Time | KyuMin | Chap 6/? | YAOI | T+ | Romance, Hurt |

Time

 

Genre : Romance , Drama

 

Rate : T+

 

Pairing : KyuMin

 

Part : 6/?

 

Warning : Boys x Boys , YAOI , Miss Typo

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. Ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

Summary : Kenangan masa lalu yang ikut andil dalam masa depan, terkadang membuat seseorang dapat menjadi lebih baik. Tetapi, jika seseorang tak mampu membuang kenangan buruk dan lebih memilih untuk terjerambab dalam perasaannya sendiri, maka air matalah yang akan mereka terima.

 

Pik. Sambungan telpon mereka terputus. Sungmin menatap Kyuhyun dengan wajah jengah, begitu mengutuk aksi Kyuhyun yang seperti itu. Tidak mungkin Sungmin mengatakan bahwa kini ia tengah makan malam dengan lelaki lain kepada Donghae. Ia tak ingin Donghae merasa was-was, itu saja. “Bisakah kau diam untuk sesaat saja?”

“Tidak,” jawab Kyuhyun cuek sembari membenarkan letak tas punggungnya.

Waeyo?”

Hyung menganggapku apa?” tanya Kyuhyun dengan tatapan elangnya. “Batu?”

Alis Sungmin bertemu karena terlalu heran dengan pertanyaan yang terlontar dari mulut Kyuhyun. Setahun mengenal pemuda manja, sekalipun ia tak pernah melihat Kyuhyun marah karena hal sepele seperti tadi. Apalagi Kyuhyun tahu jika ia sangat menggilai sosok Donghae. Jadi, Sungmin kira Kyuhyun bisa mengerti jika ia melakukan itu semua.

Cukup lama Sungmin terdiam, dan itu membuat Kyuhyun semakin kecewa. Entah mengapa, kali ini ia begitu tidak suka mendapat perlakuan Sungmin yang kelewatan. Bagaimana pun juga, lelaki itulah yang selalu menemani Sungmin selama ini. Dan ketika Sungmin telah menemukan sosok Donghae, lelaki mungil itu perlahan ingin menyingkirkannya; menggantikan posisinya dengan Donghae.

Tidak. Kyuhyun tidak mau itu terjadi. Sungmin adalah pengganti Chengmin yang tepat. Dengan berada di dekat Sungmin, Kyuhyun merasa ia tengah berhadapan dengan Chengmin. Jika ia kehilangan Sungmin, lalu bagaimana dengan dirinya? Apa dia harus bunuh diri dengan penyakitnya sendiri?

“Aku pulang, hyung,” ucap Kyuhyun pada akhirnya. Ia tak ingin membiarkan pikirannya bercabang dan pada akhirnya terus menemukan kemungkinan buruk yang akan terjadi.

“Pulang? Bukankah kau ingin ke apartemenku?”

“Lupakan,” Kyuhyun berujar lirih. “Tiba-tiba aku ingin pergi ke pemakaman.”

“Kyuhyun-ah,” tiba-tiba Sungmin mencengkeram erat pergelangan tangan Kyuhyun, menahan lelaki itu agar tidak berjalan menjauhinya. “Kk—kau bisa menceritakannya padaku.”

“Apa?” tanya Kyuhyun dengan nada dingin; walau masih terselip senyuman yang Kyuhyun lempar untuk Sungmin. “Aku merindukan Chengminku.”

“Ahh,” perlahan genggaman tangan Sungmin mengendor. “Begitukah?”

Sungmin begitu tidak peka, dan Kyuhyun tidak suka itu. Jelas sekali bahwa Sungmin tahu bahwa ia akan pergi ke pemakaman jika ada masalah. Bukankah satu tahun adalah waktu yang cukup agar Sungmin mengerti kebiasannnya? Sekali lagi Kyuhyun mengatahui, yang menjadi pembeda antara Sungmin dan Chengmin adalah ketidak pekaan mereka.

Tetapi, Sungmin benar-benar tidak peka atau ..

Benar-benar tidak peduli terhadap dirinya?

Drrt .., drrt ..

Ponsel Sungmin kembali bergetar, seketika itu pula Sungmin mengalihkan pandangannya ke arah ponsel pinknya. Kyuhyun tahu, pasti Donghaelah yang mencoba menghubungi Sungmin. “Aku pergi, hyung ..”

“Eum,” Sungmin tersenyum sekilas kemudian menjawab telponnya.

Aneh.

Baru kali ini perasaan Kyuhyun begitu sakit jika Sungmin mengacuhkannya karena Donghae. Sebelumnya, ia merasa finefine saja ketika Sungmin menceritakan apapun tentang Donghae; menjunjung dan memuja apa yang ada pada Donghae. Ini semua terasa begitu arsurb.

Kyuhyun melangkahkan kakinya di tengah keramaian kota Seoul; meninggalkan sosok Sungmin tanpa salam perpisahan. Ketika ia pergi pun, Sungmin tak menolehkan kepala ke arahnya. Karena hal itu akhirnya Kyuhyun berinisatif untuk pergi diam-diam. Ada kehampaan ketika Kyuhyun berjalan menuju pemakaman tanpa Sungmin.

Tidak, Kyuhyun tak ingin semakin hanyut dalam perasaan aneh ini. Perlahan langkah kaki itu ia percepat, lalu pada akhirnya berlari sekuat tenaga. Kyuhyun tahu jika ia benar-benar dilarang keras untuk berlari dengan kecepatan yang seperti ini. Tapi, ada sesuatu di pikirannya yang membuatnya harus berlari dengan begitu kencang saat ini.

