I Want To Feel How To Love | KyuMin | Chap 2 | GS | T+ | Romance |

I want to Feel How to Love

 

Genre : Romance , Drama

 

Rate : T+

 

Pairing : KyuMin

 

Cast : Cho Kyuhyun, Lee Sungmin, Choi Siwon

 

Part : 2/?

 

Warning : Genderswitch , abal , geje .

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

Noona, bersikaplah lebih rasional. Aku lelaki, jadi wajar jika aku menggoda wanita sexy seperti sunbae tadi.”

“Tapi tidak saat kau bersamaku, Kyu!” Sungmin menghempaskan tautan tangan mereka. Wanita itu berjalan menjauh, mencoba meninggalkan sosok Kyuhyun.

Kenapa, kenapa Sungmin bersikap seperti itu? Cemburu, mungkinkah seperti itu? Mungkinkah ini yang dinamakan cemburu? Kepada Cho Kyuhyun?

Sungmin menggelengkan kepalanya dengan cepat, mengusir pemikiran aneh yang melesat di otaknya. Tidak mungkin jika ia cemburu dengan Kyuhyun, dia adalah adiknya. Mungkin karena insting seorang kakak yang tidak mau adiknya menjadi genit seperti itu. Yeah, Sungmin yakin alasan kenapa ia marah adalah karena perhatian seorang kakak. Itu saja.

OoOoO

Sungmin terlihat memakan bekalnya dengan begitu lahap. Tak peduli jika Kyuhyun tak ada di sini untuk meminta bekalnya. Ia akan memakan bekal milik Kyuhyun sampai habis tak tersisa. Masa bodoh jika lelaki berambut coklat itu kelaparan nantinya. Salah sendiri! Pasti sekarang Kyuhyun tengah menggoda kakak-kakak senior di ujung lorong.

Memang biasanya Sungmin membawa dua bekal. Satu untuk dirinya dan satu untuk Kyuhyun. Ahh, ini telah menjadi kebiasaan sedari mereka duduk di kelas satu SD. Dan memasak bekal di pagi hari adalah keseharian Sungmin. Tak apa, untuk adik ‘tercinta’ apapun akan Sungmin lakukan.

“Hai, Sungmin!” seseorang mencoba menyapa Sungmin, dan sedetik kemudian sosok pemanggil itupun mendudukkan tubuhnya tepat di samping kanan Sungmin.

“Ah, hai, Siwon?” Sungmin mencoba tersenyum, membalas senyuman yang Siwon lempar untuknya.

Lelaki itu tampak meraih bekal yang tergeletak begitu saja di samping kanan Sungmin. “Ini bekal untuk Kyuhyun, ‘kan? Dimana dia?” tanya Siwon.

“Kau bisa memakannya jika kau mau!” sahut Sungmin, tanpa mencoba menjawab pertanyaan yang Siwon lontarkan.

“Benarkah?” alis mata Siwon berkerut, mulutnya menganga tak percaya.

“Benar, makan saja!”

Gomawo!” Siwon meraih sumpit plastik yang ada di atas tutup bekal, meraih satu telur gulung dan kimchi pedas kemudian melahapnya. “Masitda!”

Jinjja? Gomawo!” Sungmin terkekeh lembut, begitu senang jika ia mendengar seseorang memuji masakannya. Yeah, memang selama ini Kyuhyun terkesan suka mengejek makanannya. Dia bilang makanan yang Sungmin buat terlalu asin, atau jika tidak begitu terlalu manis. Menyebalkan. Sosok Kyuhyun kecil yang dulu suka memuji rupanya telah pergi dan mati, tergantikan oleh jiwa evil penuh dosa.

“Kau pintar sekali memasak!” pujian Siwon kembali terdengar. Ahh, lelaki itu terlihat sangat lahap memakan masakannya. Padahal ia hanya memasak telur gulung, kimchi pedas, dan ikan tuna asap. Jika saja Kyuhyun yang memakannya, pasti lelaki itu akan mengatai ikan tunanya.

