Just With Me Here | KyuMin | Chap 9/9 | Genderswitch | T+ | Drama, Angst | Ending |

Just With Me Here

 

Genre : Romance , Drama , angst

 

Rate : T

 

pairing : KyuMin , HanChul, HaeHyuk , and etc

 

Part : 9/9

 

Warning : Genderswitch , abal , geje .

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Cerita ini adalah bentuk song fic bertema cinta yang tak mengenal lelah. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

Music : Complete by SNSD a.k.a Girl’s Generations

 

 

Cklek.

Pintu yang terletak tepat di samping kiri ranjang terbuka, membuat pandangan Sungmin teralih seketika.

Foto berbingkai itu terjatuh begitu saja saat mata kelinci Sungmin yang berair menangkap sosok seorang lelaki keluar dari ruangan—yang Sungmin kira adalah kamar mandi—hal itu terbukti dari penampilan sosok lelaki itu. Lihat, sosok lelaki itu hanya menggenakan baju handuk, tangannya terlihat sibuk mengeringkan rambut cokelatnya yang basah.

Mata Sungmin terpejam, lututnya bergetar seketika itu juga. Rasa terkejut yang menyengat raganya membuat akal sehatnya lumpuh. “Astaga, aku melihat—hantu..,” lirih Sungmin.

Sosok lelaki itu sweatdrop seketika kala ia mendengar persepsi yang Sungmin keluarkan saat melihat dirinya. Ia begitu tak percaya bahwa sambutan kurang menyenangkan ia terima kala pandangan matanya menemukan sosok Sungmin. Langkah kaki Kyuhyun berayun, melangkah mendekati wanita dengan tubuh bergetar di bibir ranjang. “Noona?

“Jangan mendekat! Aku takut hantu!” mata Sungmin masih terpejam. Tubuhnya masih bergetar hebat, menggambarkan ketakutan yang memang amat sangat berlebihan. “Kumohon jangan sakiti aku!”

Kyuhyun bergeming, lelaki itu tetap melangkahkan kakinya, mendekat kearah sosok perempuan itu. Ia yakin, seratus persen yakin bahwa wanita yang tengah duduk di sisi ranjangnya adalah Sungmin, kekasihnya yang enam tahun lalu menghilang tanpa suatu kabar apapun. “Sungmin noona?”

Panggilan lembut yang menembus gendang telinga Sungmin membuat wanita itu membuka kelopak matanya perlahan. Wajah tampan Kyuhyun telah berada beberapa centi dari wajahnya. Mata kelinci itu mengerjap beberapa kali, begitu bingung dengan pandangannya kali ini. Sempat meragu, namun, jika nafas hangat ini menerpa permukaan wajahnya, apa Sungmin masih perlu untuk meragu?

“Kk—kau?” panggil Sungmin terputus-putus, masih berusaha berucap kendati tutur katanya tersendat-sendat.

Noona!” laki-laki berwajah stoic itu akhirnya merengkuh tubuh mungil Sungmin, menjepit tubuh mungil itu dengan begitu erat. Kyuhyun begitu rindu akan pelukan ini, ia begitu rindu dengan wangi stoberi Sungmin, ia begitu rindu akan tubuh mungil Sungmin. Telapak tangan Kyuhyun mendarat di pucuk kepala Sungmin, membelainya dengan penuh kasih. “Kemana saja?”

“Bb—bagaimana bisa?” Sungmin menarik dirinya dari pelukan Kyuhyun, masih dengan wajah pucat pasi. Kedua bola mata itu terbelalak. Kemudian ia menelan salivanya kelu, tangannya terulur menyentuh pipi tirus Kyuhyun. Hangat. Pandangan mata Sungmin menelusuri setiap jengkal tubuh Kyuhyun, mencoba mencari suatu keganjilan yang mungkin ia temukan.

Jemari Sungmin menyingkirkan baju handuk yang menutupi dada Kyuhyun. Matanya kembali melotot saat ia menemukan bekas jahitan yang sangat kentara terlukis di sana. Apa Kyuhyun melakukan operasi? “Kk—Kyuhyun?”

