Time | KyuMin | Chap 12/? | YAOI | T+ | Romance, Hurt |

Time

 

Genre : Romance , Drama

 

Rate : T+

 

Pairing : KyuMin

 

Part : 12/?

 

Warning : Boy x Boy , YAOI , Miss Typo

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. Ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

Summary : Kenangan masa lalu yang ikut andil dalam masa depan, terkadang membuat seseorang dapat menjadi lebih baik. Tetapi, jika seseorang tak mampu membuang kenangan buruk dan lebih memilih untuk terjerambab dalam perasaannya sendiri, maka air matalah yang akan mereka terima.

 

Music : Love’s Dream (사랑의 ) by Choi In Young

Oppa, aku pergi saja,” Seohyun akhirnya bangkit, tangannya bergerak melepas lilitan selimut yang sempat menghangatkan tubuhnya. Seohyun mencium kesalah-pahaman antara Kyuhyun dan lelaki imut itu. Ia jadi tak enak hati jika nanti mereka akan bertengkar karena dirinya.

Mendengar Seohyun berucap, tanpa sadar Kyuhyun menghempaskan tangan Sungmin lalu mencengkeram erat bahu Seohyun. “Ani, ani,” Kyuhyun menahan tindakan Seohyun yang akan mengembalikan selimut pemberiannya. Dengan gerakan pelan, Kyuhyun kembali melilitkan selimut tersebut di tubuh Seohyun. “Kau harus tetap menjaga suhu tubuhmu agar tetap hangat.”

“Cho Kyuhyun,” desisan Sungmin terdengar di batas kesabarannya. Lelaki itu berani mengacuhkannya demi wanita tersebut. Apalagi melihat tatapan Kyuhyun yang seperti itu. Jika mengingat tindakan apa yang telah Kyuhyun lakukan kepadanya tadi siang, rasanya ingin sekali ia menampar pipi Kyuhyun. “Kau mempermainkanku!”

Sungmin begitu benci ketika diacuhkan ..

Apalagi untuk sekarang ini. Di saat ia membutuhkan seseorang untuk menemaninya kala patah hati, dengan seenaknya Kyuhyun duduk berdua di taman dengan seorang wanita. Ia tak akan semarah ini jika mereka hanya duduk berdampingan, tetapi jika ia melihat salah satu lengan Kyuhyun yang melingar di punggung perempuan tersebut? Setelah menciumnya di depan Donghae dan merusak hubungannya, Kyuhyun berniat mencari perempuan lain?

Ayolah, Sungmin hanya membutuhkan ‘teman’ untuk berbagi masalah ..

OoOoO

Oppa, pergilah,” Seohyun mendorong dada jantan Kyuhyun, membuat lelaki itu kembali memfokuskan pandangannya. Sebenarnya ia ingin mengejar Sungmin, tetapi ia tak tega meninggalkan Seohyun seorang diri di tengah dinginnya malam. “Kamarku tidak terlalu jauh. Aku akan kembali.”

Kyuhyun mengangguk, “Kau harus benar-benar kembali. Aku harus mengatasi pacarku yang marah,” kekehan pelan terdengar dari Kyuhyun. Bisa-bisanya ia bercanda di saat yang seperti ini. Kyuhyun mulai melangkah mundur, melambaikan tangannya selama beberapa detik ke arah Seohyun lalu berbalik.

Langkah kaki Kyuhyun terlihat begitu tergesa-gesa, terlihat seperti seseorang yang benar-benar tengah diburu oleh waktu. Sayang sekali Kyuhyun tak bisa berlari untuk meringkas waktu. Jika ada suster yang melihatnya berlari di lorong rumah sakit, habislah ia. Walau begitu, ia tetap berusaha melangkah dengan kecepatan maksimal. Wajah Sungmin yang terlihat begitu terluka, menimbulkan suatu pemikiran arsurb. Ia menebak, pasti ada masalah baru selain kejadian tadi siang.

Tentang ciuman tadi siang?

Demi Tuhan Kyuhyun tak berniat mencuri ciuman dari bibir Sungmin. Entah mengapa, ia merasa bahwa semua terjadi begitu saja. Ia bahkan tak begitu ingat bagaimana rasa dari bibir Sungmin. Hembusan nafas hangat Sungmin yang menerpa wajahnya membuatnya menyadari apa yang telah ia lakukan. Berciuman dengan Sungmin ..

Hyung!” dengan gerakan cepat dan pekikan keras, Kyuhyun membuka pintu ruangan tempat dia dirawat. Seketika itu pula, ia mencelos ketika mendapati sosok Sungmin menangis sembari menelangkup wajahnya. Dengan langkah pelan, ia mulai mendekati tubuh Sungmin dan memeluk tubuh rapuh itu.

“Menyingkir, brengsek!” Sungmin menggoyangkan tubuhnya, berusaha melepaskan rengkuhan lengan Kyuhyun.

Mianhae,” bisik Kyuhyun dengan nada pelan. Ia tak kuasa menghadapi protes Sungmin,  tetapi ia pun tak sanggup melepas pelukannya. Kyuhyun tahu, pasti ada sesuatu yang terjadi di kantor. Ia tak pernah melihat Sungmin se-down ini, apalagi amarah Sungmin langsung meledak ketika mereka bertemu. Terkesan seperti bukan pribadi Sungmin.

“Tadi siang kau menciumku, tetapi sekarang kau memeluk wanita lain!” kalimat itu terlontar dengan nada yang tertahan di tenggorokan Sungmin. “Apa?” Sungmin memukul dada Kyuhyun dengan kepalan tangannya. “Apa maksudmu?”

“Aku hanya merasa iba dengannya, hyung!”

