My Special Angel | KyuMin | Chap 6 | GS | T+ | Romance, Hurt |

Special Angel

 

Genre : Romance , Drama , Hurt

 

Rate : T+

 

pairing : KyuMin

 

Part : 6/?

 

Warning : Genderswitch , abal , geje .

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

Kyuhyun berjalan mendekati Sungmin, “Pegang tanganku erat-erat!” ucap Kyuhyun seraya menyampar telapak tangan Sungmin.

“Ee—eh?”

“Aku akan menyalurkan kekuatanku untukmu!” ujar Kyuhyun, meyakinkan.

“Cho-ssi?” suara seorang lelaki membuat dua orang itu menoleh ke sumber suara. Sepasang suami-istri yang berdiri di samping kiri Kyuhyun tersenyum ke arah mereka.

“Oh, Park-ssi! Annyeong hasibnikka!” Kyuhyun merundukkan kepala, kemudian diikuti oleh gerakan Sungmin yang juga memberi salam.

“Ahaha, annyeong hasibnikka!” lelaki tua itu membalas salam Kyuhyun dan Sungmin. Setelah itu matanya terlihat melirik ke arah Sungmin. “Siapa dia? Kekasihmu?” tanyanya menggoda.

Sebelum Kyuhyun menjawab, lelaki itu terlihat sedikit gugup. Ia mengedarkan pandangan matanya, kemudian mengelus tengkuknya yang tiba-tiba menegang. Sungmin yang begitu was-was dengan jawaban yang akan Kyuhyun lontarkan hanya bisa diam, menyiratkan kekhawatirannya dengan menggenggam erat telapak tangan Kyuhyun.

“Ah, benar,” jawab Kyuhyun pada akhirnya. “Dia kekasihku!” setelah itu Kyuhyun tertawa renyah sembari menatap wajah Sungmin. Kyuhyun tahu Sungmin menatapnya dengan pandangan penuh tanda tanya. Tapi, ia yakin bahwa Sungmin tak akan menolak.

“Cantik sekali,” ucap istri lelaki tua itu. “Kapan kalian akan menikah?”

“Secepatnya!” sahut Kyuhyun dan kembali tertawa.

“Lanjutkan kencan kalian! Kami harus segera pergi!”

“Ah, ne!” Kyuhyun merundukkan kepalanya—memberi salam perpisahan. Seorang relasi bisnis Kyuhyun itupun akhirnya melangkah menjauh dari tubuh Kyuhyun dan Sungmin. Meninggalkan senyuman dan doa yang tersemat.

‘Semoga kalian cepat menikah dan memiliki momongan.’

Grep!

“Akh!” Sungmin meringis. Sebenarnya ia bermaksud untuk melepaskan tautan mereka. Namun, ternyata Kyuhyun malah meremas telapak tangannya dengan begitu kuat. “Kk—Kyu!”

“Bersikaplah wajar, Lee Sungmin!” ucap Kyuhyun, matanya mendelik menatap manik mata Sungmin. “Bukankah kau slutyku?”

“…”

“Kenapa kau tak bersikap seperti sluty lain?” tanya Kyuhyun dengan nada rendah. “Jangan bersikap seperti seorang sekertaris kerjaku!”

“Aa—aku,” kata-kata Sungmin terpotong. Tenggorokannya tercekat dengan sendiri kala ia menangkap maksud dari perkataan Kyuhyun. Lagi-lagi harga dirinya diungkit, dan kali ini dibandingkan dengan seorang sekertaris. Sungmin merasa begitu direndahkan, diremehkan. “Aa—aku tahu aku bukan sekertarismu!”

“Seharusnya kau bisa memeluk lenganku mesra—”

“Aku berbeda, tuan,” Sungmin mendongakkan kepalanya, menatap dengan matanya yang berair. Sekali saja Sungmin mengedip atau menggerakkan bola matanya, air mata yang telah menggenang di sana pasti akan menetes. “Aku tahu aku begitu rendah. Tapi kumohon jangan samakan aku dengan yang lain!”

