Just With Me Here | KyuMin | Chap 2/9 | Genderswitch | T | Drama, Angst |

Just With Me Here

 

Genre : Romance , Drama , angst

 

Rate : T

 

pairing : KyuMin , HanChul, HaeHyuk , and etc

 

Part : 2/9

 

Warning : Genderswitch , abal , geje .

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Cerita ini adalah bentuk song fic bertema cinta yang tak mengenal lelah. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

Music : Saying I Love You by Sistar

“Apa hubunganmu dengan Hangeng sunbae?” Kyuhyun mencoba melempar pertanyaan. Suatu hal yang sempat membuatnya terheran karena mendapati sosok Hangeng keluar dari apartemen Sungmin.

“Tidak ada,” jawab Sungmin dingin.

“Bukankah dia kekasih Heechul sunbae?” Kyuhyun kembali menyahut, memberikan suatu fakta yang telah Sungmin ketahui dengan baik. Manik mata Kyuhyun menelusuri lekuk wajah Sungmin, kembali menemukan bibirnya yang merah merekah. “Apa kau habis berciuman?”

Sungmin terasa tercekik saat gendang telinganya mendengar pertanyaan yang Kyuhyun lontarkan. Tanpa sengaja ia mengulum bibirnya sendiri, seakan-akan takut bahwa Kyuhyun akan mengetahui rahasia terbesarnya.

Kyuhyun terlihat diam, berpikir sedikit dalam setelah melihat ekspresi Sungmin yang begitu terkejut. Tiba-tiba sebuah presepsi yang menurutnya gila muncul, membuat mata Kyuhyun kembali melotot, mulutnya menganga tak percaya. “Aa—pa kau dan Hangeng sunbae baru saja—berciuman?”

Sungmin membanting pensil pink yang ia genggam, ia pun memberi sebuah deathglare kepada Kyuhyun. Rasa kesalnya karena ocehan Kyuhyun membuncah. “Berhentilah bertanya tentang hal yang bukan menjadi urusanmu!”

Bentakan pertama dari sosok manis Lee Sungmin.

“Aku hanya bertanya,” cicit Kyuhyun seraya kembali menuliskan beberapa kata di permukaan buku tulisnya. Sedikit merasa menyesal karena telah membuat Sungmin merasa bad mood saat ini. Lagi-lagi sudut mata Kyuhyun membidik wajah Sungmin, menelusuri setiap lekuk wajah indah itu. Karena suasana canggung ini, Kyuhyun tak sempat bertanya tentang apa yang tengah Sungmin pelajari. Karena itu, Kyuhyun hanya menggoreskan pensilnya untuk menjawab soal-soal matematika. Apa yang bisa Kyuhyun lakukan jika sudah seperti ini?

Drrt.. Drrt..

Ponsel android milik Sungmin bergetar, membuat perhatian perempuan berusia 18 tahun itu teralih. Jangan kira Kyuhyun tak tertarik untuk mencari tahu siapa yang mencoba menghubungi Sungmin. Tanpa Sungmin ketahui lelaki itu melirik ke arah layar ponsel Sungmin. Ia membaca deretan huruf Hangul yang terangkai menjadi sebuah nama, atau lebih tepatnya panggilan kesayangan.

Geng-ge.

Yeoboseyo?” suara Sungmin terdengar pelan. Hal itu membuat Kyuhyun menghentikan kegiatan menulisnya dan memasang indra pendengarannya sebaik mungkin—agar dapat mencuri dengar apa yang tengah Sungmin bicarakan dengan si Geng-ge.

“…”

“Aku ada urusan, bisakah kita menundanya?” jemari Sungmin mengetuk-ngetuk permukaan meja yang mereka gunakan untuk belajar. Sebuah kegelisahan merasup ke celah-celah hatinya kala pernyataan-pernyataan itu terlontar dari sang penelpon.

“…”

“Tidak, bukan seperti itu. Baiklah,” Sungmin terlihat menghela nafas, memberi jeda sejenak untuk menarik ulur nafasnya. Nampaknya ia sedikit kecewa setelah sang Geng-ge memberinya sebuah perintah. Entah untuk apa itu. Yang jelas, Kyuhyun tahu perempuan itu sedikit merasakan kegalauan. “Arasseo, saranghae.”

Pik.

