Wedding Plan | KyuMin | Chap 9/? | Genderswitch | T+ | Drama , Hurt |

Wedding Plan

 

Genre : Romance , Drama

 

Rate : T+

 

Pairing : KyuMin

 

Part : 9/?

 

Warning : Genderswitch , Miss Typo(s)

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. Ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

Summary : Perjodohan memang selalu ada dan mengikat keluarga-keluarga bangsawan. Perjodohan adalah langkah untuk mempertinggi nama dan martabat keluarga. Semua telah direncanakan, tidak ada yang boleh menolak, semua harus menerima. Tak masalah jika perjodohan itu harus mengorbankan perasaan salah seorang terkasih. Perjodohan akan tetap berjalan.

“Demi apa.., aku hamil?”

Akhirnya tangisan Sungmin pecah, walau tanpa suara isakan yang berarti. Mata wanita itu mencucurkan air mata yang sedari tadi menggenang di pelupuk mata. Ia masih berusaha menahan isakan dengan menggigit bibir bawahnya kuat-kuat. Ia meremas jemari Donghae, menyalurkan segenap perasaannya yang meledak tak karuan.

“Tidak mungkin ..,” Sungmin kembali mendesis lalu merunduk dalam-dalam. “Tidak mungkin aku hamil ..”

Donghae ikut menghela nafas ketika suara pelan Sungmin menyentuh gendang telinga. Ada perasaan kecewa yang ia tujukan untuk Sungmin. Namun, mungkin saja Sungmin hanya korban dari perilaku suaminya yang tidak tahu diri itu. Yeah, Kyuhyun pasti memaksa Sungmin ketika mereka melakukannya. Tidak mungkin Sungmin mau menyerahkan tubuhnya secara cuma-cuma kepada Kyuhyun.

Dengan segenap keberanian yang ia kumpulkan, ia menyentuh pundak Sungmin pelan. “Mungkin saja, Min. Kau sudah menikah.”

“Tapi .., kami .. Donghae-yah, eoddeokhae?” pertanyaan itu terlontar bersamaan dengan rengkuhan lengan pendek Sungmin di tubuh Donghae. Wanita itu terisak semakin keras ketika wajahnya terbenam sempurna di pundak Donghae. “Eoddeokhae?”

Donghae menerima rengkuhan lengan Sungmin dengan suka cita. Dengan percaya diri ia membelai pucuk kepala Sungmin dan mengecupnya singkat. “Kau harusnya memberitahu Kyuhyun tentang ini,” kata Donghae dengan berat hati.

Kepala Sungmin menggeleng lemah, “Tidak. Kyuhyun tidak akan menyukai berita ini. Dia tidak akan menyukainya. Aku takut jika dia berniat membunuh anak ini setelah aku memberitahunya. Donghae-yah, apa yang harus aku lakukan?” Sungmin berseru panik. Ia menangis lagi setelah mengucapkan segala kemungkinan buruk yang melintas di otaknya.

“Minnie-yah, ada aku,” suara Donghae mengalun lembut sekali. Ia mulai merenggangkan pelukan Sungmin dan melepaskannya pelan. “Jangan lupa, ada aku. Aku ada di sini, Seoul. Aku ada di sisimu,” ucapnya sambil membelai permukaan pipi Sungmin yang basah. Jemarinya bergerak menghapus jejak bulir kesedihan di sana. “Jangan menangis lagi, hm?”

Ada aku di sisimu ..

Ucapan Donghae benar-benar menyihir Sungmin seperti sebuah mantra ajaib. Dada wanita itu menghangat secara tiba-tiba walau ia tak menginginkannya. Ada sesuatu yang memaksanya untuk berhenti menangis. Jika saja Donghae mengucapkan hal itu sekali lagi dengan melempar tatapan sehangat ini, mungkin Sungmin akan merasa lebih baik.

Oh, Donghae tidak hanya melempar tatahan hangat yang menyilaukan itu. Namun ia juga tersenyum, menawan sekali. Lelaki itu merengkuh pipi Sungmin, kemudian menghembuskan nafas wangi yang menenangkan. Ia menghela nafas lalu berkata, “Ada aku di sisimu ..”

Dan voila!

Ajaibnya Sungmin benar-benar berhenti menangis setelah mendengar kata itu terulang dari mulut Donghae. Nafasnya mendadak menjadi sangat teratur dengan tempo normal yang tidak membuatnya serasa tercekik. Rasa takutnya pun perlahan memudar dan tergantikan oleh kata motivasi seperti ‘Ya, benar. Ada Donghae di sini.’.

Benar, ucapan itu terucap beberapa kali di benak Sungmin. Itu membuatnya berpikir bahwa Kyuhyun adalah lelaki yang harus dilawan jika ia bertindak kasar. Sungmin tidak perlu takut dengan segala kemarahan Kyuhyun. Dan seharusnya ia juga melawan ketika Kyuhyun menghujaminya dengan kata-kata kasar.

Sungmin tidak bersalah. Kyuhyunlah yang bersalah, dia yang membuatnya hamil dan mengandung anak tak berdosa ini. Kyuhyun yang memaksanya berbuat hal keji itu dulu. Jika Kyuhyun berani menyuruhnya untuk menggugurkan kandungan, Sungmin bersumpah akan mencaci-maki Kyuhyun dan menggugat cerai.

Memangnya dia saja yang bisa berbuat seperti itu?

 

OoOoO

Sungmin menutup pintu apartemennya lalu berjalan dengan langkah santai ke arah kamar. Ruang tamu sudah gelap, tapi Sungmin yakin jika Kyuhyun belum tidur—atau mungkin belum pulang? Entahlah, Sungmin sendiri tidak tahu apakah Kyuhyun menghabiskan waktu di rumah atau tidak. Yeah, semoga saja Kyuhyun tidak ada di kamar utama.

