You’re Lied! Part 4

Title : You’re Lied

 

Genre : Romance , Drama

 

Rate : T

 

Pairing : HaeHyuk ( Donghae x Eunhyuk )

 

Cast : Choi Siwon , Lee Sungmin

 

Part : 4/9

 

Warning : Genderswitch , abal , geje .

 

Disclaimer : Saya hanya meminjam nama dari mereka. ini hanya sebuah fanfiction dari fans untuk fans dengan kemampuan menulis yang standar-standar saja. Jadi saya membuatnya berdasarkan imajinasi. Cerita ini adalah bentuk song fic bertema cinta yang tak mengenal lelah. Not alowed to bashing the cast or other, please! UNLIKE DON’T READ!

 

 

“Kk—kau?” mata Hyukkie semakin melebar, melototi sosok namja dengan perawakan tinggi dan tampan itu dengan pandangan tak percaya.

 

Long time no see!” namja tampan itu meraih tubuh Hyukkie ke dalam pelukannya, memeluk tubuh kecil itu dengan sangat erat. “Aku kembali.”

 

Saat ini Hyukkie hanya bisa terdiam menerima perlakukan Siwon. Sejenak kemudian ia terisak. Laki laki yang sempat sangat ia cintai semasa SMA itu memutuskan hubungan mereka secara sepihak. Waktu itu Siwon beralasan bahwa ia harus pindah ke Amerika untuk melanjutkan studynya. Dan sekarang, lelaki itu kembali dan mengejutkan Hyukkie.

 

Siwon melepaskan pelukannya, menatap wajah Hyukkie yang memerah. “Apa kau merindukanku?”

 

“…” mulut Hyukkie seolah terkunci, tenggorokannya tercekat. Dulu ia sangat mendendam kepada Siwon.

 

“Kau marah? Aku benar-benar minta maaf.”

 

Hyukkie mengusap air mata yang meleleh di pipinya, kemudian menatap Siwon. “Untuk apa minta maaf?”

 

“Baiklah nona cantik, tak seharusnya aku muncul di hadapanmu, benar, bukan?” Siwon memberi jeda. “Baik, aku pergi,” Siwon berlagak berjalan meninggalkan Hyukkie di ambang pintu kelas.

 

“Tunggu!” suara serak Hyukkie menghentikan langkah kaki Siwon. “Jangan memutuskan segalanya sendiri.” Ujar Hyukkie dengan keras, membuat Siwon membalikkan badannya dan berjalan menghampiri Hyukkie.

 

Mungkin kehadiran Siwon akan membuatku lebih sibuk dan dapat melupakan Donghae. Siwon, maafkan aku.

 

OoOoO

 

Siwon dan Hyukkie duduk di sebuah bangku cafe di salah satu mall. Musim hujan yang membuat mereka harus rela mengurungkan niat untuk berjalan-jalan ditengah padatnya kota Seoul. Mereka hanya dapat berkeliling di areal mall dan sesekali mengambil barang yang mereka suka.

 

“Apa selama ini hidupmu baik-baik saja?” Siwon mengawali pembicaraan seraya menyeruput orange juicenya.

 

“Tentu,” balas Hyukkie cepat.

 

“Baguslah,” respon Siwon, “di Amerika aku benar-benar tak dapat hidup tenang karena terus memikirkanmu!”

 

“Kau masih suka menggombal seperti dulu!” tawa renyah Hyukkie terdengar, begitu menggelitik pria tampan berlesung pipit itu.

 

“Hei, aku serius!”  raut wajah Siwon berubah, sedikit tak suka ketika Hyukkie menganggap sesuatu hal yang ia bicarakan adalah suatu lelucon.

 

“Baiklah, jangan marah tuan Choi!” Hyukkie memanggil Siwon dengan gelar Siwon semasa SMA, membuat laki-laki itu tersipu.

 

Drrt.. drrt..

 

Ponsel Hyukkie bergetar, pertanda ada e-mail yang masuk. Hyukkie menarik benda persegi berwarna hitam itu dari dalam handbagnya dan membaca e-mail yang baru ia terima.

