I Want To Feel How To Love | KyuMin | Chap 4 | GS | T+ | Romance |

I want to Feel How to Love

Genre : Romance , Drama

Rate : T

Pairing : KyuMin

Part : 4/?

Warning : Genderswitch , Miss Typo

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. Ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

Summary : Kala diri mereka masih terlalu hijau untuk mengenal suatu hubungan, maka dengan begitu mudah kedekatan itu mereka jalani. Tetapi, kala salah satu dari mereka mengerti suatu makna dari ‘perasaan’, saat itulah kedekatan mereka terasa lebih berbeda. Dan pada akhirnya, keegoisanlah yang bertindak.

“Kau harus bersikap tegas agar dapat menerapkan hal itu!” mata Siwon mengedip, mencoba memberi semangat. “Semoga berhasil!”

Gomawo,” Sungmin mendesah dengan nada berat. Namun pada akhirnya perempuan itu mampu melukiskan sebuah senyuman untuk Siwon dan memberikan payung yang ia genggam. Di luar masih hujan, jadi tak mungkin Sungmin membiarkan Siwon untuk kembali menerobos hujan—walau hanya untuk beberapa meter.

“Aku pergi!”

“Hati-hati!” ujar Sungmin sembari melambaikan tangan. Kata-kata yang terlontar dari Siwon begitu memenuhi pikirannya. Membuat Sungmin begitu bimbang dengan apa yang harus ia lakukan kepada Kyuhyun. Namun, memang benar jika sifat manja Kyuhyun begitu berlebihan ketika bersama dirinya. Itu cukup menganggu.

“Sudah pergi, yah?” suara Kyuhyun tiba-tiba muncul, membuat Sungmin tersadar dari lamunannya dan membalikkan badan. Sosok lelaki dengan tubuh jangkung itu telah berdiri di samping tubuh Sungmin, membuat Sungmin mengeryitkan dahi.

“Keluar sekarang, Kyu!” ujar Sungmin dengan nada datar.

“Eh?”

“Berhentilah masuk ke kamarku dengan memanjat balkon! Kau sudah cukup umur untuk melakukan hal itu!” teriak Sungmin sembari memukul lengan Kyuhyun. Kilatan kemarahan dan kejenuhan tampak dari kedua bola mata foxy miliknya, membuat Kyuhyun yang menerimanya hanya mampu memasang wajah cengo.

“Noo.. noona?” Kyuhyun meneguk air ludahnya kelu, begitu heran dengan amarah Sungmin yang tiba-tiba meledak. “Aa—aku adikmu..,” cicitnya dengan suara rendah.

“Tapi seharusnya kau tahu sikap!” bentak Sungmin kalap. Sedetik kemudian ia mendorong tubuh Kyuhyun keluar, mengusir lelaki dengan tubuh kurus itu tanpa perasaan. Setelah puas menjorokkan tubuh Kyuhyun keluar dari apartemennya, dengan kasar perempuan membanting pintu; meninggalkan Kyuhyun di luar sendiri dengan kesan yang tampak begitu jahat.

Tahu apa yang tengah Kyuhyun rasakan saat ini?

Sakit.

OoOoO

Langkah kaki lelaki berambut coklat pekat itu terlihat begitu tergesa-gesa. Aura panas yang menguar dari dalam dirinya membuat siapapun yang berpapasan dengannya akan menghindar, memilih untuk diam daripadanya menyapa. Otot tangan yang bersembunyi di bawah kulitnya terlihat menggulung telapak tangannya dengan kuat, tampak siap untuk memukul siapapun yang memberinya kesan buruk. Pandangan matanya yang sedari tadi menatap lurus ke depan kali ini terfokus pada salah satu pintu kelas.

Siswa junior itu masuk ke kelas senior? Sontak membuat para penghuni kelas tersebut menoleh ke ambang pintu, memperhatikan sosok Kyuhyun yang memasang tampang menakutkan dengan alis berkerut heran. Sebenarnya, siapapun tak ingin tersenyum menyambut kedatangan Kyuhyun mengingat reaksi apa yang Kyuhyun tunjukkan saat ini. Namun tak terkecuali, lelaki dengan senyum manis yang duduk di bangku barisan kedua.