Dan sepertinya doa Sungmin dikabulkan oleh Tuhan. Saat Sungmin memutar knop pintu dan membukanya, ia tidak menemukan sosok Kyuhyun di mana pun. Baru saja Sungmin akan melangkah ke dalam, ada suara langkah kaki yang membuatnya urung bergerak.

Siapa?

“Dari mana, nyonya?”

Suara bass itu terdengar begitu nyata, memecah keheningan yang sempat melanda ruangan apartemen luas ini. Mendadak bahu Sungmin terasa lemas, ia pun memutar badan dan mendapati tubuh tinggi tegap milik Kyuhyun telah berdiri di hadapannya. Lelaki itu menatapnya dengan pandangan dingin, namun benar-benar sarat akan kemarahan yang berkobar di bola matanya.

“Maaf karena aku pulang terlambat,” Sungmin berusaha bersikap senetral dan sebiasa mungkin. “Aku terlalu asyik berbincang dengan temanku.”

“Sudah jam berapa ini? Lewat tengah malam, benar-benar keterlaluan,” Kyuhyun melangkah melewati tubuh Sungmin memasuki kamar utama. “Kau itu istri orang. Kenapa masih gemar berkeliaran malam-malam? Bagaimana jika ada preman mabuk yang melihatmu lalu memperkosamu?”

Kata-kata Kyuhyun benar-benar menyejukkan, lelaki itu benar-benar mengakui Sungmin sebagai istrinya. Yeah, Sungmin sadar jika Kyuhyun marah. Sungmin sendiri sadar akan kesalahannya yang pulang terlalu larut.

Diam-diam, dalam ucapan sadisnya, Kyuhyun tetap menaruh perhatian pada istrinya.

Sungmin tersenyum tipis, ia menutup pintu kamar mereka lalu melangkah mendekati ranjang—tempat di mana Kyuhyun merebahkan tubuhnya. “Kau tidak perlu khawatir jika aku sedang di luar.”

“Tidak khawatir bagaimana? Kau itu wanita! Bagaimana pun juga wanita itu target empuk tindak kriminalitas! Apalagi jika kau berkeliaran malam-malam begini! Apa kata orang jika ada berita ‘istri seorang Cho Kyuhyun diculik perampok ketika berjalan seorang diri di trotoar saat tengah malam?’. Aku bisa malu besar! Dikira aku tidak becus mengurus istriku sendiri!” tanggapan Kyuhyun terlontar dengan nada yang cukup tinggi.

“Kyuhyun-ah, apa kau benar-benar khawatir denganku?”

Pertanyaan Sungmin yang bernada dingin itu sukses membuat Kyuhyun melototkan mata. Ia bungkam saat mencerna makna sesungguhnya dari ucapan Sungmin. Ada gejolak tersendiri saat mata sayu Sungmin sampai pada manik matanya.

Hingga akhirnya, Kyuhyun tersadar dengan apa saja yang baru ia lontarkan kepada Sungmin. Segala ucapan yang mengungkapkan pikiran dan perasaannya. Ia mengucapkannya seperti seorang suami yang benar-benar mencintai seorang istrinya.

Benarkah seperti itu?

Kyuhyun menghempaskan nafas kasar kemudian bergerak memunggungi Sungmin, “Sudahlah! Susah sekali berbicara denganmu!”

Sungmin menatap tubuh Kyuhyun yang memunggunginya, ia pun duduk di bibir ranjang. Ia memandang punggung sang suami dengan tatapan berharap, sedikit mencaci dan memaki perbuatan bejat yang pernah dilakukan padanya. Sungmin menggulung telapak tangannya sendiri, menggigit bibir demi menahan gejolak kemarahan yang serasa ingin meluap.

Dia ayah dari anak yang kau kandung, Sungmin ..

 

Kau tidak boleh membencinya ..

Suara batin Sungmin menembus perasaannya yang bergejolak, mengusir segenap kemarahan yang sempat bercokol di sana. Ia kembali melunak, tatapannya kembali sayu seperti semula.

Apa aku harus mencintai Kyuhyun?

 

Lalu, menyerahkan segalanya?

 

OoOoO

Pernikahan Kyuhyun dan Sungmin baru berjalan selama tiga bulan lebih. Hubungan yang mereka ciptakan perlahan membaik, walau mereka masih enggan untuk membuka hati. Mereka hanya sekedar berbicara saat ada suatu keperluan. Dan mereka kembali diam ketika tidak ada hal yang perlu mereka perbincangkan.

Sikap kaku Kyuhyun tetap seperti dulu. Lelaki itu masih suka marah-marah ketika Sungmin pulang terlalu larut. Lelaki itu juga masih suka melempar barang yang ada di dekatnya ketika ia marah. Tidak ada yang berubah dari Kyuhyun.

Ia masih seperti dulu.

Mencintai apa yang seharusnya ia cintai.

Lalu Sungmin?

Wanita itu tetap tegar walau ia sedang mengandung anak dari suami yang tidak mencintainya. Tentu peran Donghae dan Kangin sangat mempengaruhi kondisi psikis Sungmin. Dua orang lelaki itulah yang mampu memberikan motivasi untuk Sungmin, kapan pun dan di mana pun. Setiap kali Sungmin akan pergi check-up ke dokter, dengan sukarela Donghae menawarkan dirinya untuk menemani. Tidak bisa dipungkiri jika dokter Yoon—yang menjadi dokter Sungmin—telah terbiasa menyebut Donghae sebagai suami Sungmin. Mungkin Dokter Yoon mengira Donghaelah ayah biologis dari anak yang Sungmin kandung.

Memang, siapa yang tahu jika Sungmin sedang mengandung?

Hanya Donghae dan Kangin.

Dan Kyuhyun?