Rasanya begitu,

Sesak ..

Tangan kanan Kyuhyun kini meremas dadanya sendiri. Padahal pemakaman umum telah ada di depan mata. Tidak lucu jika Kyuhyun jatuh di sini. Dengan sisa tenaga yang Kyuhyun miliki, lelaki itu terus melangkah hingga memasuki gerbang pemakaman. Beberapa penjaga pemakaman yang berseragam biru muda tampak menjatuhkan pandangan mereka pada sosok lelaki yang tiba-tiba muncul di ambang pintu lalu menyandarkan tubuhnya.

Kyuhyun mengalihkan pandangannya, berusaha bersikap baik-baik saja walau rasa sesak di dadanya benar-benar menyiksa. Dengan langkah gontai Kyuhyun mulai melangkah memasuki areal pemakaman dan sedikit mempercepat langkah kakinya. Sandaran, ia butuh Chengmin untuk bersandar. Ia butuh Chengmin untuk melepaskan ini semua.

Bruk.

Akhirnya tubuh itu ambruk juga; di tempat yang tepat. Setelah tahu ia telah sampai di samping makam Chengmin, seketika itu pula ia menjatuhkan dirinya. Dengan gerakan yang begitu tak sabaran, Kyuhyun mengaduk isi tasnya. Tangannya yang bergetar dengan begitu hebat kini tengah berusaha meraih tutup botol oksigennya dan memasangnya di kepala tabung kecil itu.

“Haahh .., haahh ..,” kedua mata Kyuhyun hampir terpejam sempurna tatkala rasa sesak itu semakin mendominasi. Angin malam yang semakin membuat suhu tubuhnya merendah membuat lelaki itu kian tersiksa. Sekujur tubuhnya kini sukses menegang, bahkan ia merasa bahwa tubuhnya membeku. Bola mata Kyuhyun yang hampir tertutupi oleh kelopak matanya yang terus memaksa untuk terkatup melirik ke bawah, berusaha memasang tutup tabung oksigennya dengan benar.

Aku bisa mati ..

Batinnya berteriak dengan begitu nelangsa saat ini. Apa dia benar-benar akan mati? Lucu sekali, bahkan baru beberapa menit yang lalu ia memikirkan tentang bunuh diri dengan penyakitnya sendiri. Lalu sekarang, apa ia benar-benar akan melakukan itu untuk Chengmin?

Lalu Sungmin?

Tuk ..

Tabung oksigen portable yang Kyuhyun pegang akhirnya jatuh dari genggamannya; menggelinding menjauh dari tubuhnya. Tenggorokannya pun terasa tercekik oleh nafasnya sendiri, peluh yang berjatuhan dari dahinya kini semakin deras mengalir walau suhu tubuhnya terus merendah. Kyuhyun pasrah, ia pasrah dengan semua ini. Kalaupun ia mati sekarang, tak apa; itu berarti keberuntungan telah menimpanya.

Samar-samar Kyuhyun mendengar derap langkah kaki; mungkin petugas yang berjaga. Semoga, semoga saja petugas itu tak menemukan dirinya yang sekarat saat ini. Kyuhyun memejamkan matanya yang benar-benar terasa berat. Tubuhnya menggigil, deru nafasnya yang semakin tak beraturan membuat Kyuhyun tak mampu melakukan apapun.

“Chh .. Cheeng .. mhiiin ..”

“Astaga, Cho Kyuhyun!” pekikan yang terdengar dengan suara tertahan itu sukses membuat Kyuhyun urung memejamkan matanya. Lelaki yang baru saja datang itu segera menyambar tabung oksigen Kyuhyun, terus berusaha untuk memasang benda mengkilat itu semampu yang ia bisa. “Oh, shit!” umpatnya kasar ketika ia menyadari bahwa ia mematahkan kepala tabung oksigen itu.

“Cch .., Cheenghh .., haah ..”

Sungmin melempar tabung oksigen itu kesembarang tempat kemudian menyambar tubuh Kyuhyun. Matanya mendelik kaget ketika kulit mereka bersentuhan seperti ini. Tubuh Kyuhyun terasa begitu dingin saat ini. Mata Sungmin yang berair mulai mengedip, lalu dengan sigap ia memeluk tubuh Kyuhyun dengan begitu erat; berharap tubuh itu akan menghangat kembali.

Eoddeokhae?” isak Sungmin, lengannya terus mendekap sosok yang hampir menyamai mayat itu.

Pelukan Sungmin memberikan suatu energi positif ; membuat lelaki itu perlahan mampu menggerakkan tangannya, menjambak rambut Sungmin ke belakang, dan mengecup bibirnya.

Dulu, ketika asma Kyuhyun kambuh, dengan segera Chengmin akan mengecup bibirnya; memberi nafas buatan lewat ciumannya. Dan sekarang, rasanya Kyuhyun kembali ke masa lalu setelah melihat wajah Sungmin di sela kelopak matanya yang hampir tertutup. Dalam hati Kyuhyun menangis, begitu mensyukuri bibir lembut yang kini menempel di bibirnya. Ia merasa sosok Chengmin benar-benar nyata.

