My Special Angel | KyuMin | Chap 3 | GS | T+ | Romance, Hurt |

Special Angel

 

Genre : Romance , Drama , Hurt

 

Rate : T+

 

Pairing : KyuMin

 

Part : 3/?

 

Warning : Genderswitch , abal , geje .

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

Sungmin melengos kecewa, walau sedikit kelegaan beringsut di dadanya. Berarti untuk malam ini Kyuhyun tak akan menyentuhnya. Namun, tugasnya saat ini adalah membuat Kyuhyun memaafkan dirinya. Jika ia tak berhasil membujuk tuan besarnya itu, habislah ia besok malam.

 

Sungmin beranjak, berjalan menghampiri ranjang Kyuhyun kemudian ikut merebahkan diri di sana. Ah, ranjang mereka kali ini tak akan kusut karena ulah kegiatan mereka. Mata kelinci Sungmin mengerjap kala melihat punggung Kyuhyun, lelaki itu tidur membelakanginya. Biasanya Kyuhyun tidur sembari memeluk tubuh polosnya dengan begitu erat.

 

Perlahan Sungmin melingkarkan lengan mungilnya di pinggang Kyuhyun, memeluk tubuh kurus lelaki berambut coklat gelap itu dengan begitu lembut. Hei, perlakuan Sungmin yang tiba-tiba itu begitu membuat Kyuhyun terkejut, tubuhnya mengejang seketika. Apalagi setelah ia merasakan Sungmin yang menggosok-gosokkan kepala di punggungnya. Ada getaran aneh dari gerakan kecil tersebut.

 

Jebal mianhae,” bisiknya pelan, lembut. “Mianhae, Kyunnie.”

 

Mata Kyuhyun melotot tak percaya kala pendengarannya mendengar panggilan manis terlontar dari bibir Sungmin. Apa perempuan itu berniat menggodanya? Kyuhyun mengumpat dalam hati, merasa bahwa panggilan itu menyiratkan suatu rasa tersendiri. Apalagi sentuhan Sungmin beberapa detik yang lalu hampir membuatnya mati mendadak.

 

Sedangkan Sungmin? Perempuan itu semakin melengos kecewa kala Kyuhyun tak merespon pelukannya. Oh, rupa-rupanya sang tuan tengah marah besar. Biarlah, mungkin esok ia akan kembali seperti biasa. Toh Sungmin tak akan lama bertatap muka dengan Kyuhyun esok, mengingat Kyuhyun selalu berangkat ke kantor pagi-pagi sekali dan pulang larut malam. Selanjutnya Sungmin akan melaksanakan tugasnya sebagai sex doll Kyuhyun. Mungkin hanya beberapa jam.

 

Jalja..”

 

OoOoO

 

Sungmin membuka mata kala indra pendengarannya sayup-sayup menangkap suara yang cukup berisik. Ia menggeliat kecil dan menguap sesekali. Pasti hari ini ia kembali bangun kesiangan. Sudah menjadi kebiasaan, sih. Apalagi Kyuhyun yang selalu pergi tanpa mengucap salam. Itu membuat Sungmin semakin betah untuk tidur hingga jam menunjukkan pukul sembilan atau lebih. Tetapi sekarang sepertinya berbeda. Sungmin menaruh kecurigaan dengan bunyi televisi yang menyala. Apa mungkin Kyuhyun libur?

 

Dengan langkah terseok-seok karena kesadaran Sungmin yang belum sepenuhnya pulih, ia menghampiri pintu kamar. Tak peduli bila dandanan rambutnya yang sedikit acak-acakan, Sungmin akhirnya memutar knop pintu dan menariknya ke dalam.

 

“Eh?” mata kelinci Sungmin membulat sempurna kala mendapati siapa yang tengah duduk di sofa ruang santainya. Ia menelan ludahnya kelu, nafasnya terasa tercekat karena rasa terkejut yang berlebihan.

 

“Ss—Sungmin?” panggil lelaki tampan itu dengan suara yang tersendat-sendat.

 

Sungmin tersadar dari dunia fantasinya kala ia mendengar sapaan Siwon. Perempuan itu menegapkan badannya, kemudian merunduk memberi salam. “Aa—annyeong haseyo.”

 

“Ah, ne..,” jawabnya, kepalanya merunduk untuk memberi balasan salam. “Kk—kenapa kau keluar dari kamar Kyuhyun?” tanyanya tiba-tiba.

 

Andaikan Siwon tahu bahwa itu adalah sebuah ‘rahasia’. Tak mungkin ia mengatakan bahwa dirinya adalah sex doll Kyuhyun. Ia tak ingin Siwon memandangnya sebagai wanita murahan bermartabat rendah. Namun jika berbohong, apa nantinya Kyuhyun tak akan marah?

