Christmas is Finally Here! Part 4

Christmas is Finally Here!

 

Genre : Romance , Drama , Hurt

 

Rate : T

 

Pairing : KyuMin , KyuSeo , Dong Hae , Eun Hyuk , and etc

 

Part : 4/10

 

Warning : Genderswitch , abal , geje .

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

“Kebiasaan!” Donghae bergumam cukup keras, membuat Sungmin mengalihkan pandangannya ke arah Donghae yang tengah terkikik geli. Apa maksud perkataannya?

 

“Maksudmu?” oke, pertanyaan itu sama sekali tak dapat Sungmin bendung.

 

“Yeah, telah menjadi kebiasaan Kyuhyun untuk membawa Seohyun ke kelas dan mengumbar kemesraan!”

 

Satu kata yang ingin Sungmin katakan pada Kyuhyun, MEMUAKKAN!

 

“Memalukan sekali!” komentar cukup pedas itu terlontar begitu saja dari mulut Sungmin dengan nada suara cukup keras.

 

“Sst!” jemari Donghae menempel di atas bibir Sungmin, membuat Sungmin menghentikan aksi protesnya sebelum Kyuhyun dan Seohyun menoleh menatap mereka. Heh, Sungmin sama sekali tak peduli bila Kyuhyun dan Seohyun akan marah karena ucapannya. “Jangan keras-keras!”

 

“Aku tidak peduli!” Sungmin berucap sembari memasukkan satu buah stroberi ke dalam mulutnya. Rasa manis dan asam yang mendominasi ruang mulutnya membuat ia sedikit mengerutkan keningnya. “Ini enak sekali!” Sungmin kembali meraih sroberi itu kemudian menggigitnya dengan dua gigi kelinci miliknya. Hei, air dari buah juicy itu meleleh membasahi bibir Sungmin.

 

“Pelan-pelan!” tangan Donghae bergerak menyentuh bibir Sungmin, mengusap bibir Sungmin yang belepotan dengan ujung ibu jarinya. Donghae, sadarkah apa yang kau lakukan? Sungmin yang mendapatkan perlakuan seperti itu mendadak menjadi tak nyaman. Jantungnya terasa tak normal, detak jantungnya..

 

Shit! Sungmin benar-benar tak dapat mengucapkan sepatah dua patah sekalipun. Detak jantungnya yang berdetak jauh melebihi batas normal terasa mencekat tenggorokannya. Rona merah itu kian mendominasi kedua pipi Sungmin, menjalar hingga ke telinga Sungmin.

 

Kyuhyun yang sedikit mencuri pandang ke arah samping hanya bisa mendengus. Entah mengapa ia merasa sebal saat Donghae melakukan hal ‘tabu’ itu di depannya, apalagi dengan Sungmin. Hei, Cho Kyuhyun, lihat! Di samping kananmu duduk seorang wanita yang berstatus sebagai kekasihmu! Dan kau lebih memilih memandang Sungmin? Tahukah kau bahwa wanita itu nampak marah?

 

“Oppa?” lengan kecil milik Seohyun mengoyak tubuh Kyuhyun, memaksa Kyuhyun agar menatapnya yang serius menceritakan sebuah kisah yang entah dapat dipercaya kebenarannya. “Perhatikan aku!”

 

N-ne? Mian, jagi!” dengan segera Kyuhyun mengalihkan padangannya, mencoba menatap bola mata milik Seohyun dengan tatapan sehangat mungkin.

 

“Bagus!” Seohyun tersenyum penuh kemenangan. Setidaknya sang jenius nomor satu di sekolah—Kyuhyun— itu patuh dan tunduk kepadanya. Ia kembali melanjutkan cerita konyolnya, sesekali terlihat ia tertawa lepas walau Kyuhyun terlihat sedikit tak senang dengan topik cerita yang ia angkat. Yeah, kekasih mana yang tidak merasa bosan saat ia mendengar kekasihnya bercerita tentang laki-laki lain? Tepat, Seohyun kini tengah bercerita tentang Younghwa sunbae.

 

“Bagaimana kalau sepulang sekolah ini kita pergi ke Game Center?” Kyuhyun memotong cerita Seohyun. Ia benar-benar tidak suka saat Seohyun bercerita tentang Younghwa sunbae. Telinganya benar-benar panas saat ia mendengar setiap kata yang Seohyun keluarkan.