Getaran yang tercipta dari tautan bibir mereka membuat dada Kyuhyun yang semula naik-turun dengan begitu cepat kini perlahan mulai teratur. Lelaki itu perlahan dapat menenangkan alur nafasnya; membuat perasaannya jauh lebih baik.

Sedangkan Sungmin sendiri, tampaknya ia begitu shock dengan langkah yang Kyuhyun ambil. Tetapi, pada akhirnya ia menyadari apa yang Kyuhyun lakukan adalah tindakan yang benar. Seharusnya ia menyadari cara seperti ini; mendorong oksigen ke paru-paru Kyuhyun dengan ciuman mereka.

Baik Kyuhyun maupun Sungmin mulai terlarut; terlarut dengan perasaan masing-masing. Sungmin yang terlarut pada rasa khawatirnya yang membuncah dan Kyuhyun yang terlarut dengan bayang-bayang masa lalu Chengmin.

Kyuhyun mulai menyesap bibir kenyal itu, menikmati inci demi inci bibir lembut milik Sungmin. Kyuhyun rasa kini Chengmin benar-benar datang ke dunia, memberikan kecupan lembut ini untuknya. Ia terbuai, saat ia merasakan kecupan ini pasti tubuhnya akan terasa begitu lemah. Setetes jatuh di sisi pipi kanan Kyuhyun, membuatnya kembali tersadar bahwa lelaki yang tengah menciumnya tengah menangis. Perlahan Kyuhyun mengangkat tangannya, membelai rambut Sungmin dengan gerakan lembut.

Lelaki dulu berjuluk The King of Aegyo di kampusnya kini mulai membuka kelopak matanya setelah merasakan sentuhan lembut di kepala bagian belakangnya. Tatapan lembut yang ia terima dari mata Kyuhyun yang hampir terpejam membuat Sungmin benar-benar tak kuasa melakukan apapun. Rengkuhan lengannya di pundak Kyuhyun semakin mengerat, dan isakan-isakan lembut mulai terlepas dari kecupannya.

“Bertahanlah .., aku mohon ..”

OoOoO

Sungmin merebahkan sosok Kyuhyun di ranjang berbalut sprei pink miliknya. Setelah membopong tubuh Kyuhyun dengan langkah terseok-seok dari lantai bawah melewati tangga, akhirnya sosok ini dapat berbaring juga. Tak masalah jika seluruh tubuh Sungmin terasa akan remuk sebentar lagi, yang penting adalah Kyuhyun. Ia akan menolak beristirahat dan berguling-guling di ranjang empuk miliknya jika melihat sosok Kyuhyun dengan tubuh lembah seperti ini.

Kedua tangan milik Sungmin mulai mengangkat kaki Kyuhyun, melepas sepatu namja bertubuh kurus tersebut. Setelah itu, Sungmin mulai meloloskan kancing-kancing kemeja yang Kyuhyun pakai. Kemeja kotak-kotak berwarna biru itu begitu basah karena keringat dingin Kyuhyun, karena itu ia berniat mengantinya dengan piyama.

“Apa yang akan terjadi jika aku tak pergi ke pemakaman tadi, hm?” gumam Sungmin dengan suaranya yang begitu lembut. Mata rubah itu kembali berair ketika menatap wajah pucat pasi milik Kyuhyun, apalagi ketika ia menyadari bahwa kini Kyuhyun masih terbaring tak berdaya. Sungmin melangkahkan kakinya mendekati almari pakaian, mengambil satu piyama berwarna biru cerah dari sana. Dengan sigap lelaki mulai mencoba menggenakan kemeja piyama miliknya di tubuh Kyuhyun. “Jj—jangan seperti itu lagi,” suara Sungmin yang bergetar kembali terdengar—kali ini lebih memilukan.

Sungmin beranjak dan pergi menuju dapur untuk menenangkan pikirannya yang mendadak kacau. Tidak, ia tak boleh menangis. Ia harus tegar, asma Kyuhyun hanya kambuh dan tak akan ada yang terjadi setelahnya. Kedua lengan Sungmin terulur untuk mengambil baskom, mengisinya dengan campuran air panas dan dingin kemudian membawanya ke kamar. Sungmin meletakkan baskom tersebut tepat di sebelah kanan kepala Kyuhyun lalu kembali beringsut untuk mengambil handuk bersih dari dalam almarinya.

Sungmin melilitkan kain handuk itu di tangannya, kemudian mencelupkannya di dalam air panas. Perlahan, Sungmin mulai membasuh wajah Kyuhyun dengan kain handuknya. Dada lelaki itu kembali tersengat, kali ini entah mengapa air mata langsung meluncur dari salah satu sudut matanya. Sungmin mengulum bibirnya sendiri, berusaha meredam isakannya.

“Kau harus beristirahat,” suara Sungmin yang bergetar terdengar. Mata lelaki itu masih setia membidik wajah stoic Kyuhyun yang tengah tertidur damai. Hatinya yang kian miris meratapi bahwa Kyuhyun adalah sosok seorang yang kesepian membuat ia tak mampu membendung tangisannya. “Hyung tak akan pernah .., meninggalkanmu,” mati-matian Sungmin menahan isakannya, menggantinya dengan suara bergetarnya.

“Nggh ..,” dengungan yang terdengar samar-samar membuat Sungmin mendelikkan matanya. Jangan-jangan suara paraunya yang aneh mengusik istirahat Kyuhyun. “Cc .., Chengmiiin hhyuung ..”