Kyuhyun kembali melangkah mendekati seorang lelaki berlesung pipit yang melempar senyum kepadanya. Dengan kasar Kyuhyun menarik krah baju Siwon, menarik tubuh lelaki itu keluar kelas dan menyeretnya paksa. Oh, melihat pemandangan seperti itu membuat para siswi menjerit ketakutan.

Brak! Kyuhyun membanting tubuh Siwon di dinding dan menatapnya tajam, “Apa yang kau katakan kepada noonaku, hah?”

“Huh?” sebuah senyuman meremehkan Siwon lempar. “Mwolkka?

“Brengsek!” maki Kyuhyun.

Bug!

Kepalan tangan Kyuhyun pada akhirnya mendarat tepat di sisi kanan pipi Siwon; membuat rasa nyeri menyerang permukaannya. Perlahan darah segar mulai mengalir dari sudut bibir Siwon, rupanya tonjokan Kyuhyun terlalu keras. Sebuah senyum meremehkan terlukis di bibir Siwon yang terkoyak, “Kau pantas mendapatkannya,” sahut Siwon ringan.

“Apa? Brengsek!”

Bug!

“Cho Kyuhyun!” pekikan suara wanita menggema keras. Perempuan dengan wajah imut yang memasang wajah penuh kekhawatiran itu memandang dengan kening berkerut. Sedetik kemudian perempuan itu berjalan menghampiri tubuh Kyuhyun dan Siwon kemudian menarik lengan Kyuhyun ke belakang. “Apa yang kau lakukan? Micyeosseo?” matanya yang melotot tajam menatap wajah Kyuhyun.

Noona?” seketika itu pula, rasanya jiwa Kyuhyun terasa di hantam oleh batu besar dari gunung. Ia mendapat satu bentakan dengan makian yang tersemat. Dan ia mendapatkan itu dari orang yang ia anggap sebagai orang terkasih di hatinya. Mendadak tubuh Kyuhyun membatu, matanya terfokus ke arah Sungmin yang kini tengah sibuk memperhatikan Siwon.

“Siwonnie, gwaenchanha?” bisik Sungmin lembut, kali ini ia mulai menuntun tubuh Siwon untuk bangkit.

Lagi, rasa sakit setelah melihat reaksi yang Sungmin tujukan untuk Siwon kembali muncul. Perempuan itu mampu membentaknya beberapa menit yang lalu, namun sepertinya Sungmin tak sanggup untuk membentak Siwon. Lihat saja sekarang. Dengan cepat Sungmin mulai mengeluarkan sapu tangannya dan mengusap luka Siwon. Kenapa? Kenapa sifat noonanya tiba-tiba berubah seperti itu?

“Cho Kyuhyun, ikut denganku!” tiba-tiba telapak tangan seseorang menepuk lengan Kyuhyun; membuat lelaki itu mengalihkan pandangannya dan membalikkan badan. Han ssaem, rupanya guru dengan wajah bijaksana itu yang mencoba menepuk pundaknya. Kyuhyun berbalik, namun sedetik kemudian sudut matanya masih mencoba melirik ke arah Sungmin, berharap perempuan itu akan menoleh kepadanya dan memberi sedikit penyemangatan.

But, see?

Perempuan itu terlalu sibuk dengan Siwon; membuat Kyuhyun harus berbalik secepat mungkin untuk mengekor langkah Han ssaem yang akan membawanya ke ruang konsultasi. Bisa ditebak, mungkin Kyuhyun akan mendapat hukuman dengan mengangkat tangan di depan kelas selama empat jam pelajaran kemudian mendapat skorsing.

Langkah kaki dua orang itu akhirnya terhenti setelah mereka memasuki suatu ruangan khusus ber-AC dan saling mendudukkan diri. Han ssaem yang tampak tak ingin membuang waktu mulai meluncurkan berbagai pertanyaan untuk Kyuhyun. Mencecar lelaki muda itu dengan pertanyaan yang diawali dengan: bagaimana, apa, dan mengapa.

Tubuh Kyuhyun yang duduk di ruangan dingin itu sendiri bergidik, apalagi ketika matanya melirik wajah Han ssaem yang masih menunggu jawaban darinya. Sedari tadi lelaki itu tetap bungkam kala Han ssaem melontarkan pertanyaan kepadanya. Untuk detik ini, sepertinya ia hanya mampu diam sembari mengulum lidahnya sendiri.