“Lakukan apa yang ingin kau lakukan, aku tidak ingin peduli lagi!” entah atas dasar apa kalimat itu terlontar. Ia benar-benar merasakan kejadian yang terjadi di ruangan direktur tadi siang kembali terulang. Saat di mana ia hanya mampu merunduk dan menelan kekesalannya diam-diam. Tangisan Sungmin pecah, ia meraung ketika rasa perih di dadanya kembali membuncah dan serasa mencekik lehernya sendiri.

“Tenanglah, hyung!” Kyuhyun mencengkeram kuat lengan Sungmin, setelah itu kembali membawa tubuh rapuh Sungmin dalam pelukannya. “Hyung, apa yang terjadi?” bisik Kyuhyun di tengah deru nafasnya yang teratur.

“Kyu,” kedua tangan Sungmin akhirnya kembali terangkat, terulur untuk membalas pelukan Kyuhyun. Ia menangis tersedu-sedu di pundak Kyuhyun, membiarkan air matanya meleleh dan membasahi piyama khusus pasien yang Kyuhyun kenakan. Ketika ia mendapatkan tubuh Kyuhyun yang bisa ia peluk, ada rasa lega yang merasuk ke dalam jiwanya. Sungmin memikirkan hal apa yang ia rasakan, ia lebih peduli pada sakit hati yang menderanya. “Kyu ..”

Kyuhyun terdiam, membiarkan Sungmin terus menangis dan mengeluarkan segalanya. Ia pasti akan menunggu saat dimana pikiran Sungmin kembali tenang. Dengan begitu, ia bisa mendengarkan tentang apa yang terjadi. Tidak ada pikiran tentang jawaban dari pernyataan cinta Kyuhyun siang tadi. Keadaan Sungmin yang seperti ini jauh membuat Kyuhyun kalut. Pastilah semua karena Donghae, lelaki yang menjadi kekasih Sungmin.

Isak tangis itu telah tak terdengar, bahu Sungmin pun tak lagi bergetar. Kyuhyun melepas pelukan mereka, menatap mata sembab Sungmin lekat-lekat. Dengan gerakan sehati-sehati mungkin, Kyuhyun menuntun Sungmin untuk duduk di atas ranjangnya. “Apa ada sesuatu yang harus kudengar?” tanya Kyuhyun sembari mendudukkan diri di kursi. Jemarinya bergerak membelai lembut pucuk kepala Sungmin.

Sungmin terlihat diam untuk beberapa saat. Manik matanya yang semula memandang ke bawah kini tengah mencoba membidik wajah stoic Kyuhyun. “Semua orang telah mengetahui hubunganku dengan Donghae.”

“Lalu?” Kyuhyun berusaha menanggapi dengan kata sambung bernada ringan.

Appa Donghae bilang, Donghae akan .., secepatnya menikah .., dengan Hyukjae,” setitik bulir bening menetes dari ujung mata Sungmin dan mengalir membasahi pipinya. Tenggorokan lelaki imut itu tak kuasa lagi untuk mengeluarkan isakan. Karena itu, ia hanya diam ketika air matanya kembali menetes. “Apa .., yang harus .., aku lakukan?” pertanyaan Sungmin terlontar dengan nafasnya yang tertahan di balik tenggorokannya.

Jadi, itulah alasan yang menyebabkan Sungmin menangis seperti itu.

Pantas saja.

Pembicaraan yang mereka diskusikan malam ini sekaligus memberikan sebuah jawaban untuk pernyataan cinta Kyuhyun. Penolakan dan patah hati ia terima, menampar perasaannya dengan begitu kejam. Kyuhyun meraba dadanya sendiri, denyutan rasa sakit terasa begitu kentara di sana. Tetapi, di saat yang seperti ini ia tak boleh terlihat sedih, bukan? Sungmin membutuhkan dirinya, dan itu tak mungkin ia sia-siakan. Kyuhyun mendongakkan kepala, melukis seulas senyuman. Tangan kirinya terulur membungkam telapak tangan Sungmin, lalu jemari tangan kanannya ia gunakan untuk menghapus jejak air mata di pipi Sungmin.

“Percayalah,” kata-kata Kyuhyun terputus ketika ia harus menyadari bahwa dirinya telah kehilangan Sungmin. Ucapan yang akan ia katakan memutuskan segalanya, cinta dan kasih yang ia berikan untuk Sungmin sekaligus kehidupannya di waktu yang akan datang. “Percayalah, cinta abadi seperti milik hyung dan Donghae hyung akan bersatu.”

Aku akan membiarkanmu untuk bahagia dengan caramu sendiri, hyung ..

“Benarkah?” Sungmin mencoba membalas ucapan Kyuhyun.

Kyuhyun mengangguk, semakin berusaha menyimpan dan mengubur rasa sakitnya. “Semua yang terjadi semata-mata hanya untuk mengukur seberapa besar cinta kalian,” Kyuhyun mengalihkan pandangannya, berusaha menyembunyikan air mata yang telah membanjiri kelopak matanya. “Aku yakin, kalian akan bersatu ..”

Walau aku tersakiti, semua akan baik-baik saja jika kau tersenyum ..

OoOoO

Mata Sungmin mengerjap ketika ia merasakan sesuatu menganggu tidurnya. Matanya yang terasa lebih berat karena efek menangis membuatnya malas untuk menerobos kegelapan ruang pasien yang Kyuhyun tempati. Tetapi, ketika ia menyadari bahwa tubuh letihnya kini berbaring di ranjang Kyuhyun sukses membuatnya tergelonjak. Ia mengedarkan pandangannya, menatap keadaan sekitar.

Di mana Kyuhyun?

Sungmin beringsut dari ranjang Kyuhyun, berjalan menuju sakelar lampu. Baru beberapa langkah ia ambil, samar-samar Sungmin mendengar suara bass itu mengalun. Sungmin mengawasi setiap pojok ruangan, memastikan bahwa sosok Kyuhyun tak ada di ruangan ini. Sungmin menyeret langkahnya mendekati pintu, menggenggam knop dan menajamkan pendengarannya.

