Time | KyuMin | Chap 19/20 | YAOI | T+ | Romance, Hurt |

Time

 

Genre : Romance , Drama

 

Rate : T+

 

Pairing : KyuMin

Part : 19/20

 

Warning : Boy x Boy , YAOI , Miss Typo

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. Ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

Summary : Kenangan masa lalu yang ikut andil dalam masa depan, terkadang membuat seseorang dapat menjadi lebih baik. Tetapi, jika seseorang tak mampu membuang kenangan buruk dan lebih memilih untuk terjerambab dalam perasaannya sendiri, maka air matalah yang akan mereka terima.

 

Music : My Endless Moment by Super Junior

Kyuhyun yang tahu Sungmin hanya diam menanggapi pertanyaannya kini berdecak sebal. Lelaki itu meraih gelas berisi air putih milik Sungmin lalu meneguknya. Ia cukup lelah berjalan dari apartemennya ke mari. “Kenapa hanya diam?”

Pandagan mata Sungmin beralih pada gelas air minumnya, menatap pinggiran gelas tersebut dengan pandangan intens. “Kk—Kyu ..” Sungmin mulaiberucap walau dengan nada tergagap. “Kurasa .., aa—aku ..”

Kyuhyun masih terdiam, berusaha untuk sabar menunggu ucapan Sungmin. lelaki itu mulai meraih sumpit yang Sungmin pegang lalu meraih kimchi yang ada di sana.

“Aa—aku ..,” nada bicara Sungmin semakin merendah di akhir kalimat. Bola mata lelaki imut itu menari ke sana ke mari. “Jjjjj .., jjj …, jjaa ….”

“Hm?”

“Jjjjjj .., jjj …” Ajaib, entah mengapa tenggorokan Sungmin tercekat oleh perasaannya sendiri. “Jjj .., jjj .., ja .., jjaaat ..”

 

Bruk!

Plak!

“Auwh!”

Yang pertama adalah suara gebrakan meja, yang kedua adalah suara pukulan di kepala, lalu yang ketiga adalah suara rintihan Kyuhyun. Lelaki berambut gold brown itu mengusap kepalanya yang berdenyut sakit, matanya yang belok melirik ke arah Sungmin yang terlihat tengah memandangnya dengan tatapan tajam. “Hyung! Apa-apaan hyung itu?!”

“Kenapa kau menggebrak meja?!” teriak Sungmin ganti. Lelaki imut itu hampir saja keceplosan mengucapkan hal tabu tersebut karena gebrakan meja Kyuhyun yang tiba-tiba.

Hyung terlalu bertele-tele, aku tidak suka itu!” sahut Kyuhyun sembari mengerucutkan bibir tebalnya. Lelaki itu kembali memfokuskan pandangannya ke arah Sungmin, membidik wajah imut yang telah menjadi candunya. “Sekarang, katakan apa yang ingin hyung katakan!” suruhnya sembari mengetuk-ngetuk permukaan meja dengan jemarinya.

Kepala Sungmin menggeleng, lelaki itu pun mulai membereskan peralatan makannya lalu membawanya ke washtaffel. “Sirheo!” serunya.

“Aish, hanya perlu mengatakannya!” Kyuhyun menanggapi dengan teriakan keras. “Bukankah hyung tahu jika aku sangat tidak suka jika ada yang bertindak seperti ini?”

Sungmin mulai terlihat sibuk mencuci piring-piring mungil berhias ukiran cantik itu. “Mianhae. Tapi sifatmu yang kekanakan membuatku berpikir untuk tidak mengatakannya,” Sungmin memberi alasan kongkrit. Setelah selesai mencuci, Sungmin berjalan menghampiri kulkas dan mengambil sekaleng coke dari sana. Lelaki itu terlihat berjalan menghampiri Kyuhyun, kembali mendudukkan dirinya di kursi meja makan.

“Baiklah, sekarang aku ingin bertanya,” Kyuhyun menyangga dagu. “Apa hyung menyukaiku?” tanyanya dengan kekehan penuh canda.

Deg .., deg .., deg ..

Jelas-jelas Sungmin tahu bahwa Kyuhyun hanya bercanda dalam mengucapkan pertanyaan konyol itu. Tetapi mengapa ia bisa begitu berdebar seperti ini? Sungmin sadar, ia tak bisa sesantai dulu dalam menanggapi ucapan Kyuhyun yang seperti ini. Telapak tangan Sungmin menepuk pipinya yang memanas, menyembunyikan semburat merah yang ‘mungkin’ terlukis di sana.

“Tt—ten .., tt—tentu ss—saj—”

Mata Kyuhyun berbinar, “Benarkah? Benarkah seperti itu?” kalimat Sungmin belum usai terucap, tetapi lelaki berwajah evil nan tampan ini telah memutusnya dengan argumen yang melesat di pikirannya.

Wajah Sungmin berubah, “Apanya?”

