Time | KyuMin | Chap 10/? | YAOI | T+ | Romance, Hurt |

Time

 

Genre : Romance , Drama

 

Rate : T+

 

Pairing : KyuMin

 

Part : 10/?

 

Warning : Boy x Boy , YAOI , Miss Typo

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. Ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

Summary : Kenangan masa lalu yang ikut andil dalam masa depan, terkadang membuat seseorang dapat menjadi lebih baik. Tetapi, jika seseorang tak mampu membuang kenangan buruk dan lebih memilih untuk terjerambab dalam perasaannya sendiri, maka air matalah yang akan mereka terima.

 

Music : Love Sick By TTS SNSD

Lirik yang berakhir dengan kata-kata ‘Love you’ yang diulang itu membuat jiwa Sungmin tersentak. Ia merasa sesuatu telah terjadi. Suara Kyuhyun yang terdengar dari suara speaker membuat Sungmin benar-benar merinding. Lelaki itu kembali memfokuskan perhatiannya pada ponsel, memencet tombol speed dial nomor satu.

Hyung .. Jangan pernah meninggalkanku, jangan pernah mengabaikanku, jangan pernah mencoba untuk menjauhiku, hyung .. Berjanjilah untuk itu semua ..

“Yeoboseyo?” suara perempuan yang terdengar menyahut dari seberang membuat Sungmin hampir memekik. Detik ini seorang perempuanlah yang mengangkat telponnya, itu berarti Kyuhyun tengah berada di suatu tempat dengan seorang wanita. Benarkah? “Syukurlah anda menghubungi nomor ini.”

Sebelum Sungmin menjawab salam dari orang yang mengangkat telponnya, suatu kalimat yang menimbulkan beribu pertanyaan terdengar. “Nn—ne?”

“Apa anda saudara dari Cho Kyuhyun-ssi?” nada suara perempuan tersebut melembut, terkesan begitu sopan seperti seorang resepsionis.

“Bb—benar,” jawab Sungmin tergagap. “Tetapi, ige nuguseyo?”

“Anda berbicara dengan resepsionis Rumah Sakit Seoul, Im Yoona-ibnida.” Mendengar perkenalan diri dari siapa yang mengangkat telpon darinya membuat ruh Sungmin hampir melayang tanpa aba-aba. Sungmin membekap mulutnya sendiri ketika ia tahu dengan siapa ia berbicara. Ia mulai menerka tentang hal buruk yang mungkin menimpa Kyuhyun.

“Ah, Lee Sungmin-ibnida,” Sungmin balik memperkenalkan dirinya. “Apa yang terjadi?” tanyanya untuk memastikan. Sebelum kebenaran belum terucap, ia tak boleh berpikiran buruk. Semua yang ia pikirkan hanya akan membuatnya semakin kalut.

“Sungmin-ssi, seseorang membawa Kyuhyun-ssi ke rumah sakit dalam keadaan yang begitu buruk,” resepsionis bernama Im Yoona itu mulai menjelaskan. “Apa anda tahu jika Kyuhyun-ssi memiliki asma dan maag?”

“Tt—tentu,” Sungmin yang mendengar ucapan tersebut langsung bangkit dan menyambar jaketnya. Mendengar pertanyaan resepsionis, membuatnya harus mengakui bahwa hal buruk benar-benar telah terjadi. Dengan langkah tergesa-gesa Sungmin berjalan dengan salah satu telapak tangannya yang mengapit ponsel di telinganya. “Saya akan segera ke sana,” ucapnya.

“Segera datang ke ICU Rumah Sakit Seoul, gomabseubnida ..”

OoOoO

Kau mirip malaikatku ..

 

Hyung tidak akan meninggalkanku ..

 

Aku tidak suka jika ada yang menyalahkan hyung nanti ..

 

Aku begitu tak ingin melihat hyung bersedih seperti ini!

 

Aku menunggumu, hyung ..

Ketika ucapan-ucapan itu kembali memenuhi pikiran Sungmin, sungguh air mata itu tak akan dapat terbendung. Para dokter yang tak menjelaskan tentang apa yang sebenarnya terjadi membuat pikiran Sungmin semakin kalut. Sudah setengah jam tubuh Sungmin duduk di kursi yang berada tepat di samping pintu ruangan ICU. Dan secuil kabar pun belum ia dapat.

Ia hanya mampu duduk di sana dengan kepala yang tertunduk dalam-dalam, ditemani dengan deru tangis yang tersendat-sendat membuat hati siapapun yang melihatnya trenyuh. Sungmin yang tahu bahwa Kyuhyun tengah ditangani oleh beberapa dokter di ruang ICU tersebut hanya mampu menyematkan doa di setiap alur nafasnya. Berharap bahwa Tuhan memberikan kabar baik jika dokter yang ada di dalam sana keluar.

Apa?

Apa yang membuatnya menjadi begitu merasa bersalah?

Sungmin memeluk tubuhnya yang menggigil, ia terbatuk-batuk karena isakannya sendiri. Rasa iba yang ia rasakan kepada Kyuhyun membuatnya semakin gila detik ini. Melihat pintu ICU yang tak kunjung dibuka, menciptakan pemikiran negatif yang terus bercabang; merajai pikiran Sungmin. Seolah memerintah Sungmin untuk memikirkan segala perbuatan yang telah ia lakukan kepada Kyuhyun. Segalanya ..