Lelaki itu hanya sedang menutup mata dari tanda-tanda yang Sungmin berikan secara tidak langsung. Ia berusaha tidak peduli ketika Sungmin mengalami muntah-muntah saat mencium bau makanan. Atau saat Sungmin kehilangan nafsu makan karena perutnya serasa diaduk dari dalam.

Namun, hari ini berbeda bagi Kyuhyun. Lelaki itu merasakan setitik rasa iba ketika melihat wajah pucat itu terus terlukis di wajah Sungmin. Berulang kali ia mendengar desisan nafas berat dari Sungmin ketika mereka sarapan tadi, dan itu membuatnya risih setengah mati.

Apa untuk hari ini ia harus berbaik hati kepada Sungmin?

Kyuhyun menatap pintu kamar yang tidak sepenuhnya tertutup. Sungmin sedang ada di dalam kamar, mungkin tengah istirahat. Apa dia harus masuk ke dalam dan bertanya apa Sungmin baik-baik saja?

Tidak ada salahnya masuk ke kamar. Toh itu juga kamarku. Kyuhyun membatin lalu bangkit dari duduknya di sofa. Lelaki itu mengambil langkah menuju pintu kamar dan mengulurkan tangan untuk mencapai knop pintu.

“Begitulah. Perutku mual dan kepalaku pusing. Apa kita harus pergi ke Dokter Yoon lagi?”

Suara Sungmin yang berbicara sendiri membuat niatan Kyuhyun untuk memasuki kamar hilang. Lelaki itu lebih memilih untuk mengintip keadaan di dalam kamar dari celah pintu yang tidak tertutup.

“Hm .. Aku kehilangan selera makanku lagi pagi tadi.”

Beberapa pertanyaan muncul di benak Kyuhyun, berputar dan sempat membuatnya bingung.

Siapa yang sedang Sungmin hubungi?

Dan apa penyakit Sungmin hingga membuatnya mampu berbicara seperti itu?

“Sudah empat bulan, Hae ..”

Suara Sungmin yang terlontar dengan nada penuh keluhan itu sukses membuyarkan lamunan Kyuhyun. Lelaki itu terhenyak setelah ia mendengar nama yang Sungmin ucap di akhir kalimat.

Hae? Siapa Hae?

Dan apa maksud dari ‘sudah empat bulan’?

“Dan aku masih merasa mual ketika mencium bau makanan.”

Kalimat Sungmin berlanjut, Kyuhyun semakin menajamkan pendengaran.

“Apa harus begitu? Baiklah, aku akan pergi ke Dokter Yoon.”

Dokter Yoon? Dokter rumah sakit langganan Sungmin?

“Jangan menjemputku di apartemen, aku takut Kyuhyun akan marah. Jemput saja di tempat biasa ..”

Mereka akan pergi bersama?

Kyuhyun memutuskan untuk segera mendorong knop pintu ke belakang dan masuk ke dalam kamar. Bisa ia lihat jika Sungmin kaget setengah mati saat mendengar suara derit pintu yang menjerit. Wanita itu langsung memutus panggilan telponnya saat ia berbalik untuk menatap Kyuhyun.

“Kyuhyun-ah? Ada yang bisa aku bantu?” tanya Sungmin, kikuk.

OoOoO

Sungmin meraih ponselnya yang tergeletak tak berdaya di atas meja nakas. Wanita itu pun memencet speed dial nomor tiga lalu menempelkan earpiece ke telinga. Ia berjalan ke arah ranjang dan duduk di sana—sambil menunggu telpon diangkat.

“Ne, Minnie?”

Suara tenor yang sedari tadi diharapkan oleh Sungmin akhirnya mengalun juga. Sungmin tersenyum tipis, “Hae .. Aku merasa sangat buruk.”

“Apa? Kau masih mengalami morning sick?”

“Begitulah. Perutku mual dan kepalaku pusing. Apa kita harus pergi ke Dokter Yoon lagi?” tanya Sungmin sambil mengelus permukaan perutnya yang sedikit membuncit.

“Apa kau sudah sarapan? Jangan-jangan kau kehilangan selera makan,” Donghae mencoba menebak kebiasaan buruk Sungmin.

“Hm .. Aku kehilangan selera makanku lagi pagi tadi.”

“Sudah kuduga. Kau harus makan walau tidak ada selera makan, Min. Apa kau tidak kasihan dengan bayi yang kau kandung?” Donghae melontarkan protesnya atas perilaku Sungmin.

“Sudah empat bulan, Hae ..,” Sungmin merengek dan mengerucutkan bibir. Ia menghela nafas kemudian kembali berucap, “Dan aku masih merasa mual ketika mencium bau makanan.”

“Lebih baik kita pergi ke Dokter Yoon.”

“Apa harus begitu? Baiklah, aku akan pergi ke Dokter Yoon.”

“Kujemput di apartemenmu, hm?”

“Jangan menjemputku di apartemen, aku takut Kyuhyun akan marah. Jemput saja di tempat biasa ..”

Belum sempat Sungmin menuntaskan ucapannya, ia sudah dikejutkan oleh suara pintu yang terbuka. Jemarinya reflek memencet tombol merah ketika pandangannya menangkap tubuh Kyuhyun tengah melangkah santai ke arahnya.

Sungmin mencoba mengulas senyuman palsu, “Kyuhyun-ah? Ada yang bisa aku bantu?”

“Ahh, aku hanya ingin mengambil ponselku,” jawab Kyuhyun sambil berjalan menuju meja nakas. “Kau sedang menelpon seseorang?”

“Eh? Eoh?” Sungmin mengangguk dengan gerakan tidak pasti—penuh keraguan karena ia sendiri tak menyangka jika Kyuhyun tahu dirinya sedang menelpon seseorang. “Kau mendengar percakapanku?” tanya Sungmin dengan nada sehati-hati mungkin.

