Second Chance | KyuMin | Chap 8/? | Genderswitch | T+ | Romance, Hurt |

Second Chance

Genre : Romance , Drama

Rate : T+

Pairing : KyuMin

Part : 8/?

Warning : Genderswitch , Miss Typo(s)

Summary : Dia hanya bisa merenung ketika menyadari segala kesalahannya. Tidak, perasaan itu terlalu menyalahkan kebodohannya sendiri. Lalu sekarang, apa yang dia dapat? Ada dua hati yang mungkin akan ia sakiti. Namun, jika ia terus diam dan membiarkan segalanya berjalan tanpa tindakan berarti, ialah yang akan lebih tersakiti. Hingga saat ini, dia hanya bisa menyalahkan keputusan bodoh yang pernah ia ambil. Mungkinkah, mungkinkah ia akan mendapat kesempatan untuk memperbaiki segalanya di saat ia ingin kembali menata kisah cintanya?

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. Ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

“Kau masih suka minum wine?” tanya Kyuhyun sembari melepas tutup botol wine tersebut. Ia pun menuangkan cairan berwarna ungu tua itu ke dalam dua gelas kosong.

Sungmin meraih gelas winenya, memandangi cairan kesukaannya dengan pandangan intens. “Tentu.”

Dahi Kyuhyun mengkerut samar, “Dengan siapa kau minum wine?”

Sungmin terlihat menimbang-nimbang jawaban yang akan ia lontarkan. “Kangin oppa?”

Setelah mendengar jawaban dari Sungmin, Kyuhyun meneguk wine yang ada di gelasnya dengan sekali teguk. Ia mendesis dengan suara keras, lalu kembali menuang wine ke dalam gelasnya. “Benarkah? Seharusnya kau minum wine dengan orang spesial ..”

Manik mata rubah milik Sungmin melirik ke arah wajah Kyuhyun, membidik paras yang terselipi oleh gurat kesedihan itu. Kyuhyun pernah mengatakan hal seperti itu—dulu. Dan Sungmin tahu betul jika Kyuhyun paling benci jika mengetahui dirinya tengah minum wine seorang diri atau dengan orang lain. “Aku minum dengan siapa saja. Dan aku suka dengan hal itu ..”

“Kau menyakitiku, Min ..”

“Menyakitimu?”

“Kau ingin membalas perbuatanku dulu?”

“Huh?”

“Maaf .., karena aku pernah menceraikanmu ..”

Seulas senyuman kecut terlukis di kedua belah bibir Sungmin. Ia mengulum senyumnya sendiri, menyembunyikan kesedihan-kesedihan yang terpendam dalam benaknya. Sungmin meneguk wine-nya—dalam sekali teguk. “Sudahlah. Semua telah terjadi ..”

Kyuhyun menuang wine keluaran tahun 2008 itu ke dalam gelas mereka berdua. “Aku tak pernah tahu mengapa .., aku bisa seperti itu.”

“Aku bahkan telah melupakan perceraian kita ..,” sahut Sungmin, menolehkan kepala dengan cepat ke arah Kyuhyun. “Aku tak pernah berharap kau meminta maaf kepadaku untuk semua yang kau lakukan.”

Kyuhyun menatap dalam-dalam sosok Sungmin yang tengah meminum wine dari gelasnya. Apa dia adalah lelaki terbodoh yang pernah Tuhan ciptakan? Kenapa ia bisa meninggalkan Sungmin demi perempuan seperti Victoria?

Kyuhyun kira, semua akan baik-baik saja jika ia bisa hidup dengan Victoria—perempuan yang sangat ia cintai. Namun, seiring waktu berjalan membuatnya mampu untuk berpikir logis. Kyuhyun benar-benar merutuki kebodohannya sendiri empat tahun yang lalu. Ia benar-benar mengutuk keputusannya untuk menceraikan Sungmin.

Andaikan saja .. Ia bisa memperbaiki semuanya ..

“Aku baru tahu jika takhayul gembok cinta di Seoul Tower sama sekali tidak benar,” ucap Sungmin, melanjutkan ucapannya yang tertunda.

Raut wajah Kyuhyun terlihat mengingat-ngingat sesuatu yang berhubungan dengan Seoul Tower. Beberapa detik setelah itu ia tersenyum. “Ah .., tentang gembok cinta kita semasa SMA dulu?” Kyuhyun menimpali dengan tawa hambar.

“Aku telah merusaknya,” Sungmin berucap sembari tersenyum miris.

“Kau merusaknya?” Kyuhyun memasang wajah penuh tanda tanya. “Wae?”

Beberapa saat Sungmin terdiam, memikirkan jawaban yang tepat untuk dilontarkan. Ia menghela nafas berat, menghembuskannya dengan segenap perasaan. “Semua itu tak akan berguna!” Sungmin menepuk lengan Kyuhyun dengan gerakan pelan. “Kita sudah bercerai dan hubungan seperti itu tak akan pernah terjalin lagi!”

Mata Kyuhyun melotot setelah gendang telinganya tersentuh oleh pernyataan Sungmin. “Min ..”

Sungmin meneguk winenya lalu mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru ruangan. “Kau bahkan tahu sendiri .. Apa statusmu ..”

“Aa—aku .., aa—aku a—kan bercerai ..,” ucap Kyuhyun dengan suara tergagap.

Suara tuk dengan nada tinggi terdengar. Dengan kekuatan penuh Sungmin membanting gelas winenya di atas meja. Dengan mata berkaca-kaca ia menatap Kyuhyun, “Lalu, setelah kau dicampakkan oleh Victoria-ssi, kau berpikir untuk kembali kepadaku?” tanyanya dengan emosi yang meluap-luap. “Jangan berharap aku mau untuk menerimamu!” Sungmin bangkit dari duduknya lalu berjalan menuju kamar Hyunmin.

Tak lama kemudian, sosok perempuan itu keluar dari kamar Hyunmin dengan menenteng tas jinjingnya. Ia menatap tajam ke arah Kyuhyun yang tengah menelangkup wajahnya. “Maaf, Kyu .. Aku tak ingin menjadi pelarianmu untuk yang kedua kalinya.”

