My Special Angel | KyuMin | Chap 4 | GS | M | Romance, Hurt |

Special Angel

 

Genre : Romance , Drama , Hurt

 

Rate : T+

 

Pairing : KyuMin

 

Part : 4/?

 

Warning : Genderswitch , abal , geje .

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

“Ehem..,” deheman Siwon akhirnya terdengar, dan itu cukup membuat Sungmin tersentak selama beberapa detik. “Sudah merasa baikan?”

Kepala Sungmin mengangguk, lalu ia menyunggingkan senyum. “Gomabseubnida.

“Tentang Kyuhyun,” Siwon mulai membicarakan sesuatu. Sepertinya tentang Kyuhyun, Sungmin pikir lelaki itu akan mengangkat topik yang ia hindari. Kyuhyun.

“Ii—itu—”

“Kalian memiliki hubungan khusus?”

Tepat seperti apa yang telah Sungmin perkirakan. Lelaki itu benar-benar mengambil topik yang ia benci. “Tanyakan saja pada Kyuhyunssi,” Sungmin menjawab dengan nada rendah. Ia benar-benar tak sanggup membohongi Siwon, lelaki yang notabenya adalah orang baik di mata Sungmin.

“Kalian begitu mencurigakan,” sahut Siwon sembari merebahkan diri di sofa.

“Ss—sepertinya aku harus pergi. Aku harus berbelanja,” tubuh Sungmin bangkit dari duduknya, merunduk beberapa derajat untuk memberi salam. “Terimakasih cokelat panasnya!”

“Berbelanja? Perlu aku temani?”

“Eh?” pertanyaan itu begitu membuat seorang Lee Sungmin mati kaku. Kembali mendapatkan perlakuan yang tidak wajar, menurutnya. Sikap Siwon kepadanya benar-benar mencerminkan sikap seorang kekasih. Kekasih? Sungmin buru-buru menggelengkan kepalanya, merasa begitu bodoh karena pemikiran itu melesat ke otaknya. “Kau tidak keberatan?”

Siwon menggeleng, bibirnya kembali melukiskan sebuah senyuman manis. “Ayo!” Siwon menggiring tubuh Sungmin, menarik perempuan itu pergi.

OoOoO

Seiring berjalannya waktu, nampaknya dua orang itu semakin akrab dan mau membuka diri. Bercerita tentang sedikit kehidupan mereka, benda-benda kesukaan, hobi, dan apapun tentang diri mereka. Kehangatan yang lagi-lagi menyergap perasaan Sungmin membuat perempuan itu tak berhenti menyunggingkan senyum. Siwon yang sekali-kali tampak merangkul pundak Sungmin terlihat paling kikuk jika ia melakukannya. Sesungguhnya, ia tak pernah merasakan hal secanggung itu sebelumnya. Namun entah mengapa, sesuatu hal yang berbeda terjadi kepadanya ketika ia jalan berdua dengan Sungmin.

Sentuhan mereka hampir sama, pikir Siwon.

Mata kelinci itu terlihat sibuk memperhatikan wortel yang ada di ranjang etalase, sedetik setelah itu pandangannya beralih menatap papan kertas yang menancap tepat di atasnya—label harga. Sedangkan Siwon, lelaki itu malah sibuk memperhatikan wajah Sungmin yang terlihat serius.

“Ahh, Kyuhyunssi tidak menyukai sayuran,” Sungmin membuang pandangan, ganti menatap Siwon. “Kenapa?” tanyanya heran. Ia tahu Siwon memperhatikannya, karena hal itu Sungmin bertanya.

Siwon yang tertangkap basah memperhatikan Sungmin hanya menggaruk tengkuknya yang mulai menegang. Walau diam, sebenarnya otak Siwon tengah memikirkan sebuah alasan yang akan ia sampaikan kepada Sungmin. “Gwaenchanha,” jawabnya malu-malu.

