Second Chance | KyuMin | Chap 3/? | Genderswitch | T+ | Romance, Hurt |

Second Chance

Genre : Romance , Drama

Rate : T+

Pairing : KyuMin

Part : 3/?

Warning : Genderswitch , Miss Typo(s)

Summary : Dia hanya bisa merenung ketika menyadari segala kesalahannya. Tidak, perasaan itu terlalu menyalahkan kebodohannya sendiri. Lalu sekarang, apa yang dia dapat? Ada dua hati yang mungkin akan ia sakiti. Namun, jika ia terus diam dan membiarkan segalanya berjalan tanpa tindakan berarti, ialah yang akan lebih tersakiti. Hingga saat ini, dia hanya bisa menyalahkan keputusan bodoh yang pernah ia ambil. Mungkinkah, mungkinkah ia akan mendapat kesempatan untuk memperbaiki segalanya di saat ia ingin kembali menata kisah cintanya?

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. Ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

Music : Blue Tomorrow by Super Junior M

“Victoria merawatnya dengan sangat baik. Karena itu aku tak pernah khawatir tentang apa yang terjadi pada Hyunmin,” sahut Kyuhyun dengan nada datarnya.

Tes ..

Bulir bening akhirnya jatuh menghujam rok span milik Sungmin. Sakit, ucapan yang Kyuhyun ucapkan begitu sakit. Kali ini ucapan itu sukses menancap dan menggores luka yang begitu mendalam di dinding hati Sungmin. Berulang kali ia mencoba untuk menahan segala kesedihannya akan ucapan-ucapan Kyuhyun, berharap Kyuhyun akan berhenti memuji Victoria di depannya. Namun, lelaki bermarga Cho itu selalu mengatakan hal tabu dan menyakitkan seperti itu. Walau mereka telah berpisah selama empat tahun, tetapi perasaan cinta dan kasih yang Sungmin curahkan untuk Hyunmin dan Kyuhyun tak akan mudah luntur.

Karena Kyuhyunlah, Sungmin tak akan mampu menikah dan menjalin suatu hubungan rumah tangga baru. Namun, bukan masalah jika ia tak dapat mendapatkan Kyuhyun dan Hyunmin. Tak masalah jika ia tak dapat merengkuh dan memeluk dua orang yang paling ia cintai itu. Yang ia harapkan adalah kebahagiaan dua orang itu.

Tetapi, saat ini Sungmin kembali tersakiti.

Sekali lagi ..

Sungmin menggenggam erat telapak tangannya yang bergetar, mengedip-ngedipkan matanya yang merah—agar semua belir bening itu jatuh di atas permukaan roknya. Setelah itu, ia mengangkat wajahnya dan tersenyum. “Begitukah? Istri anda begitu hebat, Kyuhyun-ssi.” Pujian itu terlontar dari bibir Sungmin dan meninggalkan rasa pahit di sana.

Mata Kyuhyun terbelalak manakala mendapati mata Sungmin yang memerah. Kyuhyun baru ingat jika Sungmin adalah sosok yang mudah menangis, lebih tepatnya sensitif. Seharusnya Kyuhyun menampar pipinya sendiri karena telah menyakiti hati orang lain. “Mm—maaf, Ming ..”

Sungmin melempar senyuman manisnya ke arah Kyuhyun, “Anda bisa berbicara dengan Hyunmin di sini. Saya harus pergi karena ada suatu urusan,” Sungmin bangkit dan merundukkan badan.

Appa, seonsaengnim marah ..,” jemari Hyunmin menarik-narik lengan Kyuhyun yang terbalut kemeja berwarna biru cerah. Mata gadis cilik yang mungil itu mengerjap, seolah menuntut sang appa untuk segera bangkit dan meminta maaf kepada ‘seonsaengnim-nya’.

“Kau yang membuatnya marah, jagi ..,” sahut Kyuhyun lalu bangkit. Baiklah, tak ada salahnya ia meminta maaf kepada Sungmin. Toh ialah yang salah dalam hal ini. Tak seharusnya ia mengatakan suatu hal tentang Victoria di depan Sungmin. Mungkin perempuan itu cemburu?

Sebelum Kyuhyun berhasil menyampaikan permintaan maafnya, pandangan matanya telah menemukan sosok Sungmin berjalan dengan seorang lelaki bertubuh subur. Kyuhyun lihat mereka berjalan menuju mobil hitam yang terparkir tepat di samping mobilnya.

Siapa?

Siapa laki-laki yang ada di samping Sungmin?

OoOoO

Yeobo,” suara Victoria yang manja mengalun—menyambut kedatangan Kyuhyun di kamar mereka. Ruangan paling luas di apartemen baru mereka adalah kamar mereka berdua. Sebenarnya Kyuhyun berinisiatif untuk memberikan kamar yang luas ini untuk Hyunmin, tetapi karena Victoria bersikeras untuk memiliki kamar ini, akhirnya Kyuhyun mengalah. Lebih baik ia menghindari perdebatan.

Kyuhyun berjalan menghampiri ranjang lalu duduk di tepi, “Di mana ponselmu?”

“Ponsel?” dahi Victoria mengeryit, perempuan cantik itu mencoba mengingat-ingat di mana letak ponsel yang merupakan hadiah dari Kyuhyun setahun lalu. “Ah, aku lupa membawanya,” Victoria berucap dengan cengiran khasnya.

Kyuhyun menghela nafas, “Di hari pertama, Hyunmin sudah berani membuat masalah di sekolah.”

“Benarkah?” Victoria ikut duduk di samping Kyuhyun, memeluk lengan suaminya. “Kau tak perlu sekhawatir itu, yeobo. Seperti itulah jiwa seorang anak kecil, suka membuat masalah ..”

“Bukan .., bukan itu yang membuatku khawatir,” Kyuhyun menolehkan kepala, menatap wajah istrinya. “Aku takut dia tak akan memiliki teman.”

“Tidak masalah, Hyunmin memang tidak membutuhkan teman. Dia sudah cukup dengan dirinya sendiri,” argumen Victoria yang terkesan begitu konyol terlontar bersamaan dengan jemarinya yang bermain di dada Kyuhyun. “Oiyah, hari ini aku berjalan-jalan di Seoul. Aku menemukan butik dengan koleksi yang begitu bagus.”

Dahi Kyuhyun mengkerut, “Jangan menghambur uang dengan membeli baju, Vic,” ucap Kyuhyun, telapak tangannya terulur untuk membelai pipi Victoria dengan gerakan lembut.

Victoria memang shopaholic. Perempuan keturuan China itu senang sekali keluar-masuk butik untuk memborong apa pun yang ia lihat di sana. Sedari kecil, perempuan itu memang senang melakukan hal tersebut. Jadi, tak heran jika kebiasaan itu terbawa hingga sekarang.

“Aku hanya membeli beberapa, yeobo,” bibir Victoria mengerucut.

Salah satu lengan Kyuhyun melingkar di pundak Victoria. “Kau tidak berniat menghabiskan debit kartu kreditmu, ‘kan?” Kyuhyun mulai memenjara pandangan Victoria.

“Sudah kubilang, aku hanya membeli beberapa!” Victoria menghempaskan telapak tangan Kyuhyun lalu bangkit dari duduknya. “Kenapa kau selalu saja melarangku untuk berbelanja!”

Kyuhyun mendesau, sekali lagi ia berhasil memancing emosi Victoria. “Aku sedang tidak ingin bertengkar denganmu, Vic. Diam dan berusahalah untuk menghapus kebiasaan burukmu.”

Victoria berdesis setelah mendengar ucapan Kyuhyun. Melemparkan protes pun akan berakhir sia-sia. Suaminya memang seperti itu, selalu akan marah jika ia bercerita tentang ‘hobi’nya. Victoria menghentak-hentakkan kakinya, lalu berjalan keluar kamar.