 

| From : Fishy

 

Dimana kau? Kata Wookie, jam kuliahmu telah berakhir empat jam yang lalu! Cepat pulang! |

 

Hyukkie menghempaskan nafasnya pelan, ia sama sekali tak ingin membalas e-mail yang baru ia terima.

 

“Eung.. Kudengar, kau tinggal dengan mantan kekasihmu?”

 

“Kau tahu dari Wookie?” aura hangat yang ia terima kini perlahan meredup, bersamaan dengan pertanyaan Siwon yang benar-benar menampar batinnya.

 

“Kalau kau tak keberatan, kau bisa tinggal di rumahku. Aku tinggal sendiri.”

 

Tinggal dengan Siwon dan meninggalkan Donghae yang tak tahu apa-apa di apartemen, sendiri? Tidak. Walaupun Hyukkie tertekan karena Donghae tinggal satu apartemen dengannya, namun, sama sekali ia tak punya niat untuk menelantarkan Donghae.

 

Seperti tadi pagi. Tadi pagi Hyukkie memang sengaja tak membangunkan Donghae dan pergi ke kampus tanpa pamit. Berharap agar Donghae nantinya akan kesulitan ketika akan pergi ke kampus. Namun ternyata, Hyukkie merasa khawatir dan meminta sahabatnya, Minnie untuk menjemput Donghae di apartemen. Konyol sekali.

 

“Aa.. Tidak.. Aku tak enak..,” itulah alasan Hyukkie yang ia lontarkan untuk menolak tawaran ‘pastor’ Siwon.

 

Siwon beringsut kecewa, “wae?

 

“Kita tak memiliki hubungan. Apa kata tetanggamu nanti?”

 

“Lalu apa kata tetanggamu?” sanggah Siwon cepat, “kau dan Donghae juga tak memiliki hubungan, bukan?”

 

Bingo. Pertanyaan Siwon bagai pertanyaan seorang hakim yang berniat membunuh sanggahan terdakwa, tajam dan menyumbat pikiran. Hyukkie terdiam, bingung juga karena ia sekarang tengah berbicara dengan seorang Choi Siwon yang tak mudah dibohongi. Wanita berambut lurus itu menelan ludahnya kelu, malu juga ia.

 

“Maafkan aku, Siwon-ah..,” ucap Hyukkie pelan. “Tapi Donghae mengalami amnesia, jadi tak mungkin aku meninggalkannya.”

 

“Bagaimana kalau Donghae hanya berpura-pura terkena amnesia untuk mendekatimu kembali?”

 

Pertanyaan Siwon kali ini memang benar-benar tajam, sangat berniat memojokkan Hyukkie agar Hyukkie menerima tawarannya. Itulah Siwon. Siwon tak akan mudah percaya dengan orang manapun. Begitu pun dengan pertanyaan Hyukkie yang menurutnya kurang wajar. Bukankah pertanyaan Siwon masuk akal? Itulah yang ada di pikiran Hyukkie.

 

“Tapi Siwon-ah, aku telah berjanji pada eomma Donghae,” Hyukkie kembali memberikan alasan.

 

“Aku bisa mengiriminya pelayan kalau kau tinggal bersamaku.”

 

Hyukkie kalah. Ia benar-benar sulit mengalahkan pendapat Siwon. Mantan kekasihnya ini memang berniat memaksanya seperti dulu. Egois.

 

“Siwon-ah, mianhae,” Hyukkie menatap bola mata obsidian milik Siwon, “aku akan sering mengunjungi rumahmu.”

 

“Baiklah. Kau berjanji, nona cantik.”

 

OoOoO

 

“Aku pulang,” Hyukkie memasuki apartemen, tepat pukul 10 malam. Tak berlebihan, bukan? Mengingat siapa yang mengajaknya keluar malam ini. Hyukkie meletakkan kantong belanjaannya di samping sofa, apartemen telah sepi, itu berarti Donghae telah pergi tidur. Tangan mungil Hyukkie mulai meraba dinding, mencoba menyalakan lampu, dan..

 

“HUWA!” Hyukkie berteriak sekeras mungkin ketika Donghae tiba-tiba muncul di depannya dengannya dengan wajah kusut. Hei, apa Donghae baru saja berkelahi? “Kau mengagetiku, bodoh!” ujar Hyukkie takut-takut, bisa dirasakan jelas deru nafas Donghae yang menerpa wajahnya.