Hyung menjawab pertanyaanku dengan jawaban ‘tentu saja’! Itu berarti hyung menyukaiku,” sahut Kyuhyun dengan tawa.

Akhirnya Sungmin terdiam. Biarkan saja Kyuhyun menganggapnya seperti itu. Jadi, ia tak perlu mengungkapkan perasaan aneh yang mungkin menjurus pada urusan cinta—kepada Kyuhyun. Sungmin membuka penutup kaleng coke-nya, meminum isinya beberapa teguk. “Oiyah Kyu, kenapa kau tak pernah membawa tabung oksigen portablemu?” pertanyaan Sungmin terlontar, ia bermaksud untuk mengusir suasana canggung yang melanda atmosfir kebersamaan mereka.

“Aku tidak membutuhkannya,” jawab Kyuhyun dengan nada santai. “Ada hyung di sampingku.”

Sungmin mendengus, “Apa maksudmu? Kau kira aku mau menciummu setiap saat?”

Kyuhyun bangkit dari duduknya, mendekatkan wajahnya dengan wajah Sungmin. “Apa? Aku berpikir bahwa hyung akan menyukainya jika aku terus melakukan hal itu.”

Nafas hangat Kyuhyun menerpa wajah Sungmin, membuat Sungmin tak kuasa untuk mengedip. Sungmin telah terjerat oleh pesona wajah Kyuhyun. Bahkan ia merasa bahwa hembusan nafas berat ini telah menghipnotisnya. “Jj—jauhkan wajahmu ..,” pinta Sungmin.

“Waeyo?” dengan gerakan perlahan Kyuhyun melingkarkan salah satu lengannya di pundak Sungmin, membelai tengkuk lelaki imut itu. “Aku suka bibirmu, hyung ..”

Sungmin menelan air salivanya dengan susah payah, tanpa sadar ia mengerucutkan bibir plum miliknya sendiri.

Kyuhyun merendahkan pandangannya, menatap bibir Sungmin selama beberapa detik. Ia menjilat bibir tebalnya sendiri, lalu dalam hitungan detik ia mempertemukan bibir mereka dalam sebuah ciuman hangat.

Tanpa sebuah alasan, mereka berciuman?

Hangat ..

Perasaan hangat ini merasup ke dalam celah-celah dadanya. Dengan segenap hati Sungmin membatin dalam hati. Ia membenarkan jika dirinya kini telah jatuh dalam kubangan pesona Kyuhyun. Jujur saja, ia  begitu menyukai saat-saat di mana mereka harus berciuman—menghisap bibir dan menautkan lidah mereka. Suara decakan bibir yang telah tak asing bagi Sungmin bagai simfoni indah yang mampu menciptakan kesan tersendiri.

Apa dengan begini, aku benar-benar harus memulai dari awal?

Sungmin mencoba mengintip wajah Kyuhyun dari kelopak matanya yang tak tertutup sepenuhnya. Sepasang mata yang ada di depannya terpejam. Sungmin merendahkan pandangannya ke bawah, seketika itu pula semburat merah tipis menghiasi pipi chubbynya. Dari sini, Sungmin dapat melihat bagaimana liarnya bibir Kyuhyun yang bergerak-gerak di bibirnya.

Oh, aku mulai gila!

Mata Sungmin kembali terpejam, lelaki itu reflek melingkarkan lengannya di pundak Kyuhyun. Debar jantungnya menggila jika ia kembali mengingat apa yang baru ia lihat. Bibir Kyuhyun ternyata begitu menakutkan jika tengah melumat bibirnya. Pantas saja ia selalu hampir kehabisan nafas.

Tiba-tiba bunyi plop pelan terdengar sebagai pemanis ciuman mereka. Kyuhyun yang memang berinisiatif mengakhiri ciuman ini kini menatap wajah Sungmin yang merona. Dadanya naik-turun tak beraturan, membuat lelaki itu sedikit sulit untuk berucap. “Kenapa? Kenapa hyung hanya .., huuh .., diam sajaaah?”

Sungmin mengerjap-ngerjapkan kelopak matanya, ia menggigit bibir bawahnya sendiri. “Aa—apa aku harus marah?” tanyanya.

Helaan nafas berat Kyuhyun mulai mendominasi, salah satu matanya menyipit untuk menahan rasa sesak di dadanya sendiri. “Kk—kita berciumaan ..”

“Eung,” kepala Sungmin mengangguk untuk menjawab. Melihat gelagat aneh Kyuhyun yang mulai menarik nafas selama beberapa  kali membuat Sungmin tersadar bahwa asma lelaki yang ada di depannya ini kambuh. “Sebelum kau bertanya lagi, biarkan aku menahan nyawamu, Cho!”

Sungmin menarik krah baju Kyuhyun, kembali mempersatukan bibir mereka. Tetapi, kali ini Sungmin memiliki alasan untuk melakukan hal semacam ini.

Karena asma Kyuhyun?