“Ada apa dengan wanita itu?” Kyuhyun meremas kepalanya yang berdenyut sakit. Sebenarnya ia sudah cukup muak dengan sikap Victoria yang begitu egois. Perempuan berdarah biru itu memang cukup sering mengosongkan debit kartu kreditnya di awal bulan. Dan itu membuatnya harus pintar-pintar untuk mengatur segala keuangan.

Hei, seharusnya Kyuhyun tak memiliki tugas untuk mengatur hal seperti itu mengingat ia adalah kepala keluarga. Tetapi, keadaan sekarang ini mendesaknya untuk melakukan hal tersebut.

Melelahkan?

Tentu saja. Dan Kyuhyun berhak untuk mengeluh. Tetapi, mengeluh kepada siapa?

OoOoO

Sungmin terlihat sibuk memakan samgyupsalnya. Malam ini Kangin menamaninya, lagi. Untuk yang kesekian kalinya mereka melakukan makan malam berdua. Dan tentu itu adalah hal yang wajar bagi mereka.

Seperti itu ‘kah?

“Sungmin-ah, hari ini kau terlihat begitu tidak baik,” Kangin tiba-tiba berbicara. Lelaki itu merasa risau dengan wajah kusut yang Sungmin lukis, seakan mendesaknya untuk bertanya tentang sesuatu yang mungkin terjadi. “Ada sesuatu yang salah?”

Mendengar pertanyaan yang terlontar dari Kangin, Sungmin meletakkan sumpit makannya. Perempuan cantik itu menghela nafas, “Kau tahu, siapa lelaki yang kuajak bicara di ruang konsultasi tadi siang?”

Kangin membolak-balik daging babi yang terpanggang di atas tungku elektrik. “Nugu?”

“Mantan suamiku.”

Kangin serasa tercekik dengan apa yang baru saja Sungmin katakan beberapa detik yang lalu. Hampir saja ia memuntahkan apa yang ada di mulutnya. Kangin tahu jika Sungmin pernah menikah dan bercerai, tetapi ia tak pernah menyangka jika mantan suami perempuan incarannya itu kembali.

Lebih buruknya lagi, semua itu membuat Sungmin yang selalu ceria menjadi murung seperti sekarang. Apa lelaki itu begitu berpengaruh terhadap Sungmin?

Deheman berat terdengar, “Lebih baik kau menjauhinya, Ming ..”

“Tidak bisa. Ada anakku di sana,” wajah Sungmin terlihat semakin lesu. Nampaknya ia tak berselera makan detik ini.

“Apa dia sudah menikah?” tanya Kangin.

Sungmin mengangguk, “Alasan dia menceraikanku .., karena dia ingin menikah lagi ..,” lirih Sungmin sembari merundukkan kepala.

Brengsek! Cacian itu terlontar di balik lidah Kangin, tertuju pada mantan suami Sungmin. Kangin terlihat membusungkan dada, berusaha untuk bersikap tenang. “Jangan terlalu dipikirkan.”

“Aku .., aku merindukan anakku ..,” Sungmin memotong ucapannya manakala tenggorokannya terasa begitu perih. “Aku merindukannya, oppa ..”

OoOoO

Dua mobil hitam berbeda merk itu terlihat berjejer di parkir sekolah. Tampaknya dua mobil itu tak sengaja parkir di waktu yang sama. Masing-masing pengemudi tampak keluar, dan keduanya saling memandang satu sama lain sebelum bergerak membuka pintu di sebelah kiri.

Kangin melukis seulas senyum meremehkan, lelaki itu berinisiatif untuk membuang pandangannya terlebih dahulu dan membuka pintu untuk Sungmin. Akhirnya Kyuhyun ikut membuka pintu mobilnya dan mengendong seorang anak kecil dari dalam sana.

Sungmin menepuk-nepuk roknya yang terlihat kusut, “Gomawo, oppa..,” ucapnya seraya melempar senyum. Sepertinya ia belum menyadari kehadiran Kyuhyun di seberang mobil Kangin.

“Aku akan menjemputmu nanti,” Kangin membalas senyuman manis Sungmin, jemarinya kini bergerak mengacak poni rambut Sungmin yang menutupi dahi perempuan itu.

Kepala Sungmin mengangguk, memperbolehkan Kangin untuk menjemputnya nanti siang. “Cepatlah pergi ke kantor. Kau akan terlambat,” Sungmin mundur beberapa langkah.

“Baiklah,” Kangin berjalan menuju pintu kanan mobilnya, melambaikan tangan sebelum masuk ke dalam mobil.

Di saat Sungmin membalik badan, di detik itulah ia baru menyadari kehadiran Kyuhyun dan Hyunmin. Dua orang itu terlihat memandang Sungmin dengan tatapan aneh. Tetapi sedetik setelah itu Sungmin mengalihkan pandangannya, menatap Kangin yang tersenyum dari balik kaca mobil.

Akhirnya Kangin pergi juga.

Sungmin segera menatap Kyuhyun dan Hyunmin, memberi salam pada ‘orang tua’ dari salah satu muridnya. “Selamat pagi, Hyunie. Bagaimana pagimu?” sapanya seraya berjalan menghampiri Kyuhyun.

Gadis mungil berbando itu mengerucutkan bibirnya ketika mendapati sosok Sungmin mendekat ke arah mereka. “Appa ..,” Hyunmin beringsut memeluk leher Kyuhyun, menyembunyikan wajah imutnya di ceruk leher sang appa.

Gurat kekecewaan terlukis di sela raut kebahagiaan Sungmin manakala ia mendapat respon yang kurang baik dari Hyunmin. Memang ia merasa begitu kecewa, tetapi sebisa mungkin ia mengusir dan menghapus rasa kecewa itu dengan senyum manisnya. “Baik, seonsaengnim harus pergi,” Sungmin melirik sekilas ke arah Kyuhyun lalu berjalan menjauhi dua orang itu.

“Ming!” seru Kyuhyun, lelaki itu reflek mencengkeram lengan Sungmin.

Sungmin menghentikan langkah kakinya, membalik badan untuk meminta penjelasan dari Kyuhyun. Hei, menghentikan langkah kaki seseorang dengan cara seperti ini terkesan begitu tidak sopan. Sungmin mengerutkan dahi, membidik wajah Kyuhyun yang terlihat begitu kikuk.

“Eum, soal kemarin .., aku minta maaf,” ucap Kyuhyun terbata-bata. “Aa—aku benar-benar minta maaf ..”

Pikiran Sungmin melayang ke kejadian yang terjadi kemarin. Jadi Kyuhyun meminta maaf kepadanya untuk hal semacam itu? Sungmin menghela nafas, meminta maaf pun tak ada gunanya. Semua tak akan mengubah apa yang ia rasakan. Lebih tepatnya, semua sudah terlanjur terjadi.

Sungmin melempar senyuman tipis, “Aku sudah melupakannya, Kyuhyun-ssi.”

“Syukurlah,” sahut Kyuhyun. “Ehm, bisakah kau membawa Hyunmin ke dalam? Aku harus cepat-cepat pergi ke kantor!” tiba-tiba Kyuhyun berucap sembari memberikan tubuh mungil Hyunmin yang ada di gendongannya. Sejujurnya, lengan Kyuhyun terasa pegal.

“Menggendong Hyunmin?” Sungmin mencengkeram kedua bahu Hyunmin lalu membawa gadis cilik itu ke gendongannya.

Appa ..,” rengekan Hyunmin terdengar lirih. Dua lengan gadis itu mencoba menggapai-nggapai tubuh sang appa. Ia mulai melontarkan aksi protesnya lagi. Wajar saja gadis mungil itu bersikap demikian, ia sedikit menaruh dendam pada Sungmin—entah karena apa. “Appa ..”

“Hyunnie jagi, appa harus kembali ke kantor. Hyunnie harus bertingkah manis dengan seonsaengnim, ne?” telapak tangan Kyuhyun bergerak mengacak rambut Hyunmin. “Hyunnie tidak boleh menangis.”

Appa .., sirheo ..”

“Hyunnie, lambaikan tanganmu untuk appa, jagi ..,” Sungmin membimbing lengan mungil itu agar segera melambaikan tangannya ke arah sang appa.

