Second Chance | KyuMin | Chap 10/? | Genderswitch | T+ | Romance, Hurt |

Second Chance

Genre : Romance , Drama

Rate : T+

Pairing : KyuMin

Part : 10/?

Warning : Genderswitch , Miss Typo(s)

Summary : Dia hanya bisa merenung ketika menyadari segala kesalahannya. Tidak, perasaan itu terlalu menyalahkan kebodohannya sendiri. Lalu sekarang, apa yang dia dapat? Ada dua hati yang mungkin akan ia sakiti. Namun, jika ia terus diam dan membiarkan segalanya berjalan tanpa tindakan berarti, ialah yang akan lebih tersakiti. Hingga saat ini, dia hanya bisa menyalahkan keputusan bodoh yang pernah ia ambil. Mungkinkah, mungkinkah ia akan mendapat kesempatan untuk memperbaiki segalanya di saat ia ingin kembali menata kisah cintanya?

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. Ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

Music : Me + U by F(x)

Pandangan mata Kyuhyun sempat melirik ke arah Sungmin. Sebelum Sungmin menjawab dengan jawaban yang sekiranya ‘merugikan’, lebih baik ia menyela terlebih dahulu. “Seonsaengnim akan menginap ..”

Jinjjayo?” Hyunmin memiringkan kepala.

Akhirnya Sungmin bangkit dari duduknya lalu berjalan menghampiri Hyunmin. Perempuan itu berjongkok, tangannya ikut bergerak membelai pucuk kepala Hyunmin. “Boleh, ‘kan?”

Entah mengapa gadis itu tersenyum, ia pun mengangguk senang. “Malam ini Hyunnie ingin tidur bersama dengan appa dan seonsaengnim!” ucapnya riang.

Dahi Sungmin mengkerut samar ketika mendengar pernyataan Hyunmin. “Dengan appa dan seonsaengnim?”

“Tt—tidak bisa, jagi,” kata Kyuhyun tergagap. “Ranjang Hyunnie terlalu sempit ..”

“Ranjang appa sangat besar,” Hyunmin mengerucutkan bibirnya, ia memasang tampang pura-pura sedih versinya sendiri. “Dan Hyunnie ingin tidur di sana dengan appa dan seonsaengnim ..”

Tidur bertiga dengan Hyunmin?

Tunggu, secara tidak langsung, dua orang yang pernah menjalin hubungan rumah tangga itu akan tidur seranjang ‘lagi’.

Dua orang itu saling memandang, saling melempar tatapan penuh tanda tanya. Jika mereka tidur bersama, otomatis pikiran tentang masa lalu mereka akan terputar di otak masing-masing. Tetapi, jika mereka menolak permintaan Hyunmin?

“Baiklah, kita akan tidur bersama ..”

Suara Sungmin yang terdengar sebagai pemecah keheningan membuat Kyuhyun kaget setengah mati. Sebelum ia tersadar dari lamunannya, pandangan matanya telah mendapati sosok Sungmin telah bangkit sembari menggendong Hyunmin.

Semua bukan mimpi, bukan?

Ia ikut bangkit lalu berjalan ke arah kamar utama. Dari ambang pintu ia dapat melihat sosok Sungmin telah menimang Hyunmin. Tiba-tiba saja Hyunmin bersikap begitu aneh, meminta Sungmin untuk tidur bersama. Jelas-jelas Hyunmin tak pernah tahu perihal ‘orang tua kandungnya’.

Appa! Kemari!” teriak Hyunmin sembari menepuk sisi ranjang yang kosong.

Kyuhyun tersenyum, ia pun melangkah dengan langkah panjang-panjang ke arah ranjang lalu merebahkan diri di sana. “Kenapa kau jadi aneh begini, jagi?” gumamnya pelan—tentu dengan senyuman malu-malu yang lolos dari bibirnya.

“Hyunnie, ayo cepat pejamkan matamu,” sahut Sungmin lembut. “Besok Hyunnie harus masuk sekolah ..”

Tanpa suara Hyunmin mengangguk, ia pun mulai memejamkan kelopak matanya. Ah, jika diapit oleh dua orang dewasa seperti ini, rasanya Hyunmin tak akan membutuhkan musik klasik lagi sebelum tidur. Lihat, dia mulai terbuai dengan gerakan-gerakan ringan dari Sungmin.

“Jangan tidur dulu,” tiba-tiba suara bisikan Kyuhyun terdengar.

Manik mata Sungmin melirik dengan gerakan cepat ke wajah Kyuhyun, takut jika bisikan Kyuhyun akan terdengar oleh Hyunmin. Perempuan itu menempelkan salah satu jemari telunjuk di atas bibir, menyuruh Kyuhyun diam.

Kyuhyun yang paham dengan apa yang Sungmin perintah melirik ke arah Hyunmin. “Ia sudah tertidur,” bisik Kyuhyun lagi.

Sungmin menghela nafas, ia pun menyangga kepala dengan lengannya yang tertekuk. “Jangan membicarakan hal yang tidak penting,” ucap Sungmin pelan. “Aku takut Hyunmin akan terbangun dan mendengar semuanya.”

“Aku hanya ingin mengenang segalanya,” Kyuhyun mencoba menjelaskan. “Saat kita tidur berdua seperti ini.”

“Terlalu menyakitkan untuk dikenang,” potong Sungmin cepat. “Aku sudah melupakan segalanya.”

“Kau tidak akan bisa tidur jika aku tak mengecup kelopak mata dan bibirmu!” Kyuhyun masih terus melanjutkan ucapannya. “Kau mengingatnya?”

Jemari Sungmin bergerak merapikan selimut yang menutupi sebagian tubuhnya. Ia pun memaksa kelopak matanya untuk terpejam. “Selamat tidur.”

