Time | KyuMin | Chap 17/? | YAOI | T+ | Romance, Hurt |

Time

Genre : Romance , Drama

Rate : T+

Pairing : KyuMin

Part : 17/?

Warning : Boy x Boy , YAOI , Miss Typo

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. Ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

Summary : Kenangan masa lalu yang ikut andil dalam masa depan, terkadang membuat seseorang dapat menjadi lebih baik. Tetapi, jika seseorang tak mampu membuang kenangan buruk dan lebih memilih untuk terjerambab dalam perasaannya sendiri, maka air matalah yang akan mereka terima.

Music : Gee by SNSD

 

Merasa ia diacuhkan, Kyuhyun kembali membuka mata. Pupil matanya yang disambut oleh secerca sinar dari layar ponsel Sungmin menyipit. Diam-diam, Kyuhyun membaca apa yang tertulis di sana. Bibir lelaki berwajah evil itu mengerucut, dahinya mengkerut. Jadi, Sungmin menggerak-nggerakkan tubuhnya karena hal itu. Kyuhyun tahu surat itu telah rampung, tinggal memencet tombol send lalu sudah. Dengan gerakan enggan, Kyuhyun meraih ponsel Sungmin dan memencet tombol send tanpa mencoba meminta pendapat Sungmin.

“Kk—Kyu! Apa yang akan kau lakukan?” tanya Sungmin sembari berusaha meraih ponselnya yang berada di genggaman Kyuhyun.

Kyuhyun mengangkat ponsel itu tinggi-tinggi, mengarahkan layar ponsel tersebut ke arah Sungmin.

Succes Sending E-Mail To Haefish86@yahoo.co.kr & LeePromotionDirector@leecorp.co.kr !

Mata Sungmin membulat ketika ia telah selesai membaca apa yang tertulis di layar I-Phonenya. Seketika itu pula Sungmin merebut ponselnya dari genggaman tangan Kyuhyun, memandangi deretan tulisan berbahasa inggris itu dengan tatapan tak percaya. “Aa—apa yang kau lakukan?!” teriaknya sembari memukul bahu Kyuhyun.

Hyung, bukankah hyung sendiri telah setuju keluar dari sana?” Kyuhyun yang merasa terganggu dengan pukulan kecil yang Sungmin layangkan mulai bangkit.

“Tt—tapi, seharusnya kau ..”

“Kalau begitu tak ada yang perlu didebatkan lagi!” Kyuhyun memotong ucapan Sungmin dengan kalimat final.

“Kyuu ..,” Sungmin merengek manja.

“Apa?!” sembur Kyuhyun sembari membenarkan posisi duduknya. Ia memaksa kedua matanya yang berat untuk melotot, berusaha memberi sebuah deathglare untuk kelinci kecil yang berbaring tepat di depannya. “Setelah hyung keluar dari sana, aku yakin hyung akan semakin mudah melupakan ikan cucut itu!”

Kemarahan Kyuhyun yang entah mengapa mulai memuncak, menyebabkan dadanya naik-turun tak beraturan. Tubuh lemah lelaki berambut cokelat karamel itu mulai terbungkuk, dengan susah payah ia mulai mengatur nafas. “Ada aku .., hyuung ..”

“Kk—Kyu?” Sungmin yang tahu bahwa asma Kyuhyun kambuh kini ikut bangkit dari rebahannya. Sungmin tahu bahwa di sini tak ada tabung oksigen yang akan memberikan nafas bantuan untuk Kyuhyun. Pertama-tama, Sungmin meraih dua telapak tangan Kyuhyun yang bergerak-gerak liar mencari kehangatan. Dengan segenap perasaan Sungmin menggenggam erat dua telapak tangan dingin itu, lalu mempertemukan bibir mereka.

Lagi-lagi mereka berciuman dengan alasan menggantikan fungsi tabung oksigen Kyuhyun. Walau ciuman itu hanya berdurasi beberapa detik, tetapi ciuman yang mereka lakukan beberapa kali dalam satu waktu itu cukup menimbulkan perasaan yang membuncah di dada masing. Apalagi bunyi plop pelan yang terdengar ketika Sungmin melepas ciuman mereka untuk menghirup oksigen baru.

Ketika Sungmin merasa bahwa nafas Kyuhyun tak lagi berat dan telapak tangannya pun kembali hangat, Sungmin berniat mengakhiri sesi ciuman ini. Ia menarik dua telapak tangannya, melepaskan tautan bibir mereka yang menciptakan benang-benang saliva.

“Empph! Emmpph!” erangan tertahan tiba-tiba terdengar ketika Kyuhyun mencengkeram kedua sisi pipi Sungmin dan kembali menangkap bibir plump milik Sungmin. Dua tubuh itu terjatuh di atas lembaran sprei ranjang. Ciuman yang berlanjut kali ini terasa lebih panas, apalagi ketika Sungmin yang tak mampu memberontak. Bibir Kyuhyun telah menyihir tubuhnya, mematikan fungsi kerja otot luriknya. Dengan perasaan terpaksa, akhirnya Sungmin membiarkan Kyuhyun mengekploitasi bibir dan mulutnya.

