Time | KyuMin | Chap 18/? | YAOI | T+ | Romance, Hurt |

Time

Genre : Romance , Drama

Rate : T+

Pairing : KyuMin

Part : 18/?

Warning : Boy x Boy , YAOI , Miss Typo

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. Ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

Summary : Kenangan masa lalu yang ikut andil dalam masa depan, terkadang membuat seseorang dapat menjadi lebih baik. Tetapi, jika seseorang tak mampu membuang kenangan buruk dan lebih memilih untuk terjerambab dalam perasaannya sendiri, maka air matalah yang akan mereka terima.

Music : Marry Go Round by SNSD

Ciuman itu ..

Tiba-tiba pikiran Sungmin melayang pada scene ciuman mereka. Mulai dari first kiss yang mereka lakukan, hingga ciuman-ciuman yang terjadi karena ulah jahil Kyuhyun. Lagi-lagi Sungmin merona, hanya dengan memikirkan scene ciuman mereka saja Sungmin merona. Jemari lelaki imut itu meraba bibirnya sendiri, lalu tersenyum malu-malu.

Tunggu, sifatnya yang aneh seperti itu membuat Sungmin menjadi memikirkan sesuatu.

Apa aku telah jatuh cinta?

Sungmin bergidik ketika argumen itu terlintas di benaknya. Seketika itu juga tengkuknya meremang. Ada yang salah dengan dirinya detik ini.

Hyuung ..,” dengungan itu terdengar bersamaan dengan sosok Kyuhyun yang bergerak-gerak di atas ranjang.

Sungmin menoleh, menatap Kyuhyun untuk beberapa saat. Rupanya Kyuhyun hanya mengigau. Bisa-bisanya lelaki dewasa itu mengingau memanggilnya. Apa Kyuhyun tengah memimpikan dirinya? Sungmin bangkit dari duduknya, mendekat dan duduk di bibir ranjang. Dua manik matanya memandang wajah damai Kyuhyun.

“Ahh .., hyuung ..,” Kyuhyun kembali mengingau, kali ini desahan berat lolos dari bibirnya.

Dahi Sungmin mengeryit, mulai memikirkan tentang mimpi apa yang mungkin tengah melanda dunia fana Kyuhyun. Apa mungkin, asma Kyuhyun kambuh di dalam mimpinya saat ini? Jika benar seperti itu, aneh sekali ..

Hyuung .., kau pintaaar ..”

Pipi Sungmin merona kala mendengar gumaman Kyuhyun yang masih berlanjut. Suara bass itu memang terdengar berat, malah Sungmin yakin jika suara itulah yang ia dengar ketika asma Kyuhyun tengah kambuh. Tetapi, setelah ia mendengar apa yang Kyuhyun ucapkan beberapa detik yang lalu membuat pipinya memanas.

“Haah .., ooh ..,” tubuh Kyuhyun berbalik, memeluk bantal yang ada lalu menyelipkan di selangkangannya.

Tidak, Sungmin tak sanggup mendengar apa yang akan Kyuhyun igaukan. Tangan lelaki mungil itu telah mencengkeram erat pundak Kyuhyun, menggoyang tubuh kurus Kyuhyun. Ia tak akan membiarkan Kyuhyun memimpikan dirinya di saat yang seperti ‘itu’. Itu terlalu memalukan.  “Kyunnie, banguun ..”

Dahi Kyuhyun mengeryit, bibir lelaki itu mengerucut ketika samar-samar ia mendengar suara Sungmin. Sentuhan yang mengoyak bahunya begitu berbanding terbalik dengan apa yang ia rasakan di alam mimpi. Bukankah Sungmin tengah ‘menyentuhnya’ saat ini?

“Kyunnie …”

Tanpa sadar Kyuhyun membuka kedua kelopak matanya, menatap sekeliling dengan pandangan heran. Tepukan lembut yang ia rasakan di pundaknya membuat Kyuhyun berbalik. Detik itu juga pandangannya disambut oleh wajah cemberut Sungmin. “Ck, hyung menganggu ..,” racaunya. Jelas saja Sungmin menganggu. Saat ini, Sungmin datang di waktu yang begitu salah. Seharusnya Sungmin membiarkannya untuk tidur lebih lama mengingat mimpi indah tengah melandanya.

Bibir Sungmin mengerucut, “Kau mengigau,” ucapnya tak terima. “Memangnya, apa yang tengah kau mimpikan?”

Manik mata Kyuhyun melirik ke arah Sungmin. “Hyung ingin tahu mimpi indahku?”

Mata Sungmin mengedip, sebenarnya ia tahu apa yang tengah Kyuhyun mimpikan saat itu. Bukankah Kyuhyun bermimpi tengah melakukan ‘itu’ dengan .., nya? Sungmin menjatuhkan dirinya di atas lembaran sprei ranjang, menalangkup wajahnya yang memerah.

Kyuhyun yang melihat gelagat aneh Sungmin mulai menyunggingkan evil smirk kebanggaannya. Sepertinya Sungmin tahu apa yang telah menjadi mimpi indahnya. Bukankah Sungmin bilang ia telah mengigau? “Ah .., bahkan aku merasa tubuhmu sangat manis, hyung ..,” kekehnya sembari memutar posisi tubuhnya—menghadap wajah Sungmin.

