunda dulu, yah? Kau ‘kan bisa melakukannya kapan pun.”

“Aku bukan pengangguran, Min,” Kyuhyun menanggapi ucapan istrinya dengan nada sewot.

“Tapi ‘kan ..”

“Bagaimana jika Hyunnie tetap rewel esok?”

“Kita bisa melakukannya lusa,” jawab Sungmin acuh.

“Jika lusa Hyunnie ..”

“Sst! Hyunnie sudah tidur, jangan berisik!” Sungmin memotong ucapan Kyuhyun seraya mengisyaratkan lelaki itu agar diam. “Dasar ..”

Dan malam itu akhirnya berakhir tanpa terjadi apa pun di antara keduanya. Mereka benar-benar menunda kegiatan malam mereka karena Hyunmin. Tak dapat dipungkiri jika Kyuhyun mengalami badmood yang buruk di hari berikutnya, dan itu tak akan berakhir jika ia belum mendapatkan jatah dari istrinya.

Huh, dasar suami mesum ..

OoOoO Skip Time OoOoO

“Aku pulang ..”

Kyuhyun segera merebahkan dirinya di sofa setelah mengucapkan salam ketika memasuki rumah. Ia melonggarkan simpulan dasi yang melingkar di lehernya kemudian mengedarkan pandangan. Biasanya Hyunmin akan langsung berlari menghampirinya jika ia pulang kantor, setidaknya pangeran mungilnya itu akan memberinya kecupan dan pelukan hangat untuk mengembalikan segenap energi ke tubuh Kyuhyun.

Dan yang terjadi malam ini, Hyunmin tak melakukan hal itu. Apa Hyunmin tak menyadari kehadirannya?

“Kau sudah pulang, Kyu?” Sungmin tiba-tiba muncul dari arah dapur sambil menepuk-nepuk pahanya. “Mau kusiapkan air panas atau langsung makan malam?”

“Di mana Hyunnie?” Kyuhyun melontarkan pertanyaan yang bercokol di kepala tanpa mencoba menjawab pertanyaan istrinya.

“Oh, tadi sore aku dan Hyunnie pergi ke rumah eomma. Kami makan malam di sana dan Hyunnie merengek untuk menginap di rumah eomma. Tidak apa-apa, ‘kan?” Sungmin menjelaskan dengan deskripsi singkat tentang kegiatannya sore tadi.

“Jadi malam ini dia akan menginap di rumah eomma?”

“Ya,” jawab Sungmin.

Kyuhyun mengangguk-angguk, “Siapkan saja air hangat untukku. Aku sudah makan di kantor, jadi aku ingin langsung tidur setelah mandi.”

Sungmin hanya menurut ketika Kyuhyun memberinya perintah untuk menyiapkan air panas. Dengan segera perempuan itu berjalan ke kamar mandi dan menyiapkan seluruh peralatan mandi untuk suaminya.

Sedangkan Kyuhyun sendiri, sepertinya ia benar-benar tak bergairah untuk melakukan apa pun kecuali berendam sebentar di air hangat lalu tidur setelahnya. Badannya benar-benar lelah dan ia butuh istirahat yang tenang malam ini. Tidak ada hal lain yang ingin ia lakukan. Untung saja Hyunmin menginap di rumah mertuanya, jadi ia tak perlu repot untuk menemaninya bermain.

OoOoO

Kyuhyun membuka pintu kamar mandi lalu lalu melangkah dengan langkah pelan ke arah ranjang. Ia mendapati tubuh istrinya tengah duduk sambil menyandarkan punggung di sandaran ranjang. Kyuhyun menghela nafas pelan, “Kau tidak langsung tidur, hm?”

Kepala Sungmin menggeleng, wanita itu menatap iba pada wajah lelah suaminya. “Kau lelah sekali yah, Kyu?”

“Yeah. Hari ini timku melakukan perjalanan ke Busan dan kami melakukan perjalanan panjang tanpa istirahat,” Kyuhyun meraba tengkuknya lalu menguap.

“Mau kupijat? Pundakmu pasti lelah,” Sungmin mulai menekan-nekan pundak Kyuhyun dengan tangannya—memulai pijatan tanpa persetujuan Kyuhyun.

“Boleh juga ..”

Kyuhyun pun berbaring di atas ranjang, kemudian Sungmin naik di atas pantat lelaki tersebut. Wanita itu mulai memijat pundak suaminya yang keras karena otot-otot terlatihnya. “Sudah lama aku tidak memijat pundakmu,” Sungmin berusaha memecah suasana sunyi yang menyerang atmosfer di ruangan itu.

“Hm ..”

