Christmas is Finally Here! Chap 2

Christmas is Finally Here!

 

Genre : Religius, Romance , Angst , Hurt

 

Rate : T

 

Pairing : KyuMin , KyuSeo , Dong Hae , and etc

 

Part : 2/10

 

Warning : Genderswitch , abal , geje .

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

 “Kau tahu,” Sungmin mulai membuka percakapan, “ada suatu kepercayaan ketika salju pertama kali jatuh ke bumi,” Sungmin melempar senyuman termanisnya ke arah Kyuhyun.

 

“Mereka bilang, sepasang laki-laki dan perempuan yang menyambut kedatangan salju pertama..,” Kyuhyun memotong kalimatnya, berniat menggantungnya untuk memberikan kesempatan pada otak jeniusnya agar berpikir.

 

“Akan berjodoh di masa depan,” lanjut Sungmin diselingi tawa renyah. Mata kelincinya yang hangat menatap Kyuhyun dengan pandagan innocent.

 

Alis mata Kyuhyun bertaut menatap Sungmin yang juga tengah menatapnya dengan padangan polos. Ia masih tak percaya dengan topik pembicaraan yang baru mereka angkat. “Akan—berjodoh? Sepasang laki-laki dan perempuan?”

 

Keduanya saling menatap. Nampaknya Sungmin masih belum mengerti tentang hal apa yang menghinggapi pikiran Kyuhyun. “Yeah, laki-laki dan perempuan itu akan berjodoh.”

 

Laki-laki dan perempuan yang menyambut kedatangan salju pertama di bumi akan berjodoh.

 

Hei, Lee Sungmin sadarkah kau apa yang baru kau katakan? Keduanya saling menatap, tiba-tiba Kyuhyun merasakan sesuatu yang aneh tengah melanda jantungnya. Ia mengalami sport jantung. Bayangkan saja! Hanya dengan memandang wajah Lee Sungmin, Kyuhyun merasakan sport jantung.

 

“Uhg!” Sungmin menutup mulutnya sendiri, sadar akan apa yang baru saja ia katakan pada Kyuhyun. Hei, itu tak sengaja mengatakan hal seperti itu pada orang yang telah memiliki kekasih semacam Kyuhyun. Apa yang akan dipikirkan Kyuhyun sekarang ini? “Bb—bukan maksudku..,” Sungmin melambai-lambaikan kedua telapak tangannya.

 

“Aku mengerti! Tidak mungkin juga aku berjodoh dengan bocah ingusan sepertimu!” ucap Kyuhyun sarkatis.

 

Mata Sungmin mendelik, “bocah ingusan kau bilang?” Ulangnya tak percaya. “Sudah aku bilang, aku ini sunbaemu!”

 

“Hah!” Kyuhyun mengolok dengan nada meremehkan.

 

“Lihat ini!” Sungmin menarik lengan seragam kanannya, menunjukkan bet kelas yang menempel di sana.

 

“Eh?” kali ini Kyuhyunlah yang terkejut. Berulang kali ia menatap bet dan wajah Sungmin bergantian. Ia benar-benar tak percaya dengan kenyataan ini.

 

“Aku Lee Sungmin, murid angkatan 3-6!”

 

“Kok bisa? Bohong!” Kyuhyun masih berusaha untuk menyangkal kenyataan.

 

“Kenapa keras kepala sekali, sih?” Sungmin menggetok kepala Kyuhyun.

 

“Aish! Jangan memukul kepalaku!” tangan Kyuhyun bergerak menghentikan gerakan tangan Sungmin yang memukul kepalanya. Tangan Sungmin terasa begitu dingin, seolah-olah membutuhkan kehangatan dari telapak tangan miliknya. Jujur, Kyuhyun begitu nyaman ketika tatapan matanya menyelami manik mata milik Sungmin. Ketika tangan mereka saling terpaut, ketika wajah mereka berdekatan seperti ini. Cho Kyuhyun, ada apa denganmu?