Ciman itu berakhir kala nafas Kyuhyun telah kembali teratur. Kepalan tangan mungil Sungmin memukul dada Kyuhyun pelan, “Aku tidak mau tahu! Lain kali kau harus membawa tabung oksigen portablemu!”

Evil smirk itu terlukis di kedua belah bibir Kyuhyun yang cukup bengkak, “Malam ini aku tidur di apartemenmu, hyung ..” Kyuhyun berjalan menghampiri pintu berwarna pink yang berpapan nama ‘Minnie’. Kyuhyun sudah hafal betul, pasti itu pintu kamar Sungmin.

“Tt—tidak bisa begitu!” Sungmin mengekor langkah kaki Kyuhyun. “Andwae!”

Terlambat, Kyuhyun lebih dahulu sampai di pintu tersebut dan seketika itu pula ia mendorong pintu itu ke belakang—membukanya. Dengan seenaknya Kyuhyun membanting tubuh kurusnya di atas lembaran sprei yang menyelimuti ranjang empuk milik Sungmin.

Sungmin menghela nafas, “Baiklah, aku mengalah!” ucap Sungmin sembari berjalan menghampiri almari pakaiannya. Lelaki itu mengambil dua stel piyama dari dalam sana, lalu meletakkan salah satunya di atas ranjang. “Kau harus menggosok gigi sebelum tidur! Setelah itu pakai piyama ini!”

“Piyama milik hyung?” Kyuhyun bangkit, meraih piyama berwarna pink cerah dengan garis putih berbentuk gumpalan awan. “Kekanakan sekali,” gumam Kyuhyun sarkatis.

Decihan pelan meluncur dari kedua belah bibir Sungmin. “Terserah! Gunakan kamar mandi yang ada di luar kamar! Aku akan mandi di kamar mandi kamarku.”

OoOoO

“Segarnya,” desau Sungmin seraya membuka pintu kamar mandinya. Berendam di air hangat membuat pikirannya kembali tenang. Apalagi aroma terapi yang sengaja ia pasang di kamar mandi. Ritual mandinya malam ini adalah saat terbaik di hari ini.

“Lama sekali?” suara bass mengalun dari sosok lelaki yang tengah duduk di tengah ranjang dengan menyandarkan punggungnya di sandaran. Kyuhyun menggeser tubuhnya ke samping kanan, menepuk sisi kosong yang ada. “Cepat duduklah di sini, hyung.”

Sungmin masih berdiam, tanpa berucap kata ia melangkahkan kaki mendekati ranjang dan ikut mendudukkan diri tepat di samping Kyuhyun. “Kau saja yang terlalu cepat,” sambung Sungmin. Mata kelinci lelaki itu memperhatikan setiap jengkal tubuh Kyuhyun yang terbalut piyama miliknya. Sungmin tersenyum, mata yang kata mereka memancarkan sinar magic itu memandang wajah Kyuhyun. “Kau terlihat lucu.”

Jemari panjang Kyuhyun menarik piyama yang ia kenakan. Jujur saja ia malu menggunakan piyama bermotif seperti ini. Ini terlalu kekanakan, dan girly. Jika Sungmin yang menggenakannya, itu tak akan menjadi suatu masalah mengingat siapa Sungmin bagi Kyuhyun. Tetapi jika Kyuhyun?

Oke, ia terpaksa menggunakan piyama ini.

Kyuhyun melingkarkan lengannya di pinggang Sungmin, meremas pinggang ramping tersebut—menyuruh Sungmin untuk mendekat. “Apa hyung ingin langsung tidur?”

Sungmin mengendikkan bahu dengan gerakan malas. “Entahlah,” jawabnya dengan nada enggan. “Apa esok kau tak ada jam kuliah?”

“Eum ..,” pikiran lelaki jenius itu melayang pada jadwal kuliahnya. Tanpa sadar ia menggeleng pelan, “Tidak ada. Waeyo?”

“Esok Donghae akan menikah,” kalimat itu terlontar dengan begitu lirih dari bibir Sungmin. “Aku bingung, apa aku harus datang atau tidak.”

“Datang saja jika hyung ingin melihat ikan cucut itu mengucap janji di hadapan Tuhan,” sahut Kyuhyun cuek. Mendengar nama Donghae kembali terucap oleh Sungmin membuatnya cemburu.

Lagi, Sungmin kembali menghela nafas. “Aku bingung,” Sungmin memainkan jemarinya sendiri. “Aku takut .., nanti aku akan menangis di sana.”

“Kalau begitu hyung harus pergi denganku,” Kyuhyun mulai merebahka seluruh tubuhnya di atas ranjang dan berbaring. “Tidurlah. Jangan biarkan jemaat lain melihat kantung matamu esok.”

