Just With Me Here | KyuMin | Chap 3/9 | Genderswitch | T+ | Drama, Angst |

Just With Me Here

 

Genre : Romance , Drama , angst

 

Rate : T

 

pairing : KyuMin , HanChul, HaeHyuk , and etc

 

Part : 3/9

 

Warning : Genderswitch , abal , geje .

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Cerita ini adalah bentuk song fic bertema cinta yang tak mengenal lelah. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

Music : You Got it Bad by Lee Sungmin

“Bisakah kau membantuku?” tiba-tiba Sungmin membuka suara, membuat Kyuhyun membuang pandangannya untuk menyembunyikan semburat merah yang mulai mendominasi pipinya yang memanas.

“Tentu,” jawabnya singkat, sedikit berdehem pelan.

“Jadilah kekasihku,” ucap Sungmin terbata, “Bantulah aku!”

Jiwa Kyuhyun terasa tertarik oleh tangan malaikat maut saat gendang telinganya menangkap permintaan Sungmin. Detak jantungnya berdetak ribuan kali lebih cepat, membuat suara knot-knot jantungnya menyamai suara genderang perang. Ini semua seperti mimpi. Wanita yang selama ini ia puja mengutarakan maksud hatinya. Nyatakah ini semua?

Melihat ekspresi Kyuhyun yang begitu terkejut, membuat Sungmin tahu apa yang Kyuhyun pikirkan. Perempuan itu mendesah pelan. “Jangan salah paham,” Sungmin berucap sembari menarik selimut UKS, mencoba menghilangkan rasa dingin yang mulai menembus kulitnya.

“Aku tahu,” sahut Kyuhyun. Ia menyembunyikan rasa bahagia sekaligus kecewa yang bercampur di hatinya. “Noona memintaku untuk membuat Hangeng sunbae cemburu, ‘kan?”

Kepala Sungmin mengangguk, membenarkan presepsi Kyuhyun. Ia merasa lega saat lawan bicaranya kali ini adalah seorang lelaki jenius nomor satu di kelas, jadi tak heran jika lelaki itu tak mengalami upset. Perempuan itu cukup beruntung, mengingat Kyuhyun adalah seorang laki-laki yang tak akan mudah marah jika seperti ini.

“Apa keuntungannya untukku?” Kyuhyun mencoba sedikit bermain dengan Sungmin. Jika ia langsung mengiyakan permintaan Sungmin, bisa jadi perempuan itu menaruh curiga.

Sungmin terlihat berpikir sejenak. Di balik wajah datarnya, Kyuhyun tahu sebuah kebimbangan besar tengah melanda hati dan pikiran Sungmin saat ini. Sedikit menghela nafas datar, semakin menunjukkan betapa galaunya gadis manis itu. “Apa yang kau inginkan dariku?”

Kyuhyun benar-benar tak menyangka bahwa Sungmin akan bertanya tentang keinginannya dengan mudah. Membuat ia serasa akan menang dalam urusan cintanya yang telah lama menjamur. Mungkin dengan rasa sakit diawal akan mendatangkan kebahagiaan dikemudian hari. Kyuhyun menarik sudut bibirnya, memberi kesan pada evil smirknya yang menawan.

“Bagaimana jika aku meminta—” Kyuhyun menggantung kalimatnya, menarik ulur nafasnya sebelum ia benar-benar tercekat. “Your body.

Sungmin berdecih pelan setelah ia mendengar apa yang Kyuhyun katakan. “I’m not your bitch!

Seulas senyum meremehkan merekah di bibir merah Kyuhyun, “Baiklah. Aku tak ingin mengatakan apa mauku saat ini.”

“Lalu?” dahi Sungmin berkerut, merasa lelaki yang duduk di samping tubuhnya itu mencoba mempermainkan dirinya. “Sepertinya aku salah mencari partner!” Sungmin berujar pelan, menyesali tawaran yang telah terucap untuk Kyuhyun.

“Aku hanya bercanda,” sahut Kyuhyun seraya mengibaskan tangan. “Aku bukanlah seseorang yang banyak keinginan. Baik, aku akan membantumu.”

Sungmin mendongak, dan pada saat itulah pandangannya membeku dalam pesona wajah tampan Kyuhyun. Perempuan itu sedikit merasa bersalah tatkala ia menerima tatapan lembut Kyuhyun. “Aku ingatkan sekali lagi, nantinya tak ada cinta di hubungan ini.”

“Aku tahu,” kepala Kyuhyun mengangguk-angguk.

