사랑 하나죠 (Only Love) | KyuMin | One Shoot | Genderswitch | T+ | Romance, Drama |

사랑하나죠 (Only Love)

 

Genre : Romance , Drama

 

Rate : T+

 

Pairing : KyuMin

 

Part : One Shoot

 

Warning : Genderswitch , Miss Typo

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. Ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

Summary : Cinta itu datang tanpa diduga. Dan jika kita menerima cinta tersebut dengan hati terbuka, maka kisah-kisah menarik akan tercipta dengan sendirinya.

Author’s Note : Semua kalimat berefek italic adalah Sungmin’s POV

 

Music : 사랑하나죠 (Only Love) by SM Town

Pertemuan kami memang tidak disengaja.

Saat itu musim gugur tahun 2010, tepatnya di perpustakaan Seoul University. Sungmin yang suka membaca beberapa buku tua, hari itu berniat menghabiskan jam kosong di sana. Seperti biasa, ia hanya perlu duduk di salah satu bangku lalu membuka buku tebal yang usang. Setelah itu, tak akan yang berani menganggu aktifitasnya selain ibu penjaga perpustakaan. Lagipula, tak ada yang mampu menarik perhatian gadis kelinci itu dari buku yang sedang ia baca.

Shit, aku kalah lagi!” tiba-tiba umpatan kasar terdengar. Sungmin rasa, orang yang tengah mengumpat itu duduk beberapa meter dari tubuhnya. Memang sedari tadi ia mendengar suara tombol-tombol benda portable, dan pada akhirnya berujung pada umpatan itu. “Apa PSP ini sudah rusak?!” teriaknya lagi lalu membanting benda yang ia sebut sebagai PSP di atas meja.

Setelah itu, bunyi-bunyian kecil seperti: ketukan jari di atas meja, kaki yang sengaja digetarkan di pinggiran meja, dan umpatan-umpatan lainnya semakin sering terdengar. Sungmin yang tadinya masih berusaha untuk maklum mulai terasa terganggu. Bahkan konsenstrasinya untuk membaca telah buyar.

“Tunggu pembalasanku, raja jelek!” gumaman itu terdengar. Kali ini Sungmin benar-benar tak dapat mentolerir suara berisik tersebut. Dengan gerakan cepat Sungmin memutar tubuhnya, mencoba menemukan siapa lelaki kurang kerjaan yang berani memainkan game portable di perpustakaan.

Pada saat pandangan kami bertemu untuk yang pertama kalinya, dia menghipnotisku.

Ketika Sungmin mendapati sepasang mata iblis dari namja yang duduk di meja seberang, tenggorokannya serasa tercekat oleh suatu rasa aneh. Pandangan yang namja itu berikan benar-benar membuat tubuh Sungmin terasa mati kaku. Pada awalnya wanita berkulit putih itu berniat untuk menegurnya, tetapi entah mengapa Sungmin tak kuasa melakukan itu semua semenjak pandangan misterius itu ia dapat.

Beberapa detik mereka berpandangan, sosok lelaki itu perlahan bangkit dari duduknya dan berjalan menghampiri meja Sungmin. Dengan seenaknya ia duduk di kursi kosong yang ada di samping kursi Sungmin, menggeser tumpukan buku yang telah Sungmin pinjam lalu menyangga dagu. Ia masih menatap sosok Sungmin dengan evil eyesnya, rupanya ia masih betah memenjara pikiran Sungmin.

Tiba-tiba, lelaki tampan itu tersenyum, telapak tangannya pun terulur. “Kyuhyun ibnida ..”

The sweetest first meeting for us, kupikir seperti itu ..

OoOoO

Semenjak kejadian di perpustakaan, perlahan kami mulai mengenal satu sama lain.

“Minnie!” teriak lelaki berambut gold brown itu. Tas selempang yang bergantung di pundaknya kini melompat-lompat karena tempo larinya sendiri.

Sosok perempuan berwajah imut itu menghentikan langkah kakinya, berbalik dan melempar senyuman manis kepada orang yang memanggil namanya. “Ada apa, kyu?”

Kyuhyun mulai mengatur nafasnya yang ngos-ngosan sebelum berbicara, dadanya yang naik-turun kini mulai teratur. “Hanya menyapa,” ucapnya singkat sembari membenarkan letak tas selempangnya.

Langkah dua orang itu akhirnya berlanjut. Sekarang, dua orang itu lebih sering terlihat jalan berdua di lorong. Mungkin keduanya mulai saling melengkapi satu sama lain. Entah mengapa ada suatu rasa saling membutuhkan ketika mereka tengah terpisah. Ada ikatan yang membuat mereka merasa betah berduaan. Dan itu membuat mereka semakin ingin selalu berdua.

“Oiyah, bagaimana persiapan vocal competition yang akan kau ikuti?” Sungmin yang tahu bahwa Kyuhyun adalah lelaki pemilik suara indah mulai menanyakan aktifitas sehari-hari Kyuhyun. Beberapa minggu yang lalu, Kyuhyun bilang jika ia akan mengikuti Seoul Vocal Competition di akhir bulan. Dan sudah dua minggu ini Sungmin selalu menemani Kyuhyun latihan menyanyi di sanggar musik kampus mereka.

“Kau tahu sendiri bukan, semua hampir beres,” Kyuhyun menenggelamkan kedua telapak tangannya di kedua saku celana.

“Aku selalu hampir menangis ketika mendengar lagumu,” ucap Sungmin sembari terkikik kecil. Memang seperti itulah, Sungmin mudah menangis ketika mendengar nyanyian indah. Apalagi jika lagu itu dinyanyikan oleh Kyuhyun, lelaki yang telah mengisi pikirannya dalam kurun waktu sebulan ini.

Kyuhyun menggaruk tengkuknya, “Apa aku akan menang?”

Sungmin mengangguk, “Tentu saja,” balasnya dengan suara kalem.

“Apa yang akan noona lakukan jika aku menang?”

Kepala Sungmin menoleh ke samping kanan, “Apa yang kau inginkan?”

Seulas senyuman manis terlukis di bibir tebal Kyuhyun, lelaki tampan itu mencengkeram erat pergelangan tangan Sungmin. “Kita harus berkencan.”

Itulah saat pertama dia mengajakku menjalin hubungan yang lebih dekat.

