Wanna Two Love | Part 9/9 | KyuMin | End

Wanna Two Love

 

Genre : Romance , Angst

 

Rate : T+

 

pairing : KyuMin , KyuSeo and etc

 

Part : 9/9

 

Warning : Genderswitch , abal , geje .

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

“Jadi kau tak mempercayaiku?”

 

“Bukan, bukan seperti itu!” sanggah Sungmin, “Umurmu 22 tahun, Kyu. Diumurmu yang masih semuda itu kau telah menjadi seorang CEO di perusahaan besar. Kau bisa mendapatkan semua apa yang kau mau.”

 

“Lalu apa hubungannya dengan pernikahan kita? Umur? Itu tak menjadi masalah!”

 

“Aku takut suatu hari nanti kau akan bertemu dengan wanita yang lebih cantik, lebih pintar, dan lebih sexy dariku—”

 

“Sst!” Kyuhyun menempelkan jari telunjuknya tepat di atas bibir Sungmin, mengisyaratkan agar wanita itu diam. “Percayalah.”

 

“Tidak! Aku tak mau menikah denganmu secepat itu!” Sungmin menghempaskan tangan Kyuhyun dengan kasar, “jangan harap aku akan datang di hari pernikahan itu!”

 

사랑했니?

 

Sungmin terdiam di atas bangku gereja. Hari ini dia baru saja berdoa dan bercerita kepada Tuhan perihal masalah hidupnya, terlebih tentang Kyuhyun.

 

“Huh..,” Sungmin menghembuskan nafas beratnya. Kebimbangan yang benar-benar membuatnya hampir gila terasa sangat mencekik tenggorokannya, memutus jaringan syaraf di otaknya, dan melumpuhkan segala bagian tubuh Sungmin. Yeah, terdengar berlebihan memang. Namun itulah apa yang Sungmin rasakan. Suatu rasa yang sangat sulit diartikan. Satu hatinya berkata ia bersedia menikah dengan Kyuhyun, namun satu hatinya yang lain melarangnya. Hei, semua ini membuat Sungmin benar-benar ling-lung. Pendiriannya berubah-ubah. Sadarlah Lee Sungmin!

“Halo, nyonya manis!” suara berat terdengar menginterupsi doa Sungmin, membuat perempuan itu membuka matanya yang terpejam dan menoleh ke sumber suara.

 

“Pastor Choi,” sapa Sungmin seraya melempar sebuah senyum manisnya. “Lagi-lagi kau tak bekerja.”

 

“Aku telah menyeselaikan pekerjaanku!” Siwon bersungut sebal.

 

“Pastor Choi, Kyuhyun melamarku,” tiba-tiba Sungmin mengungkapkan suatu hal, membuat senyum Siwon yang memukau perlahan luntur setiap detiknya. “Apa yang harus aku lakukan?”

 

“Bukankah kau mencintainya?” sahut Siwon, matanya memandang ke depan dengan tatapan miris. “Terima saja!”

 

“Aku takut dia berbohong!”

 

“Apa hatimu berkata kalau dia berbohong tentang itu semua? Coba lihat tatapan matanya, Lee Sungmin!”

 

“Aku tidak tahu,” sebuah kata yang sengaja Sungmin gantung terucap, keluar begitu saja dari mulutnya.

 

“Terserah kau saja!” sahut Siwon, wajahnya yang terlihat sangat frustasi benar-benar menakutkan.

 

“Apa kau setuju—jika aku menikah dengannya?” Sungmin berkata dengan nada terputus-putus.

 

Siwon terdiam, otaknya yang jenius berusaha mencerna setiap perkataan Sungmin. Hei, itu menyakitkan mengingat Siwon pernah menyukai Sungmin. Namun, apa boleh buat? Semua ini demi kebaikan dan kebahagiaan Sungmin. Tak mungkin ia akan mengatakan tidak jikalau Sungmin benar-benar menyukai Kyuhyun.

 

“Tentu saja, bodoh!”

 

Annyeong haseyo?” suatu suara milik seorang perempuan menginterupsi pembicaraan mereka. Sungmin dan Siwon menolehkan wajahnya ke sumber suara.