Akhirnya Sungmin melangkah pergi meninggalkan Kyuhyun yang tampak diam—tak berniat membela dirinya. Dengan perasaan meledak-ledak Sungmin membanting pintu apartemen tersebut. Dadanya yang naik-turun dengan tempo cepat benar-benar menunjukkan seberapa marah ia sekarang. Bola mata perempuan itu sesekali melirik ke atas, mencoba menahan air matanya yang akan menetes.

Tidak. Mustahil ia menangis karena Kyuhyun.

Namun, pada akhirnya bulir kesedihan itu menetes jua. Seiring dengan hal itu, Sungmin menghentikan derap langkah kakinya lalu berkacak pinggang. Ia berdesis tidak senang, berusaha untuk menekan isakannya di pangkal tenggorokan. Tetapi, semenit ia bertahan dalam keadaan seperti itu, dadanya semakin terasa nyeri.

Semua yang membuatnya dapat bertahan dalam kesakitan ini adalah Hyunmin. Hyunminlah yang menjadi alasan Sungmin untuk terus berada di dekat Kyuhyun.

Kyuhyun ..

“Maaf ..,” bisikan itu terdengar bersamaan dengan rengkuhan lengan di pinggang Sungmin.

Sungmin sempat terkejut selama beberapa detik, namun setelah itu ia kembali bersikap tenang. Tanpa melirik pun Sungmin tahu siapa yang memeluk tubuhnya saat ini. “Cho Kyuhyun-ssi!” Sungmin mencoba melepaskan rengkuhan lengan Kyuhyun.

“Aku menyadarinya! Aku bersalah karena telah meninggalkan seorang diri!” teriak Kyuhyun seraya terus mengeratkan pelukannya.

“Kau menyadarinya karena Victoria-ssi berniat menceraikanmu!” Sungmin berteriak kemudian menghempaskan dua lengan Kyuhyun yang merengkuh pundaknya. “Jika pun Victoria-ssi tetap mencintaimu, mustahil kau tahu apa kesalahanmu dulu!”

Kyuhyun diam membatu. Perasaannya begitu terhempas dengan tuduhan Sungmin.

“Jika pun kau bisa memilih dan terus tinggal bersamaku empat tahun yang lalu bersama Hyunmin, aku akan melakukan apa pun untukmu!” Sungmin meneruskan ucapannya dengan nada yang lebih tenang. “Tetapi, tetapi .., kau meninggalkanku demi wanita lain ..,” kalimat itu berakhir dengan isakan yang meluncur dari kedua belah bibir Sungmin yang bergetar.

Kyuhyun melangkah mendekati Sungmin, “Ming .. Satu kali ini ..”

“Tidak!” Sungmin berusaha menepis lengan Kyuhyun yang akan kembali memeluk tubuhnya yang menggigil. “Aku akan tetap sendiri. Jika kau keberatan merawat Hyunmin, aku bersedia menerimanya untuk tinggal bersamaku!”

Akhirnya Sungmin pergi juga. Setelah ia mengatakan apa yang ia inginkan ke lelaki itu, Sungmin memutuskan untuk pergi menjauh. Tidak ada gunanya ia terus berdebat dengan Kyuhyun. Toh pada akhirnya ia tak akan luluh dengan ucapan-ucapan Kyuhyun. Keputusan Sungmin sudah bulat.

Ia tak ingin menikah lagi.

OoOoO

Kelopak mata itu mengerjap-ngerjap, tak lama kemudian mata bulat itu menerawang langit-langit kamarnya. Sebenarnya ia ingin bangkit, namun rasa enggan yang menyerang segenap raga mungilnya menahannya untuk sementara. Bibir tipis itu mengerucut imut, matanya yang terlihat lelah pun kembali terpejam.

Gadis mungil itu terus mendengarkan musik klasik yang mengalun di headphone-nya, menikmati susunan nada berharmoni indah itu. Ah, ia teringat sesuatu tentang sesuatu yang terjadi kemarin malam. Eomma-nya berteriak tentang suatu hal, lalu Sungmin seonsaengnim memberinya kotak lagu ini. Setelah itu, ia tak ingat apa-apa selain teriakan sang eomma.

Tiba-tiba, ia merasakan belaian lembut di pipinya. Mata kelinci itu pun kembali terbuka dan menatap sang pelaku yang ‘berani’ membelai pipi chubbynya di pagi hari ini.

Appa ..,” panggilnya dengan suara serak. Tatapan sayu yang ia terima dari sang appa membuatnya tak kuasa untuk mengulas senyum.

“Selamat pagi, jagi ..,” sapa Kyuhyun lembut.

Tidak biasanya sang appa memberinya sambutan selembut ini ketika bangun tidur. Tentu itu membuatnya begitu  heran. “Appa, apa eomma masih marah?”

Kyuhyun terpaksa melukis senyuman penuh kebohongan detik ini. Lagi-lagi gadis mungil itu bertanya tentang sang eomma—yang jelas-jelas adalah orang asing baginya. Apalagi, berita tentang perceraian Kyuhyun dan Victoria belum Hyunmin dengar. Kyuhyun katakan pun, pasti Hyunmin masih belum mengerti tentang makna dari perceraian. Lebih baik ia memberi perlakuan khusus untuk mengalihkan perhatian Hyunmin.

“Tidak. Eomma harus pergi beberapa hari untuk bekerja. Itu artinya, Hyunnie harus betah tinggal di rumah dengan appa,” Kyuhyun menjelaskan sembari membelai dahi Hyunmin yang tertutup perban. “Apa kepala Hyunnie masih sakit?”

Kepala Hyunmin menggeleng pelan, “Apa itu berarti, Hyunnie harus pulang dengan Sungmin seonsaengnim setiap hari?” tanyanya.

“Apa Hyunnie suka dengan Sungmin seonsaengnim?” Kyuhyun bertanya balik.

Hyunmin mengangguk-angguk, tanpa diduga sebuah pikiran tentang selembar foto terlintas di benak Hyunmin. Gadis mungil itu pun menatap sang appa. “Appa, tolong ambilkan tas Hyunnie ..,” pintanya dengan nada manja.

Lelaki tampan yang berstatus sebagai ayah itu bangkit dari duduknya lalu berjalan menghampiri meja belajar. Ia meraih tas mungil berwarna merah jambu itu kemudian menyerahkannya ke Hyunmin. “Ada apa?”