Kyuhyun terdiam sejenak, lalu ia mengangkat wajahnya dan menatap wajah pucat pasi Sungmin. “Tidak.”

“Ohh,” Sungmin hanya ber-oh ria. Wanita itu pun bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah almari. Ia mengambil mantel tebal berwarna merah darah dan memakainya. “Aku akan pergi sebentar.”

“Kemana? Dengan siapa?”

Kalimat pertanyaan Kyuhyun yang menunjukkan keposesifannya terlontar dengan nada dingin. Sungmin sendiri menggerutu karena pertanyaan itu terlontar di saat yang tidak tepat.

“Sudahlah. Aku tidak akan pulang malam. Mungkin nanti sore aku sudah ada di rumah. Bukankah seharusnya kau bekerja?” Sungmin ikut melempar pertanyaan setelah menyangkal pertanyaan Kyuhyun. Sebenarnya, ia berusaha mengalihkan topik pembicaraan yang berusaha menggencet dirinya.

“Aku akan berangkat pukul sembilan. Atau kau perlu kuantar sekalian?” Kyuhyun menawarkan tumpangan—walau sebenarnya ia tahu jika kemungkinan besar Sungmin akan menolak.

Sungmin tersenyum tipis, “Tidak perlu. Aku sudah ada janji dengan temanku.”

“Teman? Siapa?”

“…”

Sungmin terdiam, dia tak sanggup menjawab walau ia sendiri tahu jika Kyuhyun sedang menunggu jawabannya. Tidak seharusnya ia mengucapkan alasan sebenarnya kepada Kyuhyun, lelaki itu bisa bertindak sesuatu yang tak terduga.

“Aku pergi dulu, sampai jumpa nanti!”

Tanpa mencoba peduli dengan tatapan mengintimidasi Kyuhyun, Sungmin pergi begitu saja dan menghilang di balik pintu apartemen berwarna silver itu. Kyuhyun hanya mengumpat dalam diam, namun sedetik setelahnya ia meraih ponselnya.

“Ikuti kemana Sungmin pergi dan laporkan hasilnya kepadaku secepatnya, seperti biasa.”

OoOoO

Eomma, aku tidak bisa mengantarkan buah ini ke apartemen Sungmin eonni ..,” gadis itu merengek manja sambil menenteng keranjang penuh buah dengan hiasan cantik.

“Kenapa tidak bisa? Seohyun-ie, semenjak pernikahan eonni-mu, kau tidak pernah mengunjungi apartemen mereka, bukan?” wanita dengan keriput halus di sekitar mata menyahut seraya terus menyibukkan diri dengan berkas-berkasnya.

“Tapi .., tapi ..”

“Kau takut bertemu mantan kekasihmu di sana?” ibu menyela lalu menatap mata Seohyun tajam. “Dia sudah menjadi suami eonni-mu, dia kakak iparmu. Seharusnya kau terus menjalin hubungan baik dengan mereka. Bagaimana pun juga, Sungmin eonni-mu.”

Seohyun bungkam, tidak berniat membalas ucapan sang eomma yang terkesan menyakitkan. Memang ia menolak pergi ke apartemen Kyuhyun dan Sungmin karena alasan takut—takut bertemu Kyuhyun. Ia takut jika getar-getar cinta yang dulu pernah ia rasakan untuk Kyuhyun muncul kembali. Apalagi, sekarang ia sudah memutuskan untuk menjadi kekasih Younghwa.

Apa ia harus mengajak Younghwa ke apartemen Kyuhyun?

Ide yang terlampau bodoh. Tidak mungkin ia membawa Younghwa ikut serta dengannya ke apartemen Kyuhyun. Bisa-bisa mereka saling melempar ucapan dan pandangan sinis. Ia tidak ingin terjadi keributan di apartemen itu.

Gadis itu menyetop taksi yang kebetulan lewat di hadapannya, lalu masuk dan duduk. Di dalam ia hanya diam sambil meremas jemari tangannya yang dingin dan basah. Kenapa ia jadi berdebar-debar seperti ini?

Ingat Younghwa oppa yang sudah sangat baik untukmu, Seohyun .. Bersikap biasa saja ..

Kata hati Seohyun terlintas di pikirannya. Gadis itu pun menarik nafas dan membuangnya perlahan, demi mengatur dan mengembalikan suasana hatinya. Ia tidak ingin memasang wajah gugup ketika bertemu Kyuhyun dan Sungmin nanti.

Taksi itu berhenti tepat di depan sebuah gedung apartemen bertingkat, lalu sopir itu mengatakan harga yang harus Seohyun bayar. Setelah menyerahkan uang, gadis itu turun dari taksi dan segera berjalan memasuki kawasan apartemen tersebut. Ia tidak ingin berlama-lama dalam memikirkan semuanya. Yang perlu ia lakukan adalah memberikan titipan eomma kemudian pergi. Walau ia sangat rindu dengan kakaknya, tetapi sepertinya Seohyun tidak akan betah berlama-lama di sana.

Ujung jari Seohyun menekan tombol bel, lalu berdiri di depan pintu.

Pintu tiba-tiba terbuka, dan sosok seorang lelaki tegap dengan rambut cokelatnya berdiri di sana. Lelaki itu melototkan mata ketika mendapati gadis cantik tengah berada di hadapannya, ia terkejut setengah mati.

Seohyun mengedarkan pandangan, berusaha untuk tidak terjebak dengan pandangan yang baru Kyuhyun layangkan untuknya. “Kakak ipar, apa aku boleh masuk?”

“Mm—masuklah,” kata Kyuhyun dengan suara tergagap. Lelaki itu kembali menutup pintu setelah melihat sosok Seohyun telah memasuki apartemen. “Duduklah di sofa,” katanya sambil membimbing langkah kaki Seohyun ke arah ruang tamu.

