God Daughter. part 3

God Daughter

 

Genre : Religius, Romance , Angst , Hurt

 

Rate : T+

 

pairing : KyuMin , Leeteuk , Siwon , and etc

 

Part : 3/5

 

Warning : Genderswitch , abal , geje .

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

“Aku ingin mengakhiri semuanya. Aku akan kembali ke kehidupan awalku sebagai Lee Sungmin, seorang tikus got. Aku tak akan melanjutkan sekolah. Aku benar-benar ingin hidup di jalanTuhan, meninggalkan dan melupakan semuanya, termasuk..,” Sungmin menggantung kalimatnya, membuang pandangannya agar tak bertemu muka dengan Kyuhyun, “kau.”

 

Kata-kata Sungmin terhenti seketika saat bibir hangat Kyuhyun menangkap bibir Sungmin, mencoba membungkamnya. Tangan mungil milik Sungmin berusaha menghindar, memukul dan mendorong dada Kyuhyun. Namun, sedetikpun ia tak bisa melepaskan ciuman Kyuhyun. Kyuhyun semakin memperdalam dan memperkuat ciumannya. Lidahnya mempermainkan lidah Sungmin yang diam, menolak untuk bermain. Kyuhyun tak peduli dengan apa yang dilakukan Sungmin sekarang, ia melakukannya karena ia tak ingin kehilangan seorang Lee Sungmin yang sangat ia cintai. Perlahan, Sungmin menitikkan air matanya.

 

“Kenapa?” Sungmin terisak pelan ketika Kyuhyun mengakhiri sesi pemaksaan ciuman yang ia lakukan.

 

“Katakan kalau kau benar-benar mencintaiku. Lee Sungmin, jangan bertindak bodoh!” Kyuhyun berkata lembut, kedua tangannya telah berpindah di atas lengan Sungmin, meremasnya kecil.

 

“Aku tak tahu harus bagaimana, Kyuhyun-ah!” Sungmin menangis, kali ini tubuhnya jatuh tersungkur.

 

“Jangan khawatir. Kau bisa hidup bersama denganku? Aku berjanji akan menjagamu dari segala ancaman. Aku tidak akan membiarkan Tuhan menghukummu kembali. Percayalah.”

 

OoO하나님의 애기OoO

Sungmin terdiam di dalam kamar Leeteuk. Ia menghembuskan nafas yang semula ia hirup dalam-dalam. Kemudian, ia menghempaskan tubuhnya diatas kasur usang itu. Ia mencium bau tubuh khas Leeteuk. Aroma itu masih setia menempel di atas kain sprei ranjang Leeteuk.

 

Oppa..,” Sungmin kembali menitikkan air matanya. Ia berbaring, mencoba mengistirahatkan otaknya yang lelah.

 

OoO하나님의 애기OoO

 

Sungmin berjalan ke suatu tempat yang menurutnya asing. Ia mengedarkan pandangannya, tak ada orang, tumbuhan atau apapun. Namun, langkah kaki Sungmin terhenti ketika kedua matanya menangkap sosok seorang namja yang amat sanga ia kenal.

 

Oppa?

 

Laki laki itu menoleh, senyum bahagia terpancar dari wajah pucat pasi itu. Sungmin tahu itu adalah sosok oppanya, karena itu ia segera berlari, mencoba menangkap sosok yang berada beberapa langkah darinya.

 

Oppa!

 

Leeteuk menangkap tubuh Sungmin, membawanya ke dalam pelukan hangat seorang kakak yang telah lama tak Sungmin rasakan.

 

“Apa oppa baik-baik saja?” Sungmin menangis di atas tubuh Leeteuk yang dingin.

 

“Tentu, aku bertemu appa dan eomma. Lalu kau?”

 

“Baik sekali, oppa!”

 

“Bohong!” kata-kata Leeteuk membuat Sungmin terkejut, iapun melepaskan pelukannya. “Aku melihatmu dari surga, kalau kau hidup seperti seorang pecundang.”

 

“Apa? Kau jahat, oppa!”

 

“Tapi itulah kenyataanya. Jangan menyia-nyiakan waktu yang kau miliki. Jangan menyia-nyiakan semua yang diberikan Tuhan kepadamu,” tangan lembut Leeteuk kini mendarat di atas kepala Sungmin, membelai lembut rambut kusut Sungmin.

 

“Aku tahu, tapi aku merasa aku telah kehilangan semuanya. Aku tak memiliki siapa-siapa lagi.”

 

“Kyuhyun?” Leeteuk menyela.

 

“Kyuhyun? Dialah orang yang membuat Tuhan marah kepadaku.”

 

“Jangan berkata sembarangan. Aku yakin dialah namja yang akan menjadi cinta sejatimu.”

 

“Apa? Kau sok tahu, oppa! Sejak kapan kau mulai mengatakan hal konyol seperti itu?”

 

“Kenapa kau masih keras kepala seperti ini, honey!

 

Sungmin kembali tertawa, ia kembali membenamkan tubuhnya dalam pelukan Leeteuk.

 

“Dimana aku sekarang? Apa kau membawaku ke surga? Kalau begitu bawalah aku ke surga bersamamu, oppa.

 

“Tidak , tentu aku tak bisa membawamu ke surga.. Lihatlah, kita ada di kamarku,” Leeteuk berkata dengan suara lembut, membisikkan kata-kata itu dengan penuh cinta kasih. Sungmin membuka matanya, pandangan matanya benar-benar mendapati suasana kamar Leeteuk, dan kini ia tengah duduk di atas ranjang oppanya.

 

“Ahh, aku berharap mimpi ini tetap berlanjut.”