Hisapan yang Kyuhyun ciptakan menimbulkan sengatan listrik yang mampu membuat Sungmin terlena. Ciuman lembut ini menerbangkan jiwa Sungmin, hingga matanya terpejam sempurna. Decakan yang terdengar semakin membuat keduanya terlarut. Lidah mereka bermain tanpa adanya perintah, dan bibir mengkilap itu terus berusaha untuk menyatu. Tanpa sadar, tangan Sungmin telah melingkar di leher Kyuhyun. Sesekali jemari lentiknya menekan-nekan tengkuk Kyuhyun untuk meminta ciuman lebih.

Drrt .. drrt ..

Getaran ponsel Sungmin yang laknat terdengar, menjadi sebuah tanda yang membuat keduanya saling melepaskan bibir. Layar ponsel yang berkedip-kedip itu meminta perhatian, seketika itu pula Sungmin meraih benda berbentuk persegi itu dan menggeser tombol accept untuk menerima panggilan.

Yeoboseyo?”

“Sungmin-ah?” suara tenor itu mengalun dengan nada rendah dari seberang.

Sungmin yang tahu bahwa Donghaelah yang mencoba menghubunginya kini mulai beringsut membelakangi Kyuhyun. “Hm?”

“Kau marah kepadaku?”

“Untuk apa aku marah?” tanya Sungmin balik.

 

“Kau marah karena perbuatanku tadi?” Donghae memperjelas pertanyaannya. “Kenapa kau mengundurkan diri?”

Sungmin merundukkan kepala, “Itu adalah hakku. Bukankah alasan telah aku tulis dengan begitu jelas di surat pengunduran itu?”

Detik itu juga Kyuhyun tahu siapa yang mencoba menelpon Sungmin. Lelaki penggemar game itu pun membanting tubuhnya di atas ranjang, lalu memeluk tubuh Sungmin dari belakang. “Hyuung,” panggilnya. Ia sengaja, Kyuhyun sengaja memanggil Sungmin agar Donghae tahu malam ini Sungmin tidur dengan dirinya.

Sedangkan Sungmin sendiri mulai menggoyang-goyangkan tubuhnya untuk melepaskan rengkuhan lengan Kyuhyun. “Apa tak ada sesuatu yang ingin anda bicarakan lagi, Direktur?”

“Kk—kau belum tidur?” Donghae kembali melontarkan pertanyaan setelah ia mendengar suara berat lelaki lain sebelum suara Sungmin mengalun.

“Tadinya aku ingin tidur, tapi anda menelponku,” jawab Sungmin asal. Ah, ia kembali mengingat tentang apa yang baru ia lakukan dengan Kyuhyun beberapa menit yang lalu. Seandainya saja Donghae tak menghubunginya, bisa jadi mereka terus melanjutkan ciuman mereka.

“Dengan siapa kau akan tidur?” Seakan tak puas dengan jawaban Sungmin, Donghae melempar pertanyaan yang membutuhkan jawaban lebih mendetail.

Hyung, cepat tutup telponmu dan temani aku tidur,” suara bass Kyuhyun kembali terdengar sebagai jawaban dari pertanyaan Donghae. Hah, tampaknya lelaki mesum itu cemburu karena Sungmin tengah berbicara dengan Donghae via telpon dalam durasi yang cukup lama.

“Sungmin-ah, jawab aku!” bentak Donghae dengan begitu tidak sabar. Jelas saja, ia mendengar suara lelaki lain itu mengalun dengan begitu manja.

Sungmin menghela nafas, “Anda dengar sendiri?” Sungmin memutar tubuhnya, manik mata Sungmin menatap wajah Kyuhyun yang terbaring di belakang tubuhnya. Lelaki imut itu pun ikut merebahkan diri. “Dia kekasih baruku.”

“Aa—apa?” nada bicara Donghae semakin melemah di akhir kata yang terlontar sebagai tanggapan.

“Aku harus menutup telpon ini. Maaf jika e-mail surat pengunduran diriku mengganggu tidur anda. Selamat malam, Direktur.”

Pip!

Sungmin melempar ponselnya ke sembarang tempat lalu membenarkan posisi tubuhnya. Kelopak matanya terpejam untuk beberapa saat, memikirkan segala ucapannya yang terlontar untuk Donghae. Apa dia menyakiti perasaan Donghae saat ini?

“Tidak perlu dipikirkan, hyung,” lagi-lagi Kyuhyun buka suara. “Istirahatlah!” suruhnya sembari memeluk tubuh Sungmin dengan gerakan posesif. Tanpa perintah lelaki itu menyandarkan kepala Sungmin di atas dada, lalu ia sendiri menciumi surai hitam Sungmin.

“Kk—Kyu ..”

“Hm?” Kyuhyun menyahut dengan nada rendah. “Apa hyung ingin kucium lagi?”

Aniyo!” nada manja itu terlontar. Semburat merah pun terlukis di permukaan pipinya. Untuk menutupi rasa malu yang ia rasakan, Sungmin melingkarkan kedua lengannya; memeluk pinggang Kyuhyun dan melesakkan wajahnya di dada nyaman yang ada di depannya. “Jalja ..”

Jalja, jagi ..”

OoOoO

Dua orang itu terlihat duduk berdua di pinggir pantai. Salah seorang dari mereka kini tengah tertidur dengan menyandarkan kepala di pundak yang ada di sampingnya. Mereka telah duduk di sana semenjak pukul 6, sebelum sang fajar menampakkan sinar suryanya. Udara dingin yang merangkap dengan angin pantai menerpa kulit tubuh mereka, membuat dua orang itu terlena. Suara deburan air laut yang berkejar-kejaran semakin membuat mereka larut.