Han ssaem mendesah pelan, nampaknya guru konsultasi siswa itu mengerti apa yang menyebabkan Kyuhyun seperti ini. Setidaknya ia bisa menebak dari raut wajah Kyuhyun. “Pergi ke depan kelas dan jangan lupa angkat tanganmu. Juga ..,” Han ssaem menuliskan sesuatu di atas lembaran kertas kemudian menyerahkannya kepada Kyuhyun. “Berikan ini kepada orang tuamu dan pikirkan kembali masalahmu!”

OoOoO

Sosok lelaki itu terlihat duduk berjongkok di depan kelas dengan kedua tangan terangkat ke atas; membuat siapapun yang menatapnya hanya mampu menggeleng-gelengkan kepala. Kyuhyun yang telah tiga jam duduk dengan posisi seperti itu mulai meringis kesakitan. Ia merasakan lututnya yang mendadak perih, tenggorokannya kering, dan tangannya pegal. Oh, tidak adakah yang mau menolongnya? Setidaknya Sungmin harus menjenguk Kyuhyun.

Sret.

Sepasang kaki tiba-tiba terhenti tepat di depan tubuh Kyuhyun, dan bersamaan dengan itu sekaleng minuman soda tersodor untuk Kyuhyun. Apa Sungmin benar-benar menghampirinya?

“Ss—sunbae?” dahi Kyuhyun berkerut kala pandangan matanya mendapati sosok seorang wanita yang kemarin mengantarnya pulang ada di hadapannya. Oh, ia tak akan sebegitu terkejut jika perempuan itu hanya berdiri di depan tubuhnya, namun, jika memberikan sekaleng minuman soda untuknya?

“Ambillah! Aku tahu kau haus!” jemarinya mulai membuka penutup coke yang ia bawa kemudian menyodorkannya kepada Kyuhyun. “Kebetulan aku lewat dan melihatmu yang memasang ekspresi kesakitan seperti itu ..,” Victoria berujar sembari mengerucutkan bibirnya.

Kyuhyun terkikik, “Gomawo,” ujarnya kemudian menerima minuman kaleng pemberian Victoria dan meneguknya. Oh, sensasi gelembung yang menyusuri tenggorokannya membuat Kyuhyun berdecih, rasa soda ini begitu nikmat dan menyegarkan.

“Bel pulang akan segera terdengar, berjuanglah!” tangan Victoria mengepal, memberi semangat kepada Kyuhyun dan tersenyum manis.

Kepala Kyuhyun mengangguk, “Pasti! Lain kali aku akan membalasnya!” ujar Kyuhyun dengan menggoyang-goyang gelas coke yang baru ia teguk.

“Jangan terlalu dipikirkan! Aku harus kembali ke kelas!” sebelum Victoria benar-benar pergi meninggalkan sosok Kyuhyun, terlebih dulu ia melemparkan sebuah senyuman, lagi. Dan setelah itu ia melangkah menjauhi Kyuhyun untuk kembali ke kekelasnya.

Josimhae!” teriak Kyuhyun. Perempuan itu membalikkan badan, berjalan mundur kebelakang agar ia bisa melambaikan tangan dan tersenyum ke arah Kyuhyun. Beberapa detik setelah itu sosok Victoria hilang ditelan kerumunan siswa di lorong, membuat pandangan Kyuhyun beralih.

Rasanya perasaan Kyuhyun begitu ingin meledak kala ia kembali menatap coke soda yang ada di genggamannya. Victoria baru saja menghampirinya, memberinya sekaleng soda, dan menyemangatinya. Kemarin, ketika ia akan pulang, perempuan itu menawarinya untuk pulang bersama. Apa perempuan itu menyukainya? Bisa jadi seperti itu. Memikirkan hal itu membuat Kyuhyun tersenyum kecil, entah mengapa pemikiran itu begitu menggelitik ruang hatinya.

Di sisi lain, perempuan yang tengah menggenggam kaleng coke berwarna merah itu menyembunyikan diri di sudut lorong; meremas kaleng coke itu kemudian mengedarkan pandangannya. Entah mengapa perempuan itu begitu ingin menangis kala mengetahui Victoria mendahuluinya menghampiri Kyuhyun. Parahnya lagi, perempuan berwajah cantik itu memberikan sekaleng coke. Lihat ekspresi Kyuhyun kala menerimanya, begitu senang dan bahagia.