OoOoO

Kyuhyun dan Sungmin terlihat baru saja turun dari sebuah mobil sedan berwarna hitam. Dua orang itu terlihat saling merapikan tuxedo yang mereka pakai. Kyuhyun terlihat semakin tampan dengan balutan tuxedo berwarna biru pekat miliknya. Dan Sungmin terlihat tak kalah dari Kyuhyun dengan tuxedo berwarna pastel –pink muda. Yang membedakan, Kyuhyun terlihat begitu tampan dan Sungmin begitu cantik.

“Aku harus berterimakasih kepada ajumma karena bersedia mengantar kita berdua,” Sungmin mengarahkan pandangannya pada mobil sedan yang kini telah melaju kencang—menjauhi mereka. Setelah itu ia menatap pintu masuk tenda eksklusif yang akan menjadi tempat pernikahan bagi Donghae. Sungmin menelan air salivanya dengan perasaan gugup, setitik keraguan hinggap di pikirannya.

“Genggam tanganku, hyung,” tiba-tiba telapak tangan Kyuhyun meraih telapak tangan Sungmin yang dingin. Lelaki itu meremas telapak tangan Sungmin, lalu menarik tubuh mungil itu untuk memasuki tenda megah tersebut.

Sudah banyak orang yang duduk di bangku-bangku yang telah disediakan. Kyuhyun dan Sungmin memilih meja bundar yang masih kosong dan duduk di sana. Beberapa detik setelah mereka duduk, seorang pelayan perempuan meletakkan dua gelas campagne di meja mereka.

“Kau bukan pengantin di acara ini, hyung,” Kyuhyun yang menangkap kegugupan Sungmin mulai angkat bicara.

“Aku tahu itu,” Sungmin salah meraih gelas campagne dan memainkan jemarinya di leher gelas tersebut. “Entah mengapa aku merasa aneh.”

Kyuhyun memilih untuk meminum cairan berwarna kuning kecokelatan itu, “Aneh? Apa hyung berpikir tengah berdiri di atas altar denganku?”

Bibir Sungmin mengerucut, “Percaya diri sekali,” desis Sungmin, akhirnya lelaki itu ikut meneguk campagne miliknya.

Oppa? Sungmin oppa?” suara manja seorang perempuan membuat perhatian Sungmin teralih. Perempuan berambut pirang yang cantik itu melambaikan tangan kanannya ke arah Sungmin sembari tersenyum. “Wah, kita kembali bertemu,” ucap Sunny senang seraya mendudukkan diri di kursi kosong yang ada di samping Sungmin.

“Kau cantik sekali dengan rambut barumu,” Sungmin melempar pujiannya. Ia tak berbohong, Sunny memang cantik dengan rambut yang diikat di atas—apalagi jika dihiasi pita satin yang berwarna senada dengan gaun mininya.

Gomawo, oppa! Oppa juga terlihat sangat tampan!”

Kyuhyun mengumpat dalam hati kala ia mendengar apa yang baru terucap dari Sungmin. Perempuan yang duduk di samping Sungmin itu benar-benar mengambil perhatian Sungmin. Kyuhyun kembali meneguk campagne-nya, menatap tajam ke arah wanita bernama Sunny itu. “Siapa dia, jagi?”

“Eh?” dua orang itu sama-sama menoleh—menatap ke arah Kyuhyun yang tiba-tiba bertanya. Memang pertanyaan Kyuhyun tak terdengar begitu jelas karena tertelah oleh keramaian di sini. Tetapi Sungmin yakin jika tadi Kyuhyun mamanggilnya dengan sebutan ‘jagi ‘ di hadapan Sunny. “Kau berkata sesuatu?” tanya Sungmin memastikan.

“Siapa dia, Minnie hyung!” Kyuhyun memperbesar volume suaranya. Tak lupa melayangkan tatapan tajamnya ke arah Sunny.

“Ah, dia Sunny. Teman kerjaku dulu,” Sungmin kini menatap wajah Sunny dan tersenyum. “Dia Kyuhyun ..”

“Sunny ibnida,” Sunny merundukkan kepala guna memberi salam. “Dia tampan, oppa!” serunya.

“Aish, kau bisa saja! Bagaimana pun aku lebih tampan darinya!” Sungmin mananggapi dengan candaan.

Dalam mimpimu, hyung!

Batin Kyuhyun menjerit. Lelaki imut itu benar-benar menyulut api kemarahannya. Sekarang Sungmin tak berbicara dengan namja, tetapi yeoja! Sekali lagi Kyuhyun memperhatikan penampilan Sunny. Perempuan itu menggenakan gaun berwarna merah darah yang menutupi sebagian pahanya, lalu belahan dadanya yang rendah membuat Kyuhyun begitu risih. Oh, jangan sampai Sungmin berani melirik hal seperti itu di hadapannya!

“Sungmin-ah!” dua orang laki-laki datang lalu duduk dengan seenaknya di samping Sunny. “Ternyata kau juga datang!” lelaki bermata sipit berucap sembari menepuk-nepuk punggung Sungmin.

“Sungmin hyung, siapa lelaki yang duduk di sebelahmu?” lelaki pendek berwajah polos kini melemparkan pertanyaan saat pandangannya menemukan sosok Kyuhyun.