Lelaki berwajah imut itu tersenyum manakala mendapati wajah damai Kyuhyun berada tepat di pundaknya. Sedari tadi Kyuhyun terus merengek minta kembali ke hotel dengan alasan dingin. Tetapi setelah Sungmin memasang wajah aegyonya, lelaki itu hanya diam. Pada akhirnya Kyuhyun tak mampu menunggu kehadiran semburat oranye di pagi hari ini. Kyuhyun lebih memilih untuk tidur di pundak Sungmin daripada harus menunggu sunrise.

Sungmin menghela nafas ketika iris matanya kembali menangkap sinar matahari yang menerpa air laut dan gumpalan awan. Perlahan ia ikut menyandarkan kepalanya di pucuk kepala Kyuhyun. Tangan mungilnya kini bergerak meraih telapak tangan Kyuhyun yang dingin, membungkamnya erat.

“Hmm ..,” Kyuhyun menggeliat. Tampaknya ia merasakan sesuatu menyentuh tangannya, karena hal itu tidurnya cukup terganggu. Kelopak matanya terbuka secara perlahan, bola matanya pun melirik ke sana ke mari. Pada akhirnya, pandangannya jatuh pada telapak tangannya sendiri. Dahi Kyuhyun mengeryit ketika ia juga merasakan beban yang cukup berat di pucuk kepalanya. Jangan-jangan Sungmin ikut menyandarkan kepala di pucuk kepalanya?

Kenapa Sungmin hyung memperlakukanku seperti seorang uke?

Setalah pikiran itu melesat di pikirannya, sesegera mungkin Kyuhyun bangkit. Rasa kantuk kini telah menguap bersamaan dengan segenap udara yang ia hembuskan. Sungmin yang cukup terkejut karena tindakan Kyuhyun, kini hanya mampu mengerjapkan mata.

“Kk—kau bermimpi buruk?” tanya Sungmin.

Kepala Kyuhyun menggeleng. Lelaki itu pun meluruskan kedua kaki jenjangnya, menjadikan dua lengannya sebagai tumpuan tubuhnya sendiri. “Aku hanya merasa aneh, hyung ..”

Waeyo?”

Sudut mata Kyuhyun melirik manik mata Sungmin yang menatap wajahnya. “Hyung memperlakukanku sebagai uke,” sungutnya sebal.

“Uke?!” alis Sungmin bertaut setelah mendengar ucapan Kyuhyun. Detik itu juga Sungmin tertawa, menertawakan alasan Kyuhyun yang terkesan begitu konyol. “Jangan bercanda, ah ..,” ucap Sungmin di sela tawa.

Bibir Kyuhyun semakin mengerucut melihat respon yang Sungmin berikan. Kyuhyun membuang pandangannya, kemudian bangkit dari duduknya. Lelaki itu berjalan beberapa langkah untuk menjauhi tubuh Sungmin, lalu kembali mendudukkan diri.

“Kyu ..,” Sungmin ikut bangkit, mendekati tempat Kyuhyun duduk. Lelaki imut itu masih saja menyimpan tawanya yang serasa akan meledak manakala melihat tingkah laku Kyuhyun. Sungmin kembali membanting pantatnya di samping Kyuhyun, memeluk lengan kekar milik lelaki berumur dua puluh tahun itu. “Jangan marah, ah ..” Sungmin menggesek-nggesekkan pipinya di lengan Kyuhyun.

“Aku tidak marah, hyung ..”

“Lalu? Kau menghindariku ..”

“Dengar hyung, untuk saat ini dan seterusnya,” tiba-tiba Kyuhyun mencengkeram erat kedua sisi pipi chubby Sungmin. Mata iblisnya melotot, menyelami manik mata karamel milik Sungmin. “Akulah yang akan menjadi seme dalam hubungan ini!”

Untuk yang kedua kalinya, Sungmin mengumpat tawa di balik lidahnya. Ucapan Kyuhyun yang terkesan begitu kekanakan kembali ia dengar.

Hyung menertawaiku lagi!” sungut Kyuhyun. Tampaknya lelaki berotak jenius itu kembali ngambek.

Mian,” balas Sungmin sembari terkekeh pelan. “Apa aku benar-benar tak pantas menjadi seme? Padahal aku cukup manly. Wajahku tampan, aku pintar martial art, dan juga tubuhku bagus. Setidaknya tidak kurus kerempeng sepertimu.”

“Aku ingin mencekikmu, hyung!” sembur lelaki berambut cokelat itu. Kyuhyun pun melipat kedua kakinya, menyangga dagu di atas lutut. “Siapa bilang hyung tampan? Hyung itu cantik!”

“Kata teman perempuanku, aku cukup tampan, kok!”

“Wanita-wanita itu pasti mencoba menggodamu, hyung!” pandangan mata Kyuhyun terlihat lurus ke depan, sama sekali tak berniat melirik Sungmin sedetik pun. Sudah lama ia tak mengawasi tingkah laku Sungmin. Mungkin karena Sungmin lepas dari pengawasannya, lelaki imut yang telah menjadi kekasihnya itu berubah. Berubah dalam artian lebih narsis, dan juga sedikit menyebalkan.