Dengusan pelan terdengar, “Kau berniat mengacuhkan ceritaku?” tanya Kyuhyun sembari memfokuskan pandangannya ke arah kelopak mata Sungmin. “Aish .. Jalja ..”

OoOoO

Sosok lelaki itu baru saja keluar dari sebuah gedung besar milik pemerintah dengan menenteng beberapa map berwarna cokelat. Seorang lelaki yang terlihat lebih tua berada tepat di sebelahnya, tampak begitu sibuk berbicara sembari menunjuk-nunjuk kertas yang ia bawa. Sesekali Kyuhyun hanya mengangguk untuk menanggapi. Setelah sampai di pintu masuk mobilnya, ia mengangkat tangan kanannya dan menatap orang tersebut.

“Kita bisa bertemu lagi besok, Kim-ssi,” ucap Kyuhyun sembari membuka pintu mobil sedannya.

Ne, Cho-ssi,” jawab lelaki bermarga Kim itu.

Kyuhyun masuk ke dalam mobil, menghidupkan mobil tersebut kemudian melesat begitu saja. Langit hampir gelap, hampir saja ia pulang larut malam jika harus menuruti tuntutan pekerjaan. Hari ini pihak dari pengadilan baru saja menelpon untuk memberikan keterangan-keterangan perihal rumah tangganya yang akan segera berakhir. Semua itu cukup melelahkan, apalagi jika ia harus mengalah di setiap detik berjalan.

Ayolah, Kyuhyun ingin perceraian ini bisa cepat usai. Kyuhyun tak tega meninggalkan Hyunmin di rumah seorang diri seperti saat ini. Pada awalnya ia berpikir untuk menyuruh Sungmin agar menemani Hyunmin di apartemennya. Namun, pada akhirnya niatan itu ia batalkan sendiri. Setahu Kyuhyun, Sungmin bukanlah orang yang tidak punya kerjaan. Walau dia adalah seorang guru kanak-kanak biasa, ia yakin jika Sungmin memiliki kesibukan lain.

Mobil itu berhenti tepat di salah satu parkiran mobil khusus pemilik apartemen. Dengan enggan Kyuhyun meraih tas jinjingnya, menyeret langkah kakinya yang terasa berat ke salah satu lift yang ada di di pojok areal parkiran tersebut.

Semoga saja Hyunmin tak akan menyambut kedatangannya dengan berbagai pertanyaan tentang eomma-nya. Ah, ia pikir saat-saat seperti ini bukanlah saat yang tepat untuk hal itu.

Lalu, bagaimana dengan Sungmin?

Haruskah ia kembali berusaha ‘untuk’ mendapatkan hati Sungmin? Sebenarnya ia tak terlalu yakin hal itu akan terjadi dengan mudah mengingat Sungmin terlihat menyimpin suatu dendam terhadapnya. Tetapi, perasaannya yang meluap serasa tak dapat dipungkiri lagi. Rasanya, ia benar-benar membutuhkan sentuhan Sungmin di setiap ia bernafas.

Berlebihan, ‘kah?

Entahlah. Yang jelas Kyuhyun merasakan hal tersebut sekarang ini—akhir-akhir ini. Setiap malam Sungmin akan datang ke mimpinya, menciptakan getaran-getaran di dinding hati ketika ia terbangun. Mustahil jika ia tak dapat mendapatkan Sungmin. Ia bisa gila jika hal buruk itu terjadi!

“Kyuhyun-ssi?”

Suara yang mengalun lembut itu membuyarkan lamunan Kyuhyun. Wanita cantik yang berdiri tepat di hadapannya membuat Kyuhyun kembali ke alam sadarnya. Oh, bahkan ia tak menyadari bahwa jemarinya telah memencet tombol bel berkali-kali.

“Mm—Minnie?” panggilnya tergagap. Oh, kenapa ia jadi segugup ini ketika berhadapan dengan makhluk indah yang memakai apron rumahnya?

Apron? Tunggu!

“Masuklah!” akhirnya Sungmin kembali berucap dan mempersilahkan Kyuhyun masuk. Karena sikap Kyuhyun yang mendadak kaku seperti itu, Sungmin harus bisa ber-improvisasi terhadap keadaan. Lihat, Sungmin bertingkah seperti seorang pemilik apartemen yang mempersilahkan tamunya masuk.

Kyuhyun mengekor langkah kaki Sungmin, “Di mana Hyunnie?” tanya Kyuhyun manakala pandangan matanya tak mendapati sosok malaikat mungilnya.

“Ia tertidur begitu saja setelah makan malam. Mungkin karena terlalu lelah bermain,” jawab Sungmin asal.

“Kau menemaninya sepulang sekolah?” Kyuhyun melangkah menuju dapur, menghampiri Sungmin yang sibuk dengan sesuatu.

“Bagaimana bisa aku membiarkan anakku sendirian di dalam ruangan luas ini?” sahut Sungmin enteng. Kepala Sungmin menoleh cepat, dengan mata memicing Sungmin membidik wajah Kyuhyun. “Dari mana saja kau? Kenapa selalu saja membiarkan Hyunnie sendiri seperti saat ini?”

“Aku baru saja pulang dari kantor pengadilan,” kalimat itu terlontar sebagai jawaban. “Beberapa hari ini aku akan sibuk. Kau tahu sendiri apa masalahku.”

“Oh, geurae,” Sungmin mengedarkan pandangannya seraya mengangguk-anggukkan kepala. “Ini bukan perceraian pertamamu. Karena itu kau bisa bersikap santai seperti itu saat meninggalkan Hyunnie ..,” sindir Sungmin.

“Yeah, kau bisa mengatakan jika perceraian kali ini adalah perceraian kedua untukku,” Kyuhyun memilih untuk duduk di meja makan lalu menyangga dagu. “Tetapi aku tak menelantarkan Hyunnie. Aku percaya jika eomma kandungnya akan bersedia menemani. Bukankah begitu, Lee Sungmin-ssi?”

