Wedding Plan | KyuMin | Chap 10/? | Genderswitch | T+ | Drama , Hurt |

Wedding Plan

 

Genre : Romance , Drama

 

Rate : T+

 

Pairing : KyuMin

 

Part : 10/?

 

Warning : Genderswitch , Miss Typo(s)

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. Ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

Summary : Perjodohan memang selalu ada dan mengikat keluarga-keluarga bangsawan. Perjodohan adalah langkah untuk mempertinggi nama dan martabat keluarga. Semua telah direncanakan, tidak ada yang boleh menolak, semua harus menerima. Tak masalah jika perjodohan itu harus mengorbankan perasaan salah seorang terkasih. Perjodohan akan tetap berjalan.

Seohyun tidak sempat mengelak ketika Kyuhyun memilih untuk menjatuhkan tubuh mereka pada sofa panjang yang kebetulan berada tepat di dekat mereka. Kyuhyun mengapit tubuh Seohyun, dan ia mendapat kekuasaan lebih terhadap tubuh di bawahnya. Tanpa menunggu waktu lagi, akhirnya Kyuhyun kembali meraup bibir Seohyun—yang kini ia dapatkan dengan mudah karena gadis itu tak lagi memberontak.

Mereka berciuman, memagut dengan mesra. Walau gadis itu hanya diam dan tidak berontak, sebenarnya ia menolak tindakan Kyuhyun. Tenaga seorang lelaki terlalu besar untuk dikalahkan, apalagi jika sudah berbaring seperti ini. Kyuhyun sudah mengunci semua alat geraknya dan Seohyun sama sekali tak sanggup bergerak.

Tetapi, ketika tangan Kyuhyun bergerak lebih jauh, Seohyun berjengit. Ia mencoba berteriak dalam ciuman basah ini. Tidak boleh, Kyuhyun tidak boleh melakukan apa pun kepadanya. Kyuhyun tidak boleh menyentuh tubuhnya.

“Eeeumppht!”

Seohyun tidak sengaja melenguh ketika telapak tangan Kyuhyun meremas pahanya. Kelopak mata gadis itu terpejam erat-erat, pasrah akan semua yang terjadi. Apalagi ketika ia merasa bahwa tangan Kyuhyun berusaha menyingkap kaosnya.

“Aaaahh ..,” Seohyun tak mampu menyembunyikan suara aneh yang keluar dari mulutnya ketika ia menghembuskan nafas diantara ciuman ini. Dan ia merutuki itu semua.

“Kyuhyun-ah ..”

OoOoO

“Kau membuatku khawatir saja. Jangan terlalu banyak pikiran!” Donghae menggerutu sambil mengemudikan mobilnya yang melintas di jalan raya menuju apartemen Sungmin. “Apa sih yang kau pikirkan? Kyuhyun? Sudahlah, kau tenang saja!”

“Aku sedang tidak memikirkan apa pun, Hae,” Sungmin menyangkal dan balik menggerutu. Ia mengerucutkan bibir, “Dan aku tidak memikirkan Kyuhyun.”

“Kata dokter, kau terlalu stress. Kondisimu mempengaruhi kondisi janinmu,” Donghae menoleh dan memandang ke arah wajah Sungmin selama satu detik lalu kembali memandang ke depan.

“Kenapa kau cerewet sekali? ‘Kan aku yang hamil,” Sungmin menanggapi dengan cuek.

Donghae menghela nafas setelah mendengar ucapan Sungmin, “Susah sekali bicara dengan orang hamil.”

Sungmin ikut menghela nafas, “Jangan bicara seperti itu, Hae. Kau tidak kasihan kepadaku? Aku hamil dan suamiku tidak mengetahuinya,” kata Sungmin. Ia memasang wajah memelas sambil menatap Donghae dengan foxy eyesnya.

Donghae menghentikan laju mobilnya ketika mereka telah sampai di pintu masuk gedung apartemen Sungmin. Lelaki itu pun memutar tubuhnya lalu balik memandang Sungmin tajam, “Ayolah, Sungmin, Minnie. Jangan ungkit masalah itu. Anggap saja kehamilanmu kali ini adalah berkah, jangan pedulikan Kyuhyun. Ada aku yang akan membelamu, oke?”

Kepala Sungmin mengangguk-angguk, “Gomawo,” katanya sambil terkekeh pelan. “Kau akan menjadi appa kedua dari janinku. Aku pergi dulu, terimakasih atas hari ini!”

Wanita itu pun segera keluar dari mobil Donghae dan berjalan ke arah apartemennya—menyisakan Donghae di dalam mobil dengan segenap rasa kecewa.

OoOoO

Sungmin sibuk mengubek isi tasnya, mencari kunci apartemennya. Ia sampai kesal ketika tak kunjung menemukannya di segala sisi. Dengan gerakan malas ia memencet tombol kode rahasia kemudian masuk begitu saja ketika bunyi tring terdengar.

“Aaahhh …”

Ketika Sungmin akan melangkahkan kaki ke dalam, gendang telinganya telah disambut oleh suara desahan dari seorang wanita. Matanya melotot ketika mendapati Kyuhyun sedang berada di atas tubuh seorang yeoja. Parahnya lagi, mereka berciuman dan si gadis mendesah karena ulah Kyuhyun.

“Kyuhyun-ah ..”

Ia memanggil nama suaminya dengan suara bergetar, yang entah mengapa bisa menyisakan rasa sakit di pangkal tenggorokan. Pandangannya yang mengabur masih senantiasa membidik tubuh Kyuhyun yang menegang. Sungmin tahu Kyuhyun juga begitu terkejut dengan keadaannya.