Sungmin terdiam ketika ia mendengar dengungan Kyuhyun yang menyebut nama Chengmin di sana. Mendadak perasaan kecewa dan tanggapan negatif lainnya menyerang pikiran Sungmin. Apa Kyuhyun benar-benar tengah merasakan sentuhan Chengmin lewat kasih sayangnya?

Untuk yang pertama kalinya Sungmin berusaha mengabaikan perasaan kecewanya, ia lebih memilih untuk merawat Kyuhyun saat ini. Sungmin menghapus air matanya sendiri, berusaha mengenyahkan perasaan sedihnya. Karena tangisannya ini, membuat mata Sungmin terasa semakin berat. Sungmin meletakkan kain handuk itu di atas meja nakas, perlahan Sungmin menyandarkan kepalanya di bibir ranjang dan menatap wajah Kyuhyun dengan pandangan sayu.

“Aku tak pernah mempersalahkan tentang kau menganggapku sebagai apa,” ujar Sungmin dengan nada rendah. “Kau marah karena hal tersebut, bukan?”

Sungmin menghela nafas, “Aku menganggapmu sebagai Kyuhyun, Cho Kyuhyun.” Sungmin membenarkan letak kepalanya dengan posisi senyaman mungkin. “Selamat malam, Kyunnie ..”

OoOoO

Kyuhyun membuka kelopak matanya dengan gerakan pelan ketika merasakan sesuatu yang hangat membalut seluruh tubuhnya. Bayangan dengan warna pink yang buram memenuhi pandangannya; membuat lelaki itu harus mengerjap-ngerjapkan mata untuk memastikan semuanya.

Tt—tidak mungkin! Batin Kyuhyun berteriak. Perlahan tangannya menyibak selimut yang menutupi tubuhnya. Seketika itu pula matanya melotot kaget ketika mendapati tubuhnya telah terbalut piyama berwarna biru muda. Kyuhyun mengedarkan pandangannya, memperhatikan inci demi inci ruangan tersebut.

Tidak, nafasnya kini kembali terdengar begitu tak beraturan.

“Chengmin hyung!” teriaknya lalu bangkit dari duduknya. “Chengmin hyung!” panggilnya lagi. Dekorasi kamar ini benar-benar mirip seperti kamar Chengmin, dan itu berarti semalam ia benar-benar tak bermimpi. Itu berarti ciuman, sentuhan, dan suara Chengmin adalah nyata.

Apa ini semua mimpi?

TBC

Setelah aku baca review dari readers yang baca chap lima, aku kecewa karena banyak dari mereka bilang kalo nih ff alurnya terlalu lambat  dan pendek ㅠㅠ jadi, aku putuskan untuk mempublish chap enam hari ini ㅠㅠ anggap aja ini masih bagian dari chap lima ㅠㅠ

Readers, percayalah, pada awal bulan july nanti author akan bawa chap tujuh ff ini dengan alur yg lebih cepat dan panjang !! tunggulah saat saat itu ㅠㅠ

~MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY-PASTE SEMUA KONTEN YANG ADA DI BLOG INI! DO NOT PLAGIAT, PLEASE!~

176 thoughts on “Time | KyuMin | Chap 6/? | YAOI | T+ | Romance, Hurt |

  1. Astaga , sedih banget chap ini (˘̩̩̩~˘̩̩ƪ)‎​
    Aku mau chap depan banyakin HaeMin yaa thor !
    Update asap lagi dong thor ~~

  2. Ommo kyunie pingsan, dimakam chengming😮
    Asmanya kambuh pula. Kasihan uri kyunie😥
    Author beneran updetnya awal juli ? Lama banget . . .

    • iya .. author bener bener akan update chap depan awal juli .. chap enam ini publish hari ini karena banyak readers yg protes tentang betapa pendeknya chap lima … hehehe ditunggu yah^^

  3. aq ktnggalan ch 5., aq gx tau sih klo jiyoo udh apdet., ._.
    jiyoo mention aq dunk klo ff ny udh d post., ya~ya~ *maksa*
    dri pda crta ny d pksain dg alur yg ngbut mnding alur yg skrg aja., biar bsa lbh mngeksplor crta nya *ceilah bahasanya*
    jiyoo smngat ya.,~

    • mianhae .. hehehe habiis, aku lupa nama accnya sih .. *plak*
      betul, aku pengennya alurnya nggak ngebut gitu .. tapi rata rata reader bilang kaya gitu nggak bagus ..
      aku akan semangat eon!

  4. Whoaaa nyesek…nyesek…nyeseeeek..
    Suka tuh sama sikapnya Kyu ke Ming.. Hahaha #ketawaevil
    Nah khan! Ming mulai ngerasa ada something ke Kyu.. :3
    Eh? Alur kelambatan?? Engga ah dek, ini udah tipe tulisan kamu kayak gini. Kalo nanti dicepetin malah feelnya ga dapet..🙂
    Itu menurutku loh..😉
    Ga usah dipaksain kalo emang alur yg kamu bikin kayak gini dek..🙂
    Oke, kutunggu lanjutannya.. Semangat ya..🙂

    • ahhhh … kamu readersku yang bener bener tahu aku deeeh ㅠㅠ iya, aku nggak akan mempercepat alurnya, tapi aku bakal panjangin setiap chapnya .. hehehe ditunggu kelanjutannya yah^^

  5. YaAllaaah~ aku ikutan sesakk bayangin oppaku(?) menderita #lebayy
    Ming kecewa?? TinTon!! Satu sama #apadeh!?
    Kmar Chengmin?? Kok bisa??