Seohyun segera duduk di sofa, tetapi ia masih mengedarkan pandangan ke sana ke mari. “Di mana Sungmin eonni?”

“Dia sedang keluar,” kata Kyuhyun sambil meletakkan dua kaleng soda di atas meja—yang baru diambilnya dari dapur. Lelaki itu ikut duduk di sofa yang berada di hadapan Seohyun, lalu kembali menjatuhkan pandangannya pada wajah cantik rupawan milik Seohyun.

Jinjjayo? Aku hanya ingin mengantarkan titipan eomma. Jika Sungmin eonni tidak ada, aku langsung pulang saja,” kata Seohyun dengan nada bicara pelan dan sarat akan kesopanan—seperti biasa. Gadis itu berniat bangkit dari duduknya.

“Jangan terburu-buru, mungkin sebentar lagi Sungmin akan pulang,” kata Kyuhyun tiba-tiba. Ia begitu terkejut ketika melihat Seohyun berdiri dan reflek lelaki itu mencengkeram pergelangan tangan Seohyun.

Mereka saling bertatapan .., seperti dulu ..

“Tolong lepaskan, kakak ipar,” Seohyun yang menyadari bahwa perasaannya akan kembali meluap segera berontak.

“Kakak ipar?” alis Kyuhyun melengkung ketika gendang telinganya ditembus oleh panggilan Seohyun kepada dirinya. Tanpa melepaskan cengkramannya, ia ikut bangkit lalu berdiri di hadapan Seohyun. “Kau memanggilku kakak ipar? Tidak pernah kusangka ..”

“Lalu apa? Bukankah kau kakak iparku?” Seohyun masih berusaha bersikap netral tanpa mencoba mengangkat masa lalu mereka.

“Seohyun-ah,” dalam satu-satuan detik Kyuhyun langsung mendekap tubuh Seohyun, membuat jarak di antara wajah mereka semakin dekat. Lelaki itu mengunci semua gerakan lengan Seohyun, mengapitnya dengan begitu kuat hanya dengan satu lengannya. “Kau masih cantik seperti dulu.”

“Kakak ipar, apa yang kau lakukan? Tolong lepaskan aku,” Seohyun merengek dan mencoba berontak dengan segenap tenaga. Perasaannya sudah bercampur aduk, membuatnya takut setengah mati dengan sosok yang ada di hadapannya. Dekapan ini terlalu erat, membuat sesak untuk bernafas.

Oh, nafas Seohyun yang tersendat-sendat malah membuat Kyuhyun kesetanan. Rintihan dan desisan yang keluar begitu saja dari bibir Seohyun, Kyuhyun artikan sebagai desahan—yang sering ia dengar dari mulut yang sama dulu.

Tanpa pikir panjang, Kyuhyun segera menyambar bibir merah muda milik Seohyun.

“Tid .., eeemppht! Apa .., yang ..”

Seohyun tidak sempat mengelak ketika Kyuhyun memilih untuk menjatuhkan tubuh mereka pada sofa panjang yang kebetulan berada tepat di dekat mereka. Kyuhyun mengapit tubuh Seohyun, dan ia mendapat kekuasaan lebih terhadap tubuh di bawahnya. Tanpa menunggu waktu lagi, akhirnya Kyuhyun kembali meraup bibir Seohyun—yang kini ia dapatkan dengan mudah karena gadis itu tak lagi memberontak.

Mereka berciuman, memagut dengan mesra. Walau gadis itu hanya diam dan tidak berontak, sebenarnya ia menolak tindakan Kyuhyun. Tenaga seorang lelaki terlalu besar untuk dikalahkan, apalagi jika sudah berbaring seperti ini. Kyuhyun sudah mengunci semua alat geraknya dan Seohyun sama sekali tak sanggup bergerak.

Tetapi, ketika tangan Kyuhyun bergerak lebih jauh, Seohyun berjengit. Ia mencoba berteriak dalam ciuman basah ini. Tidak boleh, Kyuhyun tidak boleh melakukan apa pun kepadanya. Kyuhyun tidak boleh menyentuh tubuhnya.

“Eeeumppht!”

Seohyun tidak sengaja melenguh ketika telapak tangan Kyuhyun meremas pahanya. Kelopak mata gadis itu terpejam erat-erat, pasrah akan semua yang terjadi. Apalagi ketika ia merasa bahwa tangan Kyuhyun berusaha menyingkap kaosnya.

“Aaaahh ..,” Seohyun tak mampu menyembunyikan suara aneh yang keluar dari mulutnya ketika ia menghembuskan nafas diantara ciuman ini. Dan ia merutuki itu semua.

“Kyuhyun-ah ..”

TBC

Halo readeeers ~~~ ! *kecup satu satu* aduh sumpah asli kanget banget sama kalian semua. Setelah sekian lama putus dari laptop dan pacaran sama kasur *abaikan* akhirnya aku balik juga. Seneng deh bisa balik lagi ke dunia ff *ngakak*

Sebenernya aku mau ngasih kalian ff oneshoot waktu aku balik ke wordpress, tapi nyatanya ff itu belum kelar -_- yaah jadinya aku update yang ini dulu yah .. ff yang one shoot nyusuul ..

Hehehe

~MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY-PASTE SEMUA KONTEN YANG ADA DI BLOG INI! DO NOT PLAGIAT, PLEASE!~

101 thoughts on “Wedding Plan | KyuMin | Chap 9/? | Genderswitch | T+ | Drama , Hurt |

  1. huwwee update juga… ga suka ma skap Kyu yang plin plan ini.. ckcck… itu udah mo jadi bapak sikapnya temperamen gitu… eh iya annyeong jiyoo,,, ini id name baru aku.. aku yg slalu pake id name freychullie

  2. KYAAAAA~!!!
    akhirnya update jugaaa…
    ah HaeMin moment ♥ sweeet…. suka suka suka…
    well, Kyuhyun udah mulai cinta tuh sama Sungmin ~
    tapi…..dia sama Seo kok….wajar sih…
    eh, itu ketahuan Sungmin kan? penasaran sama reaksi sungmiiiin!!!

