Second Chance | KyuMin | Chap 5/? | Genderswitch | T+ | Romance, Hurt |

Second Chance

Genre : Romance , Drama

Rate : T+

Pairing : KyuMin

Part : 5/?

Warning : Genderswitch , Miss Typo(s)

Summary : Dia hanya bisa merenung ketika menyadari segala kesalahannya. Tidak, perasaan itu terlalu menyalahkan kebodohannya sendiri. Lalu sekarang, apa yang dia dapat? Ada dua hati yang mungkin akan ia sakiti. Namun, jika ia terus diam dan membiarkan segalanya berjalan tanpa tindakan berarti, ialah yang akan lebih tersakiti. Hingga saat ini, dia hanya bisa menyalahkan keputusan bodoh yang pernah ia ambil. Mungkinkah, mungkinkah ia akan mendapat kesempatan untuk memperbaiki segalanya di saat ia ingin kembali menata kisah cintanya?

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. Ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

Music : Last Gift by SHINee

Kenapa?

Akhir-akhir ini ia terlalu sering memikirkan Sungmin, itu membuatnya merindukan sosok mungil yang pernah menjadi istrinya. Tentang Victoria? Entah mengapa di waktu yang seperti ini wanita itu malah bersikap kurang wajar. Keadaan yang seperti itu, membuat Kyuhyun semakin menginginkan kehadiran Sungmin kembali.

Apa itu salah?

OoOoO

 

Siang ini kelas matahari mendapat tambahan makan siang gratis, sekotak cupcake berhias boneka lucu. Anak-anak kecil itu terlihat melahap makan siangnya dengan penuh suka cita. Dan sebagian besar dari mereka membawa bekal tambahan dari rumah, entah itu lauk-pauk,  buah-buahan, atau permen dan cokelat. Namun, seorang gadis kecil dengan rambut terkuncir yang duduk di bangku pojok itu hanya memandang makanannya. Nampaknya ia kurang menyukai makanan di depannya.

 

Sungmin yang selalu memfokuskan pandangannya pada sosok Hyunmin kini beranjak dari duduknya, berjalan menghampiri gadis mungil itu. “Hyunnie tidak makan?”

 

Kepala Hyunmin menggeleng, “Hyunnie tidak suka makanan berwarna-warni itu.”

 

“Berwarna-warni?” alis Sungmin mengeryit ketika ia mendengar penuturan Hyunmin. Perempuan itu pun mengalihkan pandangannya ke arah tempat makan Hyunmin. “Hyunnie tidak suka sayuran?”

 

Lagi-lagi Hyunmin menggeleng. “Rasanya aneh,” sungutnya kemudian meraih botol banana milk yang ada di samping piringnya.

 

“Tidak aneh,” Sungmin meraih sendok mungil yang tergeletak di sana, menyendok potongan brokoli berwarna hijau tua. “Hyunnie mau seonsaengnim yang menyuapi?” tanyanya sembari memainkan sendok yang ada di genggamannya.

 

“Tidak mau,” bibir Hyunmin semakin mengerucut. “Hyunnie tidak suka!”

 

“Hyunnie, jangan nakal, jagi,” Sungmin meletakkan sendok Hyunmin, membelai rambut gadis mungilnya dengan begitu lembut. Binar mata Sungmin meredup kala wanita itu menemukan suatu titik yang membuatnya teringat akan sosok Kyuhyun.

 

Makanan kesukaan Hyunmin ..

 

“Baiklah, jika sekarang Hyunmin tidak ingin makan sayur, apa yang ingin Hyunmin makan?” Sungmin melipat dua lengannya, terpaksa ia harus duduk berjongkok di depan meja mungil Hyunmin. “Hyunmin tidak akan kenyang jika hanya memakan roti. Apa eomma Hyunnie membawakan Hyunnie sesuatu?”

 

“Hari ini appa yang memasak sarapan,” tiba-tiba arah pembicaraan dua orang berbelok karena Hyunmin tengah mencoba membicarakan hal lain. “Appa sempat marah-marah karena rotinya gosong,” ucap Hyunmin seraya memainkan jemari-jemari mungilnya.

 

“Lalu?”

 

“Akhirnya appa membanting toaster itu hingga eomma ikut marah,” anak kecil itu berceloteh dengan nada naik-turun, seolah ia sendiri tengah kebingungan dengan ekspresi apa yang harus ia lukis di wajahnya. “Padahal kemarin eomma sudah marah.”

 

Jinjja?” tanggapan itu terlontar dari mulut Sungmin.

 

Eomma mendorong appa dan berteriak. Itu berarti eomma marah, ‘kan?” dua mata kelinci Hyunmin mengerjap setelah ia mengajukan sebuah pertanyaan.

 

Sungmin terdiam, memikirkan tentang kebenaran yang terkandung dalam ucapan Hyunmin. Anak kandungnya ini baru saja bercerita tentang perilaku Kyuhyun, setelah itu Victoria. Secara tak langsung, Hyunmin membeberkan tingkah laku Victoria yang begitu buruk. Hei, pantas saja Hyunmin terlihat sedikit murung sepanjang pelajaran. Padahal hari ini penuh dengan acara menyanyi bersama. Setahu Sungmin, wajah paling ceria Hyunmin lukis ketika gadis mungil itu tengah bernyanyi.

 

Drrt .., drrt ..

 

Getaran ponsel Sungmin membuyarkan segala lamunan perempuan itu. Dengan gerakan tergesa Sungmin meraih ponselnya, menggeser tombol accept tanpa melihat ID caller yang tertera di layarnya.

 

Yeoboseyo?”

 

“Ming?” lelaki yang mencoba menghubungi Sungmin dari seberang mengacuhkan salam yang Sungmin ucapkan. “Apa kau sekarang bersama Hyunmin?”

 

“Cho Kyuhyun-ssi?” alis Sungmin mengkerut ketika pertanyaan itu terlontar dari seberang. Sebelum ia menjawab pertanyaan tersebut, Sungmin menjauhkan earpiece ponselnya—menatap layar ponsel untuk memastikan siapa yang menghubunginya. Di sana tertera deretan nomor tanpa angka, jadi Kyuhyun tengah menelponnya?

 

“Ming?” panggilan Kyuhyun kembali terdengar. “Kau masih ada di sana, bukan?”

 

“Eh, eoh? Tentu, Kyuhyun-ssi. Ada apa?” tanyanya sembari melirik ke arah Hyunmin yang tengah menatapnya. Mungkin anak kecil itu tahu jika ia tengah berbicara dengan appa-nya, mengingat Sungmin berulang kali memanggil Kyuhyun.

 

“Siang ini, bisakah kau membawa Hyunmin ke apartemenmu?” tiba-tiba permintaan itu terlontar dengan nada yang lebih mirip sebagai pertanyaan.

 

Dahi Sungmin mengkerut, “Aa—ada sesuatu yang terjadi?” tanyanya dengan hati-hati. Sebenarnya ingin sekali ia mengiyakan penawaran Kyuhyun. Namun, jika ia mengingat tentang Victoria dan Hyunmin ..