Noona?” suara Kyuhyun tiba-tiba terdengar, menembus dua gendang telinga milik Sungmin dan Siwon. Dua insan itu menoleh, pandangan mereka mendapati sosok seorang laki-laki bertubuh kurus berdiri sembari memasang wajah masam. “Kau memberikan bekalku padanya?”

“Kau tidak kemari saat bel istirahat dibunyikan. Jadi kupikir kau bosan dengan masakanku,” jawab Sungmin seraya mengalihkan pandangannya. Menghindari tatapan mata Kyuhyun. Ah, perempuan kelinci itu marah.

Noona, kau tahu aku lapar!” ucap Kyuhyun seraya mendudukkan diri. Pandangan matanya kini beralih menatap wajah Siwon, memberi sebuah deathglare. “Demi apa noona memberikan bekalku untuk kuda ini?”

“Uhuk-uhuk!” Siwon tersedak saat ia mendengar celaan yang Kyuhyun lontarkan.

“Kyunnie! Berbicaralah lebih sopan!”

“Sudahlah, Sungmin. Biarkan aku mentraktirnya nanti,” Siwon mencoba menengahi. Mendengar ia disebut sebagai kuda membuat lelaki tampan itu sedikit sakit hati. Apalagi dikatai di hadapan seorang wanita. Demi apapun Siwon merasa malu karena ucapan itu.

“Aku tidak mau!” jawab Kyuhyun ketus, ia membanting dirinya sendiri di samping kiri tubuh Sungmin. Ekspresi wajahnya tampak masam, sangat tak patut untuk dilihat oleh siapapun. “Noona juga tahu, bukan? Jika aku tidak makan siang, maagku akan kambuh!” ucapnya mencoba mendramatisir keadaannya.

“Aa—aku tahu,” cicit Sungmin. Nampaknya perempuan itu sedikit menaruh rasa iba kepada Kyuhyun. Jelas saja seperti itu, ia tahu betul akan kebenaran yang Kyuhyun ucapkan. Membayangkan tubuh Kyuhyun yang terbaring di ranjang UKS sembari merintih kesakitan membuat Sungmin bergidik ngeri. Ia tak ingin adiknya kembali merasakan sakit karena tidak sempat makan siang. “Aku akan membagi bekalku denganmu?” Sungmin menyodorkan kotak makanan yang ia bawa. Ah, tindakan Sungmin yang seperti itu membuat Siwon yang duduk di samping kanannya merasa diacuhkan.

“Kau harus menyuapiku, noona!”

“Bb—baik,” Sungmin mulai meraih telur gulung kemudian menyodorkannya pada Kyuhyun yang telah membuka mulut. Sungguh, acara suap-suapan antara anak SMA itu membuat Siwon benar-benar muak. Apalagi melihat sifat Kyuhyun yang kekanak-kanakan.

“Kalian pacaran?” pertanyaan Siwon yang terlontar tiba-tiba membuat Sungmin menoleh seketika, namun tidak dengan Kyuhyun. Sepertinya lelaki itu sama sekali tak tertarik dengan pertanyaan Siwon.

“Tidak mungkin!” Sungmin tertawa hambar. Merasa sedikit tidak enak karena pertanyaan Siwon. “Dia hanya adik kecilku!”

“Pantas saja dia kekanakan,” gumam Siwon lirih, sangat lirih.

“Apa kau bilang?” mata Kyuhyun melotot. Oh, salahkan saja dengan pendengaran Kyuhyun yang baik hingga ia mampu mendengar suara dengan nada pelan.

“Sudahlah, Kyu. Memang dia benar, kok!” Sungmin mencoba meredam suasana. Ia tak ingin Kyuhyun menciptakan keributan siang ini.

Noona, kenapa kau malah membelanya?” Kyuhyun berteriak, merasa tak terima.

“Kau memang seperti itu, Kyunnie!”

“Aish! Terserah! Jika noona lebih memilih kuda itu daripada aku, aku pergi!” lelaki itu bangkit, melangkah meninggalkan sosok Sungmin dengan kaki yang dihentak-hentakkan. See, dia begitu kekanakan.