    Hmm~ ini uda pnjang cukup mmuaskan(?) saeng..tpi janji ya awal july harus lbih panjang dri ini, biar lbih puas(?) bacanya xD

  6. Chap ini rasanya cepet bgt,,mungkin krna cerita ke2 tokoh utama udh mulai menyadari perasaan masing2 jd seru bacanya hehe…
    Chap berikutnya awal bln dpn ya? Yg panjang ya jiyoo😉 (ngarep bgt ni hehe..)
    Hwaiting Jiyoo!!😀

  7. timbul satu prtnyaan stlh bca chap ini, apa sungmin & chengmin org yg sama??
    mski update’y msh lma, ttep dtggu ko😉

    • chengmin dan sungmin bukan orang yang sama .. untuk keterangan lebih lanjut (?) ditunggu aja penjelasannya .. tapi tapi, di setiap chap kan udah aku jelasin juga?? harap tetep ditunggu yah^^

  8. hhhaaa.. semangat y jiyoo.. epepmu bgus jd gk kerasa j bc.ny.. tau2 uda tbc.. xD
    itu kyuhyun yg nyium min.. knp min.ny gk inisiatif sndri.. -.-!” kkk
    dtggu next chapny..🙂

  9. Owh jangan kecewa jiyoo,mungkin chap kemarin emang kurang ada klimaksnya jadi kesannya datar. Tapi di chap ini saya puas kok karena ada klimaks dan mulai muncul konflik.

    Di sini kyu bener2 lemah banget ya,jarang2 tuh ada ff yg bikin kyu selemah ini-but i like it- X3
    TBC-nya gak tepat ah~

    Keep writing…
    Karyamu tetep bagus kok,jadi fighting!
    Ditunggu lanjutannya^^

  10. saeng🙂 seneng deh lagi buka blog trus ada chap 5 dan 6
    update kilat ya ?

    aku semakin kasian sama kyu😦
    miris banget😦

    FIGHTING ya saeng🙂

  11. annyeong~
    alurnya emang lambat, tp aku sabar nunggu kok. semangat, ne?
    oh iya, aku nemuin typo “….. jika melihat
    sosok Kyuhyun dengan tubuh
    lembah seperti ini.”
    lembah itu maksudnya lemah kan?
    baru kali ini aku nemuin typo.
    ming udah mulai suka kyu? chapter ini fokus di kyumin ya. hehe
    eh, kok kamu tau kalo aku lebih tua walau sama2 16 thn?
    oh ya, semangat buat test masuk SMA-nya.
    jiyoo fighting!! ^^

    • annyeong^^ wah, gomawo udah dikoreksi .. chap depan aku pasti akan lebih jeli lagi. hehehe jangan segan segan mengkoreksi ffku yah eon*) hehehe gomawo penyemangatannya eonni!! *hug*

  12. wah kasian kyuhyun. hiks sedih ceritanya
    kenapa sih kyuhyun selalu menderita.
    lanjutkan bikin sungmin sadar klo dia cinta kyuhyun.
    banyakin yunjae moment yah.
    oh yah aku sebenarnya udah baca semua fanfic mu.
    dan aku bersyukur loh dari sekian banyak author fav aku hanya kamu yang gak ngasih password.
    tapi baru kali ini komentar soalnya aku ol di hp.😦 pengen bales tapi gak mau masuk terus.
    maaf yah ini aku komen juga lewat hp tante yang kebetulan bisa.
    maaf yah klo aku ol di hp tante pasti aku komen koq.
    lanjutkan yah. :)))

    • sebenernya baru di ff ini kyu menderita lho xD hehehe tapi tapi, di sini kan nggak ada yunjae momentnya eon ..?
      beberapa ffku ada yg diprotect kok, tapi bisa mention di twitter kalo minta ^^ semoga bisa kasih komentar terus yah .. hehehe aku pasti akan lanjutkan!

  13. hueeee….part ini nyesek bangetlah..hiks..

    wajar lah klu sungmin nganggap kyuhyun itu cho kyuhyun,pasalnya kan dongahae msh iduo,swdangkan chengminkan udh gkd,dan sungmin mirip chengmin.

    btuh waktu yg lm donk bwt melepas bayang2 chengmin,dan aku cma bsa nebak dlm hati gmana akhirnya cra kyuhyun mengakui klu dia suka sungmin bkn hanya krn dia mirip dengan chengmin semata…hueeeeee…bayanginnya ajj mewek….

    intinya,KYUMIN-> DILEMA!

    *pingsan*

    yeeey! akhirnya lunas dah utg..*lapkringet.*gelinding* xDD

    • ahh mwoya?! xD aku suka pendapatnya yang super panjang itu, tapi pendapatnya nyambung sama pikiranku😄 eonni eonni, jangan pinsan lho ! apalagi gelinding seperti itu …. ckckckkckckck

  14. kagak, kagak.
    eonnie suka kok, semua penyajiannya enak walo g panjang.
    itu ciri khas saeng, jd g ush di paksain klo mank blm trbiasa.

    back to story
    duh kyu, chengming lg chengming lg,,
    noh si ming jd ngambek,,

    ato jgn2 sungmin itu bnrn chengming,,

    gt kah??
    #plak

  15. sebenarnya aku rada bingung sama perasaannya kyuhyun, kenapa dia jadi marah gitu kalau sungmin nggak peka, padahal jelas banget yang dia cinta itu chengmin.