 

Tidak. Dengan lantangnya batin Sungmin menjawab dengan jawaban tidak. Kali ini kondisi benar-benar memaksa dirinya untuk berbohong. Perempuan itu kembali tersenyum kikuk, “Kk—kemarin Kyuhyunssi memintaku tidur di kamarnya.”

 

Alis Siwon mengkerut, “Kalian tidur berdua?”

 

“Tidak!” sangkal Sungmin sembari mengibas-ngibaskan tangannya. “Kk—Kyuhyunssi tidur di sofa.”

 

“Aneh,” gumam Siwon pelan. Matanya menatap wajah Sungmin penuh curiga. “Kyuhyun paling tidak suka tidur di sofa,” ia berargumentasi.

 

“Tt—tapi,” Sungmin mencoba memberi alasan yang sekiranya dapat meyakinkan Siwon. Namun pada akhirnya ia tak dapat menemukan alasan yang baik.

 

“Anak itu telah berubah rupanya,” gumaman Siwon yang cukup keras kembali terdengar. Sungguh, apapun maksud dari Siwon, itu membuat Sungmin sedikit beringsut lega. Apalagi setelah Siwon melempar sebuah senyuman menawan ke arah Sungmin, membuat pipi perempuan itu merona.

 

Tetapi, ketika Sungmin menyadari suatu hal dari dirinya detik ini membuat Sungmin menundukkan kepalanya. Perempuan itu belum mandi, demi apa ia berdiri di depan lelaki tampan seperti Siwon? “Aa—aku akan mandi,” ucapnya tergagap.

 

“Hm, cepatlah..”

 

OoOoO

 

Sungmin memoles wajahnya dengan bedak murahan yang ia beli. Rambutnya telah ia sisir rapi, ia sematkan pula jepit rambut berbentuk kelinci pink di sana, membuat dandanannya tampak begitu polos. Telapak tangan perempuan itu merapikan kaos yang ia pakai.

 

“Apa aku cantik?” tanyanya pada diri sendiri. Ah, jika pertanyaan itu terus berkutat di pikirannya dan membuatnya selalu urung untuk pergi menemui Siwon, rasa-rasanya Sungmin tak akan beranjak nantinya. Dengan langkah mantap akhirnya Sungmin berjalan keluar dari kamar, menemui Siwon yang masih duduk manis di atas sofa.

 

“Ehem,” ia berdehem pelan untuk mengalihkan perhatian Siwon dari layar televisi. Sesunggahnyapun Sungmin iri dengan televisi yang mampu membuat pandangan dan pikiran Siwon terfokus. Mengerti maksudnya?

 

“Oh, kau sudah selesai,” jawab Siwon kemudian menggeser tubuhnya. “Duduklah,” ucapnya sembari menepuk permukaan sofa kosong di sebelah kanannya. Dengan gerakan pelan akhirnya Sungmin duduk di samping Siwon. “Omo, kau cantik sekali,” gumam Siwon pelan, namun masih terlampau keras menurut Sungmin.

 

Perempuan itu merona hebat kala Siwon kembali memujinya. Rasanya benar-benar melayang mendapat sebuah pujian tulus dari seorang lelaki tampan. “Gg—gomabseubnida, Siwonssi..”

 

“Panggil Siwon saja!” ucapnya ringan sembari menepuk pundak Sungmin. “Panggilan formal terdengar sangat aneh!”

 

Ne, Siwonnie,” Sungmin menyembunyikan senyuman malu-malunya.

 

“Siwonnie?” alis Siwon mengkerut. “Panggilan yang manis sekali. Gomawo, Minnie?”

 

Kepala Sungmin mengangguk. Iapun tersenyum, “Kau menunggu Kyuhyunssi? Kurasa dia akan pulang larut lagi.”

 

“Dia masih sering pulang larut?”

 

Eung,” Sungmin menyangga bibir bawahnya dengan jari telunjuk. “Dia selalu seperti itu.”

 

“Kau kesepian?” godaan Siwon terlontar.

 

“Aa—aniyo!” sangkal Sungmin. “Kyuhyunssi orang yang begitu banyak bicara. Jadi, apartemen akan terasa damai jika ia bekerja.”

 

“Ahh, geureoguna,” Siwon menggantung nada bicaranya. “Apa kau juga ingin aku pergi agar apartemen ini terasa damai?”

 

Aniyo!” jawab Sungmin tegas. Terlihat wanita itu begitu salah tingkah kala Siwon menggodanya dengan kata-kata ringan. Maklum saja, sebelumnya tak ada seorangpun yang mau mengajak Sungmin bercanda dengan cara yang seperti ini.