“Kyunnie babo.

OoOoO

Bel tanda pelajaran untuk kelas junior telah berakhir; membuat Kyuhyun segera bangkit dari hukumannya dan masuk ke kelas untuk membereskan barang-barangnya. Setelah itu, lelaki itu berniat segera pulang tanpa menunggu Sungmin seperti biasa. Tidak, ia tak mau menunggu perempuan itu lagi. Ia tak mau kembali bertemu dengannya.

“Kyunnie?” suara imut itu kembali Kyuhyun dengar kala ia berniat menerobos keluar kelas. Sosok Sungmin, ‘noona‘nya, tengah berdiri beberapa meter dari pintu kelasnya. Kenapa perempuan itu menghampirinya? Biasanya Sungmin tak akan mau menghampiri kelasnya kala pelajaran berakhir. Sungmin melangkahkan kaki menghampiri Kyuhyun, kemudian menyunggingkan senyum. “Kau langsung pulang?”

Kyuhyun lebih memilih diam. Kemudian lelaki itu melirikkan matanya menatap Sungmin, “Aku bosan berada di sekolah!” jawabnya ketus.

“Tidak mau menungguku?” jemari telunjuk Sungmin menunjuk dirinya sendiri.

“Kyuhyun!” suara perempuan lain terdengar memanggil nama Kyuhyun; membuat Kyuhyun dan Sungmin seketika itu pula menolehkan kepalanya ke sumber suara, Victoria. Perempuan cantik itu terlihat menenteng tas merah-kuning itu dan berjalan mendekat.

Sunbae!” seketika itu pula Kyuhyun memekik senang kemudian berjalan menghampiri sosok Victoria tanpa memperdulikan Sungmin yang masih berdiri terpaku. Sungmin lihat, Victoria masih sempat memandangnya selama beberapa detik, kemudian perempuan itu berbalik dan berjalan beriringan dengan sosok Kyuhyun.

OoOoO

“Kenapa menghampiriku, sunbae?” tanya Kyuhyun tiba-tiba. Ia merasa tak enak kala perjalanan pulang mereka terselimuti oleh atmosfir kaku diantara mereka. Lebih baik Kyuhyun sedikit berbosa-basi untuk mendekatkan diri.

“Percaya diri sekali?” alis Victoria berkerut, mencoba untuk memberi tatapan lucu kepada Kyuhyun. “Aku hanya sedang berjalan di lorong, kemudian aku melihatmu!”

Kepala Kyuhyun mengangguk, berarti Victoria tak berniat menghampirinya. Ah, sedikit merasa kecewa mengetahui hal itu. Ia kira Victoria sengaja menghampirinya untuk mengajak pulang bersama.

“Kau tadi berbicara dengan Sungmin sunbae?” kali ini pertanyaan dari Victoria terlempar, bersamaan dengan matanya yang mengerjap untuk menunggu jawaban Kyuhyun.

“Ehm.. Begitulah,” jawabnya singkat walau ia sedikit tergagap karena Victoria mengangkat nama Sungmin dalam percakapannya kali ini. Oh, mengingat ekspresi tak bersalah Sungmin tadi membuat Kyuhyun sedikit mengeram sebal.

“Kulihat kau tak memberi salam ketika berjalan menghampiriku,” sahut Victoria sambil memainkan jemarinya.

Sebelum Kyuhyun menjawab pertanyaan Victoria, lelaki itu terlebih dahulu mengeram berat. “Jangan membicarakan dia!” katanya dengan nada berat dan kesal.

Wae? Dia kakakmu.”

“Itu dulu,” sahut Kyuhyun seraya membuang pandangannya. Benar, Sungmin adalah noonanya. Dan itu dulu, sekarang tidak. Perempuan itu telah bersikap keterlaluan beberapa hari yang lalu, termasuk tadi pagi. Mulai dari bersikap kasar dan mengacuhkannya demi lelaki lain. Jujur saja ia merasa sakit hati karena tersingkirkan.

“Kau menyukainya?”

