Honestly | KyuMin | Yaoi | T+ | Romance, Drama | OneShoot

Honestly

 

Genre : Romance , Drama

 

Rate : T

 

pairing : KyuMin , HaeHyuk , and etc

 

Part : ONE SHOOT

 

Warning : YAOI, Boy X Boy, geje .

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Cerita ini adalah bentuk song fic bertema cinta yang tak mengenal lelah. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

Sungmin terlihat murung kala pandangan matanya mendapati sosok perempuan cantik masuk ke dalam waiting room Super Show Sanghai mereka. Dia tahu benar siapa sosok wanita itu. Wanita dengan tampang manis nan imut itu tersenyum kala semua member tersenyum menyambut kedatangannya. Dan, suara bass yang paling berkenaan dengan kedatangan yeoja itu mulai menginterupsi. Sungmin lihat wajah lelah Kyuhyun terlihat bersemangat lagi kala menemukan sosok perempuan cantik itu.

 

Sungmin tersenyum miris. Lebih baik ia diam di tempat, atau pergi ke tempat yang lebih baik. Kamar mandi, mungkin? Yang penting ia tak ingin melihat dua orang yang berhasil membuat suasana hatinya memburuk. Perlahan Sungmin bangkit dari duduknya, kemudian berjalan menjauh dari sofa yang ia duduki dengan Kyuhyun.

 

“Mau kemana, hyung?” tiba-tiba Kyuhyun meraih tangannya, mencengkeram erat. Nampaknya lelaki dengan julukan Evil Magnae itu tak rela jika sosok Sungmin pergi dari sisinya. Seperti itukah?

 

Sebuah senyuman terlukis di kedua belah bibir plump Sungmin, matanya yang sayu mulai menatap wajah Kyuhyun. “Aku mau kemana, terserahku. Apa pedulimu, hm?”

 

Seketika itu pula Sungmin menarik lengannya, berjalan menjauh dari tubuh Kyuhyun yang membeku karena ucapannya. Ia tak peduli dengan apa yang Kyuhyun rasakan kali ini. Sungmin hanya lebih peduli pada perasaannya yang nyeri. Ia menghela nafas berat kala tubuhnya bersandar di depan pintu waiting room Super Junior. Begitu mengutuk kebodohan Kyuhyun yang tak pernah tahu perasaan brengsek yang ia rasakan kepadanya.

 

“Bodoh, dia normal,” gumamnya lirih, kakinya mulai melangkah menjauh dari ambang pintu.

 

“Sungmin hyung!” suara seorang lelaki sukses membuat Sungmin menghentikan langkahnya. Ia tahu siapa yang mencoba mengejarnya. Pasti Lee Hyukjae, dancing machine di grup mereka. Sungmin membalikkan badannya, mencoba melempar senyum kala mata kelincinya menatap Hyukjae.

 

“Ada apa, Hyuk?” tanyanya dengan nada suara yang terkesan tenang. Memang lelaki itu begitu pintar menyembunyikan perasaan hatinya.

 

“Aku benci jika wanita China itu ada di sana,” jawab lelaki dengan deretan gusi sexy itu. Perlahan dua orang top itu berjalan beriringan, menuju tangga yang akan membawa mereka ke panggung Super Show yang mereka kuasai tadi. “Kau tidak cemburu, hyung?”

 

Setidaknya Sungmin tak tersentak saat Hyukjae memberinya pertanyaan seperti itu. Hyukjae tahu segala tentang dirinya, termasuk tentang perasaannya kepada Kyuhyun. Lelaki mungil nan imut itu pernah mencurahkan isi hatinya kepada Hyukjae, dan sampai sekarang Hyukjae tetap menyimpannya dengan baik.

 

Sungmin mengendikkan bahu, mata kelincinya menatap lurus menerobos bangku-bangku kosong yang menjadi kursi ELF. “Entahlah. Kau pasti juga tahu.”

 

“Aku tak akan mengatakan perasaanmu itu salah, hyung,” Hyukjae berucap sembari menatap wajah sendu Sungmin lekat-lekat. “Tapi aku menyalahkanmu karena kau masih terus berharap pada magnae tengik itu.”

