Christmas is Finally Here! Chap 1

Christmas is Finally Here!

 

Genre : Romance , Drama

 

Rate : T+

 

pairing : KyuMin , KyuSeo , Dong Hae , and etc

 

Part : 1/10

 

Warning : Genderswitch , abal , geje .

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

“Malam natal sebentar lagi,” wanita bergigi kelinci itu duduk terdiam di depan jendela. Kemurungan kian mendominasi wajah manisnya. Bagaimana tidak? Inilah natal tahun ketiga dalam kalender hidupnya yang harus ia jalani sendiri. Orang tuanya? Jangan ditanya, wanita itu akan marah bila ada yang bertanya seperti itu.

Oke, mari telusuri lebih lanjut tentang kehidupan seorang Lee Sungmin. Dia adalah gadis berusia 18 tahun yang duduk di bangku ke-3 sekolah Byeoldeul International High School. Memilik kakak yang ia sebut sebagai workaholic bernama Tan Zhoumy. Bermarga China? Jangan heran, Sungmin memiliki appa yang berwarga negaraan China bernama Tan Hangeng. Appa yang tampan, baik, dan juga hangat. Ibunya bernama Kim Heechul, warga negara Korea asli. Ada yang bertanya mengapa Sungmin memiliki nama dan marga Korea? Itu karena sang ibu yang bernama Lee Heechul memberikannya sebuah nama Korea ketika ia lahir.

Cukup, itulah sedikit ulasan tentang keluarga Sungmin. Namun, apa yang membuat wanita itu menjadi semakin murung? Tentu saja karena tahun ini ia harus menjalani natalnya sendiri. Tiga tahun yang lalu saat ia masih bersekolah di China, ia masih bisa merayakannya dengan keluarga. Namun, semenjak ia menuruti pemikiran bodohnya dulu, semuanya berubah!

Tahukah apa kesalahan fatal Sungmin?

Ia jatuh cinta pada seorang laki-laki muda bernama Cho Kyuhyun, siswa dari Korea yang menjalani masa pertukaran pelajar selama tiga bulan di sekolah Sungmin. Yeah, Sungmin langsung merengek kepada orang tuanya untuk pindah sekolah agar ia bisa mengejar Kyuhyun. Dan akhirnya? Ia sendiri di Negara Ginseng ini!

Dengan bodohnya Sungmin mendaftar sebagai murid di sekolah Kyuhyun. Dan pada hari berikutnya ketika ia sengaja menguntit Kyuhyun, ia melihat Kyuhyun tengah bermesraan dengan seorang wanita, bukan wanita asing. Melainkan wanita yang tak kalah jenius dari Kyuhyun, Seo Joo Hyun, murid kelas 2 jurusan seni. Hah, memuakkan.

Bahkan sampai sekarang Kyuhyun sama sekali tak mengenalnya. Sungmin benar-benar merutuki perbuatan bodohnya di masa lalu. Wajar saja ia melakukan tindakan tanpa berpikir, waktu itu ia masih duduk di kelas  tiga SMP! Sang appa, tak memperbolehkan ia kembali ke China sebelum ia menyeselaikan studinya hingga mencapai gelar master atau gelar tinggi lainnya. Itu masih lama! Ini sama halnya Sungmin menandatangani kontrak dengan agensi terkenal selama berpuluh-puluh tahun di suatu negara asing tanpa berpikir terlebih dahulu.

Berjalan di tengah udara lembab, ini semua merupakan akhir dari musim hujan. Ia biarkan tubuhnya terguyur oleh rintik-rintik kecil air hujan. Ia suka dengan rintikan air hujan yang menghujam kulit tubuhnya. Hah, setidaknya itu semua tak akan membuatnya jatuh sakit.

Bruk!

“Aduh!” Sungmin memejamkan matanya ketika ia merasakan tubuhnya menyenggol bahu seseorang, Itu membuat keseimbangan tubuhnya seketika hilang. Ia terjatuh dan tak sengaja terjerembab dalam lubang penuh air hujan yang menggenang. Rok mininya basah!

“Maaf, noona?” suara bass itu terdengar nyaring bersamaan dengan uluran tangannya. Nampaknya laki-laki itu merasa sedikit tidak enak dan mencoba membagi payungnya dengan Sungmin.