“Cepatlah pulang dan urusi urusan rumah sakit, eomma,” suara Kyuhyun terdengar dari balik pintu. Sepertinya ia berbicara dengan sang eomma melalui telpon. “Lalu, ambillah cuti untuk menemaniku berlibur di suatu tempat.” Kata-kata itu terlontar dengan nada lembut. Sungmin memang tahu bahwa Kyuhyun dan eommanya memiliki hubungan yang begitu jauh karena pekerjaan sang eomma.

Eomma Kyuhyun bekerja sebagai salah satu desainer di sebuah perusahaan fashion yang terkenal. Dengan para desainer lain dari perusahaannya, wanita paruh baya tersebut sering mengadakan pagelaran hasil karya mereka di Korea, Jepang, atau pun China. Menjadi seorang desainer benar-benar menyita waktu dan membutuhkan suatu tempat yang tenang, karena itu eomma Kyuhyun begitu jarang terlihat di rumah. Di tahun-tahun sebelumnya, Kyuhyun hanya dapat bertemu dengan sang eomma ketika akhir tahun, saat natal tiba. Tetapi sekarang, lelaki itu berharap dapat bertemu sang eomma saat ini juga. Ia ingin menjadi seorang anak seperti pada umumnya, yang tak segan untuk menceritakan keluh kesah hidupnya.

Eomma, ada banyak hal yang ingin kubicarakan denganmu,” ucapan Kyuhyun memecah keheningan malam, seketika itu pula Sungmin kembali merapatkan daun telinganya di sana, memasang telinganya sebaik mungkin untuk menangkap suatu hal penting yang akan Kyuhyun bicarakan. “Kurasa aku akan kesepian setelah ini. Aku ingin eomma cepat pulang, lalu mengunjungi makam appa di Chunan bersama-sama.”

Akan kesepian?

Benar juga. Kyuhyun hidup seorang diri di Seoul, tanpa appa dan eomma yang harusnya ada di sampingnya. Tetapi, bukankah sosoknya telah memberikan kesan lain untuk Kyuhyun?

“Eung, aku akan segera pergi tidur. Ne, jagalah dirimu di sana, eomma. Ne, sampai jumpa.” Akhirnya percakapan telpon itu terputus. Seketika itu pula Sungmin memutar knop pintu, menarik daun pintu geser itu ke kanan. Pandangan matanya disambut oleh sosok Kyuhyun yang berdiri menghadap ke arah langit. Hei, kamar mereka berada di lantai tujuh, bisa-bisanya Kyuhyun berdiri di sana dengan begitu tenang.

“Kyu, seharusnya kau membawa selimutmu,” Sungmin berkata.

“Ah, hyung,” Kyuhyun membalik badan dan menatap Sungmin yang masih berdiri di ambang pintu. “Ini musim semi. Tak akan ada angin kencan yang berhembus.”

“Tapi kau sakit, Kyu ..,” ucap Sungmin tak mau kalah.

Gwaenchanha,” Kyuhyun kembali menghadap langit, menghindari tatapan penuh kekhawatiran yang Sungmin layangkan untuknya. “Jangan berpikir bahwa aku adalah namja lemah karena penyakit asmaku, hyung.”

Sungmin diam, tak menanggapi ucapan Kyuhyun yang terdengar begitu ambigu. Berpikiran secara realistis atau pun rasional, itu tak akan berguna bagi Sungmin. Baginya, Kyuhyun adalah Kyuhyun. Kekurangan dan kelebihan yang ada pada dirinya tak membuat sosok Kyuhyun berbeda dari yang lain. Dalam hidup Sungmin, Kyuhyun itu istimewa. Istimewa karena dialah sosok yang paling mengerti dirinya. Ialah sosok yang mampu membuat Sungmin merasa sebal setengah mati karena sikap manja seorang mahasiswa. Dan ialah sosok yang mampu membuat Sungmin merasa lebih baik.

Sungmin ikut berdiri di samping Kyuhyun dan menyangga kedua lengannya di pipa pagar, mata rubahnya pun ikut memandang ke langit yang luas. “Kau kesepian? Waeyo?”

Desahan nafas berat Kyuhyun terdengar, “Memang seperti itu, hyung.”

“Ada aku di sampingmu. Kenapa kau berpikiran seperti itu?”

Kyuhyun tersenyum, terkekeh pelan ketika gendang telinganya tersentuh oleh pernyataan Sungmin. “Hyung, bagaimanapun juga kau telah bersama Donghae hyung. Lambat laun kau pasti akan .., menjauh ..”

“Jadi kau pikir pertemuan kita akan segera berakhir karena aku memilih Donghae?”

Geulssae ..,” Kyuhyun mengedarkan pandangannya, lebih memilih untuk menggantung ucapannya sendiri.

“Eum .., sebenarnya aku tak ingin mengungkit tentang .., pernyataan cinta yang kau ucapkan. Tapi ..”

“Aku pun tak ingin mengungkit tentang hal itu, hyung,” kali ini kepala Kyuhyun menoleh, mata tajamnya menatap wajah Sungmin lekat-lekat. “Lupakan saja.”

“Ww—waeyo?”

“Aku bersalah,” kepala Kyuhyun merunduk untuk menyembunyikan senyuman malu-malu yang ia lukis. “Selamanya, hyung ada milik Donghae hyung ..”

Mata Sungmin mengedip ketika ia mendengar penuturan Kyuhyun. Perasaannya bergejolak ketika ucapan itu sampai pada gendang telinganya, menyalurkan getaran aneh ke seluruh tubuhnya. Hal itu membuat Sungmin urung menimpali ucapan Kyuhyun. Sungmin kian mendekati tubuh Kyuhyun lalu memeluk salah satu lengan pemuda tampan tersebut, menyandarkan kepalanya di atas pundak Kyuhyun. “Huh, bagaimanapun juga kita tak boleh berpisah karena hal itu.”