  16. sosok chengmin bnr” kaia sungmin….
    dramatis bngt,suka bgian yg ming nolong kyu wkt d pmkaman….

    kyuhyun cemburu berat seperti nya😄
    LANJOT!😀

  17. wah mkin ksni bner2 bkin nyesek sndri. . .
    huaa. . . Kshan kyumin makin bngung dgn perasaan mreka sndri. . .

    Good luck for your test
    ^^

    Lanjutt. . .

  18. huwaaa saengggg..,
    chapter ini bikin sedih,
    hiks.. Omona!! Kyunnie asmanya kambuh, di dpan makam chengmin..
    Hiks.. Kasian kyu!!

    Eh… Mereka berdua sama2 memiliki perasaan kecewa kala mereka masih mengungkit orang di masalalu.. Perasaan mereka udah sampai tahap apa??
    *plaakk.. Sumpah penasaran…

  19. klo chap 5 kyu yg galau, dichap ini malah min dianggap chengmin,
    ye mereka ciuman ciuman, *-_- itu CPR baka,
    Trus kyu kn sering ke apartemen min, knp dya nganggap apartemen itu punya chengmin?
    Jiyoo keep writing n fightin’ ya ^^

  20. Pengen nangis bc ini, Kyu lmah bnget d’sni!

    Kyu, Jangan matiii, ntar siapa yg misahin Hae am Ming kalau kamu gak ad?*eh

    waaah, pas ol trus buka wp kmu aku lgsung d’suguhin(?) 2 chap skaligus! Keke
    oke, keep writing yah!

  21. kirain chap 6 gak akan publish sebelum awal july, ternyata udah ada toh.

    Okeee, chap7 dengan pembaharuan yang baru semakin bagus semoga.

    Um, jadi kyu nganggep yg nolong dia itu chengmin? Yaah, masih ngarep aja dia -__-

  22. Huwahhh aku telat baca..ternyata udah dipublish dari kemarin
    Ck dua orang ini bener2 deh ga sadar klo sebenernya mereka saling butuh

    Sebenernya alurnya ga lambat cm terlalu pendek jd menimbulkan kesan lambat..coba chapter 5&6 digabung pasti lebih baik & ga berkesan lambat dan kita sebagai readers enjoy bacanya

    Ditunggu chapter selanjutnya

  23. duhh,,,thor…lnjut dunk..
    muuph y aq reader bru,,,slam knal j
    tp crta na uke pnya ne…
    brasa feel bgt,,,jd kcian jg liat kyu benge’ gto *disatesparkyu*

    jgn lma2 y thor….d tggu ne
    SEGERA…..
    gumawo…

  24. huh kyuhyuuuun itu kan sungmin, knpa yg di ingat chengmin?
    mending dah author pake nama chengmin buat mantanya kyu, jdi ga bgtu nyesek akunya kekeke xD
    mereka berdua udah sedikit terlihat tuh perasaanya satu sama lain.
    oke thor, saya tunggu awal juli.
    jiyo fighting xD

  25. yaampun kyumin kembali malang , yang satu sesak karena hyungnya gak peka , yang satu karena magnae masih keinget masalalunya. kasian kyu sedikit banyak pikiran pasti aja asmanya kambuh, author bikin sesak mulu -_-” tapi daebaak!!. lanjutannya jangan lama yaaa?? *puppy eyes

  26. chengmin itu bener2 ada tadinya thor ?
    Yaah, masih lama dong updatenya…..
    Tapi nggak apaapa deng, karena selama ini author itu paling baik sedunia, suka update tiap hari.
    Semangat teruuuus……

  27. Kyu nya mulai ada rasa kah sama ming?kyaaa
    kasian kyu, separah itu kah asma nya? U,U

    sempet nengok blog ini, walaupun udah dikasih tau chap selanjutnya bakal post juli. Eh tau nya udah di post.
    Aku ga terlalu ngerti gimana alur panjang atau pendek. Aku sih nikmatin aja ff nya hahaha._.v

    oke jiyoo, tetep nunggu. Hwaiting!!^^

    • perasaan kyu itu rumit xD hohoho asmanya itu scara nggak langsung ngebantu kyumin lho xD hehehehe untung deh kamu selalu enjoy, semoga bisa selalu enjoy waktu bacanya yah …. ditunggu^^

  28. kyaaaa full of KyuMin ^^
    tuh kan Kyu butuh Sungmin bangeet kapan mereka jadi nya hehe gk sabar😀
    makin mengharukan.. hiks hiks
    Lanjuuut Jiyooo ^.^

  29. hwaaaaaa…….. nie ff bikin dag dig dug….. ming dicium aja pke shock…. kan bibirmu emang….. ehm… kekekekeke
    byangin tu klo si ming gak dteng…. gmna kyu x….. ?????
    #kyu sini q pluk aja…… hehehehe *ngarep…..

  30. Aaiihhhh jiyoo-ah… Kenapa kyuppa separah ituu?? Apa karena beban pikiran juga yaa??

    Haduuhh,. Knpa changmin mulu siihh di pikiran kyuppa.. Mingppa dah baik bgt.. Ampe nangis”.. #sambil ngelap air mata mingppa..