“Ini hanya permainan yang mungkin akan menyakitimu,” Sungmin kembali memperingatkan Kyuhyun. Seolah-olah ia berharap agar Kyuhyun kembali menimbang-nimbang penawarannya. Tapi, siapa peduli? Pada kenyataannya Sungmin akan merasa senang jika ada seseorang yang mau menjadi partnernya dalam hal ini. Namun, bagaimana jika orang itu sebaik Kyuhyun?

“Aku mengerti, Lee Sungminssi!” telapak tangan Kyuhyun terangkat, meraih telapak tangan Sungmin yang dingin untuk bersalaman. Ini adalah kali pertama Kyuhyun meraih dan menggenggam telapak tangan Sungmin, merasakan begitu halus dan lembut permukaan telapak tangan ini. Jadi beginikah rasanya menggenggam telapak tangan Sungmin? Begitu hangat dan nyaman. “Mulai sekarang kau adalah kekasihku.”

OoOoO

Bel istirahat makan siang telah berdentang, membuat cafe sekolah mendadak penuh akan murid-murid yang mendapat bagian makan siang. Begitu juga Sungmin dan Kyuhyun. Dua orang itu terlihat duduk bersebelahan di salah satu meja kantin, menyantap makanan yang telah disediakan oleh sekolah.

Noona, baik-baik saja, ‘kan?” Kyuhyun bertanya disela aktifitas mengunyahnya. Magnae di kelas itu terlihat sedikit takut jika Sungmin akan memuntahkan sup tunanya. Yeah, siapa yang tak tahu jika Sungmin sangat benci dengan sup tuna yang lezat? Sebagai seorang Cho Kyuhyun, pastilah Kyuhyun tahu mengapa Sungmin terlihat murung sembari mengaduk mangkuk supnya.

Kepala Sungmin menggeleng, tangannya bergerak mendorong nampan makanannya. Sungmin mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru kantin. Jujur saja ia tak begitu suka dengan keramain di tempat umum. Begitu berisik, menurutnya.

Hangeng!

Lelaki tampan keturunan China itu kini berada beberapa meter dari tempat Sungmin duduk. Di sampingnya terlihat seorang wanita cantik yang mengait lengannya mesra. Aih, jika saja Sungmin bisa melakukan hal manis itu dengan mesra tanpa merasa was-was akan pandangan-pandangan aneh yang menyerbu. Sejujurnya Sungmin begitu iri dengan kekasih sah Hangeng sendiri.

Tiba-tiba sebuah lengan melingkar di pinggulnya, membuat pandangan mata Sungmin teralih seketika. Wanita itu menatap Kyuhyun yang masih asyik menyeruput susu kotak jatah makan siang. Ia sedikit berjingkit geli saat buku-buku jemari Kyuhyun menggelitik pinggangnya.

Lelaki itu berusaha menggodanya!

“Hei, magnae tengik!”

Sebuah suara cempreng terdengar bersamaan dengan jitakan cukup keras yang mengenai kepala Kyuhyun, membuatnya hampir terjungkal ke depan dan mencium sudut pipi Sungmin. Sudut mata Kyuhyun mendapati sosok HaeHyuk couple tiba-tiba duduk di samping tubuhnya.

Noona, jangan memukul kepalaku!” bentak Kyuhyun tak terima.

Sudut mata Hyukjae melirik ke arah wanita yang ada dalam dekapan Kyuhyun, ia memicingkan mata. “Kalian pacaran?” tanyanya seraya menunjuk sosok Sungmin dengan dagunya.

Suara Hyukjae yang cukup keras membuat Hangeng yang memang duduk tak jauh dari sana menoleh—secara tidak sengaja. Mata sipitnya terbelalak kaget saat sudut matanya mendapati sosok Sungmin yang tengah berada dalam dekapan Kyuhyun. Jadi, wanita berwajah monyet itu bertanya tentang hubungan Sungmin dan laki-laki yang mendekapnya itu?

Sebuah senyuman kebahagiaan merekah di kedua belah bibir Kyuhyun, “Kami baru saja berpacaran,” ucapnya bangga.

“Bb—bagaimana bisa?” Kali ini Donghae menimpali, begitu tak percaya dengan apa yang baru saja Kyuhyun katakan.

“Tanyakan saja pada Tuhan,” lagi-lagi Kyuhyun kembali menyesap susu kotaknya dengan santai. Tangannya yang masih melingkar erat di pinggul Sungmin membuat wanita itu terlihat sedikit risih.