“Aish,” Sungmin berdesis pelan kala jawaban yang tidak memuaskan itu terlontar. “Ayo pergi. Aku harus membeli daging,” Sungmin kembali melangkah. Menjauhi daerah etalase yang memajang sayuran dan pergi ke daerah penjualan daging. Ia berpamitan kepada Kyuhyun untuk membeli daging, karena itu ia harus pulang membawa daging.

“Hei, tunggu!” Siwon berlari kecil menghampiri Sungmin, meraih pundak perempuan itu.

“Maafkan aku, Wonnie,” ucap Sungmin dengan nada datar. Perempuan itu masih saja mendorong troli belanjaannya dengan langkah cepat. “Kyuhyunssi akan memarahiku jika aku pulang siang.”

“Lalu katakan saja jika kau pergi bersamaku,” Siwon mencoba memeri saran.

“Kau gila,” sambung Sungmin sarkatis. “Kyuhyunssi akan membunuhku. Dikira aku menggodamu,” Sungmin melontarkan alasannya yang cukup masuk akal—bagi dirinya sendiri. Mata Sungmin menari-nari mencari kotak daging kesukaan Kyuhyun. Pork dan meat. Setelah mengambil dua kotak daging yang ia cari, Sungmin langsung melesat menghampiri kasir.

“Benar-benar terburu-buru, yah?” tanya Siwon. Tangan lelaki itu bergerak membantu mengambil barang-barang Sungmin dan meletakkannya di meja kasir.

“Seperti itukah?” Sungmin meraba saku celana pendeknya. Matanya melotot kala telapak tangan itu tak menemukan dompet miliknya. Oh, bisa gawat jika ia lupa membawa dompet. Kartu kredit milik Kyuhyun ada di sana, jika ia tak membawa dompet lalu apa jadinya?

Melihat gelagat Sungmin yang menunjukkan bahwa ia meninggalkan dompet di rumah membuat Siwon harus bertindak. Lelaki itu mengambil dompet kulit yang selalu tersimpan baik di saku celananya, “Biar aku yang bayar!” ucapnya seraya menarik salah satu kartu kredit yang terselip di dompetnya.

“Eeh? Tt—tidak perlu,” Sungmin masih saja menolak. Jelas-jelas perempuan itu meninggalkan dompetnya di rumah, lalu mengapa menolak pertolongan Siwon?

“Sudahlah!” Siwon mengalihkan pandangannya. “Kau tidak membawa dompet, bukan?”

Sungmin merundukkan kepalanya dalam-dalam. Bibir terpaut karena rasa malu yang menjalar ke pikirannya. Bukannya ia bermaksud munafik atau istilah kerennya ‘sok jual mahal’, tapi ia benar-benar tak ingin disebut sebagai wanita yang suka meminta materi. Apa kata Siwon jika hal itu benar-benar terbesit di dalam otaknya?

“Ayo pergi! Aku akan mengantarmu pulang,” kata-kata Siwon membuat lamunan Sungmin buyar seketika. Tangan kanan lelaki tampan itu tampak menenteng tas belanjaan Sungmin, dan tangan kirinya menggenggam erat tangan Sungmin.

Sebuah semburat tipis terlukis di kedua pipi Sungmin kala genggaman telapak tangan Siwon semakin mengerat. Sungguh karena hal kecil itu, jantung Sungmin berdetak lebih cepat dari biasanya.

OoOoO

Lelaki bertubuh kurus itu duduk terdiam di sofa ruang tamunya. Pikiran dan otaknya benar-benar kacau. Satu kalimat yang Sungmin ucapkan sebelum perempuan itu pergi terus berputar, mengganggu suasana hati Kyuhyun. Ia tahu jika Sungmin pergi untuk menyembunyikan tangis yang Kyuhyun sebabkan sendiri.