Appa, hiks ..,” akhirnya tangis gadis manis itu pecah. Hei, gadis mungil itu mengira bahwa sang appa telah membuangnya ke orang lain. “Appa, Hyunnie ingin dengan appa ..”

Dalam hati Kyuhyun merutuki apa yang Hyunmin lakukan detik ini. Dengan amat sangat terpaksa, akhirnya ia melangkah mendekat. “Tidak bisa, jagi .. Appa harus bekerja,” Kyuhyun akhirnya menepuk-nepuk pipi malaikat kecilnya. “Ketika appa bekerja, Hyunmin harus bersama dengan seonsaengnim.”

“Tidak mau. Hyunmin ingin dengan appa,” Hyunmin semakin merengek, kali ini mencoba untuk turun dari gendongan Sungmin dengan menggoyang-goyangkan tubuh mungilnya.

“Hyunmin jagi, kenapa kau jadi manja begini di Korea, hm?” lelaki tampan itu masih berusaha untuk sabar dalam menanggapi sikap Hyunmin.

“Sudahlah, Kyuhyun-ssi. Anda bisa pergi, saya akan mengurus Hyunmin,” Sungmin ikut menggoyang-goyangkan lengannya untuk menimang Hyunmin. “Ayolah sayang, jangan menangis seperti ini ..,” telapak tangan Sungmin membelai lembut punggung Hyunmin. “Seonsaengnim akan mengajak Hyunmin bermain.”

Appa ..,” tangisan Hyunmin semakin menjadi bersamaan dengan lelehan air matanya. Dua orang itu terlihat sama-sama panik, apalagi ketika Hyunmin mulai memukul wajah Sungmin. Dengan amat sangat terpaksa, akhirnya Sungmin menggembalikan Hyunmin ke gendongan Kyuhyun. “Appa .., hiks ..”

Kyuhyun membelai rambut putrinya dengan gerakan lembut, “Dia tidak pernah seperti ini ketika di China.”

“Di China ada istri anda, Kyuhyun-ssi,” ucap Sungmin dengan nada pelan. Ia menghela nafas penuh kekecewaan, setelah itu ia mulai melukis seulas senyuman. “Apa anda belum mendiskusikan tentang perilaku Hyunmin di sekolah dengan istri anda?”

Lelaki itu terdiam sembari menggoyang-goyangkan lengannya manakala Hyunmin mulai tenang kembali. Pikirannya pun melayang ke kejadian kemarin, ketika ia tengah berbicara dengan Victoria tentang Hyunmin. Ah, tidak mungkin jika Kyuhyun mengatakan bahwa Victoria bisa menerima sikap Hyunmin yang nakal.

“Jangan terlalu sibuk, Kyuhyun-ssi. Anda juga harus meluangkan waktu untuk Hyunmin,” sambung Sungmin. Andaikan saja mereka masih bersama. Ia tak akan kesulitan untuk menggendong sosok mungil dalam dekapan Kyuhyun. “Saya harus masuk ke dalam. Saya harap anda bisa membujuk Hyunmin,” tubuh Sungmin membungkuk beberapa derajat lalu perempuan itu pun mencoba melangkah.

“Minnie-yah, bisakah kita bicara—berdua?”

Pertanyaan Kyuhyun sukses membuat langkah kaki perempuan itu terhenti. Detik itu juga Sungmin membalik badan, menatap wajah Kyuhyun dengan tatapan sayu. “Jika ada suatu hal yang perlu anda diskusikan mengenai Hyunmin, dengan senang hati saya akan menemani anda, Kyuhyun-ssi,” ucap Sungmin—kemudian berbalik dan benar-benar pergi.

OoOoO

Ini sudah hari kesepuluh Hyunmin menuntut ilmu di TK tempat Sungmin mengajar. Dan hingga saat ini, perempuan berwajah imut itu tak pernah berhasil mendekati Hyunmin. Perempuan yang menjadi anak kandungnya itu terlihat begitu menutup diri. Ah, hingga saat ini pun Hyunmin belum memiliki teman karena sikapnya yang terlalu naif dan egois.

Namun, ketika faktor keadaan menjadi latar belakang Sungmin untuk mendekati Hyunmin, maka semua dapat terlaksana dengan baik, seperti tadi siang. Saat pulang sekolah tadi, Kyuhyun tak dapat dihubungi dan itu membuat Hyunmin harus mau menunggu di sekolah seorang diri. Lalu ia memberi sedikit pengertian kepada Hyunmin hingga akhirnya Sungmin berhasil mengantar Hyunmin ke apartemen Kyuhyun.

Menyenangkan sekali bisa mengantar malaikat kecil itu pulang ke rumah. Sungmin mengedarkan pandangannya, kakinya terus berjalan menyusuri jalanan kota Seoul yang mulai diterangi oleh lampu-lampu kota. Sejenak ia menengadahkan kepala ke langit, setelah itu lengannya bergerak memeluk tubuhnya sendiri.

Tentang Kangin?

Dua hari ini Kangin absen menjadi ‘sopir pribadi’ Sungmin. Lelaki itu pergi dinas ke luar kota untuk beberapa hari. Karena itu, hari ini Sungmin terlihat pulang seorang diri—tanpa ada yang mengantarnya.

Tetapi, ada yang salah dengan perasaannya beberapa hari ini. Kyuhyun, sosok Kyuhyunlah yang membuat perempuan itu menjadi seorang pemimpi. Hei, lima hari ini ia terus terbayang-bayang oleh masa lalunya bersama Kyuhyun. Dan hal itu cukup menganggu mengingat bagaimana hubungan mereka sekarang.

Namun bila boleh jujur, adakah suatu harapan untuk kembali membina hubungan rumah tangga mereka?

Sungmin menepuk pipi chubbynya beberapa kali lalu menggeleng pelan.

‘Mimpi’ itu terlalu mustahil untuk dicapai! Kyuhyun telah memiliki seorang istri yang ‘amat sangat dicintai’nya, dan Hyunmin—yang merupakan anak kandungnya— menganggap istri kedua Kyuhyun sebagai ibu kandungnya.

Pada awalnya ia merasa bahwa ini semua gila. Sejujurnya ia begitu sakit hati dengan kenyataan yang ada detik ini. Dalam hatinya pun, Sungmin begitu tak sudi mengakui fakta tersebut. Hyunmin adalah buah cintanya dengan Kyuhyun. Gadis mungil itu adalah malaikat pelengkap kehidupan rumah tangganya—dulu. Lalu, sekarang berakhir sia-sia mengingat apa yang telah terjadi.

Bulir bening menetes dari sudut mata Sungmin. Kepala wanita itu merunduk, lalu tangan mungilnya bergerak mengelap air mata yang menggenang di kelopak matanya. Oh, bahkan Sungmin bisa menangisi nasibnya sekarang ini.

“Kenapa bisa sesakit ini,” gumamnya. Sebisa mungkin perempuan itu mencoba melanjutkan langkah kakinya walau bulir bening yang menggenangi pelupuk matanya terus membuat pandangannya mengabur. Tidak bisa, bulir kesedihan ini terlalu sulit untuk dihentikan saat ini juga. Perasaan sakit yang Sungmin simpan tak dapat terbendung lebih lama lagi. Singkatnya, kali ini perasaannya meledak-ledak dan membuatnya menangis di tengah jalan.

Sungmin memang sukses menjadi seorang wanita munafik empat tahun ini. Wanita itu sukses menyimpan dan menyembunyikan segala kesedihan di dalam lubuk hatinya yang paling dalam. Kebohongan tentang apa yang ia rasakan begitu mudah terlontar dan terlaksana. Dan ketika ia mulai sendiri, di saat itulah Sungmin mulai merasakan betapa sakit hatinya yang terluka.