Apalagi wanita itu ..

Eonnie ..,” gadis itu bangkit dari rebahannya ketika Kyuhyun telah berdiri di depan sofa. Mata Seohyun juga berair, sama seperti Sungmin. Saking takutnya, gadis itu sampai tak sampai hati untuk mendongakkan kepala dan menatap wajah kakak tercintanya. “Mm—mianhaeyo ..”

“Eo—eonni .., eonni ..,” ucapan Sungmin terputus ketika rasa sesak itu datang mendominasi dada. Sungmin menangis dalam posisinya yang masih berada di ambang pintu. “Lanjutkan saja. Aku akan masuk ke kamar.”

Seohyun dan Kyuhyun melongo setelah mendengar ucapan Sungmin, apalagi ketika melihat gadis itu melangkah cepat ke arah kamar dan masuk ke dalam. Mereka berdua tidak pernah menyangka jika kata-kata itulah yang terlontar dari mulut Sungmin ketika melihat adegan seperti tadi.

“Ini semua salahmu! Kakak ipar harus bertanggung jawab dan menjelaskan yang sebenar-benarnya kepada Sungmin eonni!” Seohyun berteriak lalu menyambar tasnya. Gadis itu pun segera berlari menuju pintu keluar.

Kyuhyun menepuk dahi ketika melihat punggung Seohyun telah menghilang di balik pintu. Lelaki itu menghela nafas kemudian meraba bibirnya yang basah. Sedikit-banyak lelaki itu merutuki apa yang telah ia perbuat. Oh, ia salah memilih tempat bermain. Tidak seharusnya ia menyerang Seohyun ketika mereka tengah berada di apartemen ini.

Kyuhyun mendengar pintu kamar utama terbuka, sontak membuatnya menoleh ke arah sana. Namun, tampaknya ia dikejutkan dengan apa yang ia lihat.

Istrinya yang sedang menangis tengah menyeret koper besar.

“Sungmin, apa yang kau lakukan dengan koper itu?!” seru Kyuhyun panik sambil berjalan menghampiri Sungmin. “Tenanglah dulu! Aku akan menjelaskan semuanya!”

“Tidak ada yang perlu dijelaskan!” kata Sungmin dengan suara paraunya. “Aku ingin kita bercerai secepatnya! Aku tidak mau hidup dengan orang sepertimu!”

Mwo?!” Kyuhyun berteriak kalap. “Hanya karena masalah tadi kau ingin bercerai denganku?!”

PLAK!

Sungmin melayangkan tamparan keras ke arah pipi Kyuhyun, ia memandang wajah suaminya dengan pandangan tajam. “Kau kira perbuatanmu tadi bisa termaafkan?!”

“Kenapa? Kau iri karena aku tidak pernah menyentuhmu?!”

PLAK!

Satu lagi tamparan dari telapak tangan Sungmin yang dingin. Wanita itu menyipitkan mata ketika mendapati wajah terkejut yang Kyuhyun lukis. Ia berdesis, “Sudah kubilang dari dulu. Aku tidak pernah sudi untuk bercinta dengan bajingan sepertimu!”

“Brengsek!” Kyuhyun kembali berteriak lalu menyeret tubuh Sungmin secara paksa memasuki kamar mereka. “Jangan macam-macam denganku! Sudah kubilang aku bisa menjelaskan semuanya kepadamu!” kata Kyuhyun sambil melempar tubuh Sungmin ke arah ranjang.

“Akh!” Sungmin merasakan denyutan rasa sakit di sekitar perutnya yang sedikit membuncit. “Hentikan!”

Tanpa aba-aba, Kyuhyun langsung membanting tubuhnya di atas tubuh Sungmin, menindih erat tubuh mungil sang istri. Ada teriakan memilukan dari Sungmin saat lelaki itu melakukan tindakan bodoh seperti itu. Dan sesuatu yang mengganjal di perut Kyuhyun kini membuatnya bangkit dan duduk di atas tubuh Sungmin.

“Ada apa denganmu?!” Kyuhyun bertanya dengan nada tinggi yang memekakkan telinga.

“Sakit,” Sungmin merintih sambil mengelus permukaan perutnya. “Sakit sekali .., akh! Sakit!”

Kyuhyun mengeram marah lalu menyingkirkan dua telapak tangan Sungmin yang ada di perutnya. Dengan gerakan kasar ia menyingkap pakaian yang Sungmin pakai. “Ada-ada saj—Kk—kenapa dengan perutmu?!”

“Aakh .., huuuh. Ss—sakit,” Sungmin terus merintih tanpa peduli dengan ucapan Kyuhyun. Wanita itu menangis sambil menahan rasa sakit yang teramat dalam di bagian perutnya.

“Aa—ayo kita ke rumah sakit!”

OoOoO

Ada apa dengan perut Sungmin?

 

Kenapa bisa membuncit seperti itu?

 

Apa dia sakit parah?

Beragam pertanyaan muncul di benak Kyuhyun ketika ia disuruh menunggu di luar ruang UGD oleh para suster. Ia melamun dan memikirkan segala kemungkinan terburuk yang bisa menimpa Sungmin.

“Tuan Lee ..”

Tiba-tiba seorang dokter yang keluar dari dalam ruang UGD memanggil nama seseorang. Lelaki itu tersenyum ketika mendapati sosok Kyuhyun yang duduk di kursi sambil menatapnya aneh. Dokter itu pun menghampiri Kyuhyun.