“Kk—Kyuu ..,” Sungmin yang malu berat karena ucapan Kyuhyun mulai merengek, memukul lengan Kyuhyun. “Berhentilah mengatakan hal tabu kepadaku ..”

“Itu bukan hal tabu, hyung ..,” Kyuhyun membela argumentasinya. Dua lengannya melingar di perut Sungmin, mendekatkan bibirnya di perpotongan leher Sungmin. Dia suka, dia suka dengan posisi tubuh mereka saat ini. Semua terasa terlampau dekat, membuatnya merasa begitu istimewa. Kyuhyun yakin, Donghae dan Sungmin belum pernah seintim ini dulu. Menurutnya, ialah yang pertama untuk Sungmin dan begitu pula sebaliknya.

Sungmin mulai membiasakan diri dengan pelukan Kyuhyun. Hei, pelukan ini terasa begitu nyaman. Diam-diam, ia menyukai pelukan ini. Apalagi lengan yang melingkar di perutnya. Dan juga nafas hangat yang menerpa kulit lehernya. Ia tak dapat berbohong, ia menyukai semua yang ada di pelukan ini.

Hyung, sepertinya besok aku tak akan bisa mengantarmu ke kantor ..”

“Yy—ya, memangnya kau pernah mengantarku ke kantor?” Sungmin terkekeh pelan. “Besok, aku hanya perlu membereskan barang-barangku. Dan, hei! Sudah berapa lama kau membolos kuliah?”

Kyuhyun tertawa pelan, akhirnya Sungmin tahu jika selama ini ia selalu membolos. Sang eomma yang ada di rumah membuat lelaki itu ingin memanfaatkan kondisi. Yeah, dengan seenaknya Kyuhyun menyuruh Leeteuk untuk mengirimkan surat izin ke pihak kampus. Bagaimanapun juga, ia melakukan ini karena suatu alasan, Sungmin. Atau lebih tepatnya, agar selalu bisa menemani Sungmin.

“Aku masih harus beristirahat di rumah setelah pulang dari rumah sakit, hyung,” Kyuhyun mencoba memberikan alasan untuk membela diri.

Sungmin menggetok tulang tengkorak Kyuhyun, “Aigoo, tapi kau sendiri telah sehat!”

“Jangan memukul kepalaku!” sergah Kyuhyun cepat. Matanya mendelik menatap wajah imut milik kekasihnya. “Aku benar-benar harus vacum dari perkuliahan ..”

“Semakin kau menunda kelulusanmu, semakin lama pula kau akan menikah,” Sungmin merebahkan diri di atas ranjang, mengambil posisi membelakangi manusia titisan iblis itu.

“Aa—apa?”

“Aku tidak ingin menggantungkan hidupku yang berharga kepada orang yang belum bekerja!” ucap Sungmin ketus. Ah, rupanya lelaki itu berniat memberikan ancaman kepada Kyuhyun. “Lebih baik aku melajang dan mencari uang sendiri daripada harus menikah dengan seorang pengangguran yang tidak pernah lulus kuliah!”

“Mulai besok, aku akan mengambil jam kuliahku lagi,” Kyuhyun mencengkeram erat bahu kanan Sungmin. “Setelah aku lulus, hyung benar-benar harus menikah denganku!”

Sungmin tersenyum senang ketika ia mendengar kalimat pertama yang Kyuhyun ucapkan. Tetapi, nampaknya lelaki itu harus rela memasang wajah cemberutnya setelah mendengar ucapan Kyuhyun yang terakhir. “Geulssae,” Sungmin menggantung pendapat yang akan keluar dari mulutnya.

“Pokoknya harus!” Kyuhyun memeluk pinggang Sungmin dan mulai memejamkan mata. “Setelah hyung menikah denganku, hyung akan menjadi istri paling beruntung sedunia.”

“Bagaimana bisa begitu?” nampaknya Sungmin masih ingin untuk melanjutkan obrolan malam hari mereka. “Aku akan menikah dengan orang mesum yang keras kepala. Omo, menakutkan ..”

“Walau seperti itu, aku yakin hyung tidak akan menyesal,” Kyuhyun membisikkan jawabannya tepat di lubang telinga Sungmin dan menghembuskan nafas berat di sana. Jemarinya yang menari-nari di sekitar perut Sungmin bergerak-gerak lincah, berusaha untuk membuat Sungmin gugup atas perlakuannya. “Aku adalah calon suami terbaik ..”

Sungmin bergidik dengan apa yang Kyuhyun lakukan kepadanya. Matanya menyipit setelah suara berat yang ia dengar dari Kyuhyun mengalun mendayu-dayu seperti itu. “Sudah! Cepat tutup matamu!”

“Benar juga, aku harus melanjutkan mimpi indahku,” Kyuhyun terkekeh sembari menarik selimut yang membalut tubuhnya.

Pipi Sungmin merona manakala ucapan Kyuhyun terlontar. Ah, ia tak akan membiarkan Kyuhyun memimpikan dirinya di keadaan yang seperti itu. Sungmin membalik tubuhnya, menatap tajam ke arah Kyuhyun yang rupanya telah menutup kedua kelopak matanya. Sungmin berdesis, dalam dengusan nafas yang ia hembus dan keluarkan lelaki itu menyamatkan doa, semoga saja lelaki mesum yang tertidur di sampingnya ini tak akan mendapatkan mimpi indah.