“Kau harus mengajarkannya untuk bersikap dewasa, Minnie,” tiba-tiba Siwon berkata. Pandangan mata Siwon mendarat di wajah Sungmin, memperhatikannya dengan intens.

“Tidak bisa,” Sungmin menghela nafas. “Sepertinya ia tak akan bisa bersikap dewasa jika berada di sampingku.”

“Jika seperti itu, bersikaplah lebih keras terhadapnya. Jangan biarkan sifat egois itu terus ada di diri Kyuhyun untukmu.”

OoOoO

Saat ini Sungmin tengah fokus memandangi papan tulis putih, mencatat materi yang ada di sana. Oh, bersyukurlah karena hari ini kelas Sungmin hanya diberi tugas mencatat beberapa hal yang akan mereka temui ketika tes berlangsung. Jadi jiwa Sungmin masih utuh terkumpul di raganya, tak terusir oleh rasa kantuk. Hanya perlu mencatat, itu seribu kali lebih baik dari pada mendengar penjelasan materi Jung Seonsengnim.

“Lee Sungmin, bisa kau kemari?”

Oh, karena terlalu fokus Sungmin sampai tak menyadari seorang guru UKS tengah berdiri di ambang pintu kelas. Dengan enggan Sungmin meletakkan alat tulisnya, kemudian melangkah mendekati guru Kim.

“Maag Kyuhyun kambuh, dia terus memanggil namamu!”

Bukan menjadi rahasia bagi semua guru dengan kedekatan Sungmin dan Kyuhyun. Semua guru di antero sekolah tahu persis apa hubungan mereka, kakak adik—walau bukan sedarah. Karena itu, jika ada sesuatu yang menimpa Kyuhyun, pastilah Sungmin yang akan menjadi pihak pertama untuk bertanggung jawab.

Sungmin mendesah pelan, ia tahu betul apa yang membuat Kyuhyun masuk UKS hari ini. Tak bisa dipungkiri bahwa rasa khawatir itu melesak ke dalam rongga hatinya, mengganggu pikirannya. Ia melangkahkan kakinya panjang-panjang, berharap cepat untuk sampai ke UKS dan membelai dahi Kyuhyun. Ia tak ingin Kyuhyun menderita terlalu lama karena menunggu kedatangannya.

Srek.

Sungmin membuka tirai yang memisahkan setiap ranjang UKS. Ia melengos lega saat pandangan matanya menemukan sosok Kyuhyun yang terbaring di sana, mungkin lelaki itu tertidur. Jika telah tertidur, mengapa ia dipanggil kemari? Ah, masa bodoh. Yang terpenting adalah Kyuhyun.

Noona?” desah Kyuhyun pelan, tubuhnya menggeliat.

Ne?” jawab Sungmin seraya membelai dahi Kyuhyun. “Perutmu terasa sakit?”

Kyuhyun mengangguk. Ah, lelaki itu bersikap begitu manja. Tangannya terlihat meremas pangkal dada bawahnya, sungguh rasa perih yang masih terasa di sana membuat tubuh Kyuhyun begitu tak nyaman. Desah nafasnya yang terdengar bersahut-sahutan membuat Sungmin merinding. Kyuhyun sakit karena dirinya. Kyuhyun merintih karena dirinya.

Noona, kau tak ingin mencium keningku untuk mengurangi rasa sakit ini?” tanya Kyuhyun pelan. Begitu heran kala ciuman lembut yang biasanya ia dapat dari Sungmin—kala maagnya kambuh tak kunjung ia terima. Jangan ditanya, itu adalah kebiasaan masa kecil mereka. Mencium kening untuk menyalurkan rasa sayang mereka ketika sakit.

“Aahh .., ne,” ucap Sungmin terbata. Perempuan itu mulai bangkit dari duduknya dan berjalan mendekati ujung ranjang. Seharusnya rasa gugup yang bodoh ini tak perlu mendominasi ruang hati Sungmin. Hal ini telah biasa ia lakukan, terlebih untuk Kyuhyun. Namun, mengapa ia merasa gugup seperti ini?