OoOoO

Dua sosok lelaki itu terlihat saling melempar candaan dengan senyuman yang mengiringi. Satu dari mereka yang berwajah evil kini tengah merebahkan diri di pangkuan lelaki berwajah imut. Tampaknya ia begitu menikmati paha lelaki imut yang menjadi sandarannya. Jelas saja seperti itu, semua yang ia terima saat ini adalah sesuatu yang sangat ia rindukan. Entah itu suara, belaian, ataupun pelukan yang ia terima. Tak ada yang lebih baik dari apa pun yang ada di dunia jika detik ini telah ia rasakan. Ia merasa sosok Chengmin benar-benar mampu membuat perasaannya menjadi lebih baik.

“Kyunnie,” lelaki imut yang sedari tadi tampak sibuk membelai dan memperhatikan wajah lelaki tampan yang ada di pangkuannya berucap, membuat Kyuhyun membuka matanya perlahan-lahan. Pandangan hangat dari sepasang mata kelincinya terlempar begitu saja ke arah Kyuhyun, dan senyuman penuh syukur itu juga terlukis di kedua belah bibirnya.

“Hm ..,” gumaman terdengar sebagai sebuah tanggapan dari Kyuhyun. Jika mendapatkan tatapan lembut seperti ini, rasanya Kyuhyun tak ingin melepas tatapannya.

“Kau mengkhianatiku,” ucap Chengmin kalem.

Kyuhyun yang mendengar hal seperti itu terlontar dari sosok Chengmin begitu tergelonjak karena kaget. Ia pun bangkit dari rebahannya, menatap wajah Chengmin dengan tatapan yang begitu mengintimidasi. Memang pada awalnya ia berniat untuk berpaling, tetapi jika ia telah menemukan Chengmin seperti saat ini, tak ada alasan baginya untuk berpaling.

“Cc—Chengmin-ah, ii—itu tidak seperti yang kau pikirkan,” sanggah Kyuhyun terbata-bata.

Mwoya?” Chengmin menekuk kedua kakinya sendiri, memeluk, menyangga dagu lancipnya di atas kedua lututnya. Manik mata indah itu mulai menatap wajah Kyuhyun dengan pandangan yang sulit diartikan. “Walau pun aku kecewa, aku tak bisa melakukan apapun,” ujarnya.

Ya, apa yang kau katakan?” Kyuhyun beringsut mendekat dan merengkuh tubuh mungil itu. Sekali lagi ia mencoba mengetahui kegalauan yang Chengmin rasakan, merasakan degup jantung sang kekasih.

“Dunia kita berbeda,” kata Chengmin diselingi oleh desau dari kedua bibirnya.

“Apa maksudmu, huh?!” tanggapan dari Kyuhyun terdengar dengan nada yang lebih tinggi. Ucapannya mulai terselipi oleh emosi, nampaknya lelaki itu mulai tidak suka dengan alur pembicaraan yang seperti ini. “Bukankah kita telah berada di dunia yang sama?”

Chengmin menggelengkan kepala, binar matanya meredup dan tergantikan oleh semburat kekecewaan yang teramat dalam. Seulas senyuman yang benar-benar sarat akan ketidak relaan terlukis di kedua belah bibir plumnya, dan senyuman kepedihan itu terlempar begitu saja ke arah Kyuhyun. “Tidak, Kyu ..”

“Tidak mungkin!” Kyuhyun membuang pandangannya. Beberapa saat yang lalu, ia yakin bahwa dirinya benar-benar telah diterima di dunia yang Chengmin huni. Terbukti dengan kehadirannya di sini. Kyuhyun menyangkal mentah-mentah tentang mimpi yang mungkin tengah menimpanya kini. Hei, ia dapat merasakan segalanya terasa begitu real saat ini. Bahkan, sentuhan Chengmin pun terasa begitu nyata.

Tiba-tiba Chengmin menggerakkan tangan kanannya, menggenggam erat salah satu telapak tangan Kyuhyun lalu mengecupnya pelan. “Aku ingin kau berbahagia dengannya, Kyu .. Jangan memikirkanku lagi,” suara Chengmin terdengar lebih berat dan parau dari sebelumnya. Nampaknya lelaki imut itu mulai menangis.

“Tt—tidak ..”

Beberapa detik Chengmin terlihat diam di posisinya, setelah itu ia bangkit dari duduknya. “Aku harus pergi,” ucapnya pelan. Chengmin terlihat merapikan setelan tuxedo yang ia pakai, setelan yang pernah Kyuhyun lihat di hari pemakaman Chengmin. “Tuhan memanggilku,” alasan itu terlontar dengan nada tegas.

“Chengmin-ah?” Kyuhyun mengeryitkan alisnya, bingung dengan perilaku Chengmin. Apa lelaki itu akan kembali meninggalkannya untuk yang kedua kali? Kyuhyun ikut bangkit dari duduknya, kedua telapak tangannya kini berusaha membungkam telapak tangan Chengmin. “Bawalah aku bersamamu!” pintanya.

“Tidak bisa,” Chengmin berujar sembari menggelengkan kepala. “Kau harus kembali ..,” mendadak Chengmin melangkah mundur ke belakang. Sebelum ia membalik badan, terlebih dulu ia memberikan seulas senyuman manis untuk Kyuhyun. “Saranghae ..”

Dan seketika itu pula, Kyuhyun merasakan sesuatu yang aneh tengah melanda tubuhnya. Ketika ia berniat untuk mengejar Chengmin, suatu kekuatan aneh mengunci gerakan tubuhnya. Kyuhyun menjulurkan tangan kanannya, berusaha menggapai bayangan Chengmin yang kian memudar. Tidak, Kyuhyun tidak sanggup jika seperti ini. Ia tak ingin kehilangan Chengmin. “Chengmin-ah! Chengmin-ah!”