“Ck,” Kyuhyun berdecak. Merutuki perasaannya sendiri. Bagaimana bisa ia sekacau ini karena perkataan Sungmin? Oke, Kyuhyun akui ia tertarik kepada Sungmin. Tertarik, dalam artian menyukai, mengagumi, dan juga mencintai. Mencintai?

Seorang Cho Kyuhyun mulai gila.

Itulah pernyataan yang sesuai untuk Kyuhyun. Ia menyukai Sungmin, slutynya sendiri. Memang ini terlalu cepat , bagaimanapun terlalu cepat untuk mengatakan bahwa perasaan aneh yang ia rasakan adalah cinta. Tapi, semuanya terbukti dengan sosok Sungmin yang selalu ada di pikirannya. Bahkan ketika ia bekerja sekalipun. Bayangan Sungmin tak pernah hilang dari benak Kyuhyun. Setiap waktu, setiap saat, dan di setiap tempat.

Namun, seharusnya Kyuhyun bisa tertawa bahagia karena telah memiliki Sungmin, bukan? Memiliki tubuh Sungmin seutuhnya. Bahkan ia bisa menyentuh Sungmin kapanpun ia mau. Walau sebenarnya kadang ia tak tega jika melihat setitik air mata meluncur dari kedua kelopak mata Sungmin. Sungmin menangis karena dirinya.

Ia sama sekali tak menyangka Sungmin akan terpesona kala ia melihat Siwon. Karena itu ia cemburu, dan kembali melampiaskan moodnya yang memburuk dengan kembali bercinta. Namun, pada akhirnya Sungmin menolaknya, bukan? Untuk yang pertama kalinya Sungmin berontak, bahkan menamparnya.

Apa karena Sungmin tertarik kepada Siwon, kemudian perempuan itu mulai menunjukkan protesnya?

Entahlah. Bahkan Kyuhyun tak mampu berpikir lebih dalam tentang hal itu. Ia tak ingin menduga hal-hal yang seperti itu. Ia takut jika nanti hal buruk itu akan terjadi. Oh tidak, tidak bisa seperti itu! Sungmin itu miliknya. Selamanya akan menjadi miliknya.

Tetapi, Kyuhyun masih terus saja bersikap munafik. Melakukan perbuatan kasar yang sekiranya membuat Sungmin bersedih. Lelaki macam apa itu? Tidak bisa dikatakan gentle sama sekali. Sebenarnya, ingin sekali Kyuhyun merubah sifatnya, menjadi sedikit lembut atau menjadi sosok lembut di hadapan Sungmin. Mampukah?

Cklek.

Suara pintu apartemen yang dibuka dengan gerakan halus itu membuat jiwa Kyuhyun kembali tertarik ke dalam raganya. Pandangan matanya mendapati Sungmin yang berdiri di ambang pintu, kemudian masuk dengan langkah pelan. Perempuan itu menggenggam kantung belanjaan, jadi ia benar-benar pergi ke supermarket?

“Kau sudah pulang,” Kyuhyun berkata dengan nada datar.

Sungmin mengangguk, ia menyeret kakinya menuju dapur dan meletakkan belanjaannya di atas meja. “Tuan ingin makan apa siang ini?”

Kyuhyun bangkit, berjalan menghampiri Sungmin. “Kau sendiri?”

“Aku?” Sungmin menolehkan kepala, menatap tampang tuannya yang terlihat sedikit lusuh. Terbesit rasa heran kala ia mendengar Kyuhyun melempar pertanyaan seperti itu. Tidak biasa, pikir Sungmin.

Tubuh Kyuhyun telah berdiri tepat di belakang tubuh Sungmin. Sedikit membuat tubuh perempuan muda itu merinding.  “Lee Sungmin,” bisik Kyuhyun lalu melingkarkan tangannya di pinggang Sungmin. Ia benamkan wajahnya di ceruk leher putih mulus itu. “Kau pergi kemana saja?”

“Bb—berbelanja,” jawab Sungmin tergagap.

“Sendiri?”