Arasseo, arasseo,” Sungmin berniat mengakhiri perdebatan kecilnya dengan Kyuhyun. Jika ia tetap meneruskan perdebatan ini, pasti Kyuhyun akan mendiamkannya—ngambek. Bisa gawat jika lelaki itu bertindak yang aneh-aneh ketika tengah ngambek. “Berhentilah mengerucutkan bibir. Bukankah kau seme?”

Kyuhyun yang tak sadar telah mengerucutkan bibirnya kini menepuk-nepuk wajahnya. Benar juga, ia bertindak seperti seorang yeoja yang digoda oleh kekasihnya. “Hmm ..,” Kyuhyun mendengung. Tiba-tiba salah satu lengan lelaki itu menyelusup di pinggang Sungmin, meremas sisi pinggul ramping itu. “Aku akan bertindak seperti seorang seme,” Kyuhyun mendekatkan wajah mereka. Bibir tebalnya mulai menari-nari di permukaan pipi chubby Sungmin. Sesekali ia mengecup kulit halus tersebut, meninggalkan semburat merah di sana.

Tubuh Sungmin bergetar ketika Kyuhyun memperlakukannya seperti itu. Apalagi ketika bibir itu memberikan beberapa kecupan singkat di pipinya.

Saranghae,” bibir tebal itu menghampiri bibir plum merah muda yang ada di dekatnya. “Jeongmal saranghae ..” Setelah mengucapkan pernyataan itu, bibir mereka bertemu. Tanpa diperintah, kedua lengan mereka kini telah melingkar di tubuh sang kekasih. Ciuman penuh perasaan ini baru dimulai, begitu juga kisah cinta yang mungkin juga baru dimulai.

Saranghae ..”

OoOoO

Hyukjae yang mengawasi Donghae dari balik tenda—yang akan mereka gunakan sebagai dinding tempat pemberkatan nikah—mulai melangkah mendekat. Hyukjae tahu jika sedari tadi Donghae memperhatikan sosok Sungmin dan ‘kekasih barunya’ yang tengah memadu kasih di pinggir pantai. Dan Hyukjae tahu jika Donghae begitu terhipnotis oleh pemandangan yang ada di depannya. Dengan langkah pelan lelaki itu mendekati Donghae, lalu berdiri tepat di samping kanan calon suaminya.

“Mereka tampak mesra sekali,” persepsi Hyukjae terdengar. Seperti biasa, lelaki yang pintar menari itu mengucapkan hal tabu. Sedari dulu, ia tak pernah sungkan mengucapkan apa yang ingin ia ucapkan kepada Donghae. Jika hal itu menguntungkan, semua akan mudah terucap oleh lidahnya. “Kau tak ingin pergi menghampiri mereka?”

Donghae berdesis, lelaki itu pun menyimpan kedua lengannya yang mengepal di balik saku celana dan berbalik untuk memandang wajah Hyukjae. “Bisakah kau diam?” desaunya pelan.

Kepala Hyukjae menggeleng pelan, sudut bibirnya tertarik untuk melempar seulas senyuman. “Mianhae.”

Donghae menghela nafas berat. “Apa kau puas ketika tahu aku akan menjadi suami sahmu?”

Lagi-lagi Hyukjae menjawab dengan gestur tubuh—mengangguk. “Aku begitu bahagia. Lusa adalah hari terbaik dalam sejarah hidupku.”

“Kuharap kau tak lupa dengan perjanjian kita.”

Mendengar hal itu sontak membuat senyuman yang Hyukjae lukis, luntur. “Apa maksudmu? Kau masih berharap pada lelaki itu?!”

“Tak ada yang tahu rencana Tuhan, bukan?” sahut Donghae dengan nada santai. Mendengar nada suara Hyukjae meninggi membuat Donghae semakin ingin membuatnya marah. “Setahun setelah hari pernikahan kita, aku akan menceraikanmu.”

Hyukjae membuang pandangannya, bibirnya kembali melukiskan seulas senyuman meremehkan. “Bagaimana jika aku tak mau?”

“Kau mencoba bermain denganku, Lee Hyukjae?”

“Bukankah ini semua memang sebuah permainan?” Hyukjae membalik ucapan Donghae sembari melipat kedua tangannya di atas dada. “Dan beberapa minggu yang lalu, kau kalah. Game over dalam melawanku!”

“…”

“Akui saja,” Hyukjae tersenyum sinis. “Kau telah terikat. Pernikahan ini adalah pengikat kita, Lee Donghae!”

OoOoO

“Aku tidak menyangka kita akan pulang secepat ini,” sosok lelaki kurus yang membawa dua tas di tiap genggaman tangannya itu menggerutu. Sesekali ia terlihat membenarkan letak tas punggungnya. “Berat sekali,” keluhnya.

“Kyunnie, bukankah kau sendiri yang ingin membawa tas itu?” Sungmin yang mulai risih dengan berbagai keluhan dari Kyuhyun mulai menanggapi. Setelah mereka turun dari bus di Seoul Terminal, Kyuhyun mulai mengeluh. Padahal Sungmin tahu benar jika Kyuhyun yang memaksa untuk membawa dua tasnya ketika akan turun dari bis. “Jangan banyak mengeluh.”