Kyuhyun yang masih saja berusaha menyembunyikan senyumannya kini menatap Sungmin dengan pandangan malu-malu. “Mollayo,” Kyuhyun melepas dekapan lengan Sungmin yang menghangatkan lengan kanannya. “Aku ingin pergi tidur, hyung.”

“Ah, Kyu ..,” Sungmin mengekor langkah kaki Kyuhyun yang masuk ke dalam ruangannya. “Siapa yeoja yang kau temui di taman tadi?” tanyanya.

Yeoja?” dahi Kyuhyun mengkerut, pikirannya melayang pada taman rumah sakit. “Ah, Seohyun. Waeyo?” Kyuhyun balik bertanya sembari merebahkan tubuh lelahnya di atas ranjang.

“…”

“Dia cantik, ‘kan?” seloroh Kyuhyun dengan kekehan khasnya. Melihat reaksi Sungmin yang hanya diam membuat Kyuhyun ingin menggoda ‘cintanya’. “Dia begitu cantik. Tetapi, sayang sekali dia memiliki nasib yang begitu buruk.”

“Hm?” dengungan yang tertahan di balik mulut Sungmin terdengar sebagai sahutan dari ucapan Kyuhyun. Sungmin mulai merapikan selimut yang membalut tubuh Kyuhyun, menatap Kyuhyun dengan pandangan aneh.

Mata Kyuhyun mulai terpejam, ia tampak siap bertemu dengan dewi tidur yang akan membuainya dalam alam mimpi. “Jika aku bertemu dengannya lebih awal, mungkin aku akan jatuh cinta kepadanya.”

Andwae! Batin Sungmin menjerit ketika Kyuhyun mengatakan kalimat terakhirnya. Jeritan itu seperti tersangkut di pangkal tenggorokannya, merasa bahwa ia benar-benar harus menahan jeritan yang hampir mirip dengan igauan.

Sungmin mulai berjalan menuju ranjang lain yang berada tepat di samping ranjang Kyuhyun, ia mendudukkan diri di bibir ranjang tanpa melepaskan bidikan matanya. Wajah Kyuhyun yang terlihat di tengah kegelapan benar-benar menimbulkan suatu kesan tersendiri. Sungmin merasa, Kyuhyun memanfaatkan keredupan cahaya bulan untuk menyembunyikan sesuatu dari dirinya.

Apa Kyuhyun menyembunyikan sesuatu yang penting dari dirinya?

OoOoO

Cahaya matahari yang dibiarkan menerobos celah cendela membuat tidur Kyuhyun terusik. Lelaki itu tampak ragu-ragu untuk bangun dari tidurnya. Badannya yang terasa pegal membuatnya enggan. Telapak tangan kanan Kyuhyun mengucek salah satu matanya yang perih karena dilanda rasa kantuk yang berlebihan. Ia membisu untuk beberapa saat, setelah itu mengarahkan pandangan matanya ke segala penjuru ruangan.

Jadi, Sungmin telah pergi ke kantor?

Kyuhyun menyibak selimut yang menutupi tubuhnya, bangkit dari ranjang dan membasuh muka di washtafell kamar mandi. Kepalanya berdenyut sakit ketika ulasan cerita cintanya yang menyedihkan terlintas di pikirannya. Sungmin, ia benar-benar mengatakan beberapa omong kosong kepadanya. Lalu, kebohongan-kebohongan ia ucapkan sebagai doa. Tidak, Kyuhyun mengatakan hal itu hanya untuk menghibur Sungmin.

Ia tak pernah ingin Sungmin pergi dari sisinya.

Langkah kaki Kyuhyun yang terseret menjauhi ruangannya sendiri terlihat gontai. Ia berniat mengunjungi Seohyun. Kemarin malam ia telah berjanji pada wanita cantik itu. Telapak tangannya ia gunakan untuk meraba dinding, menuntun langkahnya menuju ruangan isolasi. Ternyata Seohyun benar-benar menderita kanker yang parah sehingga harus berada di ruangan isolasi.

Kyuhyun menemukan beberapa orang berpakaian hitam berjalan mendahuluinya, melangkah dengan cepat ke arah yang sama dengan Kyuhyun. Mata Kyuhyun terlihat sesekali memperhatikan orang-orang tersebut. Mencoba mencari tahu apa tujuan mereka berada di rumah sakit dengan pakaian berlambang duka cita tersebut.

“Nomor 208, di mana itu?” gumam Kyuhyun sembari membidik setiap papan nomor yang ada. “204 .., 205 .., 206 .., 207 ..,” Kyuhyun urung untuk terus mengeja nomor kamar ketika ia mendapati ruangan yang menjadi tempat singgah orang-orang berjas hitam tadi. Kepalanya menoleh ke kanan dan ke kiri, mencoba memastikan urutan papan nomor yang ada.

Benar .. Orang-orang berpakaian hitam tersebut masuk ke dalam ruangan Seohyun.

OoOoO

“Eoh, di mana Kyuhyun?” Sungmin yang baru saja kembali dari cafetaria untuk membeli segelas kopi hangat terlihat celingak-celinguk di ambang pintu. Jelas-jelas ketika ia pergi ke cafetaria tadi, Kyuhyun masih tertidur lelap di ranjangnya. Ia yakin, ia hanya pergi selama beberapa menit. Sungmin urung untuk masuk ke ruangan Kyuhyun, lelaki itu pun mencoba mengedarkan pandangannya ke lorong. Hanya ada beberapa suster yang terlihat.

“Aku tak menyangka, Seohyun-ssi benar-benar telah pergi,” salah satu suster yang terlihat baru saja mengangkut piring kotor dari ruangan sebelah berucap. “Menyedihkan sekali.”