Gwaen—Kyuhyun?” mata kelinci Sungmin membulat saat kepalanya mendongak, mendapati wajah tampan Kyuhyun berada di atasnya. Dan jangan lupa, Kyuhyun mencoba melindunginya dari guyuran hujan.

Ne?” wajah Kyuhyun terlihat kebingungan saat wanita berpakaian minim di akhir musim hujan ini memanggil namanya. Mungkin terpesona akan ketampanannya, heh? Tapi, hei! Itu sama sekali tak ada hubungannya, Cho Kyuhyun!

Sungmin menerima uluran tangan Kyuhyun. Kyuhyun menarik tubuhnya untuk kembali bangkit, menghadap dirinya. Wajahnya memerah, debaran jantungnya berdentum lebih keras dari biasanya. Bagaimana tidak? Tangan mereka saling bertautan, seolah-olah seperti sepasang kekasih yang tengah berbagi kehangatan di tengah rintik-rintik hujan dan saling berbagi payung. Romantis, pikir Sungmin.

Noona mengenalku?” suara bass Kyuhyun meluluhlantakkan segala pemikiran aneh Sungmin, membuat Sungmin menjadi salah tingkah.

“Tt—tentu saja!” Sungmin menelan salivanya kelu, baru kali ini ia berbicara dengan Kyuhyun. Rasanya perasaan ini ingin meledak. “Kk—kau, ‘kan.. anak nomor satu.. dd—di sekolah!” Oh Sungmin, jangan membuat Kyuhyun menentukan imagemu dengan perkataan gagapmu.

“Jadi, kau adik kelasku?”

Senyum Sungmin mendadak luntur ketika gendang telinganya menangkap presepsi Kyuhyun. Bibirnya mengerucut tidak senang. “Aku sunbaemu!”

“Apa?” Kali ini Kyuhyun membulatkan matanya, perempuan itu bilang bahwa ia sunbaenya? Yang benar saja! Lihat saja wajahnya, sangat kekanakan. “Jangan mencoba membohongiku.”

“Apa, sih?” Sungmin semakin mengerucutkan bibirnya. “Aku sunbaemu!” ucapnya lagi, kali ini penuh dengan penekanan di setiap katanya.

“Jangan bercanda, nona kecil!” Kyuhyun menyundul dahi Sungmin dengan jari telunjuknya. Membuat Sungmin terjungkal ke belakang. “Oke, bawa ini! Seharusnya adik kecil sepertimu tidak bermain di tengah hujan!” Kyuhyun menggenggam tangan Sungmin, menyuruh wanita itu agar menggenggam erat payung putih miliknya. “Sampai jumpa!” Kyuhyun mengacak rambut Sungmin kemudian pergi begitu saja.

“Ada apa dengan anak itu?” Sungmin mengumpat dalam-dalam semua kekesalannya. Manik matanya menatap punggung Kyuhyun yang semakin lama semakin jauh dari tempatnya berdiri.

Ini sama sekali bukan keinginannya. Dulu ia pernah bermimpi dan berharap, dia dan Kyuhyun akan bertemu di sebuah tempat yang indah. Kemudian mereka akan saling bertukar pandang dan akhirnya saling jatuh cinta. Seperti itulah kira-kira first meeting yang ia harapkan.

Namun sepertinya itu sangat mustahil. Terlebih Kyuhyun lebih menganggap dan mencetak imagenya sebagai seorang perempuan kecil. Menyebalkan.

OoOoO

Hari ini, Sungmin berniat untuk mengembalikan payung Kyuhyun yang ia bawa kemarin. Lima menit lagi pelajaran akan berakhir, dan itu artinya ceramah dari Jung seonsaengnim akan segera berakhir. Sungmin sudah cukup mengantuk dengan adanya khotbah rutin setiap Jung seonsaengnim datang ke kelasnya.

“Jangan tertidur atau Jung seonsaengnim akan membunuhmu di detik-detik terakhir ini!” terdengar suatu bisikan lembut dari samping tempat duduknya. Bisikan itu berasal dari seorang wanita berpipi temben dan tak kalah imut dari Sungmin. Henry Lau, sahabat Sungmin. Ialah satu-satunya teman Sungmin di Korea. Alasan yang menjadikan Henry sebagai sahabatnya adalah, Henry sama seperti dirinya. Maksudnya, mereka sama-sama pernah tinggal di China.