 

“Dari mana saja?” tanya Donghae tanpa mencoba menjauhkan wajahnya.

 

“Jalan-jalan,” balas Hyukkie malas seraya membuang pandangannya. “Sudahlah, aku capai.”

 

“Dengan siapa?”

 

“Apa urusanmu, aku beritahupun kau tak akan tahu.”

 

“Kau berkencan?”

 

“DENGAR LEE DONGHAE, JANGAN MENCAMPURI URUSANKU!” balas Hyukkie kalap dari dalam kamar mandi, sebal sekali rasanya ketika Donghae memperlakukannya seperti Hyukkie adalah pacarnya.

 

“Tapi kau tak perlu membentakku!” sahut Donghae.

 

Hyukkie beringsut menuju washtafell kamar mandi. Ia basuh muka kusutnya, kemudian mulai menggosok gigi. Rasa bersalah perlahan menyusup ke dalam hatiya. Membentak Donghae dengan seenaknya. Sudahlah, jangan terlalu dipikirkan. Itu yang Hyukkie mau. Tapi nyatanya tak bisa, Hyukkie tak bisa. Seberapa berat ia mencoba untuk tak peduli pada Donghae, itu akan mebuatnya semakin peduli.

 

Tuk. Hyukkie melemparkan sikat giginya. Ada satu sikat gigi baru berwarna biru di tempat sikat gigi itu. Mungkin tadi pagi Donghae mengacak-acak almari kamar mandi untuk mendapatkan sikat gigi baru. Hah, Hyukkie lupa tak menyiapkan sikat gigi baru untuk Donghae.

 

Hyukkie mendongakkan kepalanya, menatap wajahya yang terpantul dengan sempurna di cermin datar di depannya. Hyukkie mulai menyadari sesuatu, gummy smilenya hilang semenjak ia mulai memikirkan segala sesuatu tentang Donghae. Sinar wajahnya hampir hilang dan diperburuk dengan lingkaran bola mata hitam yang mengurangi kecantikannya.

 

“Hyukkieya? Apa kau marah?” suara seorang laki-laki terdengar dari balik pintu kamar mandi. Hyukkie cepat-cepat mengganti baju piyamanya dan keluar. Benar, dia mendapati Donghae yang tengah berdiri di depan pintu kamar mandinya.

 

“Cepat tidur, Hae. Sudah malam,” Hyukkie memberikan saran, ia menyeret tubuh lelahnya ke ranjang.

 

“Aku tak bisa tidur kalau kau belum menaiki ranjang,” ucap Donghae innocent.

 

“Huh, baiklah. Aku tidur,” Hyukkie menidurkan tubuhnya.

 

Ya, Hyukkieya? Aku ingin bertanya.”

 

“Apa?”

 

“Siapa wanita yang menjemputku tadi pagi?” pertanyaan Donghae sukses membuat Hyukkie membuka matanya lebar-lebar, “wanita dengan gigi kelinci tadi.”

 

“Minnie, mm—memang kenapa?” Hyukkie menoleh ke arah Donghae yang menatap langit-langit kamar.

 

“Ooh, Minnie..” Donghae bersunggut sunggut ria, kemudian senyum kembali terukir di bibirnya. Tampak semburat merah di pipinya. “Dia begitu manis.”

 

Manis? Hei, ingin sekali Hyukkie meralat perkataan Donghae. Minnie tidak manis, tapi dia itu Princess Aegyo. Hyukkielah The Princess Sweet Woman di kampusnya, seharusnya Donghae tau akan hal itu. Tapi, bukankah itu berarti seorang Lee Donghae yang amnesia sedang jatuh cinta?

 

Oh no, Hyukkie akan semakin tersakiti akan hal itu. Sekarang saja ingin rasanya Hyukkie menangis, menumpahkan segala rasa sakit yang ia terima malam ini. Hyukkie kembali merebahkan tubuhnya, kemudian merubah posisinya menjadi membelakangi Donghae.