 

“Seohyunssi?” mata Sungmin terbelalak kaget ketika lensa matanya menangkap bayangan Seohyun yang telah berdiri di depan meja mereka. “Ada apa wanita ini kemari?”

 

“Kau mengenalnya?” Siwon bertanya, membuyarkan lamunan Sungmin.

 

“Yeah,” Sungmin mengangguk. “Siwon-ah, kau bisa tinggalkan kami berdua? Kurasa ada sesuatu yang penting.” Sungmin mendorong tubuh Siwon agar cepat-cepat pergi.

 

“Ah, baiklah. Kalau butuh apa-apa kau hanya perlu bilang.”

 

Akhirnya Siwon pergi, meninggalkan dua wanita yang sama-sama cantik itu berdua. Wajah Seohyun yang terlihat lebih segar terlukis, menampakkan sebuah berita baik menurut Sungmin.

 

“Duduklah,” Sungmin mempersilahkan Seohyun duduk, “ada apa?”

 

Seohyun terlihat diam sejenak. Sepertinya wanita itu terlihat tak nyaman. Detik kemudian sepasang tangannya terlihat mengaduk-aduk tas berwarna merah darah yang ia bawa, mencari sesuatu yang mungkin bersembunyi di sana. Seohyun tampak menghela nafas berat sebelum mengeluarkan benda apa yang ia cari di dalam tasnya.

 

“Ini,” telapak tangan kiri Seohyun menyerahkan sebuah benda berbentuk hati dengan warna merah ke arah Sungmin, kotak cincin. Alis mata Sungmin terpaut melihat Seohyun memberikan sebuah kotak cincin. Apa wanita ini mau melamarnya, heh?

 

“U—untuk apa?” tanya Sungmin tergagap, sungguh, ia benar-benar tak mengerti dengan apa yang Seohyun lakukan kali ini. Memberinya kotak cincin?

 

Seohyun tersenyum kecil, kemudian tangannya kembali mendorong kotak cincin itu ke arah Sungmin. “Kau belum membukanya, Sungminssi.”

 

Sungmin meraih kotak kecil itu, dengan hati berdebar-debar jemari Sungmin memulai untuk membukanya. Apa itu? Sebuah cincin perak dengan inisial K? Tunggu, Sungmin tahu cincin apa ini. Ini adalah cincin dengan inisial nama Kyuhyun, Kyuhyun juga pernah memberinya ini dulu. Sungmin mendongakkan kepalanya, menatap Seohyun dengan tatapan berapi-api.

 

“Apa maksudmu?”

 

“Aku akan menyerahkan cincin itu kepadamu.”

 

Sungmin menjadi semakin tak mengerti dengan perilaku Seohyun. Ingin rasanya Sungmin membentak perempuan kalem yang berada di depannya agar Seohyun memberihu apa maksud dari ini semua.

 

“Kau tak mengerti, Sungminssi?” Perkataan Seohyun membuat Sungmin kembali berpikir lurus. Mata onyx Seohyun yang teduh terus memandang wajah Sungmin. Dan senyum tulus itu.

 

“Cepat katakan apa maumu!”

 

“Aku serahkan Kyuhyun oppa kepadamu,” ucap Seohyun sembari menundukkan kepalanya.

 

“Aa—apa?”

 

“Akhirnya aku mengerti, apa arti dirimu di mata Kyuhyun oppa,” Seohyun memberi jeda, “kau tahu, aku dan Kyuhyun oppa telah menjalani hubungan ini selama tiga tahun. Namun, apa kau tahu mengapa aku begitu iri denganmu, Sungminssi?

 

Lagi-lagi Seohyun memutus kalimatnya, mencoba membuat Sungmin penasaran dengan apa yang akan Seohyun bicarakan.

 

“Dia tak pernah menatapku dengan tatapan hangat seperti dia menatapmu,” pandangan Seohyun semakin meredup, senyum hampa itu mulai terlukis di bibir mungilnya. Rasa bersalah sedikit menyelusup ke dalam rongga hati Sungmin, membuat Sungmin iba dengan Seohyun. Sebagai seorang wanita, Sungmin benar-benar tahu bagaimana rasanya berada di posisi Seohyun yang menurutnya sangat sulit. Opininya yang mengatakan Seohyun seorang wanita yang selama ini ia anggap sebagai biang masalah keretakan hubungannya dengan Kyuhyun  adalah salah. Faktanya, Seohyun adalah korban dari semuanya.