 

“Tidurlah, aku aka menemanimu tidur malam ini, honey,” Leeteuk merebahkan tubuhnya dan tubuh Sungmin diatas ranjang semu itu. Tangannya membelai lembut rambut Sungmin, bibir cerrynya mengecup kening yeoja yang mulai kembali tertidur.

 

“Tetaplah disini, oppa,” Sungmin berkata pelan. Lambat laun, Sungminpun tertidur.

 

OoO하나님의 애기OoO

 

Sayup-sayup Sungmin membuka matanya, ia mendapati lengan berotot yang tengah memeluknya.

 

“Astaga, aku benar-benar tak bermimpi?” Sungmin membuka matanya lebar-lebar, kemudian mendongakkan kepalanya. Pandangan matanya mendapati tubuh seorang namja tengah tertidur lelap di sampingnya.

 

Ya! Apa yang kau lakukan?” Sungmin berteriak, reflek kedua kakinya menendang perut Kyuhyun.

 

“Aakh!” ruh Kyuhyun langsung terseret ke alam nyata. Ia merasakan sakit yang luar biasa di bagian perutnya. “Sakit, jagi!” Kyuhyun mengerucutkan bibirnya.

 

“Apa yang kau lakukan disini?” pertanyaan Sungmin terlontar saat ia mendapati begitu banyak kardus tersusun di samping pintu kamar. “Apa itu?” Sungmin melangkah, tangan-tangan mungilnya mulai merobek penutup kardus, berusaha mengatahui apa yang  bersembunyi di dalam sana.

 

“Kenapa kau marah pagi-pagi begini, jagi? Moodmu sedang buruk, ya, kalau kau baru bangun tidur?” Kyuhyun kembali memeluk boneka bunny kesayangan Sungmin.

 

“Apa ini semua barang-barangmu? Ya! Apa yang akan kau lakukan?”

 

“Tentu saja tinggal disini bersamamu, jagi?”

 

“Apa!? Tidak, tidak bisa! Keluar!” Sungmin berteriak, tubuh mungilnya menarik tangan Kyuhyun. “Hei, jangan tidur di tempat tidur oppaku! Jangan mengotori ranjang itu!” Tangan Sungmin kembali menarik tangan Kyuhyun, namun, bukankah kekuatan Kyuhyun seribu kali lebih kuat dibanding dengan kekuatan Sugmin? Kyuhyun tersenyum evil, dengan sekali hentak tubuh mungil Sungmin tertarik ke arahnya. Rupa-rupanya laki-laki itu  mencoba menangkap bibir Sungmin untuk mendapatkan morning kiss. Ia mendapatkan bibir Sungmin pagi itu. Tubuh Sungmin yang berada di atas tubuh Kyuhyun memancarkan aura panas yang cepat menyebar di antara keduanya.

 

“Apa yang kau lakukan?” Sungmin mendorong tubuh Kyuhyun.

 

“Tentu saja meminta jatah pagiku. Setiap pagi kau harus memberiku ciuman selamat pagi, jagi!”

 

“Cepat ambil barang-barangmu dan pergi!”

 

Jagi, kenapa kau?” Tangan Kyuhyun meraih lengan Sungmin, kemudian memeluk tubuh mungil itu dari belakang. Bibir hangatnya mencium lembut leher kekasihnya, mencoba menunjukkan kasih sayangnya yang amat besar kepada Sungmin lewat ciuman lembut di pagi hari. Sungmin menghentikan gerak tubuhnya, nafasnya menjadi agak memburu ketika menerima sinyal cinta dari Kyuhyun.

 

“Kyunnie?”

 

“Kenapa? Apa noona merasakan betapa besarnya cintaku padamu?” Bibir Kyuhyun perlahan bergerak, menyerbu pundak Sungmin yang terbuka. Sungmin menelan ludahnya, mencoba menahan nafsu yang kapan saja bisa membutakan akal sehatnya.

 

“Berhentilah mencium tubuhku, Kyuhyun!” Sungmin melepaskan tangan Kyuhyun yang melingkar di perutnya kemudian melangkah pergi ke kamar mandi.

 

OoO하나님의 애기OoO

“Apa yang harus aku lakukan? Bagaimana bisa aku tinggal dengan dia? Oh Tuhan..” Sungmin merendam tubuhnya di dalam bath up berisi air sabun berbau mawar. Ia mencoba berpikir sejenak. Hei, pikirannya tengah kalut karena masalah cinta yang semakin rumit seperti benang wol kusut.

 

Krek. Suara pintu kamar mandi yang terbuka  membuat Sungmin sedikit terkejut, membuat Sungmin  kembali ke dunia nyata. Matanya berpindah ke arah Kyuhyun yang berdiri di ambang pintu.

 

“Kyaaa! Apa yang kau lakukan, hah?” Sungmin berteriak, cukup memekakkan telinga Kyuhyun.

 

“Tentu saja aku mau mandi!” Kyuhyun berjalan menghampiri bath up, kemudian iapun melepaskan pakaiannya. Nampaknya laki-laki berambut coklat hazelnut itu tak lagi mengenal kata malu. Terbukti, ia akan naked di depan seorang wanita!

 

“Tak bisakah kau menungguku sebentar? Kau tak sopan!”

 

“Sekolah akan di mulai satu jam lagi. Bagaimana kalau kita terlambat?” Kyuhyun berkata tanpa melirik sedetikpun ke arah Sungmin, tangannya masih sibuk membuka kain yang melekat pada bajunya. Sungmin yang melihat kekasihnya itu hanya menundukkan kepalanya, memikirkan suatu rencana agar ia bisa keluar dari kamar mandi ini.