Ah, Seohyun. Mwoya?

Tiba-tiba Sungmin menjadi teringat dengan ucapan Kyuhyun. Ah, mungkin saja Kyuhyun pergi ke ruangan perempuan itu. Dengan langkah ragu, ia mendekati dua suster tersebut. “Jeogiyo, apa anda tahu di mana kamar dari Ss—Seohyun-ssi?”

Sebelum menjawab pertanyaan Sungmin, dua orang suster itu saling memandang dengan tatapan heran. Salah satu dari mereka akhirnya menatap Sungmin lalu tersenyum. “Dia ditempatkan di ruangan isolasi nomor 208.”

“Ah, ne. Gomabseubnida,” tubuh pendek Sungmin merunduk beberapa derajat untuk berterimakasih.

“Tt—tapi, sebaiknya anda bergegas jika ingin mengunjunginya,” suster yang memiliki wajah lebih cantik itu berucap.

Alis Sungmin melengkung. “Ne? Ada sesuatu yang terjadi?”

Dua suster itu mengangguk dalam waktu yang sama. “Seohyun-ssi meninggal pukul 4 tadi pagi.”

Mata Sungmin terbelalak karena kaget. Sekarang yang ia pikirkan adalah Kyuhyun, Kyuhyun. Lelaki itu tak akan sanggup menerima kenyataan pahit yang menimpa teman barunya. Akhirnya Sungmin bergegas pergi setelah ia mengucapkan terimakasih kepada dua suster tersebut. Langkah kakinya terlihat menyusuri beberapa lorong, bertanya ke sana ke mari untuk menemukan ruangan isolasi secepatnya.

Sebelum Sungmin sampai di ruang isolasi, siluet bayangan Kyuhyun terlihat keluar dari sana. Wajah Kyuhyun terlihat murung, menyuratkan luka yang begitu kentara. Sungmin melangkah pelan, mengekor langkah kaki Kyuhyun dari belakang tanpa berniat menyapa. Melihat Kyuhyun yang berjalan gontai membuat Sungmin tak kuasa untuk menyapa lelaki tersebut.

Bahkan sekarang Sungmin tak habis pikir, mengapa Kyuhyun mampu bersedih karena orang yang baru ia kenal?

Tiba-tiba langkah kaki Kyuhyun terhenti, reflek langkah kaki Sungmin pun ikut terhenti.

Hyung ..,” panggil Kyuhyun pelan. Kyuhyun tahu Sungmin berjalan tepat di belakangnya, ia yakin tentang hal itu. Aroma parfum Sungmin yang feminim tercium oleh syaraf penciumannya. Bahu Kyuhyun terlihat terangkat beberapa detik, setelah itu kembali sejajar seperti semula. Kepalanya yang semula merunduk pun kini ikut terangkat, pandangan matanya yang kosong menerobos lorong rumah sakit di depannya. Kyuhyun membusungkan dada, “Berhentilah mengikutiku!”

TBC

Akhirnya aku bisa update juga.. Harap maklum tentang keterlambatan di setiap update-nya yah … Hehehehe .. Oiyah, ternyata bulan ramadhan akan datang yah.. Author baru tahu -_- *plak* karena hal itu, bagi readers yang menjalankan ibadah puasa di bulan tersebut, apa kalian tidak keberatan jika ff ini tetap diupdate seperti biasa?

Aku takut jika kalian yang menunaikan ibadah puasa jadi terganggu atau bahkan mungkin melarang ff ini update di bulan ramadhan. Sekedar bocoran saja, di chap selanjutnya nggak akan ada NC kok *yaeyalaah* jadi, tolong berikan ide kalian tentang ke-eksisan ff ini dibulan ramadhan yaaah …

~MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY-PASTE SEMUA KONTEN YANG ADA DI BLOG INI! DO NOT PLAGIAT, PLEASE!~

91 thoughts on “Time | KyuMin | Chap 12/? | YAOI | T+ | Romance, Hurt |

  1. wew., ch ni bkin nysek., ksian bgt sih si kyu., #peyukkyu
    prsaan kyumin mnggalau mulu.,
    ff ny ttep d lnjutin ya~., klo bkal ada nc ny yah tinggal d protect aja., ehe😄

  2. apdet aj chingu. . .mza nunggu lebaran bru apdet kn kelamaan,keburu penasaran
    knp jd tmbh menyedihkan ea?terutama kyuppa huweee

  3. Lah kok tiba2 TBC gitu? Maksudnya apa tuh? –”

    Wow part ini full kyumin doang ya yg muncul. Turut berduka atas meninggalnya seo *entah kenapa saya malah ketawa seneng*😄

    Yaelah jiyoo,kalo gak ada NCnya mah ngapain mesti gak diupdate? Ya gak masalah lah,gak akan menggoda iman kok #plak
    Tetep update aja walaupun puasa,lumayan buat ngisi waktu ngabuburit.
    Saya malah akan galau kalo puasa gak ada ff yg update -.-

    Yosh ditunggu lanjutannya.
    Fighting!🙂

  4. Huaa… Akhirnya update juga…

    Seohyun meninggal yya?!! Syukurlah (?) hehe..
    Sekarang giliran Sungmin kah yg ngejar2 Kyuhyun (?)