 

“Tidak ada. Hari ini pun aku dan Victoria tak sempat menjemputnya,” alasan Kyuhyun terlontar dengan deheman-deheman pendek.

 

Kau ingin berduaan dengan istrimu itu, Cho?

 

Batin Sungmin menjerit memberikan pertanyaan bodoh. Jika saja Hyunmin tak ada di sampingnya, bisa saja ia berteriak seperti itu sekarang. Sungmin menghela nafas, “Baiklah. Terimakasih.”

 

“Eum, bolehkah aku berbicara dengan Hyunnie?”

 

Tanpa menjawab, Sungmin memberikan ponsel miliknya ke arah Hyunmin—menempekan earpiecenya ke telinga Hyunmin yang mungil. “Ini appa,” bisiknya pelan.

 

Dua lengan mungil Hyunmin terangkat, menahan benda kotak berwarna pink itu agar tetap berada di telinganya. “Appa!” serunya dengan suara cempreng khas anak-anak. “Hyunnie ingin pulaaang ..”

 

Mianhae, jagi. Hari ini appa dan eomma tidak bisa menjemputmu,” suara penuh kekecewaan—yang Sungmin yakin adalah sebuah kamuflase—terdengar dari seberang. “Jadi, Hyunnie harus pulang bersama Sungmin seonsaengnim.”

 

“Lagi?” tanya Hyunmin, ia pun melirik wajah Sungmin sekilas. “Waeyo?”

 

“Di rumah Sungmin seonsaengnim, pasti ada banyak boneka kelinci. Hyunnie bisa membawa salah satu dari mereka,” ucap Kyuhyun. Ck, lelaki itu selalu saja berkata seenaknya.

 

Jinjja?” Hyunmin memekik, ia pun tersenyum senang. “Baiklah, appa!”

 

“Anak pintar. Sekarang, berikan ponsel ini ke Sungmin seonsaengnim!” perintah Kyuhyun.

 

Pipi gadis mungil itu menggelembung saat mendengar perintah sang appa. Dengan amat sangat terpaksa, akhirnya lengan mungil itu terulur ke arah Sungmin. “Appa ingin berbicara dengan seonsaengnim ..,” katanya.

 

Sungmin meraih ponsel yang Hyunmin berikan, kembali menempelkan earpiece ponsel ke telinganya. “Ada apa lagi, Kyuhyun-ssi?”

 

“Aku akan menjemputnya secepat yang kubisa,” kata Kyuhyun dengan nada lirih. “Eum, bisakah kau menyiapkan samgyupsal untuk .., Hyunnie? Dd—dia suka dengan daging,” Kyuhyun menjelaskannya dengan tergagap.

 

“Akan kuberikan segala yang terbaik untuk Hyunnie ..,” Sungmin bangkit dari duduknya. “Cho Kyuhyun-ssi, anda ingat siapa statusku di mata Hyunnie, ‘kan?”

 

OoOoO

 

Jemari Sungmin terlihat memencet-mencet tombol yang ada di samping pintu berwarna cokelat itu. Di sampingnya, seorang gadis mungil yang menggenggam lolipop warna-warni tengah memandanginya. Tak berapa lama, pintu itu akhirnya terbuka dengan bunyi tring nyaring. Dua orang itu pun masuk ke dalam. Seketika itu pula dua peliharaan milik Sungmin berlari menghampiri pintu masuk.

 

Dua ekor kucing berbeda warna itu memandang Sungmin yang sibuk merapikan sepatu. Lalu, lirikan mata kucing yang tajam itu beralih ke arah seorang anak kecil yang berdiri di samping Sungmin. “Meoong,” raungan pelan bernada lucu itu menyambut gendang telinga Sungmin dan Hyunmin.

 

Lihat, tiba-tiba Hyunmin mencengkeram erat rok Sungmin lalu bersembunyi di belakang perempuan cantik itu.

 

Sungmin terkikik, “Hakyu, Sennie, jangan memandang Hyunnie dengan tatapan seperti itu,” telapak tangan Sungmin membelai rambut Hyunmin, mengajak gadis mungil itu untuk beranjak masuk ke dalam.

 

“Meoong ..,” kucing berwarna cokelat bergaris putih itu mengeong saat Hyunmin melangkah.

 

Seonsaengnim,” Hyunmin mulai merengek, ia pun merentangkan kedua lengan mungilnya. Tidak, sebentar lagi ia akan menangis jika Sungmin tak kunjung menggendong tubuhnya. Lihat saja matanya yang berair.

 

Akhirnya Sungmin beringsut mengangkat tubuh Hyunmin dan menggendongnya. “Kau tidak perlu takut, jagi. Hyaku dan Sen tidak akan menggigitmu,” ucap Sungmin seraya melangkahkan kakinya. Perempuan itu pun menurunkan Hyunmin di atas sofa berwarna krem miliknya.

 

Dua sudut mata Hyunmin melirik ke arah dua kucing yang berlari menghampiri sofa, mengeong untuk yang kesekian kalinya. “Seonsaengnim, Hyunnie takuut,” air mata itu akhirnya tumpah juga. Gadis mungil itu merengek, tangannya bergerak menggapai-nggapai tubuh Sungmin.

 

Aigoo,” Sungmin mengangkat tubuh Hyunmin, menyandarkan kepala buah hatinya ke pundak sempitnya. Ia menepuk-nepuk punggung Hyunmin, berusaha meredakan tangis malaikat kecilnya. “Uljima. Seonsaengnim yakin, Hyaku dan Sen tidak akan mengganggu Hyunnie.”

 

“Hyunnie ingin pulaang,” dua telapak tangan Hyunmin kini bergerak menarik-narik rambut panjang Sungmin.

 

Omo-omo!” Sungmin berjalan menghampiri kamarnya—masuk ke dalam untuk mengambil sesuatu yang sekiranya dapat menenangkan Hyunmin.

 

Ketika pintu kamar berpapan nama Minnie itu terbuka, bau harum pewangi ruangan itu pun menyambut indra penciuman Sungmin dan Hyunmin. Pemandangan yang didominasi oleh warna pink pun tersaji. Dan jejeran boneka bunny yang ada di setiap sudut kamar membuat tangis gadis mungil yang ada di gendongan Sungmin menghilang.

 

Hyunmin terlalu terpesona dengan dekorasi kamar Sungmin. Bahkan gadis mungil itu mulai berpikir jika kamar ini adalah dunia barunya. Sorot matanya berbintang-bintang, seolah ia tengah menyambut senyuman boneka bunny yang ada di sana.

 

Rasa heran pun menyergap pikiran Sungmin saat gendang telinganya tak lagi mendengar tangisan Hyunmin. Ia menoleh, menatap Hyunmin yang sedang terhipnotis dengan suasana kamarnya. “Apa Hyunnie baik-baik saja?”

 

Kepala gadis mungil itu mengangguk.

 

Sungmin menghela nafas penuh kelegaan, “Apa Hyunnie ingin bermain di sini dulu? Seonsaengnim akan memasak sesuatu.”

 

“Hyunnie akan menunggu seonsaengnim di sini,” tubuh Hyunmin beringsut ke bawah—hingga telapak kakinya yang terbalut kaos kaki berwarna putih menyentuh karpet.