  3. aaaaaaaaaaaaa , jiyoooooo * peluk akhirnya update jugaaaa ,makasih yah

    itu pasti min kann??
    knp sih kyu labil gitu, daan gak nyadar kalo min hamil

  4. Udah lama nunggu chap ini akhirnya update juga. Kabarnya gimana?. Keliatannya kyu masih ada rasa ya ama seohyun. Kasihan ming apalagi kondisinya yg lg hamil skrg.

  5. jangan bilang kalo ming liat adegan tidak senonoh itu O.O

    hakhakhak udh ming langsung tinggalin kyu aja bareng donghae

    wih welcome back jiyoo-sshi
    cepet update chap selanjutnya ya

  6. Hueee eonni ini kependekann😥
    Untuk next chapnya smoga dipanjangin lgi dehh
    Kyyaaa!! Jgn blg itu ming yg liat ??
    Adeh makin repot ajaa
    Kyu sihh maen nyosorr ajaa
    (۳˚Д˚)۳
    Jdi gregetann ama kyu!

  7. ya alllah eon😥 baru update udh bikin aku nyesek aja huh.. aku tunggu ff ini smpe beberpa bulan.. pas udah update akhirnya bikin nyesek iihh. .😥

    lanjut eonnn.. kajja!!

  8. aduuhh jujur agak gak nyaman baca adegan terakhir..
    si kyu bener” jahat,padahal ming lagi hamil..
    mungkin emg lebih baik kalo ming sama hae aja..

  9. Kyaaaa akhirnya abdet jg eon setelah lm menunggu dirimu…. 🙂
    kasihan sungmin hamil ga ada perhatian dr suami,mlh orng lain yg peduli
    gmana ya reaksi kyu klu tau ming hamil…?????
    Chingu lanjuuuuuttttttt

  10. Kyaaa akhir abdet jg,ak ttp kasihan ama sungmin d sini dia yg jd tersiksa trus,kyu kpn dirimu sdr klu ming hamil ya…???
    Tp kyu udh ga kasar kyk dl baguslah
    chingu lanjut yaaa… 🙂

  11. Kyaaaa akhirnya abdet jg eon setelah lm menunggu dirimu…. 🙂
    kasihan sungmin hamil ga ada perhatian dr suami,mlh orng lain yg peduli
    gmana ya reaksi kyu klu tau ming hamil…?????
    Chingu lanjuuuuuttttttt. 🙂.🙂

  12. huwaaaaa akhirnya comeback lagi…..
    aigooo sepertinya blum kelar2 nih masalahnya….mudah2 kyumin cepet sadar n saling mencintai.. aminnnnn

  13. sebenernya kyu suka sama siapa sih??ming atau seo??ko dia terkesan ‘maruk’ banget sihb di ff ini..

    ada yang datang kah??atau apa yang ganggu seokyu??bagus deh kalo ada yg datang..jangan ada seokyu moment di ff ini…lanjut kilat author-sshi

  14. yaampun finally update juga, kirain menghilang entah kemana~ haha
    ohiya lupa kalo si seo udah sama yonghwa, aduh kayaknya mesti buka chap sebelumnya -___-
    btw berhubung apdetnya lama, chap depan apdetnya cepet ya berarti? haha *ngarep*

  15. Waaah, akhirnya apdet ffn
    Ada yang mergokin seokyu tah ? Ming ya itu ?
    Kasian ming, ​Ʊϑaђ kyu nya kasar, dingin, sama seo masih kaya gitu…

    Apdet asap ya author…
    Semangat (҂’̀⌣’́)9

  16. akhirnya comeback jugaa… duh kyu aneh nih dikira udah cinta sama minnie, ayoo chingu update lagi yh banyakin kyumin momentnya dong hehe😀

  17. alhamdulillah updet jg, dkirain udh ga bkl dilanjut lg chingu.. t.t

    part ini nyesek bgt sueer, kyu jht bgt.. itu pokokny seokyu jgn ampe ngapa”in.. huee
    kyuhyunya kpn sadarny sih, babo babo babo!!

    updetny kilat please, biar cpet ada obtny., kalo ga bs nyesek kbayang terus..

    gomawo yaa udh mau dlanjut :))

  18. eonni kemanaa ajaaaa udaaah lamaa bngt nih nunngunyaa sampe jamuran akunya hehhehehe cepeetan yah updatenyaa,,jgnn sampee berbulan2 lagii yaaahhh!hwaitiing eonni!!!! semangaat eonni!!!

  19. Udah lamaa bngt ff ini jamuran eh akhinya update jga yng chpt 9 , Karakternya kyu ngk prnah berubah Jhatt bngt dia ngelakuin it sma seohyun -___- Gmna pas sungmin ngeliat entarrrr …
    Dtnggu eon chptr slnjutnya , Fight ya !!

  20. wah..eonni,kau kmbli ^^,dn mbuat kyuhyun kstanan:/ ?
    Oh demi benda pink,siapa yg memanggl kyuhyun td?
    Keep hwaiting eon ^^

  21. please… demi apapun jangan biarin ming liat itu…. jangan sampe kyu salah sangka itu anaknya donghae bukan darah dagingnya sendiri…. jangan sampe… hyaaa kasihan ming ih! thor.. abis sakit ya? semoga bisa kembali ke dunia ff! update kilat thor buat next chapter.. hehe

  22. akhirnya d update jg ffnyaa
    aigo kyu beneran masih punya rasa sama seo? terus ming gmn? dia kan lg hamil. kyu tega bgt dehh. terus ming liat aksi tindih2an kyu? aigooo o.o
    keep writing ya jiyoo ^^

  23. Akhirnya update juga. *peluk2*

    Seneng deh di awal kyu udah mulai perhatian dan posesif. Sayang bagian akhir aku hampir nangis bayangin ming liat kejadian ‘itu’.
    Aku aja udah sakit hati gini apa lagi ming yg super sensitif karna lagi hamil.
    Semoga itu yg bisa buat mereka sadar. Dan bersyukur ming mau menjaga bayinya.