Sungmin sebenarnya ingin sekali bungkam untuk kali ini. Ia takut tuannya akan semakin marah jika ia mengatakan bahwa dirinya pergi dengan Siwon.

“Kenapa diam?”

Sungmin tersentak kaget, reflek kepalanya menggeleng. “Aa—aku pergi bersama Siwon.”

“Apa?” seketika itu pula Kyuhyun melepaskan pelukannya, memutar tubuh Sungmin agar berhadapan dengannya. Matanya mendelik karena rasa tidak percaya yang hinggap di benaknya. “Dengan Siwon?”

“Kk—kita tak sengaja bertemu,” ucap Sungmin lirih.

“Hah, kau benar-benar menggodanya?” satu pertanyaan pedas yang berhasil membuat dada Sungmin berdenyut sakit terlontar dari mulut Kyuhyun. Rasa marah yang berhasil mengendalikan emosi Kyuhyun membuatnya melupakan rencana untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

“Tt—tidak,” Sungmin mencoba menyangkal. “Tt—tuan, kumohon jangan salah paham!”

“….”

“Tuan,” tangan Sungmin terulur untuk memeluk tubuh kurus Kyuhyun. Mungkin karena mood Kyuhyun yang buruk, jadi lelaki itu mudah sekali marah. Oh, jika Sungmin tak ingin mendapat tuduhan tentang perasaannya, lebih baik ia cepat-cepat mengembalikan mood Kyuhyun. Dengan begitu lelaki itu akan melupakan perihal tentang dirinya yang tengah dekat dengan Siwon. “Apa tuan ingin sentuhanku?”

Kyuhyun mengalihkan pandangannya. Sluty di depannya ini mencoba merayu dengan menawarkan tubuhnya. “Merayu, heh?”

Kali ini kepala Sungmin mengangguk, “Aku akan mengusir moodmu yang buruk.”

“Kau baru mengenal Siwon selama beberapa hari, bukan?” Kyuhyun mencoba kembali bertanya. “Jangan katakan kau menyukainya.”

“Kumohon jangan mencampuri urusan hatiku, tuan.”

Telapak tangan Kyuhyun mencengkeram kuat bahu Sungmin, melepaskan pelukan yeoja mungil itu dan menatapnya tajam. “Kau sudah terikat denganku.”

Sungmin memutus pandangan matanya, “Benar,” ucapnya sembari melempar sebuah senyuman. “Tapi, aku tahu tuan akan membuangku setelah bosan dengan tubuhku.”

“Bagaimana jika aku menghamilimu?” lagi-lagi pertanyaan konyol terlontar dari Kyuhyun.

“Berhentilah berlaku seperti ini, tuan,” Sungmin menatap mata Kyuhyun dengan rabbit eyesnya, mencoba membujuk lelaki berambut cokelat itu. “Bukankah kita tak pernah memiliki perjanjian tentang perasaan satu sama lain?”

“Namun bagiku, itu sama saja. Semua yang ada padamu adalah milikku.”

“Tidak!” telapak tangan Sungmin mendorong dada jantan Kyuhyun. “Setiap orang berhak jatuh cinta!”

Satu pisau tajam serasa menghujam jantung Kyuhyun kala ia mendengar kata jatuh cinta terlontar dari mulut Sungmin. Jadi benar, perempuan itu menyukai Siwon. Love at firts sight?

Hening.. Dua orang itu lebih memilih bungkam dengan segalanya. Terlebih Kyuhyun, lelaki itulah yang merasa paling terkejut sekaligus tersakiti. Sakit hatikah? Benar, Kyuhyun sakit hati sebelum ia menyatakan cinta. Kyuhyun membuang pandangannya, menghembuskan nafas yang sarat akan kesedihan. Ia mulai mendudukkan dirinya di salah satu kursi makan.