 

Lalu, apa yang harus ia lakukan? Menjauhi Kyuhyun dan memaksa Seohyun untuk kembali dengan Kyuhyun?

 

Mianhae,” ucap Sungmin dengan intonasi rendah.

 

“Tak perlu meminta maaf,” sanggah Seohyun cepat. “Semuanya telah terjadi. Aku tak bisa membujuk Kyuhyun oppa untuk kembali mencintaiku. Satu-satunya orang yang ia cintai adalah kau.”

 

“Aku benar-benar minta maaf,” sungguh Sungmin merasa tak enak dengan atmosfir yang menyelimuti suasana mereka. Begitu canggung dan terkesan seperti pengadilan.

 

“Sudahlah,” Seohyun menatap Sungmin, “kudengar kalian akan menikah dalam waktu dekat ini. Chukhahae!” Seohyun kembali melempar senyuman palsu. Wanita itu terlihat bangkit dari duduknya, kemudian melempar sebuah senyuman ke arah Sungmin. “Jagalah Kyuhyun oppa. Aku pergi, Sungminssi,” Seohyun menundukkan badannya, kemudian mengambil langkah meninggalkan Sungmin yang masih terpaku di tempat duduknya. Kebesaran hati Seohyun benar-benar membuat Sungmin benar-benar terenyuh. Seohyun telah mengorbankan hatinya untuk hubungan ini, jadi, mungkin tak akan ada alasan untuk menolak Kyuhyun.

 

사랑했니?

 

Yeah, Sungmin telah memikirkan semuanya. Keputusan yang ia ambil adalah menerima lamaran Kyuhyun dan menikah dengan pemuda itu. Persiapan pernikahan telah Kyuhyun persiapkan dengan baik, dan itu membuat Kyuhyun tak bisa pulang ke apartemen selama tiga hari. Sungmin berdecak sebal ketika Kyuhyun menelponnya di malam sebelum pernikahannya diesok hari. Kyuhyun bilang persiapan itu membutuhkan waktu ekstra atau apapun itu.

 

Dan hari ini, hari dimana Sungmin dan Kyuhyun akan mengucap janji suci mereka. Telak empat hari Sungmin tak melihat batang hidung calon suaminya. Itu menyebalkan!

 

Sungmin menatap pantulan dirinya di cermin. Ia memakai gaun putih panjang yang membuatnya terlihat anggun. Mereka bilang ini adalah gaun pilihan Kyuhyun sendiri. Sangat cantik. Wajahnya yang telah teroles oleh make-uppun terlihat seribu kali lebih cantik..

 

Namun, apa Kyuhyun akan terkejut dengan kehadirannya? Menurutnya tindakan Kyuhyun amat sangat gila! Pada awalnya Sungmin tak ingin datang ke acara ini, namun, setelah Seohyun mendatanginya dan memberikan Kyuhyun dengan tulus, akhirnya Sungmin sadar. Cinta Kyuhyun sama sekali tak main-main. Terbukti dengan rencana pernikahan mendadak ini. Kyuhyun tetap mempersiapkan segalanya walau Kyuhyun belum tahu pasti apakah Sungmin akan datang atau tidak. Ia benar-benar tak tahu apa yang akan terjadi bila Seohyun tak mendatanginya hari itu.

 

Annyeong,” seorang wanita tiba-tiba masuk ke dalam ruangan khusus pengantin wanita tersebut. “Aku merasa lega menemukanmu disini,” ucapnya lembut.

 

“Seohyunssi?

 

“Selamat atas pernikahanmu,” senyum Seohyun terlukis, “kau terlihat cantik sekali.”

 

“Terima kasih,” Sungmin mencoba membalas senyuman Seohyun.

 

“Cepatlah bersiap-siap. Aku dengar beberapa menit lagi upacara akan dimulai!” telapak tangan Seohyun terlihat merapikan tatanan rambut Sungmin. Sungguh, Sungmin benar-benar kagum dengan hati Seohyun yang begitu tegar.