OoOoO

Kukira dia hanya main-main dengan kata kencan. Tetapi, ternyata aku salah ..

Seoul Vocal Contest telah berakhir, semua orang yang semula memenuhi kursi penonton perlahan mulai menghilang—pulang. Tepuk tangan riuh yang tadinya sempat berjaya kini telah tergantikan oleh suara sepi senyap. Seorang perempuan berbaju pink cerah kini tampak duduk seorang diri di salah satu kursi penonton. Ia menunggu seseorang.

“Aku berhasil,” tiba-tiba suara bass terdengar. Seorang lelaki tampan yang tadinya berdiri di atas panggung untuk membawakan sebuah lagu kini terlihat di ujung kursi. Perlahan lelaki itu melangkah mendekati sang gadis, memberikan rangkaian bunga dan tropi perak yang ada di genggamannya.

“Apa?” perempuan bermata foxy itu hanya mampu mengerjapkan mata ketika Kyuhyun memberinya rangkaian bunga indah dan tropi itu.

“Itu berarti, kita akan berkencan,” ucap Kyuhyun tanpa melepaskan pandangannya sedetikpun dari raut wajah kebingungan milik Sungmin. “Terimalah bunga dan tropi ini, dengan begitu kau juga menerimaku sebagai kekasihmu.”

Hening.

Dia hampir membuatku menangis dua kali hari itu.

Air mata telah menggenang di pelupuk mata Sungmin, mulutnya pun menganga karena jiwanya baru saja dihantam oleh kabar gembira. Kedua tangannya yang sempat terasa kaku kini bergerak pelan, menerima rangkaian bunga dan tropi yang Kyuhyun berikan.

Lolos, air mata itu lolos dari salah satu sudut mata Sungmin bersamaan dengan seulas senyuman penuh kebahagiaan di kedua belah bibirnya. Isakan halus menyusul, lalu setelah itu Sungmin tak kuasa menatap wajah Kyuhyun dengan matanya yang berair. Apa yang Kyuhyun lakukan adalah hal baru dalam hidup Sungmin.

Cho Kyuhyun, kekasih baru sekaligus kekasih pertamaku.

OoOoO

25 Desember 2010, ciuman pertama kami.

Malam ini adalah malam natal. Salju yang berwarna putih memenuhi jalanan kota Seoul. Ranting-ranting pohon yang kedinginan pun terlihat terselimuti oleh kristal-kristal es yang jatuh dari langit. Jalanan yang basah karena lelehan es membuat para pejalan kaki harus berhati-hati dalam melangkah. Lantunan lagu natal yang diputar keras-keras di setiap toko menjadi soundtrack suasana malam ini. Jelas saja seperti itu, malam ini malam natal.

Sepasang kekasih itu terlihat berjalan beriringan, saling bergandengan tangan dengan begitu erat. Wanita berkulit putih susu itu tampak memeluk lengan sang kekasih erat-erat. Baju tebal yang membalut tubuh mereka tak serta merta menghangatkan tubuh mereka. Berjalan di tengah jalan ketika malam natal menciptakan suatu kesan tersendiri. Setelah mereka kembali dari gereja, dua orang itu sepakat untuk bertemu untuk menghabiskan malam natal berdua.

Sekarang, mereka telah berada di salah satu restoran yang ada di Seoul Tower. Mereka menyaksikan pemandangan kota Seoul di malam hari dengan makan malam romantis. Sesekali mereka menyantap menu makanan khas natal yang mereka pesan, lalu kembali bercanda.

Natal tahun itu terasa begitu berbeda. Karena kehadiran Kyuhyun di sana.

Kini Sungmin tengah memutar gelas wine miliknya, menatap minuman berwarna putih kekuningan itu dengan tatapan intens. Entah mengapa wine kesukaannya kali ini terasa seribu kali lebih manis. Manik mata Sungmin melirik ke arah Kyuhyun yang masih sibuk memakan daging steaknya. Ah, Sungmin hampir melupakan sesuatu yang penting.

Sungmin meraih tas merah miliknya, mengubek-ubek isi tas tersebut kemudian mengeluarkan suatu bingkisan dari sana. Semalaman penuh Sungmin membungkus hadiah natal ini, berbulan-bulan lamanya pula ia membuat hadiah spesial ini. “Untukmu,” ucap Sungmin sembari menyodorkan bingkisan berwarna merah bergaris hijau tersebut.

Kyuhyun yang tahu Sungmin berniat memulai acara tukar kado pun mengakhiri acara makannya. “Apa ini?” tanyanya sembari menerima bingkisan tersebut.

“Buka saja,” ucap Sungmin. Tetapi, sepertinya perempuan itu sedikit kecewa ketika Kyuhyun tak kunjung memberinya hadiah natal. Sungmin lihat, Kyuhyun tak membawa apapun sedari tadi. Apa kekasihnya tak berniat memberinya hadiah natal?

Saat Kyuhyun tengah sibuk membuka kertas pembungkus hadiah natal Sungmin, pandangan penuh harap yang Sungmin layangkan menginterupsi gerakan tangannya. Lelaki berwajah tampan itu pun mendongakkan kepala, menatap wajah rupawan sang kekasih. “Waeyo?”

“Kyunnie, mana hadiahku?” Sungmin menengadahkan kedua tangan mungilnya yang hampir tertutupi oleh sweater berlengan panjang yang ia kenakan.

Mendengar tuntutan sang kekasih, raut wajah Kyuhyun tampak berubah. Lelaki itu pun tersenyum kikuk, lalu tangannya bergerak mengusap poni Sungmin dengan gerakan lembut. “Malam ini, aku tidak membawanya. Mianhae.”

Jinjja?” nada suara Sungmin merendah. Tak dapat dipungkiri, ia sedikit merasa kecewa dengan ucapan Kyuhyun. Padahal ia telah merelakan waktu senggangnya untuk menyiapkan kado natal ini. Ia ingin memberikan sesuatu yang berkesan untuk kekasihnya. Dan sesungguhnya pun Sungmin berharap Kyuhyun juga seperti itu. Tetapi ternyata, Kyuhyun bukanlah orang seperti itu.

“Wah, kau merajutkanku syal panjang ini?” suara bass Kyuhyun terdengar. Lelaki yang telah sah menjadi kekasih Sungmin selama beberapa bulan ini terlihat begitu senang ketika tahu apa yang ia dapatkan dari Sungmin. “Biru, warna kesukaanku!” ucapnya. “Gomawo, jagiya ..”