Sebenarnya Kyuhyun sedang mencoba menikmati pijatan lembut yang mendarat di pundaknya. Tetapi ternyata lama kelamaan konsentrasinya buyar ketika merasakan sesuatu yang aneh di pangkal pantatnya—yang diduduki Sungmin. Ada sesuatu yang membuat rasa panas menjalar ke seluruh tubuh ketika ia merasakan tubuh Sungmin berterak di atas tubuhnya. Dan itu benar-benar berhasil mengusir rasa lelah Kyuhyun dan menggantinya dengan yang lain.

Mendadak Kyuhyun mendapat ide jahil.

“Sungmin ..,” panggilnya dengan suara pelan.

“Apa?”

“Hyunnie menginap di rumah eomma, ‘kan?”

“Kenapa kau bertanya lagi?”

Kyuhyun menolehkan kepala, menatap Sungmin dari sudut matanya kemudian tersenyum jahil. “I mean, You and me. Bed. Now!”

Mwo?” Sungmin masih merasa bingung dengan apa yang baru dikatakan oleh suaminya.

Namun, sebelum ia berhasil mengatasi kebingungannya, dengan gerakan cepat Kyuhyun membalik posisi tubuh mereka—dan kini Kyuhyun yang berada di atas tubuh Sungmin. Sungmin yang shock atas perlakuan suaminya kini mengerjapkan kedua matanya, merasa sangsi setelah mendapat pandangan menakutkan milik Kyuhyun.

“Aa—apa?” tanya Sungmin tergagap.

You and me,” Kyuhyun menghapus jarak di antara wajah mereka sambil membungkukkan tubuhnya ke depan. “Bed,” ia menghembuskan nafas di sekitar telinga Sungmin. “Now!”

“Kk—Kyuhyun!”

END

Demi apaaaa?! Khukhukhu ternyata ending ini berakhir di rated yang seperempat lebih tinggi dari chap sebelumnya. Hehehe tidak ada NC yaaaah *ketawa setan* ini kan ff rated T hohoho semoga kalian puas dengan ending yang seperti ini. Dan maaf kalo ada yang bingung karena aku pake ‘Time Skip’ yang banyak. Habiis, kalo gak pake time skip, pasti ffnya tambah panjang dan aku takut bakal buat kalian bosen. Yeah, pembuatan ending itu tahap paling susah karena aku harus putar otak buat cari ide yang baru untuk endingnya. Lagi pula, menurutku ff ini adalah ff terlama dalam pembuatannya. Sudah hampir setahun yang lalu aku memposted chap satu yah? *demi apaaa* Jadi, semoga kalian puas yaah ..

Oiyah, rencananya ada ff baru lagi setelah ini .. judul ffnya itu …

Belum ditentuin sih (–“) *plak* *author dikeroyok readers*

Tapi ff ini berhubungan sama idola gitu. Sebenarnya ff itu imajinasi author yang udah kelewat batas di waktu senggang *plak* dan aku berharap kalian mau menunggunya dengan sabar. Kalo responnya bagus, aku akan post secepatnya!  ^^

Hahaa udah lama aku nggak ngomong panjang lebar gini. Sampai jumpa di ff lain yaah~^^

-EvilHan-

~MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY-PASTE SEMUA KONTEN YANG ADA DI BLOG INI! DO NOT PLAGIAT, PLEASE!~

84 thoughts on “Wedding Plan | KyuMin | Chap 13/13 | Genderswitch | T+ | Drama , Hurt |

  1. yeayy chap akhirr update .. eh itu ratenya T++ tanggung kenapa ga M ajah .. hahahah

    kyumin hidup bahagia .. kyu mecum bangt sumpah

    aku tunggu karya mu selanjutnya eon semangattttt

  2. makasih end ff’a yg selama setahun kkkk bahagia juga udah end, pasti lega ya jiyoo :p apakah next ff couple’a kyumi lg??? keep write yua jiyoo-ah

  3. t++ aku kira bakal lbh sedikit nakal tp sama aja ya #plakk
    ia skip time nya bnyk nii pdhl aku nunggu interaksi lgsg appa nd hyunnie tp ga nemu -,-
    kyu udh bs jd namja dewasa nd appa yg baik..
    good job kyunnie ^^
    .
    ditunggu next ff nya jiyoo🙂

  4. Waah udah ending..ganyangka hehe
    akhirnya happy ending ^^ kirain bkal ada konflik lg stelah kyu bilang mau berubah ternyata ga ada dan kyu emang bener bener berubah jd baik walaupun kadar mesumnya tetep sama ga ada perubahan ahaha xD

    ditunggu karya barumu lagi eonni ^^ FIGHTING !

  5. ratenya emang nangung ini hahaha btw endingnya juga nanggung kurang greget gitu kayak ada yg kurang sih sebenernya…. haha tapi its okay~ ff nya tipe tipe teens gitu ya kayaknya selanjutnya?

