Time | KyuMin | Chap 11/? | YAOI | T+ | Romance, Hurt |

Time

 

Genre : Romance , Drama

 

Rate : T+

 

Pairing : KyuMin

 

Part : 11/?

 

Warning : Boy x Boy , YAOI , Miss Typo

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. Ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

Summary : Kenangan masa lalu yang ikut andil dalam masa depan, terkadang membuat seseorang dapat menjadi lebih baik. Tetapi, jika seseorang tak mampu membuang kenangan buruk dan lebih memilih untuk terjerambab dalam perasaannya sendiri, maka air matalah yang akan mereka terima.

 

Music : Only You by Super Junior M

“Sungmin-ssi, gwaenchanhayo?” suara berat Yesung yang terdengar sebagai pemecah keheningan membuat Sungmin tersentak. Leader di ruangan mereka itu kini menatap Sungmin dengan mata sipitnya, melempar pandangan yang begitu sulit untuk diartikan.

“Gg—gwaenchanhayo,” jawab Sungmin. “Jam makan siang akan segera datang. Aku harus pergi terlebih dahulu untuk mengurus .., eum .., sepupuku ..” Sungmin kini bangkit dari duduknya, berusaha untuk menghindari tatapan tajam yang Yesung layangkan. Dengan gerakan tergesa-gesa ia mulai merapikan barang-barangnya.

“Sungmin-ssi,” Yesung ikut bangkit dari duduknya. “Apa kau ingin lari?”

“Hh—hyung, pertanyaan macam apa itu,” Ryeowook yang melihat ada sesuatu yang aneh di diri sang kekasih kini menimpali pertanyaan Yesung. “Sungmin hyung, cepatlah temui sepupumu!”

“Aah, ne .. Aku pergi,” Sungmin merundukkan badannya sebelum ia melangkah pergi.

Gila, Yesung benar-benar berniat mempermalukannya di depan Sunny dan Ryeowook. Sungmin mengambil langkah panjang-panjang, berharap ia akan meninggalkan kantor itu dengan sesegera mungkin. Berada di kantor sama saja berada di neraka sejak kejadian dimana Yesung membuka semua kedoknya untuk mendekati Donghae.

“Aku bisa gila,” gumamnya. Sungmin meraih ponsel pink yang bersembunyi di salah satu saku celana, merasa begitu terheran ketika ia tak mendapati notification apapun dari sana. “Kenapa Kyuhyun tak menghubungiku?”

Sejak lelaki itu berada di rumah sakit, Kyuhyun terlihat aneh dengan segala perubahan yang terjadi di dirinya. Lelaki itu terkesan lebih menutup mulut dan menjadi sosok penurut. Ponsel Sungmin pun terasa begitu lebih tenang karena tak diganggu oleh dering telpon atau sms dari Kyuhyun.

Sungmin merasa, lelaki itu mulai menjaga jarak dengan dirinya ..

OoOoO

Kyuhyun terdiam di ranjangnya sendiri. Memikirkan pertemuannya dengan Seohyun membuat suatu gagasan aneh muncul dan merajai pikirannya. Selama ini ia selalu berharap agar Tuhan sesegera mungkin mencabut nyawanya agar ia dapat bersama kembali dengan Chengmin. Hanya karena Chengmin, ia bahkan mampu untuk berdoa seperti itu tanpa memikirkan pihak-pihak yang ia akan tinggalkan.

Aku harus tetap hidup agar orang-orang yang ada di sekelilingku tak akan bersedih ketika mereka menghadiri pemakamanku.

 

Oppa, tidak ada yang lebih baik dari hidup di dunia dengan orang yang menyayangimu ..

 

Percayalah, sekalipun kita kehilangan salah satu orang yang kita sayangi, pasti Tuhan akan mengirimkan malaikat barunya.

Ia menghela nafas, ucapan-ucapan Seohyun yang terdengar seperti ajaran doa dari seorang pendeta sukses menancap dengan begitu baik di otaknya. Bahkan sampai detik ini pun ia sulit untuk melupakan setiap kata tersebut.

Memang benar jika ia memikirkan kematian, sosok Sungmin yang begitu berharga tak sempat terpikirkan olehnya. Yang ada di pikiran Kyuhyun ketika penyakitnya tengah kambuh hanyalah Chengmin. Ia tak pernah berpikir bahwa Sungmin adalah pihak yang ‘mungkin’ paling bersedih ketika mendapati dirinya tengah kambuh. Tanpa sadar, Kyuhyun selalu membuat Sungmin menangis.

“Kyunnie ..,” tiba-tiba suara Sungmin yang terdengar nyaring membuatnya menolehkan kepala ke arah pintu. Lelaki mungil yang baru saja memasuki pikirannya itu berjalan mendekati ranjang dan meletakkan sesuatu yang ia bawa. “Aku membawakan apel untukmu.”

Gomawo,” balas Kyuhyun. Ia lihat Sungmin mengeluarkan piring yang dilapisi dengan plastik tipis, seperti biasa. Pasti lelaki mungil itu kembali makan ddubboki yang ia beli di pinggir jalan. “Hyung, kau harus makan nasi.”

Sungmin menatap Kyuhyun sembari mengaduk ddubbokinya yang masih panas. “Aku tidak ada waktu untuk mengantri membeli makan,” ucapnya lalu melahap satu ddubboki berwarna oranye cerah itu.

“Kau bisa membelinya di caretaria rumah sakit ..,” Kyuhyun melontarkan usulnya.

“Dan meninggalkanmu lagi?” Sungmin menusuk salah satu tubuh ddubboki dengan kekuatan penuh lalu melayangkan tatapan tajamnya ke arah Kyuhyun.