“Apa hubungan anda dengan Sungmin-ssi?” tanyanya dengan nada ramah.

Dahi Kyuhyun berkerut samar ketika dokter itu melontarkan pertanyaan seperti itu kepadanya. Bukankah dokter ini memanggil Tuan Lee? Tetapi, mengapa dokter ini bertanya tentang apa hubungannya dengan Sungmin?

“Saya suaminya, dokter,” jawab Kyuhyun singkat.

Ne?” dokter bermarga Yoon itu terlihat kaget. Ia pun memandang Kyuhyun lekat-lekat, “Anda suaminya? Bukankah ..”

“Dokter Yoon!”

Seseorang memanggil nama dokter muda itu, sontak membuat keduanya menoleh ke sumber suara. Seorang lelaki muda yang mungkin lebih tua dari Kyuhyun telah berada di hadapan mereka. Lelaki itu melukis wajah bingung, mungkin ia berlari dari luar rumah sakit menuju ruang UGD ini. Lihat saja keringat yang bercucuran di dahinya.

“Tuan Lee, akhirnya anda datang juga,” sambut Dokter Yoon ramah. “Istri anda baik-baik saja, begitu pula janinnya. Mungkin Sungmin-ssi mengalami benturan keras pada perutnya, jadi ia bisa merasa kesakitan seperti itu.”

“Benarkah? Benturan keras pada perutnya?”

“Yeah .. Tetapi tenang saja, semua baik-baik saja. Berhati-hatilah dengan kehamilan Sungmin-ssi, usia kandungannya masih muda,” ucap Dokter Yoon sambil menepuk pundak Donghae pelan. “Saya permisi dulu.”

“Hh—hamil?”

Seorang lelaki yang luput dari perhatian dua orang itu ketika berbincang tadi akhirnya angkat suara. Lelaki itu menggulung telapak tangannya kuat, menahan segenap amarah yang siap meledak di ubun-ubun kepala.

“Sungmin hamil .., denganmu?” tanya Kyuhyun, terus memfokuskan pandangannya pada wajah Donghae yang mengeras.

“Tanyakan itu pada Sungmin,” ucap Donghae. Sebelum ia mengatakan hal lain kepada Kyuhyun, tiba-tiba pintu ruang UGD terbuka. Ada dua suster yang mendorong sebuah ranjang geret, dan Sungmin sedang terbaring lemah di sana dengan selang infus di tangan. Donghae segera bertindak cepat menghampiri ranjang tersebut dan membungkam telapak tangan Sungmin. “Ada aku, Sungmin ..”

Donghae dan para suster itu melewati tubuh Kyuhyun begitu saja. Meninggalkannya dengan segenap perasaan marah dan bingung. Lelaki itu kembali membanting tubuhnya di kursi lalu menelangkup wajahnya.

Kenapa ia merasa sangat marah ketika ada hal yang seperti ini terjadi?

Rasanya ingin sekali mencekik leher sendiri saat mengetahui Sungmin hamil dengan Donghae. Tidak terduga sama sekali. Ia tak pernah menyangka jika Sungmin bermain di belakangnya sampai sejauh itu. Dan kehamilan yang terjadi di tengah pernikahannya kini adalah janin dari lelaki lain.

Seharusnya aku membiarkannya kesakitan di apartemen.

Lelaki itu kembali berdiri lalu berkacak pinggang. Sungguh, ia sedang bingung jika dihadapkan dengan keadaaan seperti ini. Haruskah ia marah besar dan membunuh Sungmin beserta bayinya?

Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan ..

Mendadak jiwa lelaki itu terasa hampa, pikirannya melayang begitu saja. Kenapa Sungmin bisa mengandung benih lelaki lain? Jika sudah seperti ini, kemungkinan besar perceraian akan menjadi titik akhir dari semua keputusan. Sebenarnya Kyuhyun mengharapkan perceraian, tetapi itu dulu, sekarang tidak. Ia akan malu besar jika digugat cerai oleh seorang Lee Sungmin yang lemah. Seharusnya, ia yang menggungat terlebih dahulu.

Terlebih dahulu?

Aku harus menggugatnya terlebih dahulu.

OoOoO

Sungmin terdiam dalam rebahannya, pandangan matanya tampak memperhatikan detik jarum jam yang terus berjalan pelan. Jam sudah menunjukkan pukul 1 dini hari, dan di kamar ini sudah tidak ada orang lain lagi. Donghae terpaksa pulang ketika ia mendapat tugas dadakan dari atasannya. Sebenarnya Sungmin lelah sekali, tetapi ia kesulitan untuk memejamkan mata. Karena hal itu, akhirnya ia terjaga sampai sekarang.

Sungmin sendirian, bosan sekali rasanya ..

Tiba-tiba pintu itu terbuka dari luar, membuat Sungmin kaget setengah mati. Ada sosok Kyuhyun yang masuk ke ruangan ini. Ternyata dia yang berkunjung di luar jam besuk seperti sekarang.

Namun, kenapa dia berkunjung saat dini hari tiba?

“Kau belum tidur? Menungguku?” tanyanya dan langsung duduk di kursi yang ada di samping ranjang.

Sungmin hanya diam, dia tak ingin menjawab dan berdebat dengan lelaki ini. Ia terlalu lemah.

“Aku turut senang mendengar kehamilanmu ..,” kata Kyuhyun lalu membuang pandangannya ke sembarang tempat. “Dengan Donghae ..”

APA?!

Batin Sungmin berteriak kalap ketika ia mendengar kalimat terakhir yang Kyuhyun ucapkan. Awalnya gadis itu merasa lega karena ucapan pertama Kyuhyun yang menyatakan bahwa lelaki itu senang dengan kehamilannya. Namun dua kata setelahnya?