Sungmin mengangkat kepalanya dengan enggan, matanya kembali fokus ke papan tulis. Hah, sepertinya Jung seonsaengnim tengah menuliskan beberapa hal penting mengenai perang Korea. Oke, Sungmin sama sekali tak tertarik.

Tring!

Bel singkat tanda dimulainya waktu break bagi para siswa berdentang nyaring. Membuat Sungmin langsung membuka mata kelincinya. Ia tatap Jung seonsaengnim yang mulai melangkah pergi dari dalam kelas. Hah, akhirnya..

“Mau kemana, Minnie?” Henry menayai Sungmin ketika mata sipit miliknya mendapati Sungmin meraih payung yang sedari tadi bertengger di pojok kelas. “Di luar tidak hujan, kan?”

“Tentu saja tidak, Mochi!” ucap Sungmin. “Aku pergi dulu!”

Pasti pergi menemui Kui-Xian. Batin Henry.

Benar, benar kata batin Henry. Sungmin pergi ke atap sekolah, seperti biasa. Namun kali ini ia sama sekali tak berniat untuk mengintip atau menguntit Kyuhyun bermain PSP. Ia hanya ingin mengembalikan payung yang ada di tangannya. Yeah, atap sekolah adalah tempat utama Kyuhyun untuk menghabiskan waktu istirahatnya dengan bermain PSP.

“Aku melihatmu dengan Younghwa sunbae kemarin sore!” tiba-tiba terdengar suara Kyuhyun dengan nada tinggi, sontak membuat Sungmin menempelkan tubuhnya di dinding, bersembunyi.

“Kami hanya jalan berdua! Apa itu salah?” kali ini suara seorang wanita menyahut. Seohyunkah?

“Seharusnya kau tahu diri! Kau itu milikku!” Pembelaan dari Kyuhyun terdengar. Pernyataan yang Kyuhyun ucapkan dengan tegas tadi cukup membuat Sungmin sakit hati. Seohyun itu milik Kyuhyun.

“Kenapa, sih, oppa selalu over protective seperti itu?”

“Aku seperti itu karena aku mencintaimu!”

Bulir kesedihan meluncur dengan mulusnya dari mata kelinci Sungmin. Pernyataan cinta Kyuhyun yang bukan tertuju untuknya terucap dengan mudah, begitu menyakiti batin Sungmin. Ia patah hati. Baik, tidak seharusnya ia terus berada di sini dan menguping pembicaraan yang semakin membuat hatinya sakit. Oh Tuhan, malang sekali anak ini?

“Eh, Minnie? Waeyo?” seorang yeoja dengan pipi temben menghentikan langkah kaki Sungmin. Perempuan itu mendongakkan kepalanya, menunjukkan wajahnya yang terlihat sedikit berantakan.

“Tidak apa-apa,” jawab Sungmin sembari mengerucutkan bibirnya.

“Kau tidak bertemu dengan Kui Xian, yah?”

“Ahh, jangan bahas dia!” Sungmin menatap Henry dengan tatapan malas.

“Kau kenapa, sih? Aneh sekali!”

“Bel masuk, Mochi!” sekali lagi Sungmin mencoba mengalihkan perhatian, beruntung bel tanda waktu istirahat telah berakhir berdentang. Itu berarti tak akan ada penolakan dari Henry.

OoOoO

Sungmin melangkahkan kakinya dengan malas, menyusuri lorong sekolah yang telah sepi. Ia sengaja pulang paling akhir dari semua murid hari ini. Ia beralasan suasana sekolah yang khas membuatnya lebih betah daripada harus berada di apartemen seorang diri. Namun pada kenyataannya tidak seperti itu. Itu hanyalah sebuah alasan konyol yang sengaja Sungmin katakan pada Henry agar Henry mau pulang terlebih dahulu.