    Selama ramadhan tetep lanjut donk… Saya cuma puasa baca ff NC qo🙂

  5. apa maksud kata2 kyu yang terakhir kaaaa (⊙o⊙)?
    kapaaan ming putusin hae nyaa?? kasian kyu nnti kesepiaaan ><
    lanjuut asap ya ka ^.~ hehe

  6. Huwaaa apdet.. :p
    Tuh khan tuh khan!! Aku sebel deh ama Sungmin disini..😮
    Aku masih kesel ama Sungmin..
    Kayaknya Kyu marah ya ama Sungmin??
    Lanjut ya thor..🙂

  7. Yea.. GaLau Luar biasa…
    Kyu ko bisa-bisanya dirimu berucap tanpa sesuai dengan kata hati…
    Bikin Nyesek aja di Chap ini..
    Tapi Kyu Lom mau nyerahkan.. AyoLah kyu usaha…
    Seohyunya meninggal yah? Kasian, aku ikut sedih, biasanya kalo di FF lain seohyun meninggal, hancur, ato tersakiti aku bahagia banged..
    Tapi dsni aku kasian,,

    untuk rhamadan up-date seperti biasa aja jiyoo toh ga bakal ngeganggu ibadah, seLama gga ada unsur NC, hehe *timben ga otak yadong*

    ya ditunggu next chap..

  8. wahhh tak perlu ditanya lagi thor.. kalo mau duipdate di bulan ramadhan aku ga masalah banget.. bahkan kalo mau diupdate tiap hari juga sangat sangat TIDAK MASALAH,, ehehe..
    kalaupn ada atau tidaknya NC uga ga masalah thor, asal diberi peringatan saja,, masalah kita mau baca atau tidak kan urusan kita sendiri,, misal dosa atau tidak yang nanggung kan juga kita sendiri,, sebagai readers kita pasti tau mana yang bnar atau salah. tenang saja aku yakin readers sudah bisa tau ana yang terbaik buat mereka sendiri kok..

    okai saatnya komen masalah cerita.. Err in kapan ya sungmin akan bisa move on dari donghae..haa itu yang selama ini kutunggu tunggu.. LOL
    disini Min belum sadar2 ya kalo tindakannya itu salah, mengganggu tunangan orang lain, walopun saling cina tapi kan tetap ststus Hae adalah tunangan orang lain, dan itu salah (sok2 an banget nih aku tulisnya, padahal kalo itu kyumin sih oke oke aja) haha I’m too biased..

  9. woww~
    mereka berdua d ujung kegalauan -__-”
    err~
    kyuhyun bohong bwt kbhagiaan ming,tpi kyu bohong jga jd nyakitin prsaan nya ._.
    kpn ming ngmg cinta nya k kyu????? ><
    aish!!!
    puasa tetep LANJOT!!! yah🙂

  10. aduh gra ntn SNL pas di part Kyu yang malu2 gitu ma Ming jadi ngerasa Kyu bener2 cocok jadi UKE Ming *di getok Kyu*
    Ming kapan coba sadarnya udah jelas2 kamu tuh suka ma Kyu tapi masih aja kekeuh ma Hae padahal Hae bakalan nikah ma Hyuk,,
    Kyu shock berat tuh kehilangan seo mpe minta Ming berhenti ngikutin dia tapi ambigu juga neh makna dari kta2 Kyu seolah tersirat maksud tertentu..
    Tapi mungkin dengan Kyu meminta Ming berhenti wat ngikutin dia Ming nanti bisa sadar akan perasaannya coz biasanya kita akan sadar sipa yang paling kita butuhkan setelah kita tidak bisa lagi menjangkau sosok tersebut dengan pandangan mata kita,,
    Ming siap2 galau yah kekekeke

  11. yaaaah, masa kyu mau pergi sih? Kyumin scene yg romanticnya manaaa? Haha
    miris bgt deh kyu, kayak jadi pelampiasan doang begitu. Kasian~

    ming dibikin cepet sadar dong, biar gak liat hae mulu haha

  12. akhirnya lanjut juga ff-nya…🙂
    part ini nyesek deh,
    itu Ming sebenarnya punya cinta buat kyu, hanya saja dia belum menyadarinya dan juga hatinya masih ada nama donghae..
    Huwaaa… Kapan mereka bersatu…
    Gemes!!!

    Saeng.. Lanjut aja ffnya walaupun puasa.. Tenang bacanya juga malam kok…
    *plaaakk

  13. seo udah meninggal & kyu kayanya sedih bgt u,u . Kyu ngebenci ming kah? Asal ga ada NC gapapa kok eon, lanjut aja🙂

  14. Updateee ajaaa~ omoona seo mati?😮
    Kasiaan kyu keilangan.tmn barunya huhu
    Biarin kyu sedikit menjauh dr ming deh, supaya ming bisa sadar sm perasaannya hehe

  15. annyeong~
    chapter ini sedih ya. tapi ada sesuatu yg bikin senyum. ming suka kyu tp nggak sadar ya? kasihan seohyun meninggal.
    soal bulan ramadhan, aku malah seneng kalo kamu mau update. kan ff ini aman. jadi nggak akan ganggu ibadah.

  16. Nyesek, d’stiap chap nyesek mulu stiap d’bc.y…-___-”
    ada apa dengan mereka berdua?*eh
    Kyu bakal nyerah pada Sungmin ‘kah?
    Ato perasaan sungmin bakal b’ubah?
    Kita tunggu di chapter slanjut.y!*loh

    keep writing chingu^^
    Sampai ktmu d’chapter slanjut.y ne!

  17. addduuuuhhhh JiYoo ~ kenapa chapter ini lebih nyesek dari chapter selanjutnya T-T hiks
    kasihan KyuMin😦
    eung….update seperti biasa aja🙂

  18. Eaeaeaeaea! Uri Kyuhyunie~

    Malang nian(?) nasib-mu, nak.. #slap

    Ming, ayolah.. Jangan egois gitu.. Kyu itu tersakiti..

    Urgh, entah kenapa aku ngerasa Ming bego banget tentang perasaannya di sini.. #plak #plok #duagh

    Cepet lanjut, eon! Bulan Ramadhan update kayak biasa ajaa..