OoOoO

Ruangan rumah sakit itu terlihat hening, yang terdengar hanyalah bunyi dari mesin oksigen yang memberikan nafas tambahan untuk satu-satunya pasien yang ada. Sungmin yang kelelahan karena terlalu lama menangis, akhirnya tertidur tepat di samping Kyuhyun. Matanya yang bengkak terasa berat, membuatnya harus menyandarkan kepalanya di tepi ranjang Kyuhyun dan beristirahat sejenak.

Jemari tengah lelaki yang terbaring di atas ranjang itu terlihat bergerak-gerak lemah. Detik itu juga suara pendeteksi detak jantung terdengar lebih keras dengan alunan tempo yang lebih teratur. Sungmin yang mendengar hal itu mengerjap-ngerjapkan mata kemudian bangkit. Bunyi ‘tit-tit’ yang berulang-ulang itu sukses mengusir dewi tidur yang membuainya. Sungmin mengalihkan pandangannya, memperhatikan Kyuhyun yang berada tepat di sampingnya.

“Kk—kau masih belum bangun?” lirihnya pelan. Mata lelaki itu kembali tergenangi oleh air mata, tak sanggup menerima kenyataan bahwa Kyuhyun masih tak sadarkan diri. Sungmin membekap mulutnya sendiri, mencoba meredam isakan keras yang mungkin meluncur dari mulutnya. “Cepatlah .., bangun ..”

Aku mendengarnya ..

Jemari Kyuhyun terlihat kembali bergerak untuk bebarapa detik, begitu pula kelopak matanya.

“Kk—Kyu, kapan kau akan .., membuka matamu?” tanya Sungmin seraya menggenggam telapak tangan Kyuhyun dengan begitu erat. Air matanya kini meleleh membasahi telapak tangan Kyuhyun yang pucat. “Aku .., menunggu ..”

Hyung ..

“Hiks, Kyunnie ..” Sosok yang tertidur itu benar-benar membuat Sungmin tak mampu melakukan apapun. Hanya menangis dan bergumam dengan suara paraunya yang berdengung.

Akhirnya kelopak mata itu terbuka perlahan. Ruh Kyuhyun yang tadinya sempat pergi dari tubuhnya sendiri kini telah kembali. Matanya menyipit kala ia mencoba membiasakan sinar lampu yang menghujam pupil matanya. Setelah itu ia merendahkan pandangannya, menatap kepala Sungmin yang bergerak-gerak gelisah. Ia merasakan tangannya basah, entah karena apa. Gendang telinganya kini tengah dihujam oleh tangisan yang meluncur dari mulut Sungmin.

Kenapa Tuhan membiarkanku hidup?

Mata Kyuhyun mengedip, beberapa menit yang lalu ia menatap wajah Chengmin. Tetapi detik ini ia dikaruniai tangisan Sungmin. Kyuhyun berusaha mengangkat sebelah tangannya, tetapi pada akhirnya ia tak dapat melakukan apapun.

Hanya menatap ..

Tidak bisa, Kyuhyun tak mampu membiarkan Sungmin terus menangis seperti itu. Walau ia telah tersakiti oleh perbuatan Sungmin, tetapi ia tak sanggup untuk membalas itu semua. Sampai kapanpun, ia tak ingin Sungmin menangis karena dirinya. Tenggorokan Kyuhyun terasa begitu kering, membuatnya kesulitan untuk berucap kata. Lidahnya pun terasa kelu. Kyuhyun terus mencoba memanggil Sungmin, berusaha untuk mengatakan bahwa ia baik-baik saja. “Hh—hhyuu ..”

Sungmin menghentikan tangisnya, menggantikannya dengan suara degupan jantung yang begitu keras. Mendengar gumaman yang ia yakini berasal dari Kyuhyun membuatnya mendongakkan kepala. Matanya yang berair kini membidik mata Kyuhyun, menerima tatapan sayu yang Kyuhyun berikan untuknya. Sungmin beringsut, ia mendekatkan wajahnya untuk memastikan keadaan Kyuhyun.

Kyuhyun mengedip, dan seketika itu pula setitik air mata menetes di atas hidung mancungnya. Secara tak sengaja Sungmin menteskan air matanya, menjatuhkannya di atas kulit hidung Kyuhyun.

“Kk—Kyu ..,” Sungmin memanggil nama itu untuk yang kesekian kalinya lalu merebahkan kepalanya tepat di samping bahu Kyuhyun. Lelaki mungil itu berusaha menyembunyikan wajahnya yang memerah dan bengkak. “Hiks ..”

Berhentilah menangis, hyung ..

Kyuhyun melirikkan matanya ke arah Sungmin, lagi-lagi ia mencoba memfokuskan pandangannya pada rambut hitam milik Sungmin. Sungmin benar-benar menangis karena dirinya. Lelaki mungil yang terakhir ia lihat tengah berciuman dengan kekasihnya itu kini menangisi dirinya. Lelaki mungil yang telah menorehkan luka di hatinya itu benar-benar menangis karena dirinya.

Sekelebat ucapan Chengmin yang ia dengar beberapa saat yang lalu terlintas kembali di otaknya. Menyadari bahwa ia telah kembali ke dunia yang nyata, membuatnya harus membuang jauh-jauh pemikiran tentang kembali ke pelukan Chengmin. Ini adalah kali kedua saat di mana Tuhan menahan ruhnya untuk tetap bersemayam di tubuhnya. Entah apa yang Tuhan rencanakan. Yang jelas, ia merasa bahwa Chengmin pun tahu tentang segala putusan Tuhan terhadap dirinya. Mungkin lelaki yang pernah menjadi kekasihnya itu benar-benar diberkati di sisi Tuhan setelah kematiannya. Lalu, di kesempatan yang telah Tuhan berikan tadi, Chengmin mengutarakan semua perasaannya kepada Kyuhyun.

Memintanya untuk berbahagia dengan Sungmin.