“Kau menyukainya?”

“Tentu,” Kyuhyun terlihat melilitkan syal tersebut di lehernya.

“Bagaimana jika kita pergi? Aku ingin keluar untuk merasakan salju,” ucap Sungmin seraya bangkit dari duduknya. Wajah penuh gurat kesedihan yang Sungmin lukis benar-benar membuat Kyuhyun merasa begitu bersalah. Kyuhyun tahu jika Sungmin begitu kecewa karena tak mendapat hadiah natal darinya.

Sesuai ucapan Sungmin, akhirnya mereka berdua ada di puncak Seoul Tower. Dua orang itu berdiri di pinggir pagar pembatas, menatap luas pemandangan yang tersaji.

“Bagaimana? Apa lehermu terasa hangat?” Sungmin melempar pertanyaan untuk mengusir rasa canggung.

“Tidak hanya leherku, hatiku pun terasa hangat,” jawab Kyuhyun seraya menepuk-nepuk dadanya.

“Syukurlah jika itu tak mengecewakan,”  binar mata Sungmin semakin meredup. “Kau tahu, aku menyisipkan cintaku di setiap rajutannya. Berharap kau akan merasa nyaman ketika memakainya.”

Kyuhyun yang tak tahan melihat wajah penuh kekecewaan milik Sungmin mendesah. “Padahal aku ingin mengerjaimu lebih lama.”

Ne?” mendengar ucapan Kyuhyun, Sungmin pun menolehkan kepala ke arah Kyuhyun.

Salah satu tangan Kyuhyun terlihat merogoh saku celananya, lalu mengeluarkan boneka bunny berukuran kecil dari sana. “Mery christmas ..”

Boneka bunny berukuran mini itu adalah hadiah pertama dari Kyuhyun. Tangan mungil Sungmin terulur untuk menerima boneka bunny tersebut. Matanya yang telah berair ingin sekali mengedip. Entah mengapa rasa bahagia dan kecewa bercampur menjadi satu di hatinya.

“Eh?” pekikan Sungmin tertahan di ujung tenggorokan ketika sebuah kalung menjuntai dari balik boneka tersebut. Tangan Sungmin yang terbalut oleh sarung tangan bergetar, matanya yang berair akhirnya mengedip karena kaget.

“Itu adalah hadiah dariku yang sesungguhnya,” Kyuhyun berucap.

Bola mata Sungmin menari-nari, lalu pada akhirnya jatuh pada wajah Kyuhyun. “Bukankah kau lupa membawa hadiah natal untukku?”

“Aku hanya bercanda, jagi,” Kyuhyun terkekeh pelan. “Mana mungkin aku tak mempersiapkan apapun untuk kekasihku yang super istimewa di malam natal ini, huh?”

Aku baru sadar, pasti saat itu wajahku terlihat begitu bodoh.

Sungmin menggigit bibir bawahnya, menahan isakan yang akan meluncur dari bibirnya. Ia tak ingin menangis di malam penuh berkah ini. Sungmin pun merunduk, menyembunyikan air matanya yang meleleh.

“Biar aku bantu menggenakannya,” jemari lentik Kyuhyun meraih kalung berbandul untaian pita tersebut. Lelaki itu benar-benar memakaikannya di leher Sungmin yang masih tertutupi oleh syal, tangannya yang melingkar di pundak Sungmin kini tetap tak beranjak. Pandangan lelaki itu jatuh pada bandul kalung tersebut. “Jagiya, jangan hanya merunduk.”

Kepala Sungmin mendongak, menatap wajah Kyuhyun yang begitu dekat dengan wajahnya. “Gomawo,” bisiknya.

Kyuhyun mengangguk. Setelah itu, pandangan lelaki itu beralih pada bibir merah muda milik Sungmin. Dengan gerakan pelan, lelaki itu mulai berancang-ancang untuk mengecup bibir tersebut. Perlahan, Sungmin menutup kelopak matanya untuk menunggu apa yang akan Kyuhyun lakukan kepadanya.

Beberapa detik kemudian, bibir mereka akhirnya bertemu. Ciuman yang menyalurkan segenap perasaan cinta mereka akhirnya terjadi jua.

Butiran salju yang turun dari langit menjadi saksi ciuman pertama kita.

OoOoO

Untuk yang pertama kalinya, aku merasakan apa itu sakit hati.

Sungmin menangis seorang diri di kamarnya. Wajahnya memerah, air mata mengalir dengan begitu deras dari kedua sisi matanya, dan jangan lupakan isakan itu terus mengiringi bulir bening yang meleleh. Semenjak ia pulang dari kampus beberapa jam yang lalu, air mata itu telah mengalir dengan begitu deras. Begitu sampai di kamarnya, Sungmin membanting tubuh lelahnya di atas ranjang. Lalu, ia menelangkup wajahnya sendiri kemudian menangis seperti sekarang ini.

Sebenarnya, apa yang membuatnya menjadi seperti itu?

Tadi, ketika ia tengah sibuk meletakkan barangnya di loker, tak sengaja ia mendengar sesuatu. Victoria, yeoja keturunan China yang merupakan mantan kekasih Kyuhyun ketika SMA, telah kembali ke Korea. Dan menurut kabar yang terdengar, Kyuhyun yang anti berakting di atas panggung memutuskan untuk bergabung dalam drama musikal kampus mereka. Dari situlah, tersiar kabar bahwa Kyuhyun dan Victoria kembali berpacaran.

Pada awalnya, Sungmin tak peduli dengan ucapan-ucapan itu. Tetapi, setelah ia melihat kedekatan seperti apa yang terjadi antara Kyuhyun dan Victoria membuatnya tahu dan sadar.

Tadi, ia berniat untuk menunggu Kyuhyun menyesalaikan latihan drama musikalnya. Dan kemarahannya memuncak kala melihat Kyuhyun yang tengah memandang Victoria dengan pandangan berbeda. Pandangan lembut yang selalu ia dapat kini telah terbagi.

Bunyi tut-tut pelan dari speaker ponsel Sungmin terdengar lembut. Perempuan itu tampak menempelkan ear piece ponselnya di telinga—menelpon seseorang.