Sungmin memencet tombol off yang ada di permukaan kompor elektronik milik Kyuhyun lalu mengangkat panci dengan isi sup daging. Ia memandang Kyuhyun dengan tatapan sinis penuh arti, “Bersyukurlah karena aku masih memiliki hati nurani, Kyuhyun-ssi ..”

“Sudahlah, akhiri saja percakapan kurang penting seperti ini,” sahut Kyuhyun. “Aku lapar. Bawakan aku sup daging itu kemari.”

“Dari mana kau tahu ini sup daging?”

“Aku dapat mengenali semua bau masakanmu dengan baik, Ming,” Kyuhyun melepaskan jas kantornya, meletakkan kain tersebut di atas kursi yang kosong.

Akhirnya Sungmin membawa sup daging yang baru mendidih itu ke meja makan, meletakkan beberapa piring kecil berisi lauk pauk dan tentu semangkuk nasi untuk Kyuhyun. “Manhi meogeo ..”

“Tanpa kau suruh pun aku akan makan banyak,” kata Kyuhyun. Kepalanya mendongak, manik matanya menatap wajah Sungmin. Ia tersenyum tipis, kemudian mulai memakan makan malamnya.

Binar mata Sungmin meredup manakala menatap wajah Kyuhyun yang menikmati masakannya. Perasaan aneh yang sempat melanda hatinya beberapa hari ini kembali datang di detik ini. Ia memejamkan matanya sejenak, berusaha menghapus kenangan-kenangan indah yang pernah ia lalui bersama Kyuhyun di masa lalu.

Ia sudah tenggelam. Selama empat tahun ini pun Sungmin telah tenggelam dalam pesona cinta Kyuhyun. Beribu muslihat telah ia lakukan untuk menutupi semua perasaannya terhadap Kyuhyun. Dan ketika ia bertemu dengan sosok yang begitu ia cintai, pertahanannya perlahan hancur.

Tiba-tiba rengkuhan lengan hangat di lehernya mengagetkan jiwa Sungmin. Tanpa aba-aba perempuan itu membuka kelopak matanya, meneteskan air mata seketika itu juga.

“Ak tahu kau begitu menderita karena kesalahanku dulu,” suara bass itu menembus gendang telinga Sungmin bersamaan dengan hembusan hangat di lehernya. “Kumohon, lupakan tentang pernikahanku dengan Victoria. Ayo memulai semuanya dari awal, hanya denganku dan Hyunnie ..”

Kelopak mata Sungmin mengerjap-ngerjap saat ia mendengar penawaran Kyuhyun. Bahkan detik ini, Kyuhyun membuatnya tak mampu terisak. Sungmin merendahkan pandangannya, menatap telapak tangan Kyuhyun yang ada di hadapannya.

“Aku mencintaimu,” pelukan lengan Kyuhyun semakin mengerat. “Kumohon, percayalah padaku kali ini ..”

Sungmin merunduk, menyembunyikan tangisannya yang akan meledak. Wajahnya yang memerah bersembunyi di balik helaian rambutnya yang tergerai. Dua tangan Sungmin terangkat, telapak tangannya pun mencengkeram erat telapak tangan Kyuhyun.

“Kau sudah mengkhianatiku beberapa kali. Bagaimana bisa aku percaya kepadamu?”

“Demi Tuhan, aku hanya mencintaimu untuk detik ini dan selanjutnya,” bisik Kyuhyun. “Lee Sungmin ..”

“Aa—aku ..,” suara Sungmin yang bergetar membuatnya tak sanggup untuk berucap kata. Sungmin menghela nafas, “Sirheo..”

Kyuhyun melepaskan rengkuhan lengannya, lalu mencengkeram kuat bahu Sungmin. Ia memaksa Sungmin untuk berdiri kemudian mengunci pandangan wanita yang ia cintai. “Terimalah aku sedikit demi sedikit ..”

Mata Sungmin berair, perasaannya meluap saat ini juga. Kalimat yang selalu ia impi-impikan kini terlontar dari kedua belah bibir Kyuhyun. “Haejyo ..”

Tubuh Kyuhyun serasa tersengat oleh ribuan volt listrik detik ini. Tak seberapa lama, seulas senyuman penuh arti terlukis di sudut bibirnya. Dalam satu satuan detik, Kyuhyun merengkuh tubuh mungil Sungmin—menenggelamkan wajah tampannya di ceruk leher putih itu.

Sungmin hampir mati tercekik ketika menyadari bahwa persetujuan telah terlondar dari mulutnya sendiri. Kini, ia hanya mampu menangisi semuanya. Entah sebuah penyesalan atau kebahagiaan yang ia rasakan. Semuanya bercampur begitu saja, mengoyak perasaan Sungmin dan membuatnya hanya bisa menangis. Dua lengan Sungmin akhirnya terangkat—membalas pelukan Kyuhyun dengan melingkarkan lengannya di punggung Kyuhyun.

OoOoO

Sungmin memandangi langit yang kosong, matanya yang berair sesekali mengedip guna menahan bulir kesedihan yang terbentuk di sudut matanya. Udara dingin yang berhembus sepoi-sepoi menerbangkan helaian rambut panjang Sungmin, membuat kulitnya merinding selama beberapa saat. Dua lengannya tampak memeluk tubuhnya sendiri—mungkin berusaha untuk mengurangi rasa dingin yang ia rasakan.

Semua akan dimulai ..

Batinnya menjerit di tengah keheningan malam. Pikirannya yang sedari melayang kini mulai bercabang-cabang membentuk persepsi-persepsi absurb. Berpikir tentang sebab-akibat dari segala yang ia lakukan tadi, membuatnya kembali takut. Ia takut jika Kyuhyun kembali membuangnya seperti dulu. Ia takut jika Kyuhyun membiarkannya sendiri dan kesepian seperti saat ini. Ia takut jika Kyuhyun ..