 

“Uhg, kau berendam di air yang dingin!” Kyuhyun mencelupkan satu kakinya dan diikuti oleh kaki lainnya.

 

“He! Kau kira bath up ini cukup besar untuk kita berdua!”

 

“Diamlah, jagi! Kenapa kau cerewet sekali, sih?” Jari telunjuk Kyuhyun membungkam bibir Sungmin, ia benar-benar tak suka dengan teriakan Sungmin pagi itu. Badan Sungmin terasa panas ketika tubuh Kyuhyun telah duduk di depannya.

 

“Aa—aku mau keluar! Tolong ambilkan handuk!” Sungmin tergugup.

 

“Ambil saja sendiri?” Kyuhyun menunjukkan senyum evil versi miliknya. Kemudian, ia mencoba menggoda dengan mencolek bagian sensitive Sungmin.

 

“Akh! Apa yang kau lakukan!” Sungmin terkejut, kedua kakinya menendang ganti ‘barang’ Kyuhyun.

 

“Akh! Kau tahu betapa sakitnya ini?” Kyuhyun merintih. Sungmin terdiam, ia sadar betul kesalahannya yang menendang Kyuhyun dengan kerasnya.

 

“Aa—maaf,” ucap Sungmin terbata, ingin rasanya ia mengobati sakit yang disebabkan olehnya. Sungmin memutar-mutar jarinya, tak tahu apa yang harus ia lakukan. Namun, tiba-tiba Kyuhyun mendekatkan tubuhnya yang penuh akan sabun. Ia mencoba menaiki tubuh Sungmin!

 

“Minnie-ah..,” bisik Kyuhyun lembut, Sungmin merasa tubuh polosnya menyentuh kulit tubuh Kyuhyun.

 

“Jangan terlalu dekat.,” Sungmin mulai dag-dig-dug tak karuan saat Kyuhyun mulai mendekatkan wajahnya. “Aku bilang jangan!” Sungmin mencoba bangkit. Namun, byur! Air bath up tumpah ruah seirama dengan tubuh Sungmin yang terbanting di atas tubuh Kyuhyun.

 

“Nah, begini lebih baik!” Kyuhyun mengunci posisi tubuh Sungmin yang berada di atasnya. Tangan berototnya memeluk erat tubuh Sungmin. Sungmin hanya bisa diam, terpaku merasakan hangatnya tubuh polos mereka yang bersentuhan.

 

“Apa kau tak menginginkanku, jagi?” Kyuhyun bertanya lembut, terdengar desahan nafas memburu yang tertangkap oleh gendang telinga Sungmin. Sungmin terdiam, benar-benar diam membisu ketika ia mendengar pertanyaan Kyuhyun. “Jagi, tak pernahkah kau pikirkan perasaanku?”

 

“Aku tahu, Kyuhyun-ah. Tapi lebih baik kita menunggu hingga kita menikah. Aku tak mau melakukannya lagi. Aku tak mau, pasti Tuhan akan marah…”

 

Jagi…,” Kyuhyun mendesah manja, tangannya meraba tiap inci tubuh kekasihnya itu. Oh, ayolah! Setan yang bersemayam di tubuh Kyuhyun benar-benar telah bangkit, menciptakan pikiran pervert yang kotor.

 

Namun, selemah itukah iman Sungmin sekarang? Mungkin saja suata saat nanti ia menjadi biarawati, karena itu lebih baik Sungmin mulai mengontrol emosi dan nafsunya. “Hentikan permainan kotormu! Aku tak mau melakukannya!” Sungmin mendorong tubuh Kyuhyun, ia terlihat sedikit cemberut. “Sekarang cepatlah keluar!”

 

Sungmin terlihat marah, lihat saja wajahnya yang memerah. Kyuhyun memutar bola matanya malas, ia segera bangkit dan berjalan keluar kamar mandi tanpa mengucapkan sepatah katapun.

 

“Oh Tuhan, aku tak tahu apa yang harus aku lakukan. Aku benar-benar mencintainya, tapi apa aku harus melakukan hal itu sekarang? Apa Kau tak akan menghukumku?”

 

OoO하나님의 애기OoO

Langkah kaki Sungmin terasa berat, ia memandang ke depan. Terlintas kembali perilaku anak-anak kelasnya yang kriminal. Telapak tangannya dibungkam erat oleh telapak tangan Kyuhyun. Mereka berjalan beriringan, menuju kelas Sungmin. Ketika langkah kaki mereka telah berada tepat di depan pintu bertuliskan XI-1, langkah kaki Sungmin terhenti. Dalam hati ia tak akan memperdulikan apapun perilaku yang ia dapat.

 

Bukankah Tuhan mengabulkan doanya? Semua siswa yang ada dikelasnya tampak diam, sama sekali tak melirik ke arah Sungmin hingga bel tanda istirahat berdentang. Ini anugrah!

 

Sungmin melihat ke ambang pintu, ia tak melihat sosok Kyuhyun yang selalu menemuinya. Kemudian, pandangannya beralih ke sosok anak-anak kelasnya yang tengah membicarakan sesuatu. Beberapa gambar mereka lihat, kemudian mereka melirik ke arah Sungmin. Mengapa? Bukankah tadi mereka terlihat bersikap biasa saja? Namun mengapa mereka kembali melempar tatapan sinis ke arah Sungmin?

 

“Kau tahu, memang Kyuhyun sunbae lebih pantas dengan Seohyun. Bagaimanapun, Seohyun seribu kali lebih cantik daripada si tikus got itu,” suara itu terdengar oleh Sungmin, Sungmin mencoba sabar, menelan semua perkataan itu mentah-mentah.