Jemari mungil Hyunmin membuka penutup lubang tasnya, merogohnya lalu mengeluarkan sesuatu dari dalam sana. “Appa, Hyunnie menemukan ini di rumah Sungmin seonsaengnim ..,” Hyunmin menyodorkan lembaran yang ia dapat dari dalam tasnya.

Mata Kyuhyun membulat ketika ia menerima sesuatu yang Hyunmin berikan kepadanya. Foto pernikahannya dengan Sungmin, beberapa tahun yang lalu. Kyuhyun memandangi foto moment suci tersebut, lalu menatap Hyunmin. “Ii—ini ..”

“Itu appa, bukan?” Hyunmin memotong ucapan yang akan Kyuhyun lontarkan.

Kyuhyun bingung harus menjawab dengan jawaban iya atau tidak. Ia benar-benar tak dapat memberi alasan yang tepat setelah ia menjawab dengan jawaban semacam itu. Apa yang Hyunmin pikirkan setelah melihat foto seperti itu?

Tak kunjung mendapat jawaban dari sang appa, Hyunmin merendahkan pandangannya ke foto tersebut. “Di situ Sungmin seonsaengnim cantik sekali,” ucap Hyunmin sembari mendekatkan dirinya ke tubuh Kyuhyun. “Appa juga tampan. Apa yang appa lakukan?”

Lengan Kyuhyun melingkar di punggung Hyunmin, memeluk tubuh anak semata wayangnya. “Apa Hyunnie mau memiliki eomma seperti Sungmin seonsaengnim?”

Hyunmin mendongak, menatap wajah sendu sang appa. “Huh? Hyunnie sudah memiliki eomma. Jadi, Hyunnie tak perlu eomma yang lain ..,” jawab Hyunmin.

Kyuhyun menghela nafas. Membujuk pikiran anak se-innocent Hyunmin akan menjadi tantangan yang cukup berat. Bagi Hyunmin, Victoria adalah sesosok ibu yang patut untuk diakui dan Sungmin hanyalah sesosok guru—tak lebih. Benar juga, jika pun ia telah berhasil mendapatkan hati Sungmin kali ini. Satu pertanyaan yang tak mungkin dapat ia jawab dengan pemikiran nalar.

Apa dia bisa membuat Hyunmin melupakan Victoria dan menerima Sungmin sebagai ibunya?

Bagaimana pun juga, ialah yang telah mengajarkan Hyunmin untuk mencintai Victoria sedari dulu. Ialah yang memberi Hyunmin pengertian agar selalu menerima sikap ibunya. Dan sekarang, hal seperti itu malah membuatnya cukup kesulitan untuk bertindak. Yang jelas, kesalahan masa lalulah yang menjadi penyebab utama dari permasalahan hidup Kyuhyun.

Lalu, apa separah itukah kesalahan Kyuhyun di masa lalu?

Menceraikan seorang istri yang baru melahirkan anak mereka demi wanita lain. Dan juga membawa anak semata wayangnya kemudian meyuruhnya untuk menganggap wanita lain sebagai sebagai ibu.

Jika dipikirkan, itu terlalu kejam. Ia tak bisa menyalahkan Hyunmin yang notabenya adalah seorang korban dari keegoisannya. Lalu Sungmin? Ah, wanita itu adalah seorang yang paling tersakiti selama empat tahun ini.

Appa, kenapa appa bertanya seperti itu?”

Suara mungil Hyunmin sukses meluluh lantakkan lamunan Kyuhyun. Lelaki itu merundukkan kepala, menatap wajah sang buah hati dengan tatapan hangat. “Hyunnie bisa menanyakan hal itu kepada Sungmin seonsaengnim.”

Waeyo? Appa tak mau menjawabnya untuk Hyunnie?” pipi gadis mungil itu menggelembung.

“Sungmin seonsaengnim lebih tahu,” jawabnya sembari menyentuh pelan hidung mancung Hyunmin. “Sekarang, ayo mandi. Setelah itu Hyunnie sarapan dengan appa.”

OoOoO

Sungmin terlihat sibuk membereskan meja kerjanya dengan tergesa-gesa. Sesekali bola matanya terlihat melirik ke arah jam dinding yang ada di pojok ruangan. Ia mendesah dengan nada berat manakala ia menyadari apa yang membuatnya begitu gelisah. Sungmin membanting bokongnya di atas kursi lalu menyangga dagu.

“Minnie-yah,” suara tenor Hyukjae menyentuh gendang telinga Sungmin.

Perempuan itu menolehkan kepala dengan cepat, menatap Hyukjae dengan tatapan jengah. “Apa?”

“Aku membawa potongan buah,” ujar Hyukjae sembari menyodorkan kotak buah.

Sungmin tersenyum, meraih garpu yang Hyukjae berikan lalu meraih potongan buah kiwi. “Gomawo. Kaulah yang mengerti diriku.”

“Hm, kau terlihat buruk,” Hyukjae ikut melahap buah berwarna merah yang ada. “Kau punya masalah, bukan?”

“Huh, kau sok tahu lagi,” Sungmin mencoba menyangkal. “Tidak ada ..”

“Aku tahu,” lengan Hyukjae menyenggol bahu Sungmin. “Ayolah, ceritakan saja kepadaku. Aku tak ingin membiarkan murid-murid mungilmu melihat wajah menyeramkan esok pagi ..”

Suara desauan terdengar lebih berat, Sungmin pun menyudahi acara mengunyahnya lalu menatap Hyukjae lekat-lekat. “Hyukkie-yah,” panggilnya dengan suara lirih sembari mencengkeram erat salah satu lengan Hyukjae. “Mantan suamiku ..”

Manik mata Hyukjae melirik ke arah Sungmin, membidik wajah imut sahabatnya dengan tatapan mengintimidasi. “Mantan suamimu?” ulang Hyukjae dengan tempo pelan. “Kembali?”

Kelopak mata Sungmin mengatup selama dua detik, lalu kembali terbuka dengan pandangan kosong. Ia mengangguk, membenarkan tebakan Hyukjae. Ia menggigit bibir bawahnya, menyalurkan kegelisahan dan kekhawatiran. “Eoddeokhae?”