 

“Seohyunssi,” tiba-tiba Sungmin merengkuh tubuh Seohyun, saat ini ingin rasanya ia menangis. Ia benar-benar dapat merasakan apa yang Seohyun rasakan. Rasa sakit yang benar-benar menohok hati Seohyun ketika upacara ini akan berlangsung. Sungmin dapat melihat rasa sakit itu dari mata Seohyun. Bahkan mata sembab Seohyun sangat kentara, terlebih kantung mata yang sama sekali tak dapat tersamarkan oleh make-up.  “Terimakasih!”

 

“Sungminssi,” rupa-rupanya Seohyunlah yang menangis saat ini. Air mata kesedihan yang menetes dari kedua pelupuk mata Seohyun mengalir. “Kumohon jagalah Kyuhyun oppa!

 

Sungmin menengadahkan kepalanya, berusaha menahan air matanya yang akan melesak jatuh.

 

“Tenang saja, aku akan menjaganya,” Sungmin menjawab seraya melepas pelukannya. Ia tatap mata sembab Seohyun yang terlapisi oleh butiran air mata yang siap menetes.

 

사랑했니?

 

Kyuhyun berdiri di atas altar gereja. Ia terlihat beberapa kali menengok ke kanan dan ke kiri. Dua menit berlalu ketika MC yang ia sewa memanggil nama pengantin perempuan. Yang membuatnya khawatir adalah, mengapa music pengiring datangnya pengantin wanita sama sekali tak berdentang? Kyuhyunpun mulai mendengar suara bisikan-bisikan dari sang tamu. Apa ini berarti Sungmin benar-benar tak akan datang ke acara pernikahan yang telah ia pesiapkan dengan sebaik mungkin?

 

Sang MC kembali memanggil pengantin wanita, namun lagi-lagi jawaban sama yang dapat Kyuhyun ambil. Sungmin benar-benar tak hadir.

 

“Tuhan, Kau telah membuat diriku jatuh ke dalam pesonanya. Kau yang telah membuatku melakukan semua ini, Tuhan. Karena itu, tolong bawalah dia kemari!” Kyuhyun menyematkan doanya di dalam hati. Batinnya yang terluka menangis, karena cinta. Pikirannya yang kalut terasa penat, karena cinta. Perasaannya yang terasa tersayat perih, karena cinta. “Tuhan..”

 

“Itu dia pengantin wanitanya!” suara MC yang terdengar lantang terdengar, cukup menyentak Kyuhyun. Suara dari nyanyian penyanyi gereja terdengar mengiri kedatangan sang pengantin. Sungmin terlihat berjalan menuju altar dengan didampingi oleh ayahnya. Ia benar-benar terlihat sangat cantik dengan gaun pilihannya. Wajahnya yang terlihat berseri semakin membuat Kyuhyun terpesona oleh calon istrinya tersebut.

 

Sungmin melempar sebuah senyuman kecil ke arah Kyuhyun ketika ia telah berada diatas altar dengan Kyuhyun. Inilah saat dimana ia harus mengucap janji suci di depan Tuhan dengan segenap hatinya.

 

“Tuan Cho Kyuhyun, sekarang ucapkanlah janji pernikahan anda dengan sungguh-sungguh, dengan kebebasan dan tanpa paksaan.”

 

“Demi nama Tuhan, saya Cho Kyuhyun menerima Lee Sungmin menjadi satu-satunya pasangan hidup saya dalam pernikahan yang sah, untuk dimiliki dan dipertahankan, sejak hari ini dan seterusnya, dalam suka dan duka, diwaktu sakit dan diwaktu sehat untuk dikasihi dan diperhatikan sampai kematian memisahkan kita. Kuucapkan janji setiaku kepadamu.”

 

“Lee Sungmin, apakah anda menerima Cho Kyuhyun sebagai suami anda, dalam keadaan suka maupun duka, sehat atapun sakit, hingga ajal menjemput?”