 

“Aku tidak berharap,” sangkal Sungmin, kali ini ia mengalihkan pandangannya—menatap wajah Hyukjae. “Aku hanya tidak tahu kapan perasaan ini akan berakhir dan menghilang.”

 

“Cobalah membuang pemikiran seperti itu, hyung!” Hyukjae meninggikan nada suaranya. “Jika kau terus berpikiran seperti itu, niscaya kau akan semakin menyukai dan mencintainya!”

 

Hyukjae menghela nafas selama beberapa detik, kemudian menghembuskannya perlahan. “Lebih baik kau berpacaran saja dengan Hyorinssi!”

 

Mata Sungmin membulat, “Dia bukan tipeku!”

 

“Kalian terlihat serasi berdua!” Hyukjae menambahkan.

 

“Aku hanya bertindak profesional saat itu. Setelah kontrak itu habis, aku memutuskan hubungan dengannya,” Sungmin memberi penjelasan dengan nada datar. “Tapi tidak untuk Kyuhyun. Lelaki itu tetap saja berhubungan dengan wanita China itu setelah kontrak kerja mereka habis.”

 

Sungmin mendesau pelan, menelan salivanya bersamaan dengan rasa sakit yang mengecap lidah. “Jelas-jelas Kyuhyun menyukai gadis itu.”

 

“Terserah kau saja, hyung,” sahut Hyukjae sembari menggenggam tangannya sendiri. “Lebih baik kita kembali.”

 

OoOoO

 

“Teuki hyung, aku ingin tidur bersama Hyukjae malam ini,” Sungmin menginterupsi perkataan Leeteuk yang tengah sibuk membagi kamar. Jelas saja perkataan lelaki dengan mata rubah itu membuat para member membulatkan mata tak percaya. Apalagi lelaki dengan rambut ikal berwarna coklat tua itu. Kelihatannya ialah yang paling shock diantara semuanya.

 

“Kau tak ingin sekamar denganku, hyung?” Kyuhyun bertanya dengan memberi tatapan menginterogasi.

 

“Tidak bisa, hyung! Aku tetap akan tidur dengan Hyukkie!” namja tampan bernama Donghae melontarkan protesnya.

 

Leeteuk, satu-satunya orang yang berhak menentukan keputusan ini memandang Sungmin. “Kau lihat, dua orang menolak keputusanmu. Maafkan aku, Ming..”

 

Kepala Sungmin mengangguk untuk memberi jawaban. Lelaki itu menggenggam erat lock card kamar hotelnya—dengan Kyuhyun. Ia berjalan dengan langkah pelan ke kamar yang tak jauh dari tempat mereka berkumpul tadi. Kyuhyun yang melihat gelagat aneh dari Sungmin perlahan melangkah, mendekati Sungmin.

 

“Kau itu kenapa sih, hyung?” tanya Kyuhyun dengan nada mengejek.

 

Gwaenchanha,” jawab Sungmin kemudian mendorong pintu kamar hotel mereka.

 

“Eh, hanya ada satu ranjang king size, yah?” Kyuhyun bergumam kecil lalu mulai meletakkan tas ransel yang ia bawa.

 

Sungmin mendongak, mencari kebenaran akan kata-kata Kyuhyun. Ia melengos kecewa kala pandangannya hanya mendapati satu ranjang berukuran king size di sana. Oh, tidak mungkin ia tidur dengan memeluk tubuh Kyuhyun malam ini. Ia tak ingin melakukan hal itu lagi.

 

“Tenang saja. Aku akan tidur di sofa,” Sungmin memecah keheningan yang tercipta diantara mereka. Telak saja pernyataan Sungmin membuat lelaki yang sibuk mencari piyama tidurnya itu menoleh.

 

“Kau sakit, hyung?” Kyuhyun mulai berjalan menghampiri Sungmin.

 

“Tidak,” jawab Sungmin singkat. Tangannya mengobrak-abrik koper pinknya, mengambil piyama dengan motif kelinci dengan cepat. Ia ingin cepat-cepat pergi ke kamar mandi dan menangis. Hatinya yang terasa perih rasanya membuat kelopak matanya basah.