“Kau kembali,” suara berat itu membuat pandangan Sungmin teralih. “Kenapa menangis?”

“Kyunnie!” Sungmin menyambar tubuh Kyuhyun, mengacuhkan satu pertanyaan yang Kyuhyun lontarkan untuknya. Perempuan itu mendorong tubuh kurus Kyuhyun, membuat tubuh mereka terjungkal di atas lembaran bedcover yang menyelimuti permukaan ranjang empuk itu. Rengkuhan lengan Sungmin di tubuh Kyuhyun semakin erat, wajahnya terbenam sempurna di dada Kyuhyun, menyembunyikan tangisannya yang semakin keras.

Ini seperti mimpi. Yah, ini seperti mimpi. Mengapa sosok yang sangat ia cintai itu kini berada di depannya? Mengapa sosok lelaki yang seharusnya telah berada di surga kini tengah berada di depannya? Kenapa? Apa ada sesuatu yang salah?

Rasa bahagia itu meluap membanjiri pikiran dan hatinya, membuat air mata Sungmin tak berhenti mengalir. Doa penuh syukur tersemat di setiap nafasnya saat pikirannya menerima fakta bahwa Kyuhyun sama sekali tak meninggalkan dunia. Lelaki itu selamat dari masa kritisnya 6 tahun yang lalu. Hal itu membuat Sungmin merasa tak mampu melepaskan pelukan ini. Ini semua sangat nyaman, dada Kyuhyun yang naik-turun membuat kepalanya tak ingin beranjak dari sana.

Noona.. Sesaak!” suara rintihan dari mulut Kyuhyun terdengar.

Rintihan manja yang begitu menggelitik gendang telinga Sungmin, membuatnya harus mengangkat kembali tubuhnya. “Mm—maaf!” ujar Sungmin seraya menghapus jejak air matanya. Sorot matanya terarah pada sosok Kyuhyun yang mulai bangkit. Setelah Kyuhyun kembali duduk di atas ranjang, perempuan itu kembali merengkuh tubuh Kyuhyun.

“Kenapa, noona?” tanda tanya yang besar menggantung di otak jenius Kyuhyun kala tubuh Sungmin kembali memeluknya dengan begitu erat.

“Aku begitu ingin memelukmu,” perempuan itu berujar pelan. Kepalanya mendongak, menangkap bola mata Kyuhyun yang tengah menatapnya dengan pandangan hangat. Sebuah senyuman terukir di kedua belah bibir Sungmin. Perlahan telapak tangan Sungmin menelusuri tengkuk Kyuhyun, menekan tengkuk itu—merendahkan wajah Kyuhyun agar ia dapat mengecup kembali bibir tebal itu.

Chup.

Ini semua nyata. Ciuman hangat ini terasa begitu nyata, membelah kesedihan yang selama ini memenuhi rongga hati Sungmin. Mata Sungmin yang semula terpejam terbuka, pandangannya menangkap dua bola mata milik Kyuhyun yang menatapnya dengan mata sayu.

Sungmin merundukkan kepalanya, melepaskan tautan bibir mereka. Ah, wanita itu begitu malu saat menerima pandangan dari Kyuhyun.

“Kau berubah, manis sekali!” telapak tangan Kyuhyun bergerak mengacak rambut Sungmin.

OoOoO

Kyuhyun terlihat merebahkan dirinya di pangkuan Sungmin. Mereka tengah menghabiskan waktu di hari Minggu yang cerah dengan berpiknik di taman. Sinar matahari yang menerobos celah dedaunan rimbun menerpa kulit wajah Sungmin dan Kyuhyun, memberi sebuah kesan hangat.

Sebuah pemikiran tentang kehidupan Kyuhyun kembali terlintas di benak Sungmin. Akhirnya ia tahu apa yang membuat Kyuhyun dapat bertahan hidup hingga saat ini.

Biarawati yang selalu memberinya bimbingan doa suci itu memberikan jantungnya untuk Kyuhyun. Biarawati yang selalu ia temui kala ia menangis di gereja. Para teman biarawati berhati malaikat itu mengatakan, Biarawati Seo terus menangis semenjak bertemu dengannya. Mereka bilang, kisah hidup Barawati Seo saat itu sama seperti nasib yang Sungmin terima.