OoOoO

“Menyebalkan sekalii,” Kyuhyun berucap dengan nada mendayu-dayu, sembari mengetuk-ngetukkan ujung sumpitnya di pinggir mangkuk nasi. Sedari tadi lelaki itu terus saja mengeluh. Maklum, untuk hari ini ia harus bangun pukul tujuh untuk masuk ke kampus. Sebenarnya lelaki itu begitu enggan untuk pergi ke tempat yang seperti itu. Tetapi, karena Sungmin yang memaksa dan mengancamnya akhirnya Kyuhyun bangun lalu berakhir pada meja makan ini, dengan wajah yang begitu kusut.

Aigoo, Kyunnie, ganti topeng wajahmu itu!” Leeteuk menegur sang anak ketika aksi ngambek kembali ia dapat. Perempuan berparas cantik itu cukup terganggu dengan keluhan Kyuhyun. Apalagi ketika ia melihat wajah Kyuhyun yang ditekuk. Leeteuk bahkan berani bersumpah, jika Sungmin melihat wajah ditekuk Kyuhyun selama kurang lebih dua jam, mungkin lelaki imut itu tak akan mau menatap wajah Kyuhyun untuk selama-lamanya. “Apa kau terlalu lelah jika harus pergi ke kampus?”

“Sudahlah, ajummanim. Jangan terlalu memanjakan dia,” Sungmin menimpali dengan nada cuek. Sedari tadi, Sungminlah orang yang tak terganggu dengan ucapan-ucapan Kyuhyun. Padahal, Kyuhyun bersikap seperti itu untuk mencari perhatiannya. “Dia ‘kan seme, semua itu tak akan menguras tenaganya!”

“Aish,” Kyuhyun semakin beringsut kecewa, lelaki berambut cokelat gelap itu kembali memakan sarapannya dengan gerakan malas. “Kau tidak mengerti aku, hyung ..”

“Aku mengerti, Kyunnie,” mata kelinci Sungmin yang memiliki kekuatan magic menatap wajah Kyuhyun. “Kau ingat ucapanku kemarin malam, bukan?”

Kyuhyun akhirnya hanya bisa mengangguk pasrah.

Kepala Leeteuk menggeleng-geleng melihat aksi ‘sepasang kekasih’ yang ada di depannya. “Memang apa yang kalian bicarakan?”

“Sungmin hyung tidak akan mau menikah denganku jika aku belum lulus,” ucap Kyuhyun secara frontal.

Nyut!

“Akh! Hyung!” Kyuhyun melayangkan protes ketika jemari Sungmin mencubit pinggangnya.

Sungmin mengedip-ngedipkan matanya karena panik, “Kenapa mengatakan hal tidak penting itu?” bisiknya.

“Jadi kalian telah memikirkan pernikahan?” akhirnya Leeteuk kembali angkat suara. Sepertinya dua orang yang duduk di samping kanan-kirinya itu benar-benar saling mencintai. Kyuhyun dan Sungmin yang berhadapan pun saling menatap, sedetik setelah itu menatap wajah Leeteuk. “Jadi itu yang membuatmu ngotot mengajak Sungmin ke makam appa.”

Kepala Kyuhyun mengangguk, “Setelah membawa Sungmin hyung ke makam appa, aku ingin langsung melamarnya.”

“Uhuk-uhuk!” sosok lelaki feminim yang duduk di hadapan Kyuhyun itu tersedak dengan nasi yang ada di tenggorokannya. Lagi-lagi Kyuhyun mengucapkan hal yang tidak-tidak seperti itu. “Berhentilah bicara, Cho Kyuhyun!” desis Sungmin.

Tawa Leeteuk hampir meledak setelah mendengar ucapan Kyuhyun. Ternyata, buah hatinya itu masih memiliki sifat yang begitu kekanakan hingga sekarang. “Kyu, pertunangan dan pernikahan itu bukan permainan!”

Mata iblis Kyuhyun memandang wajah sang eomma, “Jangan meragukanku, eomma!” ucapnya dengan nada datar. “Percayalah kepadaku! Aku mampu bersikap dewasa nanti.”

“Sudahlah, aku ingin mengakhiri sarapanku,” tiba-tiba Sungmin beranjak dari duduknya dengan menumpuk mangkuk nasi dan sup miliknya, membawa dua benda fragile itu ke washtaffel. Oh, ucapan Kyuhyun yang semakin tak berujung itu membuat kepalanya pusing. Sebenarnya ia tak pernah memikirkan pernikahan, apalagi jika pernikahan itu dilakukan dengan Kyuhyun. Sungmin berdecak, demi apa dia menikah dengan Kyuhyun yang masih begitu childish seperti itu? Ia tak ingin hari-harinya di masa depan dipenuhi oleh pertengkaran tidak penting antara dirinya dan Kyuhyun karena suatu hal kecil. Yah, tahu sendiri jika Kyuhyun mudah sekali marah dan ngambek. Oh, apa yang akan Kyuhyun lakukan jika marah nanti? Pasti hukuman yang ‘iya-iya’ akan dia dapat.