 

“Kau tidak seperti biasanya,” tiba-tiba telapak tangan Kyuhyun menyentuh pipi Sungmin, menelangkup pipi chubby itu dan meremasnya. Rupa-rupanya lelaki itu ingin mengunci tatapan mata Sungmin. “Tatap aku, hyung!”

 

Sungmin melirikkan kedua bola matanya ke kanan, “Aku lelah, Kyu. Besok saja bicaranya.”

 

“Tidak, aku ingin sekarang!” lelaki berwajah tampan itu tetap bersikeras.

 

“Kau ingin memaksaku mendengarkan ceritamu dengan wanita China itu lagi?”

 

“Apa?”

 

“Cukup, Kyu!” Sungmin menghempaskan telapak tangan Kyuhyun yang mencengkeram pipinya. “Jujur saja aku tidak suka!”

 

“Hh—hyung?”

 

Mianhae,” secepat kilat Sungmin berjalan menuju kamar mandi. Membanting pintu kayu dengan ukiran klasik itu ketika ia telah berada di ruangan yang terpisah dengan Kyuhyun. Air matanya meluncur tak terhindarkan, menghujam lantai kamar mandi yang dingin. Ia meraba dadanya yang kian berdenyut sakit, meremasnya untuk meminimalisir rasa sakit yang ia rasakan.

 

Lebih baik ia mandi di bawah guyuran shower agar isakannya teredam. Bisa gawat jika Kyuhyun menanyainya macam-macam nanti. Sungmin memulai acara ritual mandinya. Isakan yang terdengar memantul dinding kamar mandi terdengar gamang. Namun bersyukurlah karena suara air shower yang berisik saat ini. Jadi kemungkinan besar, tak ada seorangpun yang bisa mendengarnya selain Sungmin seorang.

 

Hyung? Kau lama sekali?”

 

Sebuah ketukan halus terdengar dua kali, setelah itu suara bass Kyuhyun yang terdengar. Lelaki itu mulai mengambil handuk, menyeka air yang menghujani tubuhnya. Dengan gerakan cepat Sungmin memakai piyamanya, ia tak mau mendengar Kyuhyun berteriak memanggil namanya.

 

“Minnie hyung—”

 

Cklek. Kyuhyun urung mengucapkan kata yang akan ia ucapkan setelah tahu pintu kamar mandi terbuka. Sosok Sungmin yang telah menggunakan piyama berwarna pink gelap keluar dari sana, meninggalkan harum vanilla yang maskulin.

 

Hyung, tunggu sebentar,” lagi-lagi Kyuhyun menahan tangan Sungmin.

 

“Ada apa? Cepat mandi, ini sudah terlalu malam!”

 

“Aku malas mandi,” jawab Kyuhyun cuek.

 

“Ck, terserah kau saja,” Sungmin berdecak kemudian berjalan menghampiri sofa.

 

Rasa kecewa yang begitu besar menyeruak ke dalam hati Kyuhyun, membuat dadanya serasa dihujam oleh ribuan pisau tajam setelah ia mendapat respon Sungmin. Lelaki itu memberikan kesan yang buruk, terkesan tidak peduli lagi terhadap dirinya. Tak dapat dipungkiri bahwa namja bermarga Cho itu hanya mampu protes dalam diam.

 

“Kau marah padaku, hyung?”

 

“Untuk apa?” Sungmin mulai merebahkan dirinya di sofa.

 

Kyuhyun merundukkan kepalanya kala ia kembali mendapat nada dingin dari Sungmin. Sungguh hal itu membuat nafasnya tercekat.

 

“Oiyah, Kyu,” satu panggilan dari Sungmin terdengar tiba-tiba. Membuat tubuh lelaki itu kembali menegak sempurna. Setitik rasa lega tersurat di hati kecilnya, berharap lelaki dengan wajah manis yang sangat ia kagumi itu mengatakan hal yang membuat perasaannya membaik. “Aku tidak ingin berbicara tentang ‘istri’mu itu, Kyu. Jadi jangan mengajakku bicara tentang hal itu.”

 

Mata Kyuhyun mendelik tak percaya, “Kau marah karena itu?”