Tangan Sungmin memutar-mutar gagang payung putih yang sedari tadi digenggamnya dengan erat, seolah-olah merubah fungsi alat itu menjadi sebuah tongkat pemimpin drum band. Huh, pada akhirnya ia tak jadi mengembalikan payung itu ke Kyuhyun. Ia tak mau bertemu dengan namja itu hari ini. Sungmin terus melangkahkan kakinya menuju atap sekolahnya.

“Di sini,” ucapnya pelan sembari memegang pagar atap sekolah. Yeah, tepat di sinilah Kyuhyun selalu menyandarkan tubuhnya. Telapak tangan Sungmin yang mulai membeku membelai pipa berwarna putih itu dengan gerakan pelan. Sungmin kembali tersenyum kecil. “Andaikan dia tahu,” Sungmin membalikkan badannya.

“Halo!”

“Huwa!” teriakan itu terdengar begitu keras bersamaan dengan tubuh Sungmin yang terjungkir ke belakang. Hei, bila laki-laki yang berniat ‘menyapa’ Sungmin tadi tak menarik tangan Sungmin ke depan, bisa-bisa Sungmin benar-benar jatuh terjungkal ke bawah, terjatuh dari ketinggian beberapa puluh meter.

Tunggu. Dua orang itu saling bertatapan. Lengan kiri sang lelaki yang memeluk pinggang Sungmin tak bergerak sama sekali. Sedangkan tangan kanannya? Tangan kanan milik sang lelaki tengah menggenggam erat lengan Sungmin, seolah-olah tak membiarkan lengan itu pergi menjauh darinya.

Tidak. Debaran jantung Sungmin yang terdengar begitu keras membuat Sungmin hampir kehabisan nafas. Wajah tampan yang berjarak beberapa centimeter dari wajahnya itu benar-benar membuatnya mabuk kepayang. Sungmin ingin terus berada di posisi seperti ini, tubuh Kyuhyun yang mendekapnya begitu hangat.

“Hachim!” Damn it! Hidung Sungmin yang tiba-tiba terasa gatal akhirnya bersin. Membuat akal sehat Kyuhyun kembali dan melapaskan dekapannya.

“Ehm! Ehem!” nampaknya laki-laki itu juga salah tingkah, lihat saja ia sekarang. “Hampir saja kau terjatuh,” ucapnya dengan nada kaku.

“Eung..,” Sungmin mengangguk. “Terimakasih,” hei Lee Sungmin! Seharusnya kau tak perlu berterimakasih! Laki-laki yang berdiri di depanmu itulah penyebab kau hampir terjatuh.

“Sedang apa? Sudah hampir sore,” Kyuhyun mengawali pembicaraan.

“Hanya merasa bosan berada di apartemen,” jawab Sungmin sekenanya. “Kau sendiri?” mata kelinci Sungmin menatap wajah tampan milik Kyuhyun.

“Aku juga,” laki-laki berambut blonde itu tersenyum pahit. Guratan-guratan kesedihan sedikit terlukis di wajahnya.

“Hachim!” Sungmin tiba-tiba kembali bersin, membuat Kyuhyun menoleh ke arah Sungmin dengan melemparkan tatapan mengejek.

“Bocah mudah sekali terkena flu!” Kyuhyun melepas syal rajut yang ia pakai, kemudian melilitkannya di leher Sungmin.

Perbuatan Kyuhyun benar-benar membuat Sungmin melayang. Di balik sifat sok tahunya, tersembunyi sifat yang sangat ramah. Setahunya, Kyuhyun adalah orang yang cuek dan cukup tak peduli denga keadaan sekitar. Namun, mengapa sekarang laki-laki itu melilitkan syal hangat miliknya di leher Sungmin?

Benda ringan berbentuk seperti kapas tiba-tiba berjatuhan. Salju pertama tiba-tiba muncul.

“Wah, salju pertama tahun ini telah turun, yah?” Kyuhyun menarik tangan kanannya yang sedari tadi sibuk merapikan syal di leher Sungmin, ia menengadahkan tangannya. “Sayang sekali.”

Sungmin tahu arti dari ucapan yang terakhir Kyuhyun katakan. Pasti ia ingin melewatkan saat-saat seperti ini bersama Seohyun, wanita yang sangat ia cintai, bukan dengan dirinya.