    Baby cho. Semoga mmbawa keberuntungan. ^^

    Ditunggu selanjutnya *flying kiss ♡♥*

  24. omo… kyu bener” ye
    udeh ming cere in aje laki kaya bgtu mah *walau ga rela* tp dr pd ming tekanan batin, terus terjadi hal” yg tidak diinginkan, mending udahin aje

  25. kyaaaaa.a……..

    akhirnya UPDATE JUGAAAAA….!!!

    DAN LANGSUNG Jleeeb jjaaangg….!!!!

    yg pertama kyuhyun pasti mikir nanti klu sungmin mengandung anak hae.secra udh 3 bln usia kandungannya dan kyu blm tau klu sbnernya ming hamil anak kyu.

    dan yg kedua,itu.pasti ming liat kyu sm adiknya bergulat panas disofa,gilaaaa..

    ASTAGAAAAAAA……my Sungminnie!!!!! poor sungminnie…..

    argh!! Jiyoooooo-ya….mau lagiiii~~

  26. Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah~ kenapa jadi begini??
    Nanti Kyu pasti ngira itu anak Min sama Hae u.u
    Ish, Kyu masih aja godain Sehyun TToTT
    Gak kebayang nanti Min bakal gimana?
    Ditunggu kelanjutannya :’)

  27. Update jg akhirnya…
    Sorry bru bisa refiew pada chapt ini…
    Udah tegang gtu ceritanya knp tbc…
    Makin penasaran…
    Di tggu bgt next chap nyA…n

  28. Hueeee yg dtg itu minnie kah? Ga tau sakitnya gimana perasaan minnie habis ini.. Apalagi minnie hamil.. Kasihan sekali nasib minnie…

    Gomawo jiyo uda dilanjut meskipun lama…
    Gimana kesehatannya? Uda baikan kan.. Semoga sehat selalu ya… Gbu

  29. Finally you are back!!! omg sungmin hamil ㅠㅠ I can’t explain how’s me heart beating. Aaaaak kyuhyun kyknya emg mulai kasih perhatian, tapi tapi tapi knapa malah akhir part ini dia kayak kesetanan lagi? I bet he feels jealous with min, trus melampiaskan (?) kekesalan ke mantan /nangis di pojokan

  30. Yaaah kyu ngecewain bgt nih
    Kasih hukuman apapun ga bakal sebanding sma pengorbanan min
    Gmna klo min nikah sma hae? hahahaha
    Tapi aku cinta mati sama kyumin (ㅠ____ㅠ)

  31. sujud syukur akhirnya ff ini update juga di tengah kebosanan aku /? hahaha si kyuhyun nyebelin amat dah, tau istrinya lagi hamil malah nyentuh adik iparnya!! next chap cepet ya saeng sebelum aku UTS/? kkkkk~

  32. Akhirnya update juga. kiss
    Seneng deh di awal kyu udah mulai perhatian dan posesif. Sayang bagian akhir aku hampir nangis bayangin ming liat kejadian ‘itu’.
    ASTAGAAAAAAA……my Sungminnie!!!!! poor sungminnie…..

  33. AKHIRNYAAA eonni update juga setelah sekian lama diriku nunggu sampe lumutan *lebeh* ^^
    ya ampooon kyu gilaaa nyerang (?) adik iparnya sendiri walaupun dlu pernah jd yeojachingu nya tp kan sekarang kyu udah pnya istri aturan jangan begituu -.- huhu miniie kasian bangeet u.u moga aja pas tau miniie hamil kyu nya insap ya amiin

    eonni tercinta jebaal ya update part 10nya jangan lama lama. aku udah penasaran bgt soalnya sama kisah kyumin ini..jebaal eonni *puppy eyes*
    FIGHTING ne eon!! *muaach* ^^

  34. Jiaaah kamu udh come back, aq telaaattt,,, saeng ttep yah,, ff mu daebak, aq hmpir lupa sma jln cerita nya, wlwpn aq udh baca bbrapa kali dr chap awal, mgkn karena kelamaan hiatus hehehe
    *kecup kyumin,
    itu pas tbc nya, siapa yg manggil, aq yakin itu ming huhuhu

  35. anyyeong author-ssi, aku reader barumu^^

    hahhhhh kesel juga sama sifatnya Kyu di ff ini, dan demi apa rasanya pengen nabok Kyu yg main serang aja pake lemari disamping saya ini. ishhhh :@
    dan kuharap yg manggil Kyu td itu MING, biar tau rasa dia dan masalahnya juga bakalan lebih jelas. apakah mereka akan bercerai apa gak, dan Ming sama Hae!
    dan Kyu akan menyesal.
    aishhh berharap Ming sama Hae aja, tp jauh didalam lubuk hati saya juga Ming harus tetep sama Kyu di akhirnya, tp dengan Kyu yg sudah berubah😦

    aku tunggu next chap author~ssi, HWAITINg😀

  36. Kyu jaat lu -_-

    Ksian sungmin weh -_-
    Keren fict ny,terlalu pendek /masa ?
    Lnjut ne thor,msih pengen baca,sumveh deh😀

    Fighting thor,gua tunggu fict baru eloh thor😀

  37. Aaaahhh…..akhirna apdet jg ni ff skian lm di tunggu.

    Tuh si kyu jahat bget yach jd gemes pgen getok kepalanya biar insaf…..