  19. Jiyoo.. Ini Rindu. Mian blm bc squelx MSA. Hehehe..
    Nyesekkk.. Mstix td kyu blg ke ummax kalo ming g cinta dy. Ming pilih hae. Akhrx kyu ditinggalin lg..
    Stlh ming dgr kyu blg gt pasti ming lgsg luluh. Hahaha..
    Update trus yh..

  20. Ming gak pernah nyadar sama perasaanya sendiri -_-‘

    Kasihan kyu *peyuk kyu, ditinggal sama teman barunya . .

    Saran aku mending bulan ramadan tetep apdet aja deh thor😉

  21. Omo seohyun eonni nya meninggal TT
    HUAHAHA sungmin nya cemburu-..-wkwkwkw abis sebel ming nya kaya gitu ke kyu. Haduh mana kyu nya sabar bgtttt*elus dada*

    aku ngga keberatan ko jiyoo, update aja:) haha
    ga ada nc juga gapapa, libur dulu nc nya haha dibikin yang manis manis aja^^ wk
    lanjuttttt

  22. Kyaaa. . . . . JiYoo. . . . . Aku telat niH. . . .kirain blum updte. Dan setelah bCa nyesek bgt,feelnya kyu dpt bgt,sedih jadinya, pengen peluk Kyunnie. . . . .

  23. Hadeuh -_- seohyun nya keburu meninggal.. Padahal moment sungmin cembokur itu lucu loh😀 /ketawa nista/ …… Sungmin bener” tdak bisa melupakan donghae ya -_- … Ishhh ksian kyunnie

  24. akhirnya update jg.. ih ming g nyadar lo suka ma kyu.. kasihan seo meninggal aq kira jd pihak keempat.. kyu mau nyerah kah.. penasarann.. lnjuut chingu blan ramadhan tetep lnjuuuut.. aq slalu menunggu chingu update.. semangat update dibula puasa chingu

  25. omoo Kyu waeyooo??? :O
    yeaaay~ walopun update.a lama ini mmuaskan looh soal.a full KyuMin moment😀
    ttep harus update doonk, slain gak makin penasaran kan lumayan itung” ada ngisi waktu ngbuburit🙂

  26. seo……..😦
    sni biar ak j yg nemenin kyu..kesian amat /____\
    min lelet ni gk sadar2… hhhaa
    lanjut jiyoo…
    gbs tiap hr apdet y… kkkk xD

  27. aigoo,,qu nyesek banget bacanya..kyu kasian banget…kapan nie KyuMin bisa jadian??
    ff nya harus terus dilanjut donx,,yg penting jangan ada unsur NCnya…hehe
    ditunggu utk next chap ia…

  28. Waaahhh… Ko seohyunnya cepet amat meninggalnya… Kasian…

    Eh jiyoo-ah.. Aq ga keberatan ko.. Lanjut ajah… Kan bacanya abis buka puasa.. Hihihihi…

    Lanjuuuttt… ehh iyaa Kapan,mingppa sadar klo dia juga cinta sama kyuppa…
    huhuhuhu
    nyesek sendiri ni bacanya.. Kasian kyuppa.. Kasian juga mingppa…

    ^^

  29. sadarlah umin…#sambil bacain doa…#plak…

    kyu kasian amat…aku makin pnasaran sama klanjutannya…^^

    lanjut ne…^0^

  30. Aq MEWEK!!!!!

    hueeee…ini scene yg plg nyesek untuk sementara waktu,pengen peluk KYUHYUN~

    aigoooo…pasti Kyu merasa terpukul, stu krn Sungmin, dan kdua krn kepergian Seohyun yg bru dy kenal.

    gk bsa byangin ekspresi Kyuhyun,pasti sangat-sangat sulit untuknya.

    tp klu bnar Kyu mw menghindari Sungmin,yakin dehh distulah Sungmin bru benar2 menyadari perasaannya,saat Kyuhyun mulai menjauh dari hidup dan jarak pandangnya….eaaaaaa….

    blagu amat yah ni komen saia…*plaaak*

    pokoknya NYESEK dehh..

    oh ya..udh mw puasa,slmat menunaikan nya yahh..^^

  31. jiiiii itu ngapa si kiyu jadi begonoooo???? udeh bikin si umin ngerasain kepedihan yg mendalam akibat ditinggalin si kiyuuu wakakakakakk
    HARUS TETAP UPDATE JI!!!!
    AKU TADI UDAH GIRANG BNGEETTSSS YAA ADA TULISAN NC NYA….. EH ITU KATA TIDAK NYEMPIL AJAAAAA LAGI YAKAN… HAAHHH -,,,,,,,—–

  32. baru bisa baca ff lagi
    ming kenapa ragu gitu kalo dy suka sama kyu
    kenapa kyu mau nyerah
    jangan nyerah kyu

    selama ramadhan tetap publish donk author selama gada nc nya hehehe
    tapi publishnya mungkin malem aja abis buka

  33. Annyeong. Joneun JHLee imnida. Salam kenal saeng^^
    Kasian bnget nasib Kyu ~~ Kpan Min dsatukan dg Kyu? Ah g tega nih lihat Kyu yg selalu ngalah gtu TT.TT
    Gp2,update j trus saeng. Kan bisa baca lw udh buka puasa. Hhe😄

  34. update seperti biasa aja (!)
    goddamn aku ketinggalan 5 chap (!)
    tanggung jawab thor, aku tiap baca ff ini kudu megang inhaler.
    takut asma nya kambuh juga -…-
    lanjuuuut! panjangan yaaak? kkk

  35. seohyun is death? Omo.. Semoga tenang disisi-Nya ya.. #plakkk

    Sumpah, aku ngerasa Kyuhyun tuh bener2 yang paling nyesek sedunia yah.. Udah cintanya bertepuk sbelah tangan, temennya meninggal lagi..

    Sungmin kok ngeselin banget ya disiniii.. Dia mau sama donghae, tapi mau bareng2 terus sama kyuhyun..