 

“Hachim!” lagi-lagi suara bersin dari Sungmin menarik kesadaran Kyuhyun. Ingus cair itu perlahan mencair dari lubang hidung Sungmin, menetes ke bawah.

 

“Aish! Menjijikkan!” Kyuhyun mengumpat sembari merogoh sesuatu di saku celananya. Ia mengeluarkan selembar kain sapu tangan berwarna biru, kemudian mengusapkannya pada hidung Sungmin, mencoba mengelap ingus yang keluar. “Heran sekali, kau itu sunbaeku, tapi mengapa sikapmu seperti ini?”

 

Sungmin sama sekali tak mengambil pusing dengan perkataan Kyuhyun yang terkesan kejam. Ia hanya mencoba meresapi wangi dari sapu tangan milik Kyuhyun yang menempel di hidungnya. Jadi begini bau Kyuhyun, sangat maskulin dan juga, menyejukkan. Tangan Kyuhyun yang menekan tengkuknya terasa begitu hangat.

 

Inilah firts meeting yang sangat Sungmin harapkan. Berada dalam keadaan seperti ini di tengah guyuran salju pertama terasa begitu romantis. Hembusan nafas Kyuhyun yang menerpa wajah Sungmin terasa begitu nyata dan memabukkan.

 

“Aku tahu aku ini tampan,” Kyuhyun memotong ucapannya, “simpan ini!” ucap Kyuhyun sembari memberikan sapu tangan miliknya.

 

Kau memang tampan. Hati Sungmin berkata, berbisik pada keheningan. “Tidak pulang ke rumah?”

 

“Aku merasa jenuh,” Kyuhyun kembali menyembunyikan kedua telapak tangannya di saku celananya.

 

“Bagaimana kalau kita pergi ke suatu tempat? Maksudku, agar kita tak merasa bosan?”

 

“Kau mau mengajakku kencan, heh? Aku telah memiliki Seohyun!” jawab Kyuhyun dengan nada tinggi.

 

Aku telah memiliki Seohyun! Satu perkataan Kyuhyun cukup membuat Sungmin merasa terpojok. Kata-kata itu seolah-olah menyindir perasaannya yang bertepuk sebelah kanan. Itu menyakitkan, Cho Kyuhyun. Bahkan Sungmin sudah sangat tahu bahwa kau adalah kekasih dari Seohyun.

 

“Bb—bukan maksudku seperti itu, dasar Kyuhyun babo!” lengan mungil Sungmin mendorong tubuh Kyuhyun dengan kasar kemudian berlari, meninggalkan Kyuhyun yang hanya menatapnya cengo. Yeah, tidak dipungkiri lagi bahwa Sungmin begitu tersinggung dengan presepsi Kyuhyun yang seenaknya. Walau Sungmin menyukainya, bukan berarti ia akan merebut Kyuhyun dari Seohyun.

 

Huh, Sungmin benar-benar baru menyadari bahwa Kyuhyun memiliki sifat yang begitu buruk, menyebalkan dan sok tahu!

 

“Cho Kyuhyun sialan!” Sungmin bergumam sembari menendang kerikil kecil yang menghalangi langkahnya. Tunggu, sejak kapan hujan salju itu berhenti menghujam tubuh mungil Sungmin? Sungmin benar-benar tahu bahwa pandangannya sama sekali tidak salah. Ia menengadahkan kepalanya, ada payung berwarna biru yang melindungi tubuhnya dari hujatan salju.

 

Noona?” suara tenor seorang laki-laki yang berdiri di sampingnya cukup membuat Sungmin terkejut.

 

“Donghae?” Sungmin mengeryitkan alisnya ketika mendapati tubuh Donghae di sebelahnya. Laki-laki itulah yang mencoba membagi payungnya. Donghae adalah juniornya di kelas bela diri dulu. “Sedang apa?”