    Jiyo-ah.. Kenapa mereka masih blum bisa menyadari perasaannya cii??

    Haduuhhh.. Geregeettt… ^^

    Debaaakkk…

    Kutunggu lanjutannya yang lebiihh paaaannnjjjjaaaaaaaaanngggggggggg… Hihihii ^^

  31. baaaa !!! Aku komeennn~

    Hihi😀

    -___-” gaktau ya, tapi kayaknya emang bener deh kalo chap sebelumnya itu alurnya terlalu lambat -,-

    Tapi2, aku berkaca-kaca ih pas baca yang ini:/ kok begitu ya ? #plak

    Ituuu~ aku lupa deh, si Sungmin sama Kyuhyun kok bisa temenan ? *brb baca dari awal*

    Ohiya, Hyuk itu emang suka sama Donghae ya ? Tapi Donghae-nya kagak ? O.o

    Eumm~ gaktau deh -,- aku sampe bingung mau komen apa:/ soalnya selalu disini udah diceritakan detil, jadi akunya udah jelas -_-

    Yah pokoknya ASAP deh, walopun aku gak ASAP RC-nya u.u
    Hwaiting ;D

  32. chap ini mengambil scene lebih di banding chap sebelumnya. Di pertahanin ya,

    Oh ya yg kecewa juga bukan kamu doang kok, pasti banyak readers yang juga kecewa karena kamu nganggep komentar mereka dengan ketidakpuasan.

    Kalo emang kamu buat ff ini dengan niatan untuk menghibur orang, mungkin alangkah lebih baiknya kalo kamu mengusahakan lagi apa yang membuat meraka puas, dengan begitu kamu juga bakal ngerasa puas.

    Dulu waktu aku masih nulis, aku juga pernah ngerasain kekecewaan yang lebih kok.

    Maaf kalo kata2 aku menyinggung perasaan kamu. Kalo nggak suka boleh diabaikan kok..

    Makasih sebelumnya🙂
    Ditunggu lanjutan ffnya😀

  33. Aigooo,, aigooo,,, knp aq sll t’lambat??! #panik
    Hiks,, hikss,,, eonni konfliknya bnr” nyesek!! Huwaaaa#teriak bareng hyukppa(?)*
    .
    .
    .ini udah cukup panjang ko eonni,,!! Ne,, aq bkln tunggu saat” itt,, p’cayalah(?) eonni!! HWAITING#angkat tangan ke ats

  34. apa segitu miripnya??? sampai kamarpun mirip….

    aigo…bagaimana perasaan kyumin sebenarnya, masing2 udah sama2 kecewa karena yang lainnya

    ditungguin next chap ya chinggu…
    hwaiting..^0^

  35. waah,sedih banget qu baca ff ini..ff ini benar” menguras perasaan qu..
    qu sangat menantikan chap7 nya loch..HWAITING…
    jiyoo,qu minta PW utk ff yg di prottect donx,,boleh ga??

  36. huaaa aku ketinggalan banyak chap ya?
    terakhir baca chap berapa ya? lupa *plakk
    kyu kyu persaanmu ke sungmin sebenernya kaya gimana sih? aku jadi bingung masih nganggap kalo ming ntu chengmin ato mang kyu suka sama ming sih? terus ntu ming napa kecewa juga pas kyu ngiggau nyebutin nama chengmin? apa ming juga mulai suka sama kyu?

    • ketinggalan banyak chap?! kok bisaaaa ? *plak* si kyu emang terlalu cinta sama ming, jadi kebawa gitu deh kalo sama si ming .. tentang perasaan kyumin, ditunggu aja deh .. hehehehe

  37. Chengmin Lagi Chengmin Lagi …
    MeLek donk Kyu itu bukan chengmin tapi Sungmin.. Heuhh..
    Chap dpn tetep banyakin Kyumin Momentnyah Ɣªªªª..
    ˚☺k˚˚☺k˚˚☺k˚ ..
    ƔŌōŎŏsΗ tetep semangat Ƴªªªå ditunggu next chap ..

  38. Huwaaaaawww chap lima nya review nhambung sini yah ehehe..
    Omoooo >.< min sama hae😮 kan kan kasian hyukieeeee:( lbh kasian kyu..
    Sebenernya mereka udah merasakan getaran cinta kan?? Ehehehe

  39. pendek😦 tapi gpp…..cukup buat aku nyesek :” huaaaaa kasian Kyuhyun…..seperti nggak dianggep sama Sungmin :”
    aku kira chapter ini yg bakal di update bulan juli, ternyata udah di post dari tgl 18 juni u,u mianhae baru baca🙂 aku baru sempet buka WP kamu🙂
    aku tunggu chapter selanjutnya ^^
    fighting JiYoo🙂

  40. ini sebenernya kyu ama min udh saling cinta ya(?) cm mereka ga sadar karna selalu melihat ke masalalu.. begitu bukan sih? kkkkk🙂

  41. huuaa ketinggalan deh chap ini,
    qrain bkal d publish bln juli say,

    huuee rada mewek juga bca nh chap,
    pnasaran dh ama prasaan kyumin bnernye gmne..

    d tunggu chap brikutnya ya thor,
    nd sukses buat testnya ^^

  42. yah ambruk dah, telat bgt ini mah, maap yaa

    kyu min cepet sadar sama perasaan masing”, kyu itu sungmin bkan chengmin walaupun diaslinya mereka org yg sama, mata nya kyu soek(?) *ngertikan bahasanya* kali yaa ga tau apa umin tuh lebih sekseehh tau, haahahaah