OoOoO

Annyeong,” sapaan itu terdengar bersamaan dengan bunyi pintu yang terbuka. Sosok Sungmin muncul dari ambang pintu sembari melukiskan senyum manisnya. Lalu dengan gerakan cepat ia berjalan menghampiri meja kerjanya.

Sunny yang semula tengah sibuk mengetik sesuatu di laptopnya mulai beringsut mendekati dinding dengan tinggi rendah yang memisahkan bilik kerjanya dengan bilik kerja milik Sungmin. Kedua mata perempuan cantik itu mengerjap ketika mendapati sosok Sungmin tengah memasukkan barang-barangnya di kotak besar. “Oppa, kudengar kau akan berhenti. Waeyo?”

Kepala Sungmin menoleh, menatap wajah Sunny yang menggurat beribu pertanyaan. “Ada suatu urusan yang membuatku harus keluar.”

Yesung yang mencuri dengar alasan Sungmin mulai berdehem, “Datanglah ke pernikahan Direktur Lee esok, Sungmin-ssi!” ucapnya. Ryeowook yang duduk tak jauh darinya kini beringsut mendekati sang kekasih lalu menegurnya.

Sungmin tersenyum kecut, ia hampir melupakan hari pernikahan Donghae. Memikirkan hal itu membuat Sungmin ingin sekali berteriak untuk mengeluarkan segala beban yang tiba-tiba menyesakkan dadanya. Gerakan lelaki itu terus berlanjut, memasukkan segala barang-barang miliknya ke suatu kardus yang ia bawa dari rumah.

“Mungkin aku akan datang dengan kekasihku,” Sungmin menanggapi dengan nada pelan, tak lupa ia melempar seulas senyuman untuk tiga orang yang ada di sana.

Ryeowook mengerucutkan bibir setelah ia mendengar pernyataan Sungmin. “Hyung, kau sudah memiliki kekasih?”

Kepala Sungmin mengangguk, “Hm ..”

Tiba-tiba Sunny bangkit dari duduknya, menatap tajam ke arah Sungmin lalu memeluk lengan lelaki berwajah imut itu dengan gerakan posesif. “Kenapa oppa tak memilihku? Aku juga ingin memiliki kekasih seperti oppa!”

“Sayang sekali. Kau sudah terlambat, Lee Sunkyu,” Yesung menanggapi dengan ekspresi wajah datar. Lelaki itu mendorong kakinya, membuat kursi kerjanya mundur ke belakang. Ia melipat kedua lengannya di atas dada, menatap Sungmin dengan kedua mata sipitnya yang terlapisi kaca mata berbingkai merah miliknya. “Syukurlah, kuharap kau bisa langgeng dengan kekasih barumu.”

Lagi-lagi Sungmin hanya mampu mengulas senyum kala suara bariton Yesung ia dengar. Jelas sekali lelaki yang menjadi atasannya itu memiliki berbagai maksud tersembunyi di balik ucapannya. Sungmin berdesis, lelaki itu tampaknya telah usai mengemasi barang-barangnya. “Sepertinya aku harus pergi. Tak mungkin aku terus menganggu kalian.”

“Setelah ini, kau akan bekerja di mana, hyung?” Ryeowook melempar pertanyaan sebelum sosok Sungmin menghilang di balik pintu.

Sungmin mengangkat kardus berlapis kertas bergaris itu, menentengnya dengan kedua lengannya yang terbalut jas abu-abu tua. “Aku belum tahu. Tetapi, kuharap kita akan menjadi partner kerja lagi esok.”

“Aku akan merindukanmu, oppa,” Sunny menarik-narik lengan jas Sungmin. Perempuan itu tampak memasang wajah aegyonya untuk menahan Sungmin lebih lama.

“Aish, jangan memasang wajah aegyomu!” Yesung berteriak tidak senang.

Kekehan pelan meluncur dari kedua belah bibir Sungmin, “Sudahlah, Sunny. Oppa harus pergi,” ujarnya sembari melepaskan rengkuhan tangan Sunny.

Oppa harus berjanji, lain kali oppa harus mau jika aku mengajakmu dinner,” Sunny mengerucutkan bibirnya, mengerjap-ngerjapkan dua kelopak matanya.

“Baiklah,” Sungmin mengacak rambut Sunny. “Baik semuanya, aku mohon undur diri. Terima kasih atas perhatian kalian selama ini. Maaf jika aku pernah melakukan kesalahan,” tubuh Sungmin membungkuk hingga 90 derajat, salam perpisahan yang ia ucapkan kepada rekan-rekan kerjanya ternyata terasa begitu berat. Maklum, walau bagaimanapun mereka adalah orang-orang baik.

“Jaga dirimu baik-baik, Sungmin!” Suara Yesung adalah suara terakhir yang ia dengar sebelum ia menutup pintu—keluar dari sana.

Sungmin menghela nafas, entah mengapa setitik rasa menyesal kini menyelusup ke dalam rongga dadanya. Langkah kaki lelaki imut itu terseret, menyusuri lorong kantor dengan langkah lesu. Ah, ini semua karena Kyuhyun!

Tetapi ..