“Yeoboseyo?” suara bass Kyuhyun terdengar dari seberang.

Air mata kembali merembes di kedua kelopak mata Sungmin manakala suara bass itu kembali menyentuh gendang telinganya. Detik itu juga tangis Sungmin pecah, suara paraunya terdengar tersenggal-senggal, membuatnya urung untuk berucap.

“Jagiya? Yeoboseyo?”

Sungmin berusaha untuk kembali mengatur nafas, meredam isakannya sekuat mungkin. “Kk—Kyu ..”

“Hm?” Kyuhyun menanggapi panggilan Sungmin dengan gumamannya.

“Aa—aku ingin .., kk—kita putus sa—ja,” akhirnya ucapan itu terlontar walau dengan nada terputus-putus.

Kyuhyun serasa disembar petir ketika ia mendengar permintaan Sungmin. Ia yang semula tengah berada di gedung teater kini mulai melangkah menjauhi ruangan latihannya. “Apa? Apa maksudmu, Lee Sungmin?”

“Ber—akhir,” ucap Sungmin di tengah isak tangisnya yang semakin membabi buta. “Aa—aku tt—tidak bisa mene—ruskannya ..”

Kyuhyun mempercepat langkah kakinya—meninggalkan kampus mereka. “Di mana kau sekarang?”

“Maafkan .., aku,” suara Sungmin terdengar makin parau. Perempuan itu terisak, membuat nafasnya tersenggal-senggal. Lengan mungil perempuan itu memeluk bantalnya sendiri, menyandarkan kepalanya yang terasa berat di sana.

“Katakan, di mana kau sekarang?!” suara Kyuhyun meninggi. Lelaki itu benar-benar panik untuk sekarang ini. “Aku tak akan membiarkanmu lari begitu saja!”

Kupikir, rasa sakit itu akan sanggup membunuhku.

Hanya isakan Sungmin yang terdengar sebagai jawaban atas bentakan Kyuhyun. Perempuan itu tak sanggup lagi untuk bicara. Deru tangis telah merenggut sebagian tenaganya. Jemari perempuan itu memencet tombol merah, memutus panggilan itu secara sepihak dan melempar ponsel tersebut ke sembarang tempat.

Sakit. Sekarang, yang ia rasakan hanyalah sakit. Perasaan itu mendera seluruh anggota tubuhnya, merajamnya dengan begitu kejam. Sungmin menenggelamkan wajahnya yang basah, lagi-lagi masih berusaha untuk meredam suara isakannya.

Tok tok ..

Suara pintu yang diketuk dua kali itu terdengar. Setelah ketukan itu, suara pintu yang dibuka dengan gerakan lembut terdengar. Pasti eommanya datang setelah mendengar isakan yang keluar dari mulutnya. Sungmin memutar posisi tubuhnya, mencoba menatap siapa yang masuk ke dalam kamarnya.

Mata kelinci itu membulat ketika tahu siapa yang tengah berdiri tepat di depan ranjangnya. Sosok lelaki yang sangat ingin ia hindari untuk saat ini telah berdiri di sana dengan memasang wajah penuh amarah.

“Apa?” tanya lelaki itu dengan nada rendah. Lelaki berumur dua puluh tahun itu pun berjalan mendekati sosok Sungmin, merangkak di atas ranjang mungil yang Sungmin tempati. “Apa alasanmu untuk mengakhiri semua ini?”

Sungmin menutupi wajahnya yang memerah dengan selimut pink miliknya, merasa begitu takut dengan wajah Kyuhyun.

“Katakan, apa yang membuatmu ingin mengakhiri hubungan kita?!” teriakan Kyuhyun tertahan di pangkal tenggorokannya. Lelaki itu pun mencengkeram kuat dua sisi bahu Sungmin, memaksa perempuan itu untuk bangkit dan duduk di depannya.

“Maafkan aku ..,” Sungmin membalas pertanyaan Kyuhyun dengan ucapan maaf.

“Katakan,” Kyuhyun kembali memberikan kata perintah. “Katakan, apa yang membuatmu ingin berpisah denganku?” nada suara Kyuhyun melunak bersamaan dengan tatapan matanya. Lelaki itu mampu memberikan tatapan yang seperti ini kepada Sungmin, begitu pula ke Victoria. Sungmin tak suka jika Kyuhyun juga memberikan apa yang seharusnya ia dapatkan kepada wanita lain.

Sungmin mendorong dada jantan Kyuhyun, “Bukankah dengan begitu kau bisa kembali bersama mantan kekasihmu!”

“Apa?”

“Bukankah kau ingin kembali dengan mantan kekasihmu?” kini alasan itu terlontar bersamaan dengan tatapan mata Sungmin.

“Apa yang membuatmu mampu berkata seperti itu?” Kyuhyun menelangkup kedua sisi pipi Sungmin.

“Kau memandangnya seperti saat kau memandangku,” Sungmin kembali merundukkan kepala. “Pergilah .., jika ka—kau berniat seperti i—itu ..”

Grep!

Setelah kalimat itu berakhir, Kyuhyun memeluk tubuh Sungmin dengan begitu erat. Membawa tubuh rapuh itu ke pelukan hangatnya, meredam bahu sang kekasih yang bergetar dengan rengkuhannya. Kyuhyun menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Sungmin. Telapak tangannya bergerak membelai permukaan rambut Sungmin yang mulai kusut.

“Tidak,” ucapan Kyuhyun terdengar hampir menyamai bisikan. “Aku tidak pernah berniat seperti itu.”

Kyuhyun menarik ulur nafasnya, “Jangan salah paham! Aku mohon jangan pernah berpikiran seperti itu!”

“Bagaimana bisa kau berkata seperti itu?!” Sungmin mencoba berontak dari pelukan Kyuhyun. “Kau memandangnya dengan pandangan yang sama saat kau ..”

“Itu hanya akting!” potong Kyuhyun cepat. “Bagaimana bisa kau berpikir bahwa aku benar-benar memandang wanita lain dengan penuh cinta? Itu hanya akting! Aku hanya mencoba profesional!”

“Tt—tapi ..”

Kyuhyun melepaskan pelukannya, menatap sang kekasih dengan tatapan memohon. “Kumohon percayalah kepadaku ..”

Hampir saja aku membuatmu pergi.