 

“Membeli beberapa cemilan, kemudian aku melihatmu di sini.”

 

“Ahh, geureogeuna..,” Sungmin mengangguk-anggukkan kepalanya tanda mengerti.

 

“Mau aku antar pulang? Sepertinya noona tak membawa payung di tengah guyuran salju.”

 

“Baiklah. Terimakasih,” senyum manis Sungmin terpampang, sengaja ia tunjukkan pada Donghae sebagai ucapan terimakasih yang tulus.

 

OoOoO

Kyuhyun mengeryitkan alisnya setelah ia mendapatkan bentakan dari Sungmin. Ia hanya bisa menatap tubuh Sungmin yang perlahan menjauh dari tempatnya berdiri. Hei, ada apa dengan wanita itu? Aneh sekali.

 

Srek. Kaki Kyuhyun terasa menendang sesuatu. Iapun menundukkan kepalanya, pandangan matanya menatap sebuah dompet berwarna pink cerah tergeletak di sana. Milik Sungminkah?

 

Tangan Kyuhyun membuka dompet itu dengan hati-hati. Ia raih kartu pelajar yang terselip di dalamnya. Benar, sepertinya ini milik Sungmin. Kalau begitu ia harus berlari menyusul wanita aneh itu dan mengembalikan benda ini.

 

Baik, itu berarti ia harus mengunjungi apartemen Sungmin. Untung saja alamat itu tercatat dengan jelas di kartu pelajar sehingga Kyuhyun bisa mengantarnya. Blok 3 nomor 3201? Hei, bukankah itu berarti ia adalah tetangganya? Apartemen Kyuhyun berada di blok 3 nomor 3203! Kebetulan sekali.

 

Kyuhyun melangkah santai. Payung putih yang kemarin Kyuhyun pinjamkan kepada Sungmin kini telah kembali ke tangannya. Salju turun dengan deras, huh, untung saja. Hei, jajanan yang  terpajang di pinggir jalan membuat Kyuhyun berpikir untuk membelinya. Beberapa permen warna-warni. Ia pikir Sungmin akan suka bila ia membeli beberapa permen lolipop itu untuknya.

 

Kyuhyun tersenyum sembari menenteng satu kardus permen lolipop yang baru ia beli. Sepertinya seorang Cho Kyuhyun benar-benar tersihir oleh senyuman Lee Sungmin.

 

“Ini dia..,” Kyuhyun memperhatikan angka yang tertempel di pintu apartemen berwarna putih tersebut. Nomor 3201. Jemari Kyuhyunpun memencet tombol merah yang berada di pojok kanan pintu dengan tidak sabaran.

 

Seorang membuka pintu, “nugu—eh?” tepat, mata kelinci itu berbinar ketika ia mendapati sosok yang berdiri di depan pintu apartemen miliknya.

 

“Hough.. dingin!” ucap Kyuhyun mendramatisir keadaan.

 

“Ayo masuk?” Sungmin menarik lengan Kyuhyun masuk ke dalam apartemennya. Dengan sebuah senyuman menakutkan Kyuhyun masuk. Namun,

 

“Donghae hyung?” Kyuhyun terheran ketika ia mendapati seorang laki-laki yang ia kenal duduk di sofa Sungmin.

 

“Oh, hai Kyu!” Sapa Donghae.

 

“Duduklah sebentar! Aku akan membuatkanmu coklat panas,” suara Sungmin kembali menyadarkan Kyuhyun. Laki-laki berambut blonde itu mengangguk kemudian duduk di samping Donghae yang sibuk menguyah snack.

 

Pertanyaan yang berputar di otak Kyuhyun adalah, mengapa Donghae ada di apartemen Sungmin? Setahu Kyuhyun, apartemen Donghae terletak di kawasan Gwangju. Apa Sungmin dan Donghae berpacaran kemudian berkencan?