Satu kalimat terakhir yang Sungmin sematkan membuat jiwa Kyuhyun terasa tersengat oleh ribuan lebah. Sungmin mengatakan kata-kata suci itu untuk Geng-ge, yang menurut Kyuhyun adalah seorang lelaki. Setelah Sungmin mematikan telponnya, perempuan itu terlihat merapikan buku-buku pelajaran yang berserakan di atas meja, menumpuknya menjadi satu, lalu memasukkan alat tulis lucunya ke dalam pencil case bergambar kelinci yang ia punya.

“Aku ada urusan. Bisakah kita mengakhiri semuanya?” tanya Sungmin sebelum benar-benar beranjak dari duduknya.

Satu keputusan yang Sungmin lontarkan menorehkan rasa kecewa di sisi hati Kyuhyun. “Ahh, jinjjayo? Baiklah,” Kyuhyun mengangguk kikuk. Tangannya kini ikut membereskan buku-buku pelajaran yang sempat ia keluarkan. Melemparkannya begitu saja ke dalam ransel. “Apa perlu kuantar?” untuk yang terakhir kalinya Kyuhyun bertanya, berharap kepala perempuan itu akan mengangguk untuk menerima tawarannya.

“Tidak perlu,” jawabnya sembari masuk ke dalam, tangannya terlihat penuh akan tumpukan buku pelajaran. Semenit kemudian Sungmin kembali, terlihat begitu tergesa-gesa dalam memakai hodie pinknya. Gelagatnya mirip seorang yang tengah di kejar maut.

Mereka berdua keluar dari apartemen, beriringan. Yeah, Kyuhyun tak enak jika ia harus keluar tanpa pamit. Lebih baik ia keluar bersama dengan Sungmin. Langkah kaki Sungmin berayun lebih cepat dari biasanya. Yeoja dingin itu tampak diburu oleh waktu yang seolah akan mencekik dan membunuhnya. Tangannya bergerak lincah memutar kunci apartemen setelah sosok Kyuhyun dan dirinya telah keluar. Tanpa mengucap salam perpisahan Sungmin melangkahkan kakinya menjauhi Kyuhyun, meninggalkan lelaki tampan itu tanpa salam apapun.

“Aah, josimhae, noona!” Kyuhyun berteriak, menelangkup kedua telapak tangan hangatnya diantara kedua belah pipi tirusnya, meneriakkan salam perpisahan.

Tangan kanan Sungmin terangkat, memberi sebuah lambaian singkat sebelum tubuhnya benar-benar hilang di tikungan lorong apartemen. Kyuhyun menghela nafas sebentar lalu mengedarkan pandangan. Sebenarnya Kyuhyun tak berniat pulang secepat ini, ada sebuah misi yang ingin ia pecahkan.

Menemukan seseorang yang bernama Geng-ge.

Setelah Sungmin menerima telpon dari seseorang bernama Geng-ge, perempuan berwajah imut itu memutuskan untuk mengakhiri kegiatan belajar mereka karena suatu urusan. Setelah itu akhirnya Sungmin pergi, entah kemana. Menurut perkiraan Kyuhyun, Sungmin pergi menemui si Geng-ge.

Langkah kaki Kyuhyun terdengar lembut, suara sol sepatunya ia redam sebisa mungkin. Pandangan matanya terlihat melirik ke sana kemari—untuk menyembunyikan alibinya sekarang ini. Ia tak ingin Sungmin merasa curiga dan mempercepat langkah. Misi ini harus dilakukan selembut mungkin, sesantai mungkin kalau bisa.

Walau kepala Kyuhyun bergerak ke segala arah, bidikan matanya tetap terarah pada sosok Sungmin yang telah memasuki sebuah cafe. Untuk kali ini, Kyuhyun harus benar-benar harus menutupi identitasnya. Dengan gerakan secepat kilat Kyuhyun meraih jaket yang terlipat rapi diantara buku-buku pelajaran yang ia bawa dan memakainya. Jemarinya bekerja ‘sedikit’ mengoyak poni rambutnya. Dan jangan lupa, penutup kepala dari jaket wajib ia pakai. Setelah itu, Kyuhyun melangkahkan kakinya memasuki cafe.

Hangeng sunbae.

Kebetulan sekali posisi lelaki yang duduk di depan wanita berhodie pink itu menghadap ke arah pintu masuk. Dan pastilah wanita yang duduk di depan sunbae-nya adalah Sungmin. Dan apa-apaan mereka itu? Tangan mereka saling terpaut!