Kau harus mengajarkannya untuk bersikap dewasa, Minnie.

Saat satu kalimat yang Siwon lontarkan kepadanya tiba-tiba terbesit di pikirannya; membuat Sungmin seketika itu pula bergerak menjauh, mengurungkan niatnya untuk mengecup kening Kyuhyun. Mereka telah dewasa, namun mengapa ia masih mau mengecup kening Kyuhyun?

Noona?” protes Kyuhyun kembali terdengar. Matanya menyipit mendapati tubuh Sungmin yang melangkah menjauh dari ranjang.

“Kita sudah besar, Kyu. jangan kekanakan seperti itu lagi,” jawab Sungmin dengan nada pelan.

“Apa yang kau bicarakan?” Kyuhyun beringsut, bangkit dari rebahannya.

Sungmin melangkah mendekati tubuh Kyuhyun. Ia biarkan telapak tangannya merengkuh pipi tirus Kyuhyun, menatap sepasang mata onyx milik lelaki berambut coklat pekat itu dengan pandangan yang sulit dimengerti. “Dengarkan aku, Kyu! Kau telah berumur 17 tahun, dan aku telah berumur 19 tahun! Tidak seharusnya aku mencium keningmu!”

Kyuhyun terdiam, entah apa yang lelaki itu pikirkan. Mungkin perasaannya sedikit tersinggung dengan ucapan Sungmin tadi. “Apa itu salah?” tanggapnya memasang mimik wajah tanpa dosa. “Kau noonaku!”

Saat itu, urat saraf Sungmin rasanya terputus. Apa yang Kyuhyun katakan membuat Sungmin begitu merutuki apa yang baru ia lontarkan. “Mianhae,” ucapan maaf Sungmin terlontar dengan nada penuh penyesalan. Ia merundukkan kepalanya, membuat dahi dua orang berbeda jenis kelamin itu menempel satu sama lain.

Sungmin menyunggingkan senyum, setelah itu ia mengecup dahi Kyuhyun pelan, penuh kasih.

“Lee Sung—Min?” nada panggilan itu mendadak rendah diakhir kalimat kala tirai pemisah ranjang UKS terbuka. Sosok seorang Choi Siwon ada di sana, memasang wajah terkejut karena melihat Sungmin yang mengecup dahi Kyuhyun. Sejujurnya lelaki itu sangat terkejut melihat apa yang ada di depannya, membuatnya tak mampu berkutik detik ini juga.

“Ah, Choi Siwon? Ada apa kau kemari?” tanya Sungmin sembari melempar sebuah senyuman manis.

“Bisakah kita bicara berdua?”

“Eh?” alis mata Sungmin terangkat, sedetik kemudian ia memandang wajah Kyuhyun. “Tt—tentu!”

Noona, kau harus berada di sini menemaniku!” lengan Kyuhyun menahan lengan mungil Sungmin.

“Hanya sebentar, hm?” Sungmin memberi sebuah isyarat sebelum ia melangkah pergi keluar ruangan UKS dengan Siwon. Semoga saja Siwon tak menuntut penjelasan apapun. Sebenarnya Sungmin tahu benar kalau apa yang baru ia lakukan adalah hal yang kurang wajar. Jika saja Kyuhyun tak sechildish itu, ia mungkin tak akan mau mengecup dahi Kyuhyun.

Mereka berdua terlihat saling berhadapan, berada satu meter dari pintu ruang UKS. Pada awalnya tak ada yang memulai percakapan. Sungmin benar-benar tak tahu harus berkata apa untuk saat ini. Namun, bukankah Siwon  yang mengajaknya? Seharusnya Siwonlah yang membuka percakapan.

“Lee Sungmin,” panggilan dari mulut Siwon akhirnya terdengar, membuat Sungmin menoleh dan menatap wajah Siwon dengan tatapan aegyo. “Bagaimana kalau kita berkencan di akhir minggu ini?”