“Aku tidak percaya, ah!” Hyukjae mengambil posisi duduk senyaman mungkin di samping kekasihnya. Mata sipitnya masih menatap Kyuhyun dengan sinar keraguan yang besar. “Ya Lee Sungmin, ada sesuatu yang kau rencanakan dengan Kyuhyun?”

“Berhenti menginterogasi kekasihku, noona!” sahut Kyuhyun tak terima. Pertanyaan yang Hyukjae lontarkan pasti membuat Sungmin merasa tidak nyaman. Pertanyaan itu seperti sebuah sindiran yang benar-benar tepat. “Kami saling mencintai!”

Pernyataan yang Kyuhyun lontarkan membuat jiwa Sungmin tersentak. Pandangan wanita itu menatap wajah Kyuhyun, memberi tatapan tak percaya. Rasa bersalah karena telah memperalat orang sebaik Kyuhyun merasuk ke celah-celah perasaan Sungmin, membuat perempuan itu semakin tak mengerti dengan perasaannya. Ia begitu tertohok, merasa bahwa dirinya adalah seorang wanita kejam.

Sungmin melepas pelukan Kyuhyun, setelah itu melangkan pergi. Ia tak sanggup mendengar pernyataan-pernyataan suci yang diucapkan dengan penuh kebohongan. Sebuah kemunafikan besar membuat hati kecil wanita kelinci itu terasa sakit. Sebenarnya ia tak berhak mendapatkan senyuman dan tatapan hangat Kyuhyun, ia tak pantas mendapatkan itu semua.

Entah mengapa air mata itu begitu melesak dan mendekat, memaksa untuk mengucur dan jatuh membasahi pipi chubbynya. Dada Sungmin yang terasa nyeri membuat perempuan itu sedikit meringis. Jujur saja, karena hal ini, kaki Sungmin terasa pegal menapaki anak-anak tangga yang akan membawanya ke lantai paling atas gedung sekolahnya.

“Hiks,” bersamaan dengan suara pintu yang Sungmin buka, isakannya terdengar. Tepat di depan pintu tersebut tubuh Sungmin jatuh, duduk tersungkur tak berdaya. Memikirkan nasib hidupnya membuat Sungmin begitu pusing. Berbagai cobaan yang terus melandanya selalu berdatangan. Mulai dari perceraian appa dan eommanya, kecelakan sang appa, meninggalnya Sungjin, dan yang lain.

“Berdirilah, noona!

Suatu suara yang mengalun lembut membuat Sungmin menolehkan kepala. Mata berair itu dapat melihat dengan jelas bahwa orang yang tengah berdiri di sampingnya adalah Kyuhyun, ‘kekasih’nya. Dekapan tangan panjang Kyuhyun melingkar di perut Sungmin, memaksa perempuan itu kembali berdiri dan bangkit. Sungmin bergeming, tak tahu apa yang harus ia lakukan saat tubuh kurus Kyuhyun menarik tubuhnya, memeluk raga Sungmin dengan begitu hangat.

Nafas hangat Kyuhyun menari-nari di tengkuk Sungmin, memberi sebuah sensasi menggelitik yang menangkan. “Sudah aku katakan, berbagilah tangisan itu denganku.”

“Maafkan aku,” isak Sungmin pelan. Tangannya mencengkeram kuat lengan baju seragam Kyuhyun.

OoOoO

Sungmin tertidur damai di atas ranjang pink miliknya. Yeah, karena kondisi Sungmin yang sedikit tidak baik, terpaksa Kyuhyun membawa sosok wanita ini pulang. Ia tak ingin Sungmin terus berpikir di dalam ruangan kelas dengan segala beban yang ia pikirkan. Ia tak ingin insiden pinsan Sungmin terulang kembali.

Kyuhyun mengaduk hot chocolate yang baru ia buat, mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru ruangan. Perutnya lapar. Tak mungkin ia menyuruh Sungmin memasak makanan saat wanita itu terbangun. Namun, semakin impossible jika ia harus memasak di apartemen Sungmin saat ini. Bisa-bisa ia menghancurkan dapur mungil itu.

Tiba-tiba sebuah ide briliant muncul di otaknya yang jenius, membuat Kyuhyun menjentikkan jamarinya saat ini juga. Ia meraih ponselnya, kemudian memencet empat digit nomor. Delivery. Hah, itu merupakan salah satu aktifitas rutin seorang Cho Kyuhyun.

Hanya perlu menunggu beberapa menit hingga makanan yang telah ia pesan sampai.