Kyuhyun mengambil salah satu tempat duduk yang berada tepat di belakang tempat duduk Sungmin. Ia pun mengangkat sebelah tangannya untuk memanggil pelayan. Kyuhyun memesan satu cappucino kesukaannya dan duduk diam di tempat. Lagi-lagi ia memasang telinga untuk mencuri dengar apa yang mereka perbincangkan.

“Sudah aku katakan berulang kali, jangan melirikku jika kita bertemu di area sekolah,” kali ini suara berat Hangeng terdengar. Logat bahasa China yang masih Kyuhyun tangkap membuat percakapan itu terdengar sedikit aneh.

“Aku tidak sengaja,” Sungmin berujar lirih, terkesan seperti tengah membela diri. “Lagi pula hanya melirik, apa itu salah?”

“Tapi Chullie marah karena hal itu! Kau tahu, dia terus saja mengataiku tukang selingkuh karena itu!” Hangeng mengucapkan kata dengan nada tinggi.

“Memang seperti itu!” sergah Sungmin cepat. “Kau kekasihku!”

Jantung Kyuhyun terasa tak berdetak detik ini. Fakta yang baru ia ketahui dari perkataan Sungmin membuat ia mati rasa. Ia begitu tak menyangka bahwa Sungmin, wanita yang sangat ia harapkan rela menjadi seorang selingkuhan. Bayangkan, selingkuhan!

“Kumohon mengertilah! Kau masih ingin hubungan ini berlanjut, bukan?” Hangeng berkata dengan nada lunak, sedikit melembut untuk membujuk si pendengar. Gayanya seperti seorang perayu ulung, melemparkan nada lunak untuk memohon dan merayu.

Tak ada jawaban dari Sungmin. Kyuhyun kira wanita itu pasti menangis.

“Aku pergi. Jaga dirimu,” sebuah kata perpisahan dari Hangeng terdengar. Tak lama setelah itu, sosok tinggi Hangeng berjalan menuju pintu keluar, menghilang ditengah kerumunan orang yang berlalu lalang di depan cafe.

Kyuhyun memutuskan untuk bangkit dari duduknya, kemudian menduduki kursi yang Hangeng tempati. Tindakan Kyuhyun sukses membuat perempuan yang duduk di depannya terkejut. Matanya yang telah berair menatap nanar ke arah Kyuhyun, sedetik setelah itu matanya mengedip.

“Kebetulan sekali kita kembali bertemu, noona!” sapa Kyuhyun sembari menopang dagunya. “Kenapa kau menangis?”

Sungmin menelan salivanya, mengedarkan pandangannya untuk menghindari kontak mata dengan Kyuhyun. “Aku tidak menangis,” ucapnya dengan suara parau. Wanita itu mencoba mengatur nafas agar suaranya tak bergetar. Namun pada akhirnya, tetap saja suara itu terdengar aneh.

“Jangan membohongiku, noona!” sahut Kyuhyun, jemarinya bergerak menghapus jejak air mata yang membasahi pipi Sungmin.

“Singkirkan tanganmu!” sergah Sungmin sembari menghempaskan tangan Kyuhyun dengan kasar.

Kyuhyun menghela nafas, memang sulit menenangkan wanita yang tengah menangis. Apalagi wanita itu seperti Sungmin, tipe orang yang suka menutup diri dari orang lain. Hal itu menciptakan suasana canggung yang sempat menyelimuti atmosfer mereka, membuat bola mata Kyuhyun menari-nari resah. Sungmin yang masih berusaha meredam isakannya hanya diam, meremas ujung hodienya sendiri dengan tarikan yang begitu kuat.

“Berbagilah denganku,” ucap Kyuhyun. Hati lelaki itu tersakiti setelah manik matanya mendapati bulir air mata jatuh menelusuri pipi Sungmin, membuat nafas perempuan itu tercekat karena usahanya dalam menyembunyikan isakan. “Berbagilah tangisan itu denganku.”

“Hiks,” akhirnya Sungmin terisak, mulut mungilnya terbuka dan mengeluarkan suara pilu. “Aku begitu mencintainya!” ucap Sungmin lantang disela isakannya.

Pernyataan itu membuat Kyuhyun hanya mampu tersenyum miris. Tangannya kembali terulur untuk membelai pipi chubby Sungmin, mengusapnya lembut.

“Aku begitu lelah,” ucap Sungmin, lagi.