“Ss—Sungmin?” Kyuhyun yang menyadari mata Sungmin yang berkaca-kaca menangkap wajahnya, mulai mengangkat tangannya, membelai kedua belah pipi chubby Sungmin. Apa perkataannya menyinggung perasaan Sungmin? Jika benar, itu berarti perasaan Sungmin begitu sensitif.

Memang seperti itulah. Perasaan Sungmin memang sangat sensitif dengan kata-kata orang lain yang terlontar untuknya. Termasuk seperti kasusnya dengan Siwon dan Kyuhyun. Siwon yang selalu mengatakan hal-hal baik dan pada akhirnya Sungmin ‘jatuh cinta’. Kemudian Kyuhyun yang selalu mengatakan hal-hal buruk dan membuat hati dan perasaan Sungmin sakit.

“Ming, mianhae,” akhirnya Kyuhyun merengkuh tubuh Sungmin, membawanya ke dalam sebuah pelukan tulus. Kyuhyun tak peduli bila pengunjung mall memperhatikan aksinya, yang jelas ia benar-benar merasa harus menenangkan Sungmin. Sungmin tiba-tiba menangis setelah ia mengucapkan kalimat terakhirnya. Sebenarnya, Kyuhyun hanya meminta Sungmin untuk bisa bersikap mesra dengannya saat ini. Namun, apa kalimat yang gunakan salah?

Mendengar isakan Sungmin yang tak kunjung reda membuat Kyuhyun menarik tubuh Sungmin, melepaskan pelukan mereka. Ia tatap wajah sendu Sungmin, bulir bening yang membasahi pipi mulus Sungmin membuat jemari Kyuhyun bergerak mengusapnya. “Uljima, jagiya,” ucap Kyuhyun pelan.

Jagiya?

Mata Sungmin yang mangatup melirik ke atas, dan seketika itu pula pandangan matanya tertangkap pada pesona Kyuhyun. Tatapan mata yang sangat sulit Sungmin artikan. Membuat ia sendiri merasa bingung. Tangan Sungmin terangkat menyentuh telapak tangan Kyuhyun yang menelangkup pipinya.

Saranghae,” sebuah bisikan dari bibir Kyuhyun cukup membuat jiwa Sungmin tersentak. Belum sempat ia berucap untuk menanggapi kata-kata lelucon itu, bibir tebal Kyuhyun telah menyentuh bibirnya. Lelaki itu mengecupnya. “Saranghae.. ummh..”

Terpaksa Sungmin menjinjitkan kakinya, ia rasa bibir Kyuhyun terus menari di bibirnya. Tetapi, kata-kata yang terdengar di tengah ciuman mereka membuat Sungmin begitu terusik. Biasanya ia akan menganggap ciuman Kyuhyun sebagai ciuman yang biasa-biasa saja. Namun, untuk sekarang ini sepertinya Sungmin tak beranggapan seperti itu. Ciuman ini lebih lembut dari biasanya, seperti penuh akan perasaan. Entah perasaan apa itu.

Perlahan ciuman Kyuhyun berhenti, bibir lelaki itu hanya menempel di atas bibir Sungmin. Beberapa detik setelah itu Kyuhyun menyudahi ciuman mereka. Pandangan mereka kembali bertemu, dan pada akhirnya mereka saling memandang untuk beberapa saat.

“Anggap saja kita sebagai kekasih baru,” ucap Kyuhyun.

“Apa?” Sungmin berjengit kaget.

“Mulai sekarang kau kekasihku,” Kyuhyun mengalihkan pandangannya, tangannya mulai melingkar di pinggang Sungmin dan meremasnya pelan. “Jadi jangan coba-coba mendekati lelaki lain.”

Sungmin semakin bingung dengan semua ini. Pertama, Kyuhyn mengatakan kata-kata cinta. Kedua Kyuhyun mengklaim dirinya sebagai kekasih. Apa karena ia menyukai Siwon, lalu Kyuhyun marah dan mengatakan hal seperti itu?

“Jangan mempermainkanku!” Sungmin kembali merundukkan kepala. “Aku Lee Sungmin!”

“Aku tahu,” jawab Kyuhyun enteng. “Dan kau kekasihku.”

“Aku sex dollmu,” ralat Sungmin cepat. Dan itu sanggup membuat Kyuhyun memalingkan kepala dan menatap dirinya yang tengah tersenyum kecil. Senyuman palsu memang.