 

Sungmin menatap wajah Kyuhyun, lebih tepatnya menatap mata Kyuhyun yang juga tengah menatapnya dengan tatapan was-was. Ia tersenyum, “Demi nama Tuhan, saya Lee Sungmin menerima Cho Kyuhyun menjadi satu-satunya pasangan hidup saya dalam pernikahan yang sah, untuk dimiliki dan dipertahankan, sejak hari ini dan seterusnya, dalam suka dan duka, diwaktu sakit dan diwaktu sehat untuk dikasihi dan diperhatikan sampai kematian memisahkan kita. Kuucapkan janji setiaku kepadamu.”

 

“Sematkan cincin yang menggambarkan kisah kasih kalian, melingkar, tidak memiliki ujung dan pangkal. Melambangkan cinta dan kasih yang tak berhenti. Cincin emas ini tak akan berkarat, melambangkan kisah kasih yang tak akan luntur,” sang pendeta menyerahkan sepasang cincin emas ke arah Kyuhyun. Ahh, tanpa basa-basi Kyuhyun menyematkan cincin tersebut kemudian menarik tangan Sungmin, menangkap bibir plump milik Sungmin dengan penuh cinta. Suara riuh para tamu undangan terdengar ketika Kyuhyun mencium Sungmin. Yah, pasti mereka semua akan heboh dengan adanya adegan ciuman yang dilakukan oleh sepasang kekasih baru. Seorang pastor yang menjadi wakil Tuhan hanya tersenyum kecil setelah ia mengesahkan pernikahan ini.

 

Kyuhyun melepas ciumannya, menatap Sungmin dengan tatapan intens. “Terimakasih, Lee Sungmin!”

 

Sungmin hanya membalas pernyataan itu dengan sebuah senyuman. Iapun menolehkan kepalanya, menatap ke arah para undangan tamu yang hadir dan menundukkan badan bersama-sama sebagai bentuk dari ucapan terimakasih. Tawa mereka semakin lebar ketika Sungmin melempar bouquet yang ia genggam.

 

Sudut mata Sungmin menemukan sosok Seohyun yang berdiri di barisan nomor dua, dan juga Siwon. Mereka terlihat memberikan tepukan tangan yang hangat dan penuh arti.

 

Sungmin tersenyum kembali, “terimakasih, semuanya!”

 

사랑했니?

 

“Kya, Cho Minho! Jangan nakal!” Sungmin berteriak ketika seorang anak laki-laki berumur dua tahun mencorat-coret berkas yang terlihat berserakan di atas lantai dengan lipstik yang entah ia dapat dari mana. Dengan gerakan cepat Sungmin mendekati bayi tersebut dan mengangkatnya.

 

“Cho Minho! Apa yang kau lakukan!” kali ini terdengar suara teriakan yang tak kalah keras dari suara Sungmin. Laki-laki itu menatap berkas-berkas hasil coretan Minho dan menatapnya dengan tatapan sedih. “Berkas ini aku kerjakan dua hari penuh dan kau telah menghancurkannya?”

 

“Ihiks.. Ihiiks..,” bayi bernama Minho itu terlihat ketakutan ketika melihat ekspresi marah Kyuhyun kemudian menangis dengan kencangnya.

 

“Jangan memarahinya, jagiya!” Sungmin menggeplak kepala Kyuhyun dengan keras.

 

Ya, Lee Sungmin! Aku telah menghabiskan waktuku selama dua hari penuh untuk membuat ini dan sekarang semuanya telah hancur!” ucap Kyuhyun memelas, “sekali-kali belalah aku yang notabenya adalah suamimu!”

 

“Jangan kekanak-kanakan, Cho Kyuhyun!” Sungmin kembali menggeplak kepala Kyuhyun, membuat Kyuhyun berdesis kesakitan. Sementara Minho? Bayi kecil itu menghentikan tangisannyan dan terkikik kecil ketika melihat ayahnya menderita.

 

“Aish, dasar anak nakal!” Sungut Kyuhyun sebal.

 

Sungmin POV

 

Sifat Kyuhyun sangat kenakan, bukan? Yeah..