Drrt .. Drrt ..

Getaran ponsel yang bersembunyi di balik saku celana pendek Sungmin bergetar. Dengan gerakan reflek Sungmin menghapus jejak air mata di permukaan pipinya dengan salah satu telapak tangannya. Dan tangan lainnya meraih ponselnya sendiri.

Kangin oppa is calling ..

Alis Sungmin melengkung ketika ia membaca ID caller milik Kangin tertera di layar ponselnya. Dengan segera Sungmin menggesert tombol accept.

“Yeoboseyo?”

“Ne? Apa anda mengenal pemilik ponsel ini?”

Dahi Sungmin mengkerut samar, suara seorang perempuan yang menelponnya dengan nomor Kangin begitu asing di telinganya. “Ne. Saya temannya. Apa ada sesuatu yang terjadi, ajummanim?”

“Eum .. Pemilik ponsel ini tengah mabuk berat di bar kami. Kami harap anda dapat menjemputnya sekarang ..”

“Mabuk?” ulang Sungmin tak percaya. Setahu Sungmin, Kangin telah berhenti minum minuman keras dengan kadar berlebih beberapa tahun yang lalu. Dan malam ini ia menerima kabar bahwa Kangin mabuk di sebuah bar? “Tentu. Saya akan menjemputnya.”

“Anda bisa menjemputnya di Gulliver bar. Terimakasih ..”

Sungmin hanya menjawab dengan anggukan kepala. Ia pun memencet tombol merah. Ia sempat heran dengan berita tersebut. Hei, hal itu cukup aneh! Sungmin bersumpah ia tak pernah mendapati Kangin mabuk selama mereka berteman baik. Jika pun Kangin memiliki masalah, dengan senang hati Sungmin hadir di samping Kangin sebagai pelipur duka lara.

Dan sekarang?

Omo!” Sungmin memekik pelan ketika tubuhnya hampir saja menabrak dada jantan Kyuhyun ketika ia berbalik. Sosok Kyuhyun dengan mata lelah telah berdiri tepat di depannya, memandangnya penuh tanda tanya.

“Siapa yang mabuk?” tanya Kyuhyun dengan suara seraknya.

“Temanku,” jawab Sungmin sembari melangkah menghampiri jaketnya yang tergantung di pegs. “Aku harus pergi menjemputnya.”

“Menjemput katamu?” Kyuhyun menatap ke arah jam dinding sekilas lalu kembali membidik Sungmin. “Ini sudah pukul satu dini hari! Aku tidak akan membiarkanmu berada di luar sana seorang diri!”

“Kau tidak perlu cemas,” Sungmin membenarkan letak jaket rajut yang telah membungkus tubuh bagian atasnya. “Aku akan baik-baik saja.”

“Tidak bisa!” dengan gerakan cepat Kyuhyun menyambar pergelangan tangan Sungmin dan menahan langkah kaki perempuan cantik tersebut. “Biarkan aku mengantarmu!”

“Tidak perlu,” sahut Sungmin dengan nada lirih. Ayolah, ia tak mau berdebat di saat yang seperti ini. Kangin tengah mabuk seorang diri di luar sana, tak mungkin ia berada di sini lebih lama. “Aku harus bergegas, Kyu .. Lagi pula, aku tak akan membiarkanmu meninggalkan Hyunnie sendiri!”

“Hyunnie tengah tidur,” Kyuhyun tetap bersikukuh.

“Apa yang kau cemaskan? Aku tidak akan lari darimu,” Sungmin menghempaskan telapak tangan Kyuhyun yang mencengkeram erat pergelangan tangannya.

“Tt—tapi ..”

“Aku pergi!”

Akhirnya Sungmin pergi juga dari hadapannya. Kyuhyun hanya bisa diam membatu ketika Sungmin pergi begitu saja beberapa detik yang lalu. Ia melarang Sungmin untuk pergi seorang diri karena ini sudah terlalu larut. Apalagi jika tempat tujuan Sungmin adalah bar—untuk menjemput temannya yang mabuk.

Tunggu ..

Bar?

Temannya yang mabuk?

OoOoO

Oppa, sadarlah,” Sungmin membopong tubuh Kangin keluar dari kawasan bar elit tersebut. Dengan langkah terhuyung dua orang itu menyeret derap kakinya ke arah pintu hitam yang terparkir di antara mobil mewah lainnya. Salah satu lengan Sungmin berusaha merogoh saku jas Kangin, berusaha menemukan kunci mobil lelaki tampan tersebut. Ia patut bernafas lega ketika kulit telapak tangannya menyentuh kunci tersebut.

Dengan gerakan cepat Sungmin mengeluarkan kunci tersebut lalu memencet tombol untuk membuka kunci pintu mobil. Bunyi ‘bib-bib’ terdengar nyaring, menggema di ruangan parkir yang sepi itu. Sungmin pun membuka pintu mobil untuk penumpang, merebahkan tubuh besar Kangin di kursi panjang yang ada di jok belakang.

“Dia benar-benar mabuk,” gumam Sungmin sembari menggeleng-gelengkan kepala saat menatap keadaan Kangin. Sungmin menghela nafas, ia pun segera beranjak menuju jok kemudi. Karena Kangin mabuk, terpaksa ia harus membawa lelaki ini ke apartemennya.

Seorang lelaki yang memperhatikan gerak-gerik wanita bernama Sungmin dari balik kaca mobil itu berdesis tidak senang. Ia memukul stir kemudi mobilnya sendiri ketika melihat kepergian mobil itu. Dengan cepat ia menstarter mobilnya sendiri lalu mengekor kemana mobil itu akan berhenti.