 

“Dia belum memiliki kekasih kan?” Donghae kembali bertanya, dan Hyukkie pun mengangguk. “Bisakah kau menolongku? Jebal?”

 

Cukup. Hyukkie tak sanggup dengan semuanya. Air matanya tumpah menyusuri pipinya. Hatiya sakit, hampir membuatnya tak dapat bernafas dengan lancar.

 

“Hyukkieya? Kenapa kau tak menjawab?”  Donghae terheran ketika Hyukkie sama sekali tak bergeming. “Hyukkie? Kau sudah tidur?” Donghae kembali memancing Hyukkie agar Hyukkie mau menjawabnya. “Baiklah kalau sudah tidur. Selamat malam..”

 

Hyukkie menangis dalam diam. Ia masih terisak seraya menggigit bibir bawahnya agar suara isakannya tak keluar terlalu keras. Beberapa kali ia mencoba menarik nafas agar jantungnya kembali normal, agar rasa sakit yang melanda perasaannya hilang. Namun, itu sama sekali tak berhasil. Hyukkie benar benar merasa down.

 

OoOoO

 

Ya Lee Donghae, banguun..,”  Hyukkie menggoyang-goyangkan tubuh Donghae lembut. Beberapa menit, tubuh Donghae menggeliat tak nyaman. “Sudah pagi, nanti kau terlambat. Aku pergi dulu.”

 

“Ehm.. Suruh Minnie saja agar menjemputku.”

 

“Eung..,” Hyukkie mengiyakan saja permintaan Donghae dan berlari keluar apartemen. Menyesakkan jiwa dan raga sampai sampai ia tak berani menjawab lebih dari kata ‘eung’ .

 

“Pagi, nona cantik,” suatu suara dan panggilan akrab yang ia kenal tak sengaja Hyukkie dengar.

 

“Pagi Siwon-ah?” balas Hyukkie sambil berlari kecil menghampiri Siwon.

 

“Kenapa matamu? Apa mantan kekasihmu itu macam-macam padamu?”

 

Ani,” Balas Hyukkie seraya meraih ponselnya. “Aku harus menelfon Minnie untuk menjemput Donghae..”

 

OoOoO

 

“Ada-ada saja si playboy itu. Buat apa dia menyuruhku untuk menjemputnya? Dia pikir aku pelayannya? Menyebalkan!” Minnie bergumam sebal setelah ia memencet bel di apartemen Hyukkie. Ia menggelembungkan pipinya, mengerucutkan bibir merah mudanya dengan sangat manis.

 

“Selamat pagi, Minnie?” pintu apartemen itu tiba-tiba terbuka, dan muncullah kepala Donghae yang menyembul keluar.

 

“Aih, kalau sudah siap, ayo berangkat! Jangan membuatku terlambat!” ucap Minnie kesal.

 

“Maaf maaf.. Kau manis sekali kalau seperti itu. Hehe..,” Donghae tertawa kecil. Dan bisa dilihat bahwa mata kelinci Minnie saat ini tengah memperhatikan wajah sang Fishy. Dia mulai curiga dengan dugaan-dugaannya.

 

“Kau kan bisa—berangkat sendiri, Hae..”

 

Donghae diam, tak mencoba menjawab saran dari Minnie. Ia hanya suka memperhatikan ekspresi wajah Minnie yang menurutnya sangat manis itu.

 

“Kau manis sekali Minnie..”

 

TBC

 

Music : I’m Beautiful Girl by SNSD –Girls’ Generation

 

Wae (왜) : kenapa?

Eomma (엄마) : ibu

Ya (야) : bentakan ala orang Korea

Ani (아니) : tidak

 

 

41 thoughts on “You’re Lied! Part 4

  1. Ssssssshhhh~
    Gk tw knp klo liat siwon skrg jd gk gtu suka..
    Soalee dy sring d’tempatin d’posisi org k’3 sih..
    Tp klo d’pair sibum aku suka deh..
    Klo d’posisi org k’3 kdng liatnya ksihan, kdg nyebelin..
    Udh gtu walaupun akhirnya ada yg jdian ma kibum cmn gmn gtu prasaannya..
    Tp aku suka untuk feel org k’3nya..
    Dpet bgt feelnya..