 

“Ahh, mianhae.. Aku tidak bisa. Dan juga, akhir pekan ini appa mengajakku ke Busan!” Seohyun mengerucutkan bibirnya. Ada apa dengan wanita ini? Bukankah yang seharusnya mengerucutkan bibirnya adalah Kyuhyun karena ajakan kencannya ditolak?

 

“Geuraeyo?” desah Kyuhyun, jelas saja ia sangat kecewa. Air mukanya mendadak sarat akan kekecewaan.

 

“Jangan seperti itu, oppa! Ah, aku harus pergi. Annyeong!” Seohyun melirik ke arah jam tangannya sekilas kemudian melangkah pergi dari kelas Kyuhyun. Hah, lagi-lagi perempuan itu bertindak seenaknya. Dan sekarang apa yang harus Kyuhyun lakukan? Menatap Sungmin dan Donghae yang tengah bercanda di sampingnya? Tidak, terimakasih! Lebih baik Kyuhyun meraih PSP hitamnya kemudian mulai memainkan Starcraft.

 

“Kau lucu, Hae-ah!” terdengar suara cekikikan milik Sungmin.

 

“Kau lebih lucu, Minnie noona!” kali ini suara Donghae terdengar. Apa dia bilang? Minnie? Hah, nama panggilan dari Donghae? Lucu sekali. “Bagaimana kalau akhir pekan ini ke Central Park? Atau Seoul Zoo? Mendekati natal pasti ada promo menarik.”

 

“Baiklah! Lagi pula aku tak ada kerjaan di rumah. Tak ada yang mengajakku ke tempat seperti itu.”

 

Apa? Apa pendengarannya tidak salah? Seorang Lee Sungmin tak pernah menerima ajakan seperti itu dari siapapun? Mustahil! Kyuhyun tahu bahwa Sungmin cukup digandrungi di kalangan para namja. Jadi jelas sekali bahwa perkataan yang baru saja Sungmin ucapkan adalah sebuah kebohongan. Heh, menggelikan sekali.

 

Dan yang lebih parah dari semuanya adalah, Sungmin menerima ajakan Donghae dengan senang hati?

 

OoOoO

 

Sungmin melemparkan tas sekolahnya di sembarang tempat. Ia lelah. Walau sehari ini diberlakukan classmeeting, tetap saja Sungmin lelah. Jam menunjukkan pukul dua siang, hah, seharusnya ini adalah waktu yang tepat untuk tidur siang. Tapi, Sungmin urung untuk melakukan salah satu hobinya tersebut mengingat kebiasaan tidurnya yang benar-benar tak dapat dikontrol.

 

Mata Sungmin melirik ke arah kalender dengan background pohon natal yang tergantung di dinding ruang tamunya. Ia berjingkit, matanya memicing. Jadi hari ini tanggal 13 Desember, yah? Natal benar-benar akan datang sebentar lagi. Sebaiknya ia pergi berbelanja untuk membeli aksesori pohon natal. Yeah, ia tahu aksesori natal yang ia punya tak sedikit karena ia hobi mengoleksi benda-benda lucu seperti itu. Tapi tak masalah, ‘kan?

 

Sungmin masuk ke kamar dan mengganti bajunya dengan kilat. Ia benar-benar ingin mencium bau toko aksesori natal yang khas secepatnya. Sungmin melingkarkan scraft merah muda miliknya kemudian melenggang pergi.

 

Srek. Srek.

 

Suara sepatu boot Sungmin yang bertrabakan dengan salju yang ia injak terdengar begitu keras. Udara yang cukup dingin. Tapi tak apa, ia sama sekali tak keberatan dengan udara seperti ini. Sungmin memasuki toko dengan nama ‘Angel Christmas’. Hah, sudah jelas beragam aksesoris natal menyambut pandangannya. Benar-benar cantik dan manis.

 

Mata kelinci Sungmin memperhatikan setiap benda yang ia lalui, sesekali tangannya terulur untuk mengambil dan meletakkan pada keranjang plastik yang ia tenteng. Pernak-pernik dengan beragam bentuk itu memang membuat Sungmin mudah tertarik. Sudah pasti pemandangan baru di pohon natalnya akan berbeda dari tahun lalu, tentu saja! Setiap tahun Sungmin rajin mengunjungi toko ini dan membeli beragam pernak-pernik natal.

 

Brak!

 

Joesonghabnida!” dengan reflek Sungmin membungkukkan badannya. Ia tahu itu salahnya karena tak memperhatikan jalan ketika pandangannya terhipnotis oleh barang-barang berwarna merah di depannya.