Ini juga keputusan yang telah ia ambil. Mustahil ia menyalahkan Kyuhyun. Sungmin mengedarkan pandangannya, menatap sekeliling dengan foxy eyesnya. Pemandangan ini tak akan lagi menyambut pandangannya setiap pagi. Dan pastinya sapaan hangat dari teman-temannya tak akan ia dapatkan lagi. Semua pasti akan tergantikan oleh namja evil yang dengan seenaknya mengklaim dirinya sebagai kekasih.

Ah, tetapi menjadi kekasih dari seorang Cho Kyuhyun adalah salah satu keputusannya. Lagi-lagi lelaki titisan iblis itu kembali menang, terhindar dari tuntutan kesalahan yang Sungmin pikirkan. Tak disangka, Kyuhyun bisa membuatnya berpikiran seperti itu.

Sungmin duduk di sebuah bangku halte bis, ia meletakkan kardus yang sedari tadi ia tenteng di atas pangkuannya. Tangan kanan Sungmin merogoh saku jas kerjanya, meraih ponsel pinknya dari sana. “Kenapa dia tak menghubungiku sama sekali?” gumam Sungmin sembari menatap layar ponselnya dengan pandangan kesal. “Biasanya Kyuhyun paling tak tahan jika ..”

Drrt .., drrt ..

My Top Ultimate Seme GaemGyu is Calling …

Sebelum Sungmin menggeser tombol accept untuk menerima panggilan, lelaki itu memperhatikan ID Caller yang muncul di sana. Sejak kapan nama kontak Kyuhyun di ponselnya berubah menjadi berlebihan seperti ini?

OoOoO

“Hatchim!” bunyi bersin itu terdengar selama satu detik lalu tertelan angin yang berhembus. Lelaki dengan rambut cokelat gelap itu mengusap hidungnya, lalu dengan langkah cuek ia kembali melangkah menuju ruang kelasnya. “Jangan-jangan Minnie hyung merindukanku,” ucapan itu terlontar dengan seringai dari kedua belah bibirnya.

Kyuhyun mengambil ponsel yang bersembunyi di balik saku celananya dan memencet tombol speed dial nomor dua. Setelah itu, Kyuhyun mendekatkan earpiece ponsel ke telinganya.

Yeoboseyo?” suara imut yang menyambut indra pendengaran Kyuhyun membuat lelaki itu tersenyum aneh.

Kyuhyun menggaruk tengkuknya, “Hyung .. Apa hyung merindukanku?” tanyanya to the point.

Selama beberapa detik tak ada sahutan yang terdengar. Tetapi, setelah detik ke tujuh teriakan melengking yang khas meluncur dari earpiece ponselnya. “KENAPA KAU PERCAYA DIRI SEKALI, HAH?!” Mungkin jika Sungmin berada di samping Kyuhyun, lelaki berjuluk King of Aegyo itu akan memukul kepala Kyuhyun.

Hyung ..,” Kyuhyun sempat menjauhkan earpiece ponselnya, lelaki itu sudah menduga kalau Sungmin akan berteriak. “Jika hyung berteriak, aku semakin yakin hyung merindukanku,” ucap Kyuhyun sembari mendudukkan dirinya di salah satu kursi di kelasnya.

“Terserah kau saja,” helaan nafas Sungmin teriringi oleh suara penuh kepasrahan. “Ada apa kau menelponku? Apa kau tidak kuliah?”

“Tentu saja aku kuliah, hyung,” Kyuhyun mengeluarkan laptop hitam kesayangannya lalu memencet tombol power yang tersedia. “Aku ingin menawari hyung sesuatu.”

“Apa itu? Jangan-jangan kau mencoba mempermainkanku?”

“Tentu saja tidak, Minnie jagiyaa ..”

“Jangan menggunakan banmal denganku!” sahutan bernada tinggi itu sukses membuat bibir Kyuhyun mengerucut. Ia hanya berniat untuk bersikap lebih romantis. Tetapi ternyata sahutan tak enak yang ia dapat. “Baik, katakan apa yang ingin kau tawarkan kepadaku.”

“Begini, aku tahu jika aku tak akan lulus tahun ini. Karena itu, bagaimana jika kita menikah terlebih dahulu lalu ..”

Tut-tut-tut ..

Kyuhyun menatap layar ponselnya dengan tatapan geram. Lagi-lagi Sungmin mengakhiri telponnya secara sepihak. Baru saja ia akan mengutarakan maksud hatinya untuk menikahi Sungmin, tetapi setiap kata pernikahan baru terucap dari kedua belah bibirnya, Sungmin selalu memutus ucapannya. Menyebalkan memang, apalagi jika Kyuhyun mengingat niatannya bukanlah suatu permainan. Ia serius!

OoOoO

Malam ini Sungmin menghabiskan makan malamnya dengan kesendirian yang menemani. Cahaya redup di apartemennya membuat suasana semakin terlihat suram. Suara kriuk dan decakan lidah terdengar mendominasi. Sungmin mengaduk kimchi buatannya, lalu mengalihkan pandangannya supnya yang mulai dingin.

“Apa yang aku pikirkan?” ucapan itu kembali terlontar bersamaan dengan hembusan nafas yang Sungmin hela. Sudah beberapa kali hembusan nafas penuh kefrustasian itu terdengar, bahkan sudah beberapa kali jika dihitung.