 

“Kenapa kau bisa segugup itu?” Siwon terkikik kecil. “Manis sekali.”

 

Lagi-lagi kedua pipi Sungmin mendadak merah merona kala gendang telinganya ditembus oleh pujian Siwon. Kali ini Siwon mengatainya manis, beberapa menit yang lalu Siwon mengatainya cantik. Mendapat pujian tulus itu benar-benar menyenangkan, pikir Sungmin. Membuatnya melayang hanya dengan kata-kata.

 

“Kau ingin minum?” tanya Sungmin tiba-tiba, mencoba mengalihkan rasa bahagianya yang berlebihan.

 

Kepala Siwon menggeleng, “Tidak!” jawabnya singkat sembari merebahkan punggung lelahnya di sandaran sofa. Matanya melirik sosok Sungmin sekilas, kemudian kembali memfokuskan pandangannya ke layar televisi. “Minnie, sejak kapan kau ada di apartemen Kyuhyun?”

 

“Sebulan yang lalu,” ucapnya tegas dan yakin. Jelas saja ia yakin. Sungmin selalu menghitung angka kalender ketika ia membuka mata di pagi hari. Memastikan telah berapa kali ia melakukan hubungan seks dengan tuannya. Menyedihkan sekali memang, jika Sungmin harus mengetahui fakta menjijikkan tentang dirinya di pagi hari yang cerah. Namun bagaimana lagi? Lebih baik ia hidup melayani satu orang daripada harus menjajakan diri di kalangan lelaki hidung belang di luar sana.

 

“Kau suka bekerja dengan lelaki mesum itu?” tanya Siwon dengan nada bicara yang terkesan dibuat-buat. Oh, mungkin lelaki itu ingin memastikan bahwa adiknya tak berbuat ‘macam-macam’ kepada pelayan berwajah imut ini.

 

Jika boleh jujur, Sungmin ingin sekali menggelengkan kepala. Bagaimanapun juga, ini bukanlah kehidupan yang ia inginkan. Menjadi sex doll. Pekerjaan macam apa itu? Setidaknya ia ingin menjadi wanita normal yang bekerja di salah satu toko bunga atau restoran. Yang jelas bukan menjadi sex doll seperti saat ini.

 

Sungmin menghela nafas, dengan berat hati ia membuka suara. “Tidak. Dia tidak semesum yang kau pikirkan,” kebohongan itu terlontar dengan begitu jelas dari kedua belah bibir Sungmin.

 

“Tidak percaya!” sangkal Siwon dengan suara yang cukup keras. “Dulu, dia orang termesum kedua di kampus setelah Lee Hyukjae!”

 

Alis Sungmin mengkerut mendengar penuturan Siwon. “Bagaimana bisa?” tanyanya, nampaknya perempuan itu ingin mengetahui masa lalu Kyuhyun.

 

“Kau tahu, dia suka menyimpan majalah dan DVD dewasa di ruang kerjanya!” Siwon berujar santai.

 

Ne?” mata kelinci Sungmin membulat. Oke, sebenarnya ia tahu jika Kyuhyun memang mesum. Tapi ia tak pernah menduga bahwa Kyuhyun menyimpan hal-hal seperti itu di ruang kerjanya—mengingat Sungmin tak pernah memasuki ruang kerja Kyuhyun.

 

“Aku pernah menemukan setumpuk majalah dewasa di laci meja kerjanya,” Siwon melanjutkan ceritanya dengan memasang mimik antusias. “Dan dia bilang itu pemberian temannya,” kikikan kecil Siwon terdengar setelah ia menyeselaikan kalimat terakhirnya.

 

Tring! Cklek!

 

Sosok seorang lelaki dengan balutan jas abu-abu menerobos masuk ke dalam. Sedikit melukiskan ekspresi terkejut kala mendapati sosok seorang Choi Siwon tengah duduk bersebelahan dengan Sungmin. “Sedang apa?” tanyanya dingin. Tangannya bergerak merenggangkan simpulan dasi yang mencekik tenggorokannya.

 

“Hanya berkunjung. Tidak boleh?” jawab Siwon acuh.

 

Ekor mata Kyuhyun menangkap sosok Sungmin yang duduk terdiam, memberi sebuah deathglare menakutkan karena posisi duduk Sungmin. “Lalu kau sendiri?”

 

“Minnie hanya menemaniku,” Siwon menginterupsi, mencoba untuk menjawab pertanyaan yang Kyuhyun lemparkan untuk Sungmin.

 

“Minnie?” Kyuhyun menaikkan salah satu alis matanya, memberi ekspresi heran dengan penuh tanda tanya. “Panggilan menjijikkan macam apa itu, hyung?” Kyuhyun bertanya sarkatis.