“Cobalah untuk menurut denganku!” Kyuhyun meninggikan nada suaranya. “Hyung selalu menganggapku sebagai anak kecil yang manja!”

“Aku tahu jika kau menjadi seme sebelumnya. Tetapi, hal itu tak berarti jika kau tengah bersamaku,” sahutan yang terucap dengan begitu cuek itu terdengar. “Aku orang yang tak membedakan status seperti itu ketika tengah bersama orang lain.”

“Lalu apa aku sama dengan ‘orang lain’?” seloroh Kyuhyun. “Hyung, apa aku tak berarti apapun untuk hyung?”

“Oh, berhentilah melontarkan pertanyaan seperti itu,” Sungmin meletakkan piring ddubbokinya kemudian meneguk air mineral dari botol yang ada di meja nakas.

“Aku sudah menganggap hyung sebagai Chengminku! Apa hyung tak membalas kebaikanku?”

“Ayolah, Kyu .. Berhenti menganggapku sebagai Chengminmu ..”

“Tapi aku mencintaimu, hyung ..”

Pada akhirnya pernyataan itu terlontar dari bibir Kyuhyun. Entah mengapa perasaan Sungmin yang tak peka membuatnya begitu ingin mencekik leher Sungmin. Ia ingin Sungmin menyadari perasaannya, tetapi lelaki itu malah mengatakan hal yang semakin membuat hatinya tersakiti. Tanpa didugapun pernyataan itu terlontar dengan nada tegas yang menyuratkan beribu maksud dari hati Kyuhyun.

Tak disangka memang. Apalagi Sungmin yang benar-benar tak mengerti dengan apa yang Kyuhyun sampaikan. Selama ini ia tahu jika Kyuhyun menganggapnya sebagai Chengmin, tetapi ia tak pernah berpikir bahwa Kyuhyun juga mencintainya. Untuk yang pertama kalinya ia begitu dikejutkan dengan pernyataan cinta dari seorang lelaki.

“Aku mencintaimu, hyung,” Kyuhyun mengulangi ucapannya ketika respon yang ia tunggu dari Sungmin tak kunjung ia dapat.

“Aa—aku benar-benar bingung,” ucap Sungmin seraya menundukkan kepala.

Kyuhyun menelan air ludahnya, perlahan ia mulai merundukkan wajahnya. Dua mata iblis itu mencoba menangkap dan memenjara pandangan Sungmin, lalu dengan sigap ia menahan dagu lancip Sungmin. Bibir tebal milik Kyuhyun mengecup bibir plum yang ada di depannya, menyesap bibir itu selama tiga detik kemudian melepasnya.

Saranghae, hyung ..”

Sungmin mendorong dada Kyuhyun, menggeser kursi yang ia duduki ke belakang. Telapak tangannya menyentuh dua belah bibirnya yang bergetar. Mata kelinci yang menyuratkan keterkejutan itu menghujam wajah pucat Kyuhyun dengan pandangan penuh tuntutan. Wajah Sungmin terlihat menyamai keadaan wajah Kyuhyun, pucat. Dadanya berdesir, ada suatu rasa asing yang melandanya saat ini. Seolah-olah ada sesuatu yang siap meledak di dadanya.

“Eemh, aa—aku harus .., kembali ke kk—kantor ..,” Sungmin benar-benar beranjak dari duduknya. Lelaki itu benar-benar tak kuasa tenggelam dalam suasana kaku yang begitu mencekam seperti ini. Tatapan Kyuhyun yang lain dari biasanya membuat tengkuknya meremang. Lalu seketika itu juga Sungmin melempar seulas senyuman dan berjalan dengan langkah limbung keluar ruangan.

Sungmin mengelus permukaan dadanya sendiri, mencoba merasakan detak jantungnya yang berdegup lebih kencang dari sebelumnya. Jika Kyuhyun melumat bibirnya satu menit saja, bisa jadi ia menjadi gila saat ini. Kyuhyun yang selama ini selalu ia kasihi ternyata telah merasakan perasaan seperti itu. Menakutkan, apa jadinya jika Donghae tahu tentang masalah konyol ini? Sungmin menyentuh bibirnya yang menghangat, meraba daerah yang telah Kyuhyun kecup. Ciuman yang telah Kyuhyun berikan kepadanya menyisakan beribu rasa yang sulit untuk diungkap. Sungmin menyandarkan dirinya di salah satu tiang penyangga bangunan rumah sakit, ia pun menengadahkan kepala ke atas.

Sedangkan pemilik sepasang mata yang sedari tadi mengintai Sungmin kini mulai membalik badan, melangkah menjauh. Apa yang baru ia lihat sungguh menorehkan luka yang mendalam bagi hatinya sendiri. Binar matanya semakin meredup, mengiringi langkah kakinya yang terlihat begitu limbung. Seorang lelaki yang benar-benar merasakan patah hati, membuatnya tak mampu untuk memikirkan apapun selain sakit hatinya sendiri. Kejadian yang telah lama ia lupakan, kembali terulang. Untuk yang kedua kalinya, Donghae menerima pengkhianatan dari Sungmin.

OoOoO

“Aku kembali,” suara Sungmin terdengar lebih lembut dari biasanya. Lelaki berjas abu-abu tua itu berjalan memasuki ruangan kantor dengan melukiskan ekspresi yang kurang baik. Sebelum Sungmin duduk di kursi kerjanya, suara deheman Yesung menginterupsi tindakannya.

“Direktur memanggilmu,” ucap Yesung sembari menatap Sungmin dengan tatapan tajamnya, seperti biasa.

Sungmin menatap Ryeowook dan Sunny bergantian, dan dua orang tersebut mengangguk untuk membenarkan ucapan Yesung. Sungmin mulai melangkah mendekati pintu yang akan menghubungkannya dengan ruangan direktur, menempelkan telapak tangannya di knop.