 

“Benar, lihat, foto Kyuhyun sunbae dan Seohyung terlihat mesra!” kali ini, suara seorang yeoja sangat menusuk hati dan pikiran Sungmin. Sungminpun bangkit, ia melirik sadis ke arah segerombolan anak itu.

 

“Kenapa kau melihat kami seperti itu?”

 

Sungmin mulai mengambil langkah menuju gadis-gadis itu. Melirik ke arah foto yang berada di genggaman mereka. Dengan gerakan kilat tangan Sungmin meraih foto-foto tersebut.

 

“Hei, apa yang kau lakukan?” yeoja itu protes, tangannya mencoba meraih kembali foto yang Sungmin rebut. Tanpa memperdulikan perkataan dan tindakan yeoja-yeoja itu, Sungmin pergi meninggalkan kelasnya. Satu tujuannya, atap sekolah. Pantas ia tak melihat Kyuhyun hari ini. Sungmin menangis, dadanya terasa sakit ketika ia melihat kembali foto-foto yang ia genggam. Ia tak peduli, bel telah berdentang. Ia hanya ingin menumpahkan air matanya.

 

“Tuhan, bukankah aku telah berdoa kepadaMu. Jangan berikan dia kepadaku bila cinta yang aku rasakan ini adalah cinta yang semu dan menyakitkan,” Sungmin berkata pelan di tengah-tengah isak tangisnya. Tak peduli bila matanya mulai bengkak karena ia menangis terlalu lama. Yang jelas ia bisa merasa lega dengan itu. Tiba-tiba terdengar suara derap langkah kaki yang mendekat. Apa itu derap langkah kaki milik seorang guru yang melakukan operasi di tengah jam pelajaran?

 

“Lee Sungmin!” suara itu menggema, memanggil namanya. Sungmin bergeming ketika ia mengetahui siapa pemilik suara yang memanggilnya. “Kau membolos?” Tangan Kyuhyun meraih pundak Sungmin kemudian memeluknya

 

“Pergi kau, brengsek!” Sungmin mendorong tubuh Kyuhyun dengan kasar. Terlihat wajah Sungmin yang memerah karena tangisannya. Matanya bengkak, terlihat bulir-bulir bening itu mengalir deras di kedua pipi Sungmin.

 

“Kau kenapa?” Kyuhyun yang tak tahu apa-apa hanya diam mengangkat sebelah alisnya, bingung.

 

“Tinggalkan aku! Ternyata kau lebih busuk dari mereka!” Sungmin bangkit,  kemudian berjalan menjauh dari tubuh Kyuhyun.

 

“Apa maksudmu?” Pertanyaan Kyuhyun terlontar bersamaan dengan Sungmin yang tiba-tiba membalik badan dan berjalan menghampirinya. Dengan kasar, Sungmin melemparkan foto-foto yang ia genggam tepat di atas wajah Kyuhyun.

 

“Jangan pernah temui aku lagi, Cho Kyuhyunssi!”  Sungmin meninggalkan Kyuhyun yang berdiri kaku. Tatapannya masih belum terlepas dari wajah dan tubuh Sungmin yang semakin menjauh darinya.

 

“Aish! Siapa yang mengambil foto seperti ini!”

 

OoO하나님의 애기OoO

“Dia tak menemuiku, dua hari ini dia tak menemuiku. Ya Tuhan, dimana dia? Apa Kau benar-benar telah mengambilnya dariku?” Sungmin membatin, ia duduk tersungkur di balkon sekolah. Tatapannya terasa kosong ketika ia mengingat kembali kejadian dimana dia selalu bisa menemukan dirinya ketika ia ada di sini. Ia menundukkan kepalanya, mencoba menyembunyikan setiap tangisan dan isak tangis yang keluar dari mulutnya. Dalam hati ia meracau, marah, dan kesal. Sekarang Kyuhyun telah pergi meninggalkannya begitu saja.

 

Terlintas kembali janji yang di katakan oleh Kyuhyun ketika Kyuhyun akan menidurinya. Janji yang selalu teringat dan tersimpan baik di memori Sungmin.

 

“Kau brengsek, Kyuhyun! Kau benar-benar brengsek!”

 

OoO하나님의 애기OoO

Sungmin POV

 

Sejak hari itu aku tak pernah menemui Kyuhyun lagi. Tepat lima tahun! Entah mengapa setelah kejadian itu diapun pergi, aku mendengar dia pergi ke luar negeri bersama kedua orang tuanya. Kini, lengkaplah sudah. Ternyata seorang Cho Kyuhyun itu lebih buruk dari pada teman-teman di kelasku dulu. Sebenarnya aku merasa sakit dan sedikit shock dengan kisah cinta pertama ku. Tetapi cerita itu sama sekali tak dapat disesali, semuanya telah terjadi.

 

Namun dibalik semua itu terdapat sisi baik yang aku dapat. Tangan Tuhan masih setia menuntunku. Aku kembali bangkit walau aku hidup sendiri di dunia ini, walau tidak sebagai biarawati. Tahu mengapa aku tak menjadi biarawati? Yeah, aku malu, aku malu sekali kepada Tuhan. Bagaimana mungkin aku bisa menjadi wanita suci jika tubuhku tak lagi suci?

 

Dan sekarang, aku mungkin mendapat berkah atau pertolongan Tuhan. Tuhan mengirimkanku seorang namja yang memiliki kemiripan sifat dengan Leeteuk oppa, bahkan menurutku benar-benar mirip. Sejak hari pertama aku bekerja di restoran milik keluarganya, ia selalu bisa menemaniku. Walau kita memiliki perbedaan jauh antara kedudukan, namun dia tetap fine dengan keberadaanku.