 

“Ck, munafik sekali,” Siwon melipat tangannya. “Kalau kau tak suka, tutup telinga saja! Aku tak keberatan!”

 

“Cepat katakan apa maumu datang kesini, hyung?”

 

“Sudah aku katakan, aku hanya ingin berkunjung dan memastikan apa kau masih hidup di sini!”

 

“Ck!” Kyuhyun berdecak, ekor matanya beralih menatap sosok Sungmin yang masih diam memandang wajah santai Siwon. Rupanya Sungmin masih betah mendaratkan pandangan mata kelincinya di wajah Siwon, jujur saja membuatnya sedikit mengeram sebal—tentu saja dalam hati. “Apa yang kau lakukan, Sungmin-ah?”

 

“Eh? Oh,” seketika itu pula Sungmin tersadar dari dunia lamunannya. Secara tidak sengaja ia terus memperhatikan garis wajah tampan Siwon, membuatnya tenggelam dalam pesonanya. Dan lebih parahnya lagi, Kyuhyun mempergokinya. “Tt—tidak ada.”

 

“Kau bisa masuk,” ucap Kyuhyun sembari menunjuk pintu kamar dengan dagu lancipnya. Sosok perempuan cantik dengan rambut lurus itu perlahan bangkit, kemudian merundukkan badan ke arah Siwon dan Kyuhyun untuk memberi salam. Perempuan itu benar-benar melangkahkan kaki ke kamar, pergi dari hadapan dua lelaki tampan itu. Jujur saja, ada rasa sedikit tidak rela kala melihat tubuh Sungmin hilang di ambang pintu.

 

“Ada apa denganmu?” satu pertanyaan terlontar dari bibir Siwon setelah ia memalingkan pandangannya. Kali ini ia menatap tajam wajah lelah Kyuhyun, menuntut suatu penjelasan.

 

“Maksudmu?” Kyuhyun menanggapi pertanyaan Siwon dengan ogah. Iapun merebahkan tubuhnya di salah satu sofa yang berhadapan dengan Siwon. Tangannya bergerak melepas dua kancing kemejanya.

 

“Sungmin,” ucap Siwon sembari mengaitkan jemari tangannya, menyangga dagu dengan kedua tangannya yang terlipat. “Kalian ada sesuatu, bukan?”

 

Kyuhyun tetap mampu bersikap stay cool walau sebenarnya ia begitu tersentak dengan pertanyaan yang Siwon lontarkan. Lelaki dengan wajah tampan itu mudah sekali menebak apa yang tengah melanda kehidupannya. Bukan karena Siwon membuntuti Kyuhyun, namun salahkan saja pada presepsi-presepsi yang selalu muncul di benak Siwon. Hampir 90% presepsi yang Siwon lontarkan benar.

 

Kyuhyun tersenyum sekilas, “Kau iri karena aku memiliki pelayan yang manis?”

 

Siwon membalas tawa meremehkan yang Kyuhyun lempar untuknya. “Aku hanya takut kau mempermainkannya.”

 

Hyung, bukankah kau orang yang tidak suka mengurusi wanita?”

 

“Huh,” Siwon menghela nafas kala ia mendengar pertanyaan konyol yang adik iparnya lontarkan. “Dengar Kyu, Sungmin sepertinya wanita baik. Kuharap kau bisa menjaganya!”

 

“Kau terlalu sok tahu dan paranoid,” sahut Kyuhyun sembari mengedarkan padangan, “Kalau hyung melakukan hal itu karena Sungmin memiliki kemiripan dengan Kibum noona, lebih baik pulanglah!” lelaki itu akhirnya beranjak dari duduknya, berjalan menuju pintu kamar. Selalu seperti ini, lelaki yang menjadi hyungnya itu selalu saja bersikap seenaknya. Mengatur hidupnya dengan khotbah-khotbah membosankan ala Choi Siwon.

 

Kini pandangan Kyuhyun memangkap siluet tubuh Sungmin yang duduk terdiam di bibir ranjang sembari meremas ujung mini dressnya sendiri. Pandangan mata Sungmin beralih menatap Kyuhyun yang berjalan mendekat, menatap tubuh kurus sang tuan dengan pandangan kelinci yang sulit diartikan.

 

Kyuhyun duduk tepat di samping tubuh Sungmin, menelangkup wajahnya dengan kedua telapak tangan. “Jangan dekati lelaki itu lagi, Ming,” ucap Kyuhyun pelan.

 

“Ww—wae?” pertanyaan Sungmin terlontar, sedikit merasa tidak terima kala sang tuan mulai menyuruhnya melakukan sesuatu yang tak termask pekerjaannya.

 

“Kau menyukainya?” kepala Kyuhyun terangkat, menoleh ke samping kiri dan mengunci pandangan mata Sungmin.