Dan saat mobil itu menelusuri jalan menuju apartemen Sungmin, lelaki itu mengumpat dalam diam. Dugaan tentang sesuatu yang akan terjadi nanti membuatnya sedikit galau. Apalagi ketika tahu mobil itu benar-benar terparkir di depan apartemen Sungmin. Beberapa detik setelah lampu mobil itu padam, seorang perempuan keluar dari dalam mobil lalu membopong seorang lelaki.

Sekarang, Kyuhyun begitu cemburu ..

OoOoO

Kangin terlihat duduk di sofa sembari memijit pelipis kepalanya yang berdenyut sakit—kini ia de javu. Sosok Sungmin yang tadinya tengah sibuk berkutat di dapur kini telah kembali dengan nampan di kedua tangannya. Sungmin duduk tepat di sebelah tubuh Kangin lalu menyodorkan mug bergambar sapi ke arah Kangin.

“Minumlah,” perintah Sungmin.

Kangin mengangguk, dengan enggan ia meneguk cairan bening tersebut.

“Istirahatlah dulu jika kepalamu masih terasa sakit, oppa,” ucap Sungmin sembari menatap Kangin dengan pandangan penuh kekhawatiran. “Kau bisa tinggal di apartemenku. Pulanglah jika benar-benar sudah merasa baikan.”

“Apa aku merepotkanmu?” tanya Kangin dengan nada lirih. “Maaf ..”

Oppa berhutang penjelasan kepadaku ..,” Sungmin melempar senyuman manisnya ke arah Kangin. “Kenapa oppa bisa mabuk seperti itu ..”

“Ada suatu masalah yang membuatku hampir gila,” Kangin mulai menjabarkan penjelasannya. Ia menelangkup wajahnya sendiri lalu menghela nafas berat. “Kau tahu, mantan istriku .., kembali ..”

“Mantan istri?” ulang Sungmin sembari memasang tampang bingung. “Apa oppa masih mencintainya?”

Kepala Kangin menoleh cepat ke arah Sungmin, “Tentu saja tidak!” jawabnya dengan nada yang cukup tinggi.

“Lalu?”

Kangin tampak kembali menghela nafas sebelum melanjutkan ceritanya. “Dia membawa seorang anak kecil ..,” Kangin memotong ucapannya. “Dia bilang itu anakku.”

“Mm—mwo?” detik ini Sungmin hampir saja memekik kaget. Mata kelinci yang biasanya melempar tatapan bling-bling itu melebar dan mulutnya menganga karena saking terkejutnya. Beberapa detik setelah itu Sungmin menghela nafas lalu berdehem pelan, berusaha bersikap tenang. “Aa—apa perempuan itu ingin mengajakmu kembali?”

Kepala Kangin mengangguk kecil, “Dari dulu aku tak pernah menyangka jika dia hamil ketika aku menceraikannya. Dulu dokter memvonisnya tak akan bisa hamil.”

“Apa oppa sudah melakukan tes DNA?”

Kepala Kangin mengangguk.

“Hasilnya?”

“Dia benar-benar anak kandungku.”

Sungmin menelan air ludahnya ketika gendang telinganya ditembus oleh penjelasan Kangin. “Kau keterlaluan, oppa ..,” kata Sungmin. “Kau menceraikan istrimu karena hal seperti itu dan membiarkannya berjuang seorang diri ketika hamil.”

Kangin terdiam, memikirkan ucapan Sungmin yang menghujam dinding hatinya sendiri.

“Kembalilah. Temui wanita itu, oppa,” lirih Sungmin.

“Tidak b—bisa .. Aku tak mencintainya ..”

“Alasan macam apa itu?!” nada bicara Sungmin hampir naik, meneriaki sosok Kangin yang masih duduk lemas di atas sofa dengan pandangan kosong. Sungmin melipat kedua lengannya di atas dada lalu memandang wajah Kangin—melempar tatapan penuh kekecewaan. “Bagaimana bisa seorang lelaki beralasan seperti itu walau semua fakta telah terungkap?” desisnya. Akhirnya Sungmin pun bangkit dari duduknya lalu berjalan ke arah pintu keluar setelah menenteng tasnya, “Aku harus pergi bekerja. Istirahatlah dulu di sini!”

Sungmin sengaja untuk membanting pintu sekeras mungkin, meluapkan amarahnya terhadap Kangin. Ia tak pernah menyangka jika Kangin akan melakukan hal brengsek seperti itu terhadap mantan istrinya. Oh, entah mengapa ia jadi teringat dengan masa lalunya. Saat di mana Kyuhyun mengatakan bahwa lelaki berambut cokelat itu tak mencintainya lagi.

Tiba-tiba langkah kaki Sungmin terhenti ketika seorang sosok lelaki yang sangat ia kenal telah berdiri di hadapannya. Kepala perempuan itu mendongak, matanya yang berair mengerjap ketika melihat dua wajah yang paling ia cintai ada di depannya. Sungmin mengulas senyuman, mengangkat salah satu lengannya untuk membelai pipi chubby Hyunmin yang ada di gendongan Kyuhyun.

“Sungmin!”

Suara tenor tiba-tiba membahana, membuat Sungmin menoleh ke belakang dengan gerakan cepat. Sebelah matahnya memicing ketika mendapati sosok Kangin berlari ke hadapannya.

Lelaki itu berjalan dengan langkah tenang ke arahnya. Setelah sampai di hadapan Sungmin, tanpa gerakan ragu ia pun menyambar pergelangan tangan Sungmin dan membawa perempuan bertubuh mungil itu ke dalam pelukannya. “Saranghae,” ucapnya. “Mianhae.”

Mata Kyuhyun terbelalak selebar mungkin melihat dua orang dewasa yang berpelukan di depannya. Reflek ia pun menutupi dua kelopak mata Hyunmin. Kini di benaknya muncul suatu pertanyaan baru yang berkecamuk.

Sebenarnya, ‘siapa’ lelaki itu?