 

Tidak peduli jika hatimu telah terisi oleh orang lain ..

 

Aku akan tetap menjadi Kyuhyun yang seperti ini ..

 

Kyuhyun yang mencintaimu, hyung ..

 

OoOoO

Beberapa hari ini Sungmin tak dapat pulang dan beristirahat di rumah. Ia begitu disibukkan dengan Kyuhyun yang masih berada di rumah sakit. Eomma Kyuhyun yang kebetulan tengah disibukkan dengan pameran baru yang menyita waktu membuat perempuan paruh baya itu jarang terlihat di rumah sakit. Tak ada yang mengurusi Kyuhyun ketika Sungmin tengah bekerja.

Seperti saat ini ..

Lelaki itu terlihat duduk terdiam di bangku taman seorang diri. Angin musim semi yang menenangkan membuatnya lebih betah berada di luar ruangan daripada di kamar pasien. Udara dunia yang benar-benar sejuk membuatnya terhanyut, dan pikirannya yang melayang entah kemana membuatnya melamun untuk waktu yang lama.

Srek ..

Tiba-tiba seorang wanita yang berbalut piyama pasien yang sama dengan Kyuhyun mendudukkan diri di samping kanannya. Kyuhyun yang menyadari kehadiran seorang wanita tengah duduk di sampingnya menoleh. Dahinya mengkerut ketika mendapati seorang wanita cantik dengan kulit putih pucat ada di sampingnya. Rambutnya yang panjang terurai semakin membuatnya tampak begitu cantik. Jika saja Kyuhyun bukan gay, mungkin saja ia terpesona dengan perempuan ini.

“Nn—nugu?” tanya Kyuhyun pada akhirnya.

Sosok perempuan itu menoleh, menatap Kyuhyun dengan mata rubahnya yang penuh oleh sinar kesedihan. Perempuan itu tersenyum lembut, “Seohyun-ibnida ..”

Sebenarnya, Kyuhyun tak begitu tahu maksud dari wanita yang kini duduk di kursinya. Ketika perempuan itu mengenalkan diri, ia reflek balas mengenalkan diri. “Kyuhyun-ibnida ..”

“Aku hanya menumpang duduk di kursi ini, bolehkah?” akhirnya wanita bernama Seohyun itu pun mengatakan maksud hatinya.

Kepala Kyuhyun mengangguk mengiyakan. “Tentu.”

Hening. Untuk sementara ini tak ada yang memulai percakapan. Tidak untuk Seohyun ataupun Kyuhyun sendiri. Seohyun yang terlihat sibuk dengan pandangannya tampak tak begitu peduli dengan mata Kyuhyun yang menghujaninya pandangan penuh tanda tanya.

“Kenapa,” kalimat tanya dari Kyuhyun terdengar menggantung. “Kenapa kau bisa ada di sini?” tanya Kyuhyun pada akhirnya.

Seohyun yang mendengar hal itu merundukkan kepala lalu tersenyum. Tangan kirinya yang pucat menyilahkan sebagian helai rambutnya yang jatuh menutupi wajah cantiknya. “Kanker ..,” Seohyun menatap Kyuhyun dengan pandangan sayu. Bibirnya yang putih pucat melukiskan seulas senyuman. Lalu perempuan itu melanjutkan ucapannya, “Stadium akhir.”

Kini Kyuhyun terlihat tak mampu berucap. Perasaan iba tiba-tiba merasuk ke dalam hatinya. Tak pernah ia mendengar hal yang seperti itu, hal menyakitkan yang membuatnya berpikiran buruk. Wajah cantik yang terlihat kehilangan binar semangatnya itu terus berusaha melukis ekspresi penuh kegembiraan. Kyuhyun tahu, pastilah Seohyun begitu bersedih ketika mendapat vonis seperti itu.

“Lalu oppa?” suara Seohyun yang terdengar lembut membuyarkan segala lamunan Kyuhyun.

“Hanya asma biasa,” jawabnya. Kyuhyun menggaruk tengkuknya, “Kau harus sembuh, Seohyun-ah ..,” ucapnya dengan nada penuh kecanggungan.

Kepala Seohyun mengangguk, “Eum, pasti ..,” sahutnya dengan suara yang terdengar begitu mantap. Ia menelangkup telapak tangannya sendiri, mengaitkan kesepuluh jemarinya lalu memejamkan matanya sejenak. “Neodo, oppa ..,” bisiknya.

OoOoO

Langkah kaki Hyukjae terlihat begitu bersemangat ketika ia menyusuri lorong kantor. Pertemuan yang ia lakukan dengan ‘calon mertuanya’ beberapa menit lalu sukses membuatnya terus mengembangkan senyum. Keputusan yang baru ia dapat dari mereka benar-benar membuatnya merasa begitu puas. Akhirnya kegalauan hati yang ia rasakan selama beberapa hari mendapat balasan, bahkan ini seribu kali lebih baik dari perkiraannya.

Hyukjae memutar knop pintu, menatap semua orang yang ada di ruangan itu dengan pandangan  yang bersinar. Ia tersenyum, “Annyeong semuanya!” sapa Hyukjae lalu kembali melanjutkan langkah, mendekati pintu direktur. Sifat Hyukjae yang biasanya terlihat begitu dingin kini begitu mencerminkan sesuatu yang berbeda. Lelaki itu tampak ingin membagi kebahagiaannya dengan semua orang.

Ada apa dengan Hyukjae?

Lelaki itu kini membuka pintu yang menghubungkan dirinya dengan ruangan direktur; mengintip tunangannya dari celah pintu yang terbuka. Pandangan mereka bertemu ketika Hyukjae membuka pintu itu lebar-lebar lalu menutupnya perlahan. Ia tersenyum, apalagi ketika tahu Donghae langsung menyambut kedatangannya dengan tatapan mata indahnya.