 

Seulas senyum terlukis di bibir cherry Sungmin, “Gadis manis. Baik, bersenang-senanglah di sini, jagi!” ucap Sungmin sembari mencubit salah satu pipi chubby Hyunmin—kemudian ia keluar dari kamar pribadinya.

 

OoOoO

 

Lelaki itu terlihat sibuk memencet-mencet tombol di atas touchscreen ponselnya. Laptop hitam yang semula menjadi pusat perhatiannya kini terbengkalai dengan makalah-makalah di atas keyboardnya. Suasana di ruangan itu mendadak hening semenjak beberapa menit yang lalu—lebih tepatnya saat Kyuhyun tengah berusaha untuk menghubungi Victoria.

 

Umpatan-umpatan yang terdengan di sela detik berjalan kini mulai mendominasi. Lelaki itu mulai kesal karena bunyi tut-tut lah yang sedari tadi ia dapat dari panggilan telponnya. Apalagi ketika suara operator telah menggantikan bunyi tut-tut itu.

 

“Di mana perempuan itu? Dia tidak mati, ‘kan?” gumamnya sembari mendesau kesal. Cukup, berpuluh-puluh kali melakukan panggilan ke nomor Victoria dan semua berakhir sia-sia membuatnya cukup muak. Kyuhyun melempar ponselnya ke sembarang tempat, memandang benda kotak itu dengan pandangan geram.

 

Ia menghela nafas, lalu kembali meraih ponsel tersebut. Lebih baik ia menghubungi .., mantan istrinya.

 

Ketika suara tut-tut terdengar sebagai nada awal, dada lelaki itu serasa dihentak-hentakkan tanpa perasaan. Ia mulai dilanda oleh kegugupan jika sambungan telpon ini tersambung. Setelah ini, apa yang harus ia katakan?

 

Yeoboseyo?” suara lembut yang mengalun dari seberang sempat menyentak jiwa Kyuhyun.

 

Kyuhyun segera menegakkan tubuhnya—membenarkan letak duduknya dan merapikan letak dasi cokelat yang melingkar di lehernya. “Eum .., Ming?” deheman dan gumaman itu terdengar dengan nada gugup yang mendominasi.

 

Ye?” suara Sungmin diiringi oleh suara ‘ssh’ pelan yang ada di sana.

 

“Apa yang kau lakukan sekarang?” pertanyaan konyol itu terlontar tanpa adanya aba-aba—membuat Kyuhyun begitu merutuki apa yang baru ia ucapkan.

 

“Saya? Memasak untuk Hyunnie, anda tidak perlu khawatir,” jawab Sungmin.

 

“Memasak? Ahh, aku jadi rindu masakanmu,” kalimat itu terucap begitu saja dari lidah Kyuhyun. Mendengar kata memasak dari Sungmin, tiba-tiba perutnya mengkerut minta diisi. “Boleh aku datang sekarang? Langit sudah gelap, aku malas untuk membeli makanan instan.”

 

“Dd—datang?” suara Sungmin terdengar tergagap, mungkin ia terkejut dengan pertanyaan Kyuhyun. Hei, empat tahun ini Sungmin sudah terbiasa makan seorang diri. Kalau pun ia makan berdua, pasti Kanginlah orang yang mau menemaninya. Lalu sekarang, Kyuhyun ingin makan siang di apartemennya—seperti dulu?

 

Bosan menunggu jawaban dari Sungmin, Kyuhyun pun bangkit dan menyambar jas kerjanya yang tergantung di pegs. Ia berjalan ke luar ruangan menuju tempat parkir mobilnya—mengacuhkan para karyawan yang memandanginya dengan pandangan heran. “Aku akan sampai di sana lima menit lagi.”

 

“Nn—ne? Kau bilang kau sibuk? Kau ingin menelantarkan Hyun—”

 

Tut-tut-tut ..

 

Kyuhyun memutus sambungan telpon ketika protes dari Sungmin terdengar. Lebih baik ia menghindari pertanyaan-pertanyaan Sungmin yang pasti akan membuatnya terpojok.

 

OoOoO

 

Gadis mungil itu duduk di atas ranjang dengan boneka bunny berwarna pink yang baru ia pilih, memeluk badan boneka bunny itu dengan begitu erat sembari memandang sekeliling. Pandangan gadis mungil itu jatuh pada bingkai foto yang terpajang di setiap sudut ruangan—foto seorang bayi yang tengah tertidur. “Siapa dia, Jenny?” pertanyaan bernada datar itu terlontar untuk boneka bunny yang ada di pelukannya.

 

Hyunmin akhirnya beringsut turun dari ranjang, berjalan menghampiri laci bertingkat yang berdiri di samping almari pakaian. Gadis mungil itu menarik salah satu pegangan laci, membuka laci berwarna ungu itu lebar-lebar dan memandangi sesuatu yang bersembunyi di sana. Matanya mengerjap, hanya setumpukan buku berwarna.

 

Tetapi, bukan Hyunmin jika gadis itu hanya diam dan membiarkan semua tampak seperti semula. Walau di dalam sana hanya terdapat tumpukan buku, tetap saja Hyunmin mengambil salah satu dari mereka. Gadis berumur empat tahun setengah itu mendudukkan dirinya tepat di depan laci, membuka cover buku yang ia ambil.

 

Appa?” gumamnya pelan manakala pandangan mata kelincinya mendapati wajah sang appa di lembar foto tersebut. Kepala gadis kecil itu menengadah ke atas, memikirkan apa yang sedang dilakukan sang appa dan Sungmin ketika foto itu diambil.

 

Hyunmin memutuskan untuk menyimpan salah satu foto tersebut, berniat menanyakan hal tersebut kepada sang appa nanti. Ia pun menutup buku dengan cover pink itu, meletakkan buku tebal itu di tempat semula dan menutup pintu laci dengan hati-hati.

 

Ia melangkah ke arah tas ranselnya berada, meletakkan satu lembar foto misterius yang ia temukan dari laci milik Sungmin. “Jenny, apa appa adalah teman lama Sungmin seonsaengnim?” tanya Hyunmin dengan nada lirih. “Sungmin seonsaengnim menggunakan gaun putih dan appa menggunakan jas kerja berwarna putih. Menurutmu, apa yang mereka lakukan, Jenny?”

 

Dua mata kelinci Hyunmin memandangi wajah kelinci bernama Jenny itu, mengerjapkan kelopak matanya beberapa kali ketika mendapati suasana yang masih hening. Ia merengut, kepalan tangan bocah cilik itu pun mendarat di wajah bunny. “Kau menyebalkan! Tidak berguna!” ucapnya sarkatis.

 

Gadis mungil itu berdesis pelan, ia pun melangkah mendekati pintu lalu memutar knop pintu tersebut. Sudahlah, mungkin Jenny masih malu untuk berbicara dengannya karena mereka masih baru bertemu—pikir Hyunmin.

 

“Hyunnie?” panggilan dengan suara bass itu sontak membuat Hyunmin mendongakkan kepala, menatap siapa yang memanggilnya.