“Dan aku akan menikahi sex dollku.”

Mwo?” kali ini Sungmin benar-benar terkejut dengan apa yang baru Kyuhyun katakan. Lelaki itu melamarnya. MELAMARNYA! “Kau kira semudah itu?”

“Memang mudah,” Kyuhyun kembali merangkul pinggang Sungmin dan mengajak perempuan itu kembali berjalan. “Aku ingin membeli sesuatu untuk hadiah pertamaku untukmu.”

“Aku tak pernah menaruh hati padamu,” sahut Sungmin, mengabaikan satu kalimat yang terakhir Kyuhyun ucapkan.

“Aku biarkan kau mencintaiku sedikit demi sedikit,” jawab Kyuhyun sembari melempar senyum. “Percayalah padaku.”

OoOoO

Dua orang itu terlihat saling memagut bibir. Sang perempuan yang tak memakai sehelai pakaianpun hanya mampu mengalungkan lengannya di leher sang lelaki. Tubuh mereka sama-sama terlihat mengkilat karena keringat, dan jangan lupakan bau sperma yang telah mendominasi ruangan kamar Kyuhyun. Suasana semakin panas kala pekikan, desahan, dan desisan mereka terdengar, ditambah dengan suara denyitan ranjang.

“Kk—Kyuuuuh,” Sungmin melenguh kala ia merasakan wajah Kyuhyun yang tenggelam di ceruk lehernya, kembali mencium dan menghisap leher penuh kissmark pemberian Kyuhyun. “Aa—aku lelaaaah..”

Seketika itu pula Kyuhyun mengangkat kepalanya, menatap Sungmin yang masih mengatur nafas dengan dada naik turun dan mulut terbuka. Ketahuilah fakta bahwa Sungmin telah berkali-kali orgasme, jadi tidak heran jika Sungmin protes.

“Kau lelah, jagi?” jemari Kyuhyun bergerak menyingkap poni rambut Sungmin yang basah karena keringat, kemudian mengecup dahinya pelan. “Kalau begitu tidur saja.”

Bruk. Kyuhyun menjatuhkan dirinya tepat di samping kiri Sungmin, membuat perempuan itu mengerjap-ngerjapkan matanya bingung. Biasanya, Kyuhyun selalu memaksanya untuk melayani Kyuhyun hingga lelaki itu merasa terpuaskan. Namun sepertinya malam ini berbeda. Sentuhan Kyuhyun begitu lembut, dan tatapan hangat itu Sungmin terima. Malam ini tak ada umpatan kasar atau pukulan dari Kyuhyun, hanya ada desahan murni dari kenikmatan seks.

“Tt—tuan ingin berhenti?”

“Panggil aku Kyuhyun! Kau lupa kalau aku kekasihmu?” Kyuhyun mencoba meralat perkataan Sungmin. Ketika mereka bercinta, Sungmin pasti akan memanggilnya dengan nama lucu yang membuatnya bergairah dan tertawa dalam hati. Namun ketika semua telah usai, Sungmin kembali memanggilnya dengan sebutan formal. Menyebalkan, pikir Kyuhyun.

“Mm—mian..”

“Sudahlah,” Kyuhyun menarik selimut dan membaginya dengan Sungmin. Sepertinya lelaki itu begitu tahu bagaimana cara memanjakan seorang wanita. Dan mendapat perlakuan Kyuhyun yang mencoba menyelimuti tubuh polosnya membuat Sungmin merona. Ia malu jika Kyuhyun menangkap pemandangan tubuhnya kala lelaki itu tengah tak dikuasai oleh nafsu.

“Aku bisa sendiri,” ucap Sungmin seraya merapikan letak selimut yang menutupi tubuhnya.

“Sudah pukul tiga pagi, yah?” Kyuhyun mendesau pelan. Matanya yang tak sengaja melirik ke arah jam dinding mulai sedikit terpejam. Besok ia harus kembali berangkat pagi-pagi ke kantor. Melelahkan, pikir Kyuhyun. Seumpama hasrat bercinta Kyuhyun benar-benar tertuntaskan malam ini, mungkin ia dapat memejamkan matanya dengan mudah. Ah, Sungmin lelah! Tidak mungkin aku mengajaknya lagi!