  6. Ckckckx mas yuyun ini orangnya kaga mau ngalahan banget, ngelebihin anaknya *dibakarkyu. Wahh ga sabar thor sama cerita yang baru. Yang wedding plan ini ga ada sekuel ya thor?

  7. Senangnya liat pasangan ini bahagia,,kyuhyun mesra banget ya..
    Pake acara cemburu sama anak lg,,dasar..

    Good story author🙂

  8. udah end aja
    padahal nunggunya lama banget hehehe
    kyuhyun bener2 berubah setelah donghae pergi
    untung kyu bisa ngerti kenapa min nangisin donghae
    dan jadi lebih perhatian dan lebih romantis
    kasian banget min mw makan kiwi engga kesampean untung anaknya engga ileran hihihi
    si kyu tetep nyari2 kesempatan selama engga ada pengganggu dirumah hehehe
    mau donk ada ff baru
    cepet publish yaaaaa
    semangat

  9. kmrn pan ru part 10 yg dishare?knp lngsg part 13?*mikir

    Part ni menurut ap buru bngt chingu*buru yar cepat end.
    Jd aq kurang dpt feelnya.
    *mian

    kyu mah tetep aj ujung2 modus..
    kkk~

  10. hahaha yah bgtu lah kyu kalo udah menghasilkan pasti produksi lg nya agak susah *ngawur

    semangat terus jiyoo, selalu ditunggu ko ff” nya

  11. wah endingnya cepet… jiyo daebak beberapa hari langsung update…
    akhirnya mereka berbahagia….
    ditunggu ya next ff nya jiyo ^^

  12. wehhhhh kyuhyun memanfaatkan waktu yang gak selamnya ada,, hyunmin nginep dirumah neneknya kkk~

    waktunya ke ganti kan kyu ?? kkk~

  13. Ahahah FF chapt skrg bkin aku baca nya senyum” sendiri/? *gila*

    Doh,ni ff bkin dada luas ga ada sesak”an baca nya thor,good (y)

    Ff bru? Kek nya bagus thor,update coba thor,di tunggu thor ,siip thor,oke thor,iya thor thor /? *orang gila nyunsep*

    Sekian akhir kata,”ff bru cepetan thor”

  14. ngukuk bacanya (?), ini aku cuma baca end doang thor, kalo endnya bagus, baru aku baca, tapi dari chap 9 aja *curhat
    eh ternyata, si kyuhyun makin yadong aja

  15. ahahahaha kasian yang ga dapet jatah karena harus ngalah sama anak uahahahaha lucuuuuu eh aku malah suka ff yang panjang jadi bacanya lebih puas.. buat squelnya dong~^^ ada adik untuk hyunmin gitu.. eheheheh at least ff ini keren dan harus sabar nunggunya.. hihi fighting ya!!^^

  16. kyu sampe end blm pernah nyatain cinta ya ke ming? d chap sebelumx kn cuma bilang mencoba mencintai….
    give ua squel yg rate M dong xp

  17. hwooaa udh ending
    dsr pervy kyu
    hmm apa karena beberapa part yg d skip jd ngerasa perasaan kyu buat ming masih terasa ngambang yaa?
    tp daebak lahh ff”a udh di update can’t wait for the next ff

  18. Yah sayang banget udah end padahal aku berharap masih panjang apalagi setelah kyumin berhubungan baik dan memiliki anak itu bener2 yang aku tunggu2 menjadi keluarga yang harmonis😀

    Ditunggu skuel chingu /kalo ada#ditabok author*plakkkk~

    Oke ditunggu ffmu yang lain🙂

  19. akhir.a end juga ,, thank’s udh nyelesein ff ini walaupun end.a kurang memuaskan ,, Hhehe ..
    D’tnggu ff selanjut.a kalo bisa kyumin GS ya .. Fighting ..😉

  20. poor kyu
    haaahaaa… good baby hyunmin
    kau telah membuat appa mu kesal
    karna tangis mu membuat umma mu tak jadi dimakan(?) appa mu
    kkkkk~

    mumpung ada kesempatan dan hunnie hk ada langsung deembat si umin ama kyu
    yayaaaa…. puas-puaslah kalian berdua
    mumpung gk ada yang ganggu ^^

    uwaaaa…. berakhir di part 13 ff ini
    meski ending yg bikin penasaran ^^
    apa yg akan dilakukan kyumin *innocentFace
    kkkk~
    ditunggu ff mu yang lainnya eon
    fighting😄

  21. kasihan kyu jatah nya diganggu sama hyunnie hohohoho…. akhirnya hubungan kyu sama min semakin baik tapi agak ngegantung nih heheheh ..