Sungmin menggigit bibir bawahnya, lalu ia kembali merengkuh tubuh Kyuhyun. Di suatu sisi, ia begitu malu dengan tindakan yang baru ia lakukan. Bagaimana bisa ia meragukan Kyuhyun? Bagaimana bisa ia berpikir untuk mengakhiri hubungan ini?

“Maafkan aku,” isak Sungmin sembari menggesek-nggesekkan wajahnya di permukaan dada Kyuhyun. “Maafkan aku ..”

“Aku akan terus mencintaimu,” Kyuhyun menciumi surai rambut Sungmin. “Kumohon, percayalah kepadaku hingga akhir.”

OoOoO

Karena kejadian tersebut, akhirnya Kyuhyun berniat untuk menikahiku.

“Dia gila,” rutuk Sungmin. Saat ini ia tengah sibuk memakai gaun pengantin yang akan ia kenakan hari ini. Para cody yang membantu Sungmin mengenakan pakaian khas pengantin itu tersenyum. “Bagaimana bisa ia memaksaku untuk menikah di usia muda?” lanjut Sungmin.

Eommanya yang tengah berbincang dengan penata rias kini mulai berjalan menghampiri Sungmin yang sedari tadi menggerutu.

“Apa kau keberatan dengan keputusan yang Kyuhyun ambil, jagi?” Leeteuk, eommanya sendiri, melontarkan pertanyaan untuk putri semata wayangnya.

“Bukan seperti itu, eomma,” Sungmin menggeleng-gelengkan kepala. “Sekarang, aku benar-benar menggantungkan hidupku pada seorang mahasiswa semester empat yang belum bekerja.”

Leeteuk terkikik, “Ketika Kyuhyun mengajakmu, kau tak menolak, bukan?”

Sungmin mendengus, “Dia selalu menghipnotisku dengan pandangannya ..”

“Itulah cinta kalian,” Leeteuk mengulurkan tangannya untuk membantu Sungmin berjalan. “Eomma tahu kau begitu bahagia. Jalani saja semuanya ..”

“Mudah sekali eomma berbicara seperti itu?” bibir Sungmin yang telah terlapisi oleh lipstick natural mengerucut. “Dia begitu keras kepala.”

Ya, Lee Sungmin. Jangan mengatai suamimu sendiri,” peringatan dari sang eomma terlontar. “Eomma yakin, dia tahu konsekuensi yang ia dapat setelah menikahimu. Percayalah, Kyuhyun pasti mampu membuatmu bahagia.”

Saat itu, aku masih meragukan ucapan eomma. Bahkan aku merasa begitu ingin mati ketika berdiri di altar.

Sang pendeta telah mengucapkan firman Tuhan, beliau pun telah membacakan dasar-dasar pernikahan. Dua mempelai muda yang berdiri di depannya kini terlihat begitu gugup. Setelah ini, mereka akan mengucapkan janji pernikahan. Suasana hening yang menciptakan kekhidmatan upacara sakral ini membuat keduanya semakin tegang.

Akhirnya, tibalah saat di mana mereka harus mengucapkan janji pernikahan di hadapan Tuhan.

“Saya, Cho Kyuhyun, di hadapan Allah dan jemaatNya di sini, aku mengambilmu sebagai istriku. Sebagai seorang suami yang takut kepada Tuhan, aku akan mengasihimu di waktu kelimpahan atau kekurangan, pada waktu sehat mau pun sakit, sampai maut memisahkan kita.”

Kyuhyun dapat mengatakannya dengan begitu lancar walau perasaan gugup melanda dirinya. Lelaki itu sanggup mengusir rasa gugupnya.

“Saya, Lee Sungmin, di hadapan Allah dan jemaatNya di sini, aku mengambilmu sebagai suamiku. Sebagai seorang istri yang takut kepada Tuhan, aku akan mengasihimu di waktu kelimpahan atau kekurangan, pada waktu sehat mau pun sakit, sampai maut memisahkan kita.”

Rabu, 13 Juli 2011 di Gereja St. Agnes. Namaku yang semula Lee Sungmin, telah berubah menjadi Cho Sungmin.

OoOoO

Lelaki yang tengah berusaha menangkap ikan di pinggir sungai itu Cho Kyuhyun, suamiku.

Sungmin yang sibuk membuat api dari kayu bakar kini tersenyum manakala mendapati wajah jutek Kyuhyun. Sedari tadi, lelaki itu berusaha untuk menangkap ikan dari sungai untuk sang istri. Tetapi, ia tak kunjung mendapatkan apa yang ia inginkan. Yang ia dapatkan hanya beberapa ikan berukuran kecil.

“Kau belum menangkap ikan yang besar?” Sungmin berteriak kecil. Perempuan itu pun berlari ke bibir Sungai untuk menghampiri sang suami.

Kyuhyun yang baru saja melempar kail pancingnya menoleh, “Belum,” jawabnya. Sebenarnya, ia cukup malu ketika harus menjawab pertanyaan Sungmin.

Ember yang berisi lima ikan berukuran kecil menarik perhatian Sungmin. Perempuan itu pun berjongkok, menatap ikan-ikan kecil itu dan mengubek airnya. “Berhentilah memancing. Kita bisa makan dengan ikan-ikan kecil ini.”

“Kita tidak akan kenyang,” sahut Kyuhyun, kali ini tanpa menolehkan kepala.

Sungmin bangkit dari duduknya, perempuan berwajah cantik itu pun memeluk tubuh kurus sang suami dari belakang dan menyandarkan kepalanya di punggung Kyuhyun. “Berhentilah! Aku tak ingin mendengar keluhanmu jika punggungmu sakit!”

Akhirnya Kyuhyun menurut. Lelaki itu meletakkan alat pancingnya, dua telapak tangannya mengelus permukaan telapak tangan Sungmin. “Baiklah, aku lakukan apa yang kau perintahkan, jagiya ..”

Teruslah berbagi cerita-cerita manis tentang kehidupanmu denganku, Cho Kyuhyun.

Aku ingin menulis berbagai cerita tentang kita.

Setelah makan, dua orang itu memutuskan untuk duduk di depan api unggun. Sungmin yang menyandarkan tubuhnya di dada jantan Kyuhyun menggeliat, kepalanya mendongak—ia mencoba menatap wajah sang suami.

Waeyo?” Kyuhyun merendahkan pandangannya, membidik wajah cantik Sungmin.