Kyuhyun beranjak dari duduknya, berjalan menghampiri beberapa rak buku yang bersandar di dinding kamar. Tumpukan buku-buku yang tertata rapi berjejer di sana, menimbulkan warna-warni yang kontras. Beberapa foto berbingkai juga berjejer. Rata-rata seperti foto keluarga. Ada appa, eomma, dan seorang lelaki yang lebih mungil dari Sungmin. Mungkin sewaktu keluarga itu berfoto, Sungmin masih menginjak umur 12 tahun. Perempuan itu terlihat sangat mungil dan imut.

Lalu, foto-foto Sungmin yang memakai seragam SMP atau SMA. Rata-rata ia berfoto sendiri dengan anjing puddlenya. Di sana tak ada tawa dari lelaki mungil berwajah mirip Sungmin, tak ada sang appa, atau eomma. Perempuan itu berfoto sendiri. Kemanakah?

Ting tong!

Suara bel apartemen Sungmin terdengar, membuat Kyuhyun menoleh sejenak dan melangkah. Mungkin orang tua Sungmin yang tiba-tiba pulang karena mendapat telpon dari sekolah tentang keadaan Sungmin. Hah, wajar saja jika itu orang tua Sungmin yang khawatir.

Cklek.

Tatapan mata dua orang laki-laki itu bertemu. Membuat mata sipit lelaki yang berkunjung itu membulat tak percaya. Namun, seolah tak peduli dengan sosok Kyuhyun yang berdiri di depan pintu, lelaki itu melangkah masuk. Berjalan menerobos menuju kamar Sungmin.

Jika saja orang itu bukan Hangeng, pasti Kyuhyun tak akan seterkejut ini. Kyuhyun melangkahkan kakinya dengan tempo cepat menuju kamar Sungmin, memastikan bahwa perempuan itu masih tertidur lelap dalam keadaan aman. Tak akan Kyuhyun biarkan Sungmin terbangun karena kedatangan Hangeng yang mendadak. Aiih, kekasih gelap Sungmin begitu merepotkan.

“Aku tidak apa-apa,” suara Sungmin terdengar lirih. Perempuan itu telah bangun. Mungkin karena aura Hangeng yang begitu kuat membuat Sungmin ingin membuka mata, tersadar kembali dari dunia mimpi dan melihat wajah tampan Hangeng yang telah duduk di samping tubuhnya. “Geokjeongma!

“Kau selalu menganggap semuanya beban bagimu,” ucap Hangeng tak kalah lirih. Tangannya terlihat membungkam jemari Sungmin, sesekali mengecup punggung tangan mulus itu. “Maafkan aku.”

Oppa selalu seperti itu,” seulas senyuman mengembang di bibir Sungmin. “Bukan kesalahanmu!”

Pandangan mata Kyuhyun meredup. Lebih baik ia duduk di sofa ruang tamu daripada harus menyaksikan adegan romantis di sana. Itu membuat hatinya sakit. Perkataan-perkataan manis yang Sungmin dan Hangeng ucapkan membuat Kyuhyun tak mampu berkata. Biarlah, biarkan semuanya berjalan seiring waktu, menunggu hingga Tuhan kembali berkehendak terhadap dirinya.

Ting-tong!

Lagi-lagi bel apartemen Sungmin berbunyi. Kyuhyun yakin, pasti Sungmin dan Hangeng yang tengah asyik memadu kasih tak mendengar bunyi dentingan bel ini. Hal ini membuat Kyuhyun bagai seorang pembantu. Menyebalkan. Dengan berat hati Kyuhyun melangkahkan kakinya, memutar knop pintu kebelakang.

“Om—!” teriakan Kyuhyun teredam dengan kedua telapak tangan wanita cantik yang berdiri di depan pintu. Perempuan cantik itu membekap mulut Kyuhyun sekuat mungkin, mengisyaratkan Kyuhyun untuk diam agar kedatangannya tak membuat suasana menjadi ribut saat ini juga. “Sunbae?

TBC—

Sunbae (선배) : senior

Ssi (-씨) : tersemat di akhir subjek untuk kesopanan

Noona (누나) : kakak pr –pemanggil lk

Magnae (막내) : anak bungsu

Appa (아빠) : ayah

Eomma (엄마) : ibu

Geokjeongma (걱정마) : jangan khawatir

Oppa (오빠) : kakak lk –pemanggil pr , digunakan juga sebagai panggilan sayang bagi sepasang kekasih

#NOCOMMENT

~MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY-PASTE SEMUA KONTEN YANG ADA DI BLOG INI! DO NOT PLAGIAT, PLEASE!~

75 thoughts on “Just With Me Here | KyuMin | Chap 3/9 | Genderswitch | T+ | Drama, Angst |