“Bb—bagaimana bisa kau memiliki pemikiran yang seperti itu, Kyu?” Sungmin bertanya dengan nada pelan, ia hampir menitikkan air mata.

“Dokter Yoon bilang, Donghae adalah suamimu. Bukankah itu berarti kau hamil dengannya?” kata Kyuhyun ringan, seolah ia mengucapkannya tanpa beban berarti. Hah, pintar sekali lelaki itu berakting di hadapan Sungmin. Padahal, lelaki itu cukup sakit hati ketika mengetahui fakta kehamilan Sungmin dengan Donghae.

“Kau kira aku mampu tidur dengan lelaki yang bukan suamiku?” Sungmin tidak menjawab pertanyaan Kyuhyun, malah mencecar sang suami dengan satu lagi pertanyaan darinya. “Aku tidak akan .., mengkhinati suamiku sendiri ..”

Kyuhyun tertegun setelah gendang telinganya ditembus oleh getaran nada suara Sungmin yang melembut. Ia menatap wajah Sungmin dengan pandangan tak percaya, “Jj—jadi .. Kk—kau hamil dengan .., ku?”

“Kau tidak ingat apa yang pernah kau lakukan padaku?” Sungmin mendesah kecewa. “Tentu saja seperti itu!”

Kyuhyun membungkam mulutnya lalu berkacak pinggang. Mendadak dada lelaki itu berdesir aneh, jantungnya berdetak seribu kali lebih cepat. Ia mulai berjalan mondar-mandir, mengedarkan pandangannya ke sana ke mari. “Lalu, kenapa kau tidak memberitahuku?”

“Kau tidak mencintaiku. Pasti kau tak akan mau menerima janin dari rahim wanita yang tidak kau cintai ..”

Alasan itu membuat langkah kaki Kyuhyun berhenti, lelaki itu reflek menoleh ke arah Sungmin dan menatapnya tajam. Sedetik setelah itu, pandangannya turun pada perut buncit Sungmin. Di sana ada janin yang sedang tertidur, janin dari benih yang tak sengaja ia tanam di malam terlaknat itu.

“Jangan menyuruhku untuk menggugurkannya jika kau tidak terima dengan kehamilanku. Kau bisa menceraikanku jika kau benar-benar tidak bisa menerima janin ini,” ucap Sungmin dengan tutur kata yang cukup jelas, walau volumenya sangat rendah.

Kyuhyun mengerang dalam diam, begitu mengutuk ucapan Sungmin. Tidak mungkin ia mencerai seorang wanita yang sedang mengandung darah dagingnya. Tidak mungkin ia melakukan hal kejam itu.

Lantas, apa yang harus ia lakukan?

Kyuhyun terlalu gengsi untuk beramah tamah dengan Sungmin—setidaknya untuk saat ini. Namun, bersikap arogan pun pasti akan sangat tidak pantas. Sungmin berbaring di sana karena tindakan bodohnya. Dan Sungmin mengandung juga karena tindakan bodohnya. Mungkin bisa disimpulkan jika penderitaan Sungmin selama ini terjadi karena tindakan bodoh Kyuhyun.

Jadi, semua salahku?

Kyuhyun membatin tanpa melepaskan tatapannya pada wajah pucat Sungmin. Ia berpikir untuk beberapa saat, mengingat segala yang pernah terjadi saat ia hidup bersama Sungmin. Ia sadar jika selama ini ia selalu bertindak egois dalam segala hal, itu dilakukannya untuk melindungi perasaannya kepada Seohyun. Dan sebenarnya, Kyuhyun sangat berniat membuat hidup Sungmin hancur ketika wanita itu berstatus sebagai istrinya. Ia tidak akan segan berbuat segala hal kepada Sungmin, bahkan memukul atau menyakiti tubuhnya.

Tetapi, untuk sekarang?

Haruskah ia mengakhiri semuanya?

“Maafkan tindakanku tadi,” suara bass Kyuhyun yang khas memecah keheningan di ruangan tersebut.

Perhatian Sungmin akhirnya tergugah oleh permintaan maaf Kyuhyun yang secara tiba-tiba. Wanita itu menolehkan kepala ke arah Kyuhyun lalu berkata, “Sudahlah. Aku tidak ingin mengingat tindakan .., bejatmu ..”

Kyuhyun berusaha meredam segala emosi yang berusaha meledak ketika mendengar ucapan Sungmin. Lelaki itu menghela nafas dalam-dalam dan menghembuskannya pelan. Oh, dia benar-benar merasa canggung jika harus berkata manis kepada Sungmin. “Aa—aku berjanji akan berubah ..”

“Berubah?” manik mata Sungmin menatap orb cokelat Kyuhyun. “Apa yang akan kau rubah dari seorang bajingan seperti dirimu? Kau sudah terlanjur menjadi maniak ..”

Sekali lagi, Kyuhyun harus mampu mereda amarahnya. Dalam hati ia mengutuk ucapan Sungmin, tetapi ia tak sanggup mengucapkan hal kasar untuk menanggapinya. “Aku .., akan menjadi ayah yang baik ..”

Mwo?” kali ini, Sungmin-lah yang dikejutkan dengan ucapan Kyuhyun. Wanita itu memasang raut wajah tak percaya sekaligus melukis senyuman meremehkan. “Apa kau mampu melakukan itu? Apalagi, akulah yang akan menjadi ibunya,” Sungmin menekankan nada suaranya.