“Apa yang membuatmu mencintaiku?” satu pernyataan Sungmin terlontar.

Kyuhyun mengendikkan bahu, “Aku tidak tahu.”

Asli Sungmin mengeryit, dahinya mengkerut karena heran. “Kenapa bisa begitu?”

“Menurutku, cinta sejati itu tak dapat dideskripsikan dengan rangkaian kata,” jemari Kyuhyun mulai bergerak membelai permukaan pipi chubby Sungmin. “Cintaku kepadamu, benar-benar tak dapat dijabarkan.”

“Benarkah?”

“Tentu saja,” Kyuhyun menyentil ujung hidung Sungmin.

“Lalu, apa kesan pertamamu ketika bertemu denganku?” pertanyaan kedua terlontar dari Sungmin.

“Eum,” Kyuhyun menengadahkan kepala, memasang pose berpikir. “Kau cantik sekali .. Lalu, aku berpikir untuk mendekatimu.”

“Hanya seperti itu?” Sungmin bangkit dari rebahannya, menatap wajah sang suami dengan pandangan tak percaya.

“Menurutmu?”

“Kukira kau berdebar-debar atau sejenisnya,” sungut Sungmin.

Suara tawa Kyuhyun terdengar tertahan. “Baiklah, sekarang biarkan aku yang bertanya.”

“Hm .. Silahkan saja,” balas Sungmin seraya melipat kedua lututnya.

“Apa kau benar-benar mencintaiku, Cho Sungmin?”

“Tentu saja!” seloroh Sungmin dengan suara mantap dan nada tegas.

“Syukurlah ..”

Sungmin melirikkan matanya ke arah Kyuhyun ketika tanggapan yang kurang memuaskan ia dapat. “Kau tidak ingin bertanya ‘mengapa’ atau ‘bagaimana bisa’?”

Kepala Kyuhyun menggeleng, “Untuk apa? Aku sudah sangat bersyukur ketika mendengar jawaban itu.”

“Kau tidak romantis!” Sungmin memukul lengan Kyuhyun dengan gerakan pelan.

Ya, kau tahu kenapa aku tak pernah bertanya sesuatu yang macam-macam?” Kyuhyun menyeret tubuhnya mendekati Sungmin. Lengan kanannya terangkat, melingkar di leher Sungmin. Lelaki itu pun menenggelamkan wajahnya di tengkuk sang istri, mencium singkat kulit putih mulus yang ada. “Karena aku percaya kepadamu.”

“Eh?”

“Jika kau mengatakan bahwa kau mencintaiku, aku percaya itu. Aku tak pernah membutuhkan alasan lain. Yang kubutuhkan, hanya dirimu dan cintamu, Cho Sungmin.”

Eomma benar, Kyuhyun benar-benar dapat memberiku kebahagiaan.

Gomawo, Kyu ..,” Sungmin memutar kepalanya ke samping, mencoba menangkap bibir sang suami yang menari-nari di tengkuknya. “Saranghae.”

Nado saranghae..”

END

Endingnya?  -__- mohon jangan protes yah .. Authornya sendiri bingung mau bikin ending yang kaya gimana .. Ide ff ini bener-bener datang secara tak diduga *plak* awalnya aku pengen buat ff tentang kisah yang manis-manis gitu. Tapi taunya malah jadi kaya gini -_- sebenernya aku juga bingung, ff ini pantas disebut apa .. Soalnya kaya cerita Sungmin gitu .. Sebenernya aku kurang puas dengan hasil akhirnnya . tapi yaah disyukuri aja deh -_-

This FF is dedicated to my beloved readers who missing my GS FF ..

Tinggalkan komentar yaah~~

~MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY-PASTE SEMUA KONTEN YANG ADA DI BLOG INI! DO NOT PLAGIAT, PLEASE!~

134 thoughts on “사랑 하나죠 (Only Love) | KyuMin | One Shoot | Genderswitch | T+ | Romance, Drama |

  1. kyaaa jiyoo buat ff one shoot gs ya ternyata.
    sweet banget ceritanya walopun ming sempet gak percaya ma kyu n hampir aja putus akhirnya mereka baikan lagi. lebih berani’y lagi kyu malah ngajak ming nikah muda sekalian biar gak salah paham lagi. kyu bener2 gentle aku suka karakter kyu di ff ini.
    keep writing jiyoo^^

  2. kyaaaah i can’t breath >< yg awalnya soo sweet trs sediiiiiih trs maniiis lagih…
    aaaaa…. really nice story ka ( ^)o(^ )

  3. yak , udah sosweet tapi umin hampir aja menghancurkannya karena kecemburuannya. kyu milik min , cuma disini kalian milik author dalam fict(?) . =3= victoria eonnie kan milik nickhun (JunHo mau dikemanain? *Buat aku!!!#dilempar*) One Shoot yang panjang, konfliknya sedikit ,tapi buat nyesek. Keren Thor 2 jempol buat Author.

    oh ya thor, mianhe kalo aku gak muncul(?) di FF Time sebagai comentator karena aku belum baca banget ==”,lanjut bacanya nanti pas udah tamat deh, soalnya biar satu kali baca aku langsung koment banyak(kalo ada waktu liburan), sekarang aja aku harus curi-curi waktu buat comment T_T(karena hari minggu, dan siangnya haru menghafal lagi), Masuk SMA itu bikin aku tersita waktu buat baca FF, dan hari pertama masuk aku sudah disuguhi guru yang siap men’test kita dengan hafalan(CURHAT).
    karena aku ingin bertanggung jawab sebagai reader yang baik, aku comment dan bertanggung jawab kok dengan komentar di FF ini. hanya sekedar pemberitahuan saja, takutnya aku dibilang SR atau berhenti jadi reader chingu, karena menghilang begitu saja ^^

  4. Manis banget fanficnya🙂
    Beda dari semua fanfic yang pernah aku baca . .
    Dari pertemuan yang manis, rasa kecewa dari ming, eh berakhir perfect🙂
    Nice story jiyo🙂

  5. Saya juga suka ff jiyoo yg GS,lebih terasa sweetnya gitu🙂 Tapi yg yaoi juga tetep suka lho.

    Ceritanya sweet deh.
    Apalagi kyu romantis juga ternyata waktu ngasih kado natal ke umin.
    Tapi yg bagian crack tadi,saya jadi ikutan nyesek. Kayak nyeritain kehidupan sendiri deh hiks ToT
    Kirain endingnya kyumin udah punya baby haha😀