 

Gadis itu tertawa lebar ketika mendapati wajah sang appa telah berada di ambang pintu. Ia pun segera berlari menghampiri sang appa lalu merengkuh tubuh kurus itu. “Appa!” teriaknya girang.

 

Kyuhyun hanya tersenyum tipis ketika mendapat sambutan selamat datang dari Hyunmin malam ini. Kyuhyun pun membawa tubuh Hyunmin ke gendongannya, lalu menatap ke arah Sungmin yang membukakan pintu untuknya. “Selamat malam, Ming ..”

 

Kepala Sungmin mengangguk sebagai tanggapan. Berkali-kali ia meremas ujung apron yang dikenakannya, mencoba untuk mengusir kegugupan manakala melihat sosok tampan Kyuhyun telah berada di hadapannya. “Duduklah dulu. Ada tamu lain yang akan datang, jadi kita tak bisa memulai makan malam sebelum dia datang.”

 

Dahi Kyuhyun mengkerut ketika mendengar penjelasan dari Sungmin. “Siapa?” tanyanya untuk memastikan. Ia kira mereka akan makan malam bertiga.

 

“Teman,” jawab Sungmin. perempuan itu kembali menyibukkan diri dengan memasak di dapur kesayangannya. Karena kedatangan Kyuhyun dan Hyunmin, ia harus menambah porsi makan mereka malam ini.

 

Tidak masalah, toh masa-masa seperti malam ini akan sulit Sungmin dapatkan suatu saat nanti. Tidak, jika Sungmin berpikir seperti itu bukan berarti ia menginginkan makan malam berdua dengan Kyuhyun. Ia hanya ingin menikmati makan malamnya dengan Hyunmin, buah hatinya. Walau pun begitu, kehadiran Kyuhyun detik ini pun menciptakan rasa tersendiri di dinding hati Sungmin. Menerima tatapan tajam dari kedua bola mata Kyuhyun cukup membuatnya merasa aneh.

 

Tiba-tiba suara dentingan bel apartemen terdengar nyaring, mengalun lembut memenuhi ruangan. Perempuan berbalut apron merah muda itu berjalan menghampiri pintu—tanpa melirik ke arah micitv yang tertempel di samping pintu.

 

Oppa!” suara imut yang mengalun manja dari Sungmin terdengar—begitu berbeda dengan imagenya yang terkesan dewasa di hadapan siapa pun.

 

Sosok bertubuh gempal dengan balutan kemeja hitam itu masuk, tertawa dengan Sungmin yang menyambutnya di ambang pintu. Dahi Kyuhyun berkerut samar ketika ia bertemu pandang dengan tamu Sungmin. Lelaki itu terlihat begitu tak asing si mata Kyuhyun—dan Hyunmin.

 

Kangin yang mendapati Kyuhyun dan ‘anaknya’ duduk di kursi makan mendesah pelan. Ia pun tersenyum tipis, “Kukira kita akan makan malam berdua seperti biasa,” ucap Kangin tanpa memperdulikan tatapan penuh intimidasi dari Kyuhyun. Ia memilih untuk duduk manis di kursi yang terletak di hadapan Kyuhyun.

 

“Kali ini murid kecilku menjadi tamu istimewa,” Sungmin meninggalkan Kangin dan Kyuhyun di meja makan—bersama Hyunmin. Ia tampak sibuk membawa panci-panci berisi masakan panas yang baru ia olah ke meja makan.

 

“Kau perlu bantuanku?” Kangin bertanya ketika Sungmin meletakkan mangkuk nasi untuknya.

 

Sungmin terkikik, “Tidak. Cukup duduk seperti biasa, oppa!”

 

Tanpa sadar Kyuhyun mengumpat di balik lidah tajamnya. Lelaki itu merasa begitu tersingkirkan semenjak lelaki gendut itu hadir di acara makan malam ‘mereka’. Ia mendengus, pandangannya beralih menatap putrinya yang sibuk dengan boneka bunny di pangkuannya. “Hyunnie, apa kau senang berada di rumah seonsaengnim?”

 

Merasa dipanggil, Hyunmin menoleh dan menatap sang appa dengan mata bulatnya. Ia tersenyum lalu mengangguk penuh semangat. “Aku ingin memiliki kamar seperti milik seonsaengnim!” ucapnya dengan nada melengking yang khas.

 

Sungmin duduk di kursi yang kosong, meraih sumpitnya untuk memulai makan malam mereka. “Benarkah? Apa Hyunnie mau bermalam di sini?”

 

Dua bola mata itu berbinar—seolah memancarkan sinar penuh bintang-bintang yang indah dari tatapannya. Gadis mungil itu menoleh menatap sang appa, “Bolehkaah?”

 

“Tidak, tidak!” Kyuhyun menolak tanpa mencoba menoleh ke arah Hyunmin. Jika ia menerima pandangan seperti itu dari Hyunmin, pasti ia tak akan mampu untuk menolak permintaannya. “Eomma akan mengkhawatirkanmu ..”

 

Raut kebahagiaan yang tadinya terlukis di wajah Hyunmin kini menguap, tergantikan oleh gurat kesedihan. “Dua hari ini eomma tidak pernah pulang,” sungutnya.

 

Dua orang dewasa yang duduk di sana sontak menoleh menatap Kyuhyun setelah mendengar ucapan Hyunmin. Seorang istri tak pulang selama dua hari, itu adalah hal yang kurang wajar.

 

“Eo—eomma tidak pulang karena .., sibuk, jagi,” Kyuhyun menjawab sembari melahap nasi di mangkuknya. Ia merasa tak enak dengan dua orang yang ada di hadapannya saat ini. Pasti dua orang itu berpikiran yang aneh-aneh tentang rumah tangganya sekarang. Bola matanya melirik ke arah sang anak, “Berhentilah mempoutkan bibirmu, jagi.”

 

“Ah, ajussi membawa sesuatu,” tiba-tiba suara tenor Kangin menginterupsi pertengkaran kecil yang terjadi antara Kyuhyun dan Hyunmin. Lelaki itu merundukkan badan, meraih suatu kantong yang terletak tepat di bawah kursinya. “Sebenarnya ini hadiah untuk Sungmin, tetapi kukira malaikat kecil ini lebih cocok memilikinya,” Kangin berucap ramah sembari menyerahkan kantong bergambar hati itu ke arah Hyunmin.

 

Jinjja? Ajussi, gomabseubnida!” Hyunmin menerima barang itu dengan suka cita. Jarang-jarang ia diberi barang oleh orang lain. Dengan perasaan menggebu-nggebu, Hyunmin merogoh kantong tersebut lalu menarik isinya. “Uwah, boneka bunny!”

 

Sungmin menatap Kangin lalu tertawa pelan, “Kangin oppa, berhentilah memberiku boneka bunny. Kamarku telah penuh dengan hadiah darimu,” protes Sungmin terselip nada bercanda yang begitu kentara.

 

Kangin ikut tertawa, “Kelihatannya dia menyukai hadiahku,” ucap Kangin sembari memandangi wajah Hyunmin lekat-lekat. “Kalian benar-benar mirip ..”