 

Sungmin tidak menjawab, hening. Lelaki itu memilih pura-pura tidur daripada menanggapi pertanyaan Kyuhyun. Jika ia menjawab iya atau tidak, bisa-bisa Kyuhyun menuntut jawaban lebih yang membuatnya rumit.

 

“Kau cemburu?”

 

Demi apapun yang ada di dunia ini, Sungmin begitu terkejut dengan pertanyaan yang tiba-tiba Kyuhyun lontarkan untuknya. Sampai-sampai bahunya bergetar selama sedetik-dua detik setelah mendengar pertanyaan Kyuhyun.

 

“Kau menyukaiku. Benar ‘kan, hyung?”

 

Sungmin mencengkeram kuat jemari tangannya sendiri. Tak berani berbalik untuk menatap wajah Kyuhyun. Oh, ia sungguh tak sanggup ditolak sekarang ini. Ia tak sanggup menerima ungkapan benci dari Kyuhyun atas perasaannya. Ia menahan deru nafasnya yang kian memburu kala gendang telinganya sayup-sayup mendengar langkah kaki mendekat. Matanya terpejam rapat, menyuratkan ketakutan yang amat sangat.

 

Sungmin merasakan hawa panas berada tepat di samping tubuhnya. “Aku sudah tahu semuanya, hyung,” bisikan Kyuhyun terdengar nyaring. Melihat reaksi Sungmin yang masih diam, bergeming dari perkataannya membuat Kyuhyun menaikkan alisnya bingung. Kenapa lelaki itu tak merespon? Kyuhyun mulai merundukkan tubuhnya, kemudian mendekatkan bibirnya di telinga Sungmin, “Bagaimana jika aku juga menyukaimu?”

 

Mata Sungmin terbuka lebar saat gendang telinganya mendengar penuturan yang menembus gendang telinganya. Ia tahu jika Kyuhyun berbisik tepat ditelinganya, karena itu Sungmin tak berniat menolehkan kepala.

 

“Omong kosong,” jawab Sungmin dengan nada datar.

 

“Kau yang omong kosong, hyung!”

 

Kali ini Sungmin menangkap manik mata Kyuhyun yang menatapnya tajam. Memberi tatapan kejam untuk menyalurkan rasa sakitnya. “Jaga bicaramu, magnae!”

 

“Kenapa? Kau tak percaya padaku?”

 

“Kau bahkan mengundang perempuan itu ke Super Show kita. Setelah itu kau mengajakku melakukan fan servis. Tidak seperti biasanya, memang,” penjelasan Sungmin terhenti kala lelaki itu merasakan tenggorokannya yang tercekat. “Setelah kau melakukan hal itu—” kata-kata itu terpotong karena bulir bening tanda kesedihan meluncur dari salah satu sudut mata Sungmin. Membuatnya tak mampu lagi berkata dan berucap.

 

Kyuhyun yang tahu Sungmin menangis membelakkan matanya, “Jangan salah paham, hyung!”

 

“Salah paham—apanya?”

 

“Aku mengundangnya karena ada suatu alasan.”

 

“Karena kau menyukai dan mengharapkannya,” tangan Sungmin mendorong bahu Kyuhyun ke belakang, membuat lelaki itu jatuh terjungkal.

 

“Tidak!” Kyuhyun berteriak memecah aura kesedihan yang kian membunuh atmosfir kamar hotel mereka. “Kumohon jangan salah paham!”

 

“…”

 

“Aku mengundangnya ke acara Show kita, untuk menunjukkan kedekatanku denganmu,” ucap Kyuhyun lirih. “Akupun juga ingin dia berhenti berharap padaku. Karena itu aku melakukan banyak fans servis denganmu tadi!”

 

Sungmin menghentikan isak tangisnya, mata kelincinya melirik wajah Kyuhyun yang memerah. Begitu tak percaya dengan apa yang baru Kyuhyun katakan tadi, membuatnya hanya mampu mengerjap-ngerjapkan matanya bingung. “Aa—apa maksudmu?”