 

End of Sungmin POV

 

“Siwon oppa!” Sungmin berlari di tengah tengah padatnya kota Seoul pagi itu.

 

“Ah, Minnie-ah?” Namja tampan itu menoleh, pandangan matanya mendapati sosok Sungmin yang tengah berlari ke arahnya. “Selamat pagi, honey..,” Siwon meraih tubuh Sungmin dan memeluknya, bibir hangatnya mengecup lembut rambut Sungmin.

 

“Selamat pagi, oppa..,” Sungmin tersenyum kemudian membalas pelukan Siwon. Merekapun berjalan beriringan, menuju restoran tempat mereka bekerja.

 

OoO하나님의 애기OoO

“Nah, kau harus bekerja dengan baik, honey..,” Siwon mengacak-acak rambut Sungmin yang telah terkuncir rapi, perempuan itu terlihat sangat cute, ditambah dengan seragam kerjanya yang cantik.

 

“Siwonssi, jangan panggil saya ‘honey’ ketika kita sedang bekerja.”

 

“Ahh, kau ini! Kalau ada apa-apa, kau bisa temui aku di ruang kerjaku. Seperti biasa!” Kata Siwon sembari melempar senyum menawannya kemudian pergi meninggalkan Sungmin.

 

“Huuh, dasar! Ada-ada saja!” Sungmin tersenyum sembari melihat punggung Siwon yang semakin menjauh dari hadapannya. Sedikit terlintas pikiran tentang Leeteuk, itu membuat Sungmin sedikit rindu.

 

“Pelayan!” Suara seorang customer menggema, Sungminpun menoleh dan mendapati seorang perempuan melambaikan tangannya, mencoba memanggil.

 

“Ada yang bisa saya bantu?” Sungmin menundukkan kepala dengan hormat.

 

“Kyuhyun-ah, menurutmu apa yang enak?”

 

Nama itu membuat Sungmin terkejut, nama yang baru saja keluar dari mulut yeoja yang duduk di sebelah seorang laki-laki. Laki-laki dengan rambut keriting berwarna rambut coklat tua. Laki-laki yang tengah sibuk dengan benda hitam di tangannya. Laki-laki yang..

 

“Kyuhyun?” Sungmin memanggil pelan nama yang tiba-tiba merasuki pikirannya, matanya terbelalak karena kaget. Ia tak menyangka ia akan kembali bertemu dengan cinta masa lalunya, cinta yang membuat ia hampir mati dua kali. Kyuhyun yang merasa namanya disebut seperti itu oleh seorang pelayan langsung mendongakkan kepalanya.

 

Oh tidak, pikiran Kyuhyun berputar kembali, mengingat kejadian 5 tahun lalu. Kejadian di mana cinta pertamanya muncul dan tumbuh di hatinya.

 

Ya, kau tak boleh memanggil seperti itu!” Yeoja itu membentak Sungmin, membuyarkan lamunan pelayan berwajah imut yang berdiri di depan meja mereka.

 

“Aa—maaf.. Apa ada yang bisa saya bantu?” Sungmin tergagap, tampak air matanya tertahan di kedua sudut matanya. Tangannya terlihat bergetar hebat. Hatinya terasa sesak seketika ketika ia kembali bertemu cinta pertamanya diwaktu yang sangat  tidak tepat. Dan yeoja yang duduk di sampng Kyuhyun, yang memilihkan Kyuhyun makanan itu? Siapa dia? Kekasih?

 

Milk shake saja, eum, steak sapi ini terlihat enak. Masing-masing dua!”

 

Sungmin berusaha menahan air matanya agar tak menetes di atas note. Ia segera menuliskan pesanan dari pelanggan restoran dengan gerakan cepat, walau pada akhirnya tulisan yang itu lebih berbentuk seperti ceker ayam.

 

“Saya akan permisi!” Sungmin berusaha pergi meninggalkan dua customer itu dengan melempar sebuah senyuman. Sepertinya ia tahu bahwa kini Kyuhyun masih shock setelah melihat dirinya.

 

OoO하나니의 애기OoO

Sungmin membanting tubuhnya di atas dinding kamar mandi. Tubuhnya duduk tersungkur di samping toilet. Kedua telapak tangannya mencoba menutupi wajah, mencoba menyembunyikan  tangisannya. Hatinya terasa sangat pedih, entah mengapa ia merasa telah mati untuk ketiga kalinya. Bayangkan, untuk KETIGA KALINYA! Suara isakannya itu masih terus terdengar, dan ingatan tentang seorang Cho Kyuhyun membuatnya semakin masuk ke dalam ingatan masa lalu. Tangannya memukul keras dadanya yang terasa sakit, iapun terduduk dan kembali merenungkan kembali semuanya. Ia menarik nafas panjang-panjang, kemudian bangkit dan keluar dari kamar mandi itu.

“Tuhan, kuatkan aku. Aku mohon, bimbinglah aku dengan tangan suciMu, Tuhan!”

 

“Lee Sungmin?” Suara berat itu menghentikan langkah kaki Sungmin. Sungminpun membalikkan badannya, kedua matanya itu menangkap sosok namja yang sangat ia kenal, dan sangat ia rindukan. “Kau Lee Sungmin?”

 

“Bukan,” Sungmin menggelengkan kepalanya, mencoba membohongi anak manusia yang ada di hadapannya.

 

“Jangan berbohong! Aku melihat name tagmu.”

 

“Aa—” Sungmin melirik ke arah name tag miliknya yang terpasang di seragam bagian dada kiri.  Sejenak  tangan mungilnya itu menutupi name tag yang bertuliskan Lee Sungmin.