“Akhiri saja jika hatimu menolak,” Kyuyun mencoba memberi suggestion. Inilah sesuatu yang ingin ia katakan kepada Sungmin. Segera mengakhiri hubungannya dengan Hangeng sunbae. Jika terus seperti ini, mungkin ambisinya untuk mendapatkan Sungmin akan segera berakhir. Tidak, Kyuhyun telah merasakan cinta ini sejak enam tahun yang lalu. Ia tak ingin merelakan cinta pertamanya pegi begitu saja.

“Hatiku mencintainya!”  Sungmin kembali menghempaskan tangan Kyuhyun, kemudian berlari menghindar mengambil seribu langkah secepat mungkin.

Semua baru dimulai.

OoOoO

Suara dentuman lagu dari headphone mini yang tersemat dalam dua lubang telinga Kyuhyun membuat kepala laki-laki itu bergoyang mengikuti irama. Sedari tadi lelaki itu berusaha untuk menghilangkan kegalauan hatinya, mengusir pikiran-pikiran aneh yang menyelimuti pikirannya. Jam telah menunjukkan pukul 8 kurang lima belas menit. Sebentar lagi pelajaran akan dimulai. Namun, sosok Sungmin belum juga memasuki kelas. Bangku yang berada tepat di samping Kyuhyun masih kosong, tanpa penghuni.

Hati kecil Kyuhyun masih berdoa, merangkai kata-kata permohonan kepada Tuhan. Berharap agar Sungmin benar-benar tak absen untuk hari ini. Bahkan Kyuhyun telah mengirimi Sungmin setangkai mawar merah, sapu tangan lembut, dan juga sisipan surat berisi penyemangatan di locker Sungmin. Aih, jika Sungmin tak mengikuti kelas hari ini, bisa-bisa semuanya akan sia-sia.

Tap-tap-tap.

Suara derap langkah kaki terdengar bersamaan dengan suara bel masuk, membuat kepala Kyuhyun yang semula menunduk, terangkat. Ia menghela nafas lega saat kedua bola matanya mendapati sosok Sungmin berjalan mendekati bangkunya dengan langkah yang diseret pelan. Lihat, matanya membengkak.  Kentara sekali jika Sungmin menangis semalaman, mungkin yeoja itu melewati malam dengan tangisan yang ia redam sekuat tenaga.

Kyuhyun mendesah, ia hanya mampu melirik sosok ice girl itu selama sedetik lamanya. Jika ia terus melirik sosok Sungmin, maka itu akan membuat Sungmin curiga. Aih, bukan hanya Sungmin. Namun kedua sahabatnya yang super sok tahu, Hyukjae dan Donghae. Tubuh Kyuhyun bergerak, membetulkan letak headphone yang ia pakai.

Good morning, everybody!” suara seonsaengnim yang lantang terdengar, memecah keributan anak-anak di pagi hari ini. Guru pelajaran Bahasa Inggris itu masuk, setelah itu meletakkan berkas-berkas yang tersimpan di dalam map. Matanya melirik ke segala penjuru kelas. “Sungminssi, are you okay?” dahinya berkerut saat sudut matanya menangkap siluet wajah pucat Sungmin.

I’m bad, mr. Herley!” desau Sungmin sembari mengurut pelipisnya yang terasa nyeri. Tak dapat dipungkiri bahwa kepala wanita itu kian berdenyut, serasa akan pecah dan membunuh dirinya.

Really? You canGod! Sungminssi!

Tiba-tiba suara Mr. Herley terdengar seribu kali lebih panik saat melihat tubuh Sungmin jatuh tersungkur di atas meja. Sepertinya kepala Sungmin terbentur begitu keras hingga menciptakan bunyi ‘duk’ yang nyaring.

Gelap. Rasa sakit yang terus menghujam dan merajam kepala Sungmin membuat mata perempuan itu terpejam. Membuat segala pandangannya menjadi gelap. Membuat ia tak sanggup menopang dan mempertahankan keseimbangan tubuhnya. Biarlah, biarkan saja semuanya gelap untuk sejenak.

OoOoO

Kelopak mata Sungmin terbuka perlahan-lahan, mengerjap beberapa kali untuk membiasakan sinar yang menerobos masuk ke pupil matanya. Ahh, denyutan rasa sakit itu kembali terasa selama beberapa detik, membuat Sungmin merintih kesakitan.