“Aish, kenapa kau tidak percaya kepadaku? Aku melakukan semua ini demi anakku!” Kyuhyun menimpali dengan nada yang lebih tinggi dari sebelumnya. Tampaknya ia mulai kesal.

“Kau hanya menginginkan anak ini, Kyu,” sahut Sungmin lirih.

“Baiklah. Aku juga akan berusaha menjadi lelaki yang menginginkanmu! Apa kau puas?!”

Pipi Sungmin dibuat merona oleh ucapan Kyuhyun. Entah mengapa, ucapan bernada tinggi itu malah membuat dada Sungmin berdebar senang. Ia mengalihkan pandangannya ke arah lain, berusaha menghindari tatapan Kyuhyun yang mengintimidasi.

“Lakukan .., sesukamu ..,” kata Sungmin pelan.

“Ck!”

OoOoO

Tok .., tok ..

Suara pintu yang diketuk beberapa kali membangunkan dua insan yang tertidur di tempat berbeda. Wanita yang rebahan di ranjang bangun terlebih dahulu dan langsung menyadari ada seseorang yang ingin berkunjung. Sungmin merendahkan pandangannya, menatap Kyuhyun yang masih tertidur lelap.

“Kyu .., bangun. Ada tamu,” kata Sungmin sambil menepuk permukaan pipi Kyuhyun dengan salah satu tangan yang terbebas. Lelaki itu hanya mengerang kecil menanggapi tindakan Sungmin. “Kyuhyun .., bangun ..,” ucap Sungmin dengan nada yang lebih lembut.

“Apa, sih?” Kyuhyun membuka sedikit kelopak matanya dan mendongak. Ia melirik jam dinding lalu bergumam, “Masih terlalu pagi!”

Tok .., tok ..

Dua orang itu memusatkan perhatian pada pintu selama satu detik kemudian saling memandang. Sungmin menghela nafas, “Ada tamu. Tolong kau bukakan pintu ..”

“Aish .. Siapa sih yang berkunjung sepagi ini?” gerutu Kyuhyun. lelaki itu bangkit dari duduknya lalu berjalan ke arah pintu. Ia memutar knop dengan gerakan enggan, masih ada rasa mengantuk yang menyerang kelopak matanya. Tetapi, ketika pandangannya jatuh pada wajah tamu pertamanya hari ini, mendadak ia melotot.

Lelaki yang berdiri di depan Kyuhyun hanya memasang wajah dingin, ia tahu jika Kyuhyun terkejut karena kedatangannya. Dan sebenarnya, ia cukup terkejut dengan kehadiran Kyuhyun di ruangan Sungmin.

“Donghae?” suara Sungmin yang serak memanggil nama lelaki yang sedang berhadapan dengan Kyuhyun.

Lelaki yang datang sebagai tamu itu tersenyum dan melongok ke dalam ruangan. “Sungmin! boleh aku masuk?” tanya Donghae dengan nada sopan—tanpa mencoba melirik ke arah Kyuhyun.

“Tentu ..,” jawab Sungmin singkat.

Donghae pun segera masuk, menghiraukan Kyuhyun yang masih berdiri mematung. Lelaki itu meletakkan keranjang buah yang ia bawa di meja nakas dan mengangkat tinggi-tinggi kantong plastik putih yang ada di genggaman lain. “Aku membawa sarapan untukmu! Kata ibuku, asparagus baik untuk orang hamil. Ini masakan ibuku, lhoo ..”

Kyuhyun berdecih pelan ketika gendang telinganya menangkap ucapan Donghae. Ia berbalik dan menatap Donghae tajam, “Kenapa datang sepagi ini? Tidak sopan sekali.”

“Kyuhyun-ah, jangan berkata seperti itu. Donghae itu tamu,” sela Sungmin.

“Ahh, maaf jika kedatanganku mengganggu tidur kalian. Aku datang sepagi ini karena ingin Sungmin sarapan dengan sarapan ibuku yang kubawa!” kata Donghae sambil terkekeh pelan—lagi-lagi tak menghiraukan ucapan sinis Kyuhyun.

“Donghae-yah, tak perlu serepot itu. Aku jadi merepotkanmu dan ajumma,” Sungmin memaksa melukis seulas senyum.

“Lebih baik aku pulang saja,” Kyuhyun menyambar jaket yang ia letakkan di ujung ranjang dan keluar begitu saja dari ruangan Sungmin.

Sungmin menghela nafas kecewa melihat punggung Kyuhyun menghilang di balik pintu. Setelahnya Sungmin memfokuskan pandangannya pada wajah Donghae. “Maafkan perilaku Kyuhyun, Hae.”

Donghae dapat menemukan gurat kekecewaan terselip di antara raut wajah Sungmin. Lelaki itu tersenyum sekilas, “Apa kau ingin aku saja yang pergi?”

“Tentu saja tidak, Hae,” Sungmin hampir berteriak protes. “Biarkan dia pergi dan menenangkan diri di rumah. Mungkin dia masih terkejut dengan kehamilanku.”

Donghae terdiam beberapa saat, ia menjatuhkan pandangan ke arah wajah Sungmin yang tampak lebih cerah dari biasanya. Lelaki itu menggerakkan salah satu lengannya dan membelai telapak tangan Sungmin. “Bagaimana reaksinya setelah mendengar berita kehamilanmu?”

Sungmin mengulas senyum setelah gendang telinganya ditembus oleh pertanyaan Donghae. “Dia bilang, dia akan berusaha menjadi ayah yang baik untuk anakku,” katanya—dengan wajah berseri-seri dan menyilaukan.