 

“Kau benar-benar Sungmin? Ya, Minnie-ah, aku merindukanmu,” Kyuhyun tersenyum kemudian memeluk tubuh Sungmin, membuat perempuan bergigi kelinci itu sedikit terkejut.

 

“Tuan, apa yang tuan lakukan?” Tangan Sungmin mendorong paksa dada Kyuhyun.

 

“Lee Sungmin, ada apa dengan mu?” Kyuhyun melepaskan pelukan. Tentu ia heran . Ia tatap Sungmin yang berjalan menjauh darinya, meninggalkan tubuh Kyuhyun yang diam membeku. Oh God!

 

OoO하나님의 애기OoO

Oppa, kau tak pulang?” ketukan Sungmin terdengar bersamaan dengan suara panggilan khas dari balik pintu kerja Siwon. Membuat pandangan laki-laki tampan yang ada di dalam sana teralih.

 

“Tentu, honey..,” muncul sosok tubuh tinggi Siwon yang tampan dari balik pintu coklat tersebut.

 

“Cepatlah..”

 

“Bagaimana kalau kita makan malam?”

 

“Sebenarnya aku sedikit lelah, tapi, baiklah!” Sungmin mencoba melukiskan sebuah senyuman, rupa-rupanya pikiran Sungmin sedikit melupakan kejadian tadi siang. Merekapun berjalan keluar dengan telapak tangan yang saling terjalin. Namun, langkah kaki Sungmin terhenti begitu saja ketika ia melihat Kyuhyun yang tengah berdiri di depan pintu restoran, mungkin menantinya?

 

“Lee Sungmin?” Kyuhyun memanggil nama Sungmin dengan intonasi pelan ketika lensa matanya mendapati sosok Sungmin berjalan melewatinya.

 

“Tuan, anda lagi?” Sungmin berkata sembari mengerutkan dahinya.

 

“Siapa dia,honey?” Siwon terheran ketika mendapati Sungmin yang terkejut melihat Kyuhyun. Kyuhyunpun tak kalah terkejut ketika ia mendengar sebutan ‘honey’ keluar dari mulut namja tampan yang tengah menggenggam erat tangan Sungmin.

 

“Bisakah kita berbicara?” Kyuhyun bertanya.

 

“Maaf, tapi mungkin anda salah orang.. Permisi,” Sungmin menarik tangan Siwon paksa, kembali berniat meninggalkan Kyuhyun sendiri.

 

“Lee Sungmin, ku mohon!” suara Kyuhyun terdengar kembali.  Sungmin menghentikan kembali langkahnya. Iapun membalikkan badan dan berjalan ke arah Kyuhyun.

 

“Kalau tuan mau, besok pukul 8 pagi di Hyorin cafe. Permisi, Tuhan memberkatimu!” Sungmin berbisik lembut kepada Kyuhyun kemudian pergi tanpa memberikan salam hormat.

 

OoO하나님의 애기OoO

Sungmin terdiam, pikirannya masih kalut dengan kejadian yang baru ia alami. Bagaiamanapun juga, rasa cinta itu masih sedikit tersisa di hati kecilnya. Ia menghembuskan nafasnya kembali, raut wajahnya terlihat sangat kebingungan.

 

“Kau kenapa? Apa kau sakit?” Siwon yang melihat gelagat Sungmin menjadi khawatir.

 

“Tidak, aku hanya merasa sedikit pusing.”

 

“Eum, siapa dia?”

 

“Dia? Dia siapa?” kali ini Sungmin melirik ke arah Siwon yang tengah menatapnya serius.

 

Namja yang menemuimu tadi.”

 

“Aku tak tahu!” jawab Sungmin datar, tatapannya memancarkan sinar keputus-asaan.

 

“Kau berbohong, kenapa dia benar-benar bersikap keras kepala seperti itu?”

 

“Aku tak tahu!” Sungmin mengulang perkataannya dengan nada yang lebih tinggi. Tampak tangan Sungmin terlihat tengah menyangga kepalanya.

 

Honey, kau kenapa? Aku akan mengantarmu pulang,”  Siwon bangkit kemudian menopang tubuh Sungmin. Sebelum ia pergi, ia meletakkan beberapa lembar uang di atas meja berbalut kain rendra tersebut, membayar bill makanan yang baru mereka santap.

 

Siwon mempercepat laju mobilnya, berungkali kedua bola matanya melirik ke arah Sungmin yang tengah menatap jalanan dengan tatapan kosong. Hei, ada apa dengan wanita itu? Kelakuannya berubah 180⁰ setelah ia bertemu dengan laki-laki keras kepala bernama Kyuhyun. Oke, Siwon memang tak tahu siapa Kyuhyun. Ia bahkan tak mengenalnya.

 

Siwon menghentikan laju mobilnya di depan sebuah rumah usang berwarna putih bersih, rumah Sungmin.

 

“Terima kasih, oppa,” Sungmin tersenyum semu ke arah Siwon, tangannya sibuk membuka pintu mobil.

 

Honey, kalau ada apa-apa, telpon aku?” Siwon keluar dari mobilnya dan berjalan ke arah Sungmin yang akan memasuki rumahnya.

 

“Hm, tapi aku akan baik-baik saja, oppa. Jangan khawatir! Tuhan memberkati orang sepertimu.” Sungmin meyakinkan Siwon. Siwonpun tersenyum simpul, kemudian memeluk tubuh Sungmin dan mengecup lembut kening Sungmin. “Selamat malam, honey.”