    Gamsahamnida~

    Sign,
    KarooMinnie

    • hahaha xD
      nggak suka abang siwon karena orang ketiga ..
      biasanya sih gitu yah eon .. sama juga siih xD
      kaya perannya si seo eonni atau vic eonni -__-

      cheonmaneyo loh eon ..

  2. Choi siwon ya !!
    Donghae ganjen bgt sama minnie . . .
    Hyukie hatinya pasti sakit banget pas hae bilang minnie itu manis . .
    Hyukie sabar ne🙂

  3. kyaa ternyata siwon mantannya hyukkie…
    aigoo donghae suka ama minnie…
    kasian hyuk pasti sakit bgt tuh, sabar yaa hyukkie.. ~

  4. lagi” bang siwon jadi orang ketiga sbar yach bang wkwkwkw😄
    kok hae mlah jadi suka minnie sich
    hyukkie jadi skit hati lgi kan >_<

  5. Wow..
    Aku bisa ngerasain pa yg d rasain hyuki😥

    Ah lee donghae jebal..
    Jgn terus terusan nyakitin hati hyuki mu..
    Jgn dekati minni!!
    Dia itu punya epilkyu.. Arra??!

    Sukurlah ada siwon..
    Hyuk jdi sdikit terhibur bukan??
    Okelah.. Next chp ja deh.

  6. donge walo amnesia tetep aja playboy! Bau amis mnyebar dimana-mana! *abaikan kalimat terakhir_ _”)

    feel ff nya dpt bgt author-ssi.. Seakan saia bisa merasakan penderitaan hyuk T.T

  7. Hmm donghae suka sm minnie.. Yaa lee donghae jgn ganggu minnie.. Arra?
    Udh donghae am hyukjae ajaa..
    Siwon sm minnie aja trus aku sma kyunnie dehh hahaha*plak

  8. What!! #lebay
    Siwon klo gtu mirip hae donk, agak brengsek…
    Itu apa pula si hae jd naksir ming -.-
    Ga ga ga, ga boleh gtu donk. Nasib hyukkie gmn? Siwon jg apa”an tuh. Bikin hub eunhae makibn complicated

  9. Andweeee hae kau hanya untuk hyuk dan minnie hanya untuk kyu! Itu aturan’a(?) hehe😀
    oh iya lupa klau hae lg lupa ingatan😀 yaudah deh nga pa2 hae suka dulu sama minnie tapi suka dalam artian yang beda ya hae jangan ampe bikin evilKYU marah :p haha😀
    oh iya dsni min udh pnya pacar? Kyu’a nga muncul2:/
    next🙂

  10. Ah jadi surat itu dari abang kuda.o_O
    Nah kan siwon selalu jadi orang ke3.
    Tapi suka, karna dia pantas, kan dia kecenya minta ampun!!!😀
    Tuh kan, makin kesini makin curiga!!!o_O
    Ini pasti modusnya donghae biar bisa dekat lagi sama hyukkie.

  11. Jiaahhhh gubrakkk,si hae naksir minie,
    woooy ikan minie mlik kyu jangan kau ambil,hadeuuh
    yee tpi se enggk nyah aq udh bisa nebak klo mntan nyah hyukie itu siwon,poor siwon

  12. Omo~
    Ini hae knp jd tertarik ma minnie yaaa..
    Atau ini akal2an hae ajah..
    Aigooo..seruu nih makin complicated…
    Tp kasian jg yaa hyuk..kesiksa gituu 1 apartemen ma hae ><

  13. Ya ya ya… Ada apa ini? Kenapa si Dongdong itu malah merayu Minnie? Kalau ketahuan Kyuhyun bisa jadi ikan kering beneran kamu Dongdong.
    Masih mau baca next chapter tapi sudah jam 12 malam lewat, saatnya tidur, besok saja dilanjuuuuttt…😉

  14. nahhh loh, mantannya hyukkie sih iya bukan kyuhyun tapi kenapa jadi donghae yang suka sungmin.
    huaaa kyu cepet selamat kan sungmin.
    jangan sampe donghae mengambil sungmin dari mu.
    hikss kasian hyukkie

☆Be a Smart Readers, please! Review after Read★

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s