    Keep writing,
    Ditunggu ff2 selanjutnya^^

  6. owaow..kyu kyu tumben jadi cowok baik bertingkah manis begini? Ihihi,tumben gak jd brengsek kyu? *didepak/kabur/*

    ahemm..manis bgt dah tuh mahluk dua di ending.. Ehem,ehem.. *tiba tiba batuk*
    mau juga d0ng ikannya..

    kelakuan kepo playlist rand0mku :

    – diawal sengaja ngeplay only love,,
    – discene malam natal,dg dudulnya malah melantunkan she’s gone..demi apa ya,padahal itu scene manis bgt, ==”
    – scene ming minta putus,dg pinternya ni hp bersenandung heartquake.. Nyehehe, *cipok hp*
    -dan scene memancing, dapetnya lagu abang ikan yg Y..😄

    aku paling suka part si kyuhyun ditelp0n dimintain putus! Dapet bgt feel nya disitu..

  7. hwaaaaa ~~ so sweet banget >.<
    kyu nya romantis banget pas kasih kado natal .. hihih
    manis !
    manis !
    manis !
    hayooo buat sekuel nya😀

  8. ah tuh kan!
    karya author ga ada yg ngecewain! kkkkk~
    oneshoot gini aja bisa bikin aku sakit dada sampe senyum2 sendiri
    author KMS akut kah?^^
    GS ato BL, sama2 bagus. selama itu kyumin dan author yg nulis ceritanya😄

    *nepatin janji, bakal sering2 review XD*

  9. eonni…ini bagus bgtttt, nangis nih pas min minta putus;_; gatau kenapa gaya tulisan yg eonni pake bisa bikin larut ke ceritanya, ga cuma baca sepintas tp ikut masuk juga ke ceritanya. good job eon! keep writing ya! oiya.. seperti reader kebanyakan, sekuel puhlis.. huehehe ^^

  10. so sweet bgt eon >.< sayangnya ini oneshoot, kan jadi kurang gimana gitu (_ _")

    ditunggu karyamu yg selanjutnya eon.. fighting!! ^_^

  11. JI YOO……!!!! tanggung jawab! aku nggak bisa nafas dari awal sampe’ akhir cerita. ini FF terlalu sweet dan bikin envy….Sungmin terlalu beruntung. huaaaaa aku jadi nangis kan. bahkan sampe’ nulis komen ini aku masih deg-degan.

  12. waaaah~
    oneshot! Yaampun ini ficnya sweet deh, yg italic itu kayak diary nya ming ya?
    Haduuh~ fic sweet model begini yg seru, ceritanya singkat gak berteletele tp sweet bgt

  13. Di ending kesannya Kyu itu OOC banget!😄 /ditimpuk Kyu/

    Aku merasa seperti membaca sebuah buku diary😀
    Keromantisannya benar-benar membuatku iri!! Kyaaaaa~ >0<
    Aku baru baca 2 FF di sini, aku mau baca lagi. Apa ada FF angst?🙂

  14. Pingback: Time | KyuMin | Chap 14/? | YAOI | T+ | Romance, Hurt | « JYH Korean Fanfiction

  15. uwah unnie ktggalan ff gs sesweeeet ini TT
    sequel saeng!!
    asli deh..lg seru2nya malahan tamat. blm puncak tuh blm puncak ^^
    marahannya dpt bgt deh.. untg kyu ga babo jd ga sad end xD

  16. hahahaha………g kebanyang ma tampangnya kyu yg biasa usil n sedikit epil meranin peran yg sedikit kalem.hahaha……

    so sweet sich ceritanya n dapet feelnya pas ming telp kyu bwt mint putus…
    cuma yg bikin g asyik, kenapa coba harus one shoot?hehehe……

    ayo tothor bikin ff lgi…#ngarep mode.on

  17. aigoo akhirnya ngeluari yg gs lg… udah kangen bgt hehe
    bagusbagus, padahal ngarepnya yg series hehe coz klo os kyanya bru bentar bgt bacanya eh tau2 udah kelar hehe

    tp disni kyu nya ga kerasa evilnya malah romantis bgt hehe
    ditunggu ff gs yang series – klo ada – hehe ^^

  18. Kaya nyah ff ini harus di masukin kedalem toples deh.. Soalnya takut di kerumunin semut.. Abis ceritanya maniss banged kaya gula..
    Suka2 konflik’a ga trlalu ribet tpi ngegeregetin..

    13 juli itu hari jadi kyumin kah?

    Daebakkk

  19. Keluarkan sisi evilnyaaaa ۳(˚Д˚ ۳)a(۳ ˚Д˚)۳ ,,,,
    Disini kyu roman yaaaaa (з´⌣`ε) ,,,
    Sungmin gag pernah ketinggalan meweknya wkwwkwk :p

    Fanfic,,,
    Aq suka ketika sungmin menderita hahahha
    Aq suka ketika kyu semena-mena terhadap sungmin ahahahahahahh

    Suka
    Suka
    Suka hahahhahahahaah…
    Berikan lagi aq ff kyumin dimana si evil benar benar evil akut yg tak berperasaan ckckckck (^o^)V pisss ,,,,

    Okeeee sayonkkkkk ???

  20. Wahhhhhhh ff bagus bgt Sweettt abies dehhh^^ ah gk bisa berkata apa” ^^
    kalau jujur q mau nc sih di endnya #nyadar puasa” batal nanti^^,,,

    waktu diputusin ^^ kyuhyun marah bgt tuhh,,, langsung pergi loe dari gedung teaternya^^ pokoknya part itu favor q deh^^

    q mau baca yg satu lagi dah^^

    Eonnie tau gk tentang ramalan kyumin^^????