 

Tanpa sadar, dua orang berbeda jenis yang pernah menjalin hubungan pernikahan itu mengangkat wajah mereka—saling memandang satu sama lain. Sungmin tersenyum lalu memasang tampan sedih. “Hm .. Aku tahu itu ..”

 

TBC

Author’s Note : Please Read This

~MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY-PASTE SEMUA KONTEN YANG ADA DI BLOG INI! DO NOT PLAGIAT, PLEASE!~

167 thoughts on “Second Chance | KyuMin | Chap 5/? | Genderswitch | T+ | Romance, Hurt |

  1. huaa~~ hyunmin ayo buat ming sama kyuppa bersatu lagi~~ kangppa buat kyumin dekat dong;;) entar dapat teukmma loo . ditunggu Chap selanjutnya ya jiyoo

  2. huaaaa ji.. gimana itu nasib nya si hyunmin punya emak kyak gituuuu??
    ayolaahh bikin kyu menderita dulu
    baru dah tuh.. bikin mereka bersatu…

  3. hduuuhh kasian hyunmin punya emak tiri kaya gitu >.< diihh si kyu , napa kaga di ijinin hyunmin nginep di rumah ming ?? -______- geregetan baca nyaaaa .. kyu ga tegas banget sama pic ==" oia , vic tw ga klo ming itu mantan istri nya kyu ??
    update kilaaaaaaaaattt😀 hehehe

  4. baru baca uda tebece aja nih jiyoo xD
    wah sifat hyunmin gak jauh beda sama sifat kyu ya ternyata tapi wajah mirip ming ckck
    hahh hyunmin uda mulai sedikit luluh nih sama ming. hyunmin kayanya seneng banget ya sama boneka bunny dan di kamar ming juga banyak boneka bunny jadi hyunmin makin betah dah tuh!! ntu yang di temuin hyunmin foto pernikahan kyumin kan?
    kira2 apa ya yang bakalan kyu jawab kalo hyunmin nanyain foto ntu sama kyu?
    vic kemana lagi kau tidak ada kabar gitu? jangan2 kencan sama nichkhun lagi xD
    kyu kau kenapa jadi gugup gitu sama ming? trus ntu kangin kok tiba2 ikut makan malem di situ juga sih apa ming yang ngundang kangin buat dateng juga? oya jiyoo tadi pas di atas kyu bilang makan siang tapi kenapa pas nyampe di rumah ming jadi makan malem ya? apa aku yang salah ya? *readerkebanyakanngomong*

    cepet lanjuut lagi jiyoo

  5. kayaknya si kyu itu nggak ada rasa bersalah sedikitpun, sikapnya nggak tau malu banget.

    Chingu, kalo komen nggak apa2 kan kalo nggak panjang2 ?
    Soalnya aku suka bingung mau ngomong apa…

    Semangat teruuuus……

  6. aish tbc menyebalkan ru aj bca udh tbc.. seru2 chap ne bkin aq seneng hyunmin mlai dket ma ming.. ad kangin yg bkin kyu cemvuru..truskan chingu siksa trus kyu,,bkin kyu cemburu ma kangin..

    ksihan bnget ya hyunmin pnya ibu tiri kyak gtu.. istri macem ap it kyu yg kamu pilih.. nyesel banget it kyu.. skarang g diurusin it kyu,, cb ming psti lu bahagia lnjuut.. siksa kyu dulu chingu baru persatukan mereka.. vic nenek lampir kmna ya??

    buat vic selingkuh biar kyu cepet nyerainnya…lnjuuuut chingu lo bisa dipanjangin lg dong

  7. yeyy akhirnya update juga.. Seperti biasa aq selalu ngefans ma anak KyuMin yg ada dalam fic kamu saeng… Nah nah, kemana tuh si Vic selama 2hari?? Kok kyu gak ampbil tindakan? Ditunggu next chap

  8. Ane ga bisa bayangin tampang Hyunnie T.T padahal seru tuh pas moment Ming sama Hyunnie.
    Kuyu cembokur nih yee sama Kangin.. Muahaha.
    Si Vic ahjumma kemane? Kaga ada kabar, tapi bagus deh ._.
    Ohya, Jiyoo ffmu yang ‘Broke Up?’ Kapan di publish? Kok statusnya masing Coming Soon muluk? Di tunggu yaa …

  9. chingu ada typo .
    harusnya seorang gadis, ini malah sebuah gadis kekekeke
    trs masa sungmin nyubit pipi sungmin? trs ini makan siang apa makan malem?
    hehehe tumben author jiyoo ada typo.. kekekeke
    aaaaa Hyunmin kok kelakuannya agak gimana gt yak? Vict yg ngurus sih, atau bahkan gak diurus..
    coba Minie yg ngurus, pasti dia akan jadi anak yg lebih manis ^^
    ini lagi enak2 baca ko main TBC ajaaa *pout*
    dilanjut ne chingu? asap klo bisa.. kilat sekalian(?) kekeke

  10. ciiieee ada yang CLBK nihh *lirik Kyu*

    kasian banget yah jadi kyu harus masak sarapan “gosong” sendiri jadi bapak Rumah tangga ..

    jiyoo kamar HyunMin pasti ga serame kamar Sungmin bayangin kalo Kangin selalu kasih sungmin Gift Bunny doll pasti udah jadi kolektor Bunny si Ming..

    makin kesini makin kasian sama Kyu karna Rumahtangga nya ga jauh lebih baik dari sebelumnya tapi kalo inget di chap awal gregetan banget ma Kyu..

    ㅠ..ㅠ..ㅠ jiyoo update kilat ya ~_~

  11. oiya dr yg rules kan katanya gaboleh ngeflame.
    ehem.. ngeflame itu maksudnya gimana yah? duh maapkan kebaboan readermu ini ya author >_<

  12. pertama : lbh pendek dr kmrn,kedua : kok aku ngerasa kurang greget,kyk ada yg ilang.

    itu si Kyu kumat lg bodohnya,udh tw “istri tercinta ” kyk gt masih aja di bela,beneran jd budaknya vic deh. dan aku juga penasaran sm kehidupan atau perilaku Vic waktu di China,krn stlh bc lg aku ngerasa sedikit lebih baik dibanding waktu balik ke Korea. oia,di chapter sblmnya ada yg usul si vic dibikin menderita kn y,klo menurutku g cocok mending ntar pas tau tentang Ming dan kedekatan Kyumin lg,si vic datengin Ming trus dilabrak deh Ming-nya,kyknya lbh cocok spt itu. terahir, Semangat bwt nulis lanjutannya!:D

    • untuk yg komentar paragraf pertama tuh, makasih yah .. panjang chapter ini cuman berbeda seratus kata kok sama yg chapter 4. kurang greget? mianhaeyo ㅠㅠ alur cerita, mungkin aku nggak akan buat si Vic menderita mengingat urusannya dia cuman sama si kyu sama hyunmin .. hehehehe

  13. Annyeong hehe jeongmal mianhae chingu bru bsa ninggalin review bkan krna pngen mrangkap tp krna ga ad plsa aq jdi bru bsa bca hri ini hehehe
    klhatannya hyunmin lbih pntes jdi anaknya kangin sma min deh bnyakin moment mreka brtiga hahaha biar kyu cmburu