 

“Lee Sungmin?” suara bass itu kembali terdengar, Sungminpun mendongakkan kepalanya. Itu memang Kyuhyun. Laki-laki dengan taring yang menyerupai iblis itu tengah berdiri di depannya dengan memasang ekspresi yang sulit diartikan.

 

“Joesonghabnida!” Sungmin mengulang permiantaan maafnya dan berjalan menerobos tubuh Kyuhyun. Tapi, pandangannya dikejutkan oleh sesuatu yang ada di depannya. Seohyun dan.. Younghwa sunbae? Sungmin memutar tubuhnya dengan segera, sedikit berharap agar Kyuhyun tak berbalik sekarang. Terlambat, laki-laki itu telah berbalik. Dan kini ia telah terpaku dengan pemandangan yang juga membuat Sungmin terkejut. “Kyu?” Sungmin berjalan mendekati tubuh Kyuhyun, menarik tubuh Kyuhyun agar segera berbalik dan pergi. Ia sedikit kasihan.

 

“Hm?” balas Kyuhyun dingin. Dari nada suaranya saja Sungmin tahu bahwa kini Kyuhyun tengah bersedih. Oh, ayolah! Walau Kyuhyun adalah ‘mantan’ idola Sungmin, Sungmin tetap merasa iba dan kasihan dengan Kyuhyun. Bayangkan saja bagaimana rasanya ketika kita melihat kekasih kita tengah berjalan di toko dengan seorang sunbae dari sekolah yang sama.

 

“Tabahkan saja hatimu,” Sungmin mencoba memberi saran, tangannya sibuk memilah-milah benda yang ada di keranjang toko. Nampaknya wanita itu berusaha untuk mencari aksesori yang tepat untuk di letakkan di puncak pohon natal.

 

“Aku tidak apa-apa, babo!”

 

“Apa katamu?” Sungmin mengeryitkan alisnya. Kyuhyun itu tipe laki-laki yang benar-benar minim sopan santun. Perhatikan saja ia! Berulang kali Kyuhyun mengatai Sungmin babo. Tidak sopan sekali. Ingin rasanya ia menampar-nampar wajah Kyuhyun dengan sepatu boot yang ia pakai sekarang. Namun niat it ia urungkan mengingat mental Kyuhyun yang mungkin down karena hal tadi. lebih baik ia kembali fokus memilih benda-benda yang menarik perhatiannya. “Kyu, bagaimana dengan ini?” Sungmin meraih sebuah bintang segi lima berwarna emas.

 

“Lebih baik kau memilih warna perak!” Kyuhyun meraih bintang berwarna perak. “Netral, dan terkesan suci,” tukasnya. Matanya terlihat sayu, begitu penuh akan kesedihan.

 

“Baik. Aku ambil dua. Satu untuk pohon natalku, satu untuk pohon natalmu,” Sungmin meraih bintang berwarna perak yang ada di genggaman Kyuhyun kemudian memasukkannya dalam keranjang miliknya. “Apa hadiah natal yang kau inginkan?” pertanyaan Sungmin terlontar bersamaan dengan pandangannya yang menatap wajah Kyuhyun. Hei, laki-laki itu benar-benar terlihat shock dan down. Gara-gara Seohyun? Tentu saja!

 

“Aku tidak menginginkan apa-apa,” suara Kyuhyun melemah. Baru kali ini Sungmin melihat wajah terkekuk milik Kyuhyun. Begitu menyedihkan. Kyuhyun menundukkan kepalanya, apa laki-laki itu ingin menyembunyikan kesedihannya dari Sungmin?

 

“Aku tahu hatimu benar-benar kacau,” telapak tangan Sungmin terulur untuk menyentuh pipi Kyuhyun, bermaksud menyuruh laki-laki itu agar mengangkat kepalanya. Sangat tidak dianjurkan seorang laki-laki menekuk wajahnya, bukan? Ia belai pipi tirus milik Kyuhyun. Ia baru sadar, pipi Kyuhyun tak sekenyal yang ia bayangkan. Mungkin tubuh Kyuhyun sangat kurus. “Mana evil smirk kebangganmu? Aku ingin melihatnya,” ucap Sungmin, ia menurunkan nada suaranya.

 

“Aku ingin pulang,” Kyuhyun melangkah pergi, lebih memilih untuk menghempaskan tangan mungil Sungmin yang membelai pipinya. Ia sangat lelah. Terlebih perihal Seohyun yang terus menyembunyikan perselingkuhannya. Hei, ini bukan pertama kali Kyuhyun mendapati Seohyun jalan berdua dengan Younghwa sunbae!