Galau.

Lelaki itu tengah galau dengan perasaannya. Memikirkan tentang ucapan Kyuhyun yang ia dengar lewat sambungan telpon tadi siang membuatnya merasa berdebar. Entah mengapa ia begitu gugup jika memikirkan hal itu lebih lanjut.

Menikah?

Dengan Kyuhyun?

Lelaki manja itu?

Sungmin melahap kimchi pedas yang ada di hadapannya, kemudian menyumpal mulutnya dengan nasi sebanyak-banyaknya. Memikirkan hal itu saja membuat Sungmin hampir gila, apalagi melakukannya. Ia bisa menjadi gila!

Sungmin menyangga dagu, “Apa aku benar-benar telah jatuh cinta pada lelaki manja itu?” gumamnya.

Tring!

Hyung!” suara dentingan pintu yang mengalun lembut itu diikuti oleh panggilan dari suara bass. Lelaki berambut ikal kecokelatan kini tengah berjalan menghampiri meja makan lalu duduk tepat di kursi kosong yang ada di hadapan Sungmin. “Kenapa malam ini hyung tidak ke apartemenku? Eomma menanyakanmu, hyung! Aku pun juga rindu denganmu!”

Deg .., deg .., deg ..

Tidak, Sungmin serasa ingin meledak detik ini juga. Wajah Kyuhyun yang terletak beberapa centimeter di depannya membuat Sungmin tak kuasa untuk bernafas. Apalagi jika tatapan iblis yang selalu memenjarakan kedua manik matanya itu terus jatuh pada wajahnya. Tanpa disadari, wajah Sungmin mulai merona.

Kyuhyun yang tahu Sungmin hanya diam menanggapi pertanyaannya kini berdecak sebal. Lelaki itu meraih gelas berisi air putih milik Sungmin lalu meneguknya. Lelaki itu cukup lelah berjalan dari apartemennya ke mari. “Kenapa hanya diam?”

Pandagan mata Sungmin beralih pada gelas air minumnya, menatap pinggiran gelas tersebut dengan pandangan intens. “Kk—Kyu ..” Sungmin mulaiberucap walau dengan nada tergagap. “Kurasa .., aa—aku ..”

TBC

Author’s Note : Berhubung dengan author yang sekarang super duper sibuk sama tugas kelompokan, mungkin aku akan menunda tanggal rilis chap 19. Jujur, chap 19 belum kelar dan author benar-benar kehabisan waktu untuk ngetik hal semacam ini. Karena itu, author mohon maaf .. Aku harap kalian tidak kecewa ㅠㅠ

~MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY-PASTE SEMUA KONTEN YANG ADA DI BLOG INI! DO NOT PLAGIAT, PLEASE!~

85 thoughts on “Time | KyuMin | Chap 18/? | YAOI | T+ | Romance, Hurt |

  1. pas bca id caller ny kyu aq smpet mkir knp id ny jdi alay(?) gtu? nyahahah😄
    tpi id ny kreatif jiyoo., kkkk~
    klo udh cnta lgsg aja., gx ush pke galau2.,😄
    lnjuttt.,

  2. Yaampun kyu sampe mimpi kyk gitu >//< dasar mesum *jitakin kyu* setidaknya kyu harus cepat-cepat menyelesaikan kuliahnya supaya bisa nikah sama sungmin =)))) sungmin mau ngomong apa? ;___; bilang dong mau nikah sama kyu ;AAAA;

    Updatenya cepet banget xD oke, ditunggu chap 19 :3

  3. Yaampun kyu sampe mimpi kyk gitu >//< dasar mesum *jitakin kyu* setidaknya kyu harus cepat-cepat menyelesaikan kuliahnya supaya bisa nikah sama sungmin =)))) sungmin mau ngomong apa? ;___; bilang dong mau nikah sama kyu ;AAAA;

    Updatenya cepet banget xD oke, ditunggu chap 19 :33

  4. jiah.. selalu tbc disaat yg tdk tepat -,-”
    sungmin msh gamau mengakui perasaannya ke si kyu ya – -”
    huhuhu

    itu mau ngmg apa ya si umin..

    aku tunggu chap selanjutnya ^ ^

  5. KyAa tbc mengganggu saja.. Ming mau ngomong ap it.. Ksihan kyu pdhl udh pngin nikah eh mingny gtu..lnjuuuuuut chingu

  6. wahhhhhhhhhhhhh eonnie TBC nx tepat bgt dan daebak bikin q penassaran tahu -_-,,

    Eonnie tau gk q baca chp ni ktawa” terus ampe akhir ^^hahahahaha,,, pas kyuhyun mimpi yg iya” ma sungmin itu lohhhh,, aduh tuh kyuhyun gk dunia nyata ,dunia mimpi juga pervertnya berlaku ^^#plak-_-,,,,,,,,,,,

    Q setuju bgt ma sungmin , jangan mau nikah ma kyuhyun kalau dia belum lulus^^ mau dikasi makan pa nanti sungmin,, coral n batu #plak digampar kyu

    Disini full kyumin moment ne ^^ gk ada haehyuk moment ne^^ tpi gkpp,, bgs juga hahahaha^^,,

    Buat eonnie gk pp kok eonnie updet lambat q gk masalah ma itu,, itu kan tugas school juga, mudah”n tugasnya sukses ne^^ Hwaiting ne~

    buat no hp q nie ^^ “087862706023” jangan lupa sms q ne^^,,
    pa bner eonnie gk tau tentang lamaran kyumin di masa depan ??? kalau gtu nanti kalau eonnie sms q ,, q bakal ceritain deh^^

    soalnya lamarannya ada yg baik ma yg buruknya eonnie -_- q gk mau nanti dikira nyebar hoax ne^^
    makanya q gk ngomong langsung ma eonnie^^ nanti aja lewat sms ne^^

    udah dulu cuap” nya ne^^ bye bye eonnie
    Hwaiting^^!!!