“Temani aku minum arak, Ming,” ucap Kyuhyun seraya menyangga kepalanya. Merasa tak dihiraukan, lelaki itu mendongakkan kepalanya. Benar saja, ia lihat tubuh Sungmin yang masih membelakanginya. “Apa yang kau lakukan? Bawakan aku arak!”

Tubuh Sungmin akhirnya berbalik, “Tunggu sebentar, tuan,” ucapnya lalu melesat menuju almari khusus penyimpanan botol minuman beralkohol. Mengambil salah satu botol arak dari sana dan membawanya ke atas meja. Setelah itu ia berjalan menghampiri lemari pendingin, mengambil beberapa balok es dan meletakkan di sebuah mangkok yang cukup besar. Dengan gerakan gesit Sungmin meraih gelas khusus dan membawanya ke meja makan.

Sungmin meletakkan beberapa potong es ke dalam gelas arak untuk ia dan Kyuhyun, kemudian menuangkan cairan berwarna cokelat cerah itu.

Srek!

Hei, bahkan Sungmin belum sempat menyodorkan gelas itu ke Kyuhyun, namun lelaki itu langsung meneguk arak dari salah satu gelas.

“Tuangkan lagi,” perintah Kyuhyun.

“Tt—tuan?” sebenarnya Sungmin sedikit takut untuk kembali menuangkan arak ke gelas yang tengah Kyuhyun pegang. Ia takut jika nanti sang tuan akan lepas kendali.

“Lee Sungmin!”

Oh, lebih baik Sungmin cepat-cepat menuangkan arak ke dalam gelas itu!

OoOoO

“Tuan, anda mabuk,” ujar Sungmin sembari mengoyak bahu Kyuhyun lembut. Kepala lelaki itu telah tergelatak tak berdaya di atas meja. Kyuhyun baru meneguk beberapa gelas, namun ternyata lelaki itu telah mabuk berat. Sedari tadi lenguhan, desisan, dan gumaman Kyuhyun terdengar. Tidak jelas memang, tapi Sungmin tahu kalau sang tuan memanggil dirinya. “Tuan?”

“Ming,” Kyuhyun mengangkat kepalanya, menatap Sungmin dengan mata sipitnya. “Aku merasa aneh.”

“Tt—tuan?”

“Kau milikku, jangan dekati Siwon hyung lagi!” racaunya dengan suara yang cukup jelas.

“Lebih baik kita ke kamar,” Sungmin bangkit dari duduknya dan berjalan menghampiri tubuh Kyuhyun. Dengan susah payah perempuan itu mencoba mengangkat tubuh Kyuhyun.

“Ming,” panggil Kyuhyun lagi. Lelaki yang tengah berjalan dengan tuntunan Sungmin itu akan mulai bergumam kembali. “Apa aku bodoh?”

Sungmin terdiam. Ia menatap Kyuhyun yang masih merundukkan kepalanya, memastikan bahwa sang tuan benar-benar dalam kondisi mabuk. “Benar, kau sangat bodoh, Kyu,” jawab Sungmin dengan suara yang cukup lirih. Telapak tangan mungilnya memutar knop pintu kamar, membuka dan mulai menyeret tubuh lelaki itu mendekati ranjang.

“Mengapa bisa seperti itu, hm?”

“Kau selalu meniduriku dan memperlakukanku dengan kasar,” Sungmin menghempaskan tubuh majikannya di atas ranjang. Matanya membidik wajah layu Kyuhyun, kemudian melotot tajam ke arah mata Kyuhyun. “Aku tidak suka!”

“Apa kau benar-benar menyukai—Siwon hyung?” kali ini topik berubah. Kyuhyun menanyakan suatu hal yang membuat Sungmin merona malu.

“Tidak ada salahnya, bukan?” jawab Sungmin enteng. Iapun ikut merebahkan diri di samping tubuh Kyuhyun. “Kurasa memang seperti itu.”