Kyuhyun, kedatangan mantan suaminya membuat hidupnya semakin memburuk. Bersikap baik-baik saja di hadapan Kyuhyun sama dengan meremukkan hatinya sendiri. Tetap berkata ‘baik-baik’ saja walau senyuman yang sarat akan kesedihan ia lukis di kedua belah bibirnya. Terus melempar seulas senyuman kepada orang yang telah ‘membuangnya’ di masa lalu, dan menekan amarahnya sendiri.

Itu terlalu kejam! Mengapa Kyuhyun tak pernah tahu bahwa Sungmin selalu tersakiti jika lelaki itu menampakkan diri di hadapan Sungmin?

Sreet ..

Sebuah jas hitam tiba-tiba menyelimuti punggung Sungmin yang hanya terlapisi kain kemeja tipis. Perempuan itu mengerjapkan matanya, apa Kangin telah pulang lalu menguntitnya?

“Langkah kakimu terlihat begitu ling-lung,” suara bass itu mengalun dan sukses menghentak-hentakkan dada Sungmin.

Telapak tangan Sungmin mengepal, matanya melotot tak percaya saat pandangannya disambut oleh paras tampan Kyuhyun. Baru saja ia memikirkan Kyuhyun beberapa detik yang lalu. Dan sekarang, lelaki itu telah berada di sampingnya dan menyelimuti punggungnya dengan jas harum ini?

Sungmin mencengkeram kedua sisi jas hitam tersebut, “Tidak perlu. Saya tidak kedinginan, Kyuhyun-ssi.”

“Aku tidak akan membiarkan seorang wanita berjalan seorang diri dengan hanya memakai kemeja,” ucap Kyuhyun sembari menahan jas miliknya di tubuh Sungmin.

Kepala Sungmin menggeleng, lagi-lagi ia menolak. “Tidak. Saya tidak terbiasa memakai jas atau jaket untuk melindungi tubuh saya.”

“Kau berbohong,” sahut Kyuhyun—pandangan matanya membidik wajah Sungmin. “Aku tahu jika tubuhmu mudah kedinginan, Ming ..”

Itu memang benar.

Sungmin menggigit bibir bawahnya, batinnya pun membenarkan apa yang Kyuhyun ucapkan. Ternyata Kyuhyun masih ingat tentang hal seperti itu. Yeah, memang Sungmin mudah merasa kedinginan. Dan tubuh Kyuhyun yang hangat adalah selimut yang tepat baginya.

“Kyuhyun-ssi, saya harus pergi,” Sungmin masih saja berusaha melepaskan jas yang menyelimuti punggungnya. Semakin lama ia berada dekat dengan Kyuhyun, semakin sakit pula perasaannya. “Senang bertemu dengan anda malam ini.”

“Ming,” Kyuhyun menyambar pergelangan tangan Sungmin lalu menahannya. Lelaki itu menggaruk tengkuknya yang menegang, lalu terkekeh pelan. “Aku ingin berkunjung ke rumahmu.”

Dahi Sungmin mengkerut, “Untuk apa? Lagi pula, ini sudah malam. Tidak sopan jika membiarkan seorang lelaki asing untuk masuk ke ..”

“Aku bukan lelaki asing, Ming,” ralat Kyuhyun—tidak terima. Walau Kyuhyun berstatus sebagai mantan suami Sungmin, Kyuhyun yakin ia memiliki posisi terbaik di hati Sungmin. “Aku ingin berbicara.”

“Tidak, tidak,” Sungmin melepaskan telapak tangan Kyuhyun yang mencengkeram lengannya. “Tidak ada hal penting yang harus kita bicarakan.”

“Aku hanya ingin berbincang denganmu, Ming ..,” nada suara Kyuhyun melembut. Entah mengapa lelaki tampan itu terlihat begitu memohon.

Sungmin terdiam. Ada sengatan halus yang ia rasakan kala dua telapak tangan Kyuhyun meremas bahunya. Ia menghela nafas pelan, “Apa boleh buat. Saya rasa, saya juga harus membicarakan masalah tentang Hyunmin.”

OoOoO

Truuk ..

Secangkir teh hangat tersaji di hadapan Kyuhyun dengan beberapa toples cemilan. Perempuan yang telah mengunakan dress selutut itu mulai duduk di sofa yang ada di depan Kyuhyun. Ia mencengkeram sisi mugnya sendiri, lalu menyeruput teh hangat buatannya.

Pandangan Kyuhyun mengedar. Semenjak ia menginjakkan kaki di tempat ini, lelaki itu telah memperhatikan inci demi inci ruangan apartemen ini. “Kau pindah ke apartemen sekecil ini?” tanyanya sarkatis.

Sungmin tersenyum, berusaha untuk tidak memaki Kyuhyun yang telah merendahkan apartemennya. “Saya tinggal seorang diri. Karena itu, saya tidak membutuhkan apartemen yang luas.”

Alis Kyuhyun mengkerut—tidak senang manakala mendengar ucapan Sungmin. Ia menyangga dagu, lalu kembali menatap wajah Sungmin dengan pandangan intens. “Kau belum menikah?”

Helaan nafas berat terdengar dengan gelengan kepala Sungmin.

Ada rasa heran yang sempat menguasai pikiran Kyuhyun ketika ia mendapat gelengan kepala dari Sungmin. Ia pun melanjutkan untuk bertanya lebih lanjut demi mengusir rasa penasaran yang bercokol di pikirannya. “Lalu, siapa lelaki yang selalu mengantar dan menjemputmu ketika ..”

“Kyuhyun-ssi,” potong Sungmin dengan penekanan kata. “Berbicaralah dengan bahasa yang sopan,” tegur Sungmin mutlak. Lama kelamaan, Sungmin merasa begitu terhina ketika Kyuhyun berbicara dengan banmal. Hei, bukankah ia telah menggunakan bahasa formal ketika berbicara dengan Kyuhyun? Seharusnya Kyuhyun mengerti dan membalasnya dengan menggunakan basa formal.

Kyuhyun memutar bola matanya dengan gerakan malas, “Hanya banmal. Aku menggunakan banmal agar kita tak merasa canggung.”

“Saya lebih terbiasa menggunakan bahasa formal,” ucap Sungmin sembari melirikkan mata ke arah Kyuhyun.

Kyuhyun berdesis, mengumpat sikap Sungmin yang begitu kaku di hadapannya. Hei, seharusnya Sungmin tak perlu bersikap berlebihan seperti itu. Kyuhyun tahu Sungmin ingin memperlakukannya sebagai orang lain untuk balas dendam—tetapi ia tak suka dengan itu. Kyuhyun sadar benar jika dulu Sungmin memohon-mohon kepadanya untuk kembali membina hubungan rumah tangga mereka. Namun mengapa sekarang Sungmin bersikap seolah tak ada yang pernah terjadi di antara mereka?

Pandangan tajam Kyuhyun layangkan ke arah Sungmin. Sudahlah, ia muak dengan sikap dingin Sungmin. Kyuhyun melipat dua lengannya di depan dada lalu menghela nafas. “Ming, apa kau masih mencintaiku?”

Pertanyaan Kyuhyun terlontar dengan begitu gamblang. Dan saat itu juga menjelma menjadi sebuah pisau tajam yang menancap di hati Sungmin. Detik itu, perasaan perempuan itu terasa tercabik-cabik dengan sikap Kyuhyun yang selalu mengatakan segalanya tanpa berpikir terlebih dahulu. Sungmin benar-benar tak menduga jika Kyuhyun bisa bertanya tentang hal seperti itu.

Seharusnya Kyuhyun tahu diri. Jika tidak seperti itu, maka pihak yang tersakiti adalah Sungmin—lagi.

Sungmin membusungkan dada, “Anda pikir, saya sudi mencintai suami wanita lain?” mata Sungmin menyipit—tanpa sadar perempuan itu melayangkan tatapan merendahkan ke arah Kyuhyun. “Saya tidak akan mengalami hal seperti itu karena saya tahu, seorang istri akan begitu tersakiti jika tahu sang suami lebih memilih wanita lain.”