  7. OMO… kyunieee mimpi yg ‘iya-iya’ nih, dasar pervert, tp gpp diriku suka ko #plak
    kyu kayanya udah ngebet bgt mau nikah sama umin, ga tahan sama body montok+sexy umin yaa… hahaha

  8. Gyaaaaa..
    Finally update kkk~
    Bagus..
    Ini jd moodbooster lg haha kali ini gara2 dosen yang nyebelin, huh~

    Absolutely SWFEEET !
    Ngahaha itu si evil psti yg ganti contact namenya sendiri, narsis wkwk
    Chapter depan ada part donghae nikah kah?
    Dan pas bca TBC sumpah gubrak karna 3 huruf itu amat sangat tidak diharapkan dibagian itu pwahahaha lanjuuuuuut !
    Jgn2 Ming cma mau ngomong hal yg ga penting kkk moga Ming mau nyatain cinta ato mau nikah sma kyu wkwk
    Yoo semangat buat lanjut ya !! Hwaiting ! ^^

  9. ,Kyu mMPI bsah kh? Hahaha
    Abg bgt
    Pntes ming ngraguin #d tampol
    .
    Kyu bwdlh ming pRcya uTk mNgHbskn sSa hdpx dgmu
    .
    LnjUt thor
    Se,,,,,,

  10. Itu sungmin nya mau bilang apaaaaa>< semoga aja sungmin nya yakin sama keseriusan kyu yah, walaupun itu dianggep main main–"
    iya jiyoo, tetep nunggu ko. Semangat ya^^

  11. ayo ming bilang kalo kamu cinta sama kyu nd bersedia dinikahi… wkwkwk
    ga apa” kalo chap 19 akan telat,yg penting jiyoo tetep semangat utk nerusin ff ni🙂

  12. Heah. . . .tiap buka bookmark situs JiYoo dan liat ada postingan ff part bru tuh rasanya kaya terbang ke angkasa,berenang dgn lumba2. . .*apadeh,maksudnya rasanya kaya abis nglairin,legaaa. . . .bgt,
    udah brapa hari ya nunggu chap ini,
    eh ternyata lg sibuk ya? Ya sudah semangat aja ya . . . .tetep di panteng!n k0k FF nya.

    Sign

    Me_LEE

  13. Ya. . . .!!
    Kenapa it ming ngomgny g d lanjtin sich?jd penasaran nich tothor. . .

    Duch it lg si cucung, pake acra gtu..kpn tothor bkin cucung tw permaslahan ming ma bang hae yg sebnrny?perasangka burk melulu aj..

    Lanjt tothor.hehe. . .

  14. diiih…. si yesung knp sii masih jutek aj… ==”
    “kyuu… ku rasa aku menyukaimu..” hyaaa’ dilanjutin sndri; gemesss… xD knp dipotong. …. heuuheuuuu…..

  15. di cut nya nanggung bngeet ka ><
    kyu childish nya kebangetan lucuuuuu ( ^)o(^ ) ming aturan bersyukur dpt yg unyu(?) kayak kyu kkkkkkk
    part haehyuk nikah kpn ka? hehe
    d tungguuu next chap ny ^^

  16. Kyu frontal ah, belum apa2 udah ngajak nikah. Sungmin sampai muncrat kyk gt. Tp lucu jg klo pny pcr kyk Kyu.

    Moga aja ga ada halangan dg hub. mereka. Ga suka klo da pengangganggu. Moga jg pernikahan HaeHyuk lancar, msk masih ketar-ketir ma Hae.

    Elle

  17. ayo ming bilang sama kyu kalo kamu cinta ma dy nd bersedia utk nikah… hehehe
    ga apa” kalo chap 19 akan telat,yg penting jiyoo tetep semangat utk menyelesaikan ff ini🙂

  18. BEHAHAHA.. Kyu mimpi ence-an sama Ming. Dasar appa mesum.
    Njirr.. Demi apa Jiyoo, ID Caller Kyu di hp Ming lebay banget wkakak.
    Kenapa harus TBC sih? Kan penasaran Ming mau ngomong apa u,u

  19. “Kurasa .., aa—aku ..”

    eaaaa… sungmin gugup nieeee,sampe.gk bsa ngomong nehh..biar aku lanjutin dehhh..

    sungmin rasa dia jatuh cinta sama dirimu KYU!!!!
    yeeeeyy!!! *salto*

    xDDD

    jdueeeeeeng…

    kyu apaan yah,mimpi yadongan gtu sm sungmin..ckckckckc……dasar pervert!
    >;<

  20. Di ch ini full kyumin ya ga ada haehyuk sm sekali…
    Ch ini rasanya pendek… Ch yg adem hehe…
    Kasian jg min jd pengangguran skrg.
    Oya ch dpn hae nikah ya author? Kira min dateng sm Kyu ga ya..?Smga Aja datengnya Kyu n Smga Kyu bisa lbh dewasa lg..