Noona, kau baik-baik saja?” sebuah suara berat milik seorang laki-laki terdengar, membuat Sungmin berjingkit kaget. Sosok lelaki dengan rambut coklat itu duduk di sebelah tubuhnya dengan memasang wajah khawatir. Lagi-lagi lelaki itu.

Sebuan anggukan tanpa kata-kata Kyuhyun terima.

“Minumlah,” Kyuhyun menyerahkan secangkir gelas berisi coklat hangat.

Pandangan Sungmin berputar dalam cairan coklat dengan uap mengepul itu. Pikiran tentang Hangeng—kekasihnya—membuat ia begitu linglung. Rasa sakit yang ia rasakan terasa begitu berlebihan, mencekik dan mengoyak tenggorokannya. Sungmin tercekat, terpojok dengan perasaannya sendiri.

“Jangan cuma dilihat, minumlah!” suara lembut Kyuhyun kembali menginterupsi lamunan Sungmin, membuat wanita itu mulai menyeruput coklat panas buatan Kyuhyun. Aliran coklat panas itu mengalir menyusuri tenggorokan Sungmin yang kering kerontang, meninggalkan sensasi hangat  yang berkepanjangan di tenggorokan dan perut Sungmin. “Enak?”

Sungmin mengangguk, tanpa melirikkan matanya ke arah wajah Kyuhyun.

“Aku begitu terkejut saat tahu noona pinsan,” Kyuhyun mulai mencoba mencairkan suasana dengan membeberkan betapa khawatirnya Kyuhyun saat itu. Bahkan lelaki itu hampir menangis saat dokter UKS mengatakan bahwa denyut nadi Sungmin melemah. “Jangan simpan semuanya sendiri,” pandangan mata Kyuhyun terarah ke wajah Sungmin, menatap intens wajah Sungmin yang tertupi oleh helaian rambutnya. “Aku begitu khawatir.”

“Atas dasar apa kau mengkhawatirkanku?” Sungmin melempar sebuah pertanyaan yang membuat Kyuhyun terkejut. Jujur saja Kyuhyun tak begitu menyukai tipe pertanyaan Sungmin yang 90% meminta sang penjawab mengatakan alasan yang sejujurnya, bukan suatu kebohongan.

Namun, bagi seorang Cho Kyuhyun ini bukanlah suatu masalah besar. Ia pun tersenyum simpul dan melempar tatapan hangat yang menerobos manik mata Sungmin. Lagi-lagi ia menyalurkan sinar penuh kasih. Kyuhyun menghembuskan nafas berat, hanya perlu menyangkal dan semua akan kembali seperti semula. “Menurutmu?”

“Bisakah kau membantuku?” tiba-tiba Sungmin membuka suara, membuat Kyuhyun membuang pandangannya untuk menyembunyikan semburat merah yang mulai mendominasi pipinya yang memanas.

“Tentu,” jawabnya singkat, sedikit berdehem pelan.

“Jadilah kekasihku,” ucap Sungmin terbata, “Bantulah aku!”

TBC—

Sunbae (선배) : senior

ge – gege : panggilan kakak di bahasa China

Yeoboseyo (여보세요?) : Hallo? (untuk mengawali percakapan telpon)

Arasseo (알았어) : aku mengerti

Saranghae (사랑해) : aku mencintaimu

Jinjjayo (진짜요?) : benarkah?

Josimhae (조심해) : hati-hati

Noona (누나) : kakak pr –pemanggil lk

Seonsaengnim (선생님) : guru

-ssi (-씨) : tersemat di akhir subjek untuk kesopanan

Ini adalah chapter kedua !! J seneng deh bisa republish ff ini. dan ternyata banyak dari kalian yang udah baca ff ini di ffn dan membaca ulang. Hehehe, terimakasih untuk kalian semua.. Kuharap respon yang baik dapat kudapatkan lagi, yeah dari para readers yang pernah baca atau pun tidak. Huuh, sebenarnya author sangat kecewa karena menemukan silent readers di wp ini.

Dan rencananya, karena ff ini adalah ff republish, aku akan mempublish ff ini setiap hari. Tapi ternyata terlalu banyak silent readers yang membuat author jadi malas publish. Maaf, author benar-benar minta maaf. Tapi percayalah, aku akan tetap mempublish ff ini.

Dan ..