“Sudahlah,” Sungmin menyingkirkan tangan Kyuhyun yang terus merapikan syalnya. Kini tangan mungilnya yang bertugas merapikan syal yang melilit lehernya. “Tto gomawo.”

Mereka terperangkap dalam kecanggungan. Entah mengapa Sungmin tak ingin mengajak Kyuhyun berbicara. Dan Kyuhyun, laki-laki itu lebih memilih merutuki nasibnya. Keduanya saling menengadahkan tangannya.

“Kau tahu,” kali ini Sungmin ingin memulai membuka percakapan, “ada suatu kepercayaan ketika salju pertama kali jatuh ke bumi,” Sungmin melempar senyuman termanisnya ke arah Kyuhyun.

“Mereka bilang, sepasang laki-laki dan perempuan yang menyambut kedatangan salju pertama..,” Kyuhyun memotong kalimatnya, berniat menggantungnya untuk memberikan kesempatan pada otak jeniusnya agar berpikir.

“Akan berjodoh di masa depan,” lanjut Sungmin diselingi tawa renyah. Mata kelincinya yang hangat menatap Kyuhyun dengan pandagan innocent.

Alis mata Kyuhyun bertaut menatap Sungmin yang juga tengah menatapnya dengan padangan polos. Ia masih tak percaya dengan topik pembicaraan yang baru mereka angkat. “Akan—berjodoh? Sepasang laki-laki dan perempuan?”

Keduanya saling menatap. Nampaknya Sungmin masih belum mengerti tentang hal apa yang menghinggapi pikiran Kyuhyun. “Yeah, laki-laki dan perempuan itu akan berjodoh.”

TBC

Music : True Love by Super Junior Mandarin

Appa (아빠) : ayah

Noona (누나) : kakak pr –pemanggil lk

Ne (네) : ya

Sunbae (선배) : senior

Oppa (오빠) : kakak lk –pemanggil pr

Waeyo (왜요) : kenapa

Yeoja (여자) : perempuan

Tto gomawo (또 고마워) : terimakasih lagi

82 thoughts on “Christmas is Finally Here! Chap 1

  1. waaa ga nyangka min nekat bgt sampe’ ngikutin kyu ke korea…
    ck pasti sakit tuh liat kyu kaya’ gitu ama seo… ><
    yeah kyuhyun dan sungmin memang jodoh dimasa depan..🙂

  2. Knpa Seo ada lgii TT.TT…
    Nenek sihir itu ska skali mngganggu*dijitak seohyun*-.-
    Tpii untung udh putus ma papi epil*ditendangKyu* ^^
    smoga nggak dateng lgii buat balikan ma sii papi😀

  3. Aihhhhhhhhh sungmin keren bngt sih rela pindah k’korea demi mengejar cintanya,tp trnyata kyuhyun sudah ada yg punya hehehehehehe

    Seru nih ceritanya lanjutttttttt ah
    Kira2 mereka berjodoh ga ya??????

  4. Sbnrnya aku mau baca ff ini wkt christmas, tp nggk sabar pengen tau, akhirnya baca deh #hohoho
    Kyu n min akan berjodoh krn liat salju prtm brsm2 *O* hore~ woakakak~

  5. Wiwww. Ngejar kyu ampe k *KR*? #kasi 6 jempol buat min😄
    Cnta mati ya si min ama kyu
    ~(‾▿‾~) ~(‾▿‾)~ (~‾▿‾)~

  6. ming kamu nekat banget sihhh…
    cuma mau ngejar cintanya kyu ampe datang ke korea sendiri….
    n ternyata si kyu udah punya seo…
    moga2 kamu masih punya kesempatan ne….