“Kau percaya dengan ucapannya, Minnie-yah?”

TBC

Ini dia chap 10nyaa ~ waktu masuk tahap editing, aku baru sadar kalo chap ini termasuk chapter faforitku . hehehe semoga kalian nggak kecewa. Dan, semoga kalian nggak lelah menunggu ff ini berakhir😥 kemungkinannya sih berakhir di chap 12. Terus kasih author semangat buat ngetik yah ! J

Oiyah, bagi kalian yang punya ID mypeople, add punyaku donk ? hehehe

Mypeople : jiyoohanigasu@yahoo.co.id

Atau ID line? Add yaaah

Line : jiyoo861015

See you in next chap ~

~MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY-PASTE SEMUA KONTEN YANG ADA DI BLOG INI! DO NOT PLAGIAT, PLEASE!~

103 thoughts on “Wedding Plan | KyuMin | Chap 10/? | Genderswitch | T+ | Drama , Hurt |

  1. aaaaaa apdate~
    ini bagus dan hae beneran suka ya sama ming? kenapa si kyu tiba-tiba jadi kepengen berubah gitu? ini rada aneh sih, kalo bisa lebih dijelasin lagi innernya kyu yang bikin dia pengen berubah gitu… next chap jgn lama lama~

  2. Kapan kyu nya cinta sama ming…
    Terus kayak nggak bersalah banget abis ciuman sama s seo…

    Author, update nya jangan lama2 yah. Penasaran.
    Semangat buat lanjutannya (҂’̀⌣’́)9

  3. ishhh kyu watados bgt. ky biasa2 aja gtu padahal kn dia abis cium seo..
    apa kyu udh jatuh cinta sm ming? terus hae apa dia bener2 memendam rasa sm ming?
    keep writing jiyoo

  4. Knp kyu pngen brubah,apa jgn2 cuma alasan bae biar bsa bkin hdup ming mnderita,
    uhhhh,bkin kyu ajja yg mndrita d0nk,jgn sungmin#haha,evillaugh

  5. akhirnya update juga.. hehe.. serius.. aku sependapat suka bgt sama chapter ini.. hihi.. akhirnya kyu tau ming hamil.. dan mau berubah.. mesem mesem sendiri bacanya, suka suka.. update kilat dong kak!^^ keep hwaiting ya~

  6. Min sbr bngt ye…
    Hae ciapkan hatimu buat patah hati *plakkk

    Mudah2’an kyu bs pegang janji buat jd ayah n suami yg lbh baek.
    *lanjut thor

  7. demi apa jiyoo-sshi ini pendek sekali T.T
    ga puas….. buat yg aga panjang dong…. kyu gengsinya parah =_= harus dikasih pemandangan HaeMin moment yg ekstrim dulu baru gengsinya ilang

  8. Horeeeee akhirnya abdt jg,sempat takut waktu kyu nyakiti ming tp seneng jg akhirnya kyu mau sedikit berubah ya mudah2an bnr berubah…… 🙂
    author lanjut ya……….

  9. Akhirnya update juga ff ini.

    Aduh gak suka deh part awal ni chap soalnya ada Kyu—seo nya -,-

    Tapi seneng pas tau kyuhyun mau berubah buat calon bayinya.

    jangan siksa2 ming lagi ya kyu.. atau mau lo yang gw siksa #pisss

  10. Waaaa puas dengan chap ini😀 akhirnya kyu tau kalau min hamil walaupun tadinya ngira itu anak donghae -.-
    dan akhirnya kyu udah mulai mau insap walaupun tingkahnya masih nyebelin begitu -.- semoga anaknya nanti ga nurunin sifatnya si kyupil itu! Hehe
    semoga kyu bener bener sama ucapannya yg katanya pengen berubah🙂
    eonni aku puas bgt sama chap ini, gomawo ^^ and chap selanjutnya jangan lama lama nee~ soalnya udah penasaran akut nih hehe…ditunggu kelanjutannya FIGHTING EONNI!!😀

  11. aaaaaa….
    kyuhyun nyebelin amat sih di ff ini -,- haemin… kapan hyukiie nongol? /plak… baru baca part 10 aja langsung ngerti ceritanya. soalnya genre favorit aku kaya gini kan.
    post nya jangan lama lama kaka… u.u

  12. wahh..kyuhyun emang brengsek bgt pas sm seo..nyebelin bgt…malah mra2in ming sempet mau ngegugat duluan lg..haduh plis deh kyu..awas ajh klo brubah.a cuma omong doang..
    yaa 2chap lg dong udahan.a
    waahhh

  13. yakin kyu mau berubah
    atau cemburu sama donghae
    seneng liat kyu cemburu
    apalagi merasa tersingkir karena ada donghae
    tapi belum puas rasanya liat kyu cemburu
    pengen bener2 sampe dy nyesel sama tindakannya dan engga mau jauh dari min lagi
    semoga minnie engga percaya gitu aja sama kyu
    pengen minnie yg tetap kuat hehehe
    lanjut kilat yaaaaaa
    semangat

  14. mr.cho jaim ni,.haish,blg aj uda mlai syg pan tu ama mingie,hyo..oyak,seo ko gk da kbrnya lg,bntr bnr dtgnya, keure eonni,keep fighting ne,i’ll be waiting whenever that.^^,