Kyuhyun memiringkan tubuhnya, menatap Sungmin yang telah tidur terlentang. Baru saja ia akan menyuruh Sungmin untuk tidur bersandar di dadanya. Tapi ternyata Sungmin telah tertidur, sebegitu melelahkannya malam ini?

“Aish, jalja, jagi..”

OoOoO

Jagiya,” bisikan seorang laki-laki dengan suara bass yang dilembut-lembutkan terngiang di kepala Sungmin. Apalagi setelah ada sentuhan hangat di dahi, kelopak mata, pipi, dan bibirnya. Mengganggu, pikir Sungmin. “Jagiya, palli ireona,” suara itu kembali terdengar. Sungmin menggeliat kecil, kemudian kembali merapatkan selimut karena udara dingin tiba-tiba kembali menusuk kulitnya. Sungmin yakin matahari di luar sana belum muncul karena matanya belum bereaksi dengan sinar matahari.

Jagiya..”

Suara Kyuhyun. Sungmin baru menyadari bahwa suara yang mencoba membangunkannya dengan lembut itu milik Kyuhyun. Perlahan ia membuka kelopak mata kelincinya dan bangkit. Kedua lengan tangannya menghimpit selimut tebal yang menutupi tubuhnya, sehingga membuat Sungmin harus mau menunduk agar ia dapat mengucek matanya.

“Kenapa susah sekali membangunkanmu, hm?”

“Kk—Kyu?” suara serak Sungmin memanggil nama lelaki yang tengah menyunggingkan senyum ke arahnya. Aneh, lelaki itu tersenyum ceria detik ini. “Kenapa?”

“Aku ingin kita sarapan bersama,” ucapnya lalu duduk di tepi ranjang.

“Apa? Aku bahkan belum mandi, Kyu. Bukankah kau harus berangkat pagi-pagi sekali? Pukul berapa ini?” mata Sungmin bergerak melirik jam dinding, matanya menyipit kala mengetahui jam berapa sekarang. Pukul lima pagi. Pantas saja ia masih mengantuk, ia baru tidur selama dua jam.

“Ayolah, Min..,” Kyuhyun mulai merajuk dengan memanyunkan bibirnya.

“Aku begitu lelah, Kyu..”

“Kau kira aku tidak?” Kyuhyun mulai beringsut mendekati sosok Sungmin dan memeluknya. Lelaki itu menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Sungmin, “Bukankah kau calon istriku?” ucapnya sembari menjilat leher Sungmin. Tangannyapun mulai menyapu permukaan kulit punggung Sungmin yang terekspose.

“Dasar mesum,” cibir Sungmin sarkatis dan itu cukup membuat seorang yang tadinya mengeksploitasi leher putih susu itu menarik wajahnya, menatap sang pencibir dengan tatapan menakutkan.

“Sudah berani mengataiku, eoh?”

“Mm—mian..,” nyali Sungmin menciut. Jelas saja, baru saja ia lupa siapa kedudukan seorang Lee Sungmin di sini. Salahkan Kyuhyun yang membuatnya melupakan satu fakta itu. “Baik, aku akan membuatkanmu sarapan. Tapi keluarlah dulu, Kyu..”

“Kenapa?”

Sungmin merundukkan kepalanya, sekarang ialah yang mengerucutkan bibirnya. “Aa—aku malu jika harus berjalan ke kamar mandi tanpa—”

Kyuhyun menyeringai penuh arti, terlihat mesum memang. “Aku ‘kan sudah pernah melihatnya, Ming..,” jemari telunjuk Kyuhyun menoel dagu Sungmin.

“Tt—tapi kali ini berbeda, Kyu..”

“Sudahlah, aku tidak akan bernafsu!”

Sungguh pernyataan yang baru Kyuhyun ucapkan membuat bibir Sungmin semakin mengerucut.

Apa katanya? Tidak akan bernafsu? Awas saja!

Sungmin menyibak selimut yang semula menutupi tubuh polosnya, membuat lelaki yang duduk tepat di depannya melotot seketika. “Minggir!” ucap Sungmin ketus kemudian melenggang ke kamar mandi.