Menurut mereka, sebelum menjadi biarawati, Biarawati Seo memiliki seorang kekasih yang mengidap kelainan jantung, sama seperti Kyuhyun. Dan kekasihnya menghembuskan nafas terakhir saat hari pertunangan mereka karena serangan jantung mendadak. Hingga saat itu, perempuan muda itu memutuskan untuk menjadi biarawati, mengabdikan dirinya kepada Tuhan. Dan pada akhirnya bertemu dengan Sungmin.

Semuanya memang tak terduga. Jika saat itu Sungmin mau untuk menghampiri sosok Kyuhyun di rumah sakit, mungkin rasa sakit yang mencekamnya enam tahun belakangan tak akan ia rasakan. Mungkin Sungmin dapat kembali merasakan belaian lembut dari Kyuhyun. Jika saja seperti itu, maka ‘cerita manis’ ini akan lebih cepat terukir.

Jagi, kau melamun!” suara bass Kyuhyun menginterupsi, membuat jiwa Sungmin tersentak.

“Mm—maaf!” ujarnya sembari membelai dahi Kyuhyun.

“Apa yang kau pikirkan?” tanya Kyuhyun, telapak tangannya meraih pergelangan tangan Sungmin dan menggengamnya erat.

“Tidak ada,” Sungmin menyunggingkan senyum. Bibirnya kembali mematuk bibir tebal Kyuhyun, merenggut bibir yang sedari tadi terus menggodanya.

“Aish!” Kyuhyun berdecak setelah mendapat perlakuan Sungmin. Lelaki itu sedikit berusaha untuk menyembunyikan wajahnya yang bersemu. Hei, ia selalu tersipu malu setelah Sungmin mematuk bibirnya.

“Kau malu, hm?” cibiran Sungmin terlontar, jemari lentik perempuan itu menoel hidung mancung Kyuhyun. Ah, pergaulan masyarakat Eropa membuat Sungmin terkesan lebih senang menggoda.

“Untuk apa?” lelaki tampan itu mencoba mengelak, menyembunyikan gemuruh hatinya yang mengomentari sifat genit Sungmin. Walau pun seperti itu, bukan berarti Kyuhyun tak suka dengan sifat Sungmin. Namun, lelaki itu hanya merasa malu jika digoda terus-menerus. Bukankah seharusnya lelaki yang menggoda seorang perempuan?

“Kapan uri Kyunnie akan beranjak dewasa?” godanya lagi. Gelak tawa lucu milik Sungmin terdengar memecah suara nyanyian burung yang bertengger diatas pohon yang mereka sandari. Guratan rasa bahagia itu menjalar merasuki pikiran Sungmin, meciptakan tawa yang selalu menggembang di bibirnya.

Tatapan sinis dari mata elang milik Kyuhyun membidik sosok perempuan yang tengah menertawakannya. Wajah manis yang ada di depannya itu membuat Kyuhyun mendengus, “Berhentilah tertawa seperti itu! Jika noona terus melanjutkannya, aku akan berselingkuh dengan perempuan lain di luar sana!”

Satu ancaman terlontar dari mulut Kyuhyun, cukup membuat rasa ngeri merasuk ke dalam pikiran Sungmin. Perempuan itu meredam tawanya, merundukkan kepalanya untuk menatap mata Kyuhyun. Alih-alih melemparkan godaan, rasanya Sungmin tak sanggup berucap kata.

“Kyunnie, mianhae,” ucap Sungmin sambil melukis wajah penuh gurat penyesalan, kata-katanya terucap pelan dan itu membuat Kyuhyun hanya mendengarnya samar. “Aa—aku hanya bercanda!” kalimat itu tersemat di antara nafasnya yang memburu. Wajah yang sarat akan kekhawatiran itu membuat sebuah senyuman iblis dari Kyuhyun terukir.