Kepala Sungmin menoleh menatap Kyuhyun, ia pun tersenyum kikuk. “Dia Kyuhyun. Kyuhyun-ah, dia Ryeowook,” ucap Sungmin. “Dan yang itu Yesung. Kau harus memanggil mereka hyung!”

Ketiga orang itu akhirnya saling berjabat tangan dan memperkenalkan diri mereka masing-masing.

“Sepertinya acara ini akan segera dimulai,” Ryeowook berbisik pelan.

Sungmin terkesiap, lelaki berbalut tuxedo berwarna pastel itu segera menolehkan kepala ke sana ke mari. Tiba-tiba ia begitu merasa gugup, merasa begitu tercekik dengan alunan lagu gereja yang bersenandung menemani setiap detik yang terlewat. Sungmin menelan air ludahnya dengan perasaan kelu yang mengiringi, ia pun memfokuskan pandangannya ke arah pintu masuk dua mempelai itu.

Hyuung,” Kyuhyun menjentikkan jemarinya tepat di hadapan mata Sungmin, berusaha agar membuat lelaki itu kembali tenang. Kyuhyun melihat secercah kegugupan dari sorot mata Sungmin, dan ia tidak suka akan hal itu.

“Para jemaat dimohon untuk berdiri,” Seorang MC yang tadinya sibuk berbicara di depan kini telah mempersilahkan para jemaat untuk berdiri. Lantunan lagu pun semakin keras terdengar, dan itu berarti pasangan ‘kekasih’ itu benar-benar akan menikah.

Benar-benar terjadi, yah?

Sungmin membatin, miris juga ia. Sungmin menggigit bibir bawahnya, tampak ia tengah berusaha mengatur nafasnya setenang mungkin.

Tiba-tiba sebuah lengan melingkar erat di pundak Sungmin, meremas pundak yang hampir bergetar itu dengan gerakan lembut. Sungmin terkesiap, ia pun menolehkan kepala ke kiri. Seketika itu pula ia menangkap wajah tampan Kyuhyun yang berada beberapa centi di hadapannya.

“Mendekatlah,” Kyuhyun berucap dengan suara bassnya. “Bersandarlah kepadaku, hyung ..”

OoOoO

Malam telah datang, mengusir sinar matahari dan menggantinya dengan sinar bulan yang terang benderang. Udara hangat yang tadinya menyelimuti Korea kini telah tergantikan dengan angin sepoi-sepoi yang bergerak-gerak lembut. Suara roda kereta api yang berjalan di atas rel terdengar mendominasi, setidaknya untuk Sungmin dan Kyuhyun.

Sedari tadi Sungmin terlihat membuang pandangannya ke luar jendela, sedangkan Kyuhyun sendiri tengah sibuk memainkan game portable-nya. Kyuhyun tahu Sungmin terserang ‘bad mood’ karena kejadian tadi siang, tepatnya saat Donghae mengucap janji pernikahannya di hadapan Tuhan.

Sebal?

Tentu! Kyuhyun begitu sebal dengan sikap Sungmin yang seperti itu. Seharusnya Sungmin mampu bersikap biasa saja. Hei, sedari tadi Kyuhyun berada di sisi Sungmin—tak pernah absen sedetikpun!

Manik mata Kyuhyun melirik ke arah Sungmin yang berada tepat di samping kanannya. Lelaki itu beringsut menyimpan PSPnya, lalu mulai mendekatkan bibirnya ke pipi chubby Sungmin yang terlihat menantang.

Cup ..

Tampaknya Kyuhyun betah sekali mencium pipi Sungmin. Beberapa kecupan lembut ia layangkan untuk pipi chubby itu, dan tentu sesekali ia menjilat pipi Sungmin. Berharap ppi chubby itu akan bersemu nantinya.

Mata Sungmin mengerjap tak percaya dengan apa yang Kyuhyun lakukan padanya. Lagi-lagi dadanya berdesir. Apa yang membuatnya kalut seketika itu juga menguap manakala bibir tebal Kyuhyun mengecup pipinya. Pipinya benar-benar panas. Oh tidak, sepertinya tidak hanya pipinya yang panas. Tetapi wajahnya pun juga begitu.

Sungmin semakin merinding manakala bibir Kyuhyun terus merambat mendekati bibirnya sendiri. Oh, saking gugupnya hingga Sungmin tak mampu mengedipkan mata.

Sedikit lagi ..

Sedikit lagi .. Sepertinya Sungmin tak mampu menahan gejolak di dadanya ketika bibir Kyuhyun telah berada sesenti dari bibirnya. Sungmin begitu mengutuk apa yang tengah ia rasakan di saat yang seperti ini.

Perasaan yang meledak-ledak ..