Aku memberikan semua karyaku untuk readers tercinta yg diberkati Tuhan karena telah bersedia meluangkan waktu untuk memberi komentar! So, keep review!!

~MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY-PASTE SEMUA KONTEN YANG ADA DI BLOG INI! DO NOT PLAGIAT, PLEASE!~

90 thoughts on “Just With Me Here | KyuMin | Chap 2/9 | Genderswitch | T | Drama, Angst |

  1. huaaaaaa ~ ming knp mw jd selingkuhan ny gege??😦
    ming minta bntuan kyu buat jd pcar, jgn2 buat manas2in han??

    nyesek baca nya T.T

    hayooo donk publish ny tiap hari aja.. pnsaraaaaannn >o<

  2. hhhhh~ Han gege atau Sungmin yang egois? kasian Sungmin jadi selingkuhan ;-;
    Han gege sama Sungmin jadian setelah Han gege sama Heenim jadian?
    semoga Kyuhyun bisa ‘jaga’ Sungmin u,u

  3. waaah ini yang di ffn itu. aku cari2 lagi udah ga ada, padahal pengen banget baca ulang. kena hapus ya eon? ;_; makasih ya udah repost disini. semangat!! ^^

  4. ayooooo jiiii publish lagiiii..
    dulu ff ini aku save mulu loh di hape ku yg. dulu~~~
    tp hape nya rusak..
    jadi gak bisa baca2 deh~
    aku gak bosen2 loh baca ff ini.. ciyuss deh hehehe

  5. Serasa baca ff baru, aku lupa semua alurnya…. Hahaha
    tapi bagus juga sih, bacanya jd deg-degan…,🙂
    publishnya yg semangat ya Author😀

  6. jangan sakiti kyu min..
    sebaiknya minnie putusin hangeng dan sama kyu aja. atau minnie coba perlahan lahan mencintai kyu..
    kyu lebih tulus mencintai minnie, ga kaya geng oppa *mian oppa ^^v*
    lanjut jiyoo..

  7. oh ini republish ya?
    aku belum pernah baca…#kepo
    tapi aku selalu suka sama ff author-shi
    kyu udah suka min 6thn
    wah bakalan sedih2an di kyu nih
    tapi aku suka hehehe
    min minta kyu buat jadi kekasihnya
    udah pasti kyu terima dengan senang hati kan…hehehe #sotoy
    min sekali buat jalan buat kyu
    pasti ga bakalan bisa lepas dari kyu hehehe
    semangat terus author-shi
    semoga chap selanjutnya engga lama2

  8. Jiyoo \m/ long time no see ‘-‘ ini aku si korban suspend beberapa kali -_- ingatkah? ._. i’m back wkwk

    Ini pernah di post kan di FFN?❤ membaca kembali dan itu menyenangkan.. FF ini salah satu FF yang bikin aku nangis :" well FF ini muncul dan membuka luka lama n_n #apaini

    Hankyung jadi pihak yang salah ._. Sungmin mau aja di gituin ._. Kyuhyun, ash he's a supernam –"

    Selingkuh itu baik (y)

    Lanjut-in post sampe selesai '-' ditunggu project FF yang lainnya ^^

    Cuma di FF nya Jiyoo, pertama kali aku suka FF KyuMin GS ._.v

  9. aaaaa ayo publish lagi next chapnya !!
    Aku penasaraaaaaaan ! Update soon, ne?
    Hmmm akhir2 ini menjalani hectic day, jd jarang baca ff..
    Tp karyamu slalu keren, keep writing..
    Abis ini yaoi chaptered pls? *puppy eyes* lol.
    Update soon n keep writing !! Saranghae..

  10. jd Ming itu selingkuhan Geng?😥
    kasian Kyunie ~ u,u
    omoo Ming minta Kyu jd pacarnya??
    asik😀
    ayo Kyu bantu Ming buat lupa sama Geng’-‘)9

  11. mwoooo…
    jd bener ming itu selingkuhan han gege???

    aduh ming, putusin aja tuh han gegenya drpd nanti kena amukan ratu iblis#plak# heenim…

    kyu bakal nerima tawaran ming jd kekasihnya ga ya???

  12. Oh!!Sungmin n Gege pacaran n parahnya lg Gege itu pacaran sm chullie,,Dia selingkuh n Sungmin tau itu tp msh mau berhubungan,,eeee Sungmin knpa bisa ampe ky gt??? Sbnrnya knpa bisa hubungan mereka bisa begitu?#tanya author..^^’
    Dan skrg Sungmin minta Kyu jd pengganti Gege..hemmm gayung bersambut tuh Kyu..;)

  13. O.o

    ja–jadi bneran ming kekasih gelap hanggeng???

    kok bsa???

    gmana critanya??

    sejak kapan??