“Aku tampan, pintar, berbakat, dan juga populer. Jadi aku bisa dengan mudah mencari wanita lain yang lebih mengerti diriku,” ujar Kyuhyun seraya membuang pandangannya. Sungguh, ia ingin tertawa saat ini juga.

“Kk—kau,” kata itu urung untuk diucapkan, hanya tertahan di balik bibirnya. Rasa cemas yang melilit hatinya membuat perempuan itu menggulung telapak tangannya, mengumpulkan amarahnya yang siap meledak. “Jahat!” Akhirnya kata dengan makna buruk itu terucap, bersamaan dengan geseran tubuh Sungmin ke kanan, membuat kepala lelaki yang tengah berbaring di pahanya terantuk permukaan rumput yang terlapisi alas kain kotak-kotak.

“Akh!”

Walau tak begitu keras, tetap saja rasa nyeri itu merajam kepala Kyuhyun. Lelaki itu merintih di tengah tawanya. Sudut matanya menangkap siluet sosok Sungmin yang duduk membelakanginya. Terpaksa sosok lelaki tampan itu harus bangkit dari rebahannya yang nyaman. Ia harus membujuk sang kekasih.

Lengan Kyuhyun tiba-tiba melingkar di dada Sungmin, cukup membuat perempuan itu terperanjat kaget. Deru nafas yang mulai menari-nari di tengkuknya kian terasa panas, membuat suatu getaran aneh melanda tubuhnya. Kyuhyun menghapus jarak diantara tubuh mereka, menempelkan tubuh mereka satu sama lain. “Maaf,” ucapnya lirih diantara ciumannya yang semakin membabi buta, menyerbu pundak Sungmin yang terbuka.

Sungmin meraih telapak tangan Kyuhyun, menggenggamnya erat. Tak ada yang dapat ia lakukan selain menerima permintaan maaf Kyuhyun. Yeah, pada kenyataannya perempuan itu tak dapat menahan amarah lebih lama jika Kyuhyunlah orang yang menjadi biangnya.

Gomawo,” Sungmin berucap lirih, matanya melirik sosok Kyuhyun yang tengah memejamkan mata, menyandarkan kepalanya di pundak Sungmin.

“Untuk?” kalimat Kyuhyun menggantung, membuat perempuan itu menunduk malu.

“Untuk dapat bertahan hidup hingga sekarang,” sambung Sungmin. Jemari tangannya bergerak mengelus permukaan punggung tangan Kyuhyun. “Untukku.”

Kyuhyun mengangkat kepalanya, sedetik kemudian memutar tubuh Sungmin agar menghadap dirinya. Ia takut jika ingatan masa lalu yang hinggap di pikiran Sungmin akan membuat perempuan itu menangis. Kyuhyun menelangkup telapak tangannya diantara sisi pipi Sungmin dan merenggut bibir merah muda itu dengan ciuman singkat.

“Sudah aku katakan, aku akan melakukan semua yang kau mau, noona!” Kyuhyun menurunkan tangannya, mencengkeram pundak Sungmin.

“Aku percaya!” sahut Sungmin seraya melukiskan garis senyum.

Noona,” panggilan Kyuhyun terdengar mendayu, iringan desah nafasnya yang terdengar begitu berat terkesan sexy. Ah, perempuan itu bergidik ngeri saat pandangan matanya mendapat bidikan mata tajam Kyuhyun.

“Apa?”

“Ayo berhubungan seks denganku!”

Ctak!

Geplatakan dari tangan Sungmin melayang seketika saat gendang telinganya ditembus oleh permintaan Kyuhyun. Tatapan membunuh Sungmin lempar ke arah wajah Kyuhyun yang sarat akan kesakitan. Wanita itu tak perduli bila kini Kyuhyun tengah merintih karenanya.

Noona! Aku hanya memintamu berhubungan—aw!”

Satu pukulan lagi dari kepalan tangan Sungmin, mendarat tepat di ubun-ubun Kyuhyun. Kyuhyun  merintih semakin keras.

“Kau bahkan belum menikahiku!”

Noona,” telapak tangan Kyuhyun masih bergerak menggosok kepalanya, “Tetapi aku telah melamarmu!”