Syuu ~

Kelopak mata Kyuhyun yang hampir terpejam kini terbelalak karena kaget. Hei, Sungmin baru saja menolak kehadiran bibirnya. Ia mendelik, menatap Sungmin yang menyudutkan tubuhnya di pojok kursi. Lihat, Sungmin bertingkah seperti seekor kelinci yang akan ditangkap oleh seorang pemburu berwajah lapar.

Dengan gerakan canggung Kyuhyun kembali membenarkan posisi duduknya. Karena terlalu shock, lelaki pengidap asma akut itu benar-benar merasa mati kaku—hingga tak mampu berucap kata. Kyuhyun terlihat kembali mengeluarkan PSPnya, berniat mamainkan benda kotak itu untuk mengusir rasa shock-nya.

Chup ..

Tiba-tiba kecupan lembut mendarat di pipi tirus Kyuhyun. Kyuhyun mengalihkan pandangannya ke arah Sungmin yang kini duduk sembari memainkan jemarinya. Evil eyes yang memiliki kekuatan aneh itu tertuju pada wajah Sungmin, sepertinya ia bermaksud untuk menuntut penjelasan.

Sungmin menghela nafas sebelum berucap. Lelaki itu pun terlihat tak kalah gugup dari Kyuhyun. “Mm—maafkan aku .. Aa—aku tak bermaksud mengindari .., ciumanmu ..,” cicitnya pelan. “Aa—aku terlalu kaget ..,” ucapnya sembari memutar jemari telunjuknya.

Mendengar hal itu meluncur dari mulut Sungmin, menciptakan suatu ide di pikiran Kyuhyun. Lelaki itu pun melukiskan evil smirk andalannya, “Kalau begitu, kecup aku di sini, hyung,” Kyuhyun mengarahkan jemarinya tepat di atas bibir tebalnya.

Sungmin mengerucutkan bibir, manik mata rubahnya melirik ke sana ke mari untuk memastikan bahwa tak ada seorang pun yang memfokuskan pandangan ke arah mereka. Lelaki imut itu beringsut, mendekati bibir tebal Kyuhyun lalu mengecupnya.

Oke, Sungmin kira ia akan memberi kecupan selama sedetik untuk pria mesum di depannya ini.

Tetapi ternyata ..

Sepertinya Kyuhyun tak ikhlas melepaskan bibir ini begitu saja. Lelaki itu mencengkeram kuat salah satu lengan Sungmin, tangan kanannya yang bebas kini menekan tengkuk Sungmin. Gerakan Kyuhyun yang tiba-tiba itu sukses membuat Sungmin kaget dan melotot tak percaya.

Dalam satu satuan waktu, Kyuhyun menarik kepala Sungmin. tatapan hangat yang Kyuhyun layangkan untuk Sungmin, sungguh membuat lelaki imut itu begitu berdebar.

Hyung,” panggilan Kyuhyun terdengar bersamaan dengan hembusan nafas hangatnya. “Kau .., mencintaiku, ‘kan?”

Mata Sungmin mengerjap, reflek lelaki bermata foxy itu mengangguk.

TBC

full Kyumin moment niih xD gimana? Apa kalian sudah bisa menerka ending dari story mirip sinetron ini??? mianhae karena publishnya sangat-sangat-sangat-sangat lama TT windows laptop author rusak, otomatis author nggak bisa ngenet sama sekali. Untung aja di laptop author ada linux, jadi masih bisa buat ngetik. Mianhae, jeongmal mianhae TT

~MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY-PASTE SEMUA KONTEN YANG ADA DI BLOG INI! DO NOT PLAGIAT, PLEASE!~

88 thoughts on “Time | KyuMin | Chap 19/20 | YAOI | T+ | Romance, Hurt |

  1. pertama” masih kerasa gimana sakitnya umin sma kyunie,
    tp pas udah dipertengahan sampe akhir ahayde’ bgt dah haha umin sblm dicuekin sama kyu udah minta maap+bonus kisseu hahaha sekali AHAYDE’ sangat….

  2. Kya. . . . . JiYoo. . .aku merindukanMu#ffmu sbnrnya#haha

    huh ga tau kenapa deg degan waktu bca adegan kissingnya,FEEL nya ngena bgt,padahal bnyak FF lain yg bahkan adEganya lebh panas,tapi malah biasa aja. JiYoo emang pinter buat Reader ikut kLepek2. . . . Udah pokoknya jiYoo IS THE BEST!