 

“Ss—sedang apa, hyung?” tanya Kyuhyun pada akhirnya.

 

“Hanya mengantar Minnie noona. Lalu, untuk apa kau kemari?” tanya Donghae balik.

 

“Aku hanya ingin mengantarkan dompet Sungmin yang kebetulan aku temukan.”

 

“Panggil dia dengan noona, Kyu! Dia itu seniormu, hormatilah ia!”

 

Huh, orang ini begitu menyebalkan. Mengapa ia mengatur Kyuhyun seperti itu? Bukankah Donghae juga salah memanggil Sungmin dengan nama panggilan Minnie? Heh, menggelikan.

 

“Minumlah, Kyu!” suara imut Sungmin tiba-tiba muncul bersamaan dengan coklat hangat yang tersaji di atas meja. Mata kelinci itu menatap wajah Kyuhyun sekilas, kemudian beralih menatap Donghae yang duduk di samping Kyuhyun. “Kebetulan sekali kalian bertemu. Ada apa kemari, Kyu?”

 

“Ah, ini..,” Kyuhyun melempar dompet pink yang sedari tadi bersembunyi di kantung celananya. “Untung saja aku yang menemukannya.”

 

“Eh, dompetku?” Sungmin berteriak dengan suara manjanya. “Gomawo, Kyuhyunnie..”

 

Kyuhyunnie? Panggilan baru dari seorang Lee Sungmin untuk Cho Kyuhyun.

 

“Jangan memanggilnya dengan nama manis seperti itu, noona! Bisa-bisa Seohyun marah kepadamu!” tiba-tiba suara lain menyela. Suara siapa lagi kalau bukan suara Donghae.

 

“Aih, kau benar! Maafkan aku, Kyuhyun-ah..,” ucap Sungmin sembari menundukkan kepalanya.

 

Damn it! Kyuhyun melempar deathglare kepada Donghae agar laki-laki berjuluk ikan teri itu menutup mulut isengnya.

 

“Kau tidak pulang, Kyu? Nanti Seohyun mencecarmu dengan beragam pertanyaan aneh!”

 

Benar saja, sebuah saran itu kembali terdengar dari mulut Donghae. Huh, kalau saja Donghae seumuran dengannya, bisa saja Kyuhyun langsung menyumpal mulut isengnya dengan bantal sofa milik Sungmin. Tapi, benar juga sih, kata Donghae.

 

“Baik, aku akan pulang.”

 

“Eh, apa itu, Kyu?” Sungmin menunjuk kardus coklat yang sedari tadi ditenteng oleh tangan Kyuhyun.

 

“Ah, ini.. Aku ingin membeli ini untuk Seohyun, tapi aku lupa dia sedang diet. Untukmu saja!” alasan konyol Kyuhyun terlontar.

 

“Wah, gomawo!” Teriak Sungmin girang. “Wah, lolipop!”

 

“Kau bisa pulang, Kyu!” suara sinis Donghae kembali terdengar. Oh hei, ayolah! Itu terkesan seperti sebuah pengusiran! Kyuhyun menatap wajah Donghae dengan tatapan sinis, sepertinya ia belum pernah tahu bagaimana si evil magnae ini bila marah. “Mengapa menatapku seperti itu?”

 

“Seharusnya kau juga cepat pulang, hyung! Sungmin noona, hati-hati dengan Donghae hyung. Dia itu pervert!” Ucap Kyuhyun kemudian berlalu.

 

“Eh, pervert?” mata kelinci Sungmin menatap wajah Donghae dengan pandangan yang sama sekali sulit untuk diartikan. Nampaknya wanita itu telah termakan oleh perkataan Kyuhyun. Yeah, siapa yang tidak tahu bahwa otak Sungmin adalah otak yang polos. “Ii-ini sudah hampir malam, seharusnya kau juga pulang, Hae!”