Oppa, apa tadi kau tidak berpapasan dengan Direktur di rumah sakit?” Sunny tiba-tiba nyeletuk, melempar pertanyaan manakala perempuan imut itu menemukan raut kebingungan di wajah Sungmin.

“Di rumah sakit?” dahi Sungmin mengeryit.

“Kau mengatakan, beberapa hari ini kau sibuk mengurusi sepupumu yang ada di rumah sakit,” Yesung mengambil alih pembicaraan Sunny, memotong penjelasan yang akan Sunny lontarkan. “Tadi, beliau berniat menjenguk ke rumah sakit.”

Sungmin serasa disengat oleh ribuan volt listrik ketika ia mendengar apa yang telah Yesung ucapkan. Tanpa menunggu ucapan lain yang mungkin terlontar dari mulut Yesung, Sungmin mendorong knop pintu tersebut dan menutupnya dengan segera. Pandangan matanya mendapati sosok Donghae tengah berdiri menghadap jendela besar berlapis kaca, mungkin direktur itu mencoba menatap jalanan kota Seoul dari tempatnya berdiri.

Pasti Donghae tahu tentang apa yang baru saja terjadi antara ia dan Kyuhyun. Sungmin mulai menyeret langkah kakinya mendekati Donghae, berdiri sejajar dengan lelaki yang berstatus sebagai kekasihnya. “Ehm, kau memanggilku?”

Donghae menarik kedua telapak tangannya dari saku celana. Ia memutar kepalanya ke arah samping kiri, menatap Sungmin dengan tatapannya yang menyuratkan kesedihan. “Hm ..,” sahutnya.

“Hae,” Sungmin mulai merengkuh tubuh Donghae, membawa tubuh lelaki itu ke dalam pelukannya. Mungkin Donghae tengah merasakan sakit hati karena kesalah-pahaman. Sungmin menggesek-gesekkan pipinya di dada Donghae, lalu ia pun mendongakkan kepala. “Mianhae.”

Donghae mencelos, tangan lelaki itu mulai bergerak menelangkup pipi chubby Sungmin. “Untuk apa?”

“Percayalah, aku hanya mencintaimu,” Sungmin melingkarkan kedua lengannya di leher Donghae. Lelaki mungil itu berjingkit demi menggapai bibir sang kekasih yang menunggunya. Perlahan Sungmin mulai menempelkan bibirnya, mengecup dua belah bibir orang yang begitu ia cintai.

Salah satu tangan Donghae kini menekan tengkuk Sungmin, dan tangannya yang lain menahan pinggang Sungmin agar tubuh itu tak merosot ke bawah. Dadanya bergemuruh ketika adegan ciuman sang kekasih dengan sepupunya kembali berputar di otaknya. Lalu dengan gerakan seaktif mungkin lelaki itu berusaha melumat bibir Sungmin, menyingkirkan perasaan aneh tersebut. Setiap detik yang ia lewati dengan Sungmin, adalah suatu saat dimana semua akan terasa lebih baik.

Sungmin adalah segalanya bagi Donghae.

“Lee Donghae!” pekikan seorang lelaki terdengar begitu keras.

Dua orang sejoli itu pun melepas tautan bibir mereka. Donghae yang tahu betul siapa pemilik suara ini menatap lelaki tua yang ada di ambang pintu. Lalu ia menatap seorang lelaki berambut blonde yang ada di belakang lelaki tua itu. “Kenapa tidak mengetuk pintu terlebih dahulu?” Donghae berucap dengan nada sesantai mungkin.

Inma! Atas dasar apa kalian berciuman?!” teriak lelaki tua itu. Dengan gerakan cepat lelaki itu berjalan mendekati Sungmin. Jika saja Donghae tak menahan langkah kaki sang appa, mungkin lelaki tua itu telah memukul Sungmin saat ini juga. “Inma!”

Joesonghabnida,” Sungmin merundukkan kepalanya dalam-dalam. Perasaan takut dan kalut kini melilit hati dan juga pikirannya. Terpergok tengah berciuman dengan tunangan orang lain, apalagi ia tertangkap oleh appa Donghae dan Hyukjae, membuat harga dirinya jatuh dan terhempas begitu saja.

“Dia kekasihku, appa ..”

Plak!

Setelah ucapan itu terlontar dengan nada datar dari Donghae, suara tamparan yang keras terdengar sebagai peredam. Lelaki itu telah murka karena ucapan Donghae, apalagi sosok Hyukjae tengah berdiri di belakangnya. Pria tua itu mencerca Donghae lewat pandangannya, mengutuk perbuatan anak semata wayangnya. “Kau benar-benar keterlaluan!”

Donghae menggerakkan bola matanya dengan gerakan enggan. Ia menatap wajah murka yang sang appa lukis untuk dirinya lalu berdecih pelan. “Appa juga keterlaluan!” bentaknya tak mau kalah.

Plak!

Appa, hentikan!” kali ini Hyukjae yang berucap untuk membela Donghae. Sungguh, lelaki berambut blonde itu tak tega ketika tahu Donghae mendapat dua tamparan berturut-turut dari telapak tangan ayahnya sendiri. Dengan gerakan pelan, Hyukjae mulai menahan lengan ‘calon mertuanya’, lalu menatap Donghae. “Tarik kembali ucapanmu, Hae.”

“Diam kau!” Donghae mengarahkan jari telunjuknya tepat ke arah Hyukjae. Sejujurnya pun ia merasa begitu muak dengan sikap Hyukjae. Hyukjae selalu bersikap seperti seorang yang dirugikan dalam pertunangan ini, menunjukkan sisi lemahnya untuk menarik perhatian orang tuanya, dan juga sok bijaksana dengan segala tindakannya.