“Bb—berkencan?” Demi Tuhan, Sungmin merasa sangat terkejut karena penawaran Siwon. Baru pertama kali ini ada seseorang yang menawarinya berkencan. Beginikah rasanya kala ada seorang lelaki mengajak untuk berkencan? Rasanya berdebar-debar, antara senang, bercampur dengan malu. “Akhir minggu, yah?” Sungmin mengulangi perkataan Siwon. Akhir minggu..

Mianhae, aku akan menginap di rumah Kyuhyun akhir minggu nanti!” sungmin mendesah pelan, merasa kecewa. Sejujurnya perempuan itu begitu ingin pergi dan merasakan bagaimana rasanya berkencan. Maklum, ia tak pernah merasakan hal ini sebelumnya.

“Aku mohon!” Siwon menautkan jemari-jemarinya, mengepal dan memohon kepada Sungmin.

Wanita itu tampak terdiam beberapa saat untuk berpikir. Namun setelah itu ia mendongakkan kepalanya dan menatap manik mata Siwon dengan memberi sebuah senyuman. “Aah.. Baiklah!” akhirnya Sungmin mengiyakan ajakan Siwon. Perempuan itu begitu tak enak setelah melihat ekspresi Siwon yang rela memohon kepadanya. Lagipula, itu tak akan menjadi masalah. Ia akan pulang ke rumah pukul 9 pagi dan berdandan. Toh Kyuhyun pasti tak akan keberatan.

OoOoO

“Aku keberatan!” teriak Kyuhyun seraya menggebrak meja, sontak membuat anak-anak yang tengah menikmati istirahat di kelas menoleh ke bangku Kyuhyun. Sosok Sungmin—yang merupakan sunbae di sana hanya tersenyum kecil, sejujurnya perempuan itu malu. “Bagaimana noona bisa menerima ajakan kencan dari kuda itu!”

“Berhenti memanggil Siwon seperti itu, Kyu! Kau tidak sopan!” Sungmin menanggapi dengan aura panas yang menguar. “Jikapun kau yang berada di posisiku, kau pasti tak akan menolak!”

“Aku akan menolak berkencan dengan siapapun!”

“Lalu bagaimana jika Victoria yang mengajakmu? Bukankah kau menyukai sunbae sexy itu?” mata Sungmin melotot, mendelik ke arah Kyuhyun.

“Aish!” Kyuhyun melipat tangannya. Jika Sungmin telah menyangkut Victoria, jujur saja lelaki itu sulit untuk berkilah. Oke, Kyuhyun tak akan munafik mengani hal itu. Ia memang menyukai Victoria, karena wanita keturunan China itu begitu sexy. Tidak ada salahnya, bukan, menyukai hal seperti itu? Toh umur Kyuhyun telah mencukupi.

“Terserah kau saja!” akhirnya Sungmin bangkit dari duduknya, mata kelinci yang selalu dibubuhi oleh butiran aegyo itu kini menatap wajah Kyuhyun dengan begitu tajam. “Akupun juga ingin merasakan cinta dengan lelaki lain yang mengajakku berkencan!” ucap Sungmin kemudian melangkah pergi, berniat untuk keluar dari kelas Kyuhyun.

“Kalau begitu ayo berkencan denganku!”

TBC

Music : Say Yes by Girls’ Generation a.k.a  SNSD

Noona (누나) : kakak pr –pemanggil lk

Sunbae (선배) : senior

wae (왜) : kenapa

masitda (맛있다) : enak

Gomawo (고마워) : terimakasih –informal

Jinjjayo (진짜요) : benarkah

Seonsaengnim (선생님) : guru

Ne (네) : ya

Mianhae (미안해) : maaf –informal

91 thoughts on “I Want To Feel How To Love | KyuMin | Chap 2 | GS | T+ | Romance |