  15. huhh rasanya pengen ngebejek kyuhyun pas bilang ming hamil anaknya donghae,, tapi baguslag ming langsung klarifikasi ke kyuhyun

    ishhh itu maniak game satu gak bisa lembut apaa yaa ?? udah tahu istrinya lagi hamil…

    dan aku ber terimakasih sama author karena gak ngejadiin kyumin cerai😀

  16. Chap favoritku juga ini! hehe😄
    entah kenapa antara kesal dan geli saat interaksi KyuMin td, kesalnya yah karena kebejatannya dan gelinya yah saat mereka kalo ngobrol. haha😀
    Entah kenapa aku suka sekali dengn mulut pedasnya Ming, itu menunjukan kalau dia tdk selemah itu. Ehehehe XDD

  17. yah kyu kasar skali ma ming. . . . Terxta kyu mulai cinta nie mha ming. . . . Dan mulai cemburu mha donghae. . . . Hehehe gengsimu terlalu tinggi kyu. . . . . Jadilah appa dan suami yg baik. . Hehehe lanjt thor

  18. akhirnya lanjut juga ni epep
    nyesek pas min keluar kamar dgn koper besar nya setelah mergokin kyu m seo
    moga bnr deh kyu bakal berubah
    blm apa-apa liat hae pagi” nganter sarapan aja dia udh kabur gitu
    sabar ya min ^^

    next next🙂

  19. kyu oppa, beneran mau berubah ?
    awas qalo gak janji, aq suruh hae oppa bawa pergi ming oppa lho xD

    ming oppa terlalu polos, gak curiga ke kyu oppa, gak apa sih qalo kyu oppa tepati janji, nah qalo ngulang lge pan repot oppa

    lanjut lajut

  20. Hmmmm….part ini cukup bkin adem hati,mskipin ada adegan yg bkin esmosi naik,tp yerobati dgn sikap kyu yg melembut pd sungmin…bolehlah untuk awal mencba, plg tdk demi kyumin babies yg sdh diakui kyuhyun tanpa ragu.

    msh ada konflik lg kah????

    ayo jiyooo…..cemungud…!

  21. akhirnya update juga.

    kok kok rasanya ch ini pikiran kyu labil gimanaaa gitu. dari emosi tiba2 baik tapi nnti berubah lgi. tpi over all, aku ttep suka. smoga mrekanner2 baikan. ^^

    update jngan lma2 ne. hehe

  22. akhrny update. .
    please bkn kyu mnderita dulu jiyoo, bikin kyu bner” sakit hati, bkn dy bner” nyadar kalo cinta sm ming.. jgn kygini, sikap kyu msh ga jelas, mskipun udh mau tnggung jawab, pkokny kyu hrus mndrita dulu. . kasian ming. .
    fighting jiyoo

  23. Apakah kyu serius mau berubah? semoga saja bener yah… kasihan minnie kalau begini terus….
    kasihan juga si hae.. semoga yoejanya cepet keluar di next chap jadi ga ngarepin minnie terus… minnie fighting…

  24. as always u make a great ff
    but seo still like kyu or …
    and i lil bit confuse about kyu and min filling about each other
    and the end scene of this chap, make me think umhh…. is that annoying or funny?
    and fighting for u!

  25. Ini chap nya pendek bgt, kurang panjang saeng, hahha.. Semoga saja si evil bsa belajar mencintai dan menerima ming dihidupnya. Haha kasiaan ming ke siksa mulu. Ulala

  26. akhirnya update jugaaaaa…. kangen bangeeettttzzzz…. hehehehe
    aigo ming kamu harus percaya klo kyu mw berubah…. mudah2an dengan adanya aegya bisa membuat semuanya menjadi lebih baik.. aminnnnnn
    aq punyanya line saeng….. ntr aq add ソソªªªª?? hehehe

  27. aku udah lama ga mampir ke wp mu😀
    mian langsung koment di part ini ^^v
    kyu jahat masaaa :(((( saengi jangan siksa ming trus dong skalikali siksa kyu jg, buat dia nyesal T___T ga kuat baca adegan kyu sama seo :(((( saeng lain klo kalo adagen kyu sma seo diskip ajj yahhh😀
    lanjut saeng🙂

  28. Hoooh… ga percaya sama ucapan Kyu. Kyknya dia hanya merasa bersalah aja. Mungkin untuk saat ini Kyu bs menjanjikan itu, tp g th nanti begitu dia melihat Seo lagi. Apa Kyu bakal jd suami n ayah yg baik apa malah tmbh menyakiti Min n anaknya nanti.

    Lanjut!

    Elle

  29. annyeong min, aku reader baru :-)#bow
    kyu udah mulai falling in love sama ming😄
    suka banget pas kyu sama ming lg berantem, kyumin.a terlihat keren #hemeh
    ditunggu next chap, fighting! author jjang :-*

  30. izin baca ea author he

    yahhh d chap awal.awal kyu jahat amat ma ming,tganya kyu nyiksa ming..

    untung ming ga kguguran kyu,ddrong ampe gtu..
    kyaknya kyu dah mlai cnta t ma ming tp blum sadar ja..
    syukurlah kyu mau brubah..

    certanya kerennnn

  31. AdƺђX_XadƺђX_XadƺђX_X..tinggalin aja si kyu, sakit hati bgt diperlakukan bgitu, min sm donghae aj. ªkũ sebenarnya cuma silent reader, bgus ceritanya. Cepet lanjutnya y thor jgn lama2. Mmm…

  32. fighting eon ^^

    uhhh…. di chap ini si Kyu bikin kesel dan geregetan banget

    aku kira konflik akan menjadi panjang
    dengan kesalah pahaman ttng donghae ayah dari bayi sungmin
    ehhhhh…. kyuhyun mau berubah ternyata

    semoga sikap mu bisa lebih baik kyu
    dan menerima Min & calon baby mu

    buka lembaran baru dan lupakan seohyun
    ingat dia adik ipar mu

    lanjoooot eon😉

  33. yaaaaaaaaa.. ada pencerahan wlaupun kyuhyun agak kaku.. tapi gpp yg pnting kyu tau ming hamil anaknya😀

    makin seru.. nih!! lanjut thor.. smangat ya ngetiknya! smpe part 12 ya?? gpp smangat🙂

  34. Min kau harus percaya, karena kyuhyun telah memiliki rasa terhadapmu sedikit banyaknya untuk saat ini🙂

    Seru chingu, lanjut😀

    Wah cuman sampe 12part aja chingu ffnya ???