“Kita naik taksi saja, hyung,” usul Kyuhyun. Dalam hati lelaki itu merutuki kebodohannya. Sebaiknya ia bersikap biasa saja ketika di bus tadi. Karena ingin menunjukkan bahwa dirinya adalah seorang seme, akhirnya Kyuhyun bertingkah sok kuat.

“Bagaimana jika kita naik bus kota?”

“Hah, naik bus lagi? Tidak!” tolak Kyuhyun dengan nada tegas. “Aku lelah, hyung.”

Sungmin yang akhirnya merasa iba, merebut salah satu tas yang ada di genggaman Kyuhyun. “Hemat, kita harus hemat!”

“Hemat itu boleh, tetapi jangan menyiksaku!”

Ya, berhentilah mengeluh! Bukankah aku telah mengurangi bebanmu? Kita hanya perlu berjalan beberapa menit lagi. Setelah itu kau bisa beristirahat di apartemenmu!” Sungmin berkata tanpa memberikan jeda dalam kalimatnya. “Kau terlalu manja!” imbuhnya lagi.

Hyung saja yang terlalu pelit!”

Sungmin berdecak manakala mendengar ocehan Kyuhyun yang terus berlanjut. Saat ini, mereka benar-benar tak butuh tumpangan karena apartemen Kyuhyun telah dekat. Hanya perlu berjalan delapan ratus meter. Apa itu terlalu berlebihan bagi seorang seme?

Langkah dua orang itu akhirnya diselimuti oleh suasana canggung. Karena sosok Kyuhyun yang ngambek, akhirnya Sungmin memutuskan untuk tutup mulut. Kyuhyun pun mulai enggan untuk berucap. Nafasnya yang mulai terasa berat membuatnya merasa ogah. Entah mengapa Sungmin berjalan dengan kecepatan yang begitu cepat, membuat Kyuhyun harus meyamai kecepatan langkah kaki Sungmin. Tak berbicara selama beberapa menit Kyuhyun rasa tak masalah. Setelah mereka sampai di apartemennya, ia akan bicara banyak nanti.

Sungmin merasa begitu ganjil ketika mereka berdua saling terdiam, tutup mulut. Apalagi ketika langkah Kyuhyun yang mulai melambat. Pandangan Sungmin mengedar, menatap pejalan kaki yang ada di sekitarnya. Lebih baik ia mencari topik untuk pembicaraan mereka daripada terus diam. “Dia tampan sekali ..,”gumamnya pelan.

Kyuhyun yang mendengar ucapan Sungmin menolehkan kepala, menatap Sungmin yang masih terfokus pada satu titik di depan mereka. “Tampan?” desisnya tak percaya.

“Eum, kau lihat tangannya yang penuh otot itu?” Sungmin mulai melontarkan pujian. “Aku suka dengan .., eumph! Eumph!”

Ucapan Sungmin terpotong karena ulah Kyuhyun yang dengan seenak jidatnya mencium bibir Sungmin. Jangan salahkan Kyuhyun yang mencium bibir Sungmin, salahkan saja pada Sungmin yang memang berniat membuat Kyuhyun cemburu. Ketika Kyuhyun cemburu, ia tak akan segan melakukan apapun. Termasuk mencium Sungmin—untuk menghentikan pujian yang akan terlontar— di depan umum seperti kali ini.

Sungmin yang pada awalnya berontak, kali ini pun hanya diam menerima perlakuan Kyuhyun. Lumatan-lumatan yang ia rasakan di bibirnya membuat Sungmin terasa tak sanggup untuk menggerakkan ujung jari sekali pun. Sebegitu berpengarukah ciuman Kyuhyun saat ini?!

Ciuman mereka akhirnya terlepas ketika Kyuhyun merasakan sesak di dadanya. Tatapan matanya yang sayu menangkap manik mata Sungmin, jemarinya mengusap-usap pipi chubby Sungmin yang telah di penuhi oleh semburat kemerahan. Jempol lelaki itu pun bergerak membelai sudut bibir Sungmin, “Bibirmu selalu saja manis,” pujinya tanpa melepaskan pandangan matanya dari wajah Sungmin.

Wajah Sungmin semakin merona kala pujian itu ia dapat. Bukan karena tatapan mesum Kyuhyun yang ia dapat, melainkan karena ucapan Kyuhyun yang terdengar begitu frontal. Debar jantung Sungmin mulai menggila, menggedor-nggedor dadanya. Perasaan ini tak pernah ia rasakan. Perasaan yang begitu menggebu ini terasa begitu baru dan asing bagi dirinya. Adakah sesuatu yang berubah pada dirinya?

Cup ..

Satu ciuman singkat Kyuhyun layangkan untuk bibir Sungmin. Ia pun kembali tersenyum, “Jangan memuji lelaki lain di depanku. Aku tak suka ..”

Sungmin terdiam, sedetik kemudian ia mengangguk. “Aku mengerti, Kyunnie ..”

OoOoO

Malam ini Sungmin terlihat diam di balkon kamar Kyuhyun. Semenjak mereka sampai di sini, Kyuhyun langsung saja merebahkan diri di ranjang lalu tertidur hingga sekarang. Sebenarnya Sungmin ingin sekali pulang ke apartemennya sendiri. Tapi, ia takut jika Kyuhyun tiba-tiba bangun dan tak mendapati dirinya. Jika itu terjadi, pasti Kyuhyun akan marah dan bertingkah menyebalkan.