 

Noona, jangan mudah percaya dengan perkataan Kyuhyun! Dia memang suka berbicara seenaknya,” Donghae mencoba membela diri.

 

“Mungkin eommamu akan marah padamu. Lebih baik kau cepat pulang, Hae!”

 

Donghae memutar bola matanya dengan gerakan malas. Sebal sekali ia. “Baik, aku pulang, noona!”

 

Blam! Pintu apartemen itu tertutup dengan keras. Nampaknya Donghae tersinggung dengan pengusiran Sungmin. Jelas saja, ia benar-benar tak ingin manusia pervert berada di rumahnya ketika malam hari.

 

Sungmin meraih kardus coklat yang diam membisu di atas meja. Beberapa lolipop warna-warni bersembunyi di dalamnya, benar-benar menggoda Sungmin untuk menyantapnya. Lolipop ini begitu istimewa, malah lebih istimewa daripada coklat mahal yang berharga ratusan ribu won perkotaknya. Sungmin meraih satu lolipop kemudian ia jilat dengan hati-hati.

 

“Akh! Senangnya!” teriaknya girang. Iapun berlari menuju balkon rumahnya.

 

Brak! Tubuh Sungmin terjatuh karena terpeleset. Benar saja, hari ini salju turun dengan lebat dan membuat lantai balkon apartemen Sungmin basah dan licin. Tangan Sungmin mengusap-usap pantatnya yang terasa panas.

 

“Hahaha!” suara bass itu terdengar, suara yang sangat Sungmin kenali terdengar begitu keras. Apa laki-laki itu tengah menikmati udara malam di balkon? Sungmin menyembulkan kepalanya, mencoba mengintip ke arah balkon apartemen Kyuhyun yang hanya berjarak satu rumah dengannya.

 

Mata kelinci Sungmin terbelalak, yeah, Kyuhyun memang berada di balkon apartemennya. Dia tertawa karena dirinya! Terlihat sekali bahwa Kyuhyun tengah menertawakannya karena kelakuan bodoh Sungmin. Ini begitu memalukan! Sungmin berinisiatif untuk kembali berbalik kemudian masuk ke dalam apartemen dengan secepat mungkin. Namun,

 

Brak! Lagi-lagi Sungmin kembali terjatuh karena tidak hati-hati.

 

“Astaga!” Kyuhyun berteriak bersamaan dengan bunyi ‘brak’ yang ia dengar. “Kau tidak apa-apa?”

 

“Sakit,” Sungmin meringis. Ingin sekali ia menangis sekarang juga karena hal ini. Pantatnya benar-benar terasa panas, sepertinya tulang pantat yang ia punya telah remuk dan hancur. Ahh, ini sakit sekali.

 

“Hei, pantatmu sakit, yah? Hahaha!” tawa itu terdengar semakin keras. Oh God, betapa malunya Sungmin saat ini.

 

“Dasar Kyuhyun babo!” teriak Sungmin kemudian merangkak ke dalam.

 

OoOoO

“Selamat pagi, noona!” suara familiar milik Donghae tiba-tiba terdengar, cukup membuat Sungmin sedikit terkejut.

 

“Ahh, pagi,” balasnya. Wangi parfum Donghae yang maskulin menyambut syaraf penciuman Sungmin.

 

“Apa noona sudah tahu, aku dengar hari ini class meeting,” Donghae mencoba mengawali pembicaraan.

 

Jinjjayo?”

 

Ne, beberapa hari lagi ‘kan natal, noona! Pasti akan ramai dengan festival..”

 

“Benar, beberapa hari lagi natal akan datang,” Sungmin bersungut, sedih juga ia ketika mengingat ia tak bisa pulang ke China. Alasannya? Tentu saja karena waktu liburan yang terlalu singkat. Pasti para guru akan memberikan tugas liburan musim dingin yang menyebalkan. “Aku akan ke atap sekolah.”