“Ada apa?” Donghae berujar sembari kembali memfokuskan pikirannya pada makalah-makalah yang harus ia baca.

“Aku membawa kabar baik,” ucap Hyukjae dengan suara yang cukup lirih. Dengan langkah pelan ia mulai mendekati meja Donghae, menyangga tubuhnya dengan lengannya yang terletak di atas meja.

“Cepat katakan ..”

“Eum ..,” Hyukjae mengedarkan pandangannya, menatap langit-langit ruangan ketika ia merasakan pipinya memanas. Melihat wajah Donghae yang tampan benar-benar sukses menciptakan semburat merah di kedua pipi putih susunya, dan Hyukjae malu jika Donghae tahu hal itu. “Eomma dan Appa menyuruh kita .., untuk menikah bulan depan ..”

Menikah bulan depan ..

Rangkaian kata yang tersulap menjadi sebuah kalimat itu membuat Donghae mendadak menghentikan aktivitas membacanya. Satu kalimat pendek itu benar-benar hampir membunuhnya dalam sekejap. Apalagi ketika ia tahu kalimat ‘appa dan eomma’ tersemat di antara ucapan Hyukjae. Donghae mendesah frustasi, menatap wajah Hyukjae dengan pandangan marahnya. “Katakan, kau memaksa mereka, bukan?”

“Tidak,” Hyukjae menggelengkan kepala lalu merunduk. Lelaki yang bermarga sama dengan Donghae itu telah menyusun kebohongan-kebohongan yang akan ia ucapkan untuk membela dirinya sendiri. Sebenarnya Hyukjae tak memaksa kedua orang tua Donghae untuk cepat-cepat melangsungkan pernikahan mereka. Tetapi, secara diam-diam Hyukjae menceritakan tentang tali kisah kasih antara Donghae dan Sungmin, mantan kekasihnya dulu. Karena hal itu, akhirnya kedua orang tua Donghae berinisiatif untuk mempercepat tanggal pernikahan mereka untuk menghindari pembatalan pertunangan mereka.

“Kau berbohong!” sanggah Donghae lalu memukul permukaan meja kerjanya dengan sekuat tenaga. “Katakan apa yang kau rencanakan!”

“Tidak ada yang kurencanakan,” bohong Hyukjae sembari melemparkan seulas senyuman. Lelaki itu terus berusaha mati-matian untuk menahan tangisnya ketika berhadapan dengan Donghae, apalagi ketika ia dimaki seperti detik ini. “Kumohon, diamlah jika tidak mengerti apapun ..”

“Kau bicara apa, hah?!” bentak Donghae. Lelaki itu mulai meninggalkan tempat duduknya, menghampiri Hyukjae dan berdiri tepat di depannya. Donghae mencengkeram erat kedua bahu Hyukjae yang hampir bergetar, meremas bahu mungil itu. “Apa kau menikah dengan orang yang tidak mencintaimu?”

“…” Hyukjae terdiam, merasa begitu tertohok dengan pertanyaan Donghae. Bulir bening yang sedari tadi ia tahan akhirnya menetes jua; walau tanpa isakan yang mengiringi. Hyukjae menggigit bibir bawahnya, berusaha menekan perasaannya yang akan meledak setelah mendengar pernyataan menyakitkan dari Donghae.

“Aku mencintai orang lain, Hyukjae-yah ..,” Donghae membuang pandangannya untuk menghindari tatapan memelas yang Hyukjae lempar.

“Cukup menikah denganku, Hae-yah ..,” ucap Hyukjae seraya membelai kedua pipi tirus Donghae. “Cukup mengikatku ..”

OoOoO

Empat orang yang bekerja tepat di luar ruangan kerja sang direktur beberapa kali mendengar teriakan Donghae, membuat mereka melukiskan wajah tegang versi masing-masing. Ini adalah kedua kalinya mereka mendengar teriakan Donghae ketika beliau tengah bertengkar dengan Hyukjae.

Sungmin tahu, pasti Donghae berteriak seperti itu karena membela hubungan mereka. Sepuluh jemarinya yang tadi aktif mengetik sesuatu di atas keyboard kini terlihat kaku laksana jemari manekin. Sesekali manik matanya terlihat melirik ke sana ke mari untuk mengusir ketegangannya.

“Sungmin-ssi, gwaenchanhayo?” suara berat Yesung yang terdengar sebagai pemecah keheningan membuat Sungmin tersentak. Leader di ruangan mereka itu kini menatap Sungmin dengan mata sipitnya, melempar pandangan yang begitu sulit untuk diartikan.

“Gg—gwaenchanha,” jawab Sungmin. “Jam makan siang akan segera datang. Aku harus pergi terlebih dahulu untuk mengurus .., eum .., sepupuku ..” Sungmin kini bangkit dari duduknya, berusaha untuk menghindari tatapan tajam yang Yesung layangkan. Dengan gerakan tergesa-gesa ia mulai merapikan barang-barangnya.

“Sungmin-ssi,” Yesung ikut bangkit dari duduknya. “Apa kau ingin lari?”

TBC

Author’s mood : pundung *?*

Komentar sangat dibutuhkan lho, readers .. pay pay~

~MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY-PASTE SEMUA KONTEN YANG ADA DI BLOG INI! DO NOT PLAGIAT, PLEASE!~

101 thoughts on “Time | KyuMin | Chap 10/? | YAOI | T+ | Romance, Hurt |

  1. Kyaaa ad seohyun..apkah seo jd org keempat dhbungan kyumin..smga dg adny seo ming nydar ma perasaan kyu..chingu buat ad org yg suka hyukiee ksihan hyukiee..mncuulin org yg suka hyukiie biar hae nydar kbradaan hyukiee..lnjiuut ceritanya mkiiiin seruuuuiiiu

  2. ayolah ming…
    biarkan hae menikah dgn hyuk saja…
    kau tetap brsma kyu….
    huhu…..
    kyu mulai mencintai mu ming….