Nasib ..

Takdir ..

Kenapa dia harus terikat dengan Kyuhyun? Kenapa dia bisa begitu menurut dengan Kyuhyun?

Lelaki yang tengah tidur di ranjang itu telah menghipnotis jiwa Sungmin. Tanpa disadari, lelaki itu menanamkan benih di hati Sungmin dan membiarkannya tumbuh perlahan di sana. Tidak mungkin jika perasaan Sungmin tak berubah. Reaksi yang Sungmin tunjukkan ke Kyuhyun sudah berbeda dari bulan-bulan sebelumnya. Bukankah itu berarti, benih yang Kyuhyun tanamkan di hati Sungmin benar-benar telah tumbuh ..

Sepertinya mustahil sekali jika aku jatuh cinta pada lelaki manja seperti dia ..

Sungmin mendengus, dua lengannya memeluk tubuhnya sendiri yang mulai diterpa angin musim panas. Sekelebat bayangan tentang Donghae dan Hyukjae sempat mampir di pikirannya. Tetapi, dalam waktu sedetik Sungmin mampu mengenyahkan pemikiran itu. Dengan begitu mudah Sungmin menyingkirkan sosok Kyuhyun dari pikirannya.

Ciuman itu ..

Tiba-tiba pikiran Sungmin melayang pada scene ciuman mereka. Mulai dari first kiss yang mereka lakukan, hingga ciuman-ciuman yang terjadi karena ulah jahil Kyuhyun. Lagi-lagi Sungmin merona, hanya dengan memikirkan scene ciuman mereka saja Sungmin merona. Jemari lelaki imut itu meraba bibirnya sendiri, lalu tersenyum malu-malu.

Tunggu, sifatnya yang aneh seperti itu membuat Sungmin menjadi memikirkan sesuatu.

Apa aku telah jatuh cinta?

TBC

Author’s Mood : Pundung *?*

Author’s Notes : Huuh, sekedar informasi saja .. FF ini ‘kemungkinan’ akan berakhir di chap 20. Mohon tunggulah, jika benar-benar sudah bosan dan tak sanggup membaca cerita membosankan ini, cukup klik [x] di tab browser anda .. *kali ini author nggak maksa kalian buat tetep nemenin author lhoo*

Oke, My beloved readers, see you in next chap ~~^^

~MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY-PASTE SEMUA KONTEN YANG ADA DI BLOG INI! DO NOT PLAGIAT, PLEASE!~

88 thoughts on “Time | KyuMin | Chap 17/? | YAOI | T+ | Romance, Hurt |

  1. Whoaaaaaa full kyumin moment !! Aduh berasa dapet apa gitu ya haha
    Baca ini moodbooster bgt dr galau krna nilai satu mata kuliah😄 akhirnyaaaaaa Min mau buka hatinya buat Kyu XDDDDD
    SWEEEEET ASDFGHJKL~
    Banyak humornya jg aku suka, seriusnya aku ngakak pas pikiran Kyu ttg uke wkwkwk itu lagi romantis2nya dan tiba2 jiwa ultimate top seme Kyu bangkit bwahahahaha asli ngakak !

    Jiyoo-ya, jgn patah semangat ne?
    Masih banyak yang mendukung dan nunggu karyamu ^^
    So, keep writing and hwaiting !🙂

  2. Heeeeee itu kyuhyun mesum sekali-..-
    kyaaa sungmin nya udah mulai jatuh cinta ne?
    Lanjutttt.. Aku tetep nemenin jiyoo ko ~.~ semangat ya:)

  3. Kyaa. . ANDWAE. . jangan berhenti. . .
    Q slalu menunggu kelnjutn ff.mu saeng. .

    Crtanya hrus happy ending yha. . .
    jangan sad ending
    Lanjutt. . >>>

  4. waaaaaa….. part ini jd fav ak…. A;;; Sweeeeeeeeetttttttttt!!!!!!!!!!!!! *_____________* #melts
    smg sterusny kyumin ttp bgini.. hhhiii.. xD

  5. akhirnya update juga chapter ini :3 udah nungguin dari kemaren-kemaren😀
    KyuMin makin sweet aja ihhh….bikin enpi :3 semoga HaeHyuk mulai tumbuh benih-benih cinta dari Donghae kaya’ Sungmin :3

  6. jiyoo jgn pundung” lah, semangat ne…

    scene dipantai itu ahayde(?) bgt dah, ming udah mulai buka hati nya buat kyu nih, iya umin dirimu itu udah terikat sama evilkyu…

  7. woohoooo!
    iyaaa itu namanya jatuh cinta Ming ==’
    hahaha. yaaah bentar lagi end.
    cepet bgt. lanjuuuuut! ^^

  8. kyu yg posesif gemeees deh! *cubit kyu*
    haha akhirnya mendekati chap akhir konflik berkurang dan ming mulai suka, tp hae masih maksa aja deh -___-

    banyak kissnya kyumin nih, kyumin momentnya juga banyak banget haha suka deh

  9. Asekkkkk!!! KyuMin moment semua ~(^o^~) (~^o^)~ wkwkwkwkwk.. Hadeuh kyu gak liat tempat ya…langsung aja di samber(?) ….. KyuMin moment udh… Nunggu EunHae nih… Kapan ya??? Gak sabar

  10. omo!! Omo!!
    Kyumin so sweett…
    Aaaaa.. Neomu neomu joahae…
    Makin cinta sama kyumin…

    Jadi ming udah membuka hatinya buat kyu nih..
    Asikk.. Asikk..
    Moment kyumin-nya banyak, suka dehh…

    Waktu Kyu ngambek itu lucuuu,
    jadinya terkesan imut deh..
    Eh?
    *plaakk..