 

“Ke atap sekolah? Baik, aku ikut!”

 

Yeah, pada akhirnya dua orang itu berjalan beriringan menuju atap sekolah. Atap sekolah adalah tempat yang paling bagus untuk melakukan semuanya, bukan? Tak akan ada siswa yang mau ke atap sekolah yang diselimuti keheningan. Kecuali Kyuhyun dan Sungmin, mungkin? Yeah, alasan Sungmin betah berada di atap sekolah karena Kyuhyun.

 

“Aku bilang aku dan Younghwa oppa tak ada hubungan apa-apa!”

 

Tunggu, kenapa ada suara seorang perempuan berteriak-teriak sembari menyebut nama Jung Younghwa, vocalis band sekolah yang terkenal itu?

 

“Lalu kenapa kau berangkat sekolah dengannya?”

 

Hei, ini suara Kyuhyun! Sungmin menghentikan langkah kakinya, tangan kanannya mengisyaratkan Donghae agar tetap diam di tempat. Mencoba mencuri dengar rupanya.

 

“Ya Tuhan, Kyuhyun oppa kau berlebihan!” teriak sang perempuan lagi.

 

“Bagaimana aku tidak marah ketika melihat KEKASIHKU bergandengan tangan dengan namja lain, hah?”

 

Teriakan Kyuhyun tak kalah keras dari teriakan sang wanita yang ditafsirkan sebagai Seohyun. Yeah, Sungmin dan Donghae tahu siapa kekasih Kyuhyun.

 

“Lupakan saja! Aku tidak peduli!” jawab Seohyun pada akhirnya.

 

Hening. Tak ada sahutan dari Kyuhyun. Hei, itu membuat Sungmin dan Donghae menjadi curiga. Apa yang mereka lakukan? Apa mereka telah pergi dan berdamai? Sungmin menggeser kepalanya, mencoba mengintip Kyuhyun.

 

Oh Tuhan, pemandangan di depan begitu menyakitkan! Entah mengapa dada Sungmin terasa berdenyut sakit ketika lensa matanya mendapati pemandangan tidak senonoh yang ada di depannya. Donghae yang juga penasaran karena melihat ekspresi Sungmin yang tak biasa akhirnya ikut mengintip.

 

Noona!” Donghae berteriak dengan suara kecil, kedua telapak tangannya reflek menutup mata Sungmin yang terbelalak.

 

Jadi beginikah rasanya? Begitu sakit seperti terkena sebuah penyakit mematikan secara mendadak. Rasanya Sungmin ingin mati saat ini juga ketika ia melihat adegan itu.

 

Adegan Kyuhyun dan Seohyun berciuman.

 

TBC

Music : Nobody Know by DBSK

 

Sunbae (선배) : senior

Babo (바보) : bodoh

Noona (누나) : kakak pr –pemanggil lk

Geureogeuna (그러그나) : begitu

Nugu (누구) : siapa

Hyung (형) : kakak lk –pemanggil lk

Gomawo (고마워) : terimakasih –informal

Magnae (막내) : anak termuda

Eomma (엄마) : ibu

Jinjjayo (진짜요) : benarkah, benar

Ne (네) : ya

Namja (남자) : lelaki

71 thoughts on “Christmas is Finally Here! Chap 2

  1. Aaah~ senangnya Kyumin ternyata tetanggaan.. Hehe
    Jiyoo emang paling2 deh klo bikin genre hurt.. Dapet banget feelnya..😮
    Udah ah cuap-nya mw lanjut ke chap 3.. Hoho

  2. kirain mereka putus ~~
    eh,,malah ciuman ~~
    jadi panas hati saya#apa hubungan.a

    udah,,Ming sama Hae aja #Hyuk jae nangis dipojokan

  3. Waduh si minnie kasian bngt ya hrus melihat adegan tdk senonoh , emnga ada adegan apa ya????????

    Udah deh kyu putusin aja si seo itu tuh jadian deh sama sungmin, ak setujuuuuuuu bngt deh pokoknya