Suara brak terdengar keras. Hyukjae baru saja memukul permukaan meja kerja Sungmin dengan gulungan telapak tangannya. Pandangan matanya yang berapi-api membidik wajah stoic Sungmin, “Dia tak menyakitimu dengan sengaja bermesraan di hadapanmu, bukan?” tanya Hyukjae sembari mendekatkan wajahnya. “Apa dia membawa anakmu juga?” ia memicingkan mata.

“Tentu saja!” jawab Sungmin, sebal. “Tt—tapi, aku masih sulit mendekatinya ..”

“Mendekatinya?” Hyukjae semakin mempersempit jarak wajah mereka. “Kau tidak berniat kembali dengan mantan suamimu, ‘kan?”

Sungmin bangkit dari duduknya, ia pun berjalan menjauh tanpa berusaha menghiraukan pertanyaan Hyukjae.

“Minnie! Tunggu!” Hyukjae memekik kaget manakala tahu Sungmin telah keluar dari ruang guru taman kanak-kanak tempat mereka bekerja. “Sebenarnya aku tak ingin mencampuri urusan apalagi perasaanmu ..,” ucap Hyukjae disela langkah cepatnya. “Aku bertanya seperti itu karena aku peduli!”

Sungmin berbalik lalu menatap wajah Hyukjae dengan tatapan sendu. “Aku tahu,” jawabnya lirih. “Tt—tapi di sana ada anakku. Aa—aku tak bisa diam saja ..”

Hyukjae menghela nafas berat, “Semoga saja kau bisa menahan perasaanmu. Ini semua kau lakukan tulus untuk anakmu, bukan?” perempuan yang memiliki deretan gusi seksi itu bertanya dengan penuh penuntutan.

Kepala Sungmin mengangguk, “Tentu. Aku rela bertemu dengannya untuk bertemu anakku ..”

Lagi-lagi desisan penuh amarah terdengar dari Hyukjae, ia berkacak pinggang dengan bergumam pelan. “Kenalkan lelaki itu kepadaku, Minnie! Aku akan membunuhnya perlahan-lahan,” katanya asal.

“Kau bisa saja menendang wajahnya di menit pertama kalian bertemu,” Sungmin membenarkan letak handbagnya lalu tersenyum menatap Hyukjae. “Mungkin lain kali. Maaf, aku harus pergi.”

“Apa Kangin oppa tak menjemputmu?”

“Tidak. Hari ini aku ada urusan di rumah teman. Sampai jumpa, Hyukjae!” ia melambai lalu melangkah cepat—menghindar dari Hyukjae yang mungkin akan terus memberinya pertanyaan-pertanyaan serupa.

Sudahlah. Jika ia memikirkan pertanyaan dari Hyukjae, perasaan kalut akan datang dan mendominasi pikirannya. Sesuatu yang cukup buruk, bukan? Sungmin benci jika ia harus mengakui segala hal tentang perasaannya terhadap Kyuhyun, lelaki brengsek yang telah mencampakkannya empat tahun lalu.

OoOoO

“Minnie! Minnie!”

 

Panggilan itu terdengar samar, namun cukup memberikan suatu getaran aneh di tubuhnya yang lemah. Pemilik raga yang terbaring lemah itu tersenyum kecil, lalu melirik ke samping kanan. Di sana ia mendapati raut bahagia sang suami, dan tentu senyuman manisnya.

 

“Dia sudah lahir! Cantik sekali!” ucapnya riang sembari menggenggam telapak tangan kanan Sungmin.

 

“Kau yang memberiku semangat,” balas Sungmin dengan senyumannya. “Kau suamiku yang terbaik.”

 

“Kau ingin melihat anak kita?” tanyanya. “Aku bisa menuntunmu ..”

 

“Bisakah?”

 

“Tentu ..”

 

Kyuhyun mulai beringsut dari duduknya lalu menuntun tubuh Sungmin untuk bangkit. Dengan gerakan hati-hati ia membopong tubuh sang istri untuk berjalan di sepanjang lorong rumah sakit. Rengkuhan hangat dari kedua lengannya cukup membuat Sungmin merasa lebih baik. Akhirnya mereka berdua berhenti tepat di depan kaca ruangan inkubator. Seorang suster yang melihat wajah Sungmin dan Kyuhyun pun langsung beringsut menggendong salah satu bayi yang tertidur di dalam sana.

 

Bola mata Sungmin berbinar ketika pandangan matanya bertemu dengan sosok malaikat mungil yang ada di sana. Ia tersenyum, jemarinya meraba dinding kaca tersebut lalu bergumam pelan—memuji bayi yang baru ia lahirkan. “Kau benar .. Dia cantik ..”

 

“Secantik dirimu ..,” goda Kyuhyun, tatapan lelaki itu pun tak lepas dari wajah anak pertamanya. “Kau sudah memikirkan sebuah nama?”

 

Sungmin menoleh cepat ke arah Kyuhyun, “Aku sudah memikirkannya berulang kali. Bagaimana jika kita memberinya nama Jaeri, Cho Jaeri?”

 

Alis Kyuhyun melengkung, dahinya pun mengkerut samar. “Tidak. Nama itu terlalu jelek!” protes dari mulutnya terdengar begitu sarkatis. “Bagaimana jika .., Songri?

 

“Apa maksudmu?” Sungmin memukul dada jantan Kyuhyun dengan gulungan kepalan tangannya. “Dasar payah ..,” kata Sungmin seraya menarik-narik kemeja Kyuhyun.

 

“Hyunmin?”

 

“Eoh?” kepala Sungmin mendongak, bola mata cokelatnya membidik wajah sang suami. “Cho Hyunmin?”

 

“Hm .., Cho Hyunmin ..”

 

Sungmin terhenyak setelah pikiran masa lalunya sempat berputar di otaknya. Perempuan itu mengerjapkan kedua bola matanya yang berair, meneteskan bulir bening yang tak sengaja terbentuk di sana. Kepalanya merunduk, ia pun menangis tersedu-sedu tanpa suara yang pasti. Jemari lentiknya berusaha menggapai sudut matanya yang basah, menghapus air matanya.