Seketika itu pula langkah kaki Kyuhyun terhenti, begitu tersentak dengan pertanyaan Victoria yang bernada santai. Mendadak perasaannya bergejolak dengan begitu berlebihan, membuat lidah lelaki itu terasa kelu untuk berucap. “Tt—tidak mungkin!” sangkalnya dengan suara tergagap.

“Bagaimanapun itu bisa terjadi,” Victoria mulai menarik tangan Kyuhyun untuk memaksa lelaki itu kembali berjalan. “Kalian bukan kakak-adik sedarah daging!” argumen itu terucap dengan nada datar. Persis seperti seorang yang tahu tentang segala prosa kehidupan; realita dari hubungan kakak-adik yang bukan sedarah.

“Tt—tapi itu tidak mungkin, sunbae!” elak Kyuhyun. Benar, tidak mungkin Kyuhyun menyukai Sungmin. Tidak ada yang bisa dibanggakan dari sosok Sungmin: entah itu tubuhnya, wajahnya, sikapnya, ataupun otaknya.

“Kulihat dia semakin dekat dengan Siwon sunbae,” Victoria berusaha mengacuhkan elakan Kyuhyun, mencoba membicarakan topik lain untuk memancing Kyuhyun. Memang benar, perempuan itu mudah sekali mengolah pembicaraan yang terlontar dengan nada-nada kebohongan.

“Dan karena itu dia mengacuhkanku,” sungut Kyuhyun sembari menendang kerikil kecil yang menghadang langkah kakinya. “Dia membandingkanku dengan kuda, menyebalkan!” keluhan Kyuhyun terdengar dengan nada yang sarat akan kekecewaan.

“Kuda?” kening Victoria berkerut, heran.

“Siwon!” ucap Kyuhyun ketus. Sebenarnyapun Kyuhyun tak sudi memanggil nama orang itu; orang yang telah merebut permata hatinya. Namun, kali ini ada pengecualian.

“Jelas saja seperti itu. Siwon sunbae itu tampan!” lagi-lagi Victoria melontarkan argumentasi pedas yang mampu membuat seorang Cho Kyuhyun semakin mendengus sebal.

“Aish!” telapak tangan Kyuhyun menggaruk belakang kepalanya dengan gerakan kasar. Ia cukup tersinggung dengan perkataan Victoria yang mengatakan bahwa Siwon adalah seorang lelaki tampan. Memang benar jika Siwon tampan, tetapi memiliki beribu muslihat busuk di hatinya.

“Jadi karena kau cemburu, kau memukul Siwon sunbae tadi pagi?” Victoria semakin gencar melempar ‘pertanyaan berlubang’ kepada Kyuhyun.

Sunbae!” Kyuhyun mencegkeram erat lengan Victoria, berusaha mengancam perempuan yang ternyata memiliki sifat suka menggoda itu. “Aku hanya tidak suka dia mengatakan hal yang aneh-aneh kepada Minnie noona!”

“Minnie noona?” sebuah senyuman penuh godaan kembali terlukis dari bibir tebal Victoria. “Panggilan yang manis sekali!”

“Jangan berlebihan, sunbae!” akhirnya Kyuhyun membentak sosok sunbae idamannya dengan begitu keras.

“Sudahlah! Aku harus pergi!” tiba-tiba Victoria berucap setelah ia melihat jam yang melingkar di lengan tangan kanannya. “Cepat katakan perasaanmu, Kyuhyun! Pay-pay!” Akhirnya perempuan itu melangkah menjauh, meninggalkan Kyuhyun yang memasang ekspresi penuh tanda tanya.

“Mm—mwo?”

OoOoO

Sungmin terlihat sibuk berkutik di dapur. Perempuan itu tengah membuat cake untuk kencannya esok. Hah, dan satu lagi alasan mengapa ia membuat cakesore ini, Kyuhyun. Lelaki itu pasti tengah terpuruk sekarang. Dan pastilah lelaki itu ngambek terhadap dirinya. Karena itu ia ingin mengunjunginya nanti malam dan menginap di rumah Kyuhyun. Ia juga harus menanyakan alasan tentang insiden pemukulan yang Kyuhyun lakukan kepada Siwon.

Noona, ada Nyonya Cho di depan!” Sungjin, adik lelaki Sungmin yang duduk di kelas tiga junghagyo itu muncul dari balik tirai kemudian kembali berjalan ke kamar. Nyonya Cho? Jadi yang memencet tombol barusan adalah Nyonya Cho. Ada apa eomma Kyuhyun kemari? Seharusnya wanita itu bekerja.