Tidak disangka jawaban Sungmin begitu menohok hati Kyuhyun. Rupa-rupanya, perempuan itu berusaha untuk menyindir keputusannya dulu. Kyuhyun menyambar cangkir tehnya, meneguk cairan hangat itu. “Bukankah lebih baik jika kau menikah lagi?” Kyuhyun berusaha mengalihkan pembicaraan.

“Tidak, saya tidak ingin menikah,” jawab Sungmin dengan nada yang lebih tenang. “Saya merasa lebih nyaman jika hidup seorang diri, tanpa suami,” penjelasan itu terucap sebagai penguat ucapan sebelumnya.

Jinjja?” dahi Kyuhyun mengkerut. Sebenarnya ia tak percaya dengan ucapan mantan istrinya. Hei, ada apa dengan mantan istrinya itu? Bagaimana bisa seorang manusia berpikir untuk hidup seorang diri di dunia?

Sungmin membuang pandangannya, “Seorang suami atau kekasih, hanya akan menimbulkan luka. Bukankah hidup sendiri bisa membuat anda merasa bebas?”

Gurat kesedihan terlukis di wajah Kyuhyun. Ia cukup tersinggung dan tersakiti dengan apa yang Sungmin katakan terhadap dirinya. “Kau marah kepadaku,” ucap Kyuhyun. “Malam ini kau menyindir keputusan yang telah kuambil.”

Kepala Sungmin menggeleng, “Saya hanya melempar persepsi, Kyuhyun-ssi.”

Kyuhyun mendengus, “Menikah adalah tujuan setiap manusia dilahirkan.”

“Dan pernah menikah denganmu adalah suatu kesalahan besar!”

TBC

Readers, berikan komentar setelah membaca yah! Aku selalu menunggu komentar-komentar dari kalian lhooo .. Jangan sungkan memberi komentar dan bertanya, yah! ^^

~MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY-PASTE SEMUA KONTEN YANG ADA DI BLOG INI! DO NOT PLAGIAT, PLEASE!~

174 thoughts on “Second Chance | KyuMin | Chap 3/? | Genderswitch | T+ | Romance, Hurt |

  1. cho kyuhyun tak berperasaan!!!
    chingu. . .jeball bkin kyuppa menderita semenderita.a hdup laki2. . .aq bner2 kesel sma sikap kyuppa. . .menghancurkan berkeping2 hati minppa. . .huweee nyesekkk
    kangin oppa hrus bsa manas2i kyuppa yg sngt lbh lbh bkin kyuppa mrasa panas en gerah hingga kyuppa nyadar dn warass
    aaaarrrgggghhh. . . . .nyebeli

  2. Tiap baca SC ini kynya emosi jd diubek2, jd ikut ngerasa sedih,marah,seneng dll spt yg dirasain Ming..^^
    Kyu itu egois sekali,,ga mikirin persaannya Ming.. Bisa2nya nanya apa Ming msh cinta sm Dia,bah..dasar Kyu ini >.<' ga sensitif bgt!!
    Klo mau ngedapetin Ming lg nanti Dia hrs berusaha ekstra keras hohoho….
    Oya Jiyoo, knpa vic sm Kyu udh nikah 4th ga punya anak jg?
    Eee moment Ming sm Anaknya diperbnyk ya coz aq pengen liat Ming bahagia jg biar ga sedih trs…🙂
    Good story Jiyoo…

  3. hiks2 kasihan amat it mingnya.. hyunmin bner2 anak yg ngeseliiin didikan dri vic nenek lampir jdi kyak gtu.. pdhal ming ibunya malah g bsa dket ma hyunmin.. chingu kok hyunmin g dket ma ming..ksihan ming pdhal pngin dket ma anaknya..

    lgian kyu it ap bagusnya sich vic it cma kerjanya buang2 uang aj..cb ming hemat bsa diajak kaya”plak” esmosi ma kyu..

    ayooo ming setuju ma sikapmu yg seperti ne.. jgn2 baik2 ma kyu ngpain baik ma kyu cm bkin sakit hati.. kyu bner2 g bsa ngertiin ming..

    ming knp g blng kangin it calon suamimu biar kyu cemburu gituuuuuu.. waaa chingu buat hyunmin dket ma ming dong.. jgn siksa ming lg..pkoknya jgn mudahin kyu bisa dpetin ming lg kyu hrus sujud dikaki ming biar tau rasa kyu udh nyakitin ming..

    LANJUUUT LANJUUUT

  4. hyunmin gtu amat dah sama umin, yah ampun ming sabar ya.. andai hyunmin tau ming itu siapa…
    bagus ming sindir aje terus tuh kyunie babo, biar sadar

  5. nyeseeeeeeeeeeeeeeekkk baca nyaaaa .. ga tega sama miiiiiiiiiiiiiiinnngg TT___TT
    minimal jgn buat hyunmin punya dendam sama ming😥

    asliiii nyesek banget baca nya .. hurt nya dapeeeeeeeeeett banget banget banget >.<

  6. Yeaaaaah ! Betul Mingggg ! Bagus sekali, Sungmin udah berani mengungkapkan perasaannya yang sebenarnya ke Kyuhyun ! Yeaaaah ~ Hyunmin masih belum tahu ya Sungmin itu ibunya, kok jahat banget yah Kyuhyun…. Bagaimana pun kan Sungmin ibunya Hyunmin yang udah ngelahirin Hyunmin, gak boleh gitu dong. Demi wanita lain macam Vic pula, idih ! Kyuhyun harus ngerasain penderitaan Sungmin selama ini.

  7. q merinding baca part ni. merindingnya karena Ming begitu tegar. dia sangat kuat.. klo q jadi Ming belum tentu aku bisa sekuat n setegar itu. dan Kyu,, ish jinja dasar evil kenapa ga bisa liat sich mana yang istri baek n mana yang istri ga baek. emang apa kelebihan vic sich dibanding MIng sampe Kyu milih Vic daripada Ming.. astaga… nyesek banget sich jadi Ming. tapi berusahalah MIng untuk bisa deket ma Hyunmin.. nanti masalah Kyu serahin aja ke Jiyoo.. Jiyoo-ssi bikin Kyu menderita.. eh sekalian si Vic juga lah.. biar tau rasa juga gmn rasanya suami direbut orang lain. suami lebih milih orang lain.. jangan seneng aja lah itu si VIc.nya….

  8. “Dan pernah menikah denganmu
    adalah suatu kesalahan besar!”

    omaigat~ omaigat~
    Jiyoo…yg diatas itu kalimat terakhir dri uri SUNGMIN kan????

    ya kan??? *guncang2Jiyoo*

    YEES!!! kena kau Cho Kyuhyun yg terhormat….

    omaigaatt…..aku suka cara Sungmin membalas pertanyaan menyakitkan dri kyuhyun….ahh ya sungmin daebak!!

    the other side of sungmin that kyuhyun dont even know…

    well..yeaa…meskipun tetep ajj sungmin yg jd objek penderita tunggal disini,menurutku…

    kyuhyun ababil lahh…..

    ishhh..aq bneran demen akut klu sungmin rada-rada menderita gini..brasa banget angst na….*plaak*

  9. nyesek bgt wktu hyunmin gak mw digendong ming n malah mukul muka na ming. trs ngapain jga kyu mw tau ursn ming dkt dgn kangin, sok ngasi prhtian gtu lgi n pke ngbhs msa lalu mrka jga, itu kn mlh bkin ming skt hti n sdh walaupun keliatanna ming tegar.
    thor, buat kyu nyesel senyeselna udh ninggalin ming n buat ming jdi dkt dgn hyunmin jga ya.

    ditunggu next chap na.🙂

  10. huaaaa author-shi
    aku mau nangis ngeliat nasib min di ff ini
    author harus tanggung jawab
    pokonya kyu harus menderita semenderita-deritanya buat dapetin min lagi
    aku dendam sama kyu di ff ini huaaaaa
    hyunmin itu umma-mu kenapa kau tega hiks…
    lanjut author-shi yg kilat lagi ya apdetnya
    semangat

  11. Ngena banget tuh Ming !!!! >.< #lirik dialog terakhir

    Uuuuuuhhhhh.. gimana rasanya di katain kayak gitu Kyu ?? Itu sih belon apa" ma sakitnya hati Ming chagi!!!