TBC

~MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY-PASTE SEMUA KONTEN YANG ADA DI BLOG INI! DO NOT PLAGIAT, PLEASE!~

134 thoughts on “Second Chance | KyuMin | Chap 10/? | Genderswitch | T+ | Romance, Hurt |

  1. ada typo sedikit jiyoo di chap ini tapi uda bagus chap ini uda lumayan panjang kan. wah ming ternyata mau yah tidur bareng hyunmin ma kyu. hyunmin kayanya uda mulai merasa nyaman nih sama ming eh tapi ming gak mau nginget masa lalu lagi. ntu sidang perceraian kyu sama vic belum di laksanakan kan?
    wah ming tau aja kalo hyunmin sendirian di apartemen jadi ming nemenin hyunmin yah.
    ntu ming mau yah di ajak balik lagi sama kyu? ayo kyu perjuangin cintau lagi sama ming buat ming bener2 percaya lagi sama kamu n gak ngeraguin cinta kamu n jangan kecewakan ming lagi. manta istri kangin dateng bawaa anak n itu anak kandung kangin?
    mantan istri kangin teuki kah? ommo kyu sama hyunmin ngeliat kangMin pelukan?
    waduhh bakalan makin rumit nih jadi nya.

    lanjuuutttt jiyoo~

  2. bersambungnya bikimw gregetan .hehehe

    kayaknya kyu udah mulai cemburu bgt tuh?
    gak nyangka kangin udah pernah nikah bhkan mempunyai anak ..

    yg pastinya LANJUTKAN secepatnya ! hehehe..😄

  3. Hyaaaa kangin mengucapkan kata ‘fatal’ didepan kyuhyun!!
    Ahhh Kau sudah mulai dengan kata manis mu Kyu untuk berbaikan dengan Sungmin hyaaa=,=
    Hati Sungmin pasti bimbang! Tolong dengarkan kata hatimu ming! Semua akan baik baik sajaaa😀
    Okee lanjut author…

  4. Yaaaaampun! Kyu! Dia bener bener mau balikan lagi ama ming? Aishhhh~ bikin dia susah ngedapetin ming lagi ya jiyoo~

    Suka deh kalo kyu udah jealous gitu, ihhh kesannya berasa dia pengen jadi satu satunya buat ming doang -__-

    Loh? Yang terakhir itu emang kyu bener bener belom tau kangin itu siapa?
    Mantan istrinya kangin itu… Teuk? Kirain kangin bakal terbuang tak berdaya gara gara kyumin balikan, ternyataaaa ada orang lain yang disiapin buat kangin. Btw ceritanya makin bagus, makin rapi, dan makin keren! Tapiii, kalo ada bahasa asing gitu mending dibawah ceritanya dikasih artinya, atau diakhir paragraf yang ada bahasa asingnya dikasih artinya, biar gak ngebingungin. Haha kalo ada orang yang gak belajar bahasa korea dan gak ngerti ngerti amat jadi bisa tau,🙂 apdet yaaaa~

  5. hahaha kyu jeles nih
    tidak semudah itu buat ngedapetin min lagi kyu
    kau harus banyak berjuang
    mesti ada hyunmin dan min setuju buat balikan
    muahahaha aku senang kyu tersiksa
    setipa masalah tidak semua yg dy bayangkan
    ayo lanjut kilat author-shi
    makin penasaran makin gregetan hehehe
    semangat

  6. kyaaaaa!!!
    kanginnie~ nado saranghae….*plaakplaak*

    oke,
    aku shock bneran ini,
    aku bru tau klu kangin udh mnikah,dan bercerai,

    dan,dan. …aishhh..aku gk tau mau komen apa,bingung,bingung,binguuung aku jiyoo-a….

    yg jelas well,yea…apapun kputusan yg sungmin ambil,itu smua demi kbaikan hyunmin,

    tp,tp…stelah hyunmin mlihat kangin dan sungmin,apa reaksinya ya??
    apa hyunmin akan mnolak sungmin?

    err..kurasa gk jg ya,tp,kyu itu msh blm bsa menghilangkan sikap egoisnya,ya hrsnya dia bsa berlega hati krn ming menjawab permintaannya dgn mudh,pdhal dia sdh sngat tersakiti.oleh si kyupil

    dan ini brarti Kangin vs Kyupil BEGIN!!!!
    *ditabokkjiyoo*

    errr…ini bner2 bkin penasaran,Aku PENASARAN jiyooo…*histeris*

  7. ming udah mulai bisa nerima kyu, walo blm sepenuhnya jga sih, kyu cemburu nih ye dari dulu kemana aja,
    kangin oppa jgn ganggu kyumin ya, mending coba buat nerima mantan istri sma anakmu lagi,

    update jgn lama2 yaw

  8. ,huhhhh~~~ kyuuu sekarang lagi tergila gila sma ming ,
    ,sampe ming mau pergi ajah ,dia cemburu ,ckckck
    ,apa lgi waktu liat kangmin pelukan ,pasti dia cemburu banget ,

    ,istrinya kangin ituu ,teukii kahh ??

    lanjutt eon ,^^

  9. Update update~.~
    haejyo artinya apa?-,-
    ini mau komen apa ya?:o sbnernya td udah diinget2. Tapi lupa. Abis keren. Errrrrr itu kangin nya aaaaaa…
    Akhirnya kyuhyun menyesal juga..
    Lanjut deh lanjut, semangatttt:)

  10. Astaga .. Baru aja mau bersatu(?) lagi tuh KyuMin…. Kangin main nyamber aja .-.

    Mianhae untuk apa??? Kenapa kangin bilang mianhae??? ‘-‘?)