  7. yeayy kyumin..
    i’m kyumin shipper🙂

    haruskah ada seokyu unn? humm,, gpp deh.. yg pnting endnya kyumin kan~ pasti!!^^

    ciiyeeeh yg nikmatin salju turun berdua,, jodoh tuh ntar!! percaya deh!!

    lucu bgt deh unn pas kyu nganggep sungmin ank kecil gtu.. hahaha.

    oyah,, makasih lg buat bakor dan hangulnya unn :*

  8. annyeong eon , aku reader baru di sne🙂
    hilda imnida🙂

    sungmin nekat banget , sampe nyamperin kyu ke korea😀
    gak suka banget kalo dh seo thu ganggu kyumin , huuuuuuu

  9. Bisa diakui, KMS akut seperti saya memang cocoknya hinggap di blog wp-nya milik JiYoo unnie~

    aku suka ff GS KyuMin😀 anggapan yg salju pertama itu benerkah unn? Di Korea begitu? Atau fiksi aja.. Fiksi pun gapapa buat mendukung cerita kkkkk

  10. Kok jadi ming sih yng kejar” iblis cho itu?. :O
    Nekat sampe pindah ke seoul demi namja cho titisan iblis itu.o_O
    Aigoooo~
    Semoga ming tidak tersakiti disini.

  11. huaaaawww😀
    berarti kyumin JODOH donk🙂
    gak sia-sia kan minnie pindah ke korea🙂
    ye.ye.JODOH😀
    tapi sabar aja ya min kyuhyun pasti ngerti kok perasaan minnie ke kyu nanti
    yang penting fighting !😀

  12. Hah? O.o sungmin bocah? Ya allah syok berat gue*plak:D
    ekhm aku jg tau sungmin itu cute, unyu2, lucu, mudah, baby face de el el:D tp nga gtu jg kyuuuu =,=😡
    hadeh:/

  13. Cie cieee romantis nyah br2 an d saat salju pertama trun,
    waktu ming bersin,kira kirs muncrat gak tuh k muka nya si evil thor hahaha,
    ming danggap bocah,kasiaan sabar yah ming

  14. Kyaaaaaa~ minnie memang imut sih jadi masih kayag bocah bocah😛

    Semoga minnie tidak begitu menderita nantinya, bayangkan saja sudah 3tahun mencintai kyu tapi tak nampak *PLAK*

    Chingu ada typo ne ?? Kenapa dari Kim Heechul bisa jadi Lee Heechul ? Padahal ayahnya Tan Hanggeng kan ?? Bingung😕

  15. anggapan ttg salju pertama yg turun n d smbut oleh spasang manusia maka manusia it bkalan brjodoh ,, smoga brlalu buat kyumin …

    Kyu jgn mntang2 ming it imutnya ktrlaluan bget … jgn d pggil bocah!!! Ming t sunbae mu !!!

  16. Mwo ? Kyu cinta ma seo ? Gak salah ngomong itu dia !!
    Hahh ƪªƍί mabok kali tu kyuhyun -_-

    Hehe emang iyaa kyu ama ming bakal jadi jodohh ko , semua orang juga tau ,, (@soktau)😉

  17. Hmmm. . Kasian umin mesti jauh dari ortu. . Oy krternya sungmin tu ank manja bukan? Buat kyuppa. . . Oh you mean so,? Dia sunbae malah dikira honbae, yah walaupun wajah bnar2 menipu

  18. eh emangnya begitu jika turun salju pertama laki2dan wanita akan berjodoh.
    sayang sekali di sini ngak ada salju
    hehehe

  19. annyeong saeng… eoni bru bsa mampir lg ni🙂
    wuahhh ming nekat bgttt nyusul kyu,sangking cintanya sma kyu,tpi kyu sma seo mdh”an aja bner klu kyumin berjodoh🙂

  20. umin nekat bangetikutin kyu sampai korea…
    kyuhyun manggil umin bocah..jkk sungminkn emang baby face gx kya kyuhyun muka’a boros.,,,#ditendang kyuhyun

  21. annyeong reader baru…
    line 97
    suka bgt sama ff kyumin dari satu tahun yang lalu
    perjuangan ming emang bener bener daebak… jauh2 dari china buat ke korea cuma buat nemuin kyu…
    sayangnya kyu dah punya seo mudah2 cepet putus #ketawa evil..

  22. Owh… Jadi di sini ceritanya Kyuhyun Ñϑâќ kenal sama Sungmin? Hanya Sungmin saja yang kenal sama Kyuhyun, gitu?
    Kasihan Sungmin, cintanya bertepuk sebelah tangan😥

  23. semoga berjodoh yah dimasa depan wkwk sungmin segitu nya banget sampe ngejar kyu ke korea semoga tak sia2 ya ming walau ada cewek lain

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s