 

Sungmin hanya bisa memandang kepergian Kyuhyun dengan tatapan tak kalah sayu. Hah, menyedihkan sekali. Kenapa Kyuhyun tak meliriknya saja? Ia yakin, pasti ia seribu kali lebih baik dari pada wanita bernama Seo Joo Hyun itu. Kalau ia menjadi kekasih Kyuhyun, sekalipun ia tak akan mencoba untuk berpaling. Hei, tak ada laki-laki lain yang lebih baik selain Kyuhyun, pikirnya.

 

Sungmin membayar belanjaannya. Tak mungkin ia meletakkan kembali barang-barang yang telah ia pilih dengan susah payah.

 

Sungmin melangkahkan kakinya, sesekali tangannya mengeratkan lilitan scraft di lehernya. Menyusuri kota Seoul dengan bongkahan salju yang turun, sedikit menyenangkan. Tapi bukankah lebih baik bila Kyuhyun yang mendampinginya? Hah, kau terlalu berangan tinggi, Lee Sungmin.

 

Namun, berkunjung ke apartemen Kyuhyun sepertinya tak menjadi masalah.

 

OoOoO

 

Ting tong!

 

Bel apartemen Kyuhyun berdentang nyaring. Laki-laki yang tengah asyik dengan winenya itu terpaksa berdiri. Ia menyeret kakinya, menghampiri pintu apartemen dengan langkah sempoyongan. Kepala Kyuhyun terasa pusing. Mungkin terlalu banyak minum wine mahal yang baru ia beli. Heh, bukankah tindakan yang dilakukan Kyuhyun adalah suatu pelanggaran? Tentu saja. Kyuhyun belum genap 17 tahun, namun ia telah berani meneguk minuman berakohol.

 

Telapak tangan Kyuhyun memutar knop pintu dengan cepat. Hah, pandangannya dikejutkan dengan sesosok perempuan kedinginan di depan pintunya. Perempuan imut lagi..

 

“Dinginnya!” Sungmin berkata sembari menerobos masuk ke dalam apartemen Kyuhyun. Ia benar-benar tak tahan dengan udara dingin yang serasa menusuk kulitnya.

 

“Ada apa, noona?” Kyuhyun menutup pintunya kemudian berjalan masuk ke dalam. “Mau wine, noona?” tiba-tiba Kyuhyun muncul kembali, kedua telapak tangannya mengenggam botol wine dengan ukuran besar.

 

Mata Sungmin memicing. Laki-laki dibawah umur ini meneguk minuman berakohol? Pantas saja langkahnya terlihat sempoyongan seperti itu. Apa Kyuhyun telah mabuk? Jelas sekali, wajah datar Kyuhyun terpampang jelas.

 

“Kyu! Kau tidak boleh minum minuman seperti ini!” Sungmin merebut botol wine digenggaman Kyuhyun dengan paksa.

 

Wae, noona? Kau tidak suka, hm?”

 

Kyuhyun benar-benar mabuk. Dasar, menyusahkan saja! Belum genap 17 tahun tapi sudah berani meneguk minuman seperti ini. Dimana otak jenius Kyuhyun. Apa karena wanita itu? Ahk! Sungmin benar-benar muak dengan Seohyun. Ia yang menyebabkan Kyuhyun seperti ini.

 

“Kau mabuk, Kyu!” bentak Sungmin dengan kasar. Jujur saja ia tak menyukai sifat seorang yang mabuk. Bukankah orang mabuk terkesan bersikap seenaknya saja?

 

“Aku tidak mabuk, noona?” Kyuhyun mencoba mengelak. Ia terkikik kecil kemudian mengalungkan lengannya di leher Sungmin. Hei, apa yang Kyuhyun lakukan? Ia mendekatkan wajahnya, menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Sungmin. Nafas Kyuhyun menari-nari diatas permukaan leher Sungmin, membuat Sungmin sedikit bergidik. Apa Kyuhyun akan menciumnya lagi? “Noona..”

 

“Kyu! Lepas!” protes Sungmin terdengar. Ia benar-benar tak tahan dengan desahan Kyuhyun yang erotis seperti itu. Ia takut! Tangan Sungmin sedari tadi berusaha untuk melepaskan cengkraman lengan Kyuhyun dari lehernya.

 

Noona, berikan aku ciumanmu..,” Kyuhyun mulai ngelantur.