    LANJOT!!!

  3. kyuhyun harus sakit dulu yaa, biar sungmin terus merhatiin kyu..
    donghae kejam sekali.
    apa kedatangan seo akan mmbuat sungmin cemburu ya? biar sungmin sadar gitu sm perasaan ke kyuhyun… hoho

  4. annyeong
    aku bingung mau kasih komen apa. sejujurnya di chapter ini aku kurang dapet feelnya. apa karena aku baca sambil liat film? atau mungkin kamu lagi ada masalah? aku harap itu karena aku yang kurang fokus baca.
    oh ya, tadi ada kalimat yg bikin aku bingung -> “Hei, ia dapat merasakan
    segalanya terasa begitu saat ini.” terasa begitu apa?
    aku pengen tau latar belakang keluarga kyu dan ming. apa dulu udah pernah dibahas?
    oke, cukup. maaf kalau komenku bikin kamu marah. maaf banget. ditunggu chapter 11. semangat, ne? ^^

    • aku menerima semua komentar kok.. tentang latar belakang, aku nggak akan mengulas secara detail, cuman paragraf berisi uraian gitu aja .. hehehe dan juga, harap maklumi typo ㅠㅠ

  5. aigoo,,update chap ni terasa cepat deh,,authornya lagi mood,,tiap hari aja begitu,,jadi sering update ff…hehehe
    duuh,,kenapa ming ga putusin hubungannya sama hae ja cie,,kasian tuh kyu ma hyukie…
    cepat publish chap depan ia,jiyoo.. lagi penasaran nie…hehe

  6. Ah~ jiyoo, kenapa pundung? Tp thanks uda apdet chap ini ditengah ke-pundung-anmu, kekeke~

    tuh kan! Kyu akhirnya bangkit dari dunia sana nya yg ketemu chengmin, gak mungkin juga kyu mati -__-

    waaaah, ada seo, jadiin dia orang ke 3 ya? -__-

  7. Wah update ya? Aku kira vacum dulu karena keg. Sekolah. Kayaknya sibuk bgt ya? Tapi semangat aja deh,kalo sekolahnya lncr updatenya juga harus lancar ne?

  8. Aaaaaaaaaaa ini makin rumit sumpaahh jiiii ><
    aaaaaaaaa buat kyumin sm eunhae happy ending dooonngg…… Ji, btw kamu ga pernah bikin ff nc lagi ya? .-. Selipin di chap terakhir dong ._.v eheheheheehh

  9. kenapa saya ga dapet feel dicahp ini?? #plakk
    kenapa kesannya datar euy atau mood saya yang jelek,,
    hanya dapet sedikit feel pas dibagian hae bilang kalo dia ga mau nikah dengan orang yang tidak dia cintai trus pas bagian yesung penasaran apa yang akan dilakukan bapa dangkoma ini,tapi yesung juga jangan semerta2 hanya menyalahkan ming tanpa tau duduk permasalahan yang sebenarnya dong..

  10. Yeppa : “Sungmin-ssi, apa kau ingin lari?”
    Minppa : “Aniyo, aku mau naik becak(?)”

    kekekekeke

    haduhhaduuh kayanya bakal tambah rumit ya?
    Sohyun datang(?) pula -,-”

    semoga aja sohyun disini berperan sbg teman Kyu yaa, mayan lah buat bikin Minppa jeles gt #maunya -_- keke

    bingung mau comment apaa, abis chap ini pendek sih#plakk hehehe

    peace ._.v

  11. Huweee…. #nangis dipojokan,
    chap ini feelnya dapet banget, aku sampai nangis bacanya,,, #ngelap ingus,
    aku kasihan banget ngeliat Eunhyuk, smpai segitunya sma Donghae, , , mga cepet sadar aja deh Sungmin sma Donghae nya, kalau ada org yg benar” cinta sma mereka, , ,
    lanjut ~~🙂

  12. chap ini rada pendek ya, tapi nggak apa apa kok tetap bagus.

    hmmm kenapa harus muncul seobi sih? jangan bilang kalau dia jadi orang keempat

  13. huaaaa untung aja kyuhyun selamat

    duhhh umin masih ada rasa yaaa sama donge???

    ini seohyun bakal jadi org ketiga kah diantara kyumin,tau cuma selingan aja???

    isssh ini yesung ngeselin banget deh,seneng bgt ngurusin masalah org ck

  14. Malam-malam nyesek baca Sungmin dan Kyuhyun Scene yang ada di RS saat Kyuhyun di dunia yang berbeda bertemu dengan Chengmin sedangkan di dunia nyatanya Sungmin menunggu Kyuhyun bangun,,,,,,,

    Tetap semangat ya,,,,,,,melanjutkan menulis part demi part KyuMin FanFict,,,,karena banyak sekali Readers yg menunggu semua kelanjutan dari ceritamu,,,,,

  15. aigooo…god bless kyuhyun,ternyata my loply evil magnae udh sembuh…

    Hhhh..sungmin kembali merasa bersalah untuk yaaaaaanng kesekian kalinya….Zzzzzz….