 

“Aish!” Kyuhyun berdecak sebal sembari menggaruk belakang kepalanya. Matanya kembali mengintip ke arah Sungmin, pasti wajahnya telah memerah. Tanpa sadar ia mengucapkan hal yang menunjukkan bahwa iapun menyukai Sungmin. Oh, betapa malunya ia.

 

“Kk—kau tidak menyukainya?” pertanyaan Sungmin membuat Kyuhyun kembali menatap wajah imut itu.

 

Kyuhyun menggeleng mantap, “Tidak! Tidak pernah sekalipun!”

 

Sungmin masih diam bergeming, menanti apa yang akan Kyuhyun katakan selanjutnya. Ia sedikit was-was melihat reaksi Kyuhyun yang terkesan ling-lung seperti orang bingung. Oh, dia takut jika Kyuhyun mengatakan bahwa fan servis yang mereka lakukan tadi hanya aksi panggung semata.

 

“Aa—aku,” Kyuhyun memutus perkataannya. Sungguh membuat Lee Sungmin semakin penasaran. Kyuhyun terlihat melirikkan matanya ke segala penjuru ruangan, menghindari kontak mata dengan Sungmin di detik ini. “Eung..,” Kyuhyun mendengung pelan, sedetik kemudian ia berkata, “Menyukaimu.”

 

Demi Tuhan rasanya Sungmin begitu melayang kala Kyuhyun mengatakan hal itu. “Menyukaiku?”

 

“Kukira hyung akan mengerti perasaanku jika aku melakukan rencana tadi,” sungut Kyuhyun.

 

“Rencana?” Sungmin mengulang kata-kata Kyuhyun yang ia rasa menggantung.

 

“Sudahlah, hyung! Jadi sekarang kita pacaran?”

 

“Tt—tapi sejak kapan kau menyukaiku?”

 

Kyuhyun mengeram, “Sejak kita melakukan mini drama itu, hyung!”

 

Sungmin terdiam. Mini drama. Oh, Sungmin ingat. Memang di salah satu episode, Kyuhyun dan Sungmin berperan menjadi sepasang kekasih. Hei, itu telah lama sekali. Waktu itu, Sungmin yakin bahwa ia belum menyukai atau mengagumi sosok Kyuhyun.

 

“Kau juga menyukaiku ‘kan, hyung?” suara bass Kyuhyun terdengar bagai suara halilintar yang memecah dunia lamunan Sungmin. Membuat lelaki bergigi kelinci itu merona.

 

“Hyukjae mengatakan sesuatu padamu?”

 

Kyuhyun menggelengkan kepala, “Aku menguntitmu tadi.”

 

“Eh?”

 

“Sebenarnya aku tak berniat mengungkapkan perasaanku sekarang walau aku tadi mengetahui perasaanmu, hyung,” Kyuhyun mulai bangkit dan melangkah mendekat ke sofa yang Sungmin duduki. Dengan gerakan lambat lelaki itu mulai mendudukkan dirinya di samping tubuh Sungmin, “Hah, sungguh tidak romantis.”

 

Kyuhyun melanjutkan, “Rencananya aku ingin langsung melamarmu, hyung.”

 

Mata Sungmin lagi-lagi terbelalak kaget karena ucapan Kyuhyun. Apa magnae di grupnya ini membuat lelucon? “Tidak lucu!” ucap Sungmin seraya memukul dada jantan Kyuhyun.

 

“Aku serius!” tiba-tiba Kyuhyun mencengkeram erat bahu Sungmin, membuat mereka saling berpandangan. “Kita pacaran mulai sekarang, hm?”

 

“Kk—Kyunnie?”

 

“Percayalah padaku, hyung,” Kyuhyun mencoba meyakinkan kembali. perlahan lelaki dengan rambut coklat pekat itu menutup matanya, mendekatkan wajahnya dengan wajah Sungmin. Lelaki itu bergerak untuk mencuri kecupan dari bibir Sungmin.

 

Sungmin yang mulai terbawa suasana mulai menutup matanya, menunggu untuk menerima ciuman yang akan Kyuhyun berikan. Dengan hati berdebar-debar, Sungmin mencoba mengintip wajah Kyuhyun. Omo!

 

Chu!