    Lanjut baca ahhhhhhhhhhh😀

  4. wahh disini muncul bang ikan yaa#plakkk
    hae tu suka ma ming ya???
    n q seneng banget tahu kalo kyumin tetanngaan….
    tapi kenapa kok ada adegan kyuseo kissu….
    kan kasihan ming*huwaaanangisbarengming*

  5. omo~~?!
    seokyu?? ah unni knp ada adegan sperti itu? apa tdk bisa d gnti? misalnya seo jatuh k bawah gtu.. ehehehe.. miaaan>< mana d ketawain si epil lg.. kkkk..

    bang ikan teri waeyo? betah amat d apartement ming~ jgn2..

    okelah next chap ajadeh..

  6. Unnie SONE ya? Kok kayaknya betah banget nyempilin Seo ke ff nya KyuMin kkkkk~ jangan² authornya SeoMates nih?

    Oh iya, banyak ff KyuMin ‘hurt’ ya disini? JiYoo unnie suka sama yg sedih²kah?

    Gak koment banyak(?), cuma mau bilang, poor Ming TToTT
    Seo sama Younghwa aja deh unn~ *maksain*

    • iya, eonni SONE . hehehehe tapi eonni bukan seomates, cuman ngefans sama karakternya Seohyun eonni .. hehehe
      aku suka sama cerita yang sedih, apalagi kalo si uke yang tertindas *plak plak* hhehehehehe

  7. Nah kan benar ming tersakiti di sini. T.T
    Cho Kyuhyun cepatlah sadar kalau hanya Lee Sungmin jodohmu !!!
    Poor sungmin.😥

  8. Ya ampun hae sm kyu ckck =,=
    kyu jg lgian pke gengsi sgla sih tinggal blng iya aja pke sgla alesan seo seo =,=
    o.o jdi kyu ama ming tetanggan?:/ hahaha😀
    psti lucu bgt ekspresi’a ming pas jatoh😀

  9. Ohh tuhan kuatkn hati mu ming,kasiaan skali ming dsni trsiksa dgn prsaan’a sndri,cinta brtepuk sebelah tngan

  10. Hah, udah deh seo langsung aja sama yonghwa -..- bikin ribet aja wkk

    Tumben si ikan keluar ga lgsg pairing sm hyuk xD

  11. Kyu manggil minnie bocah ingusan, padahal yang ingusan dia sendiri *digetok

    Itu kenapa MY HAE FISHY ke apartement minne ?? Aisssh aku cemburu ==,

    Kyu itu keterlaluan == udah tau seo selingkuh, tetep aja dipertahanin malah pakai berciuman jugaa ?? Dasar Kyu BABBO
    minnie-ah berjuanglah, FIGHTING^^

  12. Kyaaa!!! Hae cepattt selamatkan ming dr adegan 17++ itu *plakk #digatak kyuseo
    Aduhh miriss dehh , kyu jg terlalu badai pesonanya , jdi ming suka kan ?
    Wkkwkw ,
    Smoga kyuseo cepet putus deh biar kyumin bersatu , kkk~

  13. Heuh, mereka malah kiss pulak -_- bagus dong kyu putus sama nty ubi, jadi sungmin lebih gampang dkt dgn kyuu -_-

  14. OMG kenapa harus ada kisseu nya seokyu saeng ? aq ga sukaaa deeeh..kasian minnie tuu..udahlaah buat seokyu putus aja…minnie tu cinta bgt ama kyu.. kyuu udah putusin aja lampir seohyun tuh #dibacok author suka2 nya aja..ff ff siapa ? kabuuurr ke chap 3

  15. Mereka tetanggaan. Senangnyaa~
    Ini kek judul lagu pacar lima langkah tapi ini masih gebetan ding😀 *okejayusguekambuh*

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s