“Eeeeung,” Kyuhyun berdengung. Nampaknya lelaki itu tak akan bergumam lagi. Sungmin menghela nafas lega. Untung saja lelaki ini tengah mabuk kala pertanyaan-pertanyaan bodoh itu terlontar. Jadi Sungmin tak perlu merasa sungkan atau takut untuk menjawabnya. Ia pikir, toh Kyuhyun tak akan mengerti.

Sungmin menarik selimut untuk menutupi tubuhnya. Kemudian ia membalik tubuhnya, memunggungi Kyuhyun.

Pandangan Sungmin meredup, ada sebuah rasa sakit yang menyesakkan dadanya. Ia menghela nafas, “Aku cukup menderita karenamu, Kyu,” ucap Sungmin tiba-tiba. Setetes bulir bening menetes dari salah satu sudut matanya, membasahi bantal yang ia pakai. “Aku ingin sekali membunuhmu dan melempar mayatmu ke jurang saat kau menyentuhku dengan kasar!”

Isakan Sungmin terdengar, “Dan saat kau menyuruhku menjauhi Siwon, rasanya aku ingin menampar pipimu!” Sungmin berucap di sela isakannya. “Aku tahu kau tak akan mampu menjagaku dan menikahiku. Tapi bisakah kau membiarkanku jatuh cinta?”

Hening. Jelas saja hening, lelaki dengan marga Cho itu terlihat terlelap dalam tidurnya. Namun, pada kenyataannya separuh kesadarannya masih berjalan. Ketika tengah mabuk, Kyuhyun memang tak mampu melakukan suatu hal. Namun saat ia mabuk, ia dapat berbicara, menanggapi, dan mendengar suara seseorang. Termasuk kali ini.

Sebuah kenyataan baru ia terima. Jadi selama ini Sungmin membencinya? Membencinya karena perbuatannya. Jelas sekali seperti itu. Siapa yang tidak membenci orang yang suka meniduri perempuan dengan kasar?

Kemudian, tentang cinta. Perihal perasaan Sungmin, Kyuhyun akhirnya dapat menyimpulkan bahwa perempuan itu tak pernah menaruh hati kepadanya. Bahkan, sepertinya Sungmin sangat berharap kepada Siwon. Padahal mereka belum genap seminggu bertemu, namun pada kenyataannya Sungmin merasa tertarik. Bahkan perempuan itu juga mengatakan bahwa ia jatuh cinta.

“Aku membencimu, Kyu!” isakan Sungmin semakin terdengar keras. “Aku membencimu!”

“Eeeenggh,” Kyuhyun melenguh panjang setelah gendang telinganya menangkap pernyataan Sungmin. Ingin sekali ia memeluk tubuh Sungmin, mendekap, dan menghibur hati perempuan tersebut. Tapi apa daya? Kyuhyun sulit untuk menggerakkan anggota badannya.

Sedangkan Sungmin yang mendengar lenguhan panjang dari Kyuhyun membelakkan mata. Iapun berbalik, matanya yang basah menatap wajah Kyuhyun, memastikan bahwa lelaki itu benar-benar tertidur. Entah mengapa ia merasa lenguhan itu terdengar seperti sebuah protes yang Kyuhyun layangkan untuknya. Protes?

Sungmin kembali membalik tubuhnya—memunggungi Kyuhyun.

Srek.. Sreek..

Tubuh Kyuhyun menggeliat pelan, gumaman kecilpun meluncur dari bibir Kyuhyun. Cukup membuat Sungmin bergidik. Ia takut jika Kyuhyun akan terbangun. “Miing,” racaunya dengan dengungan suara. Sedetik setelah itu suasana kembali hening.

Sreek.. sreek..

Tubuh Kyuhyun kembali menggeliat, setelah itu kembali diam.

“Tidurlah yang nyenyak, Kyu,” ucap Sungmin pada akhirnya.