“Lee Donghae! Aku harap kau dapat menjelaskan ini nanti!” Appa Donghae berucap, pandangan lelaki tua itu tampak terfokus pada diri Sungmin yang merunduk dalam-dalam. “Seharusnya aku lebih mempercepat tanggal pernikahanmu!” putusnya lalu beranjak pergi. Ayah kandung Donghae itu lebih memilih untuk mendiamkan ‘kekasih’ Donghae, begitu tak sudi untuk berbicara dengannya. Bagi orang yang selalu bertegang teguh pada realita seperti Appa Donghae, orang seperti Sungmin bukanlah sosok yang bisa diajak berdebat. Penggoda selalu berwajah dua, selalu menunjukkan sisi baik di hadapan semua orang tetapi dalam hati menyimpan beribu niatan buruk tak kasat mata.

Dua orang itu akhirnya pergi meninggalkan Donghae dan Sungmin dalam ruangan ber-AC ini, berdua. Donghae yang memegang andil dalam hal ini akhirnya membalik badan, menatap sang kekasih yang masih pada posisinya. Donghae menyeret langkah kakinya mendekati Sungmin, menjulurkan telapak tangannya untuk menyentuh dagu Sungmin. Mata berair Sungmin menyambutnya, raut wajah yang menyuratkan beribu luka begitu menyayat hatinya. Dua lengan Donghae akhirnya merengkuh tubuh Sungmin, mendekap tubuh rapuh tersebut.

Gwaenchanha,” Donghae mengecup pucuk kepala Sungmin. “Geokjeongma ..”

“Eung,” tiba-tiba Sungmin melepas pelukan Donghae, menghindari dua lengan kekar yang semula merengkuhnya. Kini ia telah tak memiliki muka di hadapan Donghae, apalagi di hadapan orang tua lelaki yang ia cintai. Semua memang terasa salah dari awal. Semenjak ia berciuman dengan Kyuhyun untuk yang pertama kalinya. Andaikan saja Kyuhyun tak menciumnya, semua tak akan terjadi seperti ini. “Aku harus kembali bekerja,” Sungmin mundur beberapa langkah, setelah itu ia merunduk dan keluar dari ruangan direktur.

“Sungmin oppa, gwaenchanha?” Suara Sunnylah yang pertama kali terdengar bersamaan dengan dekapan di salah satu lengan Sungmin. Wajah perempuan berambut pirang kecokelatan itu melukiskan suatu kekhawatiran.

Sungmin mengangguk lalu tersenyum, “Gwaenchanha ..”

“Lee Sunkyu, cepat kembali ke mejamu!” Perintah Yesung yang terdengar begitu dingin membuat Sunny seketika itu juga menggerutu.

Bola mata Sungmin menari-nari resah, lalu beberapa detik kemudian ia menatap Yesung yang duduk tak jauh dari tempatnya berdiri. Sudah ia duga, pasti Yesung tengah menatapnya dengan tatapan iblis. Sungmin mengedarkan pandangannya, tak membiarkan matanya berlama-lama bertemu pandang dengan Yesung. Dengan begitu hati-hati Sungmin menuntun langkah kakinya sendiri menuju meja kerjanya, mengacuhkan bidikan mata Yesung yang masih memperhatikannya.

Asal kau tahu saja, aku hanya akan mengakhiri semuanya jika Donghae berniat seperti itu ..

OoOoO

Kyuhyun berjalan di lorong rumah sakit dengan selimut yang terlilit di tubuh bagian atasnya. Jemari lentiknya terlihat mencengkeram kuat-kuat selimut rajutan berwarna biru tersebut, merasakan kenyamanan tiada tara jika ia mengingat ini adalah selimut rajutan Sungmin. Suster yang baru saja mengecek kesehatannya, menyuruh Kyuhyun untuk selalu menjaga suhu tubuhnya baik di dalam atau di luar ruangan.

Tanpa disengaja ia menemukan sosok Seohyun tengah duduk seorang diri di bangku taman rumah sakit. Selama beberapa menit, ia mengawasi tubuh Seohyun lalu menyimpulkan tubuh kurus wanita cantik itu tampak seperti manekin taman. Ia tak bergerak sama sekali, tatapannya yang kosong pun terus memandang ke depan; menembus kegelapan malam. Kyuhyun melangkah mendekati perempuan malang tersebut, melepaskan lilitan selimut yang ia pakai lalu menyelimuti punggung Seohyun dengan selimutnya.

Perempuan berwajah cantik itu tersentak, tubuhnya menegang selama beberapa detik ketika merasakan sesuatu menyentuh punggungnya. Tetapi ketika sudut pandangnya menangkap tubuh Kyuhyun ada di sampingnya, ia kembali terlarut dalam pikirannya. Seohyun menghela nafas, berusaha berucap untuk mengusir keheningan di antara mereka. “Gomawoyo.”

“Hm,” Kyuhyun menelangkup kedua telapak tangannya, meniupnya untuk menghilangkan rasa dingin ketika angin berhembus. “Apa yang kau lakukan malam-malam begini? Seorang diri?” Kyuhyun mengalihkan pandangannya, menelusuri wajah pucat Seohyun yang benar-benar hampir menyerupai mayat hidup. Putih, pucat, sungguh menakutkan. Apalagi pandangan kosong itu selalu terlempar dari dua manik matanya.

Perlahan Seohyun menolehkan kepala, menerima tatapan Kyuhyun lalu tersenyum simpul. “Orang tuaku tengah berbicara dengan dokter, tentang sesuatu yang penting.” Setelah mengucapkan hal tersebut, Seohyun kembali meluruskan pandangannya ke depan. “Oppa, kau tahu, kemarin malam aku bermimpi tentang masa kecilku.”