Dua lengan itu akhirnya melingkar erat di sisi lututnya yang tertekuk. Sungmin menyembunyikan wajahnya di sela lututnya dan kembali terisak pelan. Kepala dan bahunya yang bergetar menandakan bahwa ia tengah benar-benar bersedih atas segalanya. Tak pernah ia sesedih ini semenjak empat tahun yang lalu. Yeah .., tahu sendiri pangkal dari kesedihan Sungmin detik ini.

Kyuhyun ..

Sudah dua hari ini ia tak mengunjungi apartemen Kyuhyun untuk menjenguk Hyunmin. Alasan klasik dari Kyuhyun membuatnya tak dapat mengelak.

‘Kyuhyun tak ingin diganggu dengan kehadiran Sungmin. Takut membuatnya lebih bimbang.’

Seperti itulah kira-kira alasan Kyuhyun. Sebenarnya Sungmin tak begitu ambil pusing dengan hal itu di hari pertama. Namun pada hari kedua, suatu kegelisahan mulai merangkap ke perasaannya. Sebenarnya Sungmin tahu tentang apa yang ia rasakan. Namun yeoja itu terlalu tak sudi untuk mengakui segalanya demi orang seperti Kyuhyun.

Hyunmin?

Baiklah, jika Hyunmin dapat menerinya sebagai seorang ‘eomma’, mungkin Sungmin dapat berubah pikiran. Hyunmin adalah sosok yang mampu membuatnya melakukan ini-itu walau sakit hati menerpa segenap perasaannya.

Lalu Kyuhyun?

Apa arti seorang Cho Kyuhyun bagi seorang Lee Sungmin?

OoOoO

“Hyunnie tidak mau makan!”

Teriakan suara cempreng itu terdengar bersamaan dengan suara pecahan piring. Seorang lelaki yang sedari mencoba membujuk gadis mungil itu kini mulai beringsut duduk di kursi meja makan. Ia memandangi wajah anak semata wayangnya, memohon lewat pandangan matanya. “Hyunnie harus makan .. Appa mohon ..”

Kepala gadis cilik itu menggeleng dengan gerakan mantap, ia pun melipat kedua lengan mungilnya di atas dada. “Tidak mau! Hyunnie ingin makan dengan eomma!”

Helaan nafas berat terdengar dari Kyuhyun. Sedari tadi Hyunmin menolak makan karena hal tersebut. Hyunmin ingin bertemu dengan eomma-nya—karena Kyuhyun tak dapat mengabulkannya, akhirnya ia ngambek dan mogok makan seperti detik ini.

Jika saja hubungannya dengan sang istri masih baik-baik saja, dengan segera Kyuhyun akan menghubungi Victoria dan memaksa perempuan itu untuk pulang sekarang saja. Namun, jika keadaan telah seperti ini, apa yang dapat Kyuhyun lakukan?

“Makanlah, jagi .. Eomma pasti sedih jika tahu Hyunmin tidak makan ..,” Kyuhyun masih mencoba merayu Hyunmin dengan suara memelasnya.

“Tidak mau!” Hyunmin kembali berteriak. “Hyunnie ingin makan dengan eomma! Hyunnie ingin bertemu eomma!”

Plak!

TBC

Maaf atas keterlambatan dalam mempublish ff chap ini .. Ah, pasti kalian tahu sendiri alasannya *bukan karena author males ngetik lho yah* banyak sesuatu yang harus aku kerjakan jadi inspirasi sulit masuk ke otak ㅠㅠ haduuh sedih deh pokoknya .. Aku berharap ff ini bisa diselesaikan secepatnya sih. Tapi, aku sendiri belum menentukan alur selanjutnya .. Semoga keajaiban Tuhan aku dapatkan yaah .. *amin*

Hehehehe .. Sekali lagi, mianhaeyo .. Author akan berusaha lebih keras lagi agar kalian nggak nunggu terlalu lama. Tapi, kalau pun harus nunggu lama, aku harap kalian nggak meninggalkan author yah .. Author nggak akan lari koook xD

~MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY-PASTE SEMUA KONTEN YANG ADA DI BLOG INI! DO NOT PLAGIAT, PLEASE!~

142 thoughts on “Second Chance | KyuMin | Chap 8/? | Genderswitch | T+ | Romance, Hurt |

  1. aigo~~ hyunmin jgn ngamuk dong, gak liat kyuppa pusing tujuh leliling jadinya~~

    ayo jiyo kita siksa lagi kyuppanya>:D
    ditungguya jiyoo~~

  2. huaahh
    si sungmin udah mulai luluh lg ya sama s kyu? perempuan memang gtu yah *pengalaman, kkk*
    kangin ga keliatan ya disini? *celingak-celinguk* kasian, /puk puk kangin/
    itu si kyu udah kena pelanggaran HAM!! mukul anak dibawah umur!! *tejejengg!!* bener ga? –a
    lanjut cepet yaaaaaa😉

  3. kok comment ku kepotong?
    oke comment lg.
    OMG! jangan bilang kyuhyun nampar hyunmin?
    kasian ming di sakiti mulu sama kyu! belum balik nyakitin. pas udah balik tambah nyakitin!! TEGA!
    oke, akhir kata CEPET UPDATE!! ><

  4. , heuhhhh ,akhirnya update juga ,,😛
    , suara apa tdiii ,kya nya chap bsokkk mkin seruuuu , ^^
    , siksa terusss kyuppa nyaaa ,

  5. Akhirny update jg.
    kasian minnie,menggalau krn kyuhyun.
    trus gmn y klnjtn kyu sm vic,aph mrk bercerai y?pokokny minnie hrus bahagia.
    ayo chingu ditunggu chap dpnny.
    Hwaiting!

  6. 😛
    publish juga hhheee

    story yg bener2 mendera air mata =_~
    Hurtnya kerasa bener…
    semoga hyunmin bsa nerima Min sbg ibunya

    part terakhir suara apa itu
    -Plak-
    apa kyuhyun menampar hyunmin ?
    kekesalan sama vic dilampiaskan sama hyunmin

    ngerti kok knp jiyo ga bisa update pasti lagi sibuk-sibuknya murid baru ya…

  7. Wah semakin rumit ya skrg semenjak Vic pergi. Ga nyangka Ming bisa nebak dg mudah mksdnya Kyu yg niat balik sm Dia..
    Tp smga bisa balikan dg adanya Hyunmin diantara mereka..^^
    Ayo berusahalah Kyu, hwaiting!!!