  1. nyeseeeekk😦
    uri ming T_T
    hiks hiks hiks

    itu yang dateng heechul kah ??
    kalau heechul , bagus lah !! biar ketwan hub HanMin , terus putus deh HanMin nya *kejam tap gp lah >.<

    lanjut2 ~~ jangan lama2 post next part nya donk😦
    penasaran iniiiii
    SEMANGAT '-')9

  2. astaga beban sungmin berat banget… pasti heechul yg dateng
    untung ni ff udh d publish, cepet update ya jiyoo🙂
    pensaran, sblumnya saya lom baca

  3. OMO !! Heenim yang dateng kah? XDD *eh kok seneng ya?Wkwkwk
    kyuuuu yang tabah ya T.T tenang aja ming pasti luluh kan kan kan nantinya?
    Lanjut yaaaaa, update very soon !! #plak

  4. waduh itu yg dateng pasti heechul
    waaahhhh jangan2 sungmin mau dimaki2 nih
    waduuuhhhh kasian banget min
    tapi tenang ada kyu
    kyu pasti belain min
    tapi kalo kayak gini malah jadi kasian sama kyu
    min cuma manfaatin doank
    padahal kyu cinta mati
    sula deh kalo udah mainin batin merek berdua
    walau bakal sedih2an haahaha
    ayo lanjutkan yang kilat ya author-shiiii
    jeeeebbbbaaaaalllll
    semangat

  5. Huaaaa makin seru,,aq tau yg dateng itu pasti heechullie pacar “sah”nya hangeng…
    Pasti bakalan tjd perang dunia nih..^^’

    Dilanjut Jiyoo..:)

  6. kl aku jd kyu… walaupun aku suka ming, aku nggak bakal mau jd ‘pacar’ bohongan T.T pasti sakit banget itu T.T oh Kyu.. T,T trs… Kyu baik… sangat baik pula T.T huaaa T.T
    Wanita cantik itu, Heechul? kl iya… waow… bakal terjadi.. perang apartemen (?) pertama DX
    Chap 4-nya ditunggu😉

  7. Heechul DATANG!!!!!?

    kyaaaa…..poor sungmin!!

    eh,sambil bca aku sambil ngawang,mcm,mcm udh bc ini ff ato blm…

    aku lupa…🙂

    hh..pikun..😦

  8. #ea…. Ming jadi selingkuhan Hankyung, Kyuhyun jadi selingkuhannya Ming….., seingatku sih yg datang itu Heechul…. Ming bakal menderita nih karena ketahuan jd selingkuhan hankyung….,
    lanjut😀

  9. yippiee heenim dateng kan? she will rock ming’s house kkk. she? eh whtv
    chap depan ditunggguuu
    eh eon, ini ff nc bukan? kayaknya dulu iya ya? *sotoy

  10. Aaaaaaah~ chullie! Jangan salahkan uri ming! Salahkan aja geng gege yg trlalu genit!…
    Nyesek truss bacanya (˘̩̩̩.˘̩ƪ) (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩___-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)

  11. huwa huwa huwa sedikit demi sedikit mulai terungkap
    hayo hayo siapa yg bekap mulut kyuhyun?? pasti heechul sunbae yaa?/
    ya kaann??
    keep writing kaa

  12. Rada bingung sama gege?.o_O
    Tujuannya apa coba pacari ming?.
    Pasti gege jga g cintakan sama ming?.o_O
    Wuaduuuuh~
    Heenim tuh pasti yng datang.

  13. Kyuhyun bagaikan seorang pembantu, hahaha itu kocak! Han Gege sama Ming nggak macam-macam kan? gwaenchana saja kan? kayanya yg datang setelah Han Gege itu si ratu kegelapan, Heechul-ssi -,-

  14. Kyu, kasihan sekali dikau. Ming, bukalah hatimu untuk orang sebaik kyu, dan jangan merasa bersalah, karena kyu mencintaimu setulus hati.
    Omo, siapa itu yang datang?
    Sunbae? Sunbae siapa?
    Jangan-jangan…

  15. Woah hebat banget di situ kyu bae sabar pula, biasanya min yg di manfaatin sekarang gantian kyu, tetep ya di situ ada kyumin pasti ada haehyuk…

  16. aish sungmin kenapa kau mau jadi selingkuhan hangeng ..
    bukan nya jadi kekasih kyuhyun aja yg udah jelas2 mencintaimu ..# lagi kenapa gue yg repof ya. udah jelas jelas itu jalan cerita nya .. aduhh #

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s