  14. Aku ada nemu sedikit typo, tapi nggak apa” sih, nggak ganggu jalan cerita juga😀
    aku bayangin Hyunmin pengen cubit deh rasanya🙂 gemesss…
    Ayo dong Kyu sma Ming bersatu lg…
    Lanjut~~

  15. Dikirain Ming bakal makan bareng sama Kyu and hyunmin doank.. Ehh ada kangin oppa juga ternyata *padahal uda ngebayangin format keluarga bahagia.. Hehehe🙂 *
    Kemana perginya vic adjhuma.. (?)
    Ditunggu next chapnya🙂

  16. Hyunmin~

    i lov u sweet heart…(ノ´∀`)♥

    aigooooo…..ini putri sungmin bner2 menggemaskannn…*cium /cubit hyunmin*

    bagus nak! akhirnya dirimu jatuh hati sama kelembutan sungmin yg notabene adalah ibu kandungmu.
    Dan foto itu adalah buktinya,yup! sbgai anak yg cerdas seperti. .errr,eumm..yah well hrs kuakui,cerdas sprti kyupil,sdh jdi misi hyunmin doonk untk mencri tau ttg yg stu itu..

    aishhh….dgn enteng dan polosnya hyunmin mencritakan kburukan si vic itu,

    ckckck……malang dan bodohnya dirimu terlambat menyadari hal itu, kyu.Bahkan kau nengumpatnya! aouch!!!

    ayayayayyy…..kangin ikut dinner,go,go racoon~ yeey!!

    ‎​ξ\(´▽`)/ξ

    biarpun kangin cma dpt peran numpang lewat,tpi perannya sangat berpengaruh besar di ff mu ini, yoo….ah,daebak!

    terbakar cemburukah si kyupil??? jawabnya –> TENTU SAJA!!!
    biar kangin bertubuhh bongsor kyk saya..*eh??* tpi dia bsa bersikap lembut dan baik pd sungmin…

    ehemmm..jiyoo-ya….ayo bkin kyupil yg plg mendrita di chapt brikutnya,bkin sungmin menyiksa kyupil dgn kta2 tajam setajam silet…*korban infoteimen*

    hhhh…puas aku…..\(☆o◎)/

  17. author-shi ko pendek sih udah TBC
    aku belum puas liat kyu panas sama kangin
    ayo author-shi buat kyu lebih panas lagi
    ngeliat keakraban kangmin+hyunmin
    belum puas ngeliat kyu menderita
    biar kyu menyadari kesalahannya
    vic cuma suka foya2 aja

    lanjut kilat ya author-shi
    jebaaaaalllll
    semangat!!!!

  18. WOW. Saya suka chapter ini author🙂
    Hyunmin polos banget sumpah, makin penasaran gimana nanti setelah Hyunmin ngasih tau foto tadi ke Kyu. Pokoknya saya tunggu chapter selanjutnya secepatnya kalo bisa. Kkkk. Panjangin lagi ya thor, merasa cepet banget tadi pas baca! Hehe

  19. Akhr.a hyunmin luluh jg n mau bka hati untk ming. Gampang it buat luluhin hati hyunmin, cuma dgn bnka bunny aj bsa lgsg luluh. Well, ayo Hyunnie buat org tuamu kmbli bsma. Kangin appa bntu hyunnie ne bkn kyu yg plinplan it cmburu brat. Biar dy sadar atas kslhan.a slama ni. Apa apan it istri g plg mpe 2hri. Yg bnr sja

  20. Kasian bgt Kyu ma Hyumin d.tlantrkan Vic gitu aja, kmana ja tuh org ya 2 hr ga plang??? Tp knpa Kyu slalu ja nnpi” klakuan buruk Vic d.dpn Ming ya? Pa Kyu malu ma Ming kl dia slah memilih Vic?
    Ji…tlng bkin Kyu tmbh nyesek lg dong, tp stlh itu bkin KyuMin b.satu lg ya

  21. huwaaa aq mhon dkatkanlah hyunmin dn ming hiks gak tega. . . .knapa ikatan btin antar mreka gak ad ea?pha lum keluar
    aq suka saat kangin dtang krn pst kyu cemburu hehe biar tw rasa!
    vict pst selingkuh??moga ia truz biar cpet ceraii horayyy

  22. kurang panjang saeng-_-
    kyu masih ngebela vic ajj didepan ming *sebel*
    kekeeke kyu cemburu eohh ga bs dinner hanya dengan keluarga intinya *ming n minhyun* heheheeheee kangin ada untungnya jg bs buat kyu cemburu lol^^
    vic udah ga plang 2hari??? aegyoooo kenapa ga plang2 selamanya ajj #plakkkk

  23. yaah TBC nya nanggung thor,

    nah kyu baru ngerasain tuh nyeselnya ninggalin ming..
    author, bikin si kyu panass yaa liat kedekatan kangin ama ming,,
    biar dia bner bner ngaku klo dia nyesel udh ninggalin ming tercinta..

    d tunggu chap brikutnya yaa ^^

  24. Ah~ tanggung banget end chap ini -__-

    Kyu jealous! Asiiik~ udaah, vic lepas aja balik lagi ke ming. Ini ceritanya nanti kyu vic udahan, terusa kyu single, ming mau nikah, terus kyu ngejar ngejar ming lagi, kangmin putus, kyumin balikan lagi? Gitu bukan? *sok tau* haha

    Teuk bakal muncul gak? Aduuh~ dia dijadiin side story buat kangteuk aja atau gimana gitu haha

  25. huaaaaaa kyu mulai suka sama sungmin lagi nih kekekeke

    penasaran sama jawabannya kyu nanti pas ditanya hyunmin soal foto pernikahan kyumin
    pensaran juga sama reaksinya hyumin kalo tau sungmin itu ibu kandungnya

    sungmin benerbener ngangep kangin cuma sebagai oppa nya,haaaah kasian kangin

  26. Di chap ini udh lbh bnyk moment Ming n Hyunminnya tp masih moment biasa antara murid n seongsannim aja.. Moment yg mengesankan klo mereka punya hub darah blm terasa ya.. Aq nunggu2 moment itu Jiyoo😀
    Poor Hyunmin,,punya oemaa tiri ky Vic..