 

Tiga tahun sudah aku menjadi seorang nyonya Cho. Dan seorang anak laki-laki yang menangis di gendonganku adalah benih cintaku dengan Kyuhyun. Walaupun status kami telah menjadi orang tua, tetap saja itu tak membuat sifat egois dan evil Kyuhyun hilang. Laki-laki itu benar-benar keterlaluan. Terlebih ketika aku memusatkan perhatianku pada Minho, maka dengan segera ia akan mencari perhatianku. Mungkin ia agak cemburu dengan anaknya sendiri. Hah, aneh sekali.

 

Tentang Seohyun? Perempuan penyelamat itu telah mendapatkan sebuah pengganti yang tak kalah tampan dan baik dari Kyuhyun. Dia adalah Jung Younghwa, seorang seniman muda yang terkenal. Seohyun bilang ia bertemu dengan Younghwa ketika hari pernikahanku. Karena saat itu Younghwalah yang menjadi salah satu penyanyi yang Kyuhyun sewa. Yah, semoga saja mereka akan menikah dalam waktu dekat ini dan mendapat kehidupan yang tak kalah baik dari kehidupanku.

 

Tentang pastor Choi Siwon? Laki-laki itu telah menikah dengan sepupuku, Kim Kibum! Dan kini mereka telah pindah ke Jepang dengan alasan perluasan perusahaan milik keluarga Choi. Tak terelakkan, kehidupan kami sangatlah baik. Setelah Tuhan memberikan sebuah cobaan hidup yang berat, dan sekarang ia telah mendapat kebahagiaan yang aku inginkan. Kehidupan ini seperti sebuah film yang berputar. Dimana Tuhan sebagai sutradara dari segalanya, dan kita sebagai aktornya.

 

Sebuah keluarga kecil namun benar-benar ramai. Yeah, teriakan Kyuhyun dan Minho benar-benar membuat telingaku hampir tuli setiap hari. Tapi, baguslah. Ayah dan anak memang harus akrab seperti itu, bukan?

 

END

 

Music : Complete by SNSD a.k.a Girls Generation

 

Annyeong haseyo (안녕 하세요) : salam pertemuan

Ssi (-씨) : kata yang tersemat dibelakang subjek untuk memanggil atasan –kesopanan

Oppa (오빠) : kakak lk –pemanggil pr

Mianhae (미안해) : maaf –informal

Chukhahae (축하해) : selamat –informal

Jagiya (자기야) : panggilan sayang untuk kekasih

Ya (야) : bentakan ala orang Korea

54 thoughts on “Wanna Two Love | Part 9/9 | KyuMin | End

  1. Annyeong Jiyoo ^^
    sebenernya aku udah lama baca ff ini di ffn tapi bingung mau comment dmna hehe *ketauan deh*
    oiya ini ff prtama yg bikin aku suka ff GS-nya Kyumin loh hihi
    oke semangat terus ya bikin ff Kyuminnya, aku menunggu loh
    Hwaiting!🙂

  2. ♪(v〃∇〃)ハ(〃∇〃v)♪ ,,,
    Happy ending (з´⌣`ε) ,,,,
    Akhirnya penderitaanmu berakhir Minnie ( ˘ з(˘⌣˘) ,,

    Loveeeeeeeeeee,,,
    (ʃƪ˘˘ﻬ)

  3. akhir yang sweet.
    Eonni,, kamu tuh emang bakat buat cerpen begini. Kenapa ga kamu buat aja tulisan panjang trus kamu terbitin.
    Kosa kata kamu bagus dan bahasanya juga mudah di mengerti, pasti banyak yang minat.. Kaya akuu ^^
    Terus berkarya ya eonni ^^

  4. Happy Ending !!!:D
    Me:wahh…mian Seo eonni slama ini kurang ajar ma Seo eonni *bungkuk90drajat* trnyata eonni baikk…
    Seo: *kedip”Gaje*
    .
    .
    .
    .Jiyoo Eonnii seperti biasa epep.mu kerenn dn brhasil mmbuat saya naik turun darah(??)
    maksud.y kadang esmosi kdang tenang truss senyum” gaje..xD