  11. yeeey,akhirnya tidur bertiga.sbnrnya, aku bayanginnya nih pas mw tidur brg Hyunmin tiba2 bangun trus ambil foto Kyumin yg disimpen di tasnya trus nanya deh ke Sungmin apa hubungannya Kyu sm Ming. eh tnyt, Hyunmin tidur malah Kyu yg mengungkit. dan akhirnya juga Ming nerima Kyu lagi,agak g rela sbnrnya krn proses balikannya sm penderitaan Ming 4 thn g sebanding. apalagi br bbrp jam, si Kyu udh kelihatan protektifnya.bnr sm yg dibilang komen di atas, Kyu msh ada egoisnya. trus part cemburunya,aku suka,krn si Kyu pasti bakal kalang kabut,klo dulu Ming sekarang giliran Kyu yg bakal cemburu dan (agak) sakit hati ngelihat Kangmin. g sbr lht perpaduan Kyu lg cemburu,sakit hati,dan ngejar2 Ming. btw, si Hyunmin diem2 udh tw y klo Ming itu Eommanya?Semangat!

  12. OMO hyunnie jgn liat adegan KangMin ! Liatnya adegan KyuMin aja ya #plak Mwahahaha biasanya aku sebel bgt sama orang ketiga dr kyumin..
    Tp buat saat ini kok aku malah seneng ada Kangin oppa kkkk
    abis kyu tadinya kelewatan sih:/
    cieeeeh ming udah ngasih kesempatan th kyu, terus berjuang yaaa :3 hwaiting !
    ummm, hyunnienya sedikit dan pasif ga aktif kaya biasanya di part chap ini :p

    aaaaaah makin seru nih, lanjut lanjut lanjut ya saengi🙂
    update asap, hwaiting !❤

  13. Oh My Good!!
    Apa itu kangin?? Menyatakan cinta terhadap Ming di depan kyu dan Hyunnie??
    Omunaa… Apa yang akan kyu lakukan??
    Semoga Ming mengambil keputusan yang tepat..

    Ming menerima kembali kyu?? Manfaatkan kesempatan ini kyu. Jangan pernah melukai Ming lagi. Dan bahagiakanlah Ming..

    Kyaaa.. Saya gak sabar menunggu moment keluarga kecil ini…

    Dan saya shock!! Kangin pernah menikah dan err.. Dia punya anak??

    Di tunggu next chapter-nya jiyoo.

  14. aigoo,,tu yg pelukan ma ming,nugu?? kangin kah??
    ayo kyu buat ming bener” yakin dgn keseriusan kyu.. jangan buat ming kecewa lagi…
    ayo dilanjut jiyoo~

  15. omg omg omg. . .what the??knp jd sprt ini thor. . .huweee ttep aj bkin mewek walo kyumin akn balikan tp. . . .kangin oppa??apa yg d lakukan!hahh

  16. ooowwwooouuuhh……
    agak bingung sedikit pas sungmin bawa kangin ke rumahnya, trus skip, ngobrol2 bentar trus ming bilang mesti kerja
    hhhmmm, ceritanya itu udah paginya gitu yak

    aku kirain msh jam 1 malem kok pergi kerja????

  17. aseeeekkk hyunmin udah mulai bisa nerima min..
    nah skrg tinggal usaha kyu buat ngyakinin ming!! SEMANGAT kyu!! ^^

    bakal ada KangTeuk nih.. hihihihi

    kangin bilang “saranghae” k ming trs yg bilang “mianhae” siapa?? kangin juga??

    pasti ming nolak kangin secara tegas deh!! harus itu.. hehehe😀

    lanjut2.. klo perlu, update kilaaaaatt ^^

  18. awal yg baik untk kyumin.tpi knp kangin tiba”nyatain prasaany sma minnie?dan kyu pun mulai cemburu.smga kyu dpt memantapkan hatiny untk kali ini.
    ayo dilanjut lgi chingu.hwaiting y!

  19. aduch tu racoon appa…. mrsak suasana dech….. #tendang kangin appa…..
    kyunnie jga hrusnya gerak cpat dunk….. ntar kbru dsamber orang…. ming oppa q…. #jitak kyu…..
    hohoho…. jiyoo-ya hwaiting… next chap….

  20. waduuuhhhh ada pa lg nii.. knapa kangin oppa saranghae”n sama ming… andweyoo.. tp bagus deh jd kan nyiksa kyuppa sedikit lagi… #apa masih banyak??? hahahaha…

    debak jiyoo-ssi

  21. wkkkk. . . .yes, kyu cembru ma kangin appa yg ska ma ming tp aq jg g ska lok appa ninggalin istriny. . . .

    ayo, lanjtkan tothor. . .lok bsa jgn lma” ya

  22. hay hay jiyoo.. new reader nih. aku suka gaya penulisan cerita kamu trus kamu bisa mmbuat cerita dengan ide yg cukup ‘pasaran ‘ ini mmbuat menarik u/ dibaca. good luck.

  23. ahhhh kurang jiyooo T.T
    ffnya daebak jiyoo ._.d
    kayanya sedikit sedikit ada rasa tumbuh kembali di antara kyumin.
    hyunmin seneng banget ama minnie ^^
    senangnya ada kemajuan antara minnie dan hyunmin u.u
    ehh kangin oppa ga boleh gitu.
    ada anak sungmin di depannya kenapa meluk meluk minnie?
    apa mantan istri kangin oppa teuki?
    kalo iya balikan aja lagi oppa.
    minnie juga mau balikan lagi ama kyu hehhehe..
    lanjutt jiyoo.. hwaiting ^^9

  24. waaahh. .
    kangin trnyt pny ank. .
    tpi sungmin jgn sampe mau nerima kangin, ,moga aja dy lbih milih balikan ma kyu. .
    lanjut trz y author, ,semangat. .!!!!!