    Oh god!! Kyu dikit2 kissu ming nih, hahaha…
    Sepertinya menyadarkan ming untuk melihat kyunnie itu dngan kissu..
    *plaak di jitak author..

    But.. Kasian sama Hae, hae.. Cobalah terima hyuk ne..
    *duagh.. Siapa gw!!!

    Aaa… Thor jangan berhenti, dan kalau bisa ff ini lbih panjang lagii..
    *plaakk

  11. Eh,dikit lg d0ng End_nya,huft. . . . . Ga rela,tp gPp asal publish lg yg bru,he,he

    b0sen?
    Ngarang,harusnya aku yg bilang JiYoo jgn bosen2 bCa c0ment ga jelas dariku,hahaha

    tenang saja JiYoo kemanapun ku ikuti*berasa stalker*

    dan the best chapt lgi kali ini,Kyunnie pasti imut bgt pas ngambek,hua jd pengen peluk,haha

  12. haha…
    ming sdh bisa merelakan hubungan ny dgn donghae😀
    tgl menyatuhan eunhae nih…
    kasian hyuk,d sebelin hae mulu….
    pkk nya mrka hrs menyatu sma pasangan ny satu”…
    yuk d tunggu KYUMIN & EUNHAE moment nya lebih😀
    LANJOT!!!

  13. waaaaaa banyak kisseu-nya. aigoooo
    telat baca nih gara2 udah mulai sibuk di kls 12. haha. chapter ini full kyumin ya. seneng~
    chapter depan masih ada konflik? aku akan tetep sabar nungguin sampai ff ini selesai kok. jadi jangan sedih. semangat ya!!!

  14. Dasar Kyu Yadong…..
    hahaha…….
    wah….ming mulai suka bayangin yg iy iy nich.hehehe….#evil smirk
    tp kasihan juga ma abangQ.hiskk….hiskk…
    yg sabar ya bang, coba kunyuk g agresif bgt past abangQ suka. berhubung dia terlalu kn abangQ jd takut.hehehe…

    ayo lanjut tothor…. aQ seneng ffnya cepet update.hehehe….. ganbate kudasai ^_^

  15. Sungmin mulai jatuh cinta sama kyuhyun kan? :3 unyu banget sungmin ngasih nafas buatan buat nyelamatin kyu :3 sungmin lupain donghae! Donghae itu cuma punya hyukjae xD wkwk

    Next chap yaaaa :3 ffnya keren xD

  16. asikkk ming uda mulai suka sama kyu ya brati kyu berhasil membuat ming perlahan2 jatuh cinta sama kyu.
    ciaelah kyu ngambek gara2 masalah sepele tapi ming bisa membujuknya.
    hae liat kyumin berdua ya pas pagi2 di pinggir pantai ayo hyukk buat hae suka sama kamu biar gak mikirin ming terus.
    di tunggu kelanjutannya jiyoo

  17. Yeeeyyyy… Kyumin momentnya banyaaaaakkk… ((y)ˆ⌣’)(y) mingppa.. Tinggalkan haeppa dan terus bersama kyuppa.. Bis ni ke makamnya appanya kyuppa yaa..

    Masih nunggu ko jiyoo-ah.. ^^

    Hwaiting…

  18. pas baca KyuMin momentnya aku jd blushing sendiri deh.. O(◦♥///Δ///♥◦)O
    jd Umin udh merelakan donghae nih?
    aiiih senangnyaa^^

    semoga hae juga bahagia bareng hyuki >_<
    gaada yg bisa tahan dengan pesona seorang lee hyukjae, apalagi bibirnya ituloh :9 *ehh

    jd ngelantur-_-

    ayooo semangat authornya..
    karya2 author itu baguslooh..
    beda dr yg lain😀
    😀😀

  19. sooooo romantic ♥.♥
    yeay full kyumin *haehyuk ada si dikit hehe*
    Iya ming kamu sudah jatuh dalam pesona si evil (≧▽≦)
    makin greget ka critanya, lanjuuuut ^^

  20. waah waah,,ming dah mulai jatuh cinta ia sama kyu🙂
    di chap ini full KyuMin moment,,duuh so sweet banget…
    di next chap,full KyuMin moment lagi ia…hehe
    lanjut jiyoo~

  21. Ini full KyuMin Moment, Asdfghjkl.. Gue suka. Rada lucu pas si Kuyun debatin masalah siapa yang seme and siapa yang uke! Hahaha.
    Cwo yang di puji Ming depan Kuyun itu ciri2nya kayanya Siwon. Dan gue suka sama sikap Kuyun yang pencemburu.
    Gue gak akan bosen sama fanfic2mu JiYoo.. Ohya, endingnya KyuMin nikah ga? Trus FF ini bakal masuk genre MPreg kga?