    Ati dah kayak es campur tiap baca Second Chance, marah kesel gregetan ma sikap Kyu
    Tambah penasaran ma lanjutannya

    Apdetnya jangan lama" ^^

  12. Huwa,,,knpa? Lg serius ma tegang”a menghyati cra tiba” tiga huruf itu nongol chingu,,,?
    Dasar Kyu ngga punya perasaan, q jd pngen mukul kepala Kyu,,,
    pa lg Hyunmin, knpa bsa jd kya gtu ya? Pasti gra” didikan Vic yg ga bnr jd sifat Hyunmin jg egosis ky gitu. Kan kasian Umin, msa susah bgt utk dket ma anak kndung.a sndiri,,, Jiyoo tlng buat Umin bsa dkt ma Hyunmin dong, & buat Kyu ngejar” cinta Umin lg cz q dendam bgt ma Kyu disini.
    Buat Jiyoo, ttp smangat nulis ya, smua ff kmu bener” bgus, q seneng bsa nemuin blog kmu

  13. sebelumnya, aku mesti panggil kamu apa yah? jiyoo? author? eonni? biar lebih gampang gitu.. hehe,

    em, yang bilang nyesal itu ming kan yah? iya kan?
    kalo ampe kyu, huh keterlaluan dah..
    author..
    kenapa kyu nya jahat bgt ama ming? kaya orang yang gak berperasaan :'((
    kasian ming..
    ming sama aku aja biar gak sedih lagi..
    hihi..

    next chap ya author~~ ^^

  14. Kyu jahat, gk kasian apa ama ming, yg hti.a udah hancur berkeping2, jiyoo dkatkn ming dan kangin oppa, trus carikan vic namja biar kyu tau rasa sakit.a org dicintai maen belakang, kebwaemosi ><, gak rela ming sesakit ini, buat kyu mendrita pokok, nah nanti bru buat kyu sadar,

  15. aaarrggh. . >.<
    greget bgt liat sikap kyu kyk gt trz, ,kyk g pny hati aja ngmg seenaknya. .
    ksian bgt ming, ,uda tinggal sndrian n anknya g mau nurut k dy. .
    uda gt parahnya ninggalin ming cm bwt dpet istri boros gt. .
    iiihhh. .rugi bgt. . =_=
    author, ,bkin kyu sadar ma sikapnya n ksih hkuman yg pas bwt kyu n 'istrinya' biar nyesel. .
    lanjut trz, ,semangat. .!!

  16. chap ini paling berasa feel nya!!
    yaallah! ming hebat! jinjjayo!!!
    terus ming!! terus!! bikin hati kyu remuk! biar dia rasain sakit!! ahahaha

  17. aih ming bener2 udah sakit hati ya ma kyu…

    oh ya thor mau nanya kyuhyun itu disini cuma pegawai biasa yg berkecukupan atau konglomerat sih , abis kyanya dia frustasi masalah keuangan, oh ya kan victoria darah biru tuh, apa dia lebih kaya dari kyu??

    hehe ditunggu next chap…

    • kalo menurutku, si kyu nggak kaya nggak miskin, tapi nggak kaya kaya amat kok. jadi, jelas donk keluarga vic lebih kaya dari kyu … karena itu, vic punya kebiasaan-kebiasaan yang kurang baik x)

  18. arghhh~~ kyuppa kenapa kamu jadi sangat menyebalkan sekali sij =_=
    minnie~ cemunguut~~ pasti bisa deketin hyunmin kok ^^ ditunggu chap selanjutnya

  19. jiyooo mian lagi sempat komen sekarang.. lagi bisa ol lwat pc..

    ohoho… ini chapter seru bgt..
    ming nyindir kyu nya bagus banget..biar deh biar kyu juga sadar diri gitu..

    oh iya liat komen2 diatas kok pada pengen banget sih bikin kyu menderita. well di fic kamu udah banyak yang bikin kyu menderita, hehe..
    aku sih kepikiran aja gimana kalo km bikinnya malah kyu dibuat aja menyesal dulu ninggalin Ming.. mending ditonjolkan betapa sempurna nya Ming aja, biar kyu bisa berfikir juga kalo dia begitu bodoh ninggalin sosok istri g sesempurna Ming dei victoria yang ternyata malah ga ada apa2nya dibanding Ming gitu..coz dari judulnya “second chance’ ini bisa berarti juga penyesalan kyu yang dulu ninggalin Ming dan meminta kesempatan kedua biar bisa kembali lagi kan..

    oh iya kapan nih hyunmin mulai membuka hati buat eomma kandungnya, kasian juga sih liat interaksinya sungmin ma hyunmin, lagipula hyunmin selama ini juga belum punya teman kan..

    oke segitu dulu, ditunggu next chap nya

    • yyaaah itu mah namanya buat si kyu menderita secara mental xDD aku pasti buat si kyu menyesal … dan untuk mendapatkan second chance itu tentunya nggak akan aku buat mudah … hahahahahaha

  20. aigoo,,keren banget ming membalas perkataan kyu… qu salut ma ming🙂
    ming jangan mw kalah ma kyu,,bales kyu lebih kejam lagi,ming… hahaha
    qu suka nie konflik,,angst nya berasa banget,jiyoo…
    ayo,dilanjut jiyoo~

  21. Wuidiiiih kalimat yg terakhir itu mantab kali..
    Salut sama umin yg begitu kuat menghadapi kyu
    Ini bakal happy end atau sad end?
    Rencana bikin brp chapter?

    Oiya kan kyu-vic nikah udh 4 taon nih apa mereka g punya anak? Vic g mau punya anak atau karna karma ngambil suami orang makanya g bisa punya anak?
    Apa nanti pada akhirnya min nikah sama kangin?

    Update asap ya

  22. wow,, gimana ya reaksi kyuhyun waktu sungmin bilang “Dan pernah menikah denganmu adalah suatu kesalahan besar!” ??
    duh bacanya nyesek…
    keren😀
    lanjutlanjutlanjut🙂

  23. New reader di ff ini, baca 3 chap sekaligus. Maaf kalo komennya sekaligus di chap ini. Sungmin kasian bgt, nyesek bacanya. Sebel sama kyuhyun yg babo, egois n kurang ajar. Suka bgt sama kangmin momentnya, lanjut ya.

  24. makin nyesek dada ini stiap baca chap nya ≧﹏≦
    kyuuu sadar dooong… masa vic kyk gt d pertahanin!!!
    next chap ada sdikit happy nya dong ka (≧▽≦) kesian bgttt ming😥

  25. “dan pernah menikah denganmu adalah suatu kesalahan besar”
    pas banget nancep di hati
    bagus ming, buat kyu teru merasa ga enak hati dan bersalah…

    Hyunmin taunya umma yg sebsenarnya iu vic, ya?? kapan hyunmin tau ming umma benerannya? trus vic tau ga sih kl ming mantan istrinya kyuhyun? #spolier

    ditunggu chap 4nya

  26. OMO!! ming~
    jgn bilang gitu ah!!
    buat Kyu cepet sadar aja deeh..
    buat menderita!
    okee, segitu aja chinguu..
    d tnggu lanjutannyaa ^^

  27. Mian author, baru bisa komen ==V

    aish! Beneran deh si Kyuhyun, kenapa maen cere-cere aja? Kyuhyun butuh pencerahan nih ==’
    author, bikin Kyuhyunnya yg menderita dong. Jan Ming terus, kasian u.u

    lanjuuutt~
    ganbatte!😄

  28. Njirrrrrrr…. JiYoo… Nanti, ente harus bikin Kuyun lebih menderita dari Lee Sungmin.. Ck, gue Murka sama si Kuyun. Huwaaaaa…. Gak punya perasan bangettttt T.T
    dan please… Jangan buat Ming menderita lebih lama, ane ga kuat. Kalo niat, bikin si Kuyun yang menderita lebih lama
    #Smirk
    nyesek juga sih liat sikap Hyunmin ke Sungmin..
    Jiyoo, ini ff jadwal apdetnya gimana? Apakah apdet kilat?