 

Bahkan Sungmin tak sanggup meladeni keterkejutannya karena menatap wajah Kyuhyun yang sedekat itu dengan wajahnya. Ciuman yang Kyuhyun berikan benar-benar membuatnya mati kaku. Jadi begini rasanya berciuman dengan Kyuhyun. Jadi begini rasa dari bibir tebal Kyuhyun. Rasanya begitu—ah, Sungmin sendiri sulit untuk mendeskripsikannya.

 

Sedetik kemudian, Sungmin merasa Kyuhyun mulai melumat bibirnya. Dan dengan lancangnya lelaki itu menggigit bibir bawahnya, membuat Sungmin terkejut dan reflek membuka mulut. Oh, jika saja Sungmin tahu apa yang akan dilakukan Kyuhyun ketika Sungmin membuka mulut. Lelaki itu ingin mendominasi ciuman mereka!

 

“Eeemph! Eemmph!” sudah lama Sungmint tak berciuman secara intim seperti ini. Karena itu, sebentar saja ia telah merasa kehabisan nafas. Sesuatu yang meledak-ledak dalam dadanya membuat nafas Sungmin terasa terkuras begitu saja. Tangan Sungmin yang bebas mulai mendorong dan memukul dada Kyuhyun, membuat lelaki itu jengah dan akhirnya melepas ciuman mereka. “Hah! Haah!”

 

Kyuhyun yang mendapati wajah Sungmin merah merona karena perbuatannya sontak membulatkan mata. Begitu mengagumi sosok kekasih barunya. “Kau manis,” pujinya. “Aku mencintaimu.”

 

OoOoO

 

Sungmin berjalan tertatih-tatih menuju restoran yang akan mereka kunjungi untuk sarapan bersama dengan para member. Salahkan saja pada Kyuhyun yang berani menyentuh Sungmin kemarin malam. Hanya dengan tiga ronde saja, rasanya Sungmin tak sanggup lagi berjalan. Lelaki itu telah melontarkan beribu protes dan keluhan, namun tetap saja hal itu hanya ditanggapi angin lalu oleh Kyuhyun.

 

“Halo, hyungdeul!” sapa Kyuhyun dengan suara ceria kala ia mendapati sosok para hyungdeulnya telah duduk melingkari salah satu meja.

 

“Sungmin hyung kenapa?” Hyukjae bertanya kala Kyuhyun mencoba menuntun Sungmin untuk duduk di kursi.

 

“Tidak apa-apa,” jawab Kyuhyun singkat. “Jangan banyak bergerak, jagi.”

 

Walau Kyuhyun mengucapkan kata-kata terakhirnya dengan suara yang cukup kecil, tapi tetap saja Hyukjae masih mampu mendengarnya. Membuat lelaki berjuluk Anchovy itu membulatkan matanya. “JAGI?” teriaknya gempar.

 

Sungmin mendongakkan kepala menatap Hyukjae, kemudian mulai menatap wajah para member yang menatap dirinya dan Kyuhyun secara bergantian. Sebuah rona merah tipis terlukis di pipi chubbynya, “Kami telah berpacaran,” ucapnya malu-malu.

 

“Bb—bagaimana bisa?” Leeteuk bertanya dengan nada menuntut.

 

“Rahasia,” Kyuhyun terkikik kecil. Namun sedetik kemudian ia mengalihkan pandangannya. “Kau, Siwon hyung, Donghae hyung! Jangan sekali-sekali melakukan fan service dengan SungminKU!” ucap Kyuhyun lantang sembari menunjuk-nunjuk wajah Donghae dan Siwon.

 

“Kyu, malu!” protes Sungmin terdengar.

 

“Dan kau, Lee Hyuk Jae! Jangan suka memeluk SungminKU sembarangan!”

 

“Ya, magnae!”

 

“Dia hanya milikku,” Kyuhyun mulai duduk di tempat duduknya. Ia mengalihkan pandangannya kearah Sungmin yang tengah merundukkan kepalanya. Sedetik kemudian tangannya bergerak mengangkat dagu Sungmin. “Hanya aku yang boleh menyentuhnya.”