Sungmin melengos saat jawaban itu terlontar dari mulut Kyuhyun. Bola matanya melirik kesal, giginya menggeretak karena sebal. “Biarawati Seo pasti kecewa denganmu karena perlahan otakmu mulai pervert!

Bibir Kyuhyun mengerucut, menggambarkan protes yang ia layangkan untuk Sungmin. “Semua lelaki juga menginginkan berhubungan seks dengan kekasihnya!” sudut mata Kyuhyun membidik lekuk tubuh Sungmin.

“Ah, darimana kau belajar yang seperti itu?” Sungmin memeluk kedua lututnya, menyandarkan dagu lancipnya di atas kedua lututnya yang berjajar.

“Itu semua nalar seorang laki-laki, noona!”

“Kalau begitu nikahi aku!” permintaan yang membuat jiwa Kyuhyun begitu tersentak terlontar dari balik bibir Sungmin. Permintaan yang selalu Kyuhyun dambakan akhirnya terlontar dari kedua belah bibir Sungmin. “Nikahi aku, setelah itu kita bisa melakukannya!”

Kyuhyun menggaruk tengkuknya yang terasa tegang. Ah, libido lelaki itu naik saat kekasihnya mengatakan hal seperti itu. Kyuhyun menggeser duduknya, merapatkan diri mereka. Lengan kurus Kyuhyun kembali merengkuh perut Sungmin, bibir tebalnya mencium lembut pipi Sungmin. “Baiklah,” ujar Kyuhyun pelan. “Ayo kita menikah!”

Satu pernyataan yang mungkin akan membawa seorang Lee Sungmin akan memasuki dunia baru terucap dari bibir Kyuhyun. Pernyataan yang akan merubah marga Lee yang Sungmin miliki dengan Cho. Kebahagiaan ini begitu besar, melebihi kesenangan dunia apapun. Cukup bersama dengan orang kita kasihi dan cintai, maka, seluruh kesenangan dunia tak akan begitu berarti.

“Lee Sungmin, kita menikah—dan ‘lakukan’.”

END

Noona (누나) : kakak pr –pemanggil lk

jagi (자기) : panggilan sayang untuk kekasih -biasanya dari lelaki untuk perempuan

Mianhae (미안해) : maaf –informal

Gomawo (고마워) : terimakasih –informal

Udah END !! bagaimana dengan endingnya?

Apa? (–“) masih menggantung? Enggak kook, hehehe kuharap kalian udah puas hanya dengan itu aja ;p untuk skuel, sebenernya cerita ini ada dua skuel .. tapi, kalo readers mau aku bakal publish salah satunya.. hehe

See you~

~MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY-PASTE SEMUA KONTEN YANG ADA DI BLOG INI! DO NOT PLAGIAT, PLEASE!~

85 thoughts on “Just With Me Here | KyuMin | Chap 9/9 | Genderswitch | T+ | Drama, Angst | Ending |

  1. kyu kyu very very pervert, jitak aje ming trus sampe otak yg katanya jenius itu kga mikirin gtu an melulu

    sekuel dong jiyoo

  2. akhirnya kyumin bisa bersatu lagi ,
    sekarang kebalik ming yg takut kehillangan kyu ,
    ming bener” udah kepincut sama evil satu ini ,kkk~ ^^V

    sequellllllll ?? aku tunggu ^^

  3. yesseeu penderitaan(?)ku di ff sebelumnya terbayar sama ff ini😄
    aish pervert Kyu >o<
    kekeke
    aku mau sequel dongg😀

  4. hahaha kyuhyun pervert bngt sih xD.. akhhh udah slse.. ga ada squelnya ya chingu??

    huh ini cerita dapet bngt endingnya.. di awal bikin nyesek, tengah pnuh romantis dan sedih.. trakhirnya bahagian.. ayo dong di buat squel >.<

  5. akhirnyaaaa terbayar sudah kegalauan saya selama ff ini hehehe
    KyuMin Happy Ending !! hohoho
    aaaaa ~~ so sweet.. minnie ny agak agresif kkk
    tapi suka sam minnie yang agak agresif hehehe

    sekual ny ada 2 ?
    publish 22 nya yah ? pleaseeee ><
    jangan satu doank yang di publish cz belum baca juga sekuel nya😦
    publish 22 nya yh yah yah yah ? hehe