  29. geregetan sama kyu pengen jitak ajj nih orang -_-!!! punya mulut ga bs dijaga terlalu frontal😥 ming yangsabar ajj ngadepin nih evil😀
    saeng ga apa deh klo ming skarang menderita krna si evil tp jangan ada scene kyu sama vic mesraan yahh!! segini ajj udah sakit bacanya T_T
    saeng buat hubungan ming sama hyunmin membaik dong jangan kaya gini kasian ming -_- lanjut!!!!

  30. Bagus Min, jangan pernah mengalah sama itu si setan Kyu. HAHA

    Author, saya tunggu Hyumin sama Sungmin momentnya ya.. dan lagi saya tunggu moment penindasan habis2annya Kyu. HAHA

    Saya selalu penasaran sama ini ff kelanjutannya gimana lho thor, jadi updatenya buruan yaaaa……🙂

  31. Kenapa perasaanku seperti diubek2., kyaaa., aq ksel sma Kyu., Jiyoo bkin Kyu nyesel smpe akar2(?)., Bgus Min sindir aja tuh babo Kyu.,#plakkk
    HyunMin gak tau ya klo Vic emak tirinya? -__-
    HyunMin jgn galak2 sma Min donk.,
    Knpa Kyu bsa ktmu scra kbetulan sma Min? apa Kyu bner2 nguntit Min?
    Kta2 Min ngejleb bgt., Skali2 Kyu emang msti digituin biar sadar., kkkkk~
    Lanjuttt~
    Fighting

  32. huaaa jiyoo kenapa ff’mu makin pendek? *lempar bakiyak*
    hyunmin masih marah ya ma ming? napa hyunmin lebih menutup diri? tapi seengganya hyunmin mau di antar ming juga.
    kyu muak sama sikap vic tapi napa masih pertahanin hub rumah tangganya sama vic yang hanya menghambur-hamburkan uang cuma buat belanja.
    ntu kyu kok tiba2 nylimutin ming pake jas’y? kyu mang darimana?
    kyu kau aneh napa tiba2 pingin ke rumah ming?
    kyu kau tersinggung sama omongan ming ya yang terkesan menyindir?
    dan kau kalah telak dengan omongan2 ming yang memang kenyataan? tak usah menyesal kyu pada akhirnya nanti.
    di tunggu kelanjutannya jiyoo n panjangin lagi~

  33. Kya!!
    Kash 4 jempol bwt ming.hehe. . . .
    *nyengir breng bang ichol**lirik kyu*

    Bikin kyu sadar lok pisah ma ming it kesalhan terbesar n bikin kyu mint blik ma ming g mw.hehehe. . . .
    Appa, jgn bikin kyu mudh bwt dpt ming lg.hehe

    ayo tothor, update kilat.hehe
    biar g lupa gtu..

  34. jiyoo yaa jiyoo yaa geumanhae !!! jangan siksa sungmin lagi !!!

    aaaa kyuhyun itu babo apa bodoh sih??!
    gak sadar apa dia semua yg dilakuin ke umin malah makin bikin umin tersiksa
    buat apa dia nanya soal kangin,cemburu?? udah gak punya hak untuk itu !!!

    hyunmin kenapa punya sifat yg sama kaya kyuhyun sihh huhuhu

    untuk chao selanjutnya aku mohon bikin kyu tersiksa sesiksa siksanya hahahaha

    aduh emosi banget baca ini haaah

  35. Perasaanku di mix jdi satu pas bca part ini..
    Marah kesel sama sikap kyu. Pngen aku gaplok deh tu evil satu *ditoyor sparkyu sekampung*
    ucapanya gga disaring dulu.. Sumpeh..
    Tpi suka deh sma sikap ming yng nyante and cool ya.. Walo dlm hati menangis, pertahankan sikapmu chagii..
    Jiyoo hyunie kpn bisa akrab saa ming? Kasian ming digituin sam aegya sendiri..

    Kebayang deh klu spertin.. ya ming ama kyu lgi berdua di apartemen ming gitu.. Tiba2 kangin datang pulang dari dinasnya.. Bawain ming sebuket bunga

  36. Omuna!! Omuna!!
    Saya telat baca dan review..

    Huaaa.. Cho kyuhyun!! Kenapa kau tega sekali terhadap Ming..
    Thor.. Cepet-cepet buat kyu menyesal karena sudah menceraikam Ming…

    Kyu kenapa terkejut waktu Ming bilang belum menikah??
    Tak sadarkah kau. Itu karena ulahmu… Dan jangan seolah2 kau tak salah…
    *nah lho.. Ini kenapa jadi kebawa emosi,.

    Hyunnie sayang, songsaenim itu ummamu chagi.. Jangan galak2 ya sama Ming umma..

  37. mian bru smpet komen, baca dr part 1-3 nyesek semua, gregetan ma karakterny kyu rasany pngen jitakin kyu..hehe..
    Ming mnderita bnget, dah kyu slingkuh trus dcerein, dpisahin ma anaknya n giliran dah ktemu anaknya malah g nerima,
    moga ming bisa ngdeketin hyunmin/

  38. nyesek bgt pas baca part ini T.T maksud kyu datang ke rumah ming itu apa? emang kyu masih cinta sama ming? bukannya dia cinta sama vic, si shoppaholic itu -_-
    ming kasian bgt hyunmin masih dendam sama dia u.u
    chap depan buat kyu yg menderita dong eonni, biar si kyu ngerasain rasa sakitnya ming tuh kaya gimana.. lanjut eon

  39. Kyuhyun tuh yaaaa… Issshhh nyesek sumpah jadi sungmin:”'((
    gatau lah sebel sama kyu tuh…..
    Lanjut ya ditunggu next chap. Semangat jiyoo:)

  40. Hiyaaa.. Ketinggalanaann..

    Hey kau Cho Kyuhyun..
    Dasar tak tau malu, udah nyakitin hati msh ajah ky gtu..

    Belum ja ngerasain lu.. Jatuh miskin gara” Vic..

    Mingppa sabarr Ne.. Emang menikah sama kyu itu adalah sebuah kesalahan..

    Tau rasa lu kyu,,

    Jiyoo-ah..
    Balaskan perbuatan kyuppa pada mingppa… Buat dia menderita melebihi apa yg d rasain mingppa..

  41. aish… umin yg sbar ya!!! *peluk ming oppa*
    lelaki tak berperasaan, tega sekali drimu kyu.
    author tolong silahkan siksa kyu oppa sampe puas.
    Ming oppa semangat ya, tetap bertahan!
    author lanjot!

  42. Kyaaaaaaaaa…my pumpkin…hwaiting…!!teruslah membuat kyupil merana dengan kata2mu…hehehehe…rasain aje deh…emang enak…
    Jiyoooooo…dikao pinter banget sih menuliskan perasaan nelangsa-nya Sungmin..aku jadi nangis bacanya…terusin yah say…bagus tema dan alurnya…^_^

  43. #eaaa Evil vs Bunny !!! Saya dukung BunnyMing!!!! muahahahahaha
    perkataan Ming bener2 dah … bagai silet(?) dihati Kyu wakakaka

  44. Aku lupa udh komen apa blom tapi komen aja deh dri pada blom.. Hehe

    Yaaah Hyunmin koq nakal sih?! Kasian khan Ming..😦
    Duuuh omongannya Ming nyindir Kyu banget.. Hahahaha

  45. Oh god, sukses bikin saya mewek.
    Sumpah ini angstnya berasa banget.
    Dimana ming mati matian memendam rasa sakitnya ke Kyuhyun.
    Dan Kyuhyun dengan seenak hatinya menyinggung pernikahan mereka yg Dulu.
    Sungguh tragis sekali. Semoga ini happy ending ne ☺
    Semangat menulisnya °\(^▿^)/°

  46. see, CHO? MING JAUH LEBIH BAIK DARIPADA VIC !!
    Rasakan cho!! Muahaha..
    Pls kyu jangan buat ming tambah sakit, saatnya kau yg rasakan gimana sakit itu puhahaha *evillaugh*

    bener2 gatahan kalo ga komen kkk

  47. Great.. Suka bgt kata” terakhirnya ming!! Nancap langsung ke jantung #prett
    Langsung capcus ke part selanjutnya ya saeng.. Penasaraaaan.. Hehe

  48. ahhhhhhh#jambak rambut KyuPil
    Jiyoo pokoknya aku nggak mau tahu! Ming nggak boleh gitu aja nerima Kyuhyun kembali, jika nanti Kyu minta balik! buat dia biar ngemis2 dulu… bila perlu sampai masuk rumah sakit!!!!#membara

    gila… kesel banget sama Kyu! sumpah!!