  1. saengiiiii~
    unn dtg habis ngcharge hape xD

    ish sebel bgt sama kuda!
    kyukuuu~~ ayo rebut min dr kudaaa. wkwkw
    saeng chap dpan awas aja kalo yg kncn wonmin =__=

    lanjuuut xD

  2. hyaaaaa!!! apa2an tuh abang kuda coba2 pengaruhin minnie ming merubah sikap ke kyu???
    ish knp sih si abang kuda suka jd org ke3 dihubungan kyumin, perlu manggil kibummie nih…

    minnie ming ayo terima tuh ajakan kencan kyu…

  3. Busehhh~
    Kyuhyun egois bgt..
    Jd kasihan sama minnie..
    Aduhh~
    Sungmin bwt aku ajjaaa dewwwhhh…

    Sign,
    KarooMinnie

  4. aish… Kyu maruk bgt dah. protektif amat ama minnie. kan kasian minnie jga pengn kencan ma yg lain, masa ma Kyu mulu. ntar bosen loh minnie-nya dgituin.

    abg kuda slalu jdi org ktga dhbngan KyuMin ya??! kasian bgt abg kuda. kalo geto ak dkung abg kuda deh x ini. kekeke… #apaan
    ayo abg kuda semangat dpatin minimin jgan nyerah ma evil Kyu.

  5. Hah…Kencan???
    Kyu mau ngajak Sungmin kencan???
    Aisshh…Kyu overprotective bener ma Sungmin pdahal kan cuma hbungan adek-kakak!!! Sifat aku ajah nggak kyak gitu ma oppaku#plakk ~.~

  6. Ya ampun kyu km ko egois n childish bngt sama sungmin,kan kasian dia jd ga bisa dkt2 atau kncan sama cowo lain

    Kata2 kyuhyun d’akhir gmna ya tnggepan sungmin?????
    Penasarannnnnn lanjut baca ahhhhh

  7. Jujur aja, aku kurang suka sm sifat kyuhyun…
    Dia brmanja-manja sm sungmin, berasa mau memiliki ming, tp kl udah ada yeoja seksi mingnya spt ‘diabaikan’ gitu
    Apa ming mnerima ajakan kencan kyu?

  8. hii kyu manja banget sih ama ming, ilpil
    hadeuhh ada siwon lagii, kayanya pengganggunya dia mulu setiap aku baca ff kyumin, bosen ish
    siwon jangan ganggu kyumin kalo gk gw cubit nih *gregetan
    keep writing kaa

  9. Kyuhyun kau kekanakkan sekali, masa sungmin jarus terus disisi mu. Dia juga ingin merasaan bagaimana berkencan.
    Apa lagi dengan siwon,,

    Ciyeee,, apa kau merasa cemburu atau malah kau merasa kehilangan sosok noona yg ada di diri sungmin.

  10. sumpaaaah, kyuhyun childish banget!!! eonni, aku suka deh pas di part 1 awal wkt mrk masih kecil lucu bnget scene yg itu!!! huaaa

  11. kyaaa, sini aku aja yg cium kamu kyuuu :*
    #ditampol minnie😀

    ughhh, kenapa harus siwon?? O.o
    jadi orang ketiga mulu tuh orang😄

    siapa nih yg jatuh cinta duluan??
    lanjut bacaaa~

  12. Wah…wah..wah…apa maksud ucapan kyu yang ambigu tuh –?

    Lanjut, kyu sepertinya memiliki perasaan pada sungmin tapi ditutup2in sama dia (✖╭╮✖)

  13. Ah ada Song Qian rupanya disini.
    Pasti seru nih !!!
    Kkkk~
    *smirk
    Itu scene terakhir aku g salah baca nih?.o_O
    Kyuhyun ajak ming kencan gitu?. :O

  14. Aaaah~ fanficnya keren ^^ Aku ngiri nih😀
    Padahal aku belom baca chapt 1nya loh.. jadi kepo nih :p
    Kyuhyun manjanya ih~ masa udh 17th minta diciumin kayak anak TK, wkwk. Tapi gpp deh, kalo ga manja ntar ga ada KyuMin couple deh. kkk~~
    Aku baca chapt lainnya yah chingu ^^ Semangat terus buat nulisnya, Fighting!!