  43. authooor chap ini zaza sukkkkaaaaaaaaaa bgt..^^
    mian telat comment salahkan modem yang lelet melebihi dangkoma #plakk
    OMG KyuMin akhirnya ini yang aku tunggu munculnya perasan yang nanti lambat laun berubah menjadi cinta,,
    aigoo kalian merasakan’a,menyadari’a kan?? so kenpa mesti di ingkari lagi *getok Kyumin*
    awalnya sungmin memang tidak memepedulikan Kyu tapi begitu ming menyusul kyu aku makin yakin kalau keduanya memang sudah menyadari eksisitensi masing2,meski ming baru menyadarinya sekarang dibanding kyu yang lebih dulu menyadarinya..

    tapi yang paling aku takutkan adalah perasaan Ming,aku takut saat kyu jatuh untuk ming,ming justru nanti menganggap bhwa kyu hanya butuh sandaran sebagai pengganti chengmin,dan ming akan selalu terbayang2i dengan sosok chengmin,,,

  44. aishh angst bgt sih ,,, untung sungmin datang tepat waktu kalau gk dah allmarhum dah#plak..
    kasian kyuhyun yangka sungmin chengmin haaaahhhh cinta mereka begitu rumit bgt deh u,u
    lanjut baca>>>

  45. Annyeong auhtor^^ …smg author masih ingat dg diriku ne???

    Wah,ak baru tau kalau author udah pindahan k sni,.dan sepertinya pindahnya udah lama y?tau2 udah ada cerita baru,udah nyampe chap 18 pula…tapi,ak bacanya baru sampe chap ini..

    Hmm,menurutku sungmin oppa&kyuhyun oppa secr nggak sadar udah saling terikat deh, tapi sayangnya masih kebelenggu sama masa lalunya,dan hubungan mrk mlh jd ky hubungan tanpa status y ?,tp ky’a kyuhyun oppa udah mulai keliatan posesifnya tuh,..
    Mian y kalo ak koment nyalangsung di chap ini,he

  46. Aku nangis dooonnggggg!!!!!!!!:'((((((((((( sedih bgt eoooonnnnnn!! Aku suka chapter ini!!!!!!!! Sumpah sedih bgt aku sampe berlinang air mataaaaa!!!! Lanjut baca:(

  47. kyaaaa😥 ,, gak kuat aku nangis ,,
    aku bner2 nangis ,, kyu brtahan lah ,, sungmin kau hrus menjaga dn mrawat kyuhyun😦 ,,
    kalian hrus brsatu :’) ,,

    chap ini sukses buat aku nangis ,, daebak !! lanjut bca yahh😀 ,,

  48. KYAAA Kyumin kissu >//<
    tapi sayangnya cuma nafas buatan…
    eh kyu nya juga mikir itu chengmin…
    kapan sih kyu kamu ngelupain chengmin mu itu??kasihan ming kn

  49. Untuuuung… Untuuung ming nyusul ke pemakaman… Klo engga.. Ga bisa bayangin deh bakalan spt apa…
    Kyu, itu bukan chengmin tapi sungmin… LEE SUNGMIN arachi…
    Ming uda mulai galau niih gegara kyu berubah sikap…
    Salah ming juga siih… Lebi mentingin ikam mokpo pleboy itu,, =3

  50. Ya ampun knpa part ini bkin nyesek n nangis ih T_T
    Sumpah sedih bngt -_-

    Knpa juga kyu msih selalu anggep sungmin itu chengmin????
    Udahlah kyu kalo emng cemburu blang aja deh
    Tp bnran sedih bngt pas kyu ngigo nyebut chengmin padahal yg ada sungmin T_T

    Ceritanya mkin seru nih
    Lanjut baca deh, hwaiting😀

  51. Oke,,, jadi bingung🙂 chenming itu siapa? Sungmin itu jg siapa?? Mereka org beda atau sama?

    Otakku lola author…
    Hahahahahahaha

    tetap semngat,, kalo aku msih gak ngerti, aku baca ulang lg ajah yah… Hahahahahaha

    daebak author…

  52. sbnrnya apa yg terjadi sih? ko ming bisa punya kesamaan sifat prilaku terus kesukaannya sama chengmin nya kyu itu

  53. sebenernya chengmin ama sungmin ini orang yang sama atau bukan sih??
    ko min bisa sama persis gitu ama chengmin..
    jadi sedikit membingungkan, ko bisa ada orang yg sama kaya kembar gini

  54. Kok Kepribadian Chengmin, kesukaan Chengmin bisa sama dengan Sungmin? Di luar wajahnya tentunya. Apa Kyuhyun sudah merasa ada perasaan yang lain untuk Sungmin sampai nekat berbuat seperti itu?

  55. Yaelah kyuhyun malah ngira chenemin yang nolong dia,,
    Ayolah kalian berdua move on terus jadian deh, semua bahagia dan tak ada yang tersakiti (?)

  56. Apa bener2 gk bisa ngelupain masa lalu kau cho?
    Kau terlalu larut dgn masa lalu?
    Apa segitu membekas kah??
    Apa ssesakit itu ditinggal ckckck
    Udah terlalu dalam ya cho?

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s