    Ditunggu next chap Jiyoo.. 🙂

  27. Kaget tiba2 tbc padahal baru baca hehe

    Istri mcm apa sih victoria?? Masa gak pulang-pulang. Jangan-jangan selingkuh sama nickhun huahaha

    Cieee kyuhyun cemburu, terus aja buat kyuhyun cemburu biar di sadar

    Lanjut yaaa, jgn lama2 ^^v

  28. jiyoo,,mian qu baru sempet review,,coz qu lagi disibukan dengan urusan ospek… hehehe
    duuh,,kapan kyu tw kalo istrinya ketemuan terus ma nikchun…qu jadi kasian ma kyu…tapi biar dy sadar deh siapa yg lebih baik -_-
    ayo jiyoo,,dilanjut~

  29. lanjutttttt

    jiyoo siksa kyu lebih lama ya wkwkw jgn bkin ming nangis lagi ne

    klo bsa buat ming nikah dulu ama kangin appa

    biar tau rasa kyu wkwkw

  30. annyeong chingu, maaf ya baru bisa comment di chap 5. Wah ceritanya semakin seru, ngebayangin kyu appa yg cemburu sama kangin oppa. Kkkk
    baru tau nyesel kan udh ninggalin umin oemma. Ditunggu chap selanjutnya, semoga si imut hyunmin bs cepet bikin kyumin balik lg. Meski ada sdkt typo, kya mslh waktu mkn antra mlm dan siang yg bkn agak bingung. Tp secara keseluruhan, bagus.
    Fighting!! *_*

  31. Aish…bru seneng2 liat interaksinya Minnie besar dan kecil..eih langsung di-cut sm tuh TBC…untung bukan asma yah…lol..:p
    Lanjut yah Ji…aq penasaran…^^
    Sebenarnya aq paling males kasih review seperti diatas itu..krna terkesan tdk menghargai penulisnya…tp mohon maaf yah saeng…kali ini rasa penasaranku menang mutlak…xixixi…jadi aq mnta tolong update kilatnya yah cinta..^_^
    Gomawo Jiyoo….

  32. hah, victo gitu bnget sama keluaraga nya, kalo jadi kyu aku nyesel sndiri, ckck
    semoga si hyunmin itu ga tnya ttg foto k kyu, kkk
    thor, panjangin lg ya, trus kalo mau dket2 tbc di kasih scene2 yg gimana gitu, ehehe
    the last, post ASAP thor ~~

  33. part ini lumayan gk bkin trllu nyesek… Bc 4part sblmnya mewek terus masa… Kkk. Wah kyu kasian jg y pny bini kya vic -.-. Tp biarkn kyu bjuang dlu buat dpetin min! XD!

  34. Kesukaan hyunmin gabungan antara kyu sama min #yaiyalah orang anaknye
    Vic bosen tuh ama kyu, mending kyu ama aye aje dah *digetok my lovely (read: umin)
    Hahaahaha *kaabbbuuuurrrr

  35. Akhirnya update jug *potong tumpeng*

    Yahh dikirain yng ikut mkan mlem cma hyunmin sama kyu doank.. Ekh trnyta da kangin oppa jga..
    Ming manis bnget sikapnya didpn kangin..
    Ada yng cmburu gga ya? *poke kyu*
    Itu yng diumpetin hyunmin pto nikah kyumin yaa?!?

    Sivic 2 hri tak pulang?
    Memang kmna beliau??

    Lanjoooooot..

  36. Makin seru jiyoo….😀

    Foto pernikahan ya itu yang diambil hyunmin nya..

    Ntar kangin nya sama siapa? Bakal nambah pair kah?

    Lanjut yaaa,semangat!!:)

  37. Hyunmin ngambil foto pernikannya KyuMin ya ?? Gimana tuh ntar reaksinya Kyu waku ditanya in ma Hyunmin

    Bener” deh si Vic, masak dah punya suami nggak pulang 2 hari
    Cerai in aja deh Kyu kalo kayak gitu maahhh

  38. aih kangin ah.. iya lah mirip kan hyunie anaknya minnie

    kyanya hyunnie udah ska ma minnie nih…, ayo kyu lupakan c vic dan balikan ma minnie

  39. Hyaa! Chingu! Kyu salting itu unyu :3 hyunnie jg unyu :3 ming apalagi :3 keluarga unyu :3

    Laki-laki yg sm vic wktu itu tuh nick kah ? Vic 2 hari kemana aja sih ?

    Koq di sini kyu rada gatau malu yah ? Hyunnie nemu foto wedding kyumin kira-kira bakal dijawab gk sm kyu ?

    Yasudah deh chingu! Update nya yg cepet yah😀 overall bgs bgt (y)

  40. Kaget tiba2 muncul TBC#plakkk
    Aku bener2 enjoy baca ff ini jadinya pas ketemu TBC langsung kaget terus aku mikir ‘TBCnya cepet banget sih’ -_-a
    ff nya bener2 seru walau konfliknya belum(?) terasa banget., ehe xD
    Apa perubahan sikap Kyu ke Min gak terlalu cepet? Abis selama Kyu pisah dari Min, Kyu kayak gak nyesel gitu tapi pas KyuMin ketemu lagi 4 tahun kmudian sikap Kyu kayak seolah2 menyesali perceraian mereka, rasanya terlalu mendadak sih.,
    Vic, Hyuk, sma Kangin gak tau ya klo KyuMin prnah nikah?
    Aq suka sama chap ini krna udah ada interaksi HyunMin sma Min,. ;* Jiyoo bkin HyunMin makin deket sma Min donkkk.,
    Jiyoo~ Lanjuttt
    Fighting😉

  41. aaaa udh seneng” hyunmin + kyu makan bareng d apartemen ming eeeh ada kangin >< tp gpp buat panas2in kyu xD
    itu vic makin gk bener ya?? pecat(?) aja udah jd istri *eeh
    hyunmiiinn itu ibu kandung kamuuu *gemes smbil tunjuk tunjuk foto wedding nya kyumin*
    waiting for 6th chap ^^

  42. hadeuh kaya drama2 korea gitu yah, lagi seru2nya di TBC

    “Di sana tertera deretan nomor tanpa angka”
    heh???? maksudnya tanpa nama kali????

    emang ikatan batin antara ibu dan anak ga bisa dibohongi, hyunmin udah mulai merasa nyaman di dekat ibu kandungnya.

    author buat moment ibu dan anak ini lagi,,,aku lebih suka itu daripada kyumin moment..hehehehe,,,,#ditimpuk

    lanjut….

  43. omunaaa!!!! itu vic gak pulang selama 2 hari. yak!! kyuhyun ini perempuan yang kau jadikan istri dan berani-beraninya ninggalin Ming.
    pasti sekarang Kyu menyesal kan? dan coba lihat. sekarang kyu pikirannya malah tertuju sama ming.
    apalagi sekarang kan hyunnie udah jadi muridnya Ming. dan sekarang hyunnie udah mulai dekat sama ming..
    kyu.. kenapa gak ceraikan saja vic??
    aku yakin kau sudah menyesal memilih vic dan meninggalkan Ming..
    hahha…

  44. Annyeong chingu.,
    Ana imnida new readers.,
    mian chingu., q bru nemu FF chingu., FF chingu daebak.,🙂
    hmmm Minnie kasian bgt d cmpakan m Kyunie., Kyunie cpt sdar nE? Cpt rjuk lagi m Minnie., tnggalin ja tU si Lampir vic.,

    Lnjut y chingu ^^
    Fighting

  45. aih! abang kyu nyari kesempetan tuh….moga hyunmin jadi penyatu antara min ama kyu deh …dan untuk neng vic,semoga cepet ketahuan dia maen belakang

  46. Wah ming, bgus. . . .
    Lok perlu setiap kyu k rumh, ajk kangin appa jg tp lok hyunmin k rmh, kangin appa g gkt jg gpp.hehehe. . . .