  15. Jiaahhh kyu apa yang kau katakan,
    chingu apkah mereka ankn pergi kencan? Atau sungmin lbih mmilih pergi dgn siwon,
    omoo aq pnsaran,lgsng z ah loncat ke chap 3 hehe

  16. wkwkwk..ampun,gk mw klah bgt si..uda kyu ksh aj min.a sma wonnie,.biar kncn..kkk
    je..mlah ngjak kncan..kyu cmbru ni..acie..cie..

  17. kudaaaaaa!!! ayo kyu hajar aja si kuda! hahahaha
    mianhae aku baru baca lagi,
    ternyata waktu itu aku pernah baca di ffn kkkkkk~ tp cuma baca 1 chapter +,+

  18. Hahahhaahha

    adik’y eror.,, author… Buat cerita’y simple tp menarik,,

    aih aih… Siwon dipanggil kuda ajah.

    # jitak kyu skrang jg. Min balik nendang yg ngejitak…

  19. Wah akhirny part2 beres hihi
    kyumin saling suka tp masih ga sadar –”
    kyu cemburuan dan pstny manja bgt ><
    lucu liat mereka haha
    jln crt yg fresh tp ada mini konflik yg ringan aku suka deh eon hihi
    ga mau bnyk nulis *eh aku mau capcuss k next part aja deh xD

  20. apa salahnya kyu bersikap kekanakan? Kan hanya dengan bersama sungmin. Aigo, tolak ajalan kencan dari siwon, dan terimalah kencan dari kyuhyun.

  21. Kyaaaaa~ ruwet sekali hubungannyaa –‘ kyu itu maunya menang sendiri, min kan juga ingin merasakan bumbu bumbu cintaa~~ yaudah sana kalian berdua berkencan

    Enggak rela min kencan sama won -,- siwon jadi perusuh yaa disini.. Pakai hasut min segala

  22. YA ampun, kyu beneran manja banget…
    hmm…. Siwon ganggu dech.

    Aih, bneran kaget pas kyu ngomong ngajak min kencan.
    Gmn reaksi minnie y?

    Ah seru chingu…
    Next chap dech
    Hehe

  23. ayoo kyuuuuu kita berkencan… hahahaha

    kyu kyu kau sungguh kekanankan..

    mianhae miss sepertinya q akan mengubek ubek wp mu.. tp tenang saja.. pasti meninggalkan jejak.. yahh krn q baru tahu wp ini.. cerita nya bagus bagus.. tp q suka gs.. hehehe kalo yaoi maaf q blm bisa baca hhehe

  24. Bang kuda wkwk kasian sekali dipanggil kuda xD aih kyu protektif banget,eeih itu kyu ngajak kencan?kkk daebak lanjut saeng

  25. Tuh si siwon.. Blg aja mau deketin minnie..jadi ngelarang min untuk manjain kyu lagi.. Ah..dsini ada vict juga yeah..

  26. Hmmm…
    Jangan2 ini Kyuhyun sudah suka nih sama Sungmin, rasa sayangnya bukan lagi adik ke kakak tapi rasa sayang namja ke yeoja.
    Menarik menarik menarik (y) (y)

  27. Waahh selain innocent pervert, kyuhyun childish sma posessive juga yaa ckckckk
    Kyuhyun banget itu mah
    Haha saking cemburu nya smpe ngajak kencan umin,tp dia ngerti ga klo yg umin mau bkn cmn skdr kencan doang ..iishhh kyuhyun awas aja kalo ga peka tak getok pake rumah ddangkkoma *smirk*

  28. Gk percaya kalo kyuhyun polos -_-
    Terlalu posesiv
    Terlalu over protectiv nih chokyuhyun
    Mungkin chokyuhyun belum sadar atau jangan2 dia emang udah sadar dia sayang sama leesungmin buka sebagai kaka adek lagi tapi sebagai laki2, cuma cho kyuhyun aje yg malu buat ngaku?

  29. kyuhyun posesif bangett x_x
    kyaknya tnpa mrka sdari mrka udah saling suka deh.. tpi mnurut mrka itu hnya skedar prsaan ke sdara sndiri.. hahahha kyu ngajak sungmin kencan?? diterima gak yahh??? lanjuttt ^^

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s