  8. kyaaa akhirny kyu tau gmn trsiksany ming..skrang makan tuch buah ny.. tp ksihan jg kyu..hyunmin knp ingib ktmu nenek lampir tuch..kyak g da ming aj..lnjuuut eonni..siksa kyu truuuus..lnjuuuut

  9. huaaaa jiyoo update nya lama banget sih? tiap hari aku ngecek wp’mu belum di lanjuut juga? sibuk banget yah? bagus ming kyu haru s di tegasin gitu biar ngga seenaknya sendiri lagi setelah di ceraikan vic minta rujuk sama ming enak banget tuh kyu?
    ayo ming buat kyu lebih menyesal dari ini dulu ming baru beri dia kesempatan biar kyu bener2 sadar(?) hyunmin suka sama ming tapi bukan sebagai eomma yah tapi seorang seongsaenim gara2 kau kyu hyunmin jadi gak mau ming jadi eomma nya kan?
    kira2 ming bakalan jawab apa yah kalo hyunmin nanyain foto pernikahan kyumin ntu?
    mwo kyu nampar hyunmin kah? ommo kyu kau tega bener sama hyunmin

    lanjuttt jiyoo jangan lama2 lagi yah update nya fighting!!!

  10. setelah ditungu2 akhirnya publish juga ini ff thor. Hehe
    smuanya jadi semgsara gitu ya thor T.T
    okedeh, saya tunggu kelanjutannya, jangan lama2 lagi ya thor.

  11. hwaaaaaa……………. jiyoooooo………… #treak…. tu trakhir ada “plak” ….. aaigoooo….. jngn2…. kyu…… tdak…. ankmu itu….. ommona2……
    btw hmpir blukan aq….., nunggu nie ff d update…. hehehe….

  12. waahhh… lama nih updatenya ><
    kira-kira apa ya jawaban Ming pas liat Foto pernikahannya sama Kyu?
    terus yg terakhir,Kyu yg nampar atau Kyu yg ditampar?

  13. yeeayy cha 8…hmmm,si Kyu cinta buta sekali/cinta mati sekali sm vic,smp2 dia g sadar klo vic bw efek buruk bwt dia.mulai dr nyerein Ming yg br aja melahirkan,udh gt bw hyunmin dengan alasan yg d bwt2 menurutku,smp ngebohongin hyunmin yg ktnya demi kebaikan dan nampar hyunmin–‘.dan pas balik ke Korea ktmu Ming mulai deh galau,sekarang ganti ming yg galau.y sekarang tinggal gmn kyu nyikapinnya,krn klo Ming kn udh tw tp skrg mulai galau.semangat bwt sekolah sm nulis lanjutannya😀

  14. YESSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS, Kyukyu mulai kesiksa tuh.. seneng dah.. tapi tetep aja aku sedikit nangis waktu Ming kebayang yang waktu dia habis ngelahirin Hyunmin… aduh Hyunmin jangan nakal ne… kasihan Appa juga yah.. Hyunmin jangan mikirin ‘eomma’ gajelas itu.. yang perlu Hyunmin lakuin adalah lebih deket n nerima Eomma kandung Hyunmin ne…

    Jiyoo~ssi,,, lama bangettt tapi q pasti tungguin kok.. tetep semangat ya.. moga ga kecape’an ya karena kesibukan gitu…

    Hwaiting
    Hwaiting

  15. Jiyoooooooooooooooo!!!

    *ppopo*

    Hastagaaaa….sungmin DAEBAK!!

    ngejleb banget bow,akhirnya sungmin melepaskan apa yg terpendam dihatinya selama ini.
    salah sendiri knapa kyupil memancing kemarahan sungmin.

    hahh! apa yg sungmin blg itu bnar,aku setuju.tp–mungkin akan sulit bgi sungmin untuk menghindar dri kyupil,bagaimana pun dia hrs berjuang untk mendptkan hyunmin lgi,kan?

    hm, hyunmin mulai melancarkan aksinya menyelidiknya ttg photo pernikahan kyumin.dan hebatnya kyupil mlh menyuruh hyunmin bertanya pd sungmin..ckckck…si cho itu mmg ahli dlm menghindar,meskipun gagal.dasar..

    eih,tpi tunggu dulu,itu-itu bagian akhir sblm tbc,jangan bilang kalau kyupil nampar hyunmin krn emosi?????

    oh,tidak!! ini penyiksaan anak namanya,
    ommona…kasian hyunmin,pasti hyunmin bakalan ngadu ke sungmin,
    dan ggra kyupil nampar hyunmin,pasti hyunmin bakalan mendiamkan ayahnya itu dan memilih lbh dekat dgn sungmin, krn perhatian ming ke hyunmin.

    oh my,kyupil mulai bringasan krn penolakan sungmin, dan perselingkuhan vic,dan hyunmin yg jd plampiasannya..
    jgn,jgn,kyupil punya pikiran pendek,menjadikan hyunmin alasan untuk mendptkan sungmin kembali.

    grrr…picik!

    oh ya ampun,emosi jiwa saia…hhh..