“Benarkah? Kau pasti merasa lebih baik ketika bangun di pagi hari.”

“Hm,” seulas senyuman kembali terlukis di bibir Seohyun. Perlahan perempuan itu merebahkan kepalanya di pundak Kyuhyun lalu memejamkan mata. “Kau menjadi temanku di saat yang seperti ini.”

Kyuhyun tersenyum sekilas, ada saja perilaku Seohyun. Memang pada awalnya ia merasa begitu terkejut ketika tahu Seohyun mengambil tindakan seperti itu. Tetapi, ketika ia tahu bahwa Seohyun membutuhkan seorang sandaran membuatnya tak mampu menolak. Tangan Kyuhyun terangkat, melingkar di punggung Seohyun. “Kau bisa mengandalkanku.”

“Saat aku terbangun, aku melihat nenekku yang telah berada di surga berdiri di sebelah ranjang tempat tidurku,” Seohyun melanjutkan ceritanya dengan tempo bicara yang lebih lambat. “Mata sayunya yang begitu kurindukan menatapku.”

Dahi Kyuhyun mengeryit ketika mendengar cerita Seohyun yang terkesan seperti sebuah fiktif. Mengatakan bahwa ia telah melihat orang yang telah mati. Oh, ia jadi teringat dengan kejadian seperti itu yang pernah terjadi kepada dirinya. Tetapi, semua yang terjadi kepada dirinya hanyalah sebuah mimpi, ilusi yang tak sampai pada dunia nyata. Dan sekarang Kyuhyun benar-benar yakin bahwa Seohyun mengatakan hal aneh tersebut terjadi setelah ia terbangun.

“Seohyun-ah, kau baik-baik saja?”

OoOoO

Sungmin yang berdiri tak jauh dari tempat Kyuhyun dan Seohyun duduk, menggeram. Dengan langkah panjang-panjang ia berjalan menghampiri Kyuhyun. Sang trouble maker yang hampir merusak dan menghancurkan hubungannya dengan Donghae itu tengah duduk berduaan dengan seorang perempuan lain, sangat tidak bisa dimaafkan. “Cho Kyuhyun!” teriaknya.

Kyuhyun yang tahu suara Sungmin memanggil namanya menoleh, mengedarkan pandangannya untuk menemukan sosok Sungmin. Sedetik setelah itu, ia mendapati Sungmin tengah berjalan mendekatinya dengan memasang wajah penuh amarah.

“Apa yang kau lakukan di sini?!” sembur Sungmin. Mata kelincinya melototi Seohyun yang kini mulai menarik kepalanya dari bahu Kyuhyun. “Kau di sini untuk berobat, bukan untuk menggoda pasien!” cecarnya dengan nada yang cukup kasar.

Kyuhyun mengerutkan dahi ketika ia mendengar apa yang terucap dari mulut Sungmin. Diliriknya Seohyun yang masih merunduk dalam-dalam, wanita itu tak kuasa untuk membela diri di hadapan Sungmin. Jelas saja seperti itu, dia hanyalah yeoja lemah. “Hyung!”

“Kembali ke kamar!” perintah Sungmin, kini pandangannya beralih menatap wajah Kyuhyun.

Hyung!” Kyuhyun mencengkeram erat lengan Sungmin, menahan lelaki itu agar tak melangkah menjauhi dirinya. “Kau masih marah karena tadi siang?”

Oppa, aku pergi saja,” Seohyun akhirnya bangkit, tangannya bergerak melepas lilitan selimut yang sempat menghangatkan tubuhnya. Seohyun mencium kesalah-pahaman antara Kyuhyun dan lelaki imut itu. Ia jadi tak enak hati jika nanti mereka akan bertengkar karena dirinya.

Mendengar Seohyun berucap, tanpa sadar Kyuhyun menghempaskan tangan Sungmin lalu mencengkeram erat bahu Seohyun. “Ani, ani,” Kyuhyun menahan tindakan Seohyun yang akan mengembalikan selimut pemberiannya. Dengan gerakan pelan, Kyuhyun kembali melilitkan selimut tersebut di tubuh Seohyun. “Kau harus tetap menjaga suhu tubuhmu agar tetap hangat.”

“Cho Kyuhyun,” desisan Sungmin terdengar di batas kesabarannya. Lelaki itu berani mengacuhkannya demi wanita tersebut. Apalagi melihat tatapan Kyuhyun yang seperti itu. Jika mengingat tindakan apa yang telah Kyuhyun lakukan kepadanya tadi siang, rasanya ingin sekali ia menampar pipi Kyuhyun. Rasa sakit berlebihan yang Sungmin rasakan akibat tindakan Kyuhyun membuat air matanya mengembun di kelopak matanya. “Kau mempermainkanku!”

TBC

Author’s Note : Chap sebelas terlambat yah? Mianhae, MOS bener bener menyita waktu dan perhatian author. Oiyah, mungkin chap dua belas akan terlambat lagi ㅜㅜ soalnya author mau camp dulu. Biasanya, sehabis camp author pasti langsung tidur sampe pagi … Hehehe See you in next chap, all ~

Tinggalkan komentar yah~~~ !!

~MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY-PASTE SEMUA KONTEN YANG ADA DI BLOG INI! DO NOT PLAGIAT, PLEASE!~

100 thoughts on “Time | KyuMin | Chap 11/? | YAOI | T+ | Romance, Hurt |

  1. hueeee kenapa makin ribet begini?? huhuhuhh TT…..TT jiiiiii ayolaaaahh cepet bikin mereka kembali pada haluannya masing2…. aku ga tega huuu T.T
    ji maksudnya camp gimana tuh?? aku takut mos nih hehe

    • aku bakal buat mereka tersiksa duluuuuu .. *ketawa nista*
      aku ada camp, camping, kemah, nginep di sekolah, tidur di tenda. biasanya kalo mos di daerahku emang gitu. kenapa malah takut mos ? emang sih, mos itu menyeramkan. aku aja sampe tertekan banget. tiga hari ini aku sering nangis kalo mikirin wajah seniorku yg galaknya minta ampun itu. saking tertekannya aku sampe nggak bisa ngetik banyak banyak ㅜㅜ sedih deh, kalo mos di sekolahku ㅠㅠ yaah doain aja aku sakit trus nggak ikut camp *plak* hohoho

      • hueeeee ditakut2in setan2 gitu ga?? ji sumpaaaaahhhh aku takut bingiitttt >< aku dilatihnya bukan sama senior gitu. tapi aku sm abri2 gituuuuu jii hueee

  2. Kyaaa ming it udh mlai nyadar g sich..bngus kyu buat ming cemburu.. Suka2 ma chap ne.. Nglihat ming marah lht kyu ma seo.. Suka2..lnjuuuuuuuuut chap 12

  3. Min cemburukah sama seohyun ?

    Kyu akhirnya menyatakan cintanya ama ming🙂

    Telat update-nya jangan lama-lama ya thor🙂

  4. ah~
    ming cemburuuuu! Hahaha its really nice! Beneran deh ming cemburu yg banyak aja biar sadar kalo dia suka sama kyu hahaha

  5. huaaaa makin rumit >< perasaan Sungmin sama Kyuhyun sebenarnya gimana?😮 dia udah mau nerima KyuHyun, atau masih nggak peka? :O

  6. sumpah mkin geram sm klkuan haemin.Bru kali ni ak brtrmksh sm seo😛
    Udhlah gpp g jd kyumin+haehyuk jg, kluarin siwon z bt hyuk

  7. aigoo,,kenapa percintaan kyuminhaehyuk jadi makin rumit…
    udah mending ming putusin ja hae,,dari pada dipandang rendah gitu,,mending sama kyu ja…hehehe

  8. Finally update juga XDDD
    Whoaaa makin rumit tp seru..
    Konflik makin njelimet tp ga bikin bosen, daebak !
    Ciuman singkat Kyu emang dahsyat bisa ‘sedikit’ nyadarin Ming meski blm sepenuhnya sadar –a
    Ming cemburu itu yaaa..
    Kalo diliat emang HaeMin ga ada harapan –”
    Org tua Hae ga setuju, kasian Hae, kasian Ming, kasian Hyuk, kasian Kyu.. Semua kasian..
    Kyumin Haehyuk emang takdir huehehe
    No comment buat seokyu -__- saya masih kurang respect sama pair itu #plakkkk

    G’luck buat campnya dan Lanjutkan asap !!

  9. min udah mulai cemburu nih
    kyumin eunhae hubungannya mkn rumit ngeliat min jadi plin plan gini
    min pernah mengkhianati hae?
    sama siapa tuh?
    makin penasaran
    lanjut next chap thor

  10. umin tuh sebenernya cemburu liat kyu sma cewe, cuma dia blm sadar aja sma perasaannya, ming udahin aje deh hbngan sma hae, ntar nyesel

  11. kyaaaa..
    Gemes sama merekaa??
    Ituu…ituu.. Perasaan min ke kyu itu gimanaa??
    Apa min cemburu sama kyu?? *nunjuk pas mau tbc,..
    Aigoo… Makin rumittt!!
    Hohoho…

  12. ahhh..daebak!

    good job kyu..

    klu sblmnya sungmin haus akan ciuman donghae,skrg kyuhyun berhsil bkin sungmin kecanduan bibir sievil magnae…*plaak* ;p

    ckckckck….sungmin seperti sdg memakan buah simalakama..

    sepertinya,apa yg sungmin lakukan menjadi serba salah…jujur,kli ini kasian sama sungmin,dia bner2 bingung mau memilih jalan yg mna..ckckck..

    ishh..part kli ini nyesek amat kyknya,seohyun jg kasian,ada pesan apa lgi yg mw disampaikan seohyun pd kyuhyun? sepertinya seohyun bsa bca pikiran kyuhyun….

    sungmin oh sungmin yg mlang~
    dihadapkan pd dua orang yg sma2 memiliki ‘sesuatu’ yg bsa menarik prasaan sungmin pd saat bersamaan…rumit..

    tpi tetep saja rasa bersalah yg mendominasi prasaan sungmin..aigooo…*pukpuksungmin*

    mending sungmin menghilang dlu dehh bwt swmentara…biar tenang dan bsa menentukan hatinya. ..

    yeah,pling tdk kyuhyun sdh maju stu langkah dgn menyatakan prasaannya pd sungmin,itung2 bsa bkin sungmin berpikir dua kli untuk memilih mlanjutkan hubungannya dgn donghae ato tdk, apalg setelah mendpt cercaan dr ayah donghae.

    dan sungmin cemburu dgn seohyun,itu brartiiii~

    Hhhh…

    Labil ┐(ˇ.ˇ”)┌┌(_o_)┐

  13. FF ini pada nyiksa perasaan semua main castnya ya? Kasian deh cast2 di sini,authornya jahat ah haha😄

    Seo putih,pucat,menakutkan? Mbak kunti donk #plak
    Jiah dia sakit2 mau mati gitu tetep aja genit ke kyu -_-

    Omo jangan siksa umin setragis itu donk😦
    Kenapa yang ada di otak saya waktu bayangin scene nih ff jadi kayak adegan2 di sinetron ya? hehe #abaikan
    Btw kurang lama
    tuh kissingnya kyumin *.*

    Oke,ditunggu lanjutannya^^

  14. annyeong ^^
    gimana MOSnya? menyenangkankah? SMA ku malah blm MOS, tp camp dulu.
    chapter ini tegang ya. kyu nyatain cinta ke ming dan kisseu. kyaaa~ tapi maksud hae yg ming berkhianat untuk kedua kali itu apa? dulu ming pernah selingkuh?
    ditunggu chapter 12. fighting ^^

    • annyeong ~~~~
      MOSku sama sekali nggak menyenangkan -_- aku benci saat saat mos ㅜㅜ ming nggak pernah selingkuh kok, kan di chap awal udah dijelasin kalo hubungan haemin putus karena ming yg lebih milih study abroad ….