    O.o,bulan dpn haehyuk mw nikah???? *puter wedding song bwt haehyuk.”

    trus,sungmin???
    yahh..cma bs pukk-puk Sungmin dahh..*puter lagu patah hati*

    sdhlah min,lihat lah org yg bnar2 menyayangi dan memperhatikan dirimu…*sodorin kyuhyun.*
    krna menurut bku primbon ejaan lma edisi SUJU,sungmin mmg katakan untuk bersama kyuhyun…

    eaaaaa…….ini komenn tergak nyambung sm skli…..-______-

  16. Yesung disini gimana gitu, beda dari ff lainya . .

    Hae semoga kau dapat pencerahan nak dari uncle wonie untuk tidak menyakiti hati orang . .

  17. hufftt..
    Syukurlah kyu sudah sadar..
    Kyu kau tahu kalau sungmin sangat panik dan menangis saat kau terbaring lemah..
    Tanpa sungmin sadari, dia punya cinta buat kyuu..
    *plaak reader sotoy…

    Ituu… Ituu… *nunjuk pas mau tbc, yeye kayaknya judes amat ya sama umin…
    Kasian umin-nya.

  18. hyaaaaa….. knpa… knpa….. jiyoo…, drmu tdak brniat untuk bikin tu ehm si nenek… “l****r” #mian… jdi orang k 3 kan???? eh orng k 4??? bner gak ya?? hwaaaa smkin complicated dech…. gak ngrti jga klo jd ming msti gmna??? kyu…. berushalah extra kras…. tuch scra gak lngsung drmu dtolongin m monyet… kkkkk~~~ #dbntai jewel…
    btw mood lgi pundung??? ayo q temenin qta pundung sama2 d kolong kasur…. lgi suntuk…. dan moody stngah idup…. jd bingung msti ngpain???? kkkkk~~
    #pdhal jga tiap hri moody… *gak nanya… kkkkk (–“)

  19. Aish yesung mojokin umin terus ihh *dorong yeye ke jurang* *dikroyok clouds*

    Kalo gak salah,dulu haeminhyuk satu SMA kan? Terus umin emang dari awal gak kenal hyuk kah,tapi cuma hyuk yg tau umin?

    Kira2 sampe berapa chapter ini? Jadi gregetan sendiri lama banget kyumin bersatunya.

    Ditunggu lanjutannya…

    • iya, haehyukmin satu SMA . ming nggak kenal sama si hyuk, kan si hyuk jadi stalkernya si hae. cuman ‘stalker’, jadi mereka nggak saling kenal … kalo masalah chapter, author sendiri belm tahu .. hehehe

  20. Hohoho.. Kirain Kuyun mati. jadi, cuman mimpi kah?
    Demi apa loh, Ming keliatan seperti seseorang yang mengganggu hubungan orang lain meskipun faktanya Ming and Donghae sama2 suka.

  21. Udah, ming sama kyu aja deh. Lagian bocah epil itu lebih cakep dari bang donge. Kok, muncul si seo? Dia gak akan ngeganggu kyumin kan?

  22. ayooo Ming pikirin Kyu teruusss jangan urusin Hae lagi *hehehe ^^V
    yeay HaeHyuk nikah bulan depan ↖(^▽^)↗ jadi nikah beneran ya kaaa.. jangan pikirin perasaan ming ke hae *eeh*
    Lanjuuut ka ^.^

  23. kenapa aq ga suka sikap min disini
    egois dan sedikit pengecut
    tapi gpp…
    suasana baru buat ff kyumin
    sekali2 kyu dibuat menderita sedikit
    yang penting endingnya kyumin
    tapi aq suka ceritanya ko thor
    lanjutkan yaaaaa
    semangat thor

  24. aku kira Kyuhyun nggak terselamatkan /doeng/ ternyata dia diselamatkan. nyesek banget pas baca bagian Kyuhyun di ruang ICU…hiks….
    apalagi Sungmin yang ngejaga Kyuhyun berhari-hari T-T
    HaeHyuk lagi-lagi berantem😦 kasian Hyukie..hiks…

  25. axoo kyu udah dpt restu dr chengmin tuh, ming sadar kek hae sma hyukie tuh udah tunangan, lepasin hae, so look at kyu, dia cinta dirimu, sadar sblm kyu disosor ‘org’

    jgn pundung dong
    fighting

  26. kapan kyumin bersatunya eon?? eunhae mau nikah? smoga ming ridho ngelepas hae. amin🙂 dtunggu next chap ya eon ^^

  27. Eh? Ada seo :O omoo apakah seo jadi orang keempat? Kalo iyaa gpp sih lol asal jgn buat karakter si seo jd wanita penggoda kkk~ ntr mlah kesel sm seo lg -,-
    Aigoo yesung oppa!!! Ayoo lanjutkan ponjokan si minnie bahaha *cipok yesung oppa* :*
    Nah author update asap ne..

  28. Kyuhyun masuk rumah sakiiitttt,, maygattt,, sungmin apa yang kalu lakukan pada suami mu nak???! #plaagh

    pokoknya Seohyun gak boleh jadi pengganggu di sini ya -_-‘

    Sungmin udahlah, tinggalin aja Dongeee,, toh dia juga bulan depan merit,, udah ntar pas donge kasi tau, putusin aja hubungan kalian, trus berpaling deh si Kyuhyun #plakk

    Ayo dilanjut thor, ditunggu lanjutannya😀

  29. Huwaaaahhhh… Untung kyuppa pulang (?) Lg ke raganya… Klo ga balik lg pasti ffnyaa tamat ni… Hehehehe… :p

    Itu seohyun kenapa muncul,,?? #sebel

    Tp klo tujuan jiyoo-shi buat menyadarkan sungmin sih ok” ja.. Tp jgn terlalu tega yaa bikin mingppa menderita… Huhuhu

    Debak… Lanjuuttt… ^^

  30. Yesung nyeremin(?) ihh, kasian Ming~ku😦
    Hyukkie juga sama” nyereminnya, licik n’ egois gtu pkirannya
    tpi moga perjuangan(?) kamu gak sia-sia deh Hyuk, n’ KyuMin bisa cpet” brsatu..Fighting!!^^ *apadeh xD*

  31. Konflik makin panas antara hae,sungmin,hyukie.. Sebenarnya ga ada yg salah, bener yg dibilang yesung,mslhnya rumit..
    Kyna kyu hrs berjuang ekstra keras nih buat dapetin hatinya sungmin hyung😉
    Hwaiting for kyu!!!
    Gumawo ffnya chingu🙂

  32. makin komplit ceritanya, min blom ngelepasin hae juga…kasian hyukkie
    kyu udah mencintai min ya….
    kapan min sadar sma keberadaan kyu
    seruuu…..