 

Sungmin membalas senyuman dan pelukan Siwon, ia biarkan Siwon memeluk tubuhnya beberapa menit. Siwon melepas pelukannya, tatapan matanya yang hangat dan teduh menyusuri wajah imut milik Sungmin. Lagi-lagi Siwon tersenyum, memamerkan lesung pipit di pipinya yang semakin membuat senyuman itu bertambah manis. Siwon melambaikan tangannya, langkah kakinya membawa tubuh Siwon ke dalam mobil AUDI TT CUOPE miliknya.

 

“Oh Tuhan..,” Sungmin membatin, jeritan pintu tua itu terdengar bersamaan dengan tangannya yang memutar knop pintu. Sungmin masuk ke dalam rumah, berniat segera tidur dan melewati apa yang akan terjadi besok.

 

“Tuhan, entah mengapa aku menginginkannya kembali,” Sungmin mendekati barang-barang Kyuhyun yang sama sekali tak pernah ia sentuh selama 5 tahun terakhir. Ia lihat tumpukan kardus berisi pakaian dan barang Kyuhyun yang Kyuhyun bawa pagi itu. Ia meraih satu lembar baju, kemudian mencium bau baju putih  yang ia ambil dari salah satu kardus. “Tuhan, aku tak mengerti akan rencanaMu. Tolong jangan buat aku kembali seperti seorang Lee Sungmin yang lemah akan cinta,” Sungmin menangis di tengah ingatannya.

 

OoO하나님의 애기OoO

 

Seperti janjinya, ia berencana menemui Kyuhyun di Hyorin cafe. Perempuan dengan jaket tebal berwarna merah itu melangkah masuk ke dalam cafe,terlambat 5 manit itu tak menjadi masalah, bukan? Matanya berkeliling menelusuri setiap sudut ruangan, berharap ia cepat menemukan sosok Kyuhyun.

 

“Minnie-ah!” suara itu membuat Sungmin menoleh ke arah sumber suara. Sungmin menatap laki-laki yang memanggilnya sekilas kemudian berjalan menghampiri meja bernomor 10 tersebut.

 

Annyeong haseyo!” Sungmin membungkukkan badannya sopan, memberi salam kepada Kyuhyun. Setelah itu, iapun duduk.

 

“Apa selama ini Tuhan menjagamu?” Kyuhyun mengawali pembicaraan. Ia tatap Sungmin yang tampak terdiam, sepertinya Sungmin tetap ingin berpura-pura tak mengenali Kyuhyun. Yeah, Kyuhyun tak suka itu. “Lee Sungmin, jawab aku!” Kyuhyun meninggikan nada suaranya.

 

“Tentu, tentu saja. Tuhan sangat menyayangiku, sehingga Dia menjagaku selama 5 tahun terakhir. Dan Leeteuk oppa di surga, selalu mengawasiku.”

 

“Kau sedikit berubah, sopan sekali,” Kyuhyun tersenyum, tangannya mecoba meraih telapak tangan Sungmin.

 

“Aa—apa yang kau lakukan?” Sungmin menghindari tangan Kyuhyun.

 

“Apa kau tetap mencintaiku?” Pertanyaan itu terlontar dari mulut Kyuhyun, tanpa ada rasa bersalah sedikitpun. Hei, itu membuat Sungmin sedikit tersinggung!

 

“Kau telah meninggalkanku selama 5 tahun tanpa kabar secuilpun,” Sungmin mulai menjawab.

 

Mian, aku tak sempat memberitahumu,” Kyuhyun merendahkan nada suaranya.

 

“Kau tak perlu memberitahuku. Karna aku telah menyadari sedari dulu, kalau kau memang bukan malaikat yang diberikan Tuhan kepadaku.”

 

“Kau kenapa? Aku pergi bukan untuk menghindari atau mempersulit keadaanmu. Maaf. Tepat hari itu, orang tuaku menyuruhku untuk segera pergi ke luar negeri untuk mendaftar sekolah, jadi…”

 

“Jadi kau berniat pergi begitu saja dan tak memberi tahuku? Bahkan selama 5 tahun kau telah melupakanku, melupakan cintaku. Dan kemarin, ketika aku melihat kembali sosokmu setelah sekian lama menghilang dari hadapanku, kau membawa seorang wanita pergi bersamamu. Sudahlah Cho Kyuhyun, kita telah mengakhiri semuanya 5 tahun yang lalu,” kata Sungmin, matanya tampak telah terselimuti air mata.

 

“Lee Sungmin, aku tahu aku bodoh telah meninggalkanmu waktu itu. Tapi percayalah, aku tak pernah memiliki hubungan spesial dengan siapapun selama 5 tahun terakhir, karena aku tetap mencintaimu.”

 

“Aku tak akan termakan lagi oleh setiap rayuanmu. Seperti saat kau merayuku di hari ulang tahunmu, di hari kematian oppaku.”

 

TBC—

 

Music : Tears Are Falling by Lee Sang Gon

 

Appa (아빠) : ayah

Eomma (엄마) : ibu

Namja (남자) : lelaki

Yeoja (여자) : perempuan

Ya! (야!) : bentakan ala orang Korea

Jagi (자기) : panggilan sayang bagi remaja yang berpacaran

Sunbae (선배) : senior

Annyeong haseyo (안녕 하세요) : sapaan ala orang Korea saat mereka bertemu

Mian (미안) : maaf

60 thoughts on “God Daughter. part 3

  1. hyaaaaa…
    cho kyuhyun tega skali kau meninggalkan minnie ming sendirian…
    mana janjimu yg akan selalu menjaga minnie ming…#dilempar jiyoo ke jurang gara2 marahin kyu hehehe

  2. hyaaaa kyuhyun kenapa ninggalin sungmin lama bgt 5 tahun… O.o
    setelah kembali eh malah bawa yeoja… ><
    semoga kyumin bersatu,…
    aih sungmin udah punya oppa baru.. (:

  3. Kmaren ad Seo,skarang ada siwon !? >.<
    aishh,,,apa lgii ini…
    Kibum eonni jngan biarkan siwon oppa brkeliaran lagi ne🙂
    jngan syuting melulu,,suami mu jdii suka ngelirik istri orng deh *dijewer siwon* – -''

  4. Ada2 aja sih rintangan percintaan kyumin,smoga mereka bisa menghadapinya ya
    Kyu knpa pergi ninggalin sungmin sih???????
    Trus yeoja yg sama kyu itu siapa ya?????