 

Chu~

 

Mata para member Super Junior itu terbelalak melihat apa yang Kyuhyun lakukan. Mencium bibir Sungmin di depan umum!

 

“Tutupi mereka! Tutupi mereka!” sang leader, Leeteuk, berteriak panik. Menyuruh para dongsaengnya untuk menutupi tubuh Kyuhyun dan Sungmin agar terhindar dari bidikan kamera netizen.

 

“Dasar magnae!”

 

Kyuhyun tidak peduli. Yang ia pedulikan sekarang adalah bibir Sungmin, dan diri Sungmin tentu saja. Biarkan saja para hyungnya kerepotan karena ulah mereka, yang penting ia tetap bisa merasa bahagia karena ini. Diam-diam Kyuhyun tersenyum dalam hati, sedikit menyelipkan terimakasih kepada para hyungnya.

 

Semenit setelah itu, Kyuhyun menarik kepalanya, menatap wajah Sungmin yang memerah karena malu. “Saranghae, Lee Sungmin.”

 

Nado,” jawab Sungmin lembut. “Nado saranghae, Cho Kyuhyun.”

 

END

 

Nih ff kilaaaat.. bener deh, buatnya enggak ada beberapa jam karena saat itu author lagi galau. Ini adalah ff yang sebenernya curahan hati author sendiri karena masalah kyuhyun sama pasangan WGMnya itu. perasaan si sungmin di awal adalah perasaan author yang murni patah hati dan sakit hati karena sifat kyuhyun. hohohoho😄

 

Maaf karena endingnya kurang memuaskan. Aku berpikir untuk cepat cepat mengakhiri semuanya karena jam telah menunjukkan pukul 12 malam. Aku harus cepat cepat pergi tidur setelah ini. maklumi typo(s) karena ff ini hanya melewati satu kali proses editing.. hehehe.. ff ini kupersembahkan pada readers yang kangen #plak sama ffku..

 

Yang terakhir author mau bilang, kasih author REVIEW yah.. ini adalah hasil kerja keras author lhoo.. please, kasih review setelah kalian baca ff ini. ff ini penuh perjuangan sampe author rela tidur malem buat mengetiknya… dan satu lagi, doain besok senin author sukses UNAS yah!! GBU ALL!

 

follow twit author JiYoo861015 kalo ada yang mau tanya.. mention for follback. Ehehe😄

 

-EvilHan-

59 thoughts on “Honestly | KyuMin | Yaoi | T+ | Romance, Drama | OneShoot

  1. Lohaaaa~ ^^
    Baca ff kamu yg ini aku jdi inget pas si nenek lampir itu ngeshare foto berdua ama Kyu di weibonya..
    Ish, aku kesel sekesel2nya.. #emosi
    Eeeh maaf jdi curhat.. Hehe

    Ampun si Kyu baru jadian udh begituan ama Ming.. Ckck
    Magnae magnae.. Hoho

  2. Sudah baca di ffn satu kali, bgt mau baca lagi udah ga ada. Jiyoo yg biasa, manis. Pertama2 emang kesannya berat, tp lama2 jg kyk cinta monyet gt *hahaha*. Cara Kyu nunjukin cintanya kayak abg labil *plak* tp itu poin menariknya. Soalnya di awal bs bikin orng mrs hurt n di akhir jd lucu. Yg jelas mrk ababil semua *buagh*!

    Salam,

    Elle

  3. Yaaaa jadi inget waktu itu. Si tante china foto ama kyu-_-
    Suasana ff ini ndapet banget,kerasa deh dulu waktu jaman nya ss4 itu. Daebak~ kyu emang milik sungmin!!!