 

Rona merah muncul di pipi Sungmin, seketika itu juga ia menghentikan aksi protesnya. Apa gendang telinganya tak salah menangkap getaran suara itu? Kyuhyun meminta ia untuk menciumnya.

 

Noona kelinci yang manis, cium pangeran tampan ini!” nafas Kyuhyun semakin berat. Laki-laki ini menyeramkan. Mengapa ia bisa menjadi menyeramkan seperti ini? Kyuhyun semakin gencar mencium leher Sungmin.

 

Sungmin benar-benar ingin kabur! Tidak mungkin ia benar-benar mencium Kyuhyun dalam keadaan seperti ini. Hah, ia bisa gila!

 

“Kyuhyun!” Sungmin kembali berontak.

 

Tidak bisa. Lengan milik laki-laki itu lebih kuat daripada lengan kecil milik Sungmin. Dengan satu keli hentakan, Kyuhyun berhasil membalik tubuh Sungmin seketika itu juga menangkap bibir Sungmin. Kyuhyun kembali mencium permukaan bibir Sungmin.

 

TBC

 

Music : Lucifer by SHINee

 

Oppa (오빠) : kakak lk –pemanggil pr

Mian (미안) : maaf –informal

Jagi (자기) : panggilan sayang untuk kekasih

Sunbae (선배) : senior

Appa (아빠) : ayah

Geuraeyo (그래요) : benarkah? , benar

Annyeong (안녕) : salam pertemuan atau perpisahan

Noona (누나) : kakak pr –pemanggil lk

Namja (남자) : lelaki

Joesonghabnida (죄송합니다) : maaf –formal

Babo (바보) : bodoh

Wae (왜) : kenapa

61 thoughts on “Christmas is Finally Here! Part 4

  1. wah kyu sampai kaya’ gitu garagara liat seo ama yong… ckckck
    bahaya sungmin, kyu pengaruh alkhohol…. ><

  2. Aishh papi epil pervert kalo mabuk*dijitak Jiyoo eonni*
    jiyoo: ckckck…tentu dong, nama.y juga mabuk!!!
    Me: *elus-elus kepala*(again) >.<

  3. kasian juga dengan evil kyu😦
    dsar seohyun udh ada kyu masih aja selingkuh!!!

    wah sungmin dalam bahaya mana si evil mabuk lagi >_<

  4. wahh kasihan si kyu diselingkuhin ma seo…
    seo bener2 jahat…
    Omoo kyu minta dicium ma ming…
    apa kyu hanya buat ming sebagai pelariannya aja ya???
    moga2 gag yaaa…
    kasihan kan ming….

  5. iihh Seo thu mau nya apaan sih ?
    dh punya Kyu masih aja selingkuh ><
    udah lah Kyu tinggalin aja Seo n sama Ming aja🙂

    next chap🙂

  6. Seo? Ngelakuin aegyo? O.o mules langsung gewe =,=
    aegyo sungminlah yg ampuh! :p
    hmmm udh kyu relain aja si seo ama younghwa! Ngapain pertahanin noh cewe! Mnding sm sungmin aja!🙂
    tuh kan kyu ketagihan ama bibir’a sungmin! Hahaha

  7. Chap ini part haehyuk dikit bener eon? uu wkk

    /Ini kan crita kyumin, knpa lo minta part haehyuk banyak dhi?
    Kan gue haehyuk shipper😄 wkk *monolog/

  8. hadoooh, bingung akuuu..
    kayaknya di part awal itu aku baca kalo si kyu gak kenal ma minnie? tapi kok di part ini kyu bilang dia tau kalo tmen sekelasnya pada ngefans ma minnie?ckck

  9. Minnie cemburu dan Kyu curi curi pandang ne ?? Hahahaha~

    Kyu galau yah diselingkuhin seo ?? Kkkk~ tenang aja Kyu, masi ada minnie dihatimu =P

    Mau ngapain KyuMin berdua itu ?? Jangan jangan ….. *yadong kumat*

  10. Kyu sih, udah tau si ubi kek gtu masih aja dipacarin -_- ubi ohh ubii sini dulu biar aku rusakkin muka plastik mu -_- kasian ming jadi pelarian kek giniii T^T

  11. Haaa… Kyuhyun frustasi lihat Seohyun jalan berdua sama sunbae mereka, sekarang pelampiasan sama Sungmin? Kyuhyun tega sekali, mengambil 2x ciumannya Sungmin, Sungmin juga kenapa kayak pasrah saja digituin?

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s