  3. AAAAAAAAAAAA JIYOO ILOVEYOUSOMUCH !!
    Hahahahaha percaya apa ngga aku ngecek blogmu rutin 2 atau 3x sehari, kaya minum obat ya wkwkwk
    FINALLY UPDATE ! *jump of JOY*
    Daaaaan SWEEEEET ! Aaaaaa KyuMin momentnyaaaaaaaa, ga sia2 aku nunggu lama kkkk~

    Itu pas HaeHyuk nikah, kirain mau ada HaeMin moment sedikit, tp di skip kkk~
    Aw aw aw aw aku suka senyum2 n deg2an gaje kalau baca kissing scenes KyuMin pwahahaha😄

    Good Job saeng~
    Gpp kan aku panggil gitu? *sok ngakrab*

    Keep writing, ne?
    HWAITING~^^

  4. Kyaaa akhirny update jg..kyumin moment full lg..bnyak kissingny waaa senengnya..ming msh aj mkirin hae..dasar g tau kyu sedih..lnjuuuut

  5. Horeee…
    Makasih author full kyumin momentnya,romantis abis lagi bikin mupeng u,u
    Umin umin,bilang jatuh cinta aja susah amat -.-

    Pasti happy ending kan? Atau jangan2 ntar malah tiba2 jadi sad end,si kyu mati mendadak karena asma #plak😄

    Oke ditunggu lanjutannya^^

  6. chapter dpan udah end kah? -_-
    full KyuMin moment#narihulahula
    KyuMin daebakkkk \-_-\
    Aq sih gak maksain Jiyoo buat apdet cpet asalkan ff nya ttep lanjut~ ehe😄
    klo ff ini udh slese, bkal ada ff lain nya gak?
    Jiyoo~ lanjutt
    Fighting \>.</

  7. Yesssss update juga><
    sweeeeeetttt banget jiyoo kissing scene nya uwaaaaa:3
    suka deh sungmin nya masih malu malu gitu:3 lanjuttt yah semangat:)

  8. Huwahhhhhhh udah lama ga baca ternyata udah sampe chap 20

    Ada typo satu kata “ciuman” jadi “ciman”
    Untuk 2 chapter terus terang ini pendek tapi ga apa mengingat author sibuk jadi dinikmati aja deh
    Sepertinya min masih agak tidak rela melepas donghae,,wajar sih namanya juga cinta
    Apa setelah ini masih ada konflik lagi?
    Kaya tiba2 donghae dateng lagi ke hidup min & ganggu hubungan kyumin? Karna terlihat banget donghae masih cinta sama min

    Untuk next ff bikin GS ya
    Kangen ff GS kyumin nih..
    Klo bisa kyu yg jadi cewe & min yg jadi cowo *hahaha ide macam apa ini*

    • ahhh mianhae kalo ada typo lagi . ㅠㅠ chap depan kan udah end, jadi sebisa mungkin aku hapus dan sudahi konflik .. next ada ff GS lhoo .. tapi ditunggu yah, pasti publishnya masih lama -_-

      idenya ??? MinKyu ??? O.o bayangin si kyu jadi cewe aku jadi merinding disko xD

  9. aku pikir donghae bakal ngacauin acara pernikahannya
    tapi nyatanya engga
    untung aja
    sepertinya donghae udh nerima sungmin ama kyuhyun
    chap depan end yah?
    wah engga berasa bgt aku suka bgt sama ff ini
    selalu nungguin apdetannya
    ga sabar sama endingnya gimana
    semoga aja kyumin makin romantis sweet sweet gimana gitu hehehe
    semangat terus thor
    ditunggu chap slnjtnya
    sama karya2 yg lainnya
    fighting!!

  10. Sukaaaa.. Banyak kissing momentnya muahahaha xD
    Ming… Lu itu terlalu bertele-tele, akui aja lu udh jatuh cinta sama Kyu.
    Gak kerasa chap depan udh End.
    Akan ada sequel ga JiYoo?
    Ohya, setelah ini end, punya niat bikin Fanfic baru lagi ga?

  11. ini bener” full KyuMin moment,,qu bener” paling suka di chap ini… hahaha
    ayo jiyoo,,lanjut utk endnya.. tolong buat se so sweet mungkin ia,jiyoo🙂

  12. ka ini (19/20) maksudnya sampai chapter 20 aja ya? hwaaa 1 chap lagi dong ><¶
    makin gemes sm cerita n romance nya kyumin (≧▽≦) ayoooo KyuMin kapan nyusul HaeHyuk nikah!!???
    wait to next chap ^^

  13. akhirnya muncul juga. Nunggu lumayan lama nih. Tapi gak papa, puas bangeettt, full kyumin moment. Daebaaakkkk😄
    LANJUUTTT >.<

  14. Ming. . . .yg sabr ne. . . .
    Noh ad kyupil yg gantiin bang hae. . .
    N kyupil jgn ska cri” kesemptn loch. . .

    Lanjt tothor. . . .