Terpaksa Sungmin harus berhenti menghias cakenya, melepas apron merah mudanya dan melangkah menuju ruang tamu. Benar, eomma Kyuhyun yang masih menggenakan seragam kerja itu duduk di kursi ruang tamunya. “Annyeong haseyo!” Sungmin membungkuk dalam-dalam kala pandangan matanya menangkap wajah eomma Kyuhyun.

Annyeong haseyo!” eomma Kyuhyun bangkit dan sedikit merundukkan kepalanya untuk membalas salam Sungmin. “Minnieyah?”

“Ada apa, eomma?” tanyanya dengan dahi berkerut. Jarang-jarang perempuan paruh baya itu bertandang ke rumahnya. Dan jangan heran jika Sungmin memanggil perempuan itu dengan panggilan eomma. Karena kedekatannya dengan Kyuhyun semenjak kecil, ia jadi terbiasa memanggil eomma Kyuhyun dengan panggilan eomma.

“Kau tahu kalau Kyuhyun berkelahi di sekolah?” eomma Kyuhyun memulai pembiacaraan dengan melempar sebuah pertanyaan; memasang wajah penuh kekhawatiran. Kepala Sungmin mengangguk mengiyakan, ia bahkan tahu kejadiannya. “Dia mendapat skorsing dari sekolah.”

Ne, aku mendapatinya memukul teman sekelasku tadi pagi,” kata Sungmin mencoba memberi sebuah clue yang mungkin akan mengurangi rasa penasaraneomma Kyuhyun. Jika perempuan itu bertanya tentang apa yang membuat Kyuhyun seperti itu, maka dengan senang hati ia akan menggelengkan kepala.

“Sepulang sekolah dia terus mengunci diri di kamar,” tangan perempuan itu memijit pelipisnya yang berdenyut-denyut sakit. “Apa dia tak mengatakan sesuatu kepadamu?” tanyanya dengan pandangan mata penuh kilatan kesedihan.

Kepala Sungmin menggeleng pelan untuk menjawab pertanyaan eomma Kyuhyun. “Aku akan mengunjunginya nanti malam, dia memintaku untuk menginap.”

“Minnieyah..,” kepala sang eomma mendongak, mencoba menatap wajah Sungmin dengan intens. Sudah lama wanita itu ingin bertanya kepada Sungmin tentang hal yang membuat perasaannya kalut. Eomma Kyuhyun menghela nafas, “Apa kalian berpacaran kemudian baru saja bertengkar?”

TBC

71 thoughts on “I Want To Feel How To Love | KyuMin | Chap 4 | GS | T+ | Romance |

  1. aish… siwon bener2 minta digigit nih…

    kasian kyu smpe kena hukum plus skorsing gitu…u,u

    victoria suka sama kyu???
    ga boleh kyu cuma punya minnie ming ga boleh yg lain…

  2. huwaaaaaaa vic eonnie jadi orang baik toh disini ,,, maff kalau q salah sangka ^^ apa kyuhyun mau ngungkapin prasaannya ya??? lanjut baca >>>>

  3. kekekeke… #ketawaevil #dilemparember
    senang bgt liat Kyu tersiksa, tpi itu mash kurang si nyiksa Kyu. #dibunuhKyu
    next ah, mw liat minnie kencn ma abg kuda ><

  4. Ya ampun siwon ko sifatnya bgtu sih, memprofokasi sungmin biar ga dkt2 sama kyu lagi
    Tp kan jdnya kyu sakit hati, udah deh kyu kalo emang cinta sama sungmin nyatain aja deh jngn malau2 nnti kalo sungmin d’rebut siwon baru tau rasa nnti

  5. kyaa kyu ayo hajar siwong ayo ayo ayo *palingsemangat
    ishh ming peka kek kasian noh kyu cemburu
    kyuhyun oppa tabah nee??
    ternyata vicky ahjuma baik disini huh syukurlahh, tapi masih gk yakin ka
    hya sungmin eonnie bingung dah menjawab pertanyaan eomma yaa ??
    keep writing kaa