  5. yeee~~ akhir.a happy ending juga ~
    tapi seo aneh,,melepaskan kyu bgtu mnddk !!
    gag ada konflik yg brrti..
    jdi kurang greget aja ,,
    tapi keseluruhan.a bagus sih,,

    trus buat ff kyuMin ya eng ~~
    hehehe

  6. jiyoo,,qu lagi baca ff” kamu yg belum qu baca… tapi qu reviewnya di akhir chap aja ia,,ga apa” kan??
    qu sempet nyesek banget bacanya,,tapi akhirnya lega juga dgn happy ending🙂

  7. Aihhhhhhhhh so sweet deh
    Akhir yg membahagiakan hehehehehe
    Seohyun akhirnya sadar jg n rela melepas kyu buat minnie deh

    Keluarga yg lucu n harmonis nih ceritanya
    Suka deh

    D’buat sequelnya dong
    Kisah kehidupan keluarga kyu n minnie pasti seru
    D’tnggu loh oche😉

  8. akhirnya happy end juga..

    selamat ya buat kyumin, yongseo, sibum, semoga langgeng terus.. *elusdada

    Aish, minho kecil lucu pake banget, pengen cium itu anak bayi. *pelukminho

  9. Yeeee yeeee yeee semua’a bahagia😀
    Akhirnya kyuhyun sm sungmin menjadi satu n mempunyai cho minho ~ kekeke
    Daebak chingu cerita’a🙂
    Terus berkarya ya , hwaiting !

  10. Happy ending! ( ˘з(˘⌣˘) *cium Kyu *di-matrial arts-in sama Ming *mati

    eh jangan mati.. Nanti gimana mau baca ff author yg lainnya cob? Huh-,-

    Chukkae KyuMin😀
    Chukkae SiBum😀
    dan akhirnya Seo dapet pengganti bang evil😀

    #lega

  11. Hauahahahahaha happy family!*plak:D
    wkwk minho-ya knpa sifatmu sm sprti appamu eoh? O.o
    dan sungmin skrng ngurusin 2 baby*plak yg stu baby minho dan baby big kyuhyun*plak plak:D haha😀
    huh wlwpun awal’a nyesek tp akhir’a happy🙂

  12. Happy ending!!!😀
    Hakhakhakhak😀
    little cho nakal sekali, ternyata dia ikutan evil sama kyk appanya.
    Semua berakhir bahagia!!! ^^
    NICE FANFIC!!!

  13. KyuMin memang harus Happy Ending🙂

    Hahaha Sungmin gak bisa ngebedain mana yang anak mana yang suami, cz sama2 kekanakan🙂
    Hahahaha

  14. yey!!! happy ending juga…. Terimakasih utk fanfic menakjubkan ini thor…^^ apresiasi penuh buat authornya. hhhhh
    Ditunggu pw part 2 dan 3 nya…^^

  15. oh seo baik juga yah hihi.
    sempet ngira seo bakal gantiin ming jd pengantin krn seo nya jadi baik, tp akhirnya tetep ming🙂
    happy ending again!! yey

  16. Kyyaaaa untung aja happy end
    Aku kira seohyun bakal resek ngerusakin kyumin
    Aslii nyesekk thor baca awal”nya ff ini
    Tp ga nyangka kyu bakal cepet nyadarnyaa😀
    Keep writing yaa for author!!
    Ffnya daebak”😄

  17. chukae selamat buat kyumin akhirnya bahagia juga….senengnya kalau semua menemukan kebahagiaan nya masing2…semangat ya buat author..terus menulis kyumin yg manis2 itu..

  18. chukkae buat kyumin akhirnya menikah dan di karuniai seorang putra..lengkap sudah kebahagiaan mereka berdua..🙂

  19. Yupzz..dgn begitu baru bisa saling mengetahui kelebihan dan kekurangan masing2.
    Tp maaf ya thor sy kurang suka kl sungmin main keplak kepala kyu tuh….. kyknya gimana gt dgn suami yg seharusnya dihormati…. sorry ya thor

  20. Annyeong n_n mian bru s4 menamatkan membaca ff ini … ff ini sunggguh sangat menarik, perjlanan cinta kyumin yg semerawut tp mendapatkan akhir yg bahagia … aku suka banget sma ff kyumin yg berakhir bahagia … gomawo buat author-sii dan sgala ide yg udah buat ff ini ^_^

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s