 

Perempuan yang bekerja sebagai ‘pelayan’ Kyuhyun itu terdiam, pandangannya meredup kala gendang telinganya menangkap pertanyaan Siwon. Apa ia salah telah jatuh cinta?

 

“Huh, kau menyukainya,” presepsi Kyuhyun terlontar bersamaan dengan kekehan kecil yang terkesan meremahkan. “Kau lupa, sebagai apa kau di sini?”

 

“Tentang hal itu, bukankah tuan tak berhak mengaturnya?”

 

“Kau menantangku?” pertanyaan Kyuhyun terucap dengan nada tinggi, menyiratkan kemarahan yang mulai menguasai otaknya.

 

Kepala Sungmin menggeleng, “Tugasku hanya untuk memuaskanmu. Tentang urusan hati atau perasaanku, kurasa itu bukan—”

 

“Brengsek!”

 

Plak!

 

Bunyi tamparan itu terdengar begitu keras, sekeras tamparan Kyuhyun yang mengenai permukaan pipi Sungmin. Telapak tangan perempuan itu merayap menyentuh pipinya yang memerah, entah mengapa bulir bening mulai mendominasi mata kelincinya. Ia menelan ludahnya kelu. Tidak, tak ada niatan untuk membalas hal kasar Kyuhyun jika Sungmin kembali menyadari siapa dirinya. Jika ia berani berbuat seperti itu, habislah ia.

 

“Aa—aku baru ingat kalau daging di rumah habis. Aku akan pergi membelinya,” lirihnya pelan kemudian berjalan keluar kamar. Sungguh, hatinya begitu sakit setelah ia kembali mendapatkan perlakuan kasar dari Kyuhyun. Selalu seperti ini, tuannya itu selalu seperti ini. Dengan langkah cepat Sungmin melangkah keluar dari apartemen. Ia tak ingin mendengar amarah Kyuhyun kala lelaki itu melihatnya marah.

 

Blam.

 

Sungmin menutup pintu apartemen mahal itu, setelah itu isakan yang cukup keras meluncur dari kedua belah bibirnya. Air mata yang menunjukkan kesedihan teramat dalam itu menetes. Ia benar-benar sakit saat ini, sangat sakit. Apa keputusan yang ia ambil malam itu salah?

 

Sret!

 

Selembar kain sapu tangan yang lembut menyapu permukaan pipi Sungmin, membuat perempuan itu reflek menutup mata. Apa Kyuhyun yang melakukan hal ini?

 

“Kenapa menangis?”

 

Bukan, ini bukan suara bass milik Kyuhyun.

 

“Ss—Siwonnie?” Sungmin membelakkan matanya, begitu terkejut dengan apa yang tengah Siwon lakukan untuknya. Mengelap pipinya yang basah.

 

“Apa lelaki mesum itu berbuat macam-macam?”

 

Seketika itu pula isakan Sungmin teredam. Kala sapuan-sapuan lembut itu mulai menyentuh permukaan pipinya dengan gerakan lembut, kala pandangan mata penuh kasih itu ia terima, dan lebih lagi perasaan hangat ini. Sungguh Sungmin tak dapat mengeluarkan isakannya saat ini.

 

Sekelebat pikiran tentang Kyuhyun yang membuatnya begitu tertekan muncul di otak Sungmin. Menciptakan rasa sakit yang membuat air mata itu kembali terbentuk.

 

“Siwonnie,” entah atas dasar apa perempuan itu memeluk tubuh Siwon, menenggelamkan wajahnya di atas dada bidang itu. Sejujurnya, Siwon begitu terkejut dengan perlakuan yang ia terima dari Sungmin. Tentang perempuan itu menangis, kemudian memeluknya. Alis Siwon mengeryit, semakin merasa penasaran dengan hubungan yang tengah Kyuhyun jalin dengan Sungmin.

 

Perlahan tangan Siwon terulur untuk membelai lembut rambut dan kepala Sungmin, memberi sentuhan penuh cinta kepada wanita yang ia pikir begitu rapuh. Nafas Sungmin yang tersenggal-senggal terdengar bagai petir yang menyambar-nyambar pikirannya. “Sudahlah,” ucapnya pelan. “Ikut bersamaku.”

 

OoOoO

 

Sungmin meneguk cokelat hangat yang Siwon sodorkan untuknya. Sedari tadi pandangan mata kelinci itu tak pernah berhenti menatap lantai apartemen Siwon yang dingin, atau paling tidak mengalihkannya ke dinding. Benar, perempuan itu berusaha untuk menghindari kontak mata Siwon. Ia takut jika lelaki itu akan bertanya kala pandangan mereka bertemu.