    Duh banget ceritanya..
    Itu tadi tbc-nya si Kyuhyun knapa lagi?

    Penasaraaann,, lanjut ya!😀

  36. yakkk ampun ternyata q telat ~ ah gpp kan ^^ ahhhh kasihan Seohyun#plak tumben kasihan biasanya jga nyumpahin,,
    Sungmin knapa kau gk peka bgt sihhh,,, disini gk ada Haehyuk moment ne~ semuanya Kyumin moment, jdi gk tau dah gimana sekarang prasaan Hae~ tapi kyaknya masih dehh~ u,u
    Ahhhh kasihan Kyuhyun udah temen curhat gk ada, kau itu terlalu baik kyuhyun, egois dikit apa~ kau terlalu menyerah (tapi mau bagaimana lagi tuntutan skenario Eonnie Jiyoo sih#plak) q sedikit kesel ma sifat Kyuhyun disini tpi gpp sih yg penting kyumin akhirnya bersatu walaupun rumit sihh^^

    Klau bulan ramadhan gini gpp kok Eonnie tetap publis ,, pasti kebanyakan orang lebih baik diem n internet’n yg penting kan gk ada NC^^
    Eonnie emank agamanya apa???
    Q bukan Orang muslim Eonnie!!!
    makanya bisa ngomong gtu ^^#plak

    Gmana MOSnx berhasil gk??
    Hwaiting Ne Eonnie Jiyoo,, tetap semangat Readermu yg satu ini akan tetap menanti^^,, q gk masalah Eonnie publis lama yg penting gk Hiatus mendadak aja^^ q kan juga ngerti orang juga punya kehidupan n kegiatan lain selain buat ff,, apa lagi sekarang udah SMA,, pasti kegiatannya bakal padat ^^,,,

    Ahhh gtu aja dulu qta lanjut in next chap^^ kayaknya q comentnx pajang bgt deh -_-
    Pay…. Pay… Eonnie

    Q tunggu chap selanjutnya d^^b

    • ahhh commentnya panjang bngeeeeet, aku suka deeeeeh *big hug* aku jadi bingung harus jawab apa -_- bulan ramadhan tetep publish kok, soalnya readers banyak yang minta dipublish. hehehehehe MOS ?! uuhg, jangan tanya tentang itu deh. aku neg banget kalo inget masa MOS SMA -__- harus doonk, harus menunggu saya yang akan selalu comeback *plak* -maaf jawaban review nggak nyambung-

  37. kyaaa ketinggalan lagi
    bagus kyu panas-panasin (?) ming aja kaya’y ming uda mulai jelous gara2 kau dekat sama seo. ah tapi akhirnya seo meninggal, kyu sedih karna jadi benar2 kesepian kan?
    ming sebenernya persaanmu ke kyu gimana sih? kasian kyu tuh.

  38. poor kyuhyun~
    aigo~ makin hancur hati kyuhyun, *tenang kyu kan masih ada aku* *digiles umin*

    konfliknya makin tegang ni, ditunggu chap selanjutnya^^

  39. huweee…… kyu kok gtu sih
    ming, kapan drimu akan mengerti perasaan kyu

    biarkan sja hae sma hyukjae

    mian chinggu, bru nongol ngomen lagi,
    biasalah chinggu, ngadat plus ge sibuk minta ampun juga, he he he

  40. disini kyu bener” jadi sosok yang terluka banget . .😦
    udah di tinggalkan chengmin . . .
    skrang mlah cintanya yang bru malah mencintai orang lain . . .

    aku salut dengan keiklhasan kyu untuk membiarkan minnie memilih hae . . .

  41. oppa * peluk kyu ..
    jangan sdih ne😦 ,, kau hrus mrelakan seo unnie😦 ,,
    ahh,,chap ini nyesek ,, tpi daebak ,, makin seru ,, makin pensaran ama crita slanjut ny😀 ,,
    lanjut bca y😀 ,,

  42. q turun berduka atas meninggalnya seohyun*sok*
    aduh ming kamu itu kapan sih nyadarin kalo kamu suka ma kyu…
    kyu pasti sedih yaaaa karna temennya ninggal kasihannn~~~
    *sini2 sama aku biar ku peluk#plakkkkk*

  43. Ya ampun makin rumit aja sih maslahnya nih
    Kyuhyun kesepian ya, kasian bngt sih mau d’tmnin???? Atau butuh tmn???
    :p ђëђë {^_^} ђëђë :p

    Kasian juga ya soehyun, baru muncul udah ilang lagi

  44. Yah… Cwe itu tiada…

    Kyu jdi pelarian doang ketika ming sakit atau lg terburuk,,

    # jitak ming’y

    kyumin kyumin kyumin… Kapan kalian bersatu?

  45. iishhhh sumpah chap ini yg nyesek bgd…
    mana kyu sabar bgd ngadepin ming…
    pdhal dia cm bwt pwlarian…hiks….

  46. Kirain seohyun bakal bertahan lebiih lama terus bakal deket sama kyuhyun eh ternyata oh ternyata dia sudah dipanggil duluan

    Knp jg kyuhyun harus marah coba ck

  47. Kirain seohyun bakal tetep hidup terus entar suka sama kyuhyun,eh taunya

    Terus ngapain coba si cho pabbo harus marah -_-

  48. kyknya sungmin mulai merasakan ada yg salah dengan perasaannya terhadap kyu… semoga aja sungmin tidak terlambat menyadarinya…

  49. Huueee sedih banget part ini, kasian banget kyuhyun nya,
    Seohyun keburu pergi duluan kan, padahal kyuhyun belum nepatin janjinya,
    Lagian kan seru tuh kalo ada seohyun, sungmin bisa makin cemburu terus biar sadar siapa yang sebenernya dia cintai,,
    Semoga orang keempatnya muncul lagi

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s