    Ayo lanjt kn tothor. Jd makin seru nich ceritany

  47. Sepertinya penderitaan kyuppa akan segera di mulai.. Hahahahaha… Ketawa Evil

    Rasakan..

    Hyunnie Chagi.. Kamu sama eomma mu saja Ne,, tinggalin ja appa n nenek sihir itu.. Biar appamu belajar rasanbya sakit hati yg mendalam.. Arrachi chagi??

    Debak..

  48. Yayaya TBC mian bru k0men,,ksihan hyunmin kaya ga ke urus gtu,,kyu cmburu ma kngin,,waduh teuki bkal ada ga nantinya??m0ga kyu bsa cpet blik lgi ma ming,,

  49. wah wah
    kemana aja tuh si vic nggak pulang2?
    nggak usah pulang lebih baik sih sebenernyaa😀
    aduh si kyuu! kenapa hyunmin nggak di ijinin nginep?
    bilang aja irii ^O^
    cepet update jiyoo ^^

  50. Istri macam apa itu yg tidak pulang selama dua hari? Ckckck sekarang Kau menyesal Kyuhyun? Ahhh semoga ini jadi happy ending author :’)

  51. ya ampun hyunmin tau foto kyumin O.o
    gimana nati jawaban kyu pas hyunmin nanya ya?
    si kyu pasti cemburu besar ama kangin.
    kenapa hyunmin ga boleh nginep di ibunya sih kyu?
    lanjut baca lagi..

  52. Kyaaaa makan sama2,,,,
    tp kangin????
    Kyaaaa gak ap2 dehhh,, biar kyu oppa jd panas hehheeee…

    Ayo minhyun satukan ortumu …

    Lanjut chingu..
    Gomawo.

  53. Hyunmin ga suka sayur ? Hmm.. Sm spt kyuhyun..
    Kyu kangen perhatian , masakan minnie? …..
    Smakin bnyk org blg kl hyunmin mirip ming? N ming hny bs mrasakan sedih mengingat hal itu ><

  54. akhirnya permintaanku di komenan chapter sebelumnya, kejawab di chapter ini…
    banyak hyunmin-sungmin moment disini!!!! kyaaaa
    seneng siih bisa liat perhatian kangin yg besar bgt ke sungmin, tapi maaf, gatau kenapa aku belum bisa rela liat sungmin deket2 kangin…
    *darah KMS masih mengental dalam tubuh saya* #jiaaahhh
    hyunmin bener2 like mother, like daughter yaaa…
    sama2 suka bunny & warna pink….
    such a sweet things from them… ^^

  55. kkkk kyu pabo, untung kangin ga bisa masuk ke hati ming, jd kalian masih bisa bersatu, kkk ad kata rujuk kan? oke kali ini kalo u mau rujuk sma ming, gw dukung kyuuu😉

  56. aduh knpa admin suka bngt bikin ff yang dari nyesek ke seneng.. dari seneng ke sedih.. xO…

    akhhh knpa hyunmin lucu bngt sih.. cubit nih #gemes…

    tapi admin bikin crita yang humor tapi romantis. pasti seru tuh min😀 aku suka crita kyak.gitu

  57. Eeeh?? Vict 2 hri ga plg??
    Ckckck.. Cho.. Didik tuuh istri kebanggaanmu…
    Hyunmin ama ming uda mulai dekat ya.. Aseeeek…
    Kyu juga keknya cemburu tuh ama kangin.. :p

  58. Makin seru.

    Vic kau itu sebenarnya kemana sih? Kau menelantarkan hyunmin begitu saja sedangkan dia sangat membutuhkanmu –!

  59. kangin hyunmin , kyumin…
    situasinya rumit yaaa…
    oke! gw mw lanjut…
    mudahan banyak moment kyu galau *ehhh😀

  60. hyunmin benar2 polos dehhh…
    jadi gemes… eummm cubit ^^
    kyu baru tw yaaa rasanya ditinggal sungmin itu nyiksakan??!
    kangin tterus buat kyu mesem (?) yaa
    xixixixi😀
    next ahhk

  61. Hadeuh, ga tau deh siapa yang tertekan sebenernya.. Seneng aja liat Kyu yang d kacangin.. Lalalala~ HyunMin, envy deh jadi kamu –‘

  62. Nah loh, perasaan menyesal mulai muncul kan kyu?
    Cepetan balik sm ming, trus jelasin hal yg sebenarnya sm hyunie.

  63. oh mungkin selama ini Kyuhyun merasa biasa aja pisa ama Sungmin, karna ada Sungmin mini*Hyunmin.

    ulah vic g seperti diharapkan ya ? salah Kyuhyun mengambil keputusan cepet bgt dulu, tanpa mikiri masa depannya.

  64. Banyak banget kesamaan diantara hyunmin sama kyumin yaa ??
    Ya iyalah wong orangtua sama anak gimana gak mirip ..
    Kkkkk~
    Anak kecil itu polos yaa ?
    Hyunmin nemuin foto pernikahan kyumin ya ?
    Seru ini ff nya ..
    Fell nya bagus bngt ..
    Membuat pembaca terbawa suasana😀
    ( ⌣́.⌣̀)\(‘́⌣’̀ )

  65. senengnya hyunnie mulai deket ama min, sering” aja main ke apartemen min kl bs nginep sx’an biar nambah deket🙂

  66. kyuppa bru nyesel kan ?????
    wanita yg pertama Kali membuat hati .mu bergetar,,, dialah cinta sejati .mu Oppa #nunjuk mommy Minnie

    Gws chingu,,, biar bisa lnjutin ff yg laen….. Plisssssssssssssssssssssssssssss bless inbox ku dunk chingu ,, permintaan PW =_=

  67. ya mirip lah kangin oppa… xixixixixi

    ide kyuhyun sangat brilian alih alih mau mendekatkan anaknya dg ibunya ntar kyuhyun sendiri minta rujuk..
    mengingat akhir2 ni rumah tangga nya sedikit tidak beres ..
    nyeselkan kyu oppa??

  68. chap ini gak ada vict unnie?? jhahahahahaha /senyum evil ala henly/ kkkk~~~

    suka waktu hyunnie~ main sama boneka kelinci. astagah :3

    dih, hyunnie berasa detektif ambil foto segala. muahahahaha😄

  69. huaaaa, aduh ada kangin.
    ngeri kangin patah hati pada akhirnya.
    biarkan kyu aja yang merasakan penyesalan, tapi endding nya kyumin harus tetap bersatu tapi jangan bikin kangin sedih juga kasian kanginnya.

  70. Prilaku vict tak mencrminkan seorg istri dan ibu.. Prmpuan sprti itu yg dinikahi kyu stlah pish dri ming ckck pabo

  71. aigoo betapa polosnya uri hyunmin ^^
    duhhh knp kyuhyun pake bela2in si vic sihhh?? udah tau vic salah, tpi msh aja di belain.. spya gak ketahuan kalo dia salah milih pasangan?? ckckck~ 
    kyu jga udh mulai cmburu2 gmnaaa gitu ;;) hahahaha rasain tuhhh :p lanjuuuuttttt ^^

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s