 

Namun sepertinya, Siwon juga lebih tertarik untuk diam. Lelaki itu lebih memilih untuk memandang wajah Sungmin yang masih malu-malu. Begitu manis, pikirnya. Memang ada beberapa pertanyaan di otaknya yang cukup mengganjal. Tentang asal-usul Sungmin, dan juga hubungannya dengan Kyuhyun tentu saja. Tetapi sepertinya ia menunda pertanyaan itu untuk keluar, lebih baik ia memberi Sungmin kesempatan untuk menenangkan diri.

 

Merasa dirinya terus dipandang oleh sepasang mata lelaki yang ia kagumi membuat Sungmin semakin salah tingkah. Perempuan itu mulai kehilangan akal kala cokelat panas yang Siwon buatkan untuknya telah habis. Dengan gerakan pelan Sungmin meletakkan cangkir bermotif bunga itu di atas meja, setelah itu melipat tangannya. Sungmin rasa pandangan Siwon itu begitu menarik matanya, seolah-olah memaksa ia untuk segera memandang dan menerima tatapan lembut itu.

 

“Ehem..,” deheman Siwon akhirnya terdengar, dan itu cukup membuat Sungmin tersentak selama beberapa detik. “Sudah merasa baikan?”

 

Kepala Sungmin mengangguk, lalu ia menyunggingkan senyum. “Gomabseubnida.

 

“Tentang Kyuhyun,” Siwon mulai membicarakan sesuatu. Sepertinya tentang Kyuhyun, Sungmin pikir lelaki itu akan mengangkat topik yang ia hindari. Kyuhyun.

 

“Ii—itu—”

 

“Kalian memiliki hubungan khusus?”

 

TBC

 

Music : Talk To Me by Tiffany and Jessica SNSD

 

 

131 thoughts on “My Special Angel | KyuMin | Chap 3 | GS | T+ | Romance, Hurt |

  1. Ya ampun..!!! Kyu kok kmu kyak gituh sihh….kasar amat jdii cowok!!! Aku kecewa deh ma kamu!!kecewa…kecewa…kecewa!!!-.-”
    #tak ada Seo,,,si Kuda pun jdii*lirikSiwon* ditabokSiwon.

  2. Omo,, sungmin as sexdoll?!! O.o

    Duh ini kenapa sih?? #maklum ga baca part 1,2 -_____-

    Kok jadi gini ya si sungmin… Hmm.. Wkwkwk..
    Ga cinta pula ama si gyuhyun…

    Daebak! Storynya… Agak laen daripada yang laen…

  3. Kyuuuuuuuuuuuuu knpa kmu tega bngt sih brbuat bgtu sama sungmin??????? Kan kasian dia, wlwpun cuma ‘sex doll’ buat kyuhyun tp sungmin kan msih pnya hati n perasaan tau😦

    Apa ya jwaban yg bakal sungmin kasih k’siwon????
    Arghhhhh mkin penasaran lnjut baca lagi deh boleh kan😉

  4. huh pantes2 ajalah klow ming sampai berpaling dari kyu. orang kyunya ringan tangan gtu kok. apa lagi mulutnya juga pedes.

    ming jadi sex doll bukan karna keinginannya. tapi karna keadaan. jangan di katain terus nanti sakit hati melulu lagi. klow bisa milih pasti dia juga nggk maw jadi begituan…

    kyaa!! ming udah di ingetin kyu jangan deket2 ma kuda eh malah pake meluk2 segala. klow kyu tau habislah kau min.

    bagus **_**

  5. annyeong thor…
    salam kenal q reader baru nihh…
    eh sebenernya gag bisa disebut reader baru juga sih…
    soalnya q dah pernah baca ff u yang ini di ffn dulu…
    tapi dulu q masih gaptek gitu gamana caranya review*maklum org desa*
    lalu pas mau bca lagi ni ff dah dihpus ya…
    jadinya q nyari ni ff n parahnya q lupa judulnya…
    jadi q ngubek2 n ketemulah ni ff setelah sekian lama ku mencari*lebay#plakkk*
    q seneng banget ma ceritanya…
    n q kangen banget ma ni ff…..
    kalo boleh q mau baca ch selanjutnya…
    eh ya ch 1 2 diprotec ya….
    kalo boleh nanti q dikirimin ya….pasti q bakalan komen sebelum minta pw nya…

  6. *Plakkkk,,
    Auuuuuwwww,, sakit banget pasti itu.
    Kasihan pipi putih, cuby min harus menerima hantaman dari tangan kyuhyun.

    Kyuhyun kau cemburu dengan siwon. Kau cemburu melihat sungmin dekat dengan siwon ??