  15. Ish Sungmin sebenernya cinta ama siapa siy??!!
    Sumpah aku gregetan banget ama Sungmin disini..
    Kyuhyun ama cewek cemburu tapi dia sendiri bikin Kyuhyun cemburu.. -___-
    *reader emosi*

    Lanjut ya thor..🙂

  16. ming mulai sdkt cemburu nih😛
    sungmin jd pihak yg tersalahkan >_<
    akhr hub mu dgn donghae,ming…
    donghae milik hyuk,
    dan kau milik kyu🙂
    LANJOT!!!

  17. Rasa tuh haeppa… Udah sama hyukieppa msh ja sama mingppa.. Di gamparkan jdnya.. Hadeehhh…

    Haeppa liat mingppa sama kyuppa kisseu yaa?? Hihihi

    Yesungppa cocok jd penteror perasaan mingppa.. Bikin mingppa ga nyman sama haeppa…

    Ksian seo mau mati yaa d jmp yg sma moninya…

    Jiyoo-ah… Buru bikin mingppa mencintai kyuppa donk.. Kasian kyuppanya.. Huhuhu

    Debak… Semangat…

  18. ming kenapa marah? jangan-jangan min cemburu sama seo
    min lupain aja hae, kyu udah blang kalau dia cinta kan…k k k
    ayo sma kyu aja…#jiwa kms akut ge berkobar, he he he

  19. OMO sulit sekali hubungan mereka,,
    Kyu sudah jujur dengan pasangannya tinggal bagaimana nanti Ming mendengarkan kata hati dan memeilih sebenernya siapa yang pantas untuknya dan akan membuat dia bahagia,
    mmh Kyu itu tidak mempermainkan kamu Ming lagi pula untuk apa kamu merasa dipermainkan toh kamu sendiri dari awal sepertinya hanya mengngap kamu adalah pengganti chengmin untuk Kyu,akui saja kamu cemburu dan mulai mencintai Kyu iya kan hihihi…

  20. Ming cemburu kah???
    AyoLah disini Ɣªήğ lebih tersakiti Kyu sama Hyukie, kenapa sieh Ming massih mempertahankan cintanya sama Hae..
    JeLas2 hubungan mereka menyakkiti banyak pihak,,
    Aku puas banged pas Hae sama Ming kepergok ciuman sama appa’a hae..
    Haahahaa *ketawa nista**

    Jiyoo lgi MOS bkn? GooL Luck aja Ƴªªªå ..

  21. yahhhhhh ampaan tuh sungmin,,, cemburu nieeee hahahaha^^ gk tau masalah malah lansung nyerocor gtu ,,,, ahhhh senangnya ,,, tapi masalhnya Donghae blum meyerah dan nyadar ma cintanya milik Hyukk,,,,
    kira brapa chap??? apa masih panjang ???
    Goog Luck buat MOSnx ne^^
    Kbari q bila udah publis ch 12nx ^^
    bye Eonnie^^

      • Ne~ q tak kan bosen nunggunya^^ tenang aja Eonnie,,, tapi klau kyuminnx lama bersatu bisa bosen q# plak ( aniyo eonnie cma bercanda kok) q mau baca part 12 dulu ne,, q akan review di sana^^

  22. OMO!!! Ming kepergok lg ciuman sm hae,,adehhh parah….
    Kpn sih Ming mau disadarin n mau balas perasaannya kyu?
    Kyna kyumin disni menderita trs ga ada happy2nya😦
    Ditunggu ch berikutnya chingu..
    Sukses buat MOSnya😉

  23. Jiyoo~~ maaf baru sempet review sekaraang~ aku bacanya kebut :3 muehehe

    Akhirnyaa ini YAOI juga .___. aku suka konfliknya~ :3 Kyuhyun yang semula hanya melihat Chengmin, sekarang bisa melihat Sungmin. Dan Sungmin egois. Dia ngePHPin Kyuhyun. Manjain Kyu, ngasih perhatian ke Kyu, tapi ujung2nya dia tetep masih suka sama Hae. si Hae ga salah sih, kalo memang dia gak suka Hyukkie ya bener, gak PHPin Hyukkie. Di pihak sini, Sungmin yang paling salah -__- isi hatinya dibagi dua (?) antara Kyuhyun dan Donghae. Oh, Sungmin harus secepatnya memutuskan siapa yang terbaik (?).

    Jiyoo~ ini bakal tamat berapa chap? ._.