  21. Chap ini full kyumin ya,, haehyuk ga muncul sm sekali.
    Kayanya chap depan bakalan seru pas haehyuk nikah.. Kira2 min kesna ga ya,, n klo kesn Smga Kyu diajak😉

    Gumawo author udh dipost chap ini🙂
    Ditunggu chap berikutnya…

  22. iiihhh kyu bandel, mimpinya kaya gitu
    hihihihi…emang mimpi apa sih???

    aku lanjutin ceritanya.
    “Kurasa .., aa—aku .. sedang di mabuk cinta…hhhaaaa” (armada’s song)
    alay mode on

    mianhe..silahkan dilanjut

  23. Itu tbc bukan (?)..
    Tanggung amat..ming mau bilang apa??

    Cie cie ming galau..
    Tenang aja ming aku juga lagi galau gara2 smtown *curcol*

    Ming uda berdebar2.. Asyikk ming udda jatuh cinta tu..
    Cepet nikah ya kyumin..

    Next..

  24. annyeong~
    bersyukur bacanya pas udah buka. mimpinya kyu mesum ih. bikin aku mikir yg iya iya. haha
    chapter depan haehyuk nikah ya? kyumin kapan?
    nggak tau kenapa abis baca chapter ini rasanya pengen jitak yesung oppa.
    ditunggu chapter 19 nya. eonni fighting !!

  25. kyu mesum sampe2 mimpi nc’n sama ming n parahnya ming tau lagi kyu lagi mimpi nc’n ma ming jadi gak bisa bayangin *plakk*
    ming jangan galau galau gitu dong uda jelas kalau ming tuh uda jatuh cinta ma kyu yang mesum n kekanakkan jadi trima aja lamaran kyu.
    yeye masih dingin aja sama ming padahal ming juga uda bilang kalau dia uda punya kekasih.
    ntu ming kira-kira mau bilang apa ya kok sampe gugup gitu?

    ayo cepet lanjutt jiyoo~

  26. My Top Ultimate Seme GaemGyu is Calling? Wah,itu namanya Kyuhyun oppa panjang banget?emang cukup tuh layar hape muat nama segitu panjangnya??

    Yah,author,knp tbc’a disaat yg nggak tepat ky gitu..bikin penasaran setengah hidup deh…

    Ditunggu lanjutannya ne?fighting!

  27. Omo akhr’a ming beneran jatuh wat kyu..
    Ming ragu nikah ma kyu,yg jelas wong kyu msh kekanakan gt belum lg dy belum punya sesuatu yg bisa buat ming yakin bakalan nerima kyu jd pendamping hidup’a..
    Pernikahan kn bukan main2 dan hanya butuh cinta msh bnyk hal yg d perlukan dan d pertimbangkan,,
    ckck kyu alay plus mesum ih >,<

  28. apa tuh,, TBC mengganggu !!! #readers stress

    hah,,Kyu udah gag tahan ya pengen cepet” merried ma Umin ~~ kkekeke~
    siapa yg bisa tahan liat Umin yg Montok #ngces

    update kilat ya saeng

  29. kyuhyun ngebet banget merit sama Sungmin😄,,
    Udah si, cepetin aja mereka merit, biar gaada halangan mengganggu(???)

    Itu Sungmin udah pasti beneran 100% gak bisa dipungkiri dia emang fallin love sama Kyuhyun #bahasarebet

    Udahlah min, tinggal bilang “kurasa aku jatuh cinta padamu” #eaaaa

    Ayo lanjutt😀

  30. hahahahah di chap ini kyu keliatan kelabakan banget dibilang uke XDD
    Min udah jatuh cinta sama kyu, tp msh gengsi hha
    lanjut lg chap 19

  31. wahh kyu gag sabaran ngajak ming nikah….
    n apa tu nama kyu di no kontak hpnya ming “My Top Ultimate Seme GaemGyu ”
    Ya ampun ngakak ndiri bacanya….hahahah
    apa mau ya ming diajak nikah cepet ma kyu???

  32. Aishhhhhh kyuhyun pervert bngt ya. Dalam mimpi aja dia mimpiin yg ga2 :p ђëђë {^_^} ђëђë :p
    Kira2 sungmin mau bilang apa ya????
    Apa mngkin?????

    Arghhhhh makin penasaran nih😀

  33. hahahahhaa
    kyu iiisssshhh mimpi apa eoh??
    hyung pintar??
    aigooo kyu bahkan dimimpipun msh ttp mesum😀

    ming cengo gitu jd’a
    hahaa
    akhirnya bener” cinta kan dirimu ama sii top ultimate seme nan manja itu ^^

  34. hahaha lg kyu ngajak anak orang nikah tp blm berpenghasilan mau dikasih makan apaan nanti nya

    udah ming akui aja

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s