  4. Kyu mesum amat sih >.<
    malam itu bru jdian truss malam itu juga udh ngelakuin 'itu',
    3 ronde lagii kalo nggak salah O.o

  5. Waduh sungmin cemburuan bngt ya sama kyu

    Itu kyu mesum bngt ya bru aja jadian udah mnta jatah 3ronde kan kasian minnie sampe jlnya tertatih2 bgtu hehehehehe
    Evil magnae dasar ya buat leader n member lainya kalang kabut bgtu buat nutupin kyu n sungmin lagi ciuman wkwkwkwkwkwk
    Lagi ciuman d’tmpat umum dasar evil kyu

  6. Nyasarrr….
    Dan ga menyesallll….
    Udah pernah bacadi ffn.
    Tapi ga nyesel bisa baca lagi.
    Huahahaha….
    Okesiip nona author…

    Iya, awalnya aku juga mengira itu Victoria.
    WGM yg itu aq ga nonton. Hahaha….
    Syukur deh ga nonton… ;-P

    Oke, kapan2 aku bakal baca ff mu yg laen..
    Yup, thanx for shared….
    Neomu-neomu johaaa…..

  7. aaaaaa….
    suka suka suka
    hahahaha, untng dah ntu kyu ngikutin umin mpe dnger obrolannya hyukmin…
    hah, slah paham yg manis menurut q..
    sifat umin kya gtu bner2 nggemesin, dan kyu bner2 kga bsa lma2 d diemn ma bunny-a..
    wkwkwkwkwk….

    aq emng gk pernh nonton WGM-a ntu, cma aq jga gk suka ikh kyumin d pasangn bgitu.. cba klo WGM-a kyumin, aq psti bkaln suka bngt.. psti rating acra-a jd naek.. wkwkwkwk

    jiah si kyu, dia mah enak2n aje yee, bsa menyesapi bibr-a umin yg manis.. nah hyung2 yee d surh ribet gra2 kyu.. ckckckc, dsar magnae kurng asem..

    aaa, d tnggu ff kyumin yg laen.. smangat ne ^^

  8. Aihhhh…. Kyuhyun oppa, bisa aja😀
    Mau ngelamar sungmin oppa?! Omoooo.. Trus nanti sparkyu gmn?
    Hehehehehe…. Daebak eonni! Aku suka bgt ff-ff eonni, seru bgt! ^^
    Oiya, mian ya eonni. Aku udah sempet baca 1-2 ff disini, tp br comment sekarang🙂

  9. Cho Kyuhyun parah banget. >_<
    Umbar kemesraan di depan umum.
    Saya jga waktu itu galau dan hampir frustasi gegara WGMnya kyuhyun bahkan makin frustasi dan geram waktu nonton WGMnya. :-@
    Tapiii~
    Diriku percaya kalau KyuMin is REAL !!!😀
    Kkkkk~
    *smirk
    FF ini aku suka sekali walaupun aku agak merinding gitu kalau baca FF KyuMin YAOI. :-\

  10. aigoo..
    Kyupil bisa romantis juga ternyata ><
    mau nanya dong !! yang dimaksud cewek china itu siapa ya ?? Victoria kah ??
    mmm.. aku reader baru disini ! salam kenal ! *bow

  11. wekksss!! keren beudhsss😄
    sweet euyyyy

    p.s: authornim ak ad comment, tp pas ak cek lg k post ato ngga.. eh malah ilang comment nya… maaf ya klo kesanny ak silent reader,, ak sndiri gk bsa comment, pdhl crita2 authornim keren2!! T^T

  12. min cemburu krn salah paham.. kk~~
    kyu sii ga blg lbh cpt kl dia cnt jg ama min

    pervert kyu.. br jadian udh bikin ming susah jalan gitu, aigoooo !!!
    ga tahan ya liat minnie ^^

  13. Ceritanya menarik banget konfliknya juga gak terlalu rumit ^^ bagus deh pokoknya , sedikit mengingatkan tentang wgm nya kyu >< mending banget sama sungmin aja drpd sm victoria , seohyun atau apalah wkwkw^^

  14. dasar kyu evil…setelah nonton mv dan perform swing rasanya aq kembali jatuh cinta lagi lagi dan lagi sama kyuhyun dan sungmin..mreka ngedance pun gak pernah jauh2 han..kekekekk o iya saeng folbek dong twitter ku udah ku mention loh tp ko ga di folbek2 saeng ? twitter ku @fiungasmara… folbek ne saeng…

  15. Baru baca ini hihihi
    diawal kebawa emosi ama tingkah kyuhyun tapi pas kesini engga hahaha uhuk kyu langsung minta jatah keren jiyoo

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s