  22. Yup!!!!

    Qbdammg sudah jatuh cinta dgn magnae kesayangan saya Sungmin-ssi!!! CHUKAE!!!!!

    Aigooo…aq jd ikut merona bayangin kelakuan uri Kyuhyun….
    Gk mw dianggap Uke,tp klakuan persis Uke-uke yg manja……wkwkwkwkw…..
    Dasar Evil…
    Ahhhh…The best KyuMin Moment. ….Eaaaaaa…..sosweettt…..*siul*
    bner kan itu asma kyuhyun kambuh cma modus doank…*plaak*
    xDDDD

  23. Eonnie ANDWEEEEyeooo q terus tunggu ff eonnie kok^^,, jngan bersedih hati ne~ kalau mereka udah bosen ya jngan terlalu dipikirkan masih byak yg membutuhkan ff eonnie sebagai penghibur ^^ seperti q hahahaha^^,,,Hwaiting eonnie jiyoo^^

    wahhhhh bgs bgt nihhh so sweet bgt kyumin moment full hahahahaha^^ aish haehyuknya lama bgt sih ^^ tpi q bakal sabar menunggu hahahaha^^,,, wahhh makin deket end dong haaaa^^ jadi bakal ada pengganti time gak??? pasti kan???

    Eonnie q bakal jrang kunjung lagi nihh u,u buktinya baru q buka wp eonnie q udah ketinggallan tiga chapter boleh gk q minta no eonnie^^??? klau gk gkpp kok ???

    ahhhhh q tunggu ff selanjutnya ne^^
    Ready read next chap ^^

  24. wow full of kyumin moment., kkkkk~
    kyumin udh lope2an.,
    sbnr pas bca ff ni aq smbil nnton bbf., aq jdi bngung sndri., -.-”
    aq bkal ttep nunggu ff ny smpe kelar kok.,
    jiyoo smngatt.,😉

  25. Eiy, Kyumin udah bersatu nih… ^o^
    Aaaaa seneng banget baca chap ini..
    Haehyuk bakalan jadi khan?! O.O
    Hahaha Kyuhyun mentang mw diliat statusnya jdi seme sok2an kuat bawa tas banyak, ga gitu juga kali Kyu.. =____=
    Lanjut…lanjut…😀

  26. ,Kyumin mOmentx bnyk
    Kiss scenex bnyak
    Q sk bgt part ni
    Q brhrap ad NCx #puasa puasa g blh yadoNg kyk hyuk
    .
    Keepwritingchinggu
    ,,,,,,,,

  27. Akhirnya kyumin bener2 pacaran. Mmg min itu orangnya plinplan mknya Kyu mesti bertindak cepat klo ga gt pasti min msh aja inget sm hae..
    Kyumin moment yg dipantai romantis bgt hehe…

  28. aku bnr” tdk tau ~
    seme itu sama dgn laki-laki kah ?? dan uke itu perempuan ???

    mian baru koment di chap 17 ini ~
    cerita.a menarik banget,,kasian hyukjae ~ apa donghae akan trus menutup hati.a buat org lain !!
    sbnr.a cinta donghae ke Umin juga so sweet banget,, cinta pertama yg begitu kuat dan tdk bisa dilupakan begitu saja !! malahan aku menilai.a Cinta mereka itu benar” Cinta sejati #plak*so tau
    tapi krn FF ini FF.a KyuMin jadi terasa kurang adil buat Donghae ,, dia setia sama Umin loh !! aku Salut banget !!

    bukan.a aku gag setuju sama KyuMin ~ !!
    just my opinion

  29. Loh kok tiba2 kyu bilang mereka udah jadi kekasih,perasaan saya gak baca pernyataannya? Atau emang dibikin kayak gitu?

    Huft untung aja saya baca ff ini jam 8 malem jadi udah gak puasa,abis ada adegan ‘agak-agak'(?) di atas tadi-walau gak seberapa sih.
    Berarti tinggal 3 chap lagi end?

    Oke ditunggu lanjutannya.
    Fighting

  30. Omo full KyuMin,, >//////<
    akhirnya perjuangan kyu ga sia2 untuk mendapatkan hati ming,,
    kyaa si magnae ketauan pervert'a kekeke

  31. Iya Ming oppa itu cinta!!! CINTA ma CHO KYUHYUN !!!:D
    Donghae kok blum nyerah juga sihh!!! Aishhh…bisa” nnti ngerebut Ming lgii…
    .
    .Lanjut eon,,aQ tetep setia kok untk ikutin crita.y ^^

  32. kyaaaa kyumin memang sanggup membuat perasaan jadi lebih baik. . . .
    makasih yach thor moment kyumin romantis sekali. . . .

    akhirnya minnie mau juga membuka hatinya utk kyu . . . .
    teriak sekenceng kencengnya BANZAI *dilempartetangga hehehehe😛

  33. Kayanya sungmin mulai jatuh cinta nih sama kyu hehehehehe
    Hebat juga ya kyu😀
    Suka deh sama part ini bnyak bngt kyumin momentnya sukaaaaaaaaaa bngt deh

  34. aigoo ngaku dirinya seme tapi masih suka ngambek.. hahahaha
    jgn manja lg kyu
    sekarang giliranmu manjain ming, ok ^^

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s