  16. akhirnya update jugaaa…
    lama banget updatenya jiyoo-ssi?
    ch ini entah mengapa kurang memuaskan yaa?
    saya bacanya tuh datar aja.

    maaf kalo menyinggung, saya cuma memberikan kritik

  17. akhirnya update jugaaaaaaa…beberapa kali bolak balik blog ini-,-
    Tenang jiyoo, aku pasti nunggu kok:o tsaaahhh haha
    yesssss, kyu menderita mueheheh:p hyunmin kelewat polos:’) sedih banget pas flashback nya:’) kasian juga sih sama si kyu, kayaknya pasrah banget tuh sama hyunmin.
    Lanjut ya jiyoo, semangat semangat semangatttt:)

  18. lama sekali apdetnya author-shi
    aku resah dan gelisah sendiri nunggu kelanjutannya…hehehe
    kyu semakin menyesal dengan perbuatannya dulu
    tapi tetep aja yg tersiksa batinnnya min
    huhuhu….aku kasian ama ming
    tuh kan kyu coba dari dulu kamu ga ngebuat hyunmin nganggap vic ommanya jadi susah kan mengedeketin hyunmin sama sungmin
    ayo author-shi siksa kyu lebih kejam lagi
    pokonya batinnya harus bener2 kesiksa hehehe
    pliss bikin ming happy sama hyunmin dong kasian ming
    ga tega banget ngeliatnya huhu
    lanjut kilat ya
    semangat

  19. Mianhae,,,,baru review di chapter ini,,,,,,,pulza modem ku hbzzzzz……

    Pendek bangeut chapter ini….Sungmin nya tersiksa bangeutttt,,,,,,gk dipanggil eomma oleh anak kandungnya sendiri,,,,

  20. Nunggu berhari hari, akhirnya apdet juga
    Ampe tiap hari ngecek in blog nya udah apdet apa belom !!!

    Huuuhhh
    Terbayar deh penantian ku nunggu in ff ni
    Akhirnya Kyu nyesel juga, buat lebih menderita Kyu nya ya !!!

    Di scene terakhir itu Kyu nampar Hyumin kah ??

  21. akhirnya update jugaaaaaaaaaa ~~
    berhari-hari mikirin ini ff kapan update nya .. hehhee

    kyumin sama2 gengsian nih..tapi suka sama sikap ming yg kaya gitu , tapi geregetan juga .. kasian hyumin nya😦
    hayoo lah , ada hyumin di antra kalian.. jangan egois yah
    kyuu !! cepat bilang ke hyunmin klo ming itu ibu kandung nya !! *gemes*

    aigoooo itu kyu nampar hyunmin??

    hayoooo update kilat >.<
    semangat !! ^^

  22. waah,,akhirnya jiyoo update juga…
    “plak” ..siapa yg nampar tuh??
    aduuh,kyu jadi frustasi sendiri kan,gara” penyesalan…
    ayo jiyoo dilanjut~
    HWAITING~

  23. terharu pas bagian kyumin ngeliat anak mereka
    rasanya kaya beneran punya anak gitu #ngarep
    sekarang impas, dua-duanya sama-sama menderita
    tapi jangan bikin hyunmin menderita dong, kasian

  24. whaattt???suara plak apa itu?ea masa hyunmin d tampar sech??
    ming msh cinta kan kan kan ngaku aj dech tp mang gak gampang utk nrima org yg udah nyakiti hti dn prasaan tp. . .demi hyunmin ming. . .ku mohon kembalilah

  25. poor min dan hyunmin😦
    ckck chobabo kau itu sungguh menyebalkan,tetap aja masih mikir diri sendiri..
    bingung loe kn mau bilang apa,kasian tuh hyunmin jd korban keegoisan loe dan min yg paling menderita-_-

    semoga author menghukum mu,lanjut thorr,,

  26. sungmin sebenernya masih suka kyu ya? tp karna minnie terlalu sakit hati dengan masa lalunya sama kyu dia jd nutupin perasaan masih sukanya sama kyu.
    hyunmin… gimana caranya kira kira hyunmin nanti mau terima sungmin sebagai ibu kandungnya?
    ya ampun semoga hyunmin dapat lupain ibu tirinya dan mau menerima minnie sebagai ibu kabdungnya.
    ‘plak’??????? apa kyuhyun nampar hyunmin?
    hyunmin ga ngerti apa apa kyu jangan tampar hyunmin T.T
    itu salah kamu karna udah bohongin hyunmin dan jauhin dr ibu kandungnya.

    lanjut ya jiyoo?? semoga jiyoo dapat inspirasi buat chap9 dan bisa update kilat. aku nunggu chap8 ini sampe gelisah loh?
    aku kira jiyoo hiatus tp ternyata engga, syukurlah..
    aku tunggu chap9nya.. hwaiting jiyoo!! ^^9

  27. Eh? It siapa yg nampar siapa?
    Kyu nampar hyunie kah? Aigoo.. Ksihan hyunie dan ming jd korban keegoisan kyu.
    Semoga hyunie cpat tau kalo ming it ummax dan ninggalin kyu. Nyesek bnget perasaan ming. Disatu sisi dy msh cinta kyu tp disisi lain dy benci dgn penghianatan kyu.
    Benar2 komplex.
    Hwaiting jiyoo-ssi. Next chap gidarilke^^

  28. kasihan umin g di akui ma anakY sndri,kslhn ms lalu emank g bkln d sdri kalo ms dpn b’jln dgn baik sesuai yg qta ingnkn,cpt di lnjt thor aq bnr2 pnsrn dgn idemu yg lbh bkn gregetan hwaiting!

  29. aku gak kebayang gimana rasanya jadi Sungmin😐
    jangan sampe deh ngerasain kaya gt. ih gak mau .. >___< hehe
    oiya, aku pk name baru; dulu namanya ChoGyuMing #gakpenting

  30. Kyuhyun baboooooo! Sumpah, sebel banget sama kyu di ff ini.
    Eh? Jangan bilang kalo kyu nampar hyunmin.
    Andwaeeee! Aku bejek2 si kyupil kl itu terjadi.

  31. Itu yang nampar siapa? Apa Kyu nampar Hyunmin? O.o atau sebaliknya? O.o
    Jiyoo.. Ini ff apdetnya lama sekaleee … Next chap jangan di ulangin lagi yahh #toengtoeng
    Mingie .. Seriusan kah gak mau balikan lagi sama Kyu? Semoga engga. Ane cuman mau Kyu menderita yang berkepanjangan di sini, tapi pada akhirnya KyuMin wajib bersatu. Tentu saja harus happy ending behahahaha…
    Ditunggu next chap.. Dan ditunggu juga ff ‘Broke Up?’nya.