    SEMANGAT ^^

  6. hihihi si kyu jadi pervert yee ckckck
    yeey happy ending😀
    kaa posting sequelnya dong please
    hehe😀
    wkwkwk
    keep writing kaa🙂

  7. iya disini masih sedikit gantung, mw lebiiiih >< hihihi
    langsung baca part 9 ah~~
    daaan ff ini lagi2 sweet! love this ♡ thank you ^.~

  8. PUBLISH ! WAJIB ! #PLAK HAHAHA
    kyuuuu, vulgar bgt itu ngajak NC-annya muahahaha
    sweet sweet sweet !
    Sequel wajib sequel ! #eh
    keep writing ! Saeng,, bikin new ff dong, yaoi ya #plak *banyak maunya*

  9. aiihh jiyoo itu gantung banget :c
    kyuuu… lihatlah sungmin bahagia bisa bersama kyu lagi.
    kyu buat minnie bahagia juga ya? *kyu: pastii donggg*
    buat anak baby cho yang banyak biar rumah tangga kalian rame sama suara anak anak😄
    di tunggu squelnya.. lanjut~

  10. end juga akhirnya kyumin bersatu
    engga papa hub mereka harus tertunda 6 tahun karena kesalahpahaman
    yg penting mereka kembali bersama
    so sweet…
    itu si kyu kenapa jadi pervert gitu bgt sembuh ckckck
    ada sekuelnya author-shi
    di publish dua2 aja deh yah yah yah…
    semangat!!!

  11. Manis… manis…!!
    Cinta KyuMin berakhir happy ending ^O^

    Dan terakhirnya,
    astaga Kyuhyun -____-
    mesum -_____-

    XDDD

    Tapi KyuMin segera menikah, ya kan, ya kan? *O*

    Kyaaaaaaahhhhhhhhhhhh XDDDDDDDD

  12. Aishhh kyu masak sih ngajakin “itu” ditmpt terbuka n ga romantis lg ckckckck..
    Heh aq kaget ternyata Sungmin bisa genit jg ya mana kyunya yg blushing..^^’

  13. udah pernah baca d ffn.
    sempet sesek pas min nya gtw klo kyu sebenernya msh idup.. tp min mlh nyangka kyu udah meninggal. hahaha
    aq suka ending nya.😉

  14. Huaaaa akhirnya nemu juga ff ini yg chap 9 -.- untung nyempetin ngubek library hha. Eon boleh request ga? Klo main castnya kyumin pairing nya haehyuk ya? .__.

  15. Aahhh senang nya akhir nyah mereka menikah juga,gak diman dimana nih si evil mesum bae otak nyah haha
    chingu gumawo udah bkin ff sebagus ini,aku gak bisa berhenti baca nih,sampe rela bgadang gara gara baca ff mu chingu,
    trus berkarya yah fighting

  16. Happy Ending \\(^o^)//
    KyuMin bersatu dengan kebahagiaan yang mengiringinya. Semoga kebahagian ini tetap abadi untuk sekarang dan selama-lamanya.
    Menikahlah, dan ‘lakukanlah’ :p😄

  17. Kyaaaaaa,,,,
    Kok kyu oppa jadi yadong gitu sih
    Terus kyu oppa gak ada romantis romantis banget sih pakai bilang melakukan “itu” dengan sungmin didepan umum sih keterlaluan banget nih kyu oppa*plak

    Tapi akhirnya kyuhyun oppa
    sama sungmin bisa bersatu kembali…..

  18. hayoloh sungmin._. makanya jangan kabur dulu waktu itu wkwkwkwkkw xD happy ending deh :3 congrats again for kyumin hahahaha

  19. Ya ampun cho kau pervert sekali eoh ckck
    sudah aku duga pasti biarawati itu yg bertemu sungmin digereja
    ming sih keburu kabur, yesungdahlah yg penting mereka bertemu kembali kkk~

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s