    Aku penasaran dengan part 1 & 2 nya
    Tp di protec (⌣́_⌣̀),,
    Chingu aku sudah mention ke Twitter kamu untuk PW part 1 & 2 nya.
    Aku pengen tau bagaimana awalnya sungmin bekerja di tempat kyu sebagai “pelayan”

  7. Huaaahhh..
    Gomawo siwonnie udah nyelamatin minnie..🙂
    Jadi sex doll gtugak di bayarkan?
    Kenapa ming gak cib lepas ajasih dari kyuu.. Biar bebas gtu..
    Toh juga ada siwon si baik hati..

  8. Kyu kejam banget sama Ming..
    Untuk sementara, oke lah Ming ama Siwon kkkkk
    Biar Kyu nyadar trus cemburu deh haha😀

    Masih agak bingung unn, belum baca part 1 ama 2 nya..

  9. waaah, bacanya lompat nih gara” gak tau pw chap 1&2😀

    haduuuh, rumit yaaah..
    kyuhyun keras banget orgnya,
    kasian ming sampe kena tampar begitu T-T
    biar deh siwon jd malaikat penolong,
    tp jangan sampe siwon jg ikut cinta sama ming..

  10. annyeong , aq reader baru , pas nyari-nyari aku nemu ff ini, bagus banget ceritanya, suka banget tapi agak aneh gitu soalnya belum tau cerita yang part 1 ama part 2 nya , boleh minta pw-nya kan, *puppy eyes. ^^ . gomawo

  11. Hlo aku bru bka nh nh ff bnran bkin pnasaran bgi paswoty dng tlong krim k’ no hp ku aj y soal y fb ku lgi ngdat in no y 087873837499 mkash

  12. hah…..bingung ini awal mulanya gmna.si kyu tega bget ma ming.
    author minta PWnya dong………….#jeballllll

    @penasaran@penasaran@penasaran 100x

  13. Aaarrgh!!! :-@
    Benar” kecewa sama kyu, biasanya tuh kyu selalu jadi pahlawan ming walaupun sering kesiangan(?) sih, tapi kenapa malah berubah kasar begini?.o_O
    Aku penasaran tentang asal usul dari keluarga ming.o_O
    Dari awal part g ada penjelasan sama sekali tentang itu.😦
    Baca FF ini kyknya harus nahan emosi deh.

  14. eoniah….. q minta pw ke email u taagus eon tapi kenapa lama amat ya replaynya…. yadah deh q langsung aja ke part ini… bagussss eon… tapi kyaknya ada ff yang mrip ini dah cari aja di google ff kyumin gs SLAVE. blocknya melanikyu siapa gitu….

  15. kyu kejam………
    siwonie dah nikah Blom .sm kibum ?????????

    g ngeh nech Thor,,,, gegara g baca dari awal ….. minta PW nya dunk chap 1,2 n sequel nya…. Plisssssssssssssssssssssssssssss =_=

  16. Kyu kok gt ama min, gk rela klo min ama won, duh bingung gk tw awal crita na
    mnta pw na dunk, tp ne msh coment ke 3 hehehe

  17. part 1 ama 2 nya di protek. aku gatau cerita sebelumnya. kakak han ji yoo… kenalin ya aku reader baru tau blog ini dari temen pas aku nanya dimana bisa nemuin ff angst. suka ih jalan ceritanya… boleh minta pw part 1 dan 2? plissss *puppyeyes

  18. msih bgung ma crtany…al.ny q lgsung bca chap.nie…
    thor,mnta pw yg chap1.2 donk…
    q kmren2 jga dah ngrim lbih dri 10 komen..tpi pw.ny blum dkirim jga kemail…

  19. Eonnie, aku dah baca ff eonnie yg my special angel ksihann bgtt sungminnya, tp aku bru baca chap 3 dong aku boleh minta pwnya gak? buat chap yg laen aku pengen bgtt baca smpe abisss…

  20. ya ampun kasian minni kyu tega sekali si oenni
    btw mnta pw nya yg chapter 1+2 dunk,penasaran
    semangat bwt bkn ff kyumin trus ya …

  21. emang sedih banget yahh kalo jadi sex doll (?) u,u
    tapi kan sebenrnya kyu cintaa ama si ming . ming aja yang gak nyadar .. doh si siwon ni kaya nge pehapein ming ddeehh –”
    waks pokoknya ff jiyoo paling toooppp xDDD
    mau lanjut ke cap selanjutnyaaa❤

  22. Krn penasaran aku bc chap 3 dlu sambil nunggu pw kkk. Aduuh di tampar itu sungmin…
    Aq simpan dlu deh ff ini gak enak gak bc dr awal… author ssii di tunggu yaa *kedip kedip*