Saranghae..,” lenguhan Kyuhyun yang terucap kali ini membuat Sungmin menolehkan kepalanya. Ia menyipitkan mata untuk memperhatikan wajah Kyuhyun. Lelaki itu baru saja mengatakan kata cinta, namun untuk siapa Sungmin tak tahu pasti. “Mianhae..”

TBC

Music : Hate U Love U (미워) by Super Junior

96 thoughts on “My Special Angel | KyuMin | Chap 4 | GS | M | Romance, Hurt |

  1. Yeyy…Kyu udh suka nih ma Minnie??? ^^
    Me: ngerlingin mata ke Kyu
    Kyu: *Melting*
    #plakkk *digamparUmin* -.-

  2. hmm. .
    ksian kyu.nya ..
    knpa y d stiap hub. kyumin siwon jd org k 3?
    daebak eon !!
    bole minta passwrd chp 1 n 2?
    gk ngrti jalan crta awlny soalny😄
    mian ngrepotin,
    gomawo *bow*

  3. Ciyeeeeee ceritanya udah mulai ada rasa suka nih kyu ke sungmin😀 asikkkkkk dong
    Mknya jngn kasar sama sungmin kyu, nnti sungmin d’ambil siwon loh
    Ayo kyu kejar n perjuangkan cinta mu itu hwaiting😉

  4. hmm
    aq inget
    ini ff yg dhapus sm ffn kan??

    aq prnah baca
    tp q cri lg Uϑªh gk ada

    Ɨƚʊ̈̇ђυ͡_Ɨƚʊ̈̇ђυ͡(-̩̩̩-)͡
    kasian umin

  5. Pernyataan cinta itu ” 사랑해” pasti untuk mu min.

    Kyu selama ini telah menyakiti umin, memperlakukan sungmin dengan kasar.

    Siwon hadir menjadi orang ke 3 diantara KyuMin

    Ahh,, aku jadi kepengen baca part 1 dan 2 nya

    PW,, PW,, PW,, nya chingu !!

  6. benar- benar menyakitkan mjadi seorang sungmin dprlakukn ksar dan tdk boleh jatuh cnta…
    Kyu bnar2 egois…
    Lau gx mau ming jatuh cnta sma siwon, kyu hrs nya jujur aj sma ming ttg prsaan na yg sbenar na….

  7. Kyu menyatakan cinta sama sungmin ??

    Ayo kyu kau harus memperbaiki hubunganmu dengan sungmin secepatnya jika kau tidak ingin kehilangannya🙂

  8. Hadoooooooh~ :O
    Mulai nih timbul konflik.
    Abang kuda selalu jja jadi orang ke3.
    Tapi kibum dimana memangnya?.o_O
    Kyu makanya jngan kasar” sama ming.

  9. tuhkan umin suka ama siwon?
    huft kasian si kyu, nyesek lhoo hiks
    umin pikirin perasaan kyu juga dong
    lagian kyu juga pahlawanmu walau ya gituu …
    wks

  10. Astaga, baru nemu ff ini. Aku gak ngerti karena gak dari awal. Hehe..
    Tapi entah kenapa seru banget!
    Kyu, buat Min mencintaimuuu!!

  11. och terxta kyu menc?ntai min yah? Sbnarx apa sich pekerjaan min dulu? Apakah PSK? Aq msi penasaran kibum kemana? Kibum tdk meninggal kan?

  12. berubah kyuuuu …. berubaaah
    jgn jd org tempramen lg..
    jangan galak lg..
    lembut ama min biar dia bs ngerasain cinta mu..

  13. kyu gamau mengakui persaannya secara gamblang sih ke ming.. kasian malah sama kyu… hyaaaa jangan sampe ming sama siwon… jangannnnn

  14. gak dimana gak dimana . kyuhyun emang eggoooiiisss >.< !!!
    ohhokksss tapi suka banget sama sifatnyaaa .. di balik sifat egoisnya dia itu pasangan yang romantiss :3❤
    lanjuuttt xDD

  15. “Nado kyu” #plak
    Aku jd makin penasaran ceritanya seru bikin yg baca ikut deg2n apa lagi wkt kyu blg saranghae…. next chap

  16. Ming nya suka Siwon ? Tidak bisa Ming itu milik Kyu & begitu sebaliknya haha.. Kyu disini pemarah ya ? Gak kebaca alurnya jd bikin penasaran..