Ya Tuhan, dia begitu sexy! Begitulah kira-kira ungkapan yang ada di pikiran Kyuhyun. Di pagi hari, pikiran kotor mulai kembali masuk ke dalam otaknya, membuat little Kyunnie mendadak mengeras dan menegang. Hanya dengan melihat tubuh polos Sungmin yang berlenggak-lenggok di depannya, hampir saja membuatnya masturbasi. Oh, Lee Sungmin..

OoOoO

Pada akhirnya Sungmin telah duduk di sebuah sofa sembari melirikkan matanya ke sana ke mari. Begitu mengagumi ruangan luas yang Kyuhyun bilang adalah ruangan kerja pribadinya. Mungkin Kyuhyun memiliki pangkat tinggi sehingga ia diperbolehkan bekerja di ruangan senyaman ini. Ruangan luas, dengan dekorasi minimalis yang mewah, AC, penghangat ruangan, dan sarana lainnya.

Jangan heran, tadi pagi Kyuhyun memaksanya untuk ikut pergi ke kantor. Huh, lelaki itu ada-ada saja. Kyuhyun bilang lelaki itu ingin mengajaknya jalan-jalan setelah pulang kerja.

Aku tidak akan pulang malam lagi, karena itu aku ingin mengajakmu berkencan nanti sore. Begitulah yang Kyuhyun katakan kepada Sungmin. Sebenarnya Sungmin enggan untuk ikut dengan Kyuhyun, ia lebih suka menghabiskan waktu dengan tidur atau menonton TV di rumah.

Sungmin menghela nafas. Sifat bodoh sang tuan tak perlu dipikirkan..

Namun, sesuatu yang mengganjal mulai memasuki pikiran Sungmin. Lelaki yang tengah sibuk memandang layar laptopnya itu mendadak bersikap begitu lembut. Seperti kemarin malam. Tiba-tiba Kyuhyun menyentuhnya dengan sangat lembut dan hati-hati. Kemudian membangunkannya di pagi hari. Lalu, sekarang memintanya duduk menunggunya.

Semuanya berawal saat mereka tak sengaja bertemu dengan relasi bisnis Kyuhyun di mall kemarin. Sejak Kyuhyun berani mengklaim dirinya sebagai seorang kekasih Cho Kyuhyun membuat sifatnya berubah drastis. Kemudian, lelaki itu memintanya untuk membuka hati sedikit demi sedikit.

Yang Sungmin khawatirkan adalah, apakah Kyuhyun serius dengan apa yang ia katakan? Atau dia sedang bermimpi?

Plak.

“Aiih,” Sungmin merintih setelah telapak tangannya bergerak menampar pipinya sendiri. Sakit, jadi sepertinya ini bukanlah mimpi.

“Kau kenapa, Ming?” suara bass itu terdengar, membuat Sungmin reflek memandang Kyuhyun.

“Tt—tidak,” Sungmin tersenyum kikuk. Kyuhyunpun kembali memandang laptopnya setelah mendengar jawaban yang Sungmin lontarkan.

Bukan mimpi. Batin Sungmin berbisik. Jadi, lelaki itu serius menjadikanku kekasihnya? Bahkan sekarangpun aku tak memiliki rasa apapun kepadanya. Kenapa dia keras kepala sekali?

“Jangan membicarakanku, Ming,” suara Kyuhyun menginterupsi, lagi-lagi membuat Sungmin tersentak setengah mati.

“Apa?”

“Jangan membicarakan diriku di dalam hatimu. Kalau ada sesuatu yang mengganjal, katakan saja,” ujar Kyuhyun tanpa melepaskan pandangan sedetikpun dari layar laptop. Jemarinyapun masih aktif bergerak menekan-nekan tombol keyboard.

Alis Sungmin bertaut karena bingung. Apa lelaki itu baru saja bicara omong kosong? Kyuhyun mengatakan hal itu seakan-akan lelaki itu tengah memergoki Sungmin berceloteh sendiri tentang Kyuhyun. Namun pada kenyataannya, tidak! Sungmin sama sekali tak mengeluarkan suara barang satu periodepun. Ia bersumpah, desisan atau mungkin gumaman tak meluncur dari mulut imutnya. Sungmin benar-benar sadar bahwa ia tengah mempertanyakan perubahan sifat Kyuhyun dipikirannya.