  32. rasa nye pen bgt nge-gebukin kyu deh, lagi an kerjaannya nyakitin ming mulu,
    wah itu pas scene terakhir kenapa dah? jgn sampe kyu nyakitin hyunmin itu sama aja nyakitin umin kan

  33. Akhirnya… Update juga,,
    kemana aja jiyoo…,, kok baru nongol

    itu ming pasti nyesek bgt pas inget waktu ngasih nama hyunmin, kapan nih c ming dibikin luluh lagi ma kyu, ga sabar ma kyumin momentnya hehe

    it kyu beneran nampar anaknya sendiri ya??

    ayoo jiyoo lanjut.., tapi publishnya jangan lama-lama ya… ^^

  34. Author-ssi kenapa pendek sekali chapnya? T_T
    Kyu udah mulai berani minta balikan Sama ming! Sungmin…yg udah sakit hati malah dibikin galau hyaaaa ini sungguh rumit sekali,
    Auo lanjut!

  35. Plak ! OMG itu apa itu apa?
    Kyu nampar hyunmin kah? O.o
    kalo ming tau aaaaaaa how dare you, cho !!
    Aku jd pengen liat scene hyuk ketemu kyu muahahaha

    thankyousomuch udah update, aku lg galau gara2 luckyfans di smtown, KYUUUUUUU hik T.T ini jadi obat mujarab kkkk
    jiyoo sayang, semoga cepet dpt inspirasi buat lanjutin ff ini..
    Tenaaaang aku selalu nunggu dan ga bkal pergi kok, bahkan hampir tiap hari ngstalk blog ini hagshags tp gara2 ngestalk timeline twitter ttg smtown kmrn, ak jd telat baca kkk
    ok the last, KEEP WRITING ! :*

  36. Author, FF ini happy ending kan?
    klo Sungmin ngga mau balik sama Kyuhyun, gimana happy endnya? ㅠㅠ

    nah loh Kyu, masa Hyunmin cuma ngga mau makan aja dipukul? jahat amat ( ̄ε  ̄)

    lanjut author!
    파 이 팅 ! ↖(^ω^)↗

  37. akhirnyaaaaaa dipublish juga lanjutannya ^^
    hubungan KyuMin makin rumit… hyunmin juga makin minta ketemu sma viq😦
    o.o kyu nampar hyunmin… T__T

  38. ya!!!!!
    itu yg trkhir kyu ngpain hyunmin???
    ayo author bkin kyumin cpet baikan n balikan lagi kyk pas blm cerai, ,ksian hyunmin ngirain vic eommanya terus-terusan pdhl g prhtian ma hyunmin sma sekali. .
    lanjut trz author, ,semangat. .!!!

  39. Huuh akhirnya update juga🙂 maaf ya jiyoo baru rcl sekarang

    Sungmin bisa berkata seperti itu kepada kyu ? Daebak sebuah kemajuan yang sangat pesat.Sungmin mulai mengungkapkan isi hatinya. Bikin kyu menderita lagi saeng biar dia bener” nyesel
    Yang terakhir itu apa kyu yang nampar hyunmin ? Tega banget sama anak kecil
    Keep writing JiYoo

  40. “Aku menyadarinya! Aku bersalah karena telah meninggalkan seorang diri!” teriak Kyuhyun seraya terus mengeratkan pelukannya.

    ini kurang kata “mu” gak?

  41. kyaaaa udah lama gk buka ternyata udah nambah 3 chapter(≧▽≦)
    hyunmin kok gitu >< vic bukan mami kamuuu.. sayang bgt kyknya sm vic *gemess*
    ngebayangin flashback kyumin wktu blum cere' rasanya bahagiaa bgt ( ^)o(^ ) aaaaa kyu pabbooo!!!
    lanjut baca next chap😀

  42. Sedih jg hyunmin lbh suka eomma bukan kandungnya, padahal eomma bkn eomma kandungnalya itu nggak peduli sm hyunmin ><
    N ming.. Tdk bskah dia .. Err.. Menerima kyu kembali? X__X

  43. *plak
    suara apa itu???
    jangan bilang kyuhyun nampar hyunmin…. oh no!
    minnie lagi galau yaa???
    ayooo… balikan aja sama kyuhyun min…
    cuma, yg masih bikin sakit hati ya satu itu, hyunmin blm tau apa2…
    hyunmin belum tau kalo ibu kandungnya itu sbenernya minnie….😥

  44. jangan bilang kyuhyun jadi kasar sama hyunmin?oh andwae!! hyunmin kan palany masih sakit, masih diperban masa ditampar? jahat banget si kyuhyun! lupa apa kalo dia anaknya?

  45. ming benernya masih cinta bgt sama kyu…. 4 tahun menjadi mantan istri tetapi tetap mikirin mantan suami itu udah jelas masih CINTA cuma dr kyunya aja yang masih ingin mempertahankan Vic… tp di sisi lain dy merindukan min…

    To Kyu : pliz deh ah jgn plin plan…. jangan buat ming sakit hatinya lbh dalam…. kalo gak…. gw gigit looohhh #lhooo.. hahahaha

  46. Anak jadi terkena dampaknya,,

    Kasihan Hyunmin tidak mengenal ibu kandungnya karena kebohongan kyu !!

    Jangan di tampar donk,, >//<

  47. Yak! Siapa itu yang di tampar??

    Min sudahlah kembali lagi bersama dengan kyu kau tidak mau menuat hyunmin menderita bukan?

  48. Dan akhirnya cho bingung sendiri ama keadaan yg diciptain olehnya..
    Eeeh itu kyu nampar anaknya kah??
    Aaah jinjja… #lari ke part selanjutnya

  49. Wooy itu si kyu nampar hyunmin bukan?
    Omoo kyu yg sabar jagi,
    semoga sungmin mau rujuk lagi sama kyu haha
    #berharap banget

  50. Gimana sih sebenernya perasaan sungmin ke kyu ?
    Aduh banyak banget yang tersakiti ya ?
    Sedih baca nya ..😥😥😥😥

  51. makin sulit ya, jd penasaran ama perjuangan kyu utk ngerebut hati min lagi ..

    Hyunnie syg bgt ama vic ky’a ya??

  52. waduhhh itu knapa?? kyuhyun nampar hyunmin kahhh?? hmmm, smoga aja nggak.. klo kyu nampar shyunmin bisa2 sungmin bkalan benci/marah bgt sma kyuhyun… kyuhyun kok gitu bgt sih pas ditinggalin vic? galau nihhh? atau nyesel udah lbih milih vic drpd sungmin??

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s