    Aku berharap bakalan ada skuel nantinya, tentang kehidupan keluarga kyumin bakalan seperti apa setelah kesalah pahaman ini berjalan lama🙂

  35. kyu mau berubah demi bayinya dan juga berusaha jadi lelaki yang menginginkan ming heheheh … moga kyu bener2 berubah demi bayi dan ibu si bayi hohoho..

    lanjutt ^^

  36. OMG baru sempet bacaaaaaa >/////< aku berharap skali kyu~ berubahalah menjadi ayah yang baik. Untuk kebaikan anak yang dikandung ming ㅠㅠ jaga dia kyu, jangan sakitin dia lagi huweee ㅠㅠ

  37. Jitak kepala kyu, gak ada rasa bersalah -nya sama sekali… dan sdh smp ch 10 kyu blm ada perasaan jg ke Ming?atau kyu yg blm sAdar dan msh berpikir klo dia msh cinta sm seo, pdhl seo kyknya udh berhasil lepas dr kyuhyun. Rasanya lbh rela ming sm hae deh.. semangat ya bwt nulis next chap ♡♡

  38. annyeong! aku reader baru di sini, maaf baru bisa komen sekarang .^^
    akhirnya update juga, agak lama ya nunggu nih chapter. xD
    di tunggu chap selanjutnya. fighting !! ^^

  39. apdet apdet apdet,
    yeaay apdet cepet’-‘
    nah si kyu kapan cinta sama ming,
    jan mikirin seohyun mulu, kasian ming sama baby nya,
    semoga nantimkyu bisa jadi ayah dan suami yang baik
    seperti janjinya *eaakkk

  40. wah ahirnya diposting juga chap 10nya, sekarang jiyoo lagi jarang on yah? biasanyakan 2hari sekali, semangat jiyoo buat ngetiknya + idenya😀

  41. jujur, aku senyum – senyum sendiri baca chap ini.
    awal nya sih sebel gara gara kyu kasar-lagi sama ming
    eh ditengah-tengah miris banget, aku kayak orang apaan tau ketawa miring(?) sendirian.
    trus itu di akhir…. si donghaek hah si donghaek huh mencurigakan… ada tbc lagi diditu T_T
    apalagi masalah yang membuat uri kyumin susah bersatu?

  42. Ji yoo.
    Maaf bru komen ya.
    Aku udah komen di part 1
    Tgl part 2 ampe 10
    Maaf lg aku gabung komen.a

    Aku jg ska part ni. Tp sbnernya dr part awal udah kren bgd
    Bhsanya ga belibet, dan mdh dimengerti.
    Tp ada yg mau ku tnya..
    1. Si kyu ampe part 10 th sbner.a udah mlai ska ato blm
    2.Kan kyu nyruh org buat ngikutin ming, mank si penguntit ga ngasi tau kalo ming srg ke dokter?

    Udah nanyanya 2 aja hehe
    Skali lg maaf soal komen lwt dm

    Mnta pw gmana cranya?

  43. aigoo ini kyuhyun bneran mau tobat ga ya… hedeuh udah ming sama hae aja hahahahaha #digamparkyu….
    author semangat ya bkin ff nya kekekeke

  44. ohhoho😀
    ceritanya kyu galau dan punya niatan utk berubah gitu?? O.o
    huhhh, coba dy blom tau kalo ming hamil, pasti masih tetep dg pendirian awal dy tuh -_-
    tp baguslah, sepertinya ini perubahan yg positif kedepannya🙂
    jd ming gak perlu nanggung beban sendirian😀

  45. Kyuhyun disini kok pabo/? sekali ya? -_-
    Hampir jja bunuh darah daging sendiri, dasar tuan Cho arogan. -_-
    Aku berharap nih ya untuk next chap yng mau aku baca sekarang bakal buat hatiku berbunga bunga ya liat KyuMin moment.
    #Ngarep

  46. Klimaksnya kurang greget >< plaaak
    emosinya udah mau puncak eh langsung turun liat scene kyu mau berubah #WHAT!! ngga salah..

    sebenernya aku penasaran loh sama sikap kyuhyun yang rada "br*ngs*k" kenapa dia begitu?? apa masa lalunya sulit ? bahkan dia orang kaya -_- apa emang dari lahir ?? semoga tuhan mengampuni dosamu nak

    KEEP WRITING

  47. akhirnya bisa baca lagi.udah lama bnget nggak buka wp eon.eh tiba2 udah bejibun ffnya.
    aih kyuhyun tuh cemburu.dia sebenernya ydah mulai suka sama ming tapi malu.
    lanjuuut

  48. Semoga aja yg diucapin kyu beneran bukan cuma janji doang
    agak kurang percaya sih sama kyu-_-
    Hae baik banget sama ming, eunhyuk mana eunhyuk biar hae terlalu sedih hehe

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s