  25. Hahaha… Rasanya berbunga-bunga kalo bayangin Kyu cembokur gegara Ming.
    Kangin oppa apa-apaan? Nyatain cinta ke Ming di depan Kyu? Cari mati lu oppa😄
    huwaaa… Gimana ya reaksi Kyu? Apakah dia akan murka, sedih, biasa aja? Jiyoo-ya ~ next chap apdet kilat..

  26. aaaahhhhh pasti mantan kangppa itu teukkie yaaaa???
    aaaaaaaaaaa Kangin oppa jahaaatt T…..T
    Ji, bikin kyu berjuang mati2an buat dptin mind dooonngg.
    update kilat yooo jii

  27. huaaa.. Knpa aku nyah jadi galauu ><.. satu sisi aku pngn Ming blang * nado saranghae oppa* sma Kangin..
    tapi satu sisi yng lbih Kuat seneng akhirnya mau balik Lagi sama si Guyu

    Si Guyu cemburuan amat sih *ya wajarlah* mantan istrinya lgi dlm zona galau tuh .. hoho😄

    Tpi gga nyngka Kangin oppa prnah nikah dan cere..

    mang mantan istrinya kangin itu siapa? jngan bilang itu AKU * gga nyambung*

    lanjutttt..

  28. wah makin seru aja nich…..

    sebenarnya aku pngen kyu menderita dlu ru blik sm minnie,,,,
    tapi tdk tega sma hyunmin,,,

  29. Kyaa ming jangan jadi plinplan ya gara2 kangin udah nyatain perasaannya…
    tetaplah di jalan yang benar bersama kyu kekeke

    Tambah gregetan tiap part nya, lanjut jiyoo… ^^

  30. Woah~ congrats min!! ff-nya bner2 bsa bkin ngerasa jd sungmin-nya ^o^
    Ampe nangis bneran gw min TvT Tanggung jawab min!!
    Gamau tau pkoknya lanjut scpetnya~

  31. omona~~ ming kembali lagi sama kyu, yeyeye~~~
    hyunmin bakalan senang tu punya eomma ming, makin ga sabar nunggu chap selanjutnya~~
    ditu ggu ya jiyo^^

  32. kangin bikin suasana tambah ‘hot’
    aku jadi makin suka niiih sama cerita ini…
    jiyoo~ya…. aku ga tau mo ngomong apalagi….
    ide kamu brilian bgt bisa bikin ff dengan konfik kaya gini…
    thumbs up for youuu….

  33. oooo KangIn Oppa juga bercerai…. tp itu memang kebodohan dy yang gak percaya ama anak sendiri…

    ming udh mulai mau nerima Kyu?? Hmmmm mudah”an dy gak nyakitin ming lg… grrrr

  34. Nah,, loh,,
    Nah,,loh,,

    Disaat kyumin akan memulai dari awal lagi,, ada kangin !!

    Bagaimana ini,,

    Sebaiknya kembalilah kepada pasangan masing-masing

  35. Baru aja aq mw nanya…
    Kangin kmana.. Eeeh uda nongol d chap ini…
    -_____-
    Trus kangin ntar bakalan balik lg ama mantan istrinya kh?? Kasian bgt.. Spt rmah tangganya ming ama kyu dulu..

  36. Nah loh?.
    Cho pabo cemburukah?.o_O
    Hakhakhakhakhak😀
    *ketawa ala ddangko(?)
    Suka deh liat cho pabo itu frustasi. :p
    *smirk

  37. Untuk cuma meluk,coba klo kangin kisseu ming hahaha si kyu kejang kehang entar,hahaa
    chingu jadi nyah gmn?
    Jangan biarkan perasaan kangin terbalas,hahaha kn kangin hnya milik leeteuk sdgnkn ming mlik kyu s’orang jiaahhhh,lanjuut ahhh mkin seru nih

  38. heajyo tu apa chingu *garuk pala,
    tu kan.tu kan,apa kta ku..mr.racoon it menyukai kelinci bantet..kkk..dn kyanya mas upil cmburu tu..

  39. Hahahahahah sekarang kyu yg menderita…. Lakukan saja ming,,
    biar dia tau rasa… Baru udh ngegeletak karena cemburu buta,,

    kyu km ambil tuh hahahaha

    # jahat yah pikiran aku,, untung’y aku cuma reader… Bukan yg nulis ff’y

  40. siapa lelaki itu???? anda penasaran? sama saya juga #eh /salah fokus/ hahahaha😄

    oke ini bikin penasaran.. permisi mau baca selanjutnya. hahahaha😄

  41. huaa akhirnya pasangan kangin akan muncul.
    lah jadi kangin itu sebenernya cerein istrinya karna apa? karna ga bisa punya anak?
    ko kangin sama aja kaya kyuhyun jahat -,-

  42. Yah ada aja masalah
    ternyata kangin udah pernah nikah? Dan cuma gara2 istrinya gak bisa hamil langsung diceraiin?
    Istrinya kangin leeteuk ya?? Udah kangin sama leeteuk aja yaa😀
    Apa yg bakal dilakuin kyuhyun yaa??
    Next

  43. Hahahahaha… Cemburu kan? Dulu kan kamu bilang sebelum menceraikan Sungmin kalau dia itu cantik dan dapat segera mendapatkan penggantimu. Sekarang kejadian kan? Kyuhyun babo

  44. Ga nyangka Kangin ud prnh nikah.
    Ak kr Kyu ninggalin Hyunmin sndr, trnyt Hunmin jg diajak ngikutin Sungmin.. Jgn plin plan lg Kyu, q ga nyangka trny dy yg maksa nikah sm Vict, bnr2 ud buta.

  45. ciyyyeeee udah balikan atau blm nihhh?? ;;)
    kyuhyun jga udah pake cmburu2 segala.. tipe suami posesif nihh, blm balikan aja tpi udah takut bgt sungmin prgi sma pria lain kkkk~
    fighting kyumin, fighting thor ^^ lanjuut neee

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s