  17. What ternyata bener umin jatuh cinta ke siwon , hahhhh -_- ..
    Aihh kyu cemburu. Ama siwon

    Makanya jangan kasar kyu sama ming ,, jadi ming g2 kan huhh

    Kyu jatuh cinta ke ming , akhirnya ,😀

  18. Hadeuh..kyu cemburu.a tingkat dewa.. Hihi, min cinta pandangan pertama sm siwon. Kyu itu terlalu jaim buat ngungkapin perasaan dia.. -,-

  19. lagi” siwon jdi yg ketiga.. kyu mulai suka sma ming..tpi mingnya mlah suka siwon..kasian kyu… thor aku boleh minta PW nya gk.. aku dah bnyak comment ff mu yg lain nya tpi blm dikasih jga Pw.. boleh aku minta pw nya thor🙂

  20. Kau sudah ‘memiliki’ ming kyu, jika kau mencintainya raih hatinya, jgn kau perlakukan ksar dong, see ?ming benci drimu dan Ming suka kan sma siwon ?
    Kibum ? Siapanya siwon ? Pcrnya ? Kok sentuhannya sama ? O.o
    semangat kyu Appa😀 buat ming suka sma kmu

  21. huaaaa tuhkan kyu, jahat sih sama ming jadi ming sukanya sama siwon kan.
    ming itu kyu lagi mabok ngigonya jujur loh, percaya ya kalo kyu emang cinta sama ming.
    ming maafin kyuhyun.
    kyu berubah makanya, biar mingnya luluh
    haduh geregetan sama kyu, gengsinya tinggi banget.

  22. Wah ternyata kyu bener jatuh hati ama ming, pantas aja ia suka marah2 kalo liat ming deket ama siwon. Tp ming nya suka ama siwon….wah gimana nih. Kyu sih terlalu kasar ama ming. Ayo kyu berubahlah sikap mu terhadap ming jika kau ingin ambil hati ming. Fighting kyu…..

  23. iya kyuhyun jahat banget ma sungmin, tp kyuhyun udah mulai suka ma sungmin sekarang. kpn kyuhyun mulai berhenti berbuat kasar ma sungmin???

  24. aigoooo sungmin jatuh cinta sama siwon, kyuhyunah berhentilah berbuat kasar kepada sungmin, agar kamu mendapatkan cinta sungmin

  25. Ciyeee akhirnya Kyu menyadari perasaannya ke Sungmin. Tapi ternyata Sungmin malah benci sama Kyu. Makin seru ceritanya, lanjutkan author cantik ^^

  26. Ihh dasar kyu kapan sih mau jujur kalo dia itu suka sama ming
    gak perlu acara cemburu2an
    ya meskipun memang ming sukanya sama siwon sih
    itu sih salahnya kyu juga yang kasar sama ming sampai ming gak suka
    haah~bener2 deh kyuuuuu

    wahh setelah aku cari2 reviewku yang dulu di chp ini kok gak ada
    kemana?? Wuahh jelas2 aku kemarin review loo.apa mungkin gak masuk yaaa
    Miane karena minta pw tapi komen ku gak masuk

  27. Saranghae?? Bagus , itu pernyataan cinta ..😀
    Ayo Kyu buat min jatuh pada pesona mu , jangan sama siwon oppa ,, #gakrelaaa😥 jangan biarkan ming terlalu dalam menyimpan perasaan sama siwon oppa .. ayo Kyu aku tau kamu bisa .. Berubahlah demi ming Kyu ..
    Hwaiting (y)

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s