  6. Victoria pintar sekali memancing kyuhyun.
    Benar apa kata vic kyu,, kau harus mengungkapkan perasaan mu itu kepada sungmin. Nanti keburu bang siwon lohhhh,,,

    Kalian itu saling cemburu kyuhyun dgn vic dan sungmin dgn siwon, tapi kalian berdua masih mengelak perasaan kalian

    Kyunnie lagi ngambekk niee
    Cupp,,cupp,,cupp,, #balon mana balon
    ㅋㅋㅋㅋㅋㅋ ^-^

  7. aish, vic mencurigakan -_-
    dia pasti gak suka sama kyu,
    dia pasti ada maksud lain dg ngedeketin kyu..
    kalo vic suka, pasti gak akan nyuruh kyu nyatain persaannya😀
    *sok tau*

    haduh, pengen ngakak denger(baca) kata” eomma kyu😄

  8. Pertanyaan yang bagus untuk eomma kyu😀

    Lanjut, kyu benar apa vic kau harus mengatakan perasaanmu secepatnya terhadap sungmin😄

  9. Mwo?. :O
    Mworago?. :O
    Itu eomma kyu kaga kira” ya kasih pertanyaan. :O
    Pacaran?.
    Lalu bertengkar?.
    Hakhakhakhak😀
    Sepertinya eomma salah paham disini.😀
    Kkkkk~

  10. Huwaa chingu? Knp oemma kyu brtnya spt itu?
    Mudah mudahan d chap brikut nyah ada moment romance kyumin haha next dlu ah hehe

  11. Ckck kyu harus.a tambah 1 pukulan lagi hahahaa #ditaboksiwonest .
    Pertanyaan.a nembus ke hati ..
    Daebak .. Next chap ..

  12. Waw,, pertanyaaan yg menohok hati…

    Sungmin pasti gagap mau jwb,, wlwpun jwbannya enggak pacaraSungmin pasti gagap mau jwb,, wlwpun jwbannya enggak pacaraSungmin pasti gagap mau jwb,, wlwpun jwbannya enggak pacaraSungmin pasti gagap mau jwb,, wlwpun jwbannya enggak pacaran.

  13. mwo ya? Kyu pake acara ngambek lagi -_- dasar kekanakan *dibakarkyu*
    Andwaeee
    Aish, apakah ming akan benar-benar berkencan dengan Siwon?

  14. mwo ya? Kyu pake acara ngambek lagi -_- dasar kekanakan
    Aish, apakah ming akan benar-benar berkencan dengan Siwon?

  15. Min belain siwon lagi -,- huuuuuh
    Disini victoria sepertinya sebagai malaikat penolong kyumin yaah *ahhhh love emak vic dah*

    Sepertinya eomma kyu juga setuju min dengan kyu, buktinya tanyaa kayag gitu

  16. Ah sneng bget liat kyu mukul siwon. jd pgen ikutan mau nabok siwon
    #plakkk
    Hmm, ksian liat kyu d hukum trus dpt skorsing

    Omo,, tuh prtnyaan eomma ny kyu sangat mngagetkan.
    Pnsaran tingkat dewa jadi ny
    Next chap dech
    Hehe

  17. won kuda won bener bener minta digigit ini huaah,ming kenapa ngacuhin kyuhyun??aish
    vict gk suka ama kyu,vict cuma mau ngebantu kyu buat pacaran ama ming sama mau ngebantu kyu menyadari perasaan kyu ke ming hahaha mawo vict eonnie :3

  18. Vict eonni secra nggal langsung ngebantu kyuhyun untuk bsa ngakuin perasaan yg sebenarnya ke minnie..sedangkan si siwon..punya maksd terselubung tuh… Cuman mau miliki minnie sendiri xkxkxkx

  19. omo…anak2nya pada ngak sadar dengan perasaan mereka tp ortu masing2 malah beranggapan mereka pacaran….memang pada babo ya kyumin dengan perasaan mereka…

  20. Bagaimana mau pacaran Eomma, kalau mereka sendiri belum sadar sama perasaan mereka masing2. Sungmin dan Kyuhyun benar2 babo x_x

  21. waaaaahhh trnyata vic malah ngedukung kyu sma sungmin ^^ kirain vic jga ska sma kyuhyun… x_x
    kyuminnnn, cptan nyadar sma prsaan kalian masing2 donggggg

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s