  15. aauuw…dugeun dugeun dugeun kyumin moment
    udah mau abis ya,,,yaaahhh bikin happy ending yaaa (ngarep)
    bikin kyumin menikah…happily ever after

  16. yeaaay~ full KyuMin moment, soo sweettt lagiih
    Ming kaya yg masi berat gitu lepasin Hae
    jadinya 20chap aja nih? chap depan end doonk~
    ampe nikah ngga?
    pokoknya yg lebih sweet n’ perfect ya saeng^^ *nawar* xD

  17. Muwehehehehe….
    Yeeyyy.. Mingppa ciyeeeee.. Hihihi

    Chap dpn end Jiyo-ah??
    Kok cepet amat??
    Chap dpn mingppa nikah sama kyuppa yaaa… #pinjem rabit eyes mingppa Ơ͡.̮Ơ͡

    Hwaiting.. ^^

  18. Full of KyuMin moment :3
    setelah menunggu sekian lama, akhirnya chapter ini update juga :3
    Ming……akhirnya kau mengakuinya!! *peluk Kyu*

  19. Kissing nyah banyak banged..
    Finally ming ngakuin prasaan suka nyah sama kyu.. Walo aga sedikit ragu.
    Ming kya msi galau gitu..
    Seakan ming blom rela ngelepas hae..

    Jiyoo bikin adegan yng nunjukin bhwa ming serius akan rasa cintanya sama kyu..

    Oke next..

  20. part akhir itu manis banget. kyaaaaaaa~ mereka lagi di kereta gitu?
    chapter depan itu ending ya? nggak sabar. pernikahannya haehyuk cuma sekilas ya.
    habis ini bikin ff GS nggak? ditunggu chapter depan dan ff barunya. hwaiting ^^

    • iya .. udah ada rencana untuk bikin ff GS. bahkan udah ada beberapa chapter dan judul, tapi masih terbengkalai *plak* jadi belum ada niatan untuk posting … hehehehe tapi ditunggu yah^^

  21. Permisiiiiiii!!!

    saia mau PINGSAN!!!

    ok,mungkin sedikit belebihan,tapi-tapi…
    oh my~

    kyuhyun kau Daebak!! eih,aniya…authorna yg daebak udh bwt karakter kyuhyun seperti eummm..eunng,errr,,,,

    hhh….manis!

    aishhh…senyum gaje bacanya,suer..

  22. huaaa aku nunggu ff nie lama ternyata uda lanjut malah uda end pula.
    oh haehyuk akhirnya nikah juga.
    ming terlalu berbelit belit ihh tinggal bilang suka aja ma kyu susah amat apa segitu gugupnya kah ming kau di depan kyu #ming: nods

    cieelah ming kissue kyu malu2 kelinci(?) ni yee
    kyumin ada di kereta mau kemana ya?

  23. Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa ^^ Aigooooooooooooooo q seneng bgt niehhhhhhhhhhhhh ,,,, ff kyumin moment fullllllllllllllllll sweet bgt lagi ,,, aigooo q bner suka bgt nihhhhhh ,,,,, fall in love for Time ^^,,,,,

    Gakkkk papa Eonnie ,,,, malah blasan gk updet cpet udah terbalas bgt nihhhhh^^
    mau lanjut baca k chp 20 ne~~~~

    Ahhhhhhhhhhhhhh sama eonnie Windows lappy q juga bermasalah makanya lama gk inetan gtu,,,, pr numpuk lagi ,,, untung appa q mau bnerin hehehehehe^^^

    Eonnie K****n Oppa udah mulai beraksi nihhh Eonnie (_ _”) q sebel bgt Eonnie ,,,, curi” kesempatan buat meluk” ,, pegangan tangan,,, tatap”n gtu ,, aish gk deh Eonnie -_- ,,,, Kyu oppa mana sihhhh ,,, gk panas apa bunny mingnya bdirebut ahjushi” gtu #plak
    Eeteuk Oppa wamil lagi 21 agusts ,,, Yeye oppa 15 sptmbr,,, aish gk dahhh ,,, gimana SS5INA niehhhh ??????

    Q mau baca chp 20 ne~~~~~

    • hei hei hei !! si kyu oppa pasti akan melindungi uri bunny dari K oppa ! *kok jadi antis sih -_-* hahaha kamu nonton SMTown INA nih ?? dan SS5INA ??????? O.o semoga Tuhan memberiku jalan untuk hadir di acara penting tersebut, amin *eh*

  24. jjjj.. jjaat..
    brak
    plak
    auuww
    hahahahaha ini adegan kocak bgt, segitu susahnya min bilang cinta hahahaha
    haehyuk akhirnya menikah, semoaga mereka juga bahagia layaknya kyumin
    lanjut chap terakhir..

  25. Aduhh,,min susah bnget deh tnggal blang aja ma kyu kal0 kmu cnta ma dia,,bkin gregetan deh,,,tpi m0ment kyumin nya aq suka e0nni,,lanjut,,

  26. dipernikahan hae apa yg terjadi???
    aiih penasaraan

    suka bgt kl kyu mulai nyuri nyuri ciuman
    pengen juga dicium ^^

  27. Suka sama moment2 mereka, tp tetep sedih pas ming maaih belom bisa terlalu move on dari hae, kasian kyu huhuhu, pasti kyunya sebenernya sedih😦

  28. Comment nya gak masuk lg kan kan kan di chap 17,18😥

    Malu-malu kucing gitu mereka berdua hahahaha xD gimana kalau entar nikah coba ㅋㅋㅋ

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s