  21. kyaaaa manisnya~ *pukul dada yesung oppa*
    jiyoo-ya ff GSmu ini manis banget. emang sih ada bagian galau di tengah. tp secara keseluruhan ini bagus. waaaa >/////<
    ditunggu ff2 GSmu yg lain

  22. Annyeong chingu…
    Aq pengunjung bru yg tergila” sama kyumin.. *waks*
    Aq suka bgt sm critanya, walo rada bngung siih..
    Tpii sweeet smpe rasanya aq terserang diabetes… Hahaha
    Berawal dr pertemuan yg ga di sengaja.. Sapa yg bakalan tau klo akhirnya mreka.akn hdup bersama selamanya.. Si kyu romantiiis bgt.. Min bruntung ya.. (Ato kyu yg bruntung??) Hahaha #abaikan
    Cemburunya min kuraaang..😄

  23. Keren..
    so sweet kyuhyunnya..>O<
    coba aja aku cowok,tampan,setia -____-#Plak
    Iri sama sungmin T^T
    Tapi aku suka ni ff..like like like o.o

  24. Uuuaaaaa….
    DAYbak banget FFnya!!! keren! sweet!
    ehehhehhhe…
    awalnya aku was2 aku pikir nie FF bakal sad ending.
    aku pikir ff ini menceritakan gimana mereka pertama kali berkenalan, pacaran, nikah lalu mati#sadis banget pikiran gue ‎​(¬˛ ¬ ”)

    Tapi untung kagak ada matinya. ahhahaha

  25. Sumpeh.. romantis BANJEDD… aku suka.. neomu malah.. hahaha
    aku baca ff ini lg ngerjain pr akuntan, niatnya cuma baca bentar eh malah bablas.. ckck saking seneng baca nya.
    #diplototin mamah. (_ _”)
    *di mpok” sungmin #plaakk

  26. ceritanya manis banget onnie. entah kenapa setiap baca Ff onnie aku jadi geregetan.
    tetap lanjut bikin cerita yang DAEBAK ya onnie.

  27. so sweeeeeetttttt bengettttt……
    ini perjalanan cintanya kyumin dari kenalan ampe nikah….
    bener2 sweeeeeeeeeeeeeeeeeeeeetttttttttttttttttt

  28. Aaaaah… Jinjjaaaa… Neomu joehaeeee…. *blushing
    Serasa ngintip dunia kyumin…
    Omo.. Deg”an aq… >/////<
    Dari awal pertemuan mereka yg ga disengaja…
    Sampe kecemburuan yg berubah jadi perkawinan..
    Demi apa ini so sweeet bngt chinguuu… :-*

  29. aaaa….. romantis banget!!!.
    chingu,,,ini ff ptama y aq baca di blog kamu. langsung fallin’ in love pokokx. aq bacax bakalan borongan nih kykx. lanjut k ff selanjutnya ah..

  30. Annyeong author. ^^
    Aku reader baru disini.
    Chacha imnida.
    ELF+KMS.❤❤
    Bangapta ne author. ^^

    Alurnya ringan tapi membekas di hati. ^^
    Singkat kata.
    Aku suka banget alurnya. ^^
    Daebak !!!

  31. tadinya aku ngira yg kyu sama vic itu buat ngerjain ming ultah, karena partnya kan abis natal tuh kan deket sama ming ultah..

    semua feel dapet seneng, sedih dll

    perjalanan cinta kyumin…,, pasti ada lagi kelanjutan kisah mereka😄

  32. ternyata aku udah pernah baca ff ini wkwkw
    saya kadang kadang suka jadi reader yang gk bertanggung jawab hehe
    dikarenakan saya baca ff itu di hp tapi kalo dihp itu koment saya pasti gk pernah kekirim
    dan akhirnya tertundalah komentar tsb hngga saya lupa wkwk
    maaf atas keterlambatannya, lebih baik telat daripada tidak sama sekali kan??
    ternyata cinta itu emang gk terduga dan tak bisa di tebak wkwk berawal dari perpus sampe ke pernikahan kereennn….🙂
    tulisannya ditunggu kaa

  33. Endingnya seru banget ko saeng.

    1SH yang seru, seneng banget sama kyu yang tiba2 aja langsung memutuskan untuk menikahi sungmin ketika sungmin sedang cemburu dan tak ingin membuat sungmin cemburu lagi bener2 gentel😀

  34. knp cma oneshoot,msh pngen~
    psti asik klo ad squelnya chingu,hhe

    omo,kyunnie dsni gk da evil”nya yak,tnyta kyk gt sisi baiknya(loh?).

  35. ceritanya bikin senyum2 sendiri…
    kadang bkin nyesek, bkin nga-Blush, bkin aaaa susah di aljabarin…
    suka banget ff nya daebak !!!

  36. KyuMin manis sekali disini😀 Love at First Sight~

    waaaaah😀 ceritanyaa DAEBAK~
    kalau menurutku FF ini termasuk FF cantik dan manis thor😀 habisnya tidak ada konflik yang berat

    FF oneshoot yang menarik😀 sayangnya hanya oneshoot, coba kalau ada sequelnya gituuu u,u

  37. maniiiis
    suka bgt kyu yg gini..
    dewasa n nunjukin betapa syg nya dia ke min ♡

    cinta emang ga butuh alesan ^^

  38. ENVY ENVY ENVY ENVY ENVY ENVY ENVY ENVY ENVY ENVY ENVY ENVY ><

    wktu bca ff ini, ngefly sndri😄 wkwk

    ff nya keren deh pkoknya eonni ;3 keep writing ya ^^
    eonni, buat ff yg nyesek kek second chance dong ;3 klo gk di blog ff ini gk cma KyuMin, tpi EunHae jga😄 soalnya ff eonni yg EunHae itu jga bagus :')

    keep writing n fighting eonni!! ^^

  39. Wahhh kyu nya disini straight to the point yaaa
    apa ada nya bgt ga ada basa basi
    Beruntungnya ming cm sekali pacaran lgsg nikah

  40. Ini ceritanya mereka saling jatuh cinta pada pandangan pertama yah??
    Ohh cho kyuhyun sweet sekalii
    waktu mereka putus hati udah dagdigdug gak karuan wkwk
    tapi untungnya kyu bisa jelasin ke ming >.<

  41. Manissnyaaaa …. ceritanya bkin melted 😍😍
    Annyeong haseyo author-ssi, reader baru. Numpang baca ffnya ya, aku bakal tinggalin jejak kok hehehe

    Bangapseumnida

  42. Manissnyaaaa…. ceritanya bikin melted 😍😍😍
    Annyeong haseyo author-ssi, saya reader baru, numpang baca ff kyuminnya ya, saya bakal ninggalin jejak kok hehe

    Bangapseumnida

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s