    Penasaran deh
    Lanjut baca ahhhhhhhhh😉

  5. omoo~
    pasti kyu tambah ganteng setelah 5 tahun.
    hubungan siwon sama sungmin apa tuuu?
    semoga siwon cuma anggep minnie adik, supaya ga ada yg sakit hati lagi

  6. Kyu.. Yg katanya teuk oppa itu cinta sejati minnie, mninggalkan minnie tnp kabar selama.. 5 tahun! T^T
    & dia kembali brtemu minnie dlm keadaan dy membawa seorg yeoja
    Minnie, hwaiting T^T
    Apa siwon pny rasa sm minnie?😡

  7. Huuuaaa…
    Siapa tu yang dibawa kyuppa!
    Aiiggoo.. Aiiggoo.. Sttrress!
    #ala lee seung gi.
    Kasian min2 5 taun gk ada kabar dari kyuppa!#nyanyibangtoyib
    hahaha
    tp balikin jadi kyumin lagi dong jngan ma wonppa.
    ya ya ya?#puppyeyes*dilempartomat

  8. kyumin ketemu lagi setelah 5 tahun gak ketemu.
    wahhhhh.
    seru nih author.
    tapi critanya sedikit nyesek
    jadi tumpah deh ni air mata :’)

  9. Haduh makin rumit aja sih perjalanan cinta’a KyuMin! Itu siwon cmn jd oppa kan? Nga namja chingukan?
    Haduh lg tuh yeoja yg ama kyu spa sih? O.o demen bgt ganggu KyuMin! =,=

  10. wah ad siwonnie..tp ko gk da bummienya,

    d chap in ak ktwa abs,kyu knyol bgt sh,uda pervert.a gk ktlungn,tega jg lg,maen tnggalin urie minnie gt aj,

  11. Ya Ampun.. Waktu cepat berlalu ya TT gimana tuh perasaan Sungmin ditinggal 5thn sm orang yang ia cintai dan tnpa kbr sdkt pun TT pastinya nyesekk dong ;(

  12. Ya! Kyuhyun pabo!
    malah ditinggal, kalo Ming jadi biarawati beneran gimana ?
    Sebenernya Siwon siapanya Ming ? pacar ? atau seseorang yg dikagumi Ming aja karna mirip Teuk ?

  13. Mereka lost kontak 5 tahun ??

    Kyu ninggalin minnie 5tahun hanya alasan mendaftar sekolah ?? Itu sangat menyakitkan kyu babbo ==“ mana datang datang bawa wanita juga lagi

    Kuatkanlah minnie tuhan…

  14. Aigooo~
    Miris bnget sech nasib ‘a Sungmin .
    Mencintai itu memang menyakitkan -_-

    Kyaaaa~
    Kyuhyun menghilang selama 5 tahun dan kembali bersama seorang yeoja . Huhhhh~
    Namja paboo~

    Kira” Sungmin sma siapa yah nanti ?? Kyuhyun atau Siwon .

    Makin penasaran .

  15. Kyu ninggalin Ming 5 th tanpa kabar
    siapa yg gk sakit? Ming baru d tinggal oppanya trus tiba2 pacarnya jga pergi gtu aja

  16. Memang foto kyuhyun sama seohyun kenapa….
    Dan kenapa kyuhyun ninggalin sungmin tibatiba… Gk ada kabar kan kasian sungmin… Dan siwon… Apa siwon suka sungmin?? Atau dia cuma sayang sungmin seperti adiknya sendiri???

  17. Huaaa mrk bertemu lagi… pertemuan mrk agak kurang greget(?) Thor #dhuagh dilempar author ke jurang krn banyak cingcong

    Next chap ya

  18. annyeong saeng..mian eon bru bsa rcl lgi.. bis wp kmu hilng,jdi wktu itu eon gk bsa lnjutin bca skligus rcl, untung aja ktmu nii mau eon lanjuttin bcanya.. lanjutt saeng🙂

  19. ternyata kyu ikutan pergi ninggalin sungmin,gak kebayang gimana perasaan sungmin,untung aja ada siwon,ah entahlah tiap chapter dibuat nangis sama jiyo T_T

  20. Kyu ternyata pergi meninggalkan minnie saat dia terpuruk…. tp minnie kuat shg dpt bamgkit lg…. ee ketemu ama kyu lg… minnie dengatkan penjelasan kyu ya….kan hati min juga masih sama kyu kan

  21. kenapa nasib sungmin mengenaskan sekali sih ..
    pertama di tinggal orang tua nya ..
    trus oppa nya ..
    trus kyuhyun meninggal kan sungmin keluar negeri tanpa kabar pula.

  22. Sumpah q mewek bca in,aplgi bgyn sungmin mmpi ktmu leeteuk…
    Kyu udh nngln ming 5th,trs ming ktmu siwon q brhrpx siwon bkln hdp sm ming slmx,,tp nmx ajw kyumin dgmna-gmnain jg bkln brakhr sm kyu hehehe

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s