    akhirnya selesai juga heheheh…

  22. wahhhh endingna seru!!!! kkkk kyuhyun itu cowo termesum menurut Joyers😛.. wehh bisa aja hyunmin kalau mau punya adik baru.

    ada ff baru?! wahh seru banget tuh apa lagi ganre nya itu ada hurtnya😀.. di tunggu ya ff barunya

  23. kyu oppa mesum qalo udah cinta ke ming oppa xD
    yaah tapi tak apa daripada mesum ke orang lain xD

    ming oppa, sekali” kyu oppa itu digertak aja, masa ke aegya sendri kek gitu xD

  24. Hihi akhirnya selesai dan happy end😀
    Overall cerita baguss banget, aku suka dan jadi salah satu ff favoritku hehe
    Makasih ya Jiyoo bikin kita sebagai KMS jadi makin terhibur. Ditunggu ya ff baru yg lain. Fighting!😀😄

  25. Waks :v
    Itu scene terakhirnya bikin aku mesem” kyk orang stress, maklum di FF ini kan pas di awal” jarang nemu KyuMin moment.
    Sebenarnya aku yakin kalau para readers g akan bosan sama FF ini kalau emang lebih panjang lagi alurnya, soalnya aku yakin banget pasti masih ada yng ngarepin KyuMin moment lebih banyak lagi di FF ini karena mengingat diawal alur KyuMinnya g sejalan/? dan sehati/? dan pas udah menikah juga harus perang dulu jadi sayang jja gitu setelah tau perasaan satu sama lain terus g lama setelah itu langsung end, itu sama saja seperti sinetron indo (?) yng bahagianya cuma di ending jja.
    Tapi gpp kok dengan author udah mau kelarin FF ini jja kami udah puas banget. \^O^/
    Ditunggu karya” yng lainnya Jiyoo.🙂

  26. Hadeuhh sekali mesum tetep mesum yaa

    Hahaha kyupa kesel tuhh anak nya ganggu acaranya kyupa , sabarsabar

    Huhhh akhirnya setelah penantian panjang dapet juga jatah tuh kyupa , wahh kayanya hyunmin bakal cepet dapett dongsaeng nih kalo diliat dari kyupa yg udah gak bsa nahan mahhh

    Dann akhirnya kyumin bahagia juga ,,,, #lemparin bunga ke kyumin
    Hehehe

  27. Yeayyyy!!!! Heppy ending~~~
    dari yang awal saling benci.. berarti sungmin nglanggar ucapannya yaa?? Tapi pas ngomong itu juga kan sungmin udah jatuh cinta sama kyuhyun.. ><
    langgeng yaa #plaak

    keep writing

  28. happy ending ^^ dari yang benci banget sampe udah mulai belajar suka sama si sungmin.
    tapi bukannya sungmin pernah bilang dia dendam sama kyuhyun ya?? ah tapi pas ngomong udah terlanjur cinta ><

    happy Ending yang penting kkk

    KEEP WRITING

  29. Kereeeeennn Thor bikin ƴƍั lebih 3X seru lg FFnya Thor…Cyut-Greget-Ngegemesin…AQ berulang-ulang bacanya ngangebosenin !!!
    Good Job. Keep Idea; Keep Imajination; Keep Writing Thor !!!

  30. Aku suka sm crt nya. Tp kenapa abisnya nanggung banget yah gak di tuntasin ajah. Tp is ok deh ttp bagus kok crtnya
    Oh yah tlng di invt dong pin bb aku yg namanya andry yani aku mau mny pw #my special angel#
    Blh kan? X)

  31. Maklum sih kl nyerempet namanya juga udh suami istri… lgan kyknya kyu udh kelamaan puasanya… digangguin hyunmin melulu… kyknya hyunmin musti sering nginep nip….hehe

  32. Ceritanya bagus…. tp kyu move on nya kurang greget… misalnya dateng ke nikahan seohyun dengan senyuman sambil bilang selamat hihihi…. tapi ceritanya oke banget deh hehehehehe
    Keep fighting chingu ^^V

  33. Maaf aku tdk komen di part 12. Langsung ke part ini aja komennya….
    Hyunnie namanya? Cewe atau cowo? Sepertinya cowo…
    Kekeke… Bapaknya cemburu sm anaknya.. Yaa yg terpenting, kyu telah berubah!!
    Gumawo…
    Ff nya seruuuuu

  34. annyeong, aku new reader hehe aku line 95.
    nyesek bgt sih ya ffnya,berhasil bgt mengaduk hatiku,tapi di sini aku bingung sama sifat daddy soalnya masih labil dia msih suka sama joohyun tapi sikap dia k mommy nunjukin kalo dia jga syg mommy jdi ya agak kurg jls sama akunya. hhhe itu menurut aku sih

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s