Tetapi mengapa Kyuhyun bisa seperti itu? Begitu paranoid.

“Karena aku kekasihmu,” celetuk Kyuhyun.

Mwo?” lagi-lagi Sungmin menautkan alisnya bingung. Kyuhyun kembali membaca pikirannya!

“Aku merasakan apa yang kau rasakan. Dan aku memikirkan apa yang kau pikirkan,” sahut Kyuhyun lagi, seakan-akan lelaki itu berusaha menjawab rasa penasaran Sungmin. “Kita memang berjodoh, Ming!”

Satu hal yang dapat Sungmin rasakan, PUSING!

OoOoO

Beberapa menit yang lalu Kyuhyun pergi meninggalkannya ke suatu tempat. Kyuhyun bilang ia harus pergi ke lantai tiga untuk menemui bawahannya yang lain. Atasan menemui bawahannya?

Baiklah, Sungmin mencoba tak peduli dengan itu semua. Kesimpulannya, Sungmin harus kembali menunggu sosok lelaki jangkung itu, tidak dirumah ataupun di kantor. Sungmin kira hari ini akan lebih banyak percakapan yang mereka lalui. Namun nyatanya tidak.

Sungmin bangkit dari duduknya dan berjalan mendekati rak buku yang berdiri tegak memunggungi dinding. Ada beberapa bingkai foto memang, namun deretan bukulah yang menjadi objek utama di sana.

Cho Kyuhyun, that’s my name.

Buku tebal dengan sampul kain bludru berwarna biru itu begitu menyita perhatian Sungmin. Dilihat dari judul yang tertulis di siku kanan buku tersebut cukup membuat Sungmin mengerutkan alis matanya. Menarik, pikirnya dalam hati. Dengan gerakan hati-hati Sungmin mulai menarik buku tersebut, kemudian berniat membuka lembar demi lembar halaman yang ada.

Sreeek..

Oh, kenapa lembaran foto ini berjatuhan kala Sungmin baru membuka sampul buku ini? Membuat Sungmin kelabakan sendiri. Ia takut jika Kyuhyun tiba-tiba datang dan memergokinya menjatuhkan foto-foto penting—

Mata Sungmin terbelalak kaget kala ia tahu siapa yang menjadi sasaran fotografer di foto tersebut. Bagaimana ia tak kaget jika ini adalah kumpulan foto pertunangan. Dan tampak jelas sekali bahwa siapa yang ia lihat dalam foto itu adalah Kyuhyun dan seorang wanita cantik.

Dd—dia telah bertungan? Batin Sungmin bertanya pada dirinya sendiri. Entah mengapa gemuruh dalam dadanya membuat nafasnya naik turun tak beraturan. Dengan gerakan cepat Sungmin kembali merapikan foto-foto tersebut, menumpuknya menjadi satu, dan meletakkannya kembali ke dalam halaman buku tersebut. Sungmin kembali menaruh buku tersebut di tempat semula, kemudian mulai melangkah keluar untuk pergi ke kamar mandi.

Tidak ada yang perlu ia pikirkan untuk saat ini. Tidak memikirkan Kyuhyun, Siwon, atau yang lainnya.

“Kau tampak begitu manis,” suara berat itu terdengar tiba-tiba, membuat Sungmin yang tengah berjalan menyusuri lorong itu membalikkan badan. Hei, jelas-jelas ia mendengar suara Siwon beberapa detik lalu. Ia kira Siwon muncul sembari melemparkan pujian itu lagi kepadanya. “Tidak, aku tidak berbohong. Kau cantik,” suara itu terdengar lagi, dan kali ini cukup membuat Sungmin penasaran. Ia mendengar suara ini dari balik gang sempit yang berada beberapa meter di depannya.

“Kim Kibum, aku merindukanmu. Cepatlah pulang.”

Kim Kibum? Sungmin mengeryitkan alis, kemudian berbalik  dan kembali melangkah. Bagaimana bisa kau terlalu bodoh dan mempercayai semua kata-kata manis darinya, Sungmin-ah? Asal kau tahu, Siwon tak mengucapkan hal manis itu kepadamu saja!