  33. ahhhhhhhhhhhhh kyuhyun malangnya nasibmu itu u,u,,,, ahhhh tuh ikan knapa gk ada sadar” sih ada orang yg bgitu cinta pdmu dari dulu ,, knapa terus ngejar sungmin sih sungmin sudah ditakdirkan dengan kyuhyun,, dan kau sudah ditakdirkan dengan monyet#plak hyukkie maksud ku hehehehe,,,, ahhh kisah percintaan yg rumit bgt,,,
    lanjut baca>>>

  34. mian bru ripiu., abis bru bca nih., kyu udh lope2 sma min kn? jdi tnggal nunggu min lope2 kyu., muehehe cpet brstu kyumin., #menunggukeajaiban
    mslah haehyuk bkal mkin rumit ya? aish, min lepasin aja haeppa., kn ntar msih ada kyu.,
    lnjutt jiyoo.,

  35. kyaa~ ada seohyun eonni~ entah mengapa aku bahagia krna ada seo eonni😀
    ayo buat minni cemburu dgn seo eonni *smirk*

    aigo~ haeppa lepaskan lah minnie~ kasian tu enhyuk *nunjuknunjuk hyuk*

    ditunggu chap selanjutnya~

  36. Muncul seohyun sebagai org kesekian kyumin *malas ngitung
    Kapan sih ming punya perasaan ke kyunya?? Aku jadi g tega ma kyu kalo begini ceritanya… Huhuhu

  37. ,Hua!
    Mkn rumit
    Hae yg mch mNcntai ming d sRuh mNkah ma hyuk
    Kyu yg d sRuh chengmin mlpaskn drix n mNyuruh brSma ming
    Dtng seo
    Ah,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

  38. Kehadiran Seohyun mmbuat sya tiba” Bad Mood…=.=
    Huhh…krna dia menderita Kanker stadium akhir maka sya berdoa smoga beliau cpat Death ajah…*digantungSeo* =.=

  39. Kyaaahhh!!!! Seooooooo!!!! Aku sukanih kalau ada seo buat bikin cemburu sungmin yahhh, bukan buat jadi couplenya kyuhyun!!! Lanjut baca eonnnnn😀

  40. ihh yesung kok gitu sih ma ming…
    dia kan gak tahu apa2….
    bener2 dehhh…
    n pernikahannya haehyuk dipercepat…
    asikkkkkkkkkkkkkkk

  41. Semoga deh kehadiran seo bisa buat ng cemburu trus ninggalin ikan mokpo…
    Masa’ kyu mulu yg selalu sakit hati…
    Kali ini kyu, aku padamu… Hahaha
    Ncung oppa jgn lupa berusaha tuk trus nyadarin ming…
    Walo rada blak”an sih… Tapi asalkan sadar gpp… #mianhe chagiya T^T#

  42. wahh kyuhyun ketemus sama chengmin :p
    dan chengmin suruh dia utk melupakannya yg artinya menyuruh kyuhyun untuk mencintai sungmin.. yey !!😀
    hyuk jae dan si ikan cepat”lah menikah😀

  43. Syukur deh kalo kyuhyun baik2 aja, kirain bkal knpa2

    Knpa sih doanghae n sungmin ga berpisah aja, kalo mereka bersatu kan makin bnyak yg tersakiti T_T

    Aduh si abang yesung omongannya dalem bnran deh ih -_-

  44. Yaaaahhhh !!!! knpa hrus adh Seohyun sgala sich,,,,????
    Bunny Ming!!!! Lupakanlah Donghae dan Terimalah cintanya Kyuhyun kasihan dia!!!!
    Semoga ajh Seohyun tidak menambah-nambah masalah!!!!
    Kyuhyun Go,,,,,Go,,,,,Semangat!!!!😀
    Jangan sampai menyukai Seohyun lho!!!!

  45. Chengming lg….
    Kasian min cm jdi disangka chenming ajah…

    Huuuuu
    dua”y gak bisa lupa ma masa lalu…

    Author? Msih lama kah mereka brsatu?

  46. chengmin ampe nemuin kyu tuh walau bentaran
    makin nyesek -,-
    ga tega ama kyu tp min terlalu cinta ama hae trus hyukkie jg cnt bgt ama hae

    ribeeeeet 》,《

  47. ming ga sadar klo dia udah jatuh bwt kyu apa yakh…huhuhu
    kasian kyu….
    pi ad orang ke-3 lg nikh (read;seohyun)
    bener ga..??hahaha

  48. duuuh seohyun datang tuh gimana nasib mereka? kyu udah melupakan chengmin namun dia tetap menyayangi chengmin di hatinya. aduh haehyuk menikah di percepat aaah ming bakal di sakiti lagi

  49. Aduh aduh aduh… Donghae kenapa ndak terima si Hyukjae saja sih? Sungmin juga ndak sadar2 kalau hubungannya dengan Donghae akan jadi masalah besar kalau mereka tetap bersama ><

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s