    Update cepet ya :3

  24. Suka deh sama seohyun disini, abis ming nya gitu amat-______-
    ming cemburu kah? Ciye bisa cemburu ke kyu._.

    Waaaah aku kemaren baru aja selesai camp mos nya huehehe *gaada yg nanya*
    lanjut jiyoo fighting^^

  25. aduuuuh aku bingung sm sikap ming >< mau nya sama syp siii ≧﹏≦
    Haehyuk nya cepet nikah kaa…
    emm bagus ini ada seo nya buat mancing perasaan ming ∩__∩

    makin seruuu, lanjuuuut kaaa ↖(^▽^)↗

  26. ming bener-bener bikin aku gregetan bacanya.
    kenapa ming gak bisa lepas dari hae sih? jelas-jelas semua orang uda nentang hubungan mereka sampe-sampe dia kepergok lagi kisseu’n sama appa hae n hyukjae aja masih bersikeukeuh mempertahankan hae. ming pas siang uda nolak kyu sekarang giliran ming ngliat kyu duduk di kamar bareng seo di taman marah-marah sebenarnya persaanmu gimana sih sama kyu, ming?

  27. nyahaha #ketawaepil😄
    min cemburu sma seo? ada apkah ini., ckckkk
    min abis kiss sma kyu, d lnjutin kiss sma hae., #geleng2
    ayolah kyumin,. klian bnar2 mmbuat ku gemas stngah mati., klo seo cma dpt peran(?) manas2in min sih gpp., tpi jgn jadiin seo jdi org ke3 ya., abis aq jd nysek klo seo jdi org ke3 hbngan kyumin.,😄
    lnjutt~ ya.,

  28. Huwooowww ming :O o o o kamu ketauaaan, pacaraan lagi dengan si donghae~ -,-
    Wkakak ming cemburuuu yaaah ahahaha :3

  29. Telat lagi -_-v ….. Mian ya… PA aja jrang ke urus ini… Kmu psti tau kan tweet ku yg amat sngat jarang skrng….

    Kyunnie balas dendam … Wkwkwkw😀 aku suka kalo ada hukum karma kek bgtu ._.v ..kasian umin *plak… Abis dia slalu ama donghae mulu -,- ksian kan kyunnie… /peyuk erat kyu/

  30. semua hati tersakiti karena adanya api *ribetdah bahasanya*

    haemin egois ni, banyak yg trsakiti jadinya,

    horee ming cemburu sama seo eonni *smirk*

    ditunggu chap selanjutnya~

  31. Ming lamban y sama perasaannya,.
    Padahal uda banyak tanda” kalo dy jg suka ma kyu…
    Haduh harus brsabar d kyu…
    Ming emng harus dibuat cemburu ma kedekatan kyuseo..
    Ok lanjut lagi d bacanya.. Hehe

  32. Apa ming udh mmbuka hati buat Kyu.?? Kok malah ngebahas soal tdii siang saat lihatin Kyu ma Seo..
    Hufftt…jdii bingung nih ma Ming

  33. Dan sekarang disini scenenya adalah berebut Kyuhyun, sungmin gak tahu kalo seokyu cuman sahabatan?, dia ngerasa dipermainkan?, bukannya dia mempermainkan kyuhyun sejak kyuhyun mengaku akan berubah melupakan chengmin?. aihh… sungmin.. sungmin..

  34. udahlah minnie lepaskan hae kembali ke kyu
    kmu blang kyu mempermainkanmu bknnya kta” itu hrusnya untukmu
    kmu yang mempermainkan kyu seenaknya tanpa memikirkan persaannya
    aigo minnie sampai kpan kmu mau begitu terus

  35. asikk,,asikkk,,wooyy * apasih #abaikan ,,
    seneng deh sungmin cmburu dn sakit klo d acuhin sma kyu ,, it suatu prtanda ming mulai ska ama kyu ,, asikk ,, semoga mreka cepet brsatu ,, dn semoga eunhae couple cpet brstu juga ,, biar pd akhir ny bhagia dgn psangan masing2🙂 ,,

    daebak !!! lanjut bc yahh🙂 ,,

  36. YEEE akhirnya kyu ngungkapin perasaan nya ma ming…
    tapi ming kayaknya masih belum menyadari perasaannya dehh…
    aduh min n hae ketahuan kissu ma ortunya hae…
    ya ampun tambah lagi satu maslah….*geleng2 kepala\8
    aduhhh kayaknya ming cemburu deh lihat seokyu….
    uhhh makin seru ceritannya

  37. Ming please lepasin hae…
    Masih ada kyu ming… Ntar klo kyu deket sama seo, ming malah cembokur…
    Pliiis ming labil bgt siih…
    Mana uda d cap jelek lagi sama appanya hae…

  38. ming cemburu atau marah sama kyuhyun karena donghae nyusul dia ke rs dan “mungkin” melihat dia sama kyuhyun ??
    trus mksd kata “kau mempermainkan aku” itu apa?

  39. Tuh kan makin bnyak aja orang yg tersakiti gara2 hubungan donghae n sungmin -_-

    Kayanya sungmin mulai ada hati nih sama kyu, buktinya setelah d’cium kyuhyun hatinya jadi aneh😀
    Itu artinya sungmin mulai cinta sama kyu, tapi belom sadar sama perasaannya
    Untung juga ya ada seohyun😉

  40. Wow wow wow…. Seperti perselingkuhan,,

    kyu knp km anggap sungmin itu chengmin babo??

    Aih… Aneh sekali kyu ini.

  41. ayeee….
    bru sadarkan klo ming jealous…
    aiishhh tp knpa malah kyu yg disalahin gara “tengkar ma hae….
    serba salah kyu…
    kasihan….

  42. PabboCho -_- ngapain harus “bermesraan” coba ketauan kan jadinya,sungmin jg ngapain harus dikantor kaya gitu ckckck udah tinggalin aja donghae mah

  43. Sungmin cepetan sadar dong kalo dia juga suka sama kyuhyun,,
    Kalo gitu kan sama-sama tersakiti T.T
    Kalo gini terus lama2 ngeselin deh tingkah sungmin *pelukkyuhyun*

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s