  49. Astaga ;____; *hati ikut remuk*
    Oh kyu DX knapa kau mnyakiti ming lg dgn kata2mu :s n ttg hyunmin.. No comment, dia msh blm tau siapa eomma kandungnya ><
    Ming.. Hwaiting😦

  50. hikz…
    entah knpa bca chap yg ini,rasanya sesek banget…

    sifat kyu dsni,ju2r,bkin muak…

    smg ming bs ambl jalan trbaik utk drinya,kangin oppa,aq bgt brharap padamu..#Ngeek#DijewerKyuPpa

    next..

  51. T^T
    nangisss bombaayyy nh sayaaaa….
    hiqzzzz…..
    mkin nyesekkk konflikk nyaa..
    itu knpa sh kyu suka bgt nyakitin min dgn kata2 nya. gag cukup apa dy nyakitin min 4thn lalu??

  52. nyesek banget euy bacanya….
    sungmin… sungmin…. dosa apa kamu sampe punya mantan suami kaya gitu???
    tapi aku suka kata2 sungmin pas bagian terakhir….
    akhirnya, ada sungmin’s attack juga…. huahahhaa
    rasain tuh kyu., makanya jangan sekali2 nyakitin hatinya minnie!
    kamu bakalan dpt balesan yg setimpal! waspadalah! *oke, abaikan yg satu ini*

    jiyoo…
    makasih udh bikin cerita ini…!!!
    kamu luar biasa ^^

  53. huaaaaa min!!! kau hebat!! gausah kalah sama omongan tajam si kyuhyun. bikin kyuhyun tertohok sama kyak pas kata2 dia menohok hari lu juga min!! ikut sebel baca ff ini mah ~

  54. OMG,, kata-kata sindirannya kenapa begitu kejam. Memporak-porandakan hati
    Mantan suami-istri ini

    Sungmin,, adalah yang paling tersakiti

  55. Kyuhyun ko jahat bnget? Kan ksihan liat umin nangis trus dan sakit hati._.
    Mungkin Kyu bgtu krna ada alasan tertentu. Ia gak thor? *plak

  56. jambak rambut kyu x-(
    kyu maunya apa sih? kenapa masih bersikap seolah- olah dia tidak mengerti perasaan minni.
    minni pasti merasa trauma dengan menjalin suatu hubungan.

  57. Aq sukaaa…
    Ketika ming ketus sama kyu..
    Hahaha.. Rasain cho!!
    Vict hobinya ya ampuun… -_____-
    Kyu egois banget.. Kesian ming nya…

  58. Ya ampun min kau sampai berbicara seperti itu (✖╭╮✖)

    Berarti kyuhyun telah menorehkan luka yang begitu mendalam kepadamu ya min TT

  59. oke! perdebatan yg panjang sepertinya….
    bakal saling nyakitin diri masing2 dan nyindir menyindir niehh…
    oohhh min eomma kyu appa, please jgn mulai beltengkal eohh?! xD
    hahaha … lanjut

  60. Muahahahahaaaa….
    Mampus kau cho..
    Lalalaaaaa.. Emang enak!!! :p
    Bikin tertohok-tohok-kan? Makanya, ambil keputusan mikir dl.. :p :p :p

  61. Kyu watados amat dirimu,udah bkin kesalahan malah nanya,
    “apakah kau masih mencintaiku?”
    kalo aku jadi umin,udah aku tendang tuh si evil,
    hahy gereget deh,

  62. Kyu kau minta ditonjok yah!!! Buat hati ming sakit mulu!!!

    Liat ajah kalo lu terburuk!!!
    Hahahahaha

    tunggu author bertindak ajah…

  63. Kelakuan hyunmin kayak gitu gara2 dididik sama vic sih ..
    coba sama sungmin pasti beda tuh sifatnya ..
    Kyu yaa kalau ngomong sama sungmin tuh gak bisa dipilih-pilih dulu kali ya ?
    Kan kasian sungminnya yang sakit hati😥😥😥😥
    Good ff thor ( ⌣́.⌣̀)\(‘́⌣’̀ )

  64. haah makin sakit hati,
    cara min ngobrol ke kyu ada rasa sakit dibalik bahasa’a yang formal banget itu,
    ditambah hyunmin malah jd penyendiri gitu

  65. pelan2 pasti hyunmin bakal ngerasa sayang juga sama ming kalo ming terus nunjukin ketulusannya…apalagi ada ikatan ibu dan anak…
    tapiiiii…. appanya hyunmin nyebelin deh…
    bagus ming…bagus…. kalo sakit ya tunjukkin aja sakit… biar si epil tu tau diri…

  66. kena lu Kyu sma jawaban Ming,kalo menikah sma Kyu adalah kesalahan besar..

    Si Kyu ngapain nanya apa ming masih cinta dia?

  67. sblmny mf ji yoo,td chap2 g koment.sbnrny uda coba berkali kali.tapi g bisa.
    si kyu kl ngmg g difikir kshn ming tersakiti terus

  68. mantaaaap sungmin….aq dipihak mu..aq mendukungmu…aq ngerasakan bgt sakit nya jadi sungmin..ahhh klw aq diposisi sungmin..aq akan menyewa pembunuh bayaran buat bunuh kyuhyun.. sungguh kejam bgt kyuhyun itu..tidak punya hati.. aq harap sih ending nya sungmin bahagia dan kyuhyun menderita…harus setimpal sakit yg dirasakan sungmin… emosi bgt deh..hebat bgt buat author yg telah mengarang cerita ini..bintang 5 utk mu author ssi

  69. wow ucapan ming kaya kalo makan keteprok super pedas hahaha pedes bgt beneran dah, keren ming lnjutkan jutek” ke kyu biar tau rasa tuh orang

  70. Sampe part ini aku masih ngak habis pikir knp kyu balik sama vic dan begitu tega ninggalin min.. dan skrg sepertinya mau kembali ke min… min jgn mau kyu sdh begitu tega dgn dirimu

  71. Hohohohohoho…… Bagus sekali Sungmin, namja kayak Kyuhyun harus dibalas seperti itu supaya dia tau bagaimana rasanya disakiti. Sungmin fighting (^_^)9

  72. Kyuhyun ngeselin bangetttt. Ga tau diri, ud nyakitin Sungmin tp omgnny ga ad baik2ny. Apa pula kelebihanny Victoria smp’ Kyu cinta buta sm Vict.

  73. huaaaa victoria emang gak peduli banget sma hyunmin.. lebih memilih belanja2 daripda ngurusin hyunmin.. -,-
    kasiannn,, si kyuhyun, baru nyadar kalo vic gak baik buat dia.. #ketawaibliss
    knp hyunmin jadi egois kyak gitu?? sprtinya ketularan sma victoria nih.. duhh, bnar2 pngaruh yg buruk… huhhh

    hahahahha rasain tuh kyu, pnasaran sma ekspresi kyuhyun pas sungmin blg kalo nikah sma dia itu adlh kslahan trbesar… smoga kyuhyun bisa ngerasain sakit yg selama ini sungmin rasakan.. #smirkalakyuhyun

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s