Namun, langkah Sungmin kembali terhenti kala reseptor dari tubuhnya menangkap hal lain. Kali ini menyangkut indra penglihatannya. Ia melihat sosok Kyuhyun tengah berbincang dengan seorang wanita. Seorang wanita yang ada dalam gambaran foto pertunangan tadi.

“Huh, miris nian nasibmu, Lee Sungmin.”

TBC

Music : It’s Okay Even it’s Hurt by Seohyun SNSD

80 thoughts on “My Special Angel | KyuMin | Chap 6 | GS | T+ | Romance, Hurt |

  1. Minnie cemburu???
    Kalau iya,,,itu arti.y dia jga ska ma Kyu ^^
    tpii wanita itu siapa.??jngan bilang Seo lgii -.-”
    aishhh!! Selalu ajah ada orng ke-3

  2. wanita itu kibum ??
    kibum bukan.a noona.a kyu ya ~~
    apa itu seo ???
    ah,,
    aku baca ke chap selanjut.a ya~~
    biar gag penasaran lagi#kaboor bawa kyu*ditimpukin batu m Ming

  3. Omo…. Kyuu,, so sweetnya..

    Wait!! si Kyu bnran dah tunangan..??😥 Sma siapa.. Seo? Vic?

    Arrgh.. Penasaran,, lanjut bca deh
    *gini nih org yg telat bca ni fanfic* -__-

  4. Siapa sih cewe yg lg ngomong sama kyuhyun itu???apa bnr tunangannya???
    Trus itu siapa?????seohyun ya?????

    Minnie cmburu nih asik dong mulai ada bnih2 cinta d’hati sungmin utk kyuhyun

    Trsu sbnrnya prsaan kyuhyun k’sungmin itu gmna sih??????

  5. Ishhh jinjja! Disini banyak konflik yg menegangkan unn :”
    Sulit ditebak, walaupun dapat dipastikan endingnya udah pasti KyuMin couple jadinya😀

  6. Yak! Apa maksud dari semua ini (˘̩̩.˘̩ƪ)

    Kasian sama sungmin, dan apakah benar kyu mencintai sungmin atau hanya pura2 saja –?

  7. eh kayak nya ntar ada salah paham lagi yaa..
    ya lumayan lah seenggaknya kyu udah memperlakukan sungmin dengan baik.. tebus kesalahanmu kyu,, buat sungmin suka sama kamu. lagian kayaknya sungmin juga sedikit” ada persaan sama kyuhyun pastilah..

    siwon kibum? where is kibum?

  8. yailah baru mingnya mulai mungkin sedikit menikmati perubahan sikap kyuhyun eh masa patah hati lagi karna kyu udah tunangan?
    itu kyu ga beneran tunangan kan?

  9. Siapa ya yg ada difoto ama kyu?kyu pernah tunangan?kira2 ming udah jatuh hati gak ya ke kyu?bikin makin penasaran aja nih cerita

  10. Kyu mengalami perkembangan karakter disini, berubah menjadi sosok yg manis buat Min. Tapi lagi2 masalah baru muncul, Kyu ternyata udah tunangan.. Dan Min lagi2 merasa dipermainkan😦

  11. Yeaayy akhirnya KYUMIN jadi pasangan kekasih
    Ya meskipun MIng belum mencintai Kyu
    Tapi seiring waktu berjalan pasti Ming bisa mencintai Kyu
    karna sifatnya yang telah berubah
    Dan Kyu itu dimana2 dia mesti mesum mana mungkin dia bilang gak bernafsu sama Ming#ckck
    Waduhh foto tunangan nya Kyu ditemuin Ming
    gimana tuuu??

  12. yeyy..daddy memang manis banget deh :3 aigoo~ pa bner daddy udah pnya tunangan?😦 trus yg ketemu ma daddy tu spa? jdi ming harus tersakiti lagi gtu? hiks..jdi sedih ;(

  13. Ming cemburu ??? Kalo iyah berarti ming naruh hati sma Kyu😀 ,, tapi siapa yang di foto sma Kyu , apa Kyu Bhong sma sungmin tentang perasaan nya ???:-/

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s