  23. Annyeong saya new reader whehe….
    masih remang2(?) karna bacanya dari part 3,tp gapapa deh. Pertama kali baca part 6 udah suka sama bikin penasaran jd ngejer dr part awal2 dh,beruntung saya nyasar kesini…. hehe
    Keren thor (y)

  24. kyuu ksr bgt sama min..smp di tmpar.. kasian kn..
    untng ad wonnie.. bwa ajj plg wonie..g ush di blikin lg mnie x ke kyu

  25. kyuhyun pasti cemburu nih -___-

    “apa aku cantik?” -> kalo aku sih yes ngga tau deh siwon.. #plaaaak
    sungmin polos gimana gitu yaa.. ><

    kyuhyun jangan kasar" nanti sungmin beneran kabur dari mu looh…

  26. annyeong chingu, Elin imnida..
    aku reader bru

    kyu ksar bgt ya ma ming,? tpi aku krg ngerti soalnya ming tau” udh jd sex dollnya kyu.
    chingu bleh mnta pwnya gx? ke no 085315741089, soalnya email aku gak bsa kbuka. gomawo

  27. annyeong chingu, Elin imnida..
    aku reader bru

    kyu ksar bgt ya ma ming,?
    tpi aku krg ngerti soalnya ming tau” udh jd sex dollnya kyu.
    chingu bleh mnta pwnya gx? ke no 085315741089, soalnya email aku gak bsa kbuka. gomawo

  28. minie polos bgt,,,

    kyu tganya kau tmpar umin? umin brpaling k siwon tau rsa lho..

    annyeong aku reader bru blh mnta pw’a?

  29. hwaa…ksian bgt umin, psti skit bgt th kyu!
    ada bg Siwon,apakh bkaln jd org k 3?
    annyeong, aku reader bru bleh mnta pw’a?

  30. Aaahh aku baru nemuin fanfic ini, tapi masih bingung soalnya chap 1,2 nya di protect T.T aku kirim email ke author ya,tlng dibalas kak.trmksh:)

  31. Wah aku bingung thor kenapa Sungmin bisa jadi pemuas nafsu Kyuhyun, abis chap 1 & 2nya diproteksi sih. Boleh dong aku minta pwnya hehe ^^ Sepertinya Sungmin jatuh cinta sama Siwon, trus kayaknya Kyuhyun cemburu, apa mulai tumbuh cinta dihati Kyuhyun kkkk.

  32. Huwaa udah lama banget aku gak baca ff ini
    dan entah kenapa aku tiba2 kangen dan pingin baca ff ini lagii
    suka banget sama kyu yang cemburuan#haha
    tapi waktu itu aku minta pw buat chp 1 & 2 kok dikirim ya??padahal aku udah review looo
    tapi gak apa2 deh sekarang aku mau baca lagi plus minta pwnya kalo bisa

    terima kasihhh^ ^

  33. 언니, 안녕하요! Aku reader baru disiniii~~~ aku ga minta pw chap. 1 sama 2, karena aku masih dibawah umur u.u tapi bisa tolong jelasin kenapa min jadi sexdoll nya kyu disini???? Pleaseee~~~ >.<

  34. hadeuh.. kyu kok jahat bangett yak? gk usah pke nampar juga keleuuss.. kan kasyan uri mommy -,,- hadeuh.. knpa waktu ming dket ma siwon malah bkin nyesek ya? cz kn ming milik kyu,,jdinya boleh deket ma kyu dad ja?? -.- ahahaha #plak …sepertinya wonnnie mulai curiga :3 penasaran ma chapter berikutnya!! next ja deh😄

  35. numpang baca ya thor..
    tapi aku bacanya lgsg chap 3 karena gak tau pw chap 1 dan 2 TT

    Kyu kok kejam ya TT itu sungmin kok bisa jd sex doll sih?? huhu

    boleh minta pw chap 1 dan 2 ?? tapi aku blm coment sampe 10😦

  36. Halo eonni , aku readers baru , ff ini juga baru baca barusan ..

    Kyu jahaaaat😥 , #huweeeew .. jadi kecewa ama Kyu ..
    Pengen tau asal usul nya kenapa min oppa rela di perlakukan kaya gitu sama Kyu , tapi kaya nya chapter sblum nya berbau dewasa , jadi aku belum cukup umur buat bacanya ..😀

  37. anyeong,ak readers baru.
    numpang bca ffnya bleh ya thor?
    ak bca lngsng chap 3 pensarn gmna awl crtanya,bleh mnta pw chap 1 dan 2 nya?

  38. anyeong,ak readers baru.
    numpamg bca ffnya bleh ya.
    ak bca lngsung chap 3 dan bru comen dsini pensran gmna crta awlnya, bleh mnta pw chap 1 dan 2 nya ???

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s