    Apdet kilat y chingu:-)

  38. lalala~~
    yeyeye~~
    ehhh… ternyata sudah dilanjut part 9nya
    uuuhh… cenangnya🙂

    omo..omo…
    ohhh
    TIDAK
    jangan kyu, jangan lakukan itu. Jangan sampai kau kebablasan
    Seo adalah adik ipas sekaligus mantanmu
    ingat sekarang kau sdh memiliki istri “Sungmin”
    dan apa lagi kau akan menjadi seorng ayah jika kau tau bahwa istri mu sedang hamil

    tertangkap basah sama min
    atas apa yg kaulakukan kepada adiknya
    *die-die-die-die-die

    AAAA… gk sabar part 10nya
    dilanjut eon
    *buru
    ^_~ fighting

  39. Lama amat chingu. Ampe karatan gini.

    Btw… urusan mereka makin ruwet aja. Sungmin hamil, Kyu yg mulai perhatian tp masih kaku, Seo yg sprt nya masih cinta ma Kyu. Apa nanti Kyu bakal salah paham n nganggap Min hamil dg Hae?

    Kyu n Seo main mesra2an lagi. Jangan2 Seo nanti hamil juga. Kasihan banget nanti Sungmin.

    Update nya jangan lama2 ya chingu.

  40. kyu udah mulai perhatian sama ming meskipun cara penyampaiannya masih agak dingin-dingin gitu tapii ming tau kan kyu udah merhatiin dia

    dann kyu kayanya salah paham yaa,, ngira sungmin bakalan kencan sama temennya

    entar pas kyu tau ming hamil pasti bilang itu anaknya si donghae ahhh,, si dingin itu emang begitu dah terus entar marah-marah

    cerein aja ming #dihajarkyu

  41. akhrx update juga. . . Hikz hikz sedih buanget liat min. . . Dasar kyuhyun mesum apa yang kau lakukan pada adik iparmu. . . Istrimu sedang hamil kyu pabbo,min cepat pulang tolonglah adikmu dari cengkraman iblis kyu

  42. aku ketinggalan nih
    ternyata ff ini udah apdet
    demi apa aku nunggu ff ini lama banget
    sampe akhirnya bosen sendiri dan sempet lupa hehehe…
    seneng akhirnya bisa apdet lagi lanjutannya
    tapi kenapa ceritanya jadi gini
    beneran gregetan banget sama kyuhyun
    ternyata dari dulu engga berubah
    kenapa engga bisa liat ketulusan min
    padahal min lagi hamil anaknya harusnya dy peka donk
    huhuhu sedih banget waktu kyu liat seohyun lagi malah nyosor aja
    hadeeeh kyuuuu
    engga inget istri
    yg terakhir manggil kyu min kah?
    jadi engga sabar sama lanjutannya
    tolong apdetnya kilat yaaaaaaaaaa
    semangat

  43. akhrnya keluar juga part 9 , duh udh nunggu2 kaga sabar baca :3
    Ceritanya makin nyesek duh u_u
    Pendek bgt thor >< smoga part 10 panjang ya x'D ..

    Btw udh sembuh thor dr sakitnya ?

  44. kyuhyun wth bangeeeeeeeeet apa sih dia itu bad banget ya Tuhan kasian bnget itu kakak adek, brhubungan sma cwok breng*ek kaya gituuuuu buat momen seohyun yonghwa dong thor, kyumin juga, buat kyuhyunnya baikan dikit kek, nyesek bacanya -___,-

  45. kyknya aku langsung bca chap 10 deh tadi hehehehe pantes kok tiba tiba udah sampe sana ajah (?) lol hahaha updatenya jgn lama lama ya thor

  46. kyu mulai sedikit peka .. sungmin hamil udah 4 bulan …

    yaahhh kenapa kyu malah nyosor si seo itu ming yang manggil kyu ???

  47. aigooo… malah salah pahamnya meluas!!!
    dan apa-apaan coba paraghraf terakhir itu –”
    lanjuttyy chingu! fighfing untuk karyanya!!!! ^^

  48. author-sii kemana dirimu? ko baru muncul? T^T

    Aku selalu suka ff mu thor mengalir kaya air, ini konfli berat, kalo jatuh di tangan yg salah bakal jd cerita yg ngebosenin tapi ini engga aduh suka pokonyaaa ^^

  49. sprti nya kyu emang belum bener2 ngelupain soe..
    Itu yg manggil kyu siapa ??? Minnie kah ??
    Ya ampuuun, yg sabar ya ming😦

  50. Hwuuuuuaahhhh…. setelaahhh sekian bulan sekian tauuun gak nge cek trnyata udh smpe chap.13… bakalan gak bobo smpe pagii neeh…. *kejeeeerrrr

  51. Baru bisa lanjut baca lagi dan ternyata FFnya udah sampe end.
    Huwaaaaaa ini kapan ya baca KyuMin moment di FF ini? –”
    Kyknya perang mulu, kapan coba mereka baikan/?
    Dan lagi itu kenapa ming sembunyiin kehamilannya dari kyu?
    Dan itu apalagi yng kau lakukan tuan Cho? -_-
    Itu adik iparmu.

  52. Usia kehahamilan sungmin sdh 4 bulan dan kyuhyun msh belum sadar?! Ya ampuuun!!
    Parah deh…
    Pasti min dateng diwaktu tdk tepat, mergokin mereka berdua dan akhirnya memilih pergi dr hidup kyu. Dan kyu bakal nyesel krn dia br mengetahui dr org bayarannya kalau min hamil 4 bulan, anak dia.
    Dugaan ku sih begitu😀
    oke deh..
    Lanjut ya

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s