    *dibekep jiyoo*

    dan,dan itu pasti ming mw minta putus sm hanggeng,ato sekedar mw bwt tu namja cina cemburu liat kyumin couple???

    oh yeaa….aroma angst na mulai menyeruak ini….
    hmm….

  14. Ming jadi simpanan😮
    Tapi jujur aq nyesek baca ini fic😥 (˘̩̩̩.˘̩ƪ) kyunnie yang biasanya slalu menang harus ngalah disini..
    Keep write ya eonn (งˆ⌣ˆ)ง

  15. banyak pertanyaan yg berputar di kepalaku
    sebenarnya, kenapa sungmin begitu mencitntai hanggeng sih??
    kasian kyu baru kali ini aku kasian sama kyuhyun oppa biasanya sungmin yg sering tersiksa tapi disini sungmin juga tersiksa😦

  16. Aigoo ming mau aja jadi selingkuhan han gege… Ckckck han gege jahat sekali sih.

    Nah itu kyu jd alat balas dendam ya ming???
    Hahaha udah kyu terima aja sekalian pdkt gitu hehee

  17. Ternyata Sungmin kekasih Hangeng,, selinguhannya Hangeng…
    Wahh,, bisa-bisa akan ada perang dunia nie antara Heechul dan Sungmin

    Sungmin meminta kyuhyun untuk membantunya ?
    Membantu apa ?
    apa sungmin ingin melupakan sosok Hangeng dan menggantikan sosok kyuhyun / ingin memanasi Hangeng ??

  18. Poor KyuMin !!! T.T
    Itu maksud gege apa coba pacari ming dan heenim bersamaan sekaligus gitu,eoh?. :O
    Ming minta bantuan gitu biar manas”in gege atau mau lupain gege nih?.o_O
    Kyknya disini cho lebih tersakiti ya?. –“

  19. Duh,eon,mianhae ne aku bru baca FF yg ini..-_-
    Aku bkalan trs revieww kok(y) tnang sja eon😉
    Ngomong2 eon,aku blm tau FF ini yg di ffn😀 skali lg mianhae eon😦

  20. Iyaaaa ampun sungmin jadi selingkuhannya hangeng,ga takut di rajam ma ciderella(heecuel) hehehe
    kyu semngat untuk dapetin ming yah,,,,,gakgakgak

  21. Mereka pacaran? Dan ming sebagai selingkuhan?
    Oh My God!
    Sabar ne kyu, semangat terus untuk mengejar sungmin?
    Ne? Ming meminta bantuan kyu untuk menjadikan kyu kekasihnya?
    Ada apa ini? *sok detektiv*

  22. Wah,sungmin minta tlg sma kyuhyun untuk jadi kekasihnya?wh,mkn pnsrn nih,aku baca chap selanjutnya ya…

  23. Apaaaaa,,,,,,
    Bantu jadi kekasih,,,,
    Omg kenapa sungmin jadi seperti ini sih,,,
    Aduh yang sabar ya kyuhyun oppa,,,,

    Sumpah deh sampai sekarang aku masih ajah belum ngerti maksud judul ff ini,,,,
    Heheheh mian eonni maklum masih muda*plak

  24. Omo!
    Apa rencana ming bikin kyu jdi namchin-nya ??
    Aigoo~ ming jdi selingkuhan geng gege -___-”
    Diamuk heechul aja baru tauu
    Ayo kyu jgn buang kesempatan ini , bkin ming falling in love ;;)

  25. ahh iya author aq rasa aq jg prnh bc ni ff tp aq akan ttep bc lagi..ada dikit2 kata yg dirombak sesuai jaman ya hehe…tuh kan bner ming selingkuhan hanggeng..mudah2 an ketauan nnti sm heechul biar ming di damprat trus ming jatuh ke pelukan kyu..oh itu pasti siasat ming aj jadiin kyu pacar ming..ming modus..berharap kyu ttep tegarr

  26. Sungmin dan Hangeng itu sebenarnya emng udah pacaran sabelum Heechul?

    